www.Allah.com

www.Muhammad.com

www.Imamshafie.com

www.Mosque.com

1715 Hadist Sahih Bukari without duplication

جودة منهج "محمد رسول الله والذين معه" صلى الله عليه وآله وسلم

بالإندونيسية والمالاوية والعربية والإنجليزية

Kualitas Kurikulum "Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia"

dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Arab

قال الإمام على بن أبي طالب - الحبيب الثاني - رضي الله عنه:

"لا خير في عبادة لا علم فيها, ولا خير في علم لا فهم فيه" (الطبقات الكبرى للشعراني رحمه الله)

Berkata Imam Ali bin Abi Thalib, semoga Allah meridhoinya: "Tidak ada kebaikan dalam ibadah tanpa pengetahuan dan tidak baik pula dalam pengetahuan tanpa memahaminya"

(1) دعاء راتب رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم

(1) Doa rotib Rosululloh Sholawat serta salam yang tercurahkan kepada beliau serta keluarganya

Men download dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab oleh Siti Nadriyah

(2) عقيدة أهل السنة والجماعة: الطحاوية

(2) Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah: Thohaawiyah

Men download dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab oleh Siti Nadriyah

(3) تفهيم كل كلمات القرآن وحفظ القرآن الكريم

(3) Memahami semua kalimat-kalimat Al-qur'an dan menghafal al qur'an Al karim

Men download dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab mulai juz pertama 600 kata dan 60 ayat oleh Siti Nadriyah

Men download dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab Al-Qur'anul Karim

Men download dalam bahasa Arab Al-Qur'anul Karim

(4) تفهيم تفسير النبي للقرآن بالحديث الصحيح

(4) Memahami tafsir Nabi untuk Al-qur'an dengan hadist asli

Men download dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab Tafsir surat Al-fatihah oleh Siti Nadriyah

Men download dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab Tafsir surat Al-baqoroh

(5) تفهيم سيرة النبي بالحديث الصحيح

(5) Memahami Biografi Nabi dengan hadist asli

Men download dalam bahasa Indonesia 1000 hadist di antaranya shahih syifa oleh Qodhi 'Iyad kitab yang terbaik dalam biografi, sejarah dan kisah sejak 900 tahun yang lalu oleh Siti Nadriyah

Men download dalam bahasa Indonesia 711 hadist Asli menjelaskan tentang Sejarah dan kisah Rosululloh melalui pidatonya

(6) تفهيم خصائص النبي بالحديث الصحيح

(6) Memahami karakteristik Nabi dengan hadist asli

Men download dalam bahasa Indonesia 694 hadist di antaranya karakteristik Nabi oleh Jalaluddin Suyuti

(7) تفهيم مناقب النبي بالحديث الصحيح

(7) Memahami manaqib Nabi dengan hadist asli

Men download dalam bahasa Indonesia 200 hadist Asli dan manaqib Nabi

(8) تفهيم 1000 سؤال وجواب في الفقه الشافعي مع الدليل من القرآن والحديث الصحيح والآثار

(8) Memahami 1000 soal dan jawab dalam fiqih Syafi'i dengan bukti dalil dari Al-Qur'an dan Hadis asli dan perkataan para shohabah

Men download dalam bahasa Indonesia 195 soal dan jawab dalam fiqih Syafi'i oleh Siti Nadriyah

Men download dalam bahasa Indonesia sisa 1000 soal dan jawab dalam fiqih Syafi'i segera Insya Alloh

Men download dalam bahasa Arab 4347 dalil imam Syafi'i dari Al-qur'an dan hadist dan perkataan para shohabah oleh Ahmad bin Darwish

(9) أحاديث صحيحة بالإندونيسية في مواضيع كثيرة: فضائل النبي وفضل علم القرآن والحديث, وفضل طالب العلم والمعلم, والإعتصام بالكتاب والسنة, والإيمان والإسلام, والقضاء والقدر, وفضائل رسول الله ومناقب الصحابة, عليهم رضوان الله تعالى, وفتن آخر الزمان, وعلامات يوم القيامة .. وقصص للأطفال ... الخ

(9) Men download dalam bahasa Indonesia hadist asli banyak di antaranya: keutaman Nabi, prioritas ilmu qur'an dan hadist, keutamaan orang yang mencari ilmu dan orang yang mengajarinya, berpegang teguh pada kitab dan hadist, Iman dan Islam, takdir yang di tentukan , prioritas Rosululloh, manaqib parashohabat, fitnah fitnah akhir zaman, dan tanda hari qiyamat, dan cerita anak anak ... dll

وقف لله تعالى للمدارس المجانية والمساجد والمصليات والبيوت لا يباع ولا يشترى فوتوكوبي ووزع مجانا ولا تغير

Wakaf lillah untuk sekolah (gratis) yang tidak mengambil uang SPP dari muridnya, untuk masjid, mushollah dan di rumah-rumah, tidak di perjual belikan: hanya foto copy, lalu menyebarkan secara gratis, dan tanpa merubah isi di dalamnya.

وغيرها من المدارس والمعاهد والكليات بترخيص كتابة من خادم الحديث أحمد بن الدرويش وورثته بإندونسيا

Selain yang ter cantum di atas untuk sekolah, ma'had atau pesantren dan perguruan tinggi, harus minta izin tertulis dari khadim Hadist Ahmad bin Darwish dan pewarisnya.

Copyright © 1984-2013 Allah.com Muhammad.com off-shore. All rights reserved.

Gunakan Wakaf lillah CD

www.Imamshafie.com

1715 Hadist Sahih Bukari without duplication

1, Dari Umar bin Khathab ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Setiap amal harus disertai dengan niat. Balasan bagi setiap amal manusia, adalah pahala bagi apa yang diniatkannya. Maka barangsiapa (niat) hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, baginya pahala hijrah karena Allah dan Rasul-Nya.Dan barangsiapa (niat) hijrahnya karena dunia yang akan diperolehnya atau karena perempuan yang akan menikah dengannya, maka (pahala) hijrahnya sesuai dengan niatnya untuk apa dia hijrah ".2, Dari 'Aisyah, Ummul Mu'minin ra, katanya Harits bin Hisyam ra pernah bertanya kepada Rasulullah saw .: "Bagaimanakahcaranya wahyu turun kepada Anda? "Jawab Rasulullah saw.," Kadang-kadang wahyu itu datang kepada ku (terdengar) seperti bunyi lonceng. Itulah yang sangat berat bagi ku. Setelah suara itu berhenti, lantas aku mengerti apa yang dikatakannya.Kadang-kadang malaikat menjelma, seperti seorang laki-laki datangkepada ku. Dia berbicara kepada ku dan aku mengerti apa yang dikatakannya ".

Kata 'Aisyah ra, "Aku pernah melihat Nabi, ketika wahyu turun kepada beliau pada suatu hari yang sangat dingin. Setelah wahyu itu berhenti turun, terlihat dahi Nabi bersimbah peluh.

3, Dari 'Aisyah, Ummul Mu'minin ra, katanya: "Wahyu yang pertama turun kepada Rasulullah saw., Adalah berupa mimpi baik waktu beliau tidur. Biasanya mimpi itu terlihat jelas oleh beliau, seperti jelasnya cuaca pagi. Semenjak itu hati ia tertarik hendak mengasingkan diri ke Gua Hira. Di situ beliauberibadah beberapa malam, tidak pulang ke rumah istrinya. Untuk itu beliau membawa perbekalan secukupnya. Setelah perbekalan habis, ia kembali kepada Khadijah, untuk mengambil lagi perbekalan secukupnya. Kemudian beliau kembali pula ke Gua Hira, sampai suatu ketika datang kepadanya Al Haq (kebenaranatau wahyu), yaitu sewaktu beliau masih berada di Gua Hira itu. "Malaikat datang kepadanya, lalu katanya," Bacalah! "Jawab Nabi," Aku tidak pandai membaca. "Kata Nabi selanjutnya menceritakan," Aku ditarik dan dipeluknya sehingga aku kepayahan. Kemudian aku dilepaskannya dan disuruhnya pula membaca."Bacalah!" katanya. Jawab ku, "Aku tidak pandai membaca." Aku ditarik dan dipeluknya pula sampai aku kepayahan. Kemudian aku dilepaskannya dan disuruhnya pula membaca. "Bacalah!" katanya. Ku jawab, "Aku tidak pandai membaca." Aku ditarik dan dipeluknya untuk ketiga kalinya, kemudian dilepaskannya serayaberkata: "Iqra 'bismi rabbikalladzi khalaq. khalaqal insaana min' alaq. Iqra '! Wa rabbukal akram. (Bacalah dengan nama Tuhanmu, yang membuat. Yang membuat manusia dari segumpal darah. Bacalah! Demi Tuhan mu Yang Maha Mulia.) Setelah itu Nabi pulang ke rumah Khadijah binti Khuwailid, lalu berkata,"Selimuti aku! Selimuti aku!" Lantas diselimuti oleh Khadijah,

sampai hilang rasa takutnya. Kata Nabi saw. kepada Khadijah (setelah dikhabarkannya semua kejadian yang baru dialaminya itu), "Sesungguhnya aku cemas atas diri ku (akan binasa)." Kata Khadijah, "Jangan takut! Demi Allah! Tuhan sekali-kali tidak akan membinasakan Anda. Anda selalu menghubungkan talipersaudaraan, membantu orang yang sengsara, mengusahakan (mengadakan) barang kebutuhan yang belum ada, memuliakan tamu, menolong orang yang kesusahan karena menegakkan kebenaran. Setelah itu Khadijah pergi bersama Nabi menemui Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza, yaitu anak paman. Khadijah,yang telah memeluk agama Nasrani (Kristen) pada masa jahiliyah itu. Ia pandai menulis buku dalam bahasa Ibrani. Maka disalinnya Alkitab dari bahasa Ibrani seberapa dikehendaki Allah dapat disalinnya. Usianya telah lanjut, dan matanya telah buta.

Kata Khadijah kepada Waraqah, "Hai anak paman ku! Dengarkanlah kabar dari Anak Saudara Anda (Muhammad) ini". Kata Waraqah kepada Nabi, '' Wahai Anak Saudara ku! Apakah yang telah terjadi atas diri Anda? "Lalu Rasulullah saw. Menceritakan kepadanya semua peristiwa yang telah dialaminya.

Mengatakan Waraqah. "Inilah Namus (Malaikat) yang pernah diutus Allah kepada Musa. Wahai, semoga saya masih hidup ketika itu, yaitu ketika Anda diusir oleh kaum Anda." Maka bertanya Rasulullah saw. "Apakah mereka akan mengusir ku?"

Jawab Waraqah. "Ya, betul! Belum pernah seorang jua pun yang diberi wahyu seperti Anda, yang tidak dimusuhi orang. Ketika saya masih merasa hari itu, niscaya saya akan menolong Anda sekuat kuatnya." Tidak berapa lama kemudian, Waraqah meninggal dunia dan wahyu pun terputus untuk sementara waktu.

Kata Ibnu Syihab, Abu Salamah bin Abdurrahman mengabarkan kepadanya, bahwa Jabir bin Abdullah Al Anshari menceritakan tentang terputusnya wahyu, katanya Nabi saw. berkata dalam haditsnya '' Pada suatu waktu ketika aku sedang berjalan jalan tiba-tiba terdengar oleh ku suatu suara dari langit. Maka kuangkat pandangan ku ke arah datangnya suara itu. Terlihat oleh ku malaikat yang pernah datang kepada ku di Gua Hira dahulu. Dia duduk di kursi antara langit dan bumi. Aku terperanjat karenanya dan terus pulang.

Aku berkata kepada Khadijah, "Selimuti aku!". Lalu Allah swt. menurunkan ayat: "Ya, ayyuhal Muddatstsir! Qum, fa andzir! Wa rabbaka fa kabbir! Wa tsiyaabaka fa thahhir! War rujza fahjur!" (Hai, orang yang berselimut! Bangunlah! Maka berilah peringatan! Dan besarkanlah Tuhanmu! Dan bersihkanlah pakaianmu!Dan jauhilah berhala!) Maka sejak itu wahyu selalu turun berturut-turut.

4, Dan Ibnu Abbas ra, katanya: "Rasulullah saw. Adalah seorang yang sangat pemurah, dan lebih pemurah lagi selama bulan Ramadhan, yaitu ketika Jibril datang menemuinya. Biasanya Jibril datang kepada Nabi saw. Setiap malam Ramadhan dan beliau keduanya membaca Qur'an berganti-ganti. SesungguhnyaRasulullah saw. lebih pemurah berbuat kebaikan dari murahnya angin berhembus. "

5, Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwa Abu Sufyan bin Harb bercerita kepadanya, bahwa Heraclius berkirim surat kepada Abu Sufyan menyuruh ia datang ke Syam bersama khalifah pedagang Quraisy. Waktu itu Rasulullah saw. sedang dalam perjanjian damai dengan Abu Sufyan dan dengan orang-orang kafir Quraisy.Mereka datang menghadap Heraclius di Ilia terus masuk ke dalam majelisnya, dihadapi oleh pembesar-pembesar Rumawi. Kemudian Heraclius memanggil orang-orang Quraisy itu beserta Jurubahasanya.

Heraclius berkata, Siapa di antara Anda yang paling dekat hubungan kekeluargaannya dengan laki-laki yang mengaku dirinya Nabi itu? "

Jawab Abu Sufyan. "Saya! Saya keluarga terdekat dengannya."

Mengatakan Heraclius (kepada jurubahasanya), "Suruh dekat dekatlah dia kepada ku. Dan suruh pula para sahabatnya duduk di belakangnya."

Kemudian berkata Heraclius kepada Jurubahasanya, "Katakan kepada mereka bahwa saya akan bertanya kepada orang ini (Abu Sufyan). Jika dia berdusta, suruhlah mereka mengatakan bahwa dia dusta."

Kata Abu Sufyan, "Demi Allah! Jika tidaklah aku takut akan mendapat malu, karena aku dikatakan dusta, niscaya maulah aku berdusta"

Pertanyaannya yang pertama, "Bagaimanakah turunannya di kalanganmu?"

Aku jawab, "Dia turunan bangsawan di kalangan kami."

Heraclius, "Pernahkah orang lain sebelumnya mengumandangkan apa yang telah dikumandangkannya?"

Jawab ku, "Tidak pernah."

Heraclius, "Apakah di antara nenek moyangnya yang menjadi raja?"

Jawab ku, "Tidak!"

Heraclius, "Apakah pengikutnya terdiri dari orang-orang mulia ataukah orang-orang biasa?"

Jawab ku, "Hanya terdiri dari orang-orang biasa."

Heraclius, "Apakah pengikutnya semakin bertambah atau berkurang?"

Jawab ku, "Bahkan selalu bertambah."

Heraclius, "Apakah di antara mereka yang murtad, karena mereka benci kepada agama yang dipeluknya itu?"

Jawab ku, "Tidak!"

Heraclius, "Apakah kamu menaruh curiga kepadanya dia berdusta sebelum dia mengumandangkan ucapan yang diucapkannya sekarang?

Jawab ku, "Tidak!"

Heraclius, "Pernahkah dia melanggar janji?"

Jawab ku, "Tidak! Dan sekarang, kami sedang dalam perjanjian damai dengan dia. Kami tidak tahu apa yang akan diperbuatnya dengan perjanjian itu."

Kata Abu Sufyan menambahkan, "Tidak dapat aku menambahkan kalimat lain agak sedikit pun selain kalimat itu."

Heraclius, "Pernahkah kamu berperang dengannya?"

Jawab ku, "Pernah."

Heraclius, "Bagaimana peperanganmu itu?"

Jawab ku, "Kami kalah dan menang silih berganti. Dikalahkannya kami dan kami kalahkan pula dia."

Heraclius, "Apakah yang diperintahkannya kepada kamu sekalian?"

Jawab ku, "Dia menyuruh kami menyembah Allah semata-mata, dan jangan mempersekutukan-Nya. Tinggalkan apa yang diajarkan nenek moyangmu! Disuruhnya kami menegakkan shalat, berlaku jujur, sopan (teguh hati) dan mempererat persaudaraan."

Kata Heraclius kepada jurubahasanya, "Katakan kepadanya (Abu Sufyan), saya tanyakan kepada mu tentang turunannya (Muhammad), kamu jawab dia bangsawan tinggi. Begitulah Rasul-rasul yang terdahulu, diutus dari kalangan bangsawan tinggi kaumnya."

Saya tanyakan, "Apakah salah seorang di antara kamu yang pernah mengumandangkan ucapan sebagai yang diucapkannya sekarang?"

Jawabmu, "Tidak!"

Kalau ada seseorang yang pernah, mengumandangkan ucapan yang diucapkannya sekarang, niscaya aku katakan, "Dia meniru-niru ucapan yang diucapkan orang dahulu itu."

Saya tanyakan, "Apakah di antara nenek moyangnya yang jadi raja?"

Jawabmu, "Tidak ada!" Kalau ada di antara nenek moyangnya yang menjadi raja, niscaya kukatakan, "Dia akan menuntut kembali pemerintah nenek moyangnya."

Saya tanyakan, "Apakah kamu menaruh curiga kepadanya bahwa ia dusta, sebelum ia mengucapkan apa yang diucapkannya sekarang?"

Jawabmu, "Tidak!" Saya yakin, dia tidak akan berdusta, terhadap manusia apalagi kepada Allah.

Saya tanyakan, "Apakah pengikutnya terdiri dari orang-orang mulia ataukah orang-orang biasa?"

Jawabmu, "Orang-orang biasa." Memang, mereka lah yang menjadi pengikut Rasul-rasul. Saya tanyakan, "Apakah pengikutnya makin bertambah banyak atau lebih sedikit?"

Jawabmu, "Mereka bertambah banyak." Begitulah halnya iman sampai sempurna.

Saya tanyakan, "Apakah di antara mereka yang murtad karena benci kepada agama yang dipeluknya, setelah mereka masuk ke dalamnya?"

Kamu jawab, "Tidak." Begitulah iman, ketika ia telah berdarah daging sampai ke jantung hati.

Saya tanyakan, "Apakah ia melanggar janji?"

Kamu jawab, "Tidak." Begitu jugalah segala rasul yang terdahulu, mereka tidak suka melanggar janji.

Saya tanyakan, "Apakah yang menyuruh kepada kamu sekalian?"

Kamu jawab, "Ia menyuruh menyembah Allah semata-mata, dan melarang mempersekutukan-Nya. Dilarangnya pula menyembah berhala, disuruhnya menegakkan shalat, berlaku jujur ​​dan sopan (teguh hati)."

Jika yang kamu terangkan itu betul, semuanya, niscaya dia akan memerintah sampai ke tempat aku berpijak di kedua telapak kaki ku ini. Sesungguhnya aku telah tahu bahwa ia akan lahir. Tapi aku tidak mengira bahwa dia akan lahir di antara kamu sekalian. Jika aku yakin akan dapat bertemu dengannya,meskipun dengan susah payah aku akan berusaha datang menemuinya. Kalau aku telah berada di dekatnya, akan kucuci kedua telapak kakinya.

Kemudian Heraclius meminta surat Rasulullah saw. yang diantarkan oleh Dihyah kepada pembesar negeri Bushra, yang kemudian diteruskannya ke Heraclius. Lalu dibacanya surat itu, yang isinya sebagai berikut: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad, Hamba Allah danRasul-Nya. Kepada Heraclius, Kaisar Rumawi. Kesejahteraan kiranya untuk orang yang sesuai petunjuk. Kemudian, sesungguhnya saya mengajak Anda memenuhi panggilan Islam. Islamlah! Pasti Anda aman. Dan Allah akan memberi pahala Anda dua kali lipat. Tetapi jika Anda enggan, niscaya Anda menanggungdosa seluruh rakyat. Hai, Ahli Kitab! Marilah kita dalam satu kalimat prinsip sama antara kita, yaitu supaya tidak menyembah kecuali hanya kepada Allah, dan jangan mempersekutukan-Nya dengan suatu apa pun. Dan janganlah sebagian kita menjadikan sebagian yang lain menjadi Tuhan selain Allah.Bila Anda enggan menuruti ajakan ini, akuilah bahwa kami ini Muslim!

Kata Abu Sufyan, "Selesai ia mengucapkan perkataannya dan membaca surat itu, ruang menjadi heboh dan hiruk pikuk; kami pun disuruh orang keluar. Sampai di luar, aku berkata kepada teman." Sungguh menjadi masalah besar urusan Anak Abu Kabsyah. Sehingga raja bangsa kulit kuning itu pun takut kepadanya.Aku yakin, Muhammad pasti menang sampai oleh karenanya Allah memasukkan Islam ke dalam hatiku. "

Ibnu Nathur, pembesar negeri Ilia, sahabat Heraclius dan Uskup (kepala pendeta) Nasrani di Syam, dia menceritakan, "Ketika Heraclius datang ke Ilia, ternyata pikirannya sedang kacau. Oleh sebab itu banyak di antara para pendeta yang mengatakan:" Kami sangat heran melihat sikap Anda. "

Selanjutnya kata Ibnu Nathur, "Heraclius adalah seorang peramal yang selalu memperhatikan perjalanan bintang-bintang. Dia pernah menjawab pertanyaan para pendeta yang bertanya kepadanya. Pada suatu malam ketika saya mengamati perjalanan bintang-bintang, saya melihat Raja Khithan telah lahir. Siapakahdi antara umat ini yang telah dikhitan? "

Jawab para pendeta itu. "Yang berkhitan hanyalah orang Yahudi. Janganlah Anda risau karena orang Yahudi itu. Perintahkan saja ke seluruh negeri dalam kerajaan Anda, supaya orang-orang Yahudi di negeri itu dibunuh."

Ketika itu dihadapkan kepada Heraclius seorang utusan Raja Bani Ghassan untuk menceritakan perihal Rasulullah saw. Setelah orang itu selesai bercerita, lalu Heraclius memerintahkan agar dia diperiksa, apakah dia berkhitan atau tidak. Setelah diperiksa, ternyata memang dia berkhitan. Lalu diberitahukanorang kepada Heraclius.

Heraclius bertanya kepada orang itu tentang orang-orang Arab lainnya, "Dikhitankah mereka atau tidak?"

Jawabnya, "Orang-orang Arab itu dikhitan semuanya."

Heraclius berkata, "Inilah raja umat. Sesungguhnya dia telah lahir."

Kemudian Heraclius berkirim surat kepada seorang sahabatnya di Roma, yang ilmunya setaraf dengan Heraclius (menceritakan tentang kelahiran Nabi Muhammad saw.). Dan sementara itu ia melanjutkan perjalanannya ke negeri Hims. Tapi sebelum dia sampai di Hims, balasan surat dari sahabatnya itu telah tibalebih dahulu. Sahabatnya itu menyetujui pendapat Heraclius bahwa Muhammad telah lahir dan beliau memang seorang Nabi.

Heraclius mengundang para pembesar Roma supaya datang ke tempatnya di Hims. Setelah semuanya hadir majelisnya, Heraclius memerintahkan supaya mengunci setiap pintu.

Kemudian dia berkata, "Wahai, bangsa Roma! Maukah Anda semua beroleh kemenangan dan kemajuan yang gilang gemilang, sedangkan pemerintah tetap utuh di tangan kita? Kalau mau, akuilah Muhammad itu sebagai Nabi!"

Mendengar ucapan itu mereka lari bagaikan keledai melihat kondisi demikian, padahal semua pintu telah terkunci. Heraclius jadi putus harapan yang mereka akan iman (percaya kepada Nabi Muhammad saw.). Lalu diperitahkannya supaya mereka kembali ke tempat mereka masing-masing seraya berkata, "Sesungguhnyasaya mengucapkan perkataan saya tadi, hanya sekedar menguji keteguhan hati Anda semua. Kini saya telah melihat keteguhan itu.

Lalu mereka sujud di hadapan Heraclius dan mereka senang kepadanya. Demikianlah akhir kisah Heraclius.

6, Dari Ibnu Umar r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Kebijakan (pohon) Islam itu ada lima hal: (1) Mengakui tidak ada Tuhan selain Allah, dan mengakui bahwa Muhammad itu Rasullullah. (2) Menegakkan shalat (sembahyang) (3) Membayar zakat (4) Menunaikan ibadah haji, dan (5) Puasa bulan Ramadhan. "

7, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw., Sabdanya: "Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang. Adapun malu adalah salah satu cabang dari iman." 8, Dari Abdullah bin Umar ra, dari Nabi Muhammad saw., Sabdanya: "Orang muslim itu adalah orang yang sentosa semua orang Islam dari bencanalidah dan tangannya. Dan orang muhajirin adalah orang yang pindah (meninggalkan) segala larangan Allah.9, Dari Abdullah bin Umar ra, katanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw, katanya: "Islam yang bagaimanakah lebih utama?" Jawab Nabi saw, "Memberi makan (orang-orang miskin), mengucapkansalam kepada orang yang engkau kenal dan orang yang tidak engkau kenal. "

10, Dari Anas ra, dari Nabi saw, sabdanya: "Tidak (sempurna) iman seseorang kamu, sebelum ia mencintai untuk saudaranya (sesama Islam) apa yang disukainya untuk diri sendiri." 11, Dari Anas ra, katanya Rasulullah saw bersabda: " Tidak (sempurna) iman seseorang kamu, sebelum ia lebih mencintaiaku dari mencintai ibu bapaknya, anaknya dan manusia umumnya. "12, Dari Anas ra, dari Nabi saw., sabdanya:" Tanda-tanda iman adalah mencintai kaum Anshar dan tanda munafik adalah membenci kaum Anshar. "13, Dari 'Ubbadah bin Shamit ra, salah seorang sahabat Nabi yang turut ambil bagian dalamperang Badar, dan ikut dalam pertemuan pada malam Aqabah, katanya: "Pada suatu waktu, ketika Rasulullah saw. sedang di kelilingi oleh sekelompok para sahabat, beliau bersabda:" Bai'atlah (berjanjilah) Anda semua dengan ku: (1) Tidak mempersekutukan dengan sesuatu apa pun, (2) Tidak mencuri, (3) Tidakberzina, (4) Tidak membunuh anak-anakmu, (5) tidak membuat fitnah antara sesama kamu, (6) Tidak durhaka terhadap perintah kebaikan. Barangsiapa menepati perjanjian itu, niscaya ia diberi pahala oleh Allah, dan siapa melanggar salah satu darinya, maka dia akan dihukum di dunia ini. Hukuman itu menjadiKaffarah (denda) baginya. Dan barangsiapa melanggar salah satu darinya, kemudian ditutup oleh Allah (tidak diketahui orang, sehingga ia bebas dari hukuman dunia), maka perkaranya terserah kepada Allah. Kalau Allah suka mengampuni, diampuni-Nya-lah, dan kalau Allah akan menyiksa, disiksa-Nya-lah.Maka kami semua (para sahabat yang hadir mengelilingi Nabi waktu itu) berjanji kepada beliau atas hal-hal tersebut. "

14, Dari Abu Sa'id al. Khudri r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Akan datang suatu masa, di mana yang sebaik-baik harta orang Islam adalah kambing (domba). Dia gembala di puncak-puncak bukit dan di tempat-tempat air hujan berkumpul (lembah). Dia memencil (dari orang) untuk menjagaagamanya dari bencana. "15, Dari 'Aisyah ra, katanya:" Biasanya Rasulullah saw. ketika menyuruh

para sahabatnya, disuruhnya mereka mengerjakan amal-amal yang (sekitar) mereka sanggup mengerjakannya. "Lantas mereka berkata," Ya, Rasul Allah! Kami ini tidak seperti Anda. Allah swt. telah mengampuni dosa Anda yang telah lalu dan yang akan datang. "Mendengar ucapan mereka itu Nabi marah, sehinggaterlihat tanda marah di wajahnya. Sabda beliau, "Sesungguhnya yang paling taqwa dan yang lebih alim tentang Allah di antara kamu semua, adalah aku.

16, Dari Anas ra, dari Nabi saw., Katanya: "Ada tiga hal, barangsiapa melakukan ketiganya, niscaya ia akan mendapatkan kenikmatan iman: (1) Orang yang cinta kepada Allah dan Rasul-Nya melebihi dari cintanya kepada yang lain dari pada keduanya. (2) Orang yang mencintai orang lain semata-mata.(3) Orang yang benci untuk kembali kepada kafir, setelah Allah melepaskannya dari (belenggu) kekafiran itu, sama dengan bencinya akan dijatuhkan ke dalam neraka. "

17, Dari Abu Sa'id Al Khudri r.a, dari Nabi saw. sabdanya: "Setelah penduduk surga masuk ke dalam surga, dan penduduk neraka masuk ke dalam neraka, maka Allah berfirman: Keluarkanlah dari neraka orang-orang yang ada iman di dalam dadanya (walau hanya) sebesar biji sawi!" Lalu mereka dikeluarkandari neraka, (tetapi) tubuh mereka hitam bagaikan arang. karena itu mereka dilemparkan ke dalam sungai Haya 'atau Hayat. Imam Malik ragu antara Haya 'atau Hayat. Kemudian tubuh mereka berubah bagaikan benih. yang tumbuh sesudah banjir. Tidakkah engkau lihat benih itu tumbuh berwarna kuning dan berlipat-lipat ".18, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya Rasulullah saw bersabda ,: "Aku bermimpi dalam tidurku, seolah-olah aku melihat manusia dihadapkan kepada ku. Baju mereka di antaranya ada yang sampai ke susunya dan ada pula yang kurang dari itu. Kulihat juga Umar bin Khattab dihadapkan kepada ku, sedangkanbajunya dihela-helanya karena sangat dalam. Para sahabat bertanya: "Apakah takwil mimpi Anda itu?" Jawab Nabi saw, "Agama."

19, Dari Salim bin Abdullah ra, dari ayahnya, katanya: "Nabi saw lalu dihadapan seorang Ansar yang sedang mencela saudaranya karena saudaranya itu pemalu. Maka sabda Rasullullah saw. Kepadanya," Biarkanlah dia! Sesungguhnya malu itu sebagian dari iman, "

20, Dari Ibnu Umar ra, katanya Rasulullah saw, bersabda: "Aku diperintahkan memerangi manusia, sampai mereka mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad itu Rasul Allah, dan supaya mereka menegakkan shalat dan membayar zakat. Bila yang demikian telah mereka lakukan, maka darahdan harta mereka mendapat perlindungan dari ku, kecuali karena alasan-alasan (hukum) Islam. Sedangkan perhitungan (peradilan) mereka terserah kepada Allah. "

21, Dari Abu Hurairah ra, katanya ada orang bertanya kepada Rasulullah saw, tanyanya: "Apakah amal yang paling utama?" Jawab Nabi saw, "Percaya kepada Allah dan Rasul-Nya." Tanyanya pula, "Sesudah itu apakah?" Jawab beliau, "Jihad (berusaha keras atau berjuang) di jalan Allah!" Tanyanya lagi, "Sesudahitu apa pula? "Jawab beliau," Haji yang mabrur (haji yang diterima Allah, karena memenuhi peraturan yang telah ditetapkan Allah) "22, Dari Sa'ad ra, katanya:" Nabi saw. pernah membagi-bagikan hadiah (pemberian) kepada beberapa orang, dimana ketika itu Sa'ad sedang duduk dekat mereka. TapiRasulullah meninggalkan (tidak memberi) seorang laki-laki, kejadian mana sangat menarik perhatian ku. Aku bertanya, "Apa sebabnya Anda tinggalkan si Fulan itu? Demi Allah! Menurut hemat ku dia adalah orang mukmin." Jawab Nabi, "Ataukah dia muslim?" Aku diam sebentar. Sekali lagi apa yang ku ketahuitentang orang itu mendesak ku untuk bertanya kembali. Rasulullah menjawab seperti tadi juga. Kemudian beliau bersabda, "Hai Sa'ad !. Sesungguhnya aku memberi orang itu.Aku lebih menyukai (pemberian) yang lain, untuk menjaga supaya orang yang diberi itu jangan sampai ditelungkupkan Allah di dalam neraka."

23, Dari Ibnu Abbas r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Diperlihatkan (Allah) kepada ku neraka. Ketika itu kulihat kebanyakan isinya terdiri dari perempuan -perempuan kafir." Ditanyakan orang kepada beliau. "Apakah mereka kafir kepada Allah?" Jawab Rasulullah, "Mereka kafir kepada karib (suami)dan (tidak tahu berterima kasih) atas kebaikan (yang diterimanya). Biarpun engkau telah berbuat baik kepadanya sepanjang waktu, kemudian dilihatnya daripadamu sedikit kesalahan saja, lantas ia berkata. "Saya tidak pernah melihat kebaikan darimu sedikit juapun."

24, Dari MA'rur ra, ujarnya: "Saya bertemu dengan Abu Dzar di Rabazah. Dia dan hamba sahayanya memakai pakaian serupa. Saya tanyakan kepadanya, apa sebabnya mereka memakai pakaian serupa. Jawabnya" Dahulu saya pernah memaki seseorang dengan mencela ibunya. (Sehubungan dengan itu) Rasulullah menegursaya: "Hai Abu Dzar! Mengapa engkau maki dia dengan mencelanya ibunya? Rupanya engkau masih berpikiran seperti Jahiliyah. Hamba sahayamu itu adalah saudara mu atau pakcikmu yang dititipkan Allah dalam tanggungjawabmu. karena itu, siapa saja memiliki saudara yang menjadi tanggungjawabnya, harusdiberi makan sama seperti yang dimakannya, dan diberinya pakaian sama seperti pakaian yang dipakainya. Dan janganlah mereka dibebani pekerjaan diluar kemampuan mereka. Jika mereka terpaksa harus mengerjakannya juga, bantulah mereka. "

25, Dari Ahnaf bin Qais, ra, dia menceritakan: "(Pada suatu ketika) saya pergi hendak menolong seorang laki-laki (sedang berkelahi). (Kebetulan) saya bertemu dengan Abu Bakrah. Dia bertanya kepada ku," Hendak ke mana kamu ? "Jawab ku," Saya ingin menolong orang itu. "Ujarnya," Kembalilah! (Jangantolong dia!). Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: Apabila dua orang muslim berkelahi, masing-masing mempergunakan pedang, maka si pembunuh dan yang terbunuh, keduanya masuk neraka. "Saya bertanya," Ya, Rasulullah! Si pembunuh harus masuk neraka tapi kenapa pula yang terbunuh? "Jawab Rasulullah,"Karena orang yang terbunuh itu sengaja pula hendak membunuh saudaranya sendiri."

26, Dari Abdullah bin Umar, ra, katanya: "Tatkala turun ayat yang berbunyi:" Mereka yang beriman, dan tidak mencampur-baurkan iman mereka dengan aniaya, mereka akan mendapat ketenteraman dan akan dipimpin (Allah). Bertanya para sahabat Rasulullah saw .. "Siapakah di antara kami yang tidak aniaya terhadapdirinya sendiri? "Maka diturunkan Allah ayat:" Sesungguhnya syirik (mempersekutukan Allah) adalah aniaya yang amat besar.

27. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Tanda-tanda munafik ada tiga: 1. Setelah berkata, dia dusta. 2. Bila berjanji, dia mungkir. 3. Bila dipercaya, dia khianat.

28, Dari Abdullah bin Amr bin Ash, ra katanya Nabi saw. bersabda: "Ada empat hal, barangsiapa ada pada dirinya lengkap keempatnya, itulah dia orang munafik sesungguhnya. Dan barang siapa ada padanya satu hal saja, maka ia termasuk munafik juga, sampai di tinggalkannya sifat yang satuitu: 1. Ketika dipercaya, dia khianat. 2. Bila berkata, dia dusta. 3. Bila berjanji, dia mungkir. 4. Ketika bermusuhan, dia sangat jahat. "29, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw., Bersabda:" Barangsiapa melakukan shalat di malam qadar karena iman dan ikhlas, niscaya diampuni (Allah)dosanya yang telah lalu. "

30, Dari Abu Hurairah r.a, katanya Nabi saw. bersabda: "Allah menggembira kan hati orang yang berperang fisabilillah" (di jalan Allah), yaitu orang yang berperang semata-mata karena iman kepada Allah dan Rasul-Nya, bahwa ia akan kembali membawa kemenangan dan harta rampasan, atau dimasukkan ke dalamsurga. "Andaikata tidaklah akan menyulitkan umat ku, niscaya aku selalu ikut berperang. Aku ingin mati terbunuh di jalan Allah, kemudian hidup kembali dan terbunuh, hidup kembali dan terbunuh pula."

31, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang menegakkan shalat di bulan Ramadhan karena iman dan ikhlas, diampuni (Allah) dosanya yang telah lalu." 32. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang puasa di bulan Ramadhan karena iman dan ikhlas diampuniAllah dosanya yang telah lalu "

33, Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Sesungguhnya agama (Islam) itu ringan. Barangsiapa memperberat-berat, maka dia akan dikalahkan oleh agama. Oleh karena itu kerjakanlah (agama itu) menurut mestinya, atau mendekati mestinya, dan gembiralah (karena akan mendapat pahala), serta bertasbihlah(Mohonlah pertolongan Allah) pada waktu pagi, petang dan sebagian malam. "34, Dari Barra 'bin Azib ra," Pertama kali Nabi saw. datang ke Madinah, beliau bertempat tinggal di rumah kakek atau paman-paman beliau dari kaum Ansar. Ketika itu Nabi shalat menghadap ke Baitul Maqdis (Jerusalem), lebih kurang16 atau 17 bulan lamanya. Sesungguhnya Nabi lebih suka Baitullah (Ka'bah di Makkah) menjadi kiblatnya. Dan shalat yang pertama kali dikerjakan Nabi menghadap ke Baitullah (Ka'bah) adalah shalat Ashar, yang dilakukan beliau bersama-sama dengan orang banyak. Kemudian salah seorang yang ikut jemaah bersamaNabi ketika itu keluar, dan pergi melewati sebuah masjid, di mana jemaahnya sedang rukuk (menghadap ke Baitul Makdis) "Lantas orang itu berkata," Demi Allah, baru saja saya shalat bersama Rasulullah menghadap ke (Baitullah di) Mekah. "Maka segera mereka merubah kiblat mereka menghadap ke Baitullah.

Orang-orang Yahudi awalnya sangat bangga, ketika (Nabi dan pengikutnya) shalat menghadap ke Baitul Maqdis. Begitu pula Ahli Kitab (Nasrani). Tapi setelah kiblat umat Islam berubah ke Baitullah, mereka mencela perubahan itu. Selanjutnya Barra 'menyebutkan dalam haditsnya ini, "Banyak orang telah meninggaldi saat kiblat masih ke Baitul Makdis, dan yang terbunuh sebelum perubahan kiblat ke Baitullah. Kami tidak mengerti bagaimana (hukumnya) shalat itu. "Lalu turun ayat:" Allah tidak akan menyia-nyiakan iman kamu sekalian. "(Surah Al Baqarah, 2: 143)

35, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya Rasulullah saw. bersabda, "Apabila seseorang masuk Islam, kemudian Islamnya menjadi baik, niscaya Allah menghapus segala kejahatannya. Sesudah itu setiap kebaikannya dibalas (Allah) sepuluh sampai tujuh ratus kali. Sedangkan kejahatannya dibalas (hanya) setimpaldengan kejahatan itu, kecuali pula kalau Allah memaafkannya ".

36, Dari Aisyah ra, katanya: "Pada suatu ketika, Nabi pulang ke rumah Aisyah, didapatinya dekat Aisyah duduk seorang wanita. Lalu Nabi bertanya," Siapakah wanita itu? "Jawab Aisyah;" Inilah si Fulanah (si Anu) yang terkenal banyak melakukan shalat "Sabda Nabi saw," Jangan begitu! Kerjakanlah sesuaikudratmu. Demi Allah! Dia tidak bosan memberikan pahala, sehingga kamu sendiri yang malas berbuat amal. Amal (agama) yang lebih disukai di sisi Allah adalah amal yang dilakukan secara tetap dan teratur. "

37, Dari Anas r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka, (1) Orang yang menyebut Laa ilaa ha illallaah (Tidak ada Tuhan kecuali hanya Allah), ketika di dalam hatinya ada kebaikan (iman) seberat sya'irah, dan (2) Akan dikeluarkan dari neraka orang yang menyebut Laa ilaahaillallaah, ketika di dalam hatinya ada kebaikan seberat Burrah, dan (3) Akan dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan Laa ilaa ha illallaah, ketika di dalam hatinya ada kebaikan seberat dzarrah. "

38, Thalhah bin Ubaidillah mengabarkan, "Seorang laki-laki Nejd datang kepada Rasulullah saw. Dengan kepala penuh debu .. Kami mendengar laranya tetapi (tidak mengerti apa yang diucapkannya; sehingga dia mendekatkan diri kepada Rasul Allah saw. Kiranya dia menanyakan perihal Islam. "

Sabda Rasulullah saw; "Mengapa salat sehari semalam."

Bertanya pula dia; "Apakah lagi selain itu?"

Jawab Nabi saw, "Tidak! Kecuali jika Anda suka melakukan shalat sunat:" Rasulullah saw. melanjutkan, "Dan puasa bulan Ramadhan."

Bertanya pula dia; "Apakah lagi selain itu?"

Jawab Nabi. "Tidak! Kecuali jika Anda suka melakukan yang sunnah." Rasulullah melanjutkan, "Dan zakat."

Orang itu bertanya pula, "Apakah lagi selain itu?"

Rasulullah menjawab, "Tidak! Kecuali jika Anda suka melakukan sunat (sedekah)."

Kemudian orang itu pergi. Sambil berkata, "Demi Allah! Tidak akan saya tambah dan tidak akan saya kurangi apa yang Anda sebutkan itu."

Maka sabda Rasulullah saw. "Dia pasti beruntung kalau apa yang dikatakannya itu benar-benar ditepatinya."

39, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa memperlakukan jenazah orang muslim karena iman dan ikhlas, turut shalat jenazah bersama dan menyelenggarakan pemakamannya sampai selesai, maka orang itu pulang membawa pahala dua qirat; satu qirat sekitar sebesar Bukit Uhud.Dan siapa yang menurut solat jenazah saja, kemudian dia pulang sebelum dimakamkan, maka orang itu pulang membawa pahala satu qirat. "

40, Dari Abdullah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Memaki orang muslim adalah durhaka (fasik) dan membunuhnya kafir."

41, Diceritakan oleh Ubadah bin Shamit ra, katanya: "Pada suatu ketika, Rasulullah saw. Keluar hendak mengabarkan tentang terjadinya Malam qadar. (Kebetulan) ia bertemu dengan dua orang laki-laki muslim sedang berbantah. Maka Nabi bersabda," Saya keluar hendak mengabarkan tentang terjadinya Malamqadar; kebetulan saya melihat dua orang sedang berbantah, maka aku jadi lupa. Mudah-mudahan kelupaan itu berguna untuk Anda sekalian. 1) Carilah Malam qadar itu di malam ketujuh, kesembilan dan kelima. "

42, Dikabarkan oleh Abu Hurairah ra, katanya pada suatu hari Nabi saw. duduk bersama jamaah, tiba-tiba datang kepadanya seorang laki-laki bertanya. "Apakah artinya iman?" Jawab Rasulullah, "Iman adalah percaya kepada Allah, kepada Malaikat-Nya, kepada Rasul-Nya, dan kepada berbangkit (sesudahmati). "Tanya orang itu pula," Apakah artinya Islam? "Jawab Nabi," Islam yaitu menyembah Allah dan tidak mempersekutukan, menegakkan shalat, membayar zakat, dan puasa Ramadhan. "Dia bertanya lagi," Apakah artinya ihsan? "

Jawab Nabi, "Ihsan adalah menyembah Allah seolah-olah engkau melihat Dia. Biarpun engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihat engkau."

Tanya orang itu pula, "Kapan hari kiamat?"

Jawab Nabi, "Orang ditanya (Nabi) tidak lebih tahu dari orang yang mengajukan. Tapi akan kuterangkan tanda-tandanya:

(1) bila budak perempuan melahirkan majikannya dan

(2) ketika gembala unta telah bermegah-megah dalam gedung yang indah mewah. Dan kiamat itu salah satu dari lima rahasia yang hanya Allah mengetahuinya. "Kemudian Nabi membaca ayat: Innallaaha 'indahu' ilmus sa'ah, wa yunazzi lulghaitsa wa Ya'lamu maa, fil arhaam, wa maa tadri nafsum ma DZA taksibu ghadaawa maa tadri nafsum biayyi ardhin tamutu innallaaha 'aliimun khabir. "(" Hanya Allah yang mengetahui hari kiamat dan turunnya hujan, dan yang mengetahui bayi apa yang di dalam rahim ibu; (Allah juga mengetahui) apa yang tidak diketahui orang, pekerjaan apa yang akan dilakukannya besok; (Allah juga mengetahui)apa yang tidak diketahui orang, di bumi mana dia akan meninggal. Sesungguhnya Allah Maha Tahu lagi Maha Pintar. "- S. Luqman, 31:34

Setelah itu orang tersebut pergi.

Maka sabda Nabi, "Panggillah dia kembali!" Tapi mereka tidak nampak orang itu lagi.

Nabi bersabda, "Itulah Jibril, dia mengajarkan agama kepada umat manusia."

43, Nu'man bin Basyir r.a. bercerita, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Yang halal telah jelas dan yang haram jelas pula. Antara keduanya ada beberapa hal yang diragukan, yang tidak diketahui (hukumnya) oleh kebanyakan orang. Barangsiapa menjauhi hal-hal yang diragukanitu, berarti dia memelihara agama dan kesopanannya. Barangsiapa mengerjakan hal yang diragukan, sama dengan gembala yang menggembalakan ternaknya di pinggir jurang, dikhawatirkan dia jatuh ke dalamnya. Ketahuilah, semua raja memiliki larangan. Ketahuilah pula, larangan Allah adalah segala yang dilarang-Nya.Ketahuilah, di dalam tubuh ada segumpal daging. Bila daging itu baik, maka baik pulalah tubuh itu semuanya. Dan ketika daging itu rusak, maka binasa pulalah tubuh itu seluruhnya. Ketahuilah, daging itu adalah jantung! "

44, Abu Jamrah bercerita, "Aku duduk bersama Ibnu Abbas di atas divannya, lalu dia berkata kepada ku: Tinggallah di rumahku, nanti ku beri kamu sebagian harta ku." Maka aku tinggal di rumahnya (lebih kurang telah) dua bulan lamanya. Kemudian dia mengatakan kepada ku,

"Ketika utusan Abdul Qais datang kepada Nabi, beliau bertanya kepada mereka: Utusan dari (suku) manakah Anda semua?" Jawab mereka, "Kami dari (suku) Rabi'ah."

Sabda Nabi, "Selamat datang Para Utusan." Diucapkan beliau tanpa penghinaan dan penyesalan.

Jawab mereka, "Ya, Rasulullah! Kami tidak dapat datang menemui Anda kecuali di bulan Haram ini; karena antara negara kami dan negeri Anda, ada kampung Mudhar yang masih kafir. Oleh karena itu, berilah kami pengajaran yang jelas dan tegas, sehingga kami sampaikan kepada orang-orang desa kami, agarkami semuanya masuk surga. "Kemudian mereka menanyakan kepada Nabi tentang minum-minuman. Maka Nabi menyuruh mereka melakukan empat hal dan melarang empat hal pula. Nabi menyuruh mereka supaya iman kepada Allah satu-satu-Nya.

Sabda Nabi, "Tahukah Anda sekalian, apa artinya iman kepada Allah satu-satunya?" Jawab mereka, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu." Sabda Nabi, "Mengakui tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu Rasul Allah." Kemudian Nabi menyuruh mereka menegakkan shalat, membayar zakat, puasa bulan Ramadhan,dan memberikan seperlima harta rampasan perang (kepada Baitul Maal). Nabi melarang mereka melakukan empat hal, yaitu: 1. hantam, 2. dubba, 3. naqir, dan 4. muzaffat - atau barangkali muqayyar (ganti naqir). Selanjutnya Nabi bersabda, "Ingatlah semuanya itu dan sampaikan kepada orang kampung Anda."

45, Dari Abu Mas'ud ra, katanya Nabi saw., Bersabda: "Bila seorang laki-laki memberikan nafkah kepada keluarganya dengan ikhlas, maka (pahala) nafkah itu sama dengan (pahala) sedekah." 46, Saad bin Abi Waqas ra, menceritakan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: "Nafkah (infak) yang Anda berikansemata-mata karena Allah, niscaya diberi pahala oleh Allah; bahkan apa yang Anda berikan untuk makan istri Anda (belanja rumah tangga) akan diberi pahala juga oleh Allah. "

47, Kata Jarir bin Abdullah, "Saya berjanji dengan Rasulullah saw. Akan menegakkan shalat, membayar zakat dan berlaku jujur ​​terhadap semua orang muslim."

48, Ziad bin 'Uaqah r.a. berkata: "Saya mendengar Jarir bin Abdullah berpidato pada hari wafat Mughirah bin Syu'bah. Katanya:" Saya puji Allah dan saya sanjung Dia setinggi-tingginya. Selanjutnya dia mengatakan, "Taqwalah Anda sekalian kepada Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Sabar dan tenanglah Anda semua,sampai datang Amir (Gubernur) yang baru. Sesungguhnya dia akan datang kepada Anda sekarang jua. Sesudah itu ia melanjutkan, "Berilah maaf kepada Amir-mu (Mughirah), karena dia orang pemaaf. Kemudian katanya lagi," Saya telah datang kepada Nabi saw. dan berjanji akan melaksanakan segala perintah Islam.Lalu beliau memberikan beberapa syarat kepada ku. serta saran-saran untuk kaum muslimin seluruhnya. Aku berjanji kepada beliau akan memenuhi persyaratan tersebut dan mengamalkan nasihat-nasihat itu. Demi Tuhan masjid ini, sesungguhnya saya telah menyampaikan kepada Anda sekalian. "Kemudian diamohon ampun kepada Allah, lalu turun dari mimbar. "

49, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. Sedang berbicara dengan orang banyak (memberi ceramah atau pengajian), tiba-tiba datang seorang Arab dusun menanyakan kepada beliau: Bilakah saat (kiamat)?" Rasulullah saw. tidak langsung menjawab, tapi ia melanjutkan pembicaraannyadengan orang banyak. Karena sikap Rasulullah saw. yang demikian itu, sementara orang mengatakan Rasulullah mendengar pertanyaan itu, tetapi ia tidak menyukainya. Dan setengah lagi mengatakan ia tidak mendengarnya. Setelah Rasulullah saw. selesai berbicara, ia bertanya, "Di mana orang yangbertanya hal saat tadi? "Orang itu menyahut," Saya! Ya, Rasulullah! Rasulullah saw. bersabda, "Apabila amanah telah disia-siakan orang, maka waspadalah terhadap datangnya saat." Tanya orang itu, "Bagaimana cara disia-siakannya amanah?" Jawab Rasulullah saw., "Apabila suatu urusan (pekerjaan)diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka waspadalah terhadap datangnya saat (kiamat, kehancuran). "

50, Dari Abdullah bin Amr (bin Ash) katanya: "Nabi saw. Terlambat dalam

suatu perjalanan yang kami lakukan bersama-sama beliau. Ketika beliau dapat menyusul kami, waktu shalat telah tiba, dan kami sedang berwudhu. Ternyata kami kurang sempurna mencuci kaki. Agaknya Nabi memperhatikan kami, lalu ia berteriak sekeras-keras suara beliau: "Celakalah tumit-tumit yang terbakarapi neraka. "Ucapannya itu diteriakkan beliau sampai dua atau tiga kali berulang-ulang."

51, Dari Ibnu Umar r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Di antara beberapa pohon, ada pohon yang tidak gugur daunnya; pohon itulah perumpamaan seorang muslim. Terangkanlah kepadaku, pohon apakah itu?" Orang-orang yang hadir saat itu menebak, "Pohon dalam hutan belukar." Kata Ibnu Umar, "Sayamenebak pohon kurma. Tapi saya malu mengatakannya. "Kata mereka," Tunjukkanlah kepada kami, Ya, Rasulullah! Pohon apakah itu? "Jawab Nabi," Pohon kurma "

52, Anas bin Malik ra, berkata: "Ketika kami sedang duduk bersama Nabi saw. Di dalam masjid, masuk seorang laki-laki menunggang unta. Dihentikannya untanya lalu dipautkannya. Kemudian dia bertanya kepada jamaah yang ada di situ:" Yang manakah di antara Anda sekalian orang yang bernama Muhammad? "Ketika itu Nabi saw. Sedang duduk bertelekan di antara orang banyak. Jawab kami," Itulah dia, laki-laki putih yang duduk bertelekan. "Kata orang itu kepada Nabi," Hai! anak Abdul Muthalib. "Jawab Nabi," Ya, silakan Anda berbicara aku siap menjawabnya. "Kata orang itu," Saya akan bertanya kepadaAnda. Mungkin pertanyaan saya ini agak sulit karena itu janganlah Anda merasa gusar! "Jawab Nabi." Tanyakanlah apa yang terasa di hati Anda. "

Kata orang itu. "Saya bertanya dengan nama Tuhan Anda dan Tuhan orang-orang yang dahulu, apakah Allah mengutus Anda kepada umat manusia seluruhnya?" Jawab Nabi, "Ya, Allah! Betul!" Bertanya pula dia, "Saya bertanya dengan nama Allah, apakah Allah menyuruh Anda menegakkan shalat lima kali sehari semalam?"Jawab Nabi. "Ya, Allah! Betul!" Tanyanya pula, "Saya bertanya dengan nama Allah, apakah Allah menyuruh Anda mengerjakan puasa bulan ini (Ramadhan) setiap tahun?" Jawab Nabi, "Ya, Allah! Betul" Tanya orang itu pula, "Saya bertanya dengan nama Allah, betulkah Allah menyuruh Anda mengambil sedekah (zakat)dari orang-orang kaya untuk dibagi-bagikan kepada orang miskin? "Jawab Nabi," Ya, Allah! Betul! "Orang itu berkata," Saya percaya dengan agama yang Anda bawa. Saya utusan dari suku saya, dan namaku Dhiman bin Tsa'labah dari Banu Saad 'bin Bakr. "

53, Abdullah bin Abbas r.a. menceritakan: "Rasulullah saw. menyuruh seorang laki-laki (Abdullah bin Hudzafah As Sahmi) mengirimkan surat beliau kepada pembesar negeri Bahrain (Al Munzir bin Sawi). Kemudian oleh pembesar Bahrain, surat itu dikirimkannya pula kepada raja Persia (Ibrawiz bin Hurmuz binAnusyirwan). Setelah Raja tersebut selesai membaca surat itu lalu dikoyak-koyaknya. Saya kira Ibnu Musayyab mengatakan, "karena perbuatan Raja Persia itu, Rasulullah saw berdoa semoga pemerintah mereka dikoyak-koyak pula oleh Allah sampai hancur sama sekali."

54, Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Nabi menulis sepucuk surat, atau menyuruh tulis, tiba-tiba seseorang berkata kepada beliau:" Mereka tidak suka membaca surat yang tidak dicap (distempel). "Lalu Nabi menyuruh buat sebuah stempel dari perak , bertuliskan: Muhammad Rasulullah. Seakan-akan masih tampakolehku putihnya stempel itu ketika berada di tangan Nabi. Syu'bah bertanya kepada Qatadah, "Siapakah yang mengatakan stempel itu bertuliskan tulisan Muhammad Rasulullah?" Jawabnya. "Anas!" 55, Dari Abu Waqid al Laitsi ra, "Ketika Nabi sedang duduk di masjid bersama dengan para jamaah, datangtiga orang: yang dua orang masuk ke dalam masjid, sedang yang seorang lagi terus saja pergi. Setelah keduanya sampai ke hadapan Rasulullah, yang seorang melihat tempat lowong di tengah-tengah jamaah, maka duduklah ia ke situ. Dan yang seorang lagi terus duduk di belakang mereka. Orang yang ketiga terussaja pergi. Ketika Rasulullah saw. selesai memberikan ceramah, katanya. "Baiklah saya jelaskan kepada Anda tentang orang yang bertiga itu; yang seorang mencari tempat disisi Allah, maka diberi oleh Allah. Yang kedua merasa malu-malu, maka Allah malu pula kepadanya sedang yang ketiga tidak ingintahu saja, maka Allah tidak ingin tahu pula kepadanya. "

56, Diceritakan oleh Abu Bakrah ra, katanya: "Suatu ketika Rasulullah saw. Berpidato sambil duduk di atas untanya, sedang tali kekang dipegang oleh orang lain. Rasulullah bertanya:" Hari apakah sekarang? "Kami diam saja, karena kami mengira beliau akan memberikan nama lain bagi hari itu. Kata dia,"Bukankah hari ini hari Nahr?" Jawab kami, "Betul, Ya Rasulullah!" Tanya beliau pula, "Bulan apa?" Kami diam, karena kami mengira beliau akan memberikan nama lain untuk bulan itu. Kata beliau, "Bukankah ini bulan Zulhijjah?" Jawab kami, "Betul, Ya Rasulullah." Sabda beliau, "Sesungguhnya darahmu, hartamu serta kehormatanmu dalam pergaulanmu terpelihara (dilindungi), sebagaimana terpeliharanya kehormatan hari ini (hari Nam), bulan ini (Dzulhijjah), dalam negeri ini (Mekah). Hendaklah orang yang hadir ini menyampaikan kepada yang tidak hadir. Semoga pelajaran ini sampai kepada orang yang lebih dalammemahamkannya. "

57, Berkata Abu Wail ra, katanya: "Abdullah (bin Umar) mengajar suatu jamaah setiap hari Kamis. Seorang laki-laki berkata," Hai, Abu Abdurrahman! Saya mengharap agar Anda dapat mengajarkan kami setiap hari ". Jawab Abdullah," Saya khawatir, kalau-kalau Anda semua jadi bosan. Saya memilih waktu yangbaik, sebagaimana juga Nabi memilihkan waktu yang baik untuk kami belajar, menjaga supaya kami tidak bosan. "

58, Humaid bin Abdurrahman r.a. mengatakan bahwa ia mendengar Muawiyah berkhotbah, katanya, "Dia mendengar Rasulullah saw. bersabda:" Barangsiapa

dikehendaki Allah akan memperoleh kebaikan, diberi-Nya pengertian dalam hal agama.

Saya hanya membagi-bagikan, sedang yang memberi adalah Allah. Selama (umat Islam) berdiri teguh di atas agama Allah, tidak satu pun para lawan mereka yang sanggup membinasakan mereka sampai kiamat datang. "

59, Abdullah bin Mas'ud r.a. mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Jangan merasa iri hati, kecuali kepada dua orang: 1. Orang yang diberi Allah harta, kemudian dipergunakannya untuk yang hak, dan 2. Orang yang diberi Allah hikmah (ilmu yang hak), kemudian dipergunakannya (untuk yang hak) sertadiajarkannya. "60, Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Ia berbeda pendapat dengan Hurr bin Qais bin Hishn al Fazati, tentang sahabat Nabi Musa as Ibnu Abbas berpendapat bahwa sahabat Nabi Musa. itu adalah Nabi Khidr. Dalam pada itu lewat Ubai bin Ka'ab, lalu disebut oleh Ibnu Abbas. Katanya kepada Ubai,"Saya dan sahabat saya ini berbeda pendapat tentang sahabat Nabi Musa yang dimintanya kepada Allah supaya dapat bertemu dengan dia, apakah Anda mendengar Rasulullah menceritakannya?" Jawab Ubai, "Ya, ada. Saya mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Pada suatu ketika Musa berada dalam satu kelompok BaniIsrail, tiba-tiba datang kepadanya seseorang bertanya: Tahukah Anda, apakah orang yang lebih pintar dari Anda? "Jawab Musa," Tidak! "Kemudian Allah mewahyukan kepada Musa," Ada orang yang lebih pintar yaitu hamba Kami Khidr. "

Setelah itu Musa memohon kepada Allah agar diberi jalan untuk bertemu dengan Khidr. Maka Allah menjadikan ikan sebagai tanda bagi Musa, dan kepadanya dipesankan Allah, 'Ketika ikan itu hilang, kembalilah, niscaya engkau akan bertemu dengannya. Maka Musa mengikuti jejak ikan itu di lautan. Di tengahperjalanan, server Musa berkata kepadanya, '' Tahukah Anda ketika kita berhenti di sebuah batu besar, saya lupa memperhatikan ikan itu; hanya syaitanlah yang memperdayakan ku untuk terus memperhatikannya. "Jawab Musa," itulah yang kita kehendaki. "Keduanya kembali mengikuti jejak mereka kembali, danakhirnya bertemu dengan Khidr. Kemudian antara Musa dan Khidr terjadi beberapa peristiwa seperti yang dikisahkan Allah swt. di dalam Al Quran.

61, Dari Ibnu Abbas ra, berkata dia, "Rasulullah saw. Merangkul saya dan mendoakan," Ya Allah! Ajarkanlah kepadanya Al Kitab (kitab Quran). "62, Ibnu Abbas ra bercerita," Saya datang (ke Mina) mengendarai keledai betina, dan ketika itu saya hampir baligh. Rasulullah sedang shalat di Mina, tanpadinding di hadapannya. Saya lewat dimuka saf, sedang keledai saya lepaskan makan rumput. Kemudian saya masuk ke dalam shaf, Rasulullah tidak menegur perbuatan saya itu. "63, Dari Abu Musa ra, katanya Nabi saw. Bersabda:" Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan, yang Allah mengutus aku untuk menyampaikannya,seperti hujan lebat jatuh ke bumi. Bumi itu ada yang subur, menghisap air, menumbuhkan tanaman, dan rumput-rumput yang banyak. Ada pula yang keras, tidak mengisap air sehingga tergenang, Maka Allah memberi manfaat dengan dia kepada manusia. Mereka dapat minum dan memberi minum (binatang ternakdan sebagainya), dan untuk bercocok tanam. Dan ada pula hujan yang jatuh kebahagian lain, yaitu di atas tanah yang tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan rumput. Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama, yang mau memanfaatkan apa yang aku disuruh Allah menyampaikannya, dipelajarinyadan diajarkannya. Dan begitu pula perumpamaan orang yang tidak mau memikirkan dan mengambil peduli dengan petunjuk Allah, yang aku diutus untuk menyampaikannya. "

64, Dari Anas ra, katanya: "Akan ku sampaikan kepada Anda sebuah hadis yang tidak akan disampaikan orang kepada mu sepeninggal ku. Saya mendengar Rasulullah saw. Bersabda:" Di antara tanda-tanda kiamat adalah: 2) berkurangnya ilmu, meratanya kebodohan, bercabulnya zina (persundalan) dan banyak perempuan,sedikit laki-laki, sehingga untuk lima puluh perempuan hanya seorang pengawalnya.

65, Ibnu Umar ra, berkata bahwa dia mendengar Rasulullah saw. bersabda:

"Ketika aku sedang tidur, aku bermimpi: Seseorang datang kepada ku memberikan segelas susu. Lalu kuminum susu itu, sehingga kulihat air merengat keluar dari ujung kuku ku. Kemudian, sisanya kuberikan kepada Umar bin Khathab." Para sahabat bertanya, "Apakah takwil mimpi Anda itu, ya, Rasulullah?" JawabRasulullah, "Ilmu!"

66, Abdullah bin Amr bin Ash r.a. menceritakan, "Waktu melakukan Haji Wada '(haji yang penghabisan dilakukan Nabi), Rasulullah berhenti di Mina untuk menjawab pertanyaan para jamaah haji. Maka datang kepada beliau seseorang menanyakan," Saya lupa, saya bercukur lebih dahulu sebelum menyembelih. "JawabNabi, "Sembelihlah! Sekarang tidak berdosa." 67, Salim ra mendengar Abu Hurairah mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, "Nanti akan dilenyapkan ilmu-pengetahuan, akan merajalela perzinahan dan kejahatan, serta banyak haraj. Seseorang bertanya," Apakah hari itu, ya, Rasulullah? "Jawab beliau," Begini! "(Nabi memberi isyarat dengan tangan beliau, seolah olah menggambarkan terjadinya suatu pembunuhan). 68. Dari Asma r.a. katanya: "Aku datang kepada Aisyah, kebetulan dia sedang shalat. Aku bertanya," Apakah pekerjaan orang sekarang? "Aisyah memberi sinyal ke langit, maka ketika itu (tampak) jamaah sedangberdiri (shalat). Kata Aisyah, 'Subhanallah!' Aku bertanya, 'Ayat?' Aisyah menganggukkan kepala, tanda setuju. Aku berdiri dan merasa pening lalu ku siram kepala ku dengan air. Nabi berkhotbah, ia memuji dan menyanjung Allah. Sesudah itu beliau bersabda, "Apa yang belum pernah ku lihat telah ku lihatdi tempat ku ini, bahkan surga dan neraka. Diwahyukan Allah kepada ku, bahwa kamu akan diuji dalam kubur mu, serupa atau hampir serupa - aku tidak ingat benar apakah Asma mengucapkan misla atau qarib - tes Al Masih Dajjal. Ditanyakan orang dalam kubur, "Kenalkah engkau orang ini?" Maka orang mukminaku tidak ingat ucapan Asma apakah mukmin atau muqin - menjawab, "Dia Muhammad Rasulullah. Dia datang kepada kami membawa pengajaran dan petunjuk. Kami menerima dan mengikuti ajarannya." Jawaban itu diucapkannya sampai tiga kali. Maka katanya, "Tidurlah dengan baik. Sesungguhnya kami tahu bahwa engkaupercaya dan yakin dengan dia. "Adapun orang munafik atau orang yang ragu-ragu, - aku tidak ingat benar apakah Asma mengucapkannya Munafik atau Murtab - menjawab," Saya tidak tahu, saya dengar orang menyebutnya maka saya mengatakannya pula. "

69, Uqbah bin Haris r.a. menceritakan bahwa ia menikah dengan putri Abu Ihab bin Aziz. Kemudian datang seorang perempuan mengatakan kepadanya, "Sesungguhnya saya telah menyusukan Anda dan perempuan yang Anda kahwini itu." Maka jawab Uqbah, "Saya tidak tahu engkau telah menyusui saya, dan engkautidak pula memberitahukannya kepada ku sebelum ini. "Kemudian Uqbah berkendaraan menemui Rasulullah saw. di Madinah, menanyakan hal itu. Maka sabda Rasulullah saw.," Bagaimana mungkin engkau terus memperisterikannya; bukankah sudah dikatakannya bahwa dia saudara sepersusuan denganmu? "Semenjak itu Uqbahmenceraikan istrinya, dan perempuan itu kemudian menikah dengan laki-laki lain.

70, Abu Mas'ud al Anshari r.a. menceritakan bahwa seseorang mengadu kepada Rasulullah saw. katanya, "Ya, Rasulullah! Hampir saja aku tidak mampu, shalat berjamaah, karena si Fulan yang menjadi imam memperpanjang shalatnya bersama kami."

Saya belum pernah melihat Nabi saw. sangat marah waktu mengajar, seperti marahnya di hari itu. Sabda beliau, "Para jamaah semuanya! Janganlah Anda menjauhkan orang dari shalat berjamaah. Siapa mengimami shalat, hendaklah ia memperpendek shalatnya, karena di antara mereka (makmum) ada orang yang sakit, orangyang lemah, dan orang yang memiliki kebutuhan. "

71, Zaid bin Khalid al Juhani r.a. mengabarkan. "Seseorang bertanya kepada Nabi saw. Tentang barang temuan di jalan. Kata Nabi," Kenalilah pengikat dan karungnya (karakteristiknya). Kemudian beritahukan kepada publik dalam waktu satu tahun. Sesudah lewat satu tahun dapat engkau pergunakan. Tapikalau datang yang punya memintanya, berikan atau bayarlah kepadanya. "Bertanya pula orang itu," Bagaimana kalau yang ditemukan itu unta, ya, Rasulullah? "Rasulullah tampak marah mendengar pertanyaan itu, sampai merah mukanya. Dia berkata," Apa perlunya engkau ambil unta itu. Bukankah dia memilikikantong air dan sepatu. Ia sendirinya, sanggup minum dan mencari makan dari daun-daun kayu. Biarkan saja unta itu sampai ditemukan oleh yang punya. "Tanya orang itu pula," Kalau kambing, bagaimana? "Jawab Rasulullah," Untuk kamu, atau untuk saudara mu, ataukah untuk serigala? "

72, Dari Abu Musa ra, katanya: "Seseorang bertanya kepada Nabi saw., Tentang hal yang tidak disukai beliau. Maka tatkala orang itu terlalu banyak bertanya, Nabi jadi marah. Kemudian ia berkata," Tanyakanlah apa yang hendak kamu tanyakan. "Seorang laki-laki bertanya, "Siapakah ayah ku?" JawabNabi, "Bapa mu, Huzaifah." Bertanya pula yang lain, "Siapakah ayah ku, hai, Rasulullah?" Jawab Nabi, "Bapa mu, Salim, maula Syaibah." Tatkala Umar melihat rasa kurang senang tergambar di wajah Rasulullah karena soal-soal yang tidak menentu itu, segera ia berkata, '' Wahai, Rasulullah! Kami tobat kepadaAllah Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Agung. "

73, Dari Anas r.a. dari Nabi saw., "Sesungguhnya Nabi, ketika ia mengucapkan satu patah kata, diulanginya sampai tiga kali, sehingga orang mengerti maksudnya. Dan ketika Nabi datang kepada satu kaum, beliau memberi salam kepada mereka, sampai tiga kali." 74, Diceritakan oleh Abu Burdah r.a. daribapaknya, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Ada tiga jenis orang yang mendapat dua pahala sekaligus. Yaitu: (1). Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani), yang percaya kepada Nabinya dan, percaya pula kepada Muhammad saw. (2). Hamba sahaya, ketika dibayarkannya kewajibannya kepada Allah dan kewajiban kepadamajikannya, dan (3). Laki-laki yang memiliki hamba sahaya perempuan, diajarnya berkesopanan dan disempurnakannya pengajaran kesopanan itu diajarkannya ilmu-pengetahuan dan disempurnakannya pelajaran itu, kemudian dimerdekakannya dan menikah dengannya. Maka ketiga jenis orang itu mendapat dua pahala. "75,Dari Abu Hurairah ra, katanya ada orang bertanya kepada Rasulullah SAW., Siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafaat (pertolongan) Anda di hari kiamat! "Jawab Rasulullah," Saya kira, hai Abu Hurairah, belum ada orang bertanya hal ini kepada ku sebelum ini. Mungkin barangkali karena sayalihat engkau sangat rakus mendapatkan hadis. Orang yang paling beruntung mendapatkan pertolonganku hari kiamat, adalah orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah, benar-benar ikhlas dari hati sanubari dan seluruh jiwanya. "

76, Dari Abdullah bin Amr bin Ash r.a. katanya dia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Allah tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan jalan mencabutnya dari hati sanubari manusia, tetapi dengan jalan mematikan orang-orang berpengetahuan (ulama). Ketika orang berpengetahuan telah punah, maka masyarakatakan mengangkat orang-orang bodoh menjadi pemimpin yang akan dijadikan tempat bertanya. Orang-orang bodoh ini akan berfatwa tanpa ilmu; mereka itu sesat dan menyesatkan. "77, Dari Abu Sa'id al Khudri ra, katanya." Beberapa orang wanita memajukan permohonan kepada Nabi: "Kami tidak memperoleh waktuuntuk belajar dari Anda karena semua waktu telah diisi oleh pria. Oleh karena itu sediakanlah barang sehari untuk kami agar kami dapat pula belajar. "Maka Nabi menjanjikan kepada mereka suatu hari khusus untuk studi wanita, di mana Nabi mengajarkan dan menyampaikan perintah-perintah Allah. Antaralain beliau bersabda, "Barangsiapa di antara kamu kematian tiga orang anak, menjadi dinding baginya dari api neraka." Bertanya seorang wanita, "Kalau dua orang?" Jawab beliau, "Ya, dua orang juga!" 78.Aisyah ra istri Nabi saw., Ketika dia mendengar sabda Nabi, dan dia tidak mengerti maksudnya, ditanyakannyakembali kepada Nabi sampai dia mengerti. Pada suatu ketika Nabi bersabda, "Barangsiapa diperiksa, disiksa." Kata Aisyah, "Bukankah Allah berfirman," Nanti akan diperiksa dengan pemeriksaan yang ringan. "Kata Nabi," Itu hanya dihadapkan saja (ke hadapan pengadilan Allah). Tetapi orang yang diperiksadengan teliti, akan binasa. "

79, Dari Abu Syuraih, r.a. dia berkata kepada Amr bin Sa'id ketika Amr mengirim tentara ke Mekkah, "Wahai, Amr! Izinkanlah saya menyampaikan sabda Nabi saw. yang diucapkan beliau pagi pagi di hari penaklukan Mekah, yang aku dengar dengan kedua telinga ku, aku fahamkan dengan hatiku, dan aku lihat dengankedua mata ku, ketika ia mengucapkan sabdanya itu. "Lebih dahulu beliau memuji dan menyanjung Allah, dan sesudah itu beliau bersabda," Sesungguhnya negeri Mekah diharamkan Allah dan tidak dilarang oleh manusia. Tidak halal bagi orang yang percaya kepada Allah dan Hari Akhir kiamat menumpahkandarah di Mekah itu dan menebang pohon-pohonnya. Jika ada orang yang mengatakan halal, dengan alasan Nabi sendiri berperang di negeri Mekah, ingin katakanlah kepadanya: "Sesungguhnya Allah hanya memberi izin kepada Rasul-Nya saja, dan tidak memberi izin kepada Anda sekalian; itu pun hanya sesaat di sianghari (waktu penaklukan). Setelah itu kesucian negeri itu kembali seperti semula. Harus yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir. "Seseorang bertanya kepada Abu Syuraih," Apakah jawab Amr? "Kata Abu Syuraih, dia menjawab," Hai Abu Syuraih! Saya lebih tahu dari Anda ". Mekah tidak akan melindungipendurhaka, tidak melindungi orang yang lari dengan darah (pembunuh), dan tidak pula melindungi pencuri. "

80, Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Namailah diri mu dengan nama ku dan jangan memakai gelar ku." "Siapa yang bermimpi melihat aku dalam tidurnya, sebenarnya lah ia melihat ku, karena setan tidak mampu menjelma seperti aku." Dan siapa yang sengaja berdusta, "(membuat hadis palsu)atas nama ku, maka biarlah dia menempati tempatnya di neraka. "

81, Dari Abu Hurairah r.a. katanya: "Suku Khuza'ah membunuh seorang laki-laki dari Bani Laits, di tahun penaklukan Mekah, sebagai pembalasan dibunuhnya orang suku Khuza'ah oleh Bani Laits." Ketika kejadian itu diberitakan orang kepada Nabi, lalu dinaikinya untanya dan berpidato, "Sesungguhnya Allahmelindungi negeri Mekah ini dari pembunuhan atau dari gajah, dan memberi kekuatan kepada Rasulullah dan orang-orang mukmin untuk menaklukkannya. Ketahuilah! tidak dihalalkan bagi seorang pun sebelumku dan sesudahku berperang di negeri ini, "kecuali hanya kepada ku sesaat di siang hari penaklukan.Tidak dapat dicabut rumputnya, dan tidak dapat ditebang pohon kayunya, dan tidak dapat pula diambil barang orang yang putus, kecuali untuk maksud memberi tahukannya. Barangsiapa terbunuh, maka keluarganya dapat memilih antara dua: Minta diyat (denda) atau menuntut balas (pembunuhan). Lalu datangseorang penduduk Yaman dan berkata, "Tuliskanlah untuk saya ya, Rasulullah!" Sabda Nabi, "Tuliskan untuk si Fulan itu!" Kemudian berkata pula seorang laki-laki dari suku Quraisy, "Tidak bisa dicabut selain dari izkhir, ya, Rasulullah! Karena izkhir itu kami pakai di rumah dan di kuburan kami." JawabNabi, "Ya, selain izkhir."

82, Abu Hurairah ra, berkata: "Tidak seorang pun di antara para sahabat Nabi yang lebih banyak dari saya mengumpulkan hadis, kecuali Abdullah bin Amr bin Ash, dia pandai menulis tapi saya tidak." 83, Ibnu Abbas berkata: "Ketika Nabi bertambah keras sakitnya, ia berkata," Bawalah kemari kertassehingga yang bertanggung jawab. Tapi kalau wali orang Yan kamu dapat menuliskan sesuatu agar kamu tidak lupa nanti. "Kata Umar bin Khathab," Sakit Nabi bertambah keras. Kita telah memiliki Kitabullah (Quran) cukuplah itu! "

Para sahabat (yang hadir ketika itu) berselisih pendapat, dan menyebabkan terjadinya suara gaduh. Berkata Nabi, "Saya harap Anda semua pergi! Tidak pantas Anda bertengkar di dekatku." Ibnu Abbas lalu keluar dan berkata, "Alangkah sayangnya, terhalang mencatat sesuatu dari Rasulullah."

84, Diceritakan oleh Abu Hurairah, "Orang mengatakan, Abu Hurairah paling banyak meriwayatkan hadis." "Kalau tidaklah karena dua ayat dalam Quran, niscaya saya tidak akan meriwayatkan hadis." Kemudian dia membaca ayat: "Sesungguhnya mereka yang menyembunyikan deskripsi dan pimpinan yang Kami turunkansesudah kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab, mereka itu dikutuk oleh Allah dan oleh orang-orang yang turut mengutuk. Kecuali mereka yang taubat, mengadakan perbaikan, dan menjelaskan kembali keterangan-keterangan Allah; maka taubat mereka itu akan Kuterima; Aku Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. "(S. Al Baqarah 2: 159 - 160).

Lalu Abu Hurairah melanjutkan, "Saudara-saudara kita Para Muhajirin sibuk dengan bisnis mereka di pasar-pasar, dan saudara-saudara kita kaum Anshar sibuk dengan urusan harta kekayaan mereka masing-masing. Tetapi saya selalu mengikuti Rasulullah ke mana-mana; di samping saya dapat memenuhi kebutuhanperut saya, saya pun dapat menghadiri ceramah-ceramah (pengajian-pengajian) Nabi yang mereka tidak dapat hadir, serta menghafal apa yang mereka tidak dapat hafal. "

85, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Saya berkata kepada Rasulullah saw., 'Ya, Rasulullah! Saya banyak menerima hadis dari Anda, tetapi saya banyak lupa." Sabda beliau, "singkapkanlah jubahmu!" Lalu kusingkapkan jubahku. Kemudian Rasulullah menyauk dengan kedua belah tangannya, dan berkata, "Kumpulkanlah!"Lalu kukumpulkan, dan sesudah itu aku tidak pernah lupa lagi. "86, Dari Abu Hurairah, ra, katanya," Saya hafal dua karung hadis dari Rasulullah. Yang satu karung telah saya siarkan, sedang yang satu karung lagi kalau saya siarkan niscaya dipotong orang leher ku. "

87, Dari Jarir (bin Abdullah Albajali) r.a. Nabi saw. berkata kepadanya ketika Haji Wada '(hari penghabisan), "Suruh tenanglah orang banyak itu!" Kemudian beliau bersabda, "Janganlah kamu kafir kembali sesudahku, di mana sebagian kamu memenggal leher yang lain." 88, Cerita dari Abu Musa r.a., mengatakan,'' Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah menanyakan, "Ya Rasulullah! Apakah artinya perang fi sabilillah? Di antara kami ada yang berperang karena marah dan karena panas hati." Rasulullah mengangkat kepalanya, tentu saja Rasullullah tidak akan mengangkat kepalanya, kalau orang yang bertanya itutidak sedang berdiri. Sabda beliau, "Siapa yang berperang karena ingin menegakkan Kalimah Allah '(Islam) setinggi-tingginya, maka dia itu berperang fi sabilillah' azza wa jalla."

89, Cerita dari Abdullah ra, mengatakan, "Ketika saya berjalan bersama Rasulullah saw. Melalui reruntuhan rumah-rumah di Madinah, sedang Nabi bertelekan pada sebatang tongkat dari pelepah kurma, kami melewati sekelompok orang Yahudi." Salah seorang dari mereka berkata kepada yang lain , "Tanyakanlahkepadanya (Muhammad) masalah ruh! "Yang lain berkata," Jangan! Kalau-kalau dia memberi jawaban yang kurang menyenangkan. "Kata yang lain pula," Kita harus bertanya kepadanya. "Lalu salah seorang dari mereka berdiri dan bertanya," Ya, Abu Kasim! Apakah yang dimaksud dengan ruh? "Nabi diam sebentar.Saya kira ketika itu wahyu sedang turun kepada beliau dan saya masih saja berdiri di belakang beliau sampai wahyu itu selesai download. Kemudian beliau membaca, "Mereka bertanya kepada mu perihal masalah ruh. Katakanlah kepada mereka, ruh itu urusan Tuhan belaka. Kamu tidak akan diajarkan perihal ruh itukecuali hanya sedikit. "

90. Kata Aisyah r.a., Nabi saw. bersabda, "Hai, Aisyah! Jikalau tidaklah karena kaummu masih baru (memeluk agama Islam), niscaya kurombak Ka'bah. Akan kubuat dua pintu, satu pintu masuk dan yang satu lagi pintu keluar." Kemudian Ibnu Zubir (dalam masa pemerintahannya 64 - 72 H.) melaksanakan apa yangdisabdakan Nabi itu.

91. Diceritakan oleh Anas bin Malik ra, katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. Bepergian dengan kendaraan dan Muaz menyertai beliau di belakangnya. Kata Nabi," Hai, Muadz bin Jabal! "Muaz menyahut," Saya! Ya, Rasulullah! "Kata Nabi pula," Hai, Muaz! "Sahut Muaz," Saya! Ya, Rasulullah! "Sampai tigakali. Nabi bersabda, "Siapa yang mengakui tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu sesungguhnya Rasul Allah, dengan pengakuan yang benar-benar terbit dari hati-sanubarinya, maka Allah akan melindunginya (mengharamkannya) dari api neraka." Kata Muaz, "Ya, Rasulullah! Apakah tidak lebih baik beritaitu saya sampaikan kepada orang banyak, sehingga mereka senang? "Jawab Nabi," Kalau mereka mendengar berita itu, mereka akan bersikap tawakkal saja, tanpa amal. "Kemudian, waktu Muaz telah dekat ajalnya, disampaikannya juga berita itu, karena dia takut berdosa ( sebab menyembunyikan hadis). " 92, DariUmi Salamah r.a. (Istri Nabi), katanya, "Ummu Sulaim datang kepada Rasulullah menanyakan," Ya, Rasulullah! Sesungguhnya Allah tidak malu mengatakan yang benar (al haq). Wajibkah perempuan mandi kalau ia bermimpi? "Jawab Rasulullah," Ya, wajib! Ketika dia melihat air (keluar mani). "Ummu Salamah menutupmukanya karena malu, dan berkata, "Ya, Rasulullah! Apakah perempuan keluar mani jugakah?" Jawab Rasulullah, "Ya, benar! Taribat yaminuk. Kalau tidak kenapa anaknya mirip dengan dia." 93, Dari Ali (bin Abi Thalib) ra, katanya, "Saya seorang yang sering keluar mazi. Karena itu saya suruh Miqdad menanyakankepada Nabi saw. (Apakah itu mewajibkan mandi atau tidak). Miqdad menanyakannya kepada Nabi. Jawab beliau, "Cukuplah mengambil wudhuk saja." 94, Abdullah bin Umar ra menceritakan bahwa seorang laki-laki. berdiri dan bertanya kepada Rasullullah di dalam mesjid: "Ya, Rasulullah! Dari batas mana kamiharus mulai ihram? "Jawab Rasulullah," Orang Madinah ihram harus mulai dari Zulhulaifah; orang Syam mulai dari Juhfah, dan orang Nejd mulai dari Qarn. "Kata Ibnu Umar," Orang-orang mengatakan bahwa Rasullullah pernah juga berkata: Orang Yaman mulai ihram dari Yalamlam. Tapi Ibnu Umar mengatakan pulabahwa dia tidak begitu ingat akan ucapan Rasulullah yang demikian itu. "95, Ibnu Umar ra menceritakan, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah tentang pakaian ihram. Maka sabda Rasulullah," Jangan memakai qamish (baju dalam, baju kurung, kemeja), serban, celana, kopiah, dan kain yang diolesibunga wars atau zakfaran (semacam wewangian) Jika dia tidak punya terompah, pakailah sepatu, tetapi dipotong pendek sehingga berada di bawah kedua mata kaki. "96, Abu Hurairah ra mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda," Tidak diterima shalat orang yang berhadats, kalau dia tidak berwudhu. "Bertanya seorang laki-laki dari Hadramaut, "Apakah hadats itu, hai, Abu Hurairah '?" Jawab Abu Hurairah, "Kentut, tidak berbunyi atau berbunyi." 97, Dari Nu'aim bin Mujmir ra, katanya, "Saya naik ke loteng mesjid bersama, Abu Hurairah, lalu ia berwudhu. Sesudah itu ia berkata," Saya dengar Rasulullahsaw. bersabda, 'Sesungguhnya umat ku dipanggilkan di hari kiamat nanti dengan "Ghurran Muhajjalin" karena mantan wuduknya (bercahaya). Barangsiapa ingin memperpanjang ghurrannya, harus diperbuatnya. "

98, Ubaid bin Ibnu Tamin r.a. meriwayatkan dari saudara bapaknya (Abdullah bin Zaid al Anshari), "Sesungguhnya Abdullah pernah menanyakan kepada Rasulullah saw. perihal seorang laki laki yang merasakan sesuatu waktu ia sedang shalat. Jawab Nabi," Janganlah ia menghentikan shalatnya, kalau ia tidak mendengarsuara atau mencium bau. "99, Usamah bin Zaid ra menceritakan," Pada suatu ketika Rasulullah saw. Berangkat dari Arafah untuk melakukan suatu perjalanan. Ketika ia sampai di sebuah jalan pada suatu bukit, beliau turun dan buang air kecil di situ. Kemudian beliau berwudhu dengan sederhana saja.Saya bertanya kepada beliau, "Apakah kita akan salat, ya, Rasulullah?" Jawab Nabi, "Nanti, di tempat perhentian di muka." Rasulullah menaiki kendaraannya kembali. Setelah sampai di Muzdalifah, beliau turun pula, dan berwudhu dengan sempurna. Kemudian orang qamat untuk shalat Maghrib. Setiaporang menyuruh untanya berlutut (istirahat) di halte itu. (Tidak lama sesudah itu) orang qamat pula untuk shalat Isya 'dan langsung melakukan sembahyang. Antara keduanya (Maghrib dan Isya ') Nabi tidak shalat (sunat). "100, Ibnu Abbas ra menceritakan dia berwudhu. Dicucinya mukanya, kemudiandisauknya air lalu ia berkumur-kumur dengan air itu; kemudian dihirupnya air ke hidung, untuk membersihkan lubang-hidungnya (istinsyaq). Sesudah itu diambilnya pula sesauk air, maka dibuatnya dengan air itu begini: dituangkannya air itu ke telapak tangannya yang sebelah, lalu mencuci mukanya. Berikutnyadisauknya pula air, lalu dibasuhnya tangan kanannya; disauknya pula sesauk, lalu dibasuhnya tangan kirinya. Kemudian disapunya kepalanya. Sesudah itu disauknya air, lalu dibasuhnya kaki kirinya. Kemudian ia berkata, "Beginilah saya lihat Rasulullah saw. Berwudhuk." 101, Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwaRasulullah saw. bersabda, "Apabila seseorang kamu hendak bersetubuh dengan istrinya, maka bacalah:" Dengan nama Allah, Ya Allah! Jauhkanlah setan dari kami dan dari anak yang bakal Engkau anugerahkan kepada kami. Jika mereka memperoleh anak dari persetubuhan itu, niscaya setan tidak akan membahayakannya. "

102. Anasbin Malik r.a. mengabarkan, "Ketika Nabi saw. hendak masuk kakus, beliau membaca:" Ya, Allah! Saya berlindung dengan Engkau dari bahaya kotoran dan dari segala macam yang membahayakan. "103, Ibnu Abbas ra menceritakan," Pada suatu ketika Nabi saw. masuk ke kakus, lalu kusediakan air untukbeliau wudhu. Beliau bertanya, "Siapakah yang menempatkan air ini?" Maka dijawab orang bahwa aku yang meletakkannya. Lalu beliau mendoa, "Ya, Allah! Berilah dia pengertian yang dalam tentang agama." 104, Ayyub al Anshari ra mengabarkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Apabila seseorang kamu buangair (besar atau kecil) janganlah menghadap atau membelakangi kiblat. Menghadaplah ke Timur atau ke Barat.105, Aisyah ra menceritakan "Ketika para istri Nabi hendak buang air pada malam hari, mereka pergi ke tanah lapang" Umar (bin Khaththab) mengusulkan kepada Nabi, sehingga menyuruh para istri beliaumemakai hijab (tabir). Tetapi Rasulullah SAW. Tidak berbuat apa-apa. Pada suatu malam Saudah binti Zam'a, istri Rasulullah, keluar waktu Isya, dan dia adalah seorang wanita yang tinggi perawakannya. Lalu Umar menyapanya, 'Hai, kami mengenal engkau, hai Saudah! "Dia menyapa karena sangat mengharapkansehingga turun ayat (perintah) hijab. Memang, sesudah itu turun ayat hijab.106, Diceritakan oleh Aisyah ra, bahwa Nabi saw. bersabda kepada para istrinya, "Sesungguhnya kamu diizinkan keluar untuk hajatmu." Kata Hisyam, "Maksudnya untuk buang air." 107, Abdullah bin Umal ra menceritakan, "Saya naikke loteng rumah Hafsah untuk suatu kebutuhan; terlihat olehku Rasulullah sedang buang air membelakang kiblat dan menghadap ke Syam. "108, Abdullah bin Umar ra bercerita," Pada suatu hari saya naik ke loteng rumah kami; maka terlihat olehku, Rasulullah sedang jongkok di atas dua buah batu-bata, buangair menghadap ke Baitul Makdis. "109, Anas bin Malik ra mengatakan, "Biasanya Rasulullah saw. ketika keluar untuk buang air, aku dan seorang anak remaja (lbnu Mas'ud) membawa bejana penuh berisi air untuk beliau bersuci." 110, Anas bin Malik ra bercerita, "Biasanya ketika Rasulullah saw. Masuk kakus,lalu aku dan seorang anak remaja (lbnu Mas'ud) membawakan seember air dan sebuah tongkat, kemudian Nabi bersuci dengan air itu.111, Abu Qatadah ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu minum, janganlah bernafas ke dalam bejana tempat minum dan ketika kamu buang air janganlahmenyentuh kemaluanmu dengan tangan kanan, dan jangan pula bersuci dengan tangan kanan itu. "112, Abu Qatadah ra mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda," Apabila seseorang kamu buang air, janganlah menyentuh kemaluanmu dengan tangan kanan, jangan pula bersuci dengan tangan kanan itu, dan jangan bernafaske dalam bejana waktu minum. "113, Abu Hurairah ra menceritakan:" Saya mengikuti Nabi, ketika ia keluar untuk buang hajat, dan ia tidak menoleh ke belakang. Ketika aku telah dekat kepadanya dia berkata kepada ku, bersuci, atau perkataan yang sama maksudnya dengan itu. Dan jangan kamu bawatulang atau kotoran yang telah keras "." Lalu kubawakan beberapa buah batu dengan ujung kainku dan kuletakkan di dekatnya, kemudian aku agak menjauh darinya. Setelah Nabi selesai buang hajat, dia bersuci dengan batu itu. "

114, Abdullah bin Mas'ud r.a. menceritakan: "Pada suatu ketika Nabi saw. pergi buang air. Aku disuruhnya mencarikan tiga buah batu tetapi aku dapat hanya dua buah. Kucari sebuah lagi, tetapi tetap tidak kudapat. Maka kuambil sepotong kotoran yang telah keras, lalu kuberikan kepada beliau. Nabi mengambilkedua buah batu itu dan membuang kotoran keras sambil mengatakan, "Ini kotor!" 115, Ibnu Abbas ra mengatakan: "Nabi saw. berwudhuk mencuci dan menyapu masing-masing satu kali." 116, Abdi bin Zaid r.a. mengatakan: "Sesungguhnya Nabi saw. berwudhuk mencuci dan menyapu masing-masing dua kali." 117, Humranra, maula Usman (bin Affan) mengabarkan, bahwa dia melihat Utsman bin Affan meminta seember air untuk berwudhu. Dia menuangkan air itu ke tangannya dan membasuh kedua telapak tangannya tiga kali. Kemudian dia memasukkan tangan kanannya ke dalam air, lalu berkumur-kumur dan membersihkan, hidung denganmenghirup air ke hidung dan menyemprotkannya kembali. Kemudian dia membasuh mukanya tiga kali, membasuh kedua belah tangannya sampai siku tiga kali. Kemudian dia menyapu kepalanya, dan setelah itu dia membasuh kaki hingga dua mata kaki tiga kali. Kemudian dia berkata, "Bersabda Rasulullah saw. 'Barangsiapaberwudhu seperti wudukku ini, kemudian shalat dua rakaat dengan khusyuk, niscaya diampuni (Allah) dosanya yang telah lalu. "

118, Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu berwudhu, hendaklah ia memasukkan air ke dalam hidungnya, kemudian menyemprotkannya kembali (istinsyaq), dan barangsiapa bersuci dengan batu (istijmar), harus dengan jumlah ganjil. Dan ketika seseorang kamu bangundari tidur, hendaklah dia membasuh tangannya lebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam air wudhu, karena tidak seorang pun yang tahu di mana tangannya berada selama ia tidur. "

119, Ubaid bin Juraij bertanya kepada Abdullah bin Umar ra : "Hai, Abu Abur rahman! Saya melihat Anda melakukan empat macam perbuatan yang tidak pernah saya lihat seorang pun dari sahabat Anda yang melakukannya." Jawab Abdullah, "Apakah itu, hai, Ibnu Juraij?" Kata Ibnu Juraij, "Saya melihat Andatidak menyentuh semua sudut Ka'bah kecuali dua sudut sebelah negeri Yaman, dan saya melihat Anda memakai terompah kulit yang tidak berbulu dan saya melihat Anda mencelup pakaian dengan warna kuning; dan saya melihat pula, ketika Anda berada di Mekkah, padahal ketika itu orang banyak telah melakukanihram karena mereka telah menampak bulan, sedangkan, Anda belum melakukannya, sampai sampai hari Tarwiyah (delapan Dzulhijjah) baru Anda melakukannya. "Jawab Abdullah," Adapun menyentuh dua sudut Ka'bah, saya tidak melihat Rasulullah menyentuh sudut selain itu; saya pakai terompah kulit yang tidakberbulu, karena saya melihat Rasulullah saw memakai terompah kulit yang tidak berbulu pula, dan ia berwudhu memakai terompah itu, sebab itu saya suka pula memakainya. Adapun mencelup pakaian dengan warna kuning. Karena itu saya suka pula mencelup dengan warna seperti itu. Adapun ihram, sesungguhnyaaku belum pernah melihat Rasulullah saw melakukan ihram, kecuali bila kendaraannya telah siap berangkat.120, Ummu Athiyah ra mengatakan bahwa ketika para wanita memandikan putri Rasulullah yang meninggal, Rasullullah bersabda kepada mereka, "Mulailah dengan bagian kanan, dan anggota-anggota wuduknya!"

121, Aisyah r.a. menceritakan: "Nabi saw. biasa memulai dengan yang kanan ketika memakai terompah, menyisir rambut, bersuci, dan lain-lain pekerjaan." 122, Anas bin Malik ra bercerita: "Saya melihat Rasulullah saw. dan ketika itu waktu Ashar telah tiba. Orang banyak mencari air untuk berwudhu, tetapimereka tidak memperolehnya. Tiba-tiba ada seseorang membawakan air untuk Rasulullah saw. berwudhu. Rasulullah meletakkan tangannya ke dalam bejana tempat air itu, dan menyuruh orang semuanya berwudhu dari situ. Kata Anas, "Saya lihat air keluar dari ujung-ujung jarinya, sehingga semua orang dapatberwudhu dengan air itu. "

123, Dari Anas r.a. katanya: "Ketika Rasulullah saw. bercukur kepala, biasanya Abu Thalhah yang mula-mula mengambil rambut beliau." 124, Abu Hurairah ra mengatakan: "Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, Bila seekor anjing minum dalam bejana kamu, basuhlah bejana itu tujuh kali." 125, Adi bin Hatimr.a. mengatakan: "Saya bertanya kepada Nabi saw. perihal anjing pemburu. Jawab Nabi," Apabila kamu melepaskan anjingmu yang terlatih (mu'allam), kemudian dia membunuh binatang buruan, maka binatang buruan itu dapat kamu makan. Tetapi ketika anjingmu telah memakan buruan itu, maka (sisanya) janganlahkamu makan karena anjing itu menangkap untuk dirinya sendiri. "

Saya bertanya pula, "Kulepaskan anjingku, tetapi kedapatan pula anjing lain beserta dia, bagaimanakah itu?" Jawab Nabi, "Jangan kamu makan tangkapannya, karena engkau membaca 'Bismillah' untuk melepas anjingmu, bukan untuk anjing yang lain itu."

126, Dari Abu Hurairah r.a. katanya Nabi saw. bersabda: "Seorang hamba Allah selalu dianggap seperti dalam keadaan shalat, selama dia berada di dalam mesjid menunggu waktu sembahyang, asal dia tidak berhadats." Seorang laki-laki Ajam lantas bertanya, "Apakah arti hadas itu, hai, Abu Hurairah?"Jawab Abu Hurairah, "Suara, yakni kentut."

127, Zaid bin Khalid bertanya kepada Usman bin Affan ra tanyanya: "Bagaimana pendapat Anda tentang seorang laki-laki yang bersetubuh dengan istrinya, tetapi dia tidak keluar mani?" Jawab Usman. "Dia hanya wajib wudhu seperti wudhu untuk shalat, dan mencuci kemaluannya. Kata Usman melanjutkan,"Begitulah saya dengar dari Rasulullah." Kata Zaid, Lalu kutanyakan pula hal itu kepada Ali, Zubair, Thalhah, dan Ubayya bin Kaab ra, ternyata mereka menyuruh seperti itu juga. "128, Abu Sa'id al Khudri ra menceritakan bahwa Rasulullah saw. Menyuruh panggil seorang Ansar. Sebentar kemudian orangitu datang kepada Nabi, sedangkan dari kepalanya masih bertitikan air karena baru sudah mandi. Kata Nabi kepadanya, "Barangkali! Saya telah menyebabkan engkau datang sangat terburu-buru." Jawab orang itu, "Betul, ya, Rasulullah!" Sabda Rasulullah saw., "Apabila engkau terburu-buru atau engkau bersetubuhtanpa keluar mani, cukuplah engkau berwudhu saja. "129, Mughirah bin Syu'bah ra menceritakan," Pada suatu ketika dia bersama Rasulullah di dalam suatu perjalanan dan Rasulullah pergi untuk buang air. Mughirah menuangkan air untuk beliau ketika berwudhu. Rasulullah menyuci muka dan, kedua belah tangannya,menyapu kepala, dan menyapu kedua sepatunya. "130, Abdullah bin Abbas ra menceritakan, bahwa pada suatu malam dia bermalam di rumah Maimunah, istri Nabi saw. (adik ibu Abdullah), katanya:" Saya tidur melintang bantal sedang Rasulullah dan istrinya membujur . Rasulullah tidur sampai pertengahanmalam, atau sedikit lebih kurang. Kemudian beliau bangun, duduk sambil menggosok matanya dengan tangan untuk menghilangkan kantuk. Sesudah itu beliau membaca sepuluh ayat pengujung surat Ali Imran. Kemudian ia berdiri, dan melangkah ke sebuah tempat air yang menggantung. Beliau berwudhu dan menyempurnakanwuduknya. Kemudian beliau berdiri untuk melakukan shalat. "Kata Ibnu Abbas selanjutnya," Aku berdiri pula, dan berwudhu seperti yang dilakukan beliau. Sesudah itu aku berdiri di samping beliau. Beliau meletakkan tangan kanannya di kepala ku, menarik telinga ku yang kanan dan memilinnya (menyuruh pindahdari kiri ke kanan beliau). Lalu Nabi shalat dua rakaat, sesudah itu dua rakaat, sesudah itu dua rakaat, sesudah itu dua rakaat, sesudah itu dua rakaat, dan sesudah itu dua rakaat (6 x 2 rakaat), kemudian beliau shalat witir (ganjil jumlah rakaatnya). Kemudian beliau berbaring kembali, sampaidatang Muazzin (Bilal, memberitahukan subuh telah datang); lalu beliau berdiri dan shalat sunat yang singkat dua rakaat. Sesudah itu ia pergi ke mesjid untuk salat Subuh. "

131, Seorang laki-laki berkata kepada Abdullah bin Zaid ra katanya: "Dapatkah Anda memperlihatkan kepada ku bagaimana caranya Rasulullah saw. berwudu?" Jawab Abdullah, "Ya, tentu saja bisa!" Lalu dia menyuruh membawakan air, "! Menuangkannya ke kedua belah tangannya, dan dia menyucinya dua kali.Sesudah itu dia berkumur-kumur, kemudian memasukkan air ke hidungnya tiga kali. Sesudah itu dia menyuci muka tiga kali, menyuci kedua belah tangannya dua-dua kali sampai ke sikunya. Kemudian dia menyapu kepala dengan kedua belah tangannya, sekali ke muka dan sekali ke belakang, dimulainya dari sebelahmuka sampai ke kuduknya, dan membalikkannya ke tempat ia memulai tadi. Sesudah itu ia menyuci kedua belah kakinya.

132, Dari Abu Juhaifah r.a. katanya: "Rasulullah saw. datang kepada kami pada suatu ketika di tengah hari. Maka dibawa orang air kepada beliau untuk berwudhu. Nabi berwudhu dengan air itu. (Setelah dia selesai berwudhu) banyak orang mengambil sisa air wudhu Nabi itu, dan mereka menyapukannya ( kebadan mereka) Lalu Nabi saw. salat Zuhur dua rakaat, dan Ashar dua rakaat pula. Sementara di hadapan Nabi terpancang sebuah tongkat (sebagai tanda atau batas tempat beliau shalat). "133, Dari Saib bin Zaid ra: katanya:" Saya dibawa pergi oleh bibi saya kepada Nabi saw. Bibi mengatakan kepadaNabi, 'Ya, Rasulullah! Keponakan ku ini sakit. ' Rasulullah saw. menyapu kepala ku dan mendoakan semoga aku diberkati. Sesudah itu Nabi berwudhu dan ku minum sisa air wudhu beliau. Aku berdiri di belakangnya, aku melihat cap kenabian di antara kedua bahu beliau seperti telur burung. "

134, Dari Jabir ra katanya: Rasulullah datang melihat ku sakit, sedangkan aku tidak sadar akan diri ku ketika itu. Lalu Rasulullah saw. berwudhu dan menyiramkan sisa air wuduknya kepada ku. Setelah itu akupun sadar. Lantas aku berkata, "Ya, Rasulullah! Untuk siapakah warisan? Saya tidak memilikiibu, ayah dan anak yang akan menerima warisan. "Lalu turunlah ayat faraidh (cara pembagian pusaka).

135, Dari Aisyah r.a. katanya: "Ketika sakit Nabi bertambah berat, ia meminta kepada semua istrinya, supaya ia diizinkan selama sakit ia dirawat di rumah ku, dan mereka semua mengizinkannya. Lalu Nabi pergi (ke rumah Aisyah) dipapah oleh dua orang laki-laki, sedangkan kedua belah kaki beliautercecah menggaris tanah di antara kedua orang laki-laki itu, yaitu Abbas dan yang seorang lagi. "Kata Ubaidillah," Cerita Aisyah itu kuceritakan kepada Abbas, lalu dia menanyakan kepada ku, 'Tahukah engkau, siapakah laki-laki yang seorang lagi itu? ' Jawab ku, "Tidak!" Katanya, "Dia adalah Ali." SelanjutnyaAisyah menceritakan juga, bahwa setelah Nabi saw. berada di rumahnya, sedangkan sakit Nabi bertambah keras juga, maka beliau bersabda, "Siramkanlah kepada ku tujuh girbah air yang masih utuh, mudah-mudahan aku segera dapat melaksanakan dakwah kembali kepada orang banyak." Lalu Nabi didudukkan ke dalamsebuah bak mandi terbuat dari kuningan, milik Hafshah, istri Nabi saw., kemudian beliau kami siram dengan air yang diutus Nabi, sampai ia memberi isyarat kepada kami, 'Sudah cukup. "Sesudah itu ia pergi (ke mesjid), menemui jamaah."

136, Dari Anas r.a. katanya: "Nabi saw. pernah menyuruh orang membawakan bejana berisi air kepadanya. Maka dibawakan orang sebuah kendi, berisi air sedikit. Lalu Nabi memasukkan jarinya ke dalam air itu." Kata Anas (selanjutnya), "Saya melihat air terbit dari jari-jari beliau." Kata Anas (lagi),"Saya taksir, ada sekitar tujuh atau delapan puluh orang berwudhu dengan air itu." 137, Dari Anas bin Malik r.a. katanya: "Biasanya Nabi mandi dengan segantang air, paling banyak lima cupak; dan beliau berwudhu (hanya) dengan secupak air.138, Dari Saad bin Abi Waqqas ra katanya:" Nabi saw. (pernahwudhu) hanya menyapu kedua belah sepatu beliau. "139. Dari Mughirah bin Syu'bah ra, katanya," Pada suatu ketika Nabi keluar untuk buang hajat, diikuti oleh Mughirah dengan membawakan sebuah bejana berisi air. Nabi bersuci dengan air itu, kemudian beliau berwudhu dan mengusap kedua belah sepatunya. "140,Dari Ja'far bin Amr ra, dari bapaknya (Umayyah), katanya: "Saya melihat Nabi saw. Beliau menyapu serban dan kedua sepatunya." 141, Dari Mughirah ra katanya: "Saya bepergian bersama Nabi dalam suatu perjalanan. (Pada suatu perhentian) saya membungkuk hendak membukakan sepatu beliau. Nabi berkata,'Biarkanlah, tidak usah dibuka! Karena kedua kaki saya telah suci ketika saya akan memakai sepatu. "Kemudian Nabi hanya menyapu kedua sepatunya itu." 142, Dari Abdullah bin Abbas r.a. katanya menceritakan: "Pada suatu ketika Rasulullah saw. memakan (masakan daging) bahu kambing. Sesudah itu, beliausembahyang tanpa mengulangi wudhu lebih dahulu. "143, Dari Amr bin Umayyah ra katanya" Dia melihat Rasulullah saw. memotong daging bahu kambing (yang dimasak). Lalu terdengar muadzin memanggil shalat. Maka ia letakkan pisau kemudian beliau shalat tanpa mengulang wudhu kembali (karena makandaging kambing itu). "

144, Suaid bin Nukman menceritakan, "Pada suatu ketika di tahun petang Khaibar dia pergi bersama Rasulullah saw. Dalam suatu perjalanan, hingga sampai di Shahbaa ', yaitu suatu tempat dekat Khaibar. Di sana Nabi shalat Ashar. Sesudah itu Nabi menyuruh mengambilkan makanan, tetapi tidak ada yangdisajikan orang selain hanya tepung. Nabi menyuruh supaya membasahi tepung itu. Maka Rasulullah makan dan kami pun makan pula. Kemudian Nabi berdiri hendak shalat Maghrib. Nabi berkumur-kumur lebih dahulu dan kami pun berkumur pula. Kemudian Nabi shalat tanpa mengulang wudhu kembali (setelahmakan tepung itu).

145, Ibnu Abbas mengatakan: "Rasulullah saw. Minum susu, kemudian beliau berkumur-kumur. Beliau bersabda, Susu itu mengandung minyak." 146, Diceritakan oleh Aisyah ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu mengantuk ketika hendak shalat, maka tidurlah dahulu sampai hilang mengantuknya,karena ketika seseorang sembahyang sedang mengantuk, dia tidak tahu, bisa jadi dia mohon ampun, tetapi dia mencaci-maki dirinya sendiri. "147, Dari Anas ra dari Nabi saw., sabda beliau:" Apabila seseorang kamu mengantuk ketika akan shalat, hendaklah dia tidur dahulu sampai ia tahu apa yang dibacanya."148, Anas r.a. mengatakan," Nabi saw. berwuduk tiap kali ia akan sembahyang. "Bertanya Amr bin Amir kepada Anas," Bagaimana yang Anda sendiri lakukan? "Jawab Anas," Kami cukupkan saja wudhu yang telah ada, selama belum berhadats. "149, Ibnu Abbas r.a. menceritakan:" Nabi saw. berjalan melalui sebuahkebun di Madinah atau di Mekkah. Lalu terdengar oleh beliau suara dua orang sedang disiksa dalam kuburnya. Maka berkata Nabi saw., "Keduanya disiksa bukanlah karena dosa besar." Kemudian Nabi melanjutkan perkataannya, "Yang seorang disiksa karena kencing di tempat terbuka, dan yang seorang lagi karenamembuat fitnah supaya orang bermusuh-musuhan. "Sesudah itu Nabi menyuruh ambil sebuah pelepah kurma, lalu dipatah dua oleh beliau, dan diletakkannya di atas kedua kuburan itu masing-masing sepotong. Seseorang bertanya," Ya, Rasulullah! Mengapa Anda lakukan itu? "Jawab Nabi," Mudah-mudahan keduanyamendapat keringanan, selama pelepah kurma itu tidak kering. "150, Anas bin Malik ra mengatakan:" Biasanya Nabi saw. ketika buang air, aku membawakan air untuk beliau, maka beliau bersuci dengan air itu. ". 151, Abu Hurairah ra menceritakan" Seorang Arab dusun berdiri lalu, kencing di mesjid. karenaitu jamaah dalam mesjid membentak orang itu. Kata Nabi kepada mereka, Biarkanlah dia! Dan siramlah kencingnya itu dengan seember air. Kamu semua disuruh, untuk berlaku Manis dan bijaksana, bukan berlaku kasar dan mengundang kesulitan. "152, Ummu Qois binti Muhsin ra menceritakan: Dia membawa bayilaki lakinya yang belum memakan makanan, kepada Rasulullah saw. Dia mendudukkan bayi itu dipangkuan beliau. Kemudian bayi itu kencing tentang pakaian Rasulullah. Maka beliau meminta air, lalu memercikkannya ke kain yang kena kencing itu tanpa mencucinya. "153, Sulaiman bin Yasar ra mengatakan:"Saya bertanya kepada Aisyah perihal mani apabila mengenai kain." Aisyah mengatakan, "Saya pernahmembasuhnya (mani) dari kain Rasulullah saw., Kemudian beliau pergi sembahyang sedangkan bekas cucian itu jelas terlihat membasahi kain beliau." 154, Anas r.a. bercerita: "Beberapa orang dari 'UKL ataudari 'Urainah datang ke Madinah, sedangkan udara kota Madinah tidak sesuai dengan mereka (yang menyebabkan mereka selalu sakit-sakitan). Maka Nabi menyuruh mereka mencari unta betina yang sedang menyusui, dan menyuruh pula supaya mereka minum air kencing dan susu unta itu. Mereka pergi dan melakukanapa yang dianjurkan beliau. Setelah mereka sehat kembali mereka bunuh gembala unta itu, dan untanya mereka bawa. Berita tentang kejadian itu sampai, kepada Nabi pagi hari. Lalu Nabi memerintahkan agar mengikuti jejak mereka. Sekitar tengah hari mereka dapat ditangkap. Maka Nabi memerintahkan supayamemotong tangan dan kaki mereka, dan mata mereka ditusuk, kemudian dijemur di tempat panas, dan bila mereka meminta minum jangan diberikan. Berkata Abu Qalabah, "Mereka itu mencuri, membunuh, kafir sesudah iman, bahkan menentang Allah dan Rasul-Nya." 155, Anas r.a. mengatakan: "Sebelum mesjid (selesai)dibangun, Nabi (pernah) shalat di tempat-tempat kambing bermalam. "156, Maimunah ra menceritakan:" Rasulullah saw. (Pernah) ditanya orang perihal tikus yang jatuh ke dalam minyak sapi. Lalu tikus itu mati di situ. Jawab Nabi, "Buanglah tikus dan minyak di sekitarnya dan pakailah sisa minyak yangtinggal. "157, Abu Hurairah ra mengatakan bahwa Nabi saw, bersabda: Semua luka yang diderita seorang muslim dalam perang fi sabilillah, pada hari kiamat nanti kondisinya akan seperti waktu ia terluka kembali; darahnya memancar, berwarna merah, tetapi baunya seperti kasturi." 158, Abu Hurairah r.a.mengatakan bahwa dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah kamu kencing di air tenang yang tidak mengalir, kemudian kamu mandi (pula) di situ." 159, Abdullah bin Mas'ud r.a. menceritakan: "Pada suatu ketika Nabi saw. salat dekat Ka'bah. Sedangkan Abu Jahal dan beberapa orang temannya dudukbersama-sama.

Salah seorang di antara mereka berkata kepada yang lain, "Siapa yang berani, mengambil Uri (isi perut) unta Bani Fulan dan meletakkannya di punggung si Muhammad ketika dia sujud?" Seorang yang paling jahat di antara mereka (Uqbah bin Abu Muaith) bangkit, lalu pergi mengambil uri unta itu. Berikutnyadia menunggu sebentar. Waktu Nabi saw. sujud, diletakkannya uri unta itu ke punggung Nabi, antara kedua bahu beliau. Saya melihat kejadian itu, tetapi saya tidak berdaya apa-apa, andaikata saya mendapat kekuatan tentu saya cegah. Mereka tertawa terbahak-bahak saling mengolok satu sama lain untuk mempermainkanNabi. Rasulullah saw. sujud terus, tidak mengangkat kepalanya sampai datang Fatimah (putri beliau) membuangkan kotoran itu dari punggung beliau. Nabi mengangkat kepalanya dan mendoa tiga kali, 'Ya, Allah, Hukumlah orang Quraisy! "(Tiga kali). Abu Jahl dan teman-temannya ketakutan mendengar Nabi mendoakanmereka, karena mereka tahu bahwa doa di tempat itu diperkenankan Allah. Kemudian Nabi menyebut nama mereka satu persatu, "Ya, Allah binasakanlah Abu Jahl, Utbah bin Rabiah, Syaibah bin Rabiah, Walid bin Uqbah, Umayyah bin Khalf, Uqbah bin Abu Muaith." Nabi menyebut nama orang yang ketujuh tetapi sayatelah lupa nama orang itu. Kata Abdullah bin Mas'ud selanjutnya, "Demi Allah, yang diri ku dalam genggaman-Nya, aku melihat sendiri orang-orang yang disebutkan Rasulullah saw dalam doanya itu, mati terkubur dalam lobang bekas sumur (waktu perang) Badar."

160, Aisyah r.a. "Mengatakan bahwa Nabi saw. Bersabda:" Segala minuman yang memabukkan, (hukumnya) haram. "161, Abu Burdah ra menyampaikan cerita dari bapaknya katanya:" Saya datang kepada Nabi saw., Ku dapati beliau sedang menggosok giri dengan kayu arak yang terpegang di tangan beliau dan kedengaransuara: U ', U', seolah-olah ia hendak muntah ketika sikat gigi itu berada dalam mulut beliau. "

162, Huzaifah ra, mengatakan: "Biasanya Nabi saw. Ketika bangun tengah malam, ia membersihkan mulutnya dengan sikat gigi." 163, Barra 'bin Azib r.a. mengatakan bahwa Nabi w. bersabda kepadanya: "apabila engkau hendak tidur, berwudhu lebih dahulu seperti wudhu untuk shalat. Sesudah itu berbaringke kanan, dan bacalah: "Ya, Allah! Kuserahkan diri ku kepada Engkau, kuserahkan segala urusanku kepada Engkau, aku berlindung diri kepada Engkau dengan pengharapan (beroleh kebaikan) dan takut (mendapat siksa); tidak ada tempat berlindung dan tempat mencari keselamatan, hanyalah kepada Engkau. Ya, Allah!Aku percaya dengan Kitab yang Engkau turunkan dan kepada Nabi yang Engkau utus. ' Kalau kamu mati malam itu, maka kamu mati dalam Islam. Dan jadikanlah doa itu sebagai akhir pembicaraanmu (tidak berkata-kata lagi sesudah itu). "

164, Aisyah r.a., istri Nabi saw. menceritakan: "Ketika Nabi saw. mandi junub, beliau mulai dengan mencuci kedua belah tangannya. Sesudah itu beliau berwudhu seperti wudhu untuk shalat. Kemudian dimasukkannya anak jarinya ke dalam air dan digosok-gosoknya pangkal rambut kepalanya. Kemudian disiramkannyaair tiga sauk dengan kedua belah tangannya ke kepalanya dan sesudah itu disiramnya seluruh tubuhnya. "165, Maimunah ra istri Nabi saw. mengatakan:" Rasulullah saw. berwudhu seperti beliau wudhu untuk shalat, tanpa mencuci kedua kakinya. Lalu dicucinya kemaluannya dan bagian-bagian yang kotor.Sesudah itu dituangkannya air ke badannya, lalu dipindahkannya kedua kakinya dan dicucinya. Begitulah Nabi mandi junub. 166, Aisyah r.a. mengatakan: "Saya mandi bersama Rasulullah saw. dari satu bejana yang disebut nalfaraq." 167, Abu Salamah ra menceritakan: "Saya dan seorang saudara laki-laki Aisyahmasuk ke dalam rumah Aisyah. Saudara Aisyah itu menanyakan kepadanya tentang cara Nabi mandi. Maka Aisyah minta ambilkan sebuah bejana berisi air sekitar segantang. Lalu Aisyah mandi dan menuangkan air di atas kepalanya. Antara kami dan Aisyah ada hijab (tabir). "

168, Dari Abu Ja'far ra, katanya: "Pada suatu ketika ia berada dekat Jabir bin Abdullah dan bapaknya. Dan di dekatnya ada pula orang banyak. Mereka menanyakan kepada Jabir perihal mandi. Jabir menjawab," Cukup segantang. "Seorang laki- laki berkata, "Bagi saya tidak cukup." Jawab Jabir, "Segantangitu sudah cukup (bahkan) bagi orang yang lebih tebal dan lebih bagus rambutnya dari rambut Anda. "Kemudian Jabir mengimami kami (sembahyang) pada sehelai kain." 169, Dari Ibnu Abbas r.a. katanya: "Nabi saw. dan Maimunah (istri beliau), keduanya mandi dari satu bejana." 170, Diceritakan oleh Jabir binMuth'im ra, "Kalau aku mandi, kusiram kepala ku tiga kali. Dan Nabi mengisyaratkan dengan kedua belah tangannya."

171, Abu Ja'far r.a. mengatakan bahwa Jabir bercerita kepadanya: "Anak Pak-Cikmu (yaitu Hasan bin Muhammad al Hanafiah) pernah datang kepada ku menanyakan bagaimana caranya mandi junub. Jawab Jabir," Biasanya Nabi saw. mengambil air tiga telapak tangan dan menyiramkannya ke kepalanya. Sesudah itu beliaumenyiram seluruh tubuhnya. "Kata Hasan kepada ku," Saya ini banyak rambut. "Jawab ku," Nabi saw. lebih banyak rambutnya dari rambut Anda. "

172, Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwa Maimunah r.a. bercerita: "Aku sediakan air untuk mandi Nabi saw. Maka beliau cuci kedua belah tangannya, dua atau tiga kali. Sesudah itu dituangkannya air ke tangan kirinya lalu dicucinya kemaluannya dan disapukannya tangannya ke tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur,menghirup air ke hidung (istinjak), mencuci muka dan mencuci kedua tangannya. Sesudah itu disiramkannya air ke seluruh tubuhnya. Kemudian dia bergeser sedikit dari tempatnya dan mencuci kedua kakinya. "173. Aisyah ra mengatakan:" Aku dan Nabi saw. mandi bersama dari satu bejana; tangan kami berganti-gantimengambil air dari bejana itu. "174, Muhammad bin Al Muntasyir ra mengatakan: Saya bertanya kepada Aisyah, lalu kusebutkan kepadanya perkataan Ibnu Umar: Saya tidak suka ihram di pagi hari yang masih semerbak bau harum-harumanku."

Kata Aisyah, "Saya memberi harum-haruman kepada Rasulullah saw., Kemudian beliau mendistribusikan kepada para istri beliau, dan paginya ia ihram." 175, Aisyah ra mengatakan: "Saya tampaknya melihat kilat harum-haruman di kepala Nabi, ketika dia sedang ihram." 176, Abu Hurairah ra menceritakan: "(Padasuatu ketika) orang telah qamat untuk shalat. Saf telah diluruskan sambil berdiri. Rasullullah saw. datang ke kami.Setelah ia berdiri di tempatnya biasa shalat, tiba-tiba ia teringat bahwa ia junub. Dia mengatakan kepada kami, "Tunggulah sebentar!" Sesudah mandi ia datang kembali kepada kami,sedangkan rambutnya masih basah. Lalu beliau takbir dan shalat bersama-sama dengan kami. "177, Abu Hurairah ra mengatakan bahwa Nabi saw. Bersabda:" Banu (turunan atau ras) Israil itu mandi bertelanjang satu sama lain saling lihat melihat. Tetapi Musa mandi seorang dirinya. Mereka mengatakan:"Demi Allah! Tidak ada yang melarang Musa mandi bersama-sama dengan kita, kecuali karena dia sakit, buah pelirnya besar." Pada suatu kali Nabi Musa mandi, kainnya diletakkannya di atas batu. Lalu batu itu melarikan kain Nabi Musa, dan ia menyusulnya sambil berteriak: "kainku! Hai, batu!"

Sehingga oleh karena itu, Bani Israil dapat melihat (aurat) Nabi Musa, lantas mereka berkata, "Demi Allah! Musa tidak berpenyakit apa-apa." Lalu Musa mengambil kainnya dan dipukulnya batu itu. "

178, Dari Abu Hurairah r.a. katanya Nabi saw. bersabda: "Pada suatu ketika Nabi Ayyub sedang mandi bertelanjang. Tiba-tiba jatuh kepadanya belalang lalu dibungkusnya dengan kainnya. Maka berfirman Tuhan kepadanya," Hai Ayyub! Bukankah Aku telah memberi mu kekayaan secukupnya, dan engkau tidak membutuhkanbelalang itu lagi? "Jawab Ayyub," Benar, ya, Tuhan ku! Tapi demi kekuasaan Engkau, saya masih membutuhkan berkat dari Engkau. "

179, Dari Maula Ummu Haniy binti Abu Thalib r.a. katanya, dia mendengar Ummu Haniy berkata: "Saya pergi ke Rasulullah saw. pada tahun penaklukan Mekkah, kedapatan olehku Rasulullah sedang mandi, dan Fathimah (putri beliau) menutupinya. Kata Nabi," Siapakah itu '! "Jawab ku," Aku Ummu Haniy ! "

180, Abu Hurairah r.a. bercerita, bahwa dia bertemu dengan Nabi saw. pada sebuah jalan di Madinah. Ketika itu Abu Hurairah berhadas junub, lalu dia menghindar dan pergi mandi. Sesudah itu dia datang kepada Nabi. Kata Nabi, "Kemana engkau tadi, hai Abu Hurairah?" Jawabnya, "Tadi saya berhadats karenajunub. Saya malas duduk bersama Anda ketika saya tidak suci seperti itu. "Sabda Nabi," Subhanallah! Orang Muslim itu tidak najis. "181, Anas bin Malik ra menceritakan:" Nabiyallah saw. datang bergilir kepada para istri beliau dalam satu malam. Waktu itu Nabi memiliki sembilan orang istri. "182. AbuSalamah ra, mengatakan: "Aku bertanya kepada Aisyah, 'Apakah Nabi saw. Tidur ketika dia masih junub." Jawab Aisyah, 'Ada! Tapi dia berwudhu seperti wudhu sembahyang. "

183. Aisyah r.a. mengatakan: "Biasanya Nabi saw. ketika beliau hendak tidur, padahal dia masih junub, mencuci kemaluannya dan dia berwudhu (lebih dahulu) seperti wudhu untuk shalat."

184. Umar bin Khathab r.a. mengatakan kepada Nabi saw. pada suatu malam bahwa ia junub. Kata Rasulullah kepadanya: "lengan, dan cuci kemaluanmu, sesudah itu tidurlah!"

185. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa, Nabi saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu bersetubuh dengan istrinya, maka wajiblah dia mandi."

186. Cerita dari 'Aisyah, katanya: Kami berangkat, tiada lain sengaja kami selain dari mengerjakan haji. Setelah kami sampai di Syarif, saya haid. Rasulullah saw. datang kepada ku padahal aku sedang menangis. Lalu beliau bertanya: "Kenapa engkau menangis. Haidkah engkau?" Jawab ku, "Betul!" Sabdanya,"Sesungguhnya haid itu, adalah suatu hal yang telah ditetapkan Allah swt. Atas kaum wanita anak-cucu Adam. Maka lakukanlah apa yang dilakukan orang haji selain tawaf keliling Ka'bah." 'Aisyah menambahkan, "Setelah itu Rasulullah berkurban untuk para istri beliau dengan menyembelih sapi."

187. Cerita dari 'Urwah bahwa dia ditanya orang: "Dapatkah wanita haid melayani ku, dan bisakah wanita junub mendekati ku?" Jawab 'Urwah, Semuanya dapat bagi ku. Semuanya dapat melayani ku dan tidak bercela. 'Aisyah menceritakan kepada ku, dia pernah menyisir rambut Rasulullah saw. ketika dia sedanghaid. Pada hal saat itu Rasulullah sedang i'tikaf di masjid. Maka didekatkannya kepalanya kepada Aisyah yang sedang berada di dalam kamarnya,

lalu 'Aisyah menyisir rambut Rasulullah pada hal dia sedang haid. "

188. 'Aisyah menceritakan, katanya: "Rasulullah saw. Bersandar keribaanku padahal ketika itu aku sedang haid, sesudah itu beliau membaca Qur'an."

189. Ummu Salamah bercerita, katanya: "Pada suatu ketika aku tidur bersama Nabi saw. Di bawah satu selimut bulu bulu. Tiba-tiba aku haid, lalu aku menjauhkan diri dari Nabi dan mengambil kain haidku. Nabi saw. Bertanya," Haidkah engkau ? "Jawab ku," Betul! "Lalu aku dipanggilnya dan tidur kembali bersama-samadengan dia di bawah selimut itu.

190. Cerita dari 'Aisyah, katanya: "Aisyah pernah mandi bersama Rasulullah saw. Dari satu bejana, padahal kami berdua dalam keadaan junub. Pernah juga aku disuruhnya memakai sarung, lalu beliau mencumbu ku, padahal aku sedang haid. Dan pernah pula beliau mengulurkan kepalanya kepada ku dari dalam masjidketika beliau sedang i'tikaf, lalu kubersihkan kepalanya itu padahal aku sedang haid. "

191. Cerita dari 'Aisyah, katanya: "Apabila salah seorang kami (para istri Nabi saw.) Sedang haid, padahal Rasulullah saw. Hendak bercumbu dengannya, maka disuruhnya isterinya itu memakai sarung, sesudah itu beliau mencumbunya.

'Aisyah menambahkan, "Siapakah di antara kamu yang sanggup mengendalikan nafsunya sebagaimana Rasulullah saw. Sanggup mengendalikannya?"

192. Abu Said al Khudri bercerita, katanya: "Pada hari raya Idul Adha atau hari raya Idul Fitri, Rasulullah saw. Keluar rumah pergi ke tempat shalat. Dia lalu ke tempat kaum wanita shalat dan di situ beliau bersabda:" Hai, kaum wanita ! Bersedekahlah kamu sekalian. karena saya melihat, kaum wanitalahyang terbanyak di antara penduduk neraka. Mereka bertanya, "Sebab apa, ya, Rasulullah?" Jawab Rasulullah saw., "Karena kamu sekalian banyak mencerca orang dan ingkar kepada suami. Saya tidak melihat di antara orang-orang yang kurang akal dan agamanya, yang lebih merusak hati laki-laki yang cermat,selain dari kamu sekalian. "

Tanya mereka, "Kurang bagaimanakah akal dan agama kami, ya, Rasulullah?" Jawab Nabi, "Bukankah kesaksian kaum wanita seperdua kesaksian kaum pria?" Kata mereka, "Betul!" Jawab Nabi. "Itulah salah satu bukti bahwa akalnya kurang. Bukankah ketika wanita itu haid, dia tidak shalat dan tidak pula puasa?" Jawabmereka, "Betul!" Sabda Nabi saw. "Itulah salah satu bukti bahwa agama mereka kurang." 193. Cerita dari 'Aisyah, katanya: "Fatimah binti Abu Hubaisy bertanya kepada Rasulullah saw., Katanya:" Ya, Rasulullah! Sesungguhnya aku tidak pernah suci. Apakah aku harus meninggalkan shalat selamanya? "Jawab Rasulullahsaw., "Sesungguhnya yang demikian itu adalah darah yang keluar dari pembuluh darah, bukan darah haid. Maka ketika yang keluar itu darah haid, berhentilah Anda shalat selama haid, dan ketika masa haid itu telah habis, sucikanlah tubuhmu dan setelah itu shalatlah Anda kembali . "194. Cerita dari Asma 'bintiAbu Bakar, katanya: "Seorang wanita bertanya kepada Rasulullah saw., Katanya," Ya, Rasulullah! Bagaimana caranya bila pakaian kami kena darah haid, apakah yang harus kami perbuat. "Jawab Rasulullah," Bila pakaianmu kena darah haid, kopeklah darah itu kemudian bersihkan dengan air, dan setelahitu Anda dapat shalat memakai pakaian Anda itu. "195. Cerita dari 'aisyah, katanya:" Salah seorang istri Rasulullah saw. i'tikaf bersama Rasulullah. Tiba-tiba ia melihat darah kuning keluar dari kemaluannya, dan dia menempatkan sebuah bejana di bawahnya, padahal ia sedang shalat. "

196. 'Aisyah menceritakan, "Aku ihram bersama Rasulullah saw. Pada haji wada' 'maka aku termasuk orang-orang yang mengerjakan haji tamatuk dan tidak membawa hadya. Tiba-tiba aku haid dan belum juga suci sampai malam' Arafah. Maka berkata ' Aisyah kepada Nabi saw., "Ya, Rasulullah! Malam ini malam 'Arafah;padahal aku umrah. "Jawab Nabi saw.," Bukalah sanggulmu, kemudian bersisir dan berhentilah umrah. "

Kata 'Aisyah, "Apa yang diutus Nabi itu, aku laksanakan semuanya. Ketika telah selesai haji, Nabi saw. Menyuruh Abdurrahman (saudara' Aisyah) sehingga membawa ku pada Malam hasbah untuk mengerjakan umrah dari Tan'im, yaitu akan ganti umrah yang tadinya gagal aku laksanakan. "

197. Cerita dari 'Aisyah mengatakan, "Kami berangkat melaksanakan haji, tepat pada awal Zulhijjah. Maka bersabda Rasulullah saw.," Barangsiapa yang hendak ihram untuk umrah, silakan ihram! "Kalaulah bukan karena aku tidak membawa hadya, niscaya aku ihram untuk umrah. Beberapa orang di antarakami ihram untuk umrah sedang yang lainnya ihram untuk haji. Dan aku sendiri 'ihram untuk umrah. Maka tibalah hari 'Arafah, dan aku haid. Lalu kuceritakan hal itu kepada Nabi saw. Kata beliau, "Tinggalkanlah umrahmu., Buka sanggul kepalamu dan bersisirlah. Kemudian ihramlah untuk haji." Apa yang diutusNabi itu aku lakukan. Ketika malam hasbah tiba, Nabi saw. menyuruh ku bersama saudara ku Abdurrahman bin Abu Bakar pergi ke Tanaim melakukan ihram untuk umrah pengganti umrah yang tadinya gagal kulaksanakan. "

198. Diceritakan oleh Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla telah menugaskan pada rahim wanita, seorang malaikat. Dia berkata, "Ya, Tuhan. Ini nuthfah (air mani). Ya, Tuhan. Ini 'alaqah (segumpal darah). Ya, Tuhan, Ini mudhgah (segumpal daging)." Bila Allahingin hendak menyempurnakan kejadian itu sempurnalah dia. Malaikat itu bertanya kepada Tuhan ', Laki-laki atau perempuan? Malang atau bahagia? 'Apakah rezekinya dan berapa umurnya? "Lalu semuanya itu dituliskan dalam rahim ibunya.199. Cerita dari Mu'adzah:" Seorang wanita bertanya kepada' Aisyah, "Cukupkahkami shalat ketika kami telah suci tanpa qadha? "Jawab 'Aisyah," Apakah Anda termasuk kaum Haruriyah? Kami juga haid dimasa Nabi saw. tetapi Nabi tidak menyuruh kami qadha (membayar) solat yang tertinggal selama haid "200. Cerita dari 'Aisyah: Fatimah binti Abu Hubaisy bertanya kepada Nabi saw. katanya:"Saya ini istihadhah dan tidak pernah suci. Apakah aku harus menghentikan shalat?" Jawab Nabi, "Tidak! Istihadhah itu dari pembuluh-pembuluh darah. Tapi berhentilah shalat beberapa hari, yaitu pada hari-hari biasanya Anda haid. Sesudah itu mandilah dan shalatlah!"

201. Cerita dari 'Aisyah, istri Nabi saw .: "Ummu Habibah istihadhah selama 7 tahun. Lantas kutanyakan hal yang demikian kepada Rasulullah saw. Beliau menyuruh Ummu Habibah mandi saja. Kata beliau," Istihadhah itu dari pembuluh darah. "Sejak itu , Ummu Habibah mandi setiap kali akan shalat.

202. Cerita dari 'Aisyah, istri Nabi saw .: "' Aisyah berkata kepada Rasulullah saw." Ya, Rasulullah! Shaiyah binti Huyay haid. "Kata Rasulullah saw.," Kiranya memperlambat kita. Bukankah dia telah thawaf bersama-sama dengan kamu? "Jawab mereka," Ya! "Kata Nabi," Nah, berangkatlah! "

203. Cerita dari Samurah bin Jundab, "Ada seorang wanita meninggal karena melahirkan. Nabi saw. Menshalatkan wanita itu, dan ia berdiri pada pinggangnya." 204. Maimunah isteri Nabi berkata: "Dia sedang haid, tidak shalat. Dia duduk bersimpuh dekat tempat sujud Rasulullah saw. Dan beliau sedangshalat di atas sajadah beliau. Ketika beliau sujud, maka sebagian pakaian beliau tentang tubuhku. "205. Berita dari 'Aisyah, istri Nabi saw., Katanya:" Kami pergi bersama Rasulullah dalam suatu perjalanan. Ketika sampai di Baidak, atau Dzatul Jisy, kalungku putus. Rasulullah saw. berhenti mencarikalungku itu dan rombongan pun berhenti pula bersama beliau. Di tempat itu tidak ada air. Beberapa orang datang kepada Abu Bakar mengatakan, "Tidakkah Anda lihat apa yang diperbuat 'Aisyah? Dia memaksa Rasulullah saw. Dan rombongan berhenti di tempat yang tidak berair, padahal mereka tidak pula membawaair. "Maka datanglah Abu Bakar (ayah 'Aisyah) kepada' Aisyah. Ketika itu Rasulullah saw. sedang tidur dengan kepala beliau berada di atas paha 'Aisyah Kata Abu Bakar," Engkau menahan Rasulullah saw. dan rombongan di tempat yang tidak berair padahal mereka tidak membawa air. "Kata 'Aisyah," Aku dimarahioleh ayahku (Abu Bakar), dan berbagailah ucapannya kepada ku, sehingga ditusuknya pinggangku dengan tangannya, tapi untunglah aku tidak bergerak karena Rasulullah saw. sedang tidur di pahaku. "Rasulullah saw. bangun tatkala hari telah pagi dan justru air tidak ada. Maka diturunkan Allah ayat tayammum(Kalau kamu tidak memperoleh air, tayammumlah kamu dengan tanah yang bersih, sapulah muka dan tanganmu dengan tanah itu - Al Maidah: 6). Lalu mereka tayammum. Berkata Usaid bin Hudair, "Bukankah itu keberkatan mu yang pertama, hai keluarga Abu Bakar?" Kata 'Aisyah pula, "Setelah itu ku suruh berdiriunta tunggangan ku, maka jumpa kalungku di bawahnya. "

206. Jabir bin Abdullah mengabarkan, bahwa Nabi saw. bersabda: "Aku diberi (Allah swt.) lima hal yang tidak pernah diberikan-Nya kepada seorang pun sebelumku. Yaitu: 1. Aku dimenangkan dengan perasaan gentar pada musuh sejauh satu bulan perjalanan. 2. Dijadikan Allah bagi ku bumi sebagai mesjiddan untuk bersuci (tayammum) Maka di mana saja umat ku berada dan waktu shalat tiba, mereka bisa shalat di sana. 3. Dihalalkan bagi ku rampasan perang, dan belum pernah dihalalkan bagi seorang pun sebelumku. 4. Aku diberi kuasa untuk memberi syafa'at bagi ummat ku di hari kiamat nanti. 5. Nabi-nabiterdahulu diutus untuk kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk manusia seluruhnya.

207. Diberitakan oleh 'Aisyah: "Sesungguhnya' Aisyah meminjam kalung kepada saudaranya, Asma ', lalu kalung itu hilang. Nabi menyuruh seseorang mencari kalung itu dan dapat olehnya. Kebetulan waktu shalat tiba, sedangkan mereka tidak membawa air. Lalu mereka shalat saja. Kemudian mereka mengadukan kejadianitu kepada Rasulullah saw. Maka diturunkan Allah ayat tayammum. Kata Usaid bin Hudair kepada 'Aisyah, "Semoga Allah melimpahkan balasan yang baik bagi mu. Demi Allah, tidak terjadi atasmu suatu hal yang tidak kamu sukai, melainkan Allah menjadikan yang demikian itu kebaikan bagi mu dan bagi kaummuslimin seluruhnya. "

208. Kata Abu Juhaim: "Nabi saw. Datang dari arah Telaga Jamal, lalu dia bertemu dengan seorang laki-laki. Orang itu memberi salam kepada Nabi dan Nabi belum menjawab salamnya, sehingga Nabi menghadap ke sebuah tembok, lalu ia menyapu muka dan kedua tangan beliau, sesudah itu barulah ia menjawabsalam orang itu. "209. Berita dari Abdurrahman bin Abza mengatakan: Seorang laki-laki datang kepada Umar bin Khaththab, dia berkata:" Saya junub, sedang air tidak ada. "Lalu Ammar bin Yasir berkata kepada Umar bin Khathab," Tidak ingatkah Anda, ketika saya dan Anda dalam suatu perjalanan. Anda tidaksolat (karena tidak ada air untuk wudhu) sedang saya berguling-guling di tanah, sesudah itu saya shalat. Kemudian kuceritakan hal itu kepada Rasulullah saw., Lalu beliau bersabda: "Cukuplah begini saja - Nabi memukulkan kedua telapak tangannya ke tanah lalu dihembusnya keduanya, kemudian disapukannya

keduanya ke wajah dan kedua punggung tangannya. "

210. Berita dari 'Imran mengatakan: "Kami bergabung Rasulullah saw. Dalam suatu perjalanan dan kami berjalan sampai jauh malam. Kami berhenti pada suatu perhentian dan cepat mengantuk karena lelah. Tidak ada tidur yang lebih enak bagi seorang musafir dari tidur di bagian akhir malam . Sehinggatidak ada yang membangunkan kami selain teriknya panas matahari. Orang yang bangun pertama kali adalah si Fulan, kemudian itu si Fulan, dan kemudian itu lagi si Fulan (nama-nama orang itu ada disebutkan oleh Abu Raja 'yang menerima hadis ini dari' Imran, tetapi 'Auf yang menerima hadis ini dari AbuRaja 'telah lupa), kemudian itu bangun pula Umar bin Khathab nomor empat. Nabi saw. sendiri ketika ia tidur, tidak ada yang berani mengembangkan, sehingga ia bangun sendiri; karena kita tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan beliau waktu beliau tidur. Setelah Umar bangun dan melihat apayang terjadi, padahal dia seorang yang bersikap keras, lalu dia takbir dengan suara keras sehingga Rasulullah saw. terbangun oleh suaranya itu. Setelah Nabi bangun, mereka mengadu kepada beliau apa yang telah terjadi (yaitu shalat subuh mereka luput karena tertidur). "Jawab Nabi saw.," Tidakmengapa dan marilah kita berangkat! "Setelah berangkat dan berjalan tidak berapa jauhnya, Nabi berhenti dan meminta air untuk berwudhu. Setelah wudhu dan adzan, maka Nabi shalat berjamaah dengan rombongannya. Setelah selesai shalat, Nabi melihat seseorang yang menjauhkan diri dan tidak ikut shalat berjamaahdengan rombongan.

Nabi bertanya: "Hai, Fulan! Mengapa Anda tidak ikut shalat berjamaah bersama rombongan?" Jawabnya, "Saya kena jinabah, sedangkan air tidak ada." Sabda Nabi saw., "Gunakanlah tanah, sesungguhnya tanah itu cukup untukmu (bertayammum)." Sesudah itu Nabi saw. dan rombongan melanjutkan perjalanan. Dalam perjalanan,rombongan mengadu kepada Nabi saw. bahwa mereka haus. Nabi berhenti dan memanggil si Fulan, yang namanya disebutkan oleh Abu Raja ', tetapi' Auf yang menerima hadis ini dari Abu Raja 'lupa namanya, dan dipanggilnya pula' Ali bin Abi Thalib. Kata Nabi saw., "Pergilah Anda berdua menemukan air!" Keduanyalalu pergi mencari air. Mereka bertemu dengan seorang wanita sedang duduk di antara dua mazadah di punggung untanya. Keduanya bertanya kepada wanita itu, "Di manakah kami bisa memperoleh air?" Jawab wanita itu, "Kemarin saya telah berjanji akan membawa air ke sini sekarang, kaum kami sedang menunggu-nunggu."Kata keduanya, "Berjalanlah sekarang juga!" Tanya wanita itu, "Kemana?" Jawab keduanya, "Kepada Rasulullah saw." Tanya wanita itu, "Apakah yang Anda maksud orang yang disebut Ash Shabi (pembawa agama baru) itu?" Jawab keduanya, "Ya, betul orang yang Anda maksudkan itu. Karena itu teruslah berjalankepadanya. "Keduanya membawa wanita itu kepada Rasulullah saw. dan menceritakan peristiwa di atas kepada beliau. Kata Nabi saw.," Suruhlah wanita itu turun dari untanya! "

Dan Nabi menyuruh mengambil sebuah bejana, lalu dituangkannya air dari, mulut kedua mazadah itu dan setelah itu ditutupnya kembali, kemudian dibukanya pula mulut mazadah yang lain. Kemudian dipanggilnya seluruh rombongan dan disuruhnya minum, "Minumlah kamu sekalian dan beri minum pula binatang-binatangmu!"Maka minumlah mereka semuanya dan memberi minum pula siapa yang akan memberi minum binatang-binatangnya. Akhirnya Nabi saw. memberikan sebuah bejana berisi air kepada orang yang kena jinabah. Kata Nabi kepadanya: "Pergilah Anda mandi!" Wanita itu berdiri saja memperhatikan apa yang dilakukan orang denganairnya. Demi Allah, setelah seluruh rombongan selesai mengambil air, kami lihat mazadah itu lebih lengkap isinya dari sebelumnya. Sabda Nabi saw., "Kumpulkan barang makanan untuk wanita ini!" Maka dikumpulkan orang untuk dia, makan-makanan seperti kurma, susu, tepung. Setelah terkumpul, lalu dibungkusdengan sehelai kain, kemudian wanita itu dinaikkan ke atas untanya kembali dan kemasan itu diletakkan di hadapannya. , Kata Nabi kepadanya, "Engkau tahu, kami tidak mengurangi airmu sedikit pun. Hanya Allah swt. Yang memberi minum kami." Maka sampailah wanita itu kepada kaumnya dan dia terlambatdatang. Kata mereka, "Mengapa engkau terlambat, hai, Fulanah?" Jawab wanita itu, "Sungguh ajaib! Saya bertemu dengan dua orang laki-laki, lalu saya bawa ke orang yang di sebut Ash Sahbi (pembawa agama baru). Lalu dibuatnya begini dan begitu. Demi Allah, sesungguhnya dia seorang tukang sihiryang sangat pandai di antara ini dan ini (dia berkata dengan sinyal dua anak jarinya) jari tengah dan jari telunjuk, kemudian mengangkat keduanya ke langit, maksudnya antara langit dan bumi, atau dia itu benar-benar Rasulullah sesungguhnya. "Tidak lama kemudian, kaum muslimin menyerang orang-orangmusyrik di sekitar kampung wanita tadi, tetapi mereka tidak menyerang kaum tempat asal wanita itu sendiri. Pada suatu hari wanita itu berkata kepada kaumnya, "Saya kira kaum muslimin itu dengan sengaja tidak menyerang kamu karena itu Islamlah kamu!" Mereka patuh akan ajakan wanita itu, lalu semuanyamasuk Islam.

211. Berita dari Anas bin Malik mengatakan, "Abu Dzar pernah bercerita, bahwa Rasulullah saw. Bersabda:" Pada suatu waktu ketika aku berada di Mekkah, tiba-tiba atap rumahku dibuka orang. Maka turunlah Jibril, lalu dibedahnya dada ku, kemudian dibersihkannya dengan air zamzam. Sesudah itu dibawanyasebuah bejana emas penuh berisi hikmat dan iman, lalu dituangkannya ke dalam dada ku, dan sesudah itu dada ku dipertautkannya kembali. Kemudian ditariknya tangan ku, dan ia membawa ku naik ke langit-dunia. Setelah tiba di langit pertama, Jibril berkata kepada penjaga, "Buka pintu!" Malaikat penjagabertanya, "Siapa itu?" Kata Jibril, "Saya, Jibril!" Kata penjaga, "Apakah orang beserta Anda?" Jawab Jibril, "Ada! Muhammad saw. Beserta ku." Tanya penjaga, "Sudah diutuskah dia?" Jawab Jibril, "Ya, sudah!" .

Setelah pintu terbuka, maka kami naik ke langit pertama. Sekonyong-konyong kami bertemu dengan seorang laki-laki sedang duduk, di kanan kirinya tampak menghitam kelompok orang banyak. Ketika dia menengok ke kanan dia tertawa, tapi ketika dia menengok ke kiri dia menangis. Orang itu berujar. "Selamatdatang, wahai Nabi dan anak yang saleh. "Aku bertanya kepada Jibril." Siapakah orang ini? "Jawabnya," Inilah Adam. Kelompok orang yang banyak di kanan-kirinya adalah roh anak-cucunya. Yang sebelah kanan penduduk surga dan yang sebelah kiri penduduk neraka. Maka ketika ia menengok ke kanan ia tertawadan ketika ia menengok ke kiri ia menangis. "Kemudian Jibril membawa ku naik ke tempat kedua. Ia berkata kepada penjaga." Buka pintu! "

Penjaga pintu bertanya kepada Jibril seperti penjaga pintu pertama bertanya, kemudian ia membukakan pintu. Kata Anas. "Rasulullah saw. Menceritakan. Bahwa di beberapa langit beliau bertemu dengan para Nabi, Adam, Idris, Musa, Isa, dan Ibrahim Shalawatullhi 'alaihim. Tetapi tidak diceritakannya dilangit mana masing-masing berada, selain hanya menyebutkan Adam di langit pertama dan Ibrahim di langit keenam. ' Kata Anas. Tatkala Jibril beserta Nabi saw. bertemu dengan Idris. Idris mengucapkan salam, "Selamat datang, Wahai Nabi dan Saudara yang saleh." Nabi saw. bertanya kepada Jibril "Siapa ini?"

Jawab Jibril, "Inilah Idris." Rasulullah melanjutkan: "Aku bertemu dengan Musa. Dia pun mengucapkan,." Selamat datang, wahai Nabi dan Saudara yang saleh. "Aku bertanya," Siapa ini? "Jawab Jibril," Ini Musa. "Kemudian aku bertemu dengan Yesus. Yesus pun berkata, "Selamat datang, wahai Saudara dan Nabi Yangsaleh. "Aku bertanya," Siapa ini? "Kata Jibril," Ini Yesus. "Setelah itu aku bertemu dengan Ibrahim. Dia pun mengucapkan," Selamat datang, wahai Nabi dan anak yang saleh. "Aku bertanya pula," Siapa ini? "Jawab Jibril," Inilah Ibrahim alaihis salatu wassalam ". Sesungguhnya Ibnu Abbas dan Abu. Hayyah alAnshari, keduanya pernah bercerita bahwa Nabi saw. bersabda: "Kemudian aku dibawanya naik ke tempat yang lebih tinggi, di mana aku dapat mendengar suara goretan pena." Kata Ibnu Hazm dan Anas bin Malik, Nabi saw. bersabda, "Allah swt. mewajibkan shalat atas umat ku lima puluh kali (sehari semalam).Maka aku turun membawa perintah itu. Ketika aku lewat di depan Musa, ia bertanya kepada ku, "Apa yang diperintahkan Allah kepada mu untuk dilaksanakan umatmu?"

Jawab ku, "Allah swt. Mewajibkan shalat lima puluh kali." Kata Musa, "Kembalilah kepada Tuhanmu, karena umatmu tidak akan sanggup melaksanakannya." Maka kembalilah aku ke Tuhan ku, lalu dikuranginya sebagian. Kemudian aku kembali kepada Musa dan berkata, '"Allah mengurangi seperdua." Kata Musa,"Kembalilah kepada Tuhanmu, sesungguhnya umatmu tidak akan sanggup melaksanakannya." Maka kembali pulalah aku kepada Tuhan ku. Lalu Allah menguranginya pula seperdua. Sesudah itu aku kembali pula mengabarkannya kepada Musa. Kata Musa. Kembalilah kepada Tuhanmu, sesungguhnya umatmu tidak sanggup melaksanakannya. "Maka kembali pula lagi aku pada Tuhan ku. Dia (Allah) berfirman, "Meskipun lima, namun lima puluh juga. Putusan-Ku tidak dapat dirubah lagi Maka aku kembali pula mengabarkannya kepada Musa. Kata Musa," Kembalilah kepada Tuhan mu. "Jawab ku," Malu aku kepada Tuhan ku . "Kemudian Jibril membawa ku sampaisampai ke Sidratul Muntaha. Tempat mana ditutup dengan aneka ragam warna yang aku tak tahu warna apa namanya. Sesudah itu aku dibawa masuk ke dalam surga, di mana di dalamnya terdapat mutiara bersusun-susun sedangkan buminya bagaikan kasturi. "

212. Dari Muhammad bin Al Munkadir, katanya: "Kulihat Jabir bin Abdullah shalat dengan memakai sehelai pakaian. Dan ia mengatakan, 'Aku melihat Nabi saw. Shalat memakai pakaian sehelai pun." 213. Dari Abu Hurairah, katanya: "Seseorang datang bertanya kepada Rasulullah saw., Menanyakan tentang shalat denganmemakai satu helai pakaian. "Jawab Nabi," Apakah Anda masing-masing memiliki dua helai pakaian? "Kemudian bertanya pula seorang laki-laki kepada Umar bin Khathab hal shalat dengan sehelai pakaian juga. Jawabnya," Kalau Allah memberikan kelapangan (kekayaan) , maka manfaatkanlah kelapangan itu,dengan memakai pakaian secukupnya. Shalatlah dengan memakai sarung dan baju, memakai sarung dan kemeja, sarong dan mantel, celana dan baju, celana dan kemeja, celana dan mantel dan celana agak pendek dan kemeja. "214. Dari Abu Sa'id Al Khudri, katanya:" Rasulullah saw . melarang berselimut dengan selimutsempit dan duduk mencangkung dengan sehelai kain tetapi kemaluannya terlihat jelas. 215. Dari Abu Hurairah, "Nabi saw. Melarang jual beli dengan dua cara, yaitu dengan menyentuh dan melempar dan Nabi saw. Melarang berselimut sempit, dan duduk mencangkung dengan memakai sehelai kain saja (tanpa celanadalam sehingga kemaluannya terlihat). "

216. Abu Hurairah menceritakan, Pada hari Nahar (10 Dzulhijjah) di musim haji itu (tahun ke-9 Hijriyah), aku disuruh Abu Bakar mengumumkan suatu pengumuman. Pengumuman itu aku sampaikan di Mina: "Orang-orang musyrik tidak dapat lagi haji sesudah tahun ini, dan tidak bisa tawaf di Baitullah (Ka'bah)dalam keadaan telanjang. "Kata Hamid bin Abdurrahman," Pengumuman itu kemudian disusul oleh Rasulullah saw. dengan menyuruh Ali bin Thalib mengumumkan surat Baraah.Kata Abu Hurairah, "Maka Ali bersama-sama dengan kami mengumumkan di hari Nahar pada orang-orang yang berada di Mina. Orang-orang musyriktidak dapat lagi haji sesudah tahun ini, dan tidak bisa tawaf bertelanjang di Baitullah. "217. Dari Muhammad bin Al Munkadir, katanya:" Saya datang ke rumah Jabir bin Abdullah dan kudapati dia sedang shalat dengan memakai sehelai kain yang diperselimutnya; sedangkan mantel terletak begitu saja tidakdipakainya. Setelah dia selesai shalat kami bertanya kepadanya, "Hai Abu Abdullah! Kami lihat engkau shalat, sedang mantelmu tidak kamu pakai." Jawab Jabir, "Ya, benar! Saya suka memperlihatkan shalat seperti itu kepada orang-orang bodoh seperti kamu ini. Saya melihat Rasulullah saw. Shalat seperti itu."

218. Berita dari Anas (bin Malik) mengatakan: "Ketika Rasulullah saw. Memerangi negeri Khaibar, kami shalat subuh di dekat sana ketika hari masih gelap. Kemudian Nabi dan Abu Thalhah menaiki untanya masing-masing, sedangkan aku membonceng di belakang Abu Thalhah. Nabiyallah saw. berjalan melalui jalansempit menuju Khaibar, lalu lutut ku bersentuhan dengan paha Nabi saw. Dia menyingsingkan kain sarungnya dari pahanya sehingga terlihat olehku putih paha Nabi. Setelah masuk negeri Khaibar, Nabi mengucapkan, 'Allahu Akbar, rubuh Khaibar! Sesungguhnya, ketika kami datang pada halaman suatu kaum,maka sangat buruklah pagi-pagi itu orang-orang yang diberi peringatan. ' Kata-kata itu beliau ucapkan tiga kali. Kata Anas, "Maka keluarlah penduduk negeri itu ke tempat mereka bekerja. Mereka berkata," Muhammad dan tentaranya datang! "Kami dapat menaklukkan Khaibar dengan kekerasan. Pembajakan dan tawananlalu dikumpulkan. Tiba-tiba Dihyah datang kepada Nabi saw. dan berkata, "Ya, Nabiyallah! Berilah aku seorang jariyah (sahaya perempuan) dari tawanan itu." Jawab Nabi. "Pergilah! Ambillah seorang jariyah!" Lalu Dihyah mengambil Shafiyah binti Huyai. Kemudian, seorang laki-laki datang kepada Nabi saw.mengatakan, "Ya, Nabiyallah! Mengapa wanita itu yang Tuan berikan kepada Dihyah? Bukankah Shafiyah binti Huyai seorang wanita bangsawan suku Quraizhah dan suku Nadhir? Tidak ada yang pantas memilikinya melainkan hanya Tuan sendiri." Kata "Nabi," Panggil Dihyah dan suruh bawa wanita itu ke sini! "Dihyahdatang membawa wanita itu. Setelah diperhatikan oleh Nabi saw., Beliau berkata kepada Dihyah, "Ambil olehmu jariyah yang lain di antara para tawanan itu!" Shafiyah binti Huyai dimerdekakan oleh Nabi saw. dan kemudian menikah dengannya. Tsabit (yang menerima hadis ini dari Anas) bertanya kepada Anas, "Hai,Abu Hamzah (Anas)! Apakah mas kawinnya? "Jawab Anas," Diri wanita itu sendiri; dia dimerdekakan oleh Nabi saw. lalu menikah dengannya. "Di tengah perjalanan - waktu kembali ke Madinah - Ummu Sulaim (ibu Anas) mempersiapkan Shafiyah untuk pernikahannya dengan Nabi. Tengah malam dia mengantarkan Shafiyahkepada Nabi saw. maka jadi pengantinlah Nabi ketika itu. Kata Nabi saw. kepada sahabat-sahabatnya, "Barangsiapa memiliki makanan, bawalah kemari!" Lalu disajikan Nabi tikar kulit. Di antara sahabat-sahabat ada yang membawa korma, ada yang membawa minyak samin, tepung dan sebagainya. Semuanya dicampurjadi satu, dan itulah jamuan pesta pernikahan Rasulullah saw. (Dengan Shafiyah binti Huyai).

219. Dari 'Aisyah, katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. Shalat subuh. Beberapa orang wanita mu'minah turut shalat, berjamaah dengan Nabi saw. Mereka shalat berselimut kain. Setelah selesai shalat mereka kembali ke rumahnya masing-masing dan tidak seorang pun yang mengenal mereka.220. Berita dari 'Aisyah,katanya: "Nabi saw. pernah shalat memakai baju bergambar-gambar. Suatu kali Nabi saw. terlihat pada gambar di baju itu. Setelah selesai shalat, Nabi saw. berkata," Bawalah baju ku ini kepada Abu Jahm dan bawa kemari tukaran dari Abu Jahm . Baju ini melalaikan ku sebentar ini dari solat ku. "; 221. DariAnas, katanya: "'Aisyah memiliki sebuah tabir penutup bagian rumahnya. Kata Nabi saw. Kepada' Aisyah, 'Bukalah tabir ini, karena gambar-gambarnya selalu tergambar bagi ku dalam solat ku."

222. Dari 'Uqbah bin' Amir, katanya: "Nabi saw. Pernah diberi orang sehelai baju sutra, lalu dipakainya. Kemudian Nabi saw. Shalat dengan memakai baju itu. Setelah selesai shalat, Nabi saw. Membukanya dengan kasar, menunjukkan Nabi saw. tak suka memakainya. Dan Nabi saw. bersabda, "Ini tak pantas bagiorang-orang yang taqwa. "223. Dari Abu Juhaifah, katanya:" Saya melihat Rasulullah saw. dalam tenda merah dari kulit. Dan melihat Bilal mengambil air sisa wudhu Rasulullah saw., Dan melihat orang banyak berebut mengambil air sisa wudhu itu. Siapa yang memperoleh air itu agak sedikit disapukannya kebadannya dan siapa yang tidak mendapatkan sedikit juapun, diambilnya dari basah tangan temannya. Kemudian saya lihat Bilal mengambil sebuah tongkat lalu menancapkannya di tanah. Dan Nabi saw. datang berpakaian merah sambil menyingsingkan lengan bajunya. Nabi saw. shalat berjamaah dua rakaat. Saya lihatorang dan ternak lalu di sebelah tongkat itu. "224. Abu Hazim menceritakan kepada kami, katanya: Mereka bertanya kepada Sahl bin Sa'ad," Dari kayu apa terbuat mimbar Rasulullah? "Jawab Sahl," Tidak ada lagi orang yang lebih tahu dari saya tentang mimbar itu. Ini dibuat dari kayu Gabah, dibikinoleh si Fulan (Maimun) maula (sahaya yang telah dimerdekakan) dan si Fulanah (seorang wanita di Madinah). Ketika mimbar itu selesai dibuat dan telah ditempatkan di tempatnya, Rasulullah berdiri di atasnya, menghadap kiblat dan mengucapkan takbir (mulai shalat) dan orang-orang (yang hadir ketika itu) berdiridi belakang Nabi. Sesudah itu beliau membaca (Fatihah), kemudian rukuk dan rukuk pula orang- orang yang di belakang beliau. Kemudian, Nabi mengangkat kepalanya dan mundur, lalu sujud ke tanah. Sesudah sujud ia kembali ke mimbar, lalu membaca dan setelah itu rukuk. Setelah rukuk diangkatnya kepalanya,kemudian mundur, lalu sujud ke tanah. Begitulah (yang saya saksikan) perbuatan Nabi saw.225. Riwayat dari Anas bin Malik: "Pada suatu ketika Rasulullah saw. Jatuh dari kuda sehingga luka betis dan bahunya. Dia berjanji tidak akan pulang ke istrinya selama sebulan. Dia tinggal di kamarloteng yang diberi tangga dengan batang korma. Maka berdatanganlah para sahabat mengunjungi beliau. Nabi shalat bersama-sama dengan mereka sambil duduk, sedangkan mereka shalat berdiri. Setelah Nabi memberi salam, beliau bersabda, "Imam itu diadakan untuk diikut. Ketika dia takbir, bertakbirlah kamu. Danketika dia rukuk, rukuk pulalah kamu. Bila dia sujud, sujudlah kamu. Dan ketika dia shalat dengan berdiri, shalat pulalah kamu dengan berdiri. "Setelah hari yang kedua puluh sembilan, Nabi saw. Turun dari kamar loteng itu. Lalu para sahabat berkata: Ya, Rasulullah! Bukanlah Anda berjanji tidak akanpulang selama sebulan? "Jawab Nabi," Bulan ini hanya dua puluh sembilan hari. "226. Riwayat dari Maimunah, katanya:" Pada suatu ketika Rasulullah shalat dan aku duduk di samping beliau, padahal aku sedang haid; kadang-kadang pakaian beliau menyentuh ku ketika ia sujud. "Maimunah menambahkan," Nabisaw. shalat di atas kain (sajadah). "227 Riwayat dari Anas bin Malik," Bahwa neneknya, Mulaikah, mengundang Rasulullah saw. makan hidangan yang sengaja dibuatnya untuk beliau. Sesudah makan, Rasulullah saw. bersabda, "Aku ingin shalat bersama-sama dengan Anda." Kata Anas, "Lalu aku berdiri ke sebuah tikaryang sudah hitam milik kami yang sudah lama dipakai. Tikar itu kupercik air. Setelah itu maka berdirilah Rasulullah saw. dan saya dengan seorang anak yatim (Jumairah) berbaris di belakang Rasulullah saw. dan wanita berdiri di belakang kami. Rasulullah saw. shalat bersama kami dua raka'at dan sesudahitu dia pergi. "228. Dari 'Aisyah, istri Nabi saw. katanya:" Saya tidur di hadapan Rasulullah saw, sedangkan kedua kaki ku di tempat kiblatnya. Ketika dia sujud dicubitnya aku, lalu kutarik kaki ku. Dan ketika dia berdiri kulunjurkan kaki ku kembali. "Berkata 'Aisyah menambahkan," Ketika itu takada lampu dalam rumah. "

229. Riwayat dari 'Urwah: "Pada suatu ketika Nabi saw. Shalat, sedangkan' Aisyah tidur melintang antara Nabi dan kiblat di tempat tidur mereka berdua." 230. Dari Anas bin Malik, katanya: "Kami shalat berjamaah dengan Nabi saw." Seseorang di antara kami meletakkan ujung kain yang dipakainya di tempatsujud, karena sangat panasnya tempat sujud. "231. Dari Abu Muslamah Sa'id bin Yazid Azdiy, katanya:" Saya bertanya kepada Anas bin Malik, "Apakah Nabi saw. shalat di atas kedua terompahnya?" Jawab Anas, "Ada!" 232. Dari Hammam bin Haris, katanya: "Saya melihat Jarir bin Abdullah buang air kecil, kemudiandia berwudhu, menyapu kedua sepatunya, lalu dia berdiri dan shalat. "Maka ditanyakan orang kepadanya tentang perbuatannya itu. Jawabnya," Saya melihat Nabi saw. melakukan seperti itu. "233. Dari Mughirah bin Syu'bah, katanya: Saya pernah menolong Nabi saw. menuangkan air untuk beliau wudhu. Dia menyapusepatu dan shalat dengan memakai sepatu itu. "234. Cerita dari Huzaifah, bahwa dia pernah melihat seseorang shalat tanpa menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Setelah orang itu selesai shalat, Huzaifah menegurnya," Anda bukan shalat! "Perawi hadis ini menambahkan, saya kira Huzaifah bahkan berkata, "SeandainyaAnda meninggal, tentunya Anda meninggal tidak di atas sunnah Muhammad saw. "235. Dari Abdullah bin Malik bin Buhainah," Ketika Nabi saw. shalat, beliau merenggangkan kedua tangannya dari tubuhnya (ketika sujud) sehingga terlihat

putih ketiaknya. "

236. Dari Anas bin Malik, katanya: Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa shalat seperti kita, menghadap ke kiblat seperti kita, dan memakan binatang sembelihan kita, maka dia adalah orang muslim yang berada di bawah perlindungan Allah dan Rasul-Nya. Karena itu janganlah Anda mengkhianati Allah perihalperlindungannya itu. "237. Dari Umar bin Dinar, katanya:" Kami bertanya kepada Ibnu Umar perihal seorang laki-laki yang tawaf umrah padahal dia belum sa'i antara Safa dan Marwa, dapatkah dia mencampuri istrinya? "Jawabnya," Nabi saw. datang, lalu tawaf tujuh kali, kemudian beliau shalat di belakang Maqamdua rakaat dan sesudah itu beliau sa'i antara shafa dan marwa. Sesungguhnya Rasulullah itu adalah ikutan yang paling baik untukmu. "238. Dari Saif (bin Sulaiman) ra, katanya: Saya mendengar Mujahid mengatakan, Seseorang datang kepada Ibnu Umar dan berkata," Rasulullah saw. masuk ke dalam Ka'bah. "KataIbnu Umar, "Aku pergi pula ke Ka'bah, tetapi kudapati Rasulullah telah keluar. Tapi aku menemukan Bilal sedang berdiri di sana antara dua pintu." Saya bertanya kepada Bilal, "Apakah Anda melihat Nabi saw. Shalat di dalam Ka'bah?" Jawab Bilal, "Ada! Dia shalat dua rakaat di antara dua tiang yangsebelah kiri kalau Anda masuk. Sesudah itu ia keluar, lalu shalat dua rakaat di muka Ka'bah. "

239. Dari 'Atha' ra, katanya: Saya mendengar Ibnu Abbas berkata, "Ketika Nabi saw. Masuk Ka'bah, beliau mendoa di setiap sudut, dan ia tidak melakukan shalat sehinga akhirnya ia keluar dari dalam. Sampai di luar, dia solat dua raka'at menghadap ke Ka'bah, lalu beliau bersabda, "Inilah kiblat." 240.Dari Barrak bin 'Azib ra, katanya: "Rasulullah saw. Shalat menghadap ke Baitil Maqdis, enam atau tujuh belas bulan lamanya. Sedang ia ingin shalat menghadap ke Ka'bah. Maka turunlah ayat: Sesungguhnya Kami tahu engkau menghadapkan mukamu ke langit berulang- ulang, maka setelah itu Nabi saw. shalatmenghadap ke Ka'bah. Tetapi orang-orang bodoh, antara lain orang-orang Yahudi, berkata, "Apakah sebabnya mereka berpaling dari kiblat mereka kembali?" Katakan hai Muhammad! "Kepunyaan Allah Timur dan Barat. Ditunjuki-Nya ke jalan yang lurus siapa-siapa yang dikehendaki-Nya." Seseorang laki-lakishalat bersama Nabi saw: waktu terjadinya perubahan kiblat itu. Setelah selesai shalat dia pergi. Dia melewati sekelompok orang Anshar sedang shalat 'Ashar, masih menghadap ke Baitil Maqdis. Lalu dikatakannya bahwa tadi dia shalat bersama Nabi saw. menghadap ke Ka'bah. karena itu mereka merubah arah kiblatmereka dan menghadap ke Ka'bah. 241. Dari Jabir, ra, katanya: "Rasulullah saw. Pernah shalat di atas kendaraannya dengan menghadap ke mana saja kendaraan itu menghadap. Dan ketika dia hendak melakukan shalat fardhu, maka beliau turun dan menghadap ke Kiblat." 242. Abdullah bin Mas'ud r.a. mengatakan,"Nabi saw. Shalat. Kata Ibrahim, yang meriwayatkan hadis ini. Saya tidak tahu, entah shalat Nabi lebih atau kurang dari semestinya. Ketika Nabi telah selesai shalat, seseorang bertanya kepada beliau," Ya, Rasulullah! Apakah ada suatu perubahan dalam shalat? "Jawab Nabi saw.," Ada apa gerangan? "Kata parasahabat, "Anda shalat sebegitu banyaknya." Lalu Nabi bersimpuh menghadap ke kiblat, dan beliau sujud dua kali, sesudah itu memberi salam. Setelah Nabi bertatap muka dengan kami, beliau bersabda: "Sesunguhnya, kalau terjadi suatu perubahan dalam solat ku, niscaya aku beri kabar kepada Anda sekalian.Aku ini manusia seperti Anda juga. Aku bisa lupa sebagaimana Anda juga pernah lupa. Sebab itu, kalau aku lupa maka ingatkanlah kepada ku. Apabila seseorang kamu ragu tentang jumlah rakaat shalatnya, ambillah yang sedikit dan cukupkanlah bilangannya. Kemudian memberi salam dan sesudah itu sujud duakali. "

243. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Ketika orang-orang di Quba sedang solat subuh, tiba-tiba datang seorang mengatakan," Sesungguhnya tadi malam Al-Qur'an turun kepada Rasulullah saw. Beliau diperintahkan shalat menghadap ke Ka'bah. Maka menghadap pulalah Anda semua ke Ka'bah. Lalu mereka yangketika itu sedang shalat dengan menghadap ke Syam, merubah arah mereka dengan menghadap ke Ka'bah. "244. Diceritakan oleh Anas bin Malik ra, bahwa pada suatu ketika Nabi saw. melihat dahak di dinding sebelah kiblat. Nabi saw. tidak senang melihatnya sehingga terlihat pada air muka Nabi. Lalu beliauberdiri dan membuang sendiri dahak itu dengan tangannya, sambil bersabda: "Apabila seseorang kamu sedang sholat, sesungguhnya dia sedang berbicara dengan Tuhannya, atau Tuhannya berada antara dia dengan kiblat. Sebab itu janganlah kamu meludah ke arah kiblat, tapi ke kiri atau ke bawah situs kakinya. "Kemudian Nabi saw. mengambil ujung cedarnya, lalu ia meludah di situ, kemudian dilipat-lipatnya seraya bersabda, "Atau perbuatlah begini." 245. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Apabila seseorang kamu berdiri hendak shalat, maka janganlah dia meludah ke depannya karena sesungguhnyadia sedang melakukan munajat kepada Allah swt. selama shalat, dan jangan pula ke kanan karena di kanan ada malaikat; tetapi meludahlah ke kiri atau ke bawah telapak kaki sehingga ludah itu dapat dipendam. "246. Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Apakah Anda lihat muka ku menghadapke kiblat? Demi Allah, bukan tidak tampak bagi ku khusyuk dan rukuk Anda. Sesungguhnya aku dapat melihat Anda meskipun Anda berada di belakangku. "

247. Dan Abdullah bin Umar ra, katanya: "Rasulullah saw. Pernah mengadakan pacuan kuda yang telah dilatih antara Hafya 'dan Tsaniyatul Wada'. Kuda yang diperlumbakan adalah kuda-kuda yang dilatih dan tidak dilatih, dan pelatihan diadakan perlombaan antara Tsaniyah ke Masjid Banu Zuraiq. Dan Abdullah.bin Umar termasuk orang yang ikut dalam pacuan kuda yang tidak dilatih itu. "248. Dari Anas ra, katanya:" Dibawa orang ke hadapan Rasulullah saw. sejumlah harta dari Bahrain. Maka Nabi memerintahkan, "Tempatkan harta itu di masjid." Properti itu adalah yang paling banyak yang pernah dibawa orang ke depanRasulullah saw. Kemudian Nabi saw. datang ke Masjid hendak shalat, namun beliau tidak menoleh sedikit juga kepada harta yang bertumpuk itu. Setelah selesai shalat, lalu Nabi duduk dekat properti itu. Siapa saja yang terlihat oleh Nabi ketika itu, maka diberinya harta itu. Ketika itu Abbas r.a. datang danberkata, "Ya, Rasulullah! Berilah aku, karena aku telah menebus diri ku dan si Akil." Jawab Rasulullah, "Ambillah!" Lalu Abbas mengisi kainnya sampai penuh, kemudian mengangkatnya, tetapi ia tak kuat mengangkat. Kata Abbas, "Ya, Rasulullah! Tolonglah suruh orang mengangkatkan untukku." Jawab Nabi,"Tidak!" Kata Abbas, "Atau Anda sendiri tolong mengangkatkannya kepada ku." Jawab Nabi, "Tidak!" Maka dikuranginya sebagian harta itu, kemudian diangkatnya tetapi masih belum bisa dia mengangkatnya. Kata Abbas, "Ya, Rasulullah! Tolonglah suruh orang mengangkatkannya kepada ku." Jawab Nabi saw., "Tidak!"Kata Abbas, "Atau Anda sendiri tolong mengangkatkannya kepada ku." Jawab Nabi saw., "Tidak!" Maka dikuranginya pula sebagian lagi, sesudah itu diangkat oleh Abbas dan diletakkannya sendiri di bahunya kemudian pergi. Rasulullah mengikuti Abbas dengan .penglihatannya sampai ia hilang dari penglihatankami. Rasulullah heran melihat keserakahan Abbas. Ketika ia berdiri, harta yang tinggal hanya satu dirham saja lagi. "

249. Dari Anas ra, katanya: "Aku menemukan Rasulullah saw. Dalam masjid bersama-sama dengan sejumlah orang. Aku langsung mendekati dia." Kata beliau kepada ku, "Apakah Anda suruhan Abu Thalhah?" Jawab ku, "Benar, ya, Rasulullah!" Tanya Nabi pula, "Untuk makan?" "Ya," jawabku. Maka kata Nabi kepadaorang-orang yang bersama beliau, "Berdirilah!" Lalu Nabi berjalan, dan aku sendiri berjalan di muka. "

250. Mahmud bin Rabi 'Al Anshari r.a. menceritakan, "Bahwa 'Itban bin Malik adalah salah seorang sahabat Rasulullah saw. dari golongan Anshar yang ikut berperang dalam perang Badar. Dia datang kepada Rasulullah saw. dan berkata," Ya, Rasulullah! Penglihatanku sudah lemah. Sedangkan aku shalat menjadiimam bagi kaum ku. Bila hari hujan, maka air mengalir di lembah yang terbentang antara rumahku dan mereka, sehingga aku tak dapat datang ke mesjid untuk shalat bersama-sama dengan mereka. Aku ingin, ya, Rasulullah, sehingga Anda datang ke rumahku, kemudian Anda shalat di sana dan jadikanlah rumahku itujadi mushalla. Jawab Rasulullah, "Insya Allah. Aku akan datang."

Kata 'Itban, "Pada suatu pagi Rasulullah datang bersama-sama dengan Abu Bakar. Ketika itu hari sudah agak siang. Rasulullah minta izin hendak masuk ke rumahku, dan aku menyilakan dia masuk. Ketika beliau telah berada di rumahku ia tidak duduk. Dia bertanya , "Di sebelah mana engkau suka akusolat di rumah mu ini? "Kata 'Itban," Aku hanya menunjuk ke suatu sudut dalam rumahku. "Maka berdirilah Rasulullah saw. di tempat itu, lalu beliau takbir. Kami pun berdiri dan membuat shaf di belakang beliau. Beliau shalat dua raka' at kemudian memberi salam. Setelah itu kami minta dia tinggal sebentaruntuk menikmati makanan yang telah kami sediakan untuk beliau. Maka berdatanganlah para tetangga berkumpul ke rumah itu. Di antara mereka ada yang bertanya, "Mana Malik ibnu Dukhaisyin atau Ibnu Dukhsyun?" Kata yang lain, "Si munafik itu? Dia tidak mencintai Allah dan Rasul-Nya." Sabda Rasulullah, "Janganlahberkata begitu! Bukankah Anda tahu, bahwa dia telah mengucapkan La illaha Illallah, karena menginginkan keridhaan Allah? "Jawab orang itu," Allah dan RasulNya lah yang lebih tahu. "Dan katanya pula," Kami telah menyaksikan bagaimana pandangan dan kejujuran Nabi menghadapi orang - orang munafik . "BersabdaRasulullah saw. : "Sesungguhnya Allah mengharamkan masuk neraka orang-orang yang mengucapkan" La Illaahaillallah "dengan niat semata-mata karena ingin keredaan Allah."

251. Dan 'Aisyah ra, katanya: "Nabi saw. Selama ada kemungkinan, lebih suka mendahulukan yang kanan dalam segala urusannya, seperti dalam bersuci, menyisir rambut, dan memakai terompah." 252. Dan 'Aisyah ra, katanya: "Sesungguhnya Ummu Habibah dan Ummu Salamah ada menyebutkan kepada Nabi gerejayang dilihatnya di negeri Habasyah, bahwa di dalam gereja itu ada sejumlah patung. Kata Nabi saw., "Sesungguhnya orang-orang itu, jika yang meninggal di antara mereka orang saleh, mereka membuatnya mesjid di atas kuburannya dan mereka buatkan patungnya. Mereka itulah sejahat-jahat makhluk di sisiAllah pada hari kiamat. "253. Dari Anas ra, katanya:" Nabi saw. datang ke Madinah dan berhenti di tempat yang tinggi di kota, yaitu pada suatu kaum yang disebut Bani Amr bin 'Auf. Nabi menetap di situ selama empat belas malam. Kemudian Nabi saw. menyuruh seseorang memberi kabar kepada Bani Najjardan mereka datang dengan membawa pedang. Seolah-olah tampak olehku Nabi sedang di atas kendaraannya dan Abu Bakar di belakangnya, sedang Bani Najjar mengelilinginya sehingga ia berhenti di halaman Abi Ayyub. Nabi saw. lebih suka shalat di mana saja atau kapan saja waktu shalat telah tiba. Dan Nabisaw. pernah shalat di kandang kambing. Kemudian beliau memerintahkan membuat masjid dan mengirim utusan kepada Bani Najjar. Kata Nabi saw. kepada mereka. "Hai, Bani Najjar! Katakanlah kepada ku berapa harga kebunmu ini?" Jawab mereka, "Demi Allah, kami tidak meminta harganya melainkan hanya kepada Allah."Kata Anas, "Di dalam kebun itu sebagaimana pernah aku katakan kepada mu ada kuburan orang-orang musyrik, ada pula reruntuhan rumah dan batang korma. Maka Nabi saw. Memerintahkan supaya membongkar kuburan-kuburan itu meratakan reruntuhan rumah-rumah dan memotong batang korma. " Lalu mereka susun batangkorma itu ke arah kiblat mesjid dan batu disusun di kiri kanan mesjid. Mereka bekerja mengangkut batu, sambil melagukan sya'ir, sedang Nabi saw bersama mereka mengucapkan: "Tidak ada kebaikan selain kebaikan akhirat. Maka ampunilah kiranya kaum Anshar dan Muhajirin."

254. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: "Aku datang kepada Nabi saw. Ketika itu ia sedang di masjid. Kata Nabi;" shalatlah dua raka'at! "Nabi ada berutang kepada ku, lalu dibayarnya dan beliau menambahkan biaya untukku."

255. Dari Abu Qatadah As Salami, ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu masuk mesjid, harus sholat dua raka'at sebelum duduk." 256. Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Malaikat mendoa untuk seseorang kamu selama ia masih berada di dalam mushalla di manaia melakukan shalat, dan selama itu belum berhadats. Kata Malaikat: "Ya, Allah! Ampunilah dia dan turunkanlah rahmat-Mu kepadanya." 257. Abdullah (bin Umar) r.a. menceritakan, bahwa mesjid di masa Rasulullah saw. terbuat dari batu bata, atapnya dari pelepah kurma dan tiangnya dari pohon korma. Abu Bakartidak merubahnya sedikit jua pun. Kemudian Umar memperlebar dan mendirikannya seperti bangunan mesjid di masa Rasulullah, dari batu bata dan pelepah korma dan mengganti tiangnya dengan kayu. Setelah itu Usman merubah dan mengadakan banyak tambahan; dindingnya terbuat dari batu berukir dan kapur, tiangnyadari batu berukir dan atapnya dari kayu saj. "258. Dari Abdullah bin Abbas ra, katanya:" Pada suatu hari terjadi gerhana matahari. Maka Nabi saw. melakukan shalat. Kemudian beliau bersabda, "Diperlihatkan Allah kepada ku neraka, dan belum pernah aku melihat suatu pemandangan yang lebih mengerikandari pemandangan ketika itu. "

259. Dari lbnu Umar ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Kerjakanlah sebagian shalat Anda di rumah Anda, dan janganlah Anda jadikan rumah dan menjadi kuburan." 260. Dari Abdullah bin Umar ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah Anda masuk ke tempat orang-orang tersiksa, melainkan dengan menangis.Jika Anda tidak menangis, maka janganlah masuk ke tempat mereka sehingga Anda tidak ditimpa apa yang telah menimpa mereka. "261. Dari Jabir bin Abdullah ra katanya, Rasulullah saw pernah bersabda:" Aku diberi Allah swt. lima hal yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorang pun dari Nabi-nabi sebelumku: 1.Aku dimenangkan Allah swt. dengan menggentarkan hati musuh-musuhku sejauh sebulan perjalanan (sebelum aku berhadapan dengannya). 2. Bumi dijadikan bagi ku sebagai tempat shalat (masjid) dan sebagai alat untuk bersuci (yaitu tayammum); karena itu di mana saja umat ku mendapatkan waktu shalat maka harusia shalat ketika itu juga. 3. Dihalalkan bagi ku harta rampasan perang. 4. Nabi-nabi sebelumku diutus khusus untuk kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk manusia seluruhnya, dan 5. Diberikan Allah kepada ku Syafa'at (pertolongan dan perlindungan). "

262, Dari 'Aisyah r.a. katanya: "Ada seorang anak perempuan hitam, budak kepunyaan seorang Arab yang kemudian dimerdekakannya, namun begitu masih tinggal bersama-sama dengan mereka. sahaya itu bercerita," Pada suatu hari anak gadis mereka keluar rumah dengan memakai selendang kulit berwarnamerah. Kemudian selendangnya itu diletakkannya atau mungkin jatuh. Kebetulan seekor burung elang lewat, lalu menyambar syal itu karena disangkanya daging. Kemudian mereka menemukan selendang tadi, tetapi tidak menemukannya. Lalu mereka menuduh anak perempuan hitam itu mengambilnya, dan mereka memeriksanyadengan teliti, sehingga kemaluannya pun diperiksa juga. Kata sahaya 'itu, Demi Allah, ketika saya berdiri bersama mereka, tiba-tiba burung elang itu lewat dan menjatuhkan selendang itu kembali tepat di antara mereka. Kataku, 'Inilah yang Anda semua tuduhkan kepada ku, sedangkan aku tidak bersalahapa-apa. Inilah dia! Inilah dia! Kemudian sahaya itu datang kepada Rasulullah saw. lalu dia masuk Islam. Kata 'Aisyah, "Semenjak itu ia memperoleh sebuah tempat tinggal di masjid; sering datang serta berbicara dengan ku. Setiap kali ia duduk di dekatku ia selalu berujar:" Dan hari selendang ituadalah suatu keajaiban dari Tuhan kita. "Ingatlah! Peristiwa itu telah melepaskan aku dari belenggu kekafiran." Kata 'Aisyah pula, "Aku bertanya: Apakah sebabnya gerangan, setiap kali soda duduk di dekatku, Anda selalu berujar begitu? Maka diceritakannya kepada ku cerita Selendang Merah itu."

263, Dari Sahal bin Sa'ad ra, katanya: "Pada suatu hari Rasulullah saw. Datang ke rumah Fathimah (putri beliau) tetapi ia tidak melihat Ali di rumah. Nabi saw. Bertanya kepada Fathimah," Di mana Ali? "Jawab Fathimah , "Antara saya dan dia ada suatu perselisihan, lantas dia marah kepada ku, Laludia pergi dan tidak tidur siang di rumahku. "Rasulullah menyuruh seseorang," Carilah dia! Di mana dia! "Orang itu kemudian datang melaporkan," Ya, Rasulullah! Dia tidur di masjid. ". Maka datanglah Rasulullah saw. Ke masjid. Didapatinya Ali sedang tidur, cedarnya jatuh dari rusuknya, sehingga kena tanahlalu dibersihkan oleh Rasulullah sambil berkata, "Bangunlah hai orang bertanah! Bangunlah! Hai, orang bertanah!"

264, Ka'ab bin Malik r.a. berkata: "Ketika Rasulullah saw. baru kembali dari suatu perjalanan, lebih dahulu ia datang ke masjid dan shalat di sana. 265, Dari Ikrimah ra, katanya:" Ibnu Abbas berkata kepada ku dan kepada anaknya, Ali, 'Pergilah kamu berdua kepada Abu Sa'id, dan dengarkanlah ceritanya. 'Lalu kami berdua pergi kepadanya dan kami dapati dia sedang dalam kebun membersihkan kebun itu. Setelah melihat kami, maka diambilnya cedarnya lalu ia duduk berpangku lutut. Dia mulai bercerita kepada kami, hingga sampai ke cerita membuat sebuah mesjid. Katanya, kami membawa batu satu demi satu,sedangkan 'Ammar membawa dua-dua buah. Ini terlihat oleh Nabi saw. lalu dibuangkannya tanah yang melekat pada Ammar, sambil beliau berkata: Kasihan 'Ammar! Dia dibunuh oleh orang-orang jahat. Namun Ammar memanggil mereka ke surga, tetapi mereka memanggil Ammar ke neraka. Kata Ammar, "Aku berlindungdengan Allah dari segala bencana. "

266, Ubaidillah AI Khaulani r.a. mendengar ucapan Usman bin Affan tentang ucapan orang terhadapnya ketika membangun masjid Rasulullah saw., katanya, "Sesungguhnya Anda banyak mengatakan yang bukan-bukan. Sedangkan aku mendengar Nabi saw. bersabda :," Siapa yang membangun masjid (kata Bukair, aku kiradia juga menyebut ku, karena mengharap wajah Allah), niscaya Allah akan membuat pula baginya di surga, bangunan seperti itu. "267. Dari Abdullah ra dari Nabi saw., sabdanya:" Barangsiapa masuk ke masjid atau ke pasar-pasar kita dengan membawa anak panah, harus dipegangnya panah itu supaya tidakmelukai orang muslim dengan perbuatannya itu. "268, Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf ra menceritakan, bahwa dia mendengar Hassan bin Tsabit Al Anshari meminta keterangan kepada Abu Hurairah, katanya:" Saya mohon kepada Anda karena Allah, apakah Anda mendengar Nabi saw. mengatakan: Hai Hassan! Jawabkanlahuntuk Rasulullah, Ya, Allah! Tolonglah Hassan dengan semangat yang suci "

Jawab Abu Hurairah, "Ya, benar! Saya ada mendengar!"

269, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Seorang sahaya perempuan bernama Barirah datang kepada ku memohon supaya ia dimerdekakan." Kata' Aisyah: "Jika engkau mau, akan kuserahkan engkau kepada keluargamu yang masih ada berhubungan keluarga dengan saya." Kata keluarga Barirah kepada Aisyah, "Kalau Anda mau,baiklah Anda merdekakan saja dia dan setelah itu hubungan keluarga jatuh kepada kami. "Setelah Rasulullah saw. datang, ku ceritakan perihal Barirah itu kepada beliau. Sabda Nabi saw.," Beli dan Merdekakanlah dia; sesungguhnya hubungan keluarga itu kepada orang yang memerdekakannya. "Kemudian Rasulullahsaw. berdiri di mimbar. (Dan Sufyan berkata pada suatu kali, Maka naiklah Rasulullah saw. Ke mimbar). Beliau bersabda: "Apakah alasan orang-orang menentukan beberapa syarat yang tidak ada dalam Kitabullah? Meskipun mereka menentukan syarat seratus kali, tetapi tidak ada dalam Kitab Allah,maka syarat mereka itu tidak terjadi. "

270, Cerita dari Ka'ab ra, katanya: "Pada suatu ketika dia menagih piutangnya kepada Ibnu Abu Hadrad di masjid. Keduanya keras suaranya sampai terdengar oleh Rasulullah saw. Yang ketika itu sedang berada di rumahnya. Rasulullah saw. Keluar mendatangi keduanya sampai tabir kamar beliau jadi melongoterbuka saja. Dia memanggil, "Hai, Ka'ab!" Jawab Ka'ab, "Saya, ya Rasulullah!" Sabda Nabi saw., Kurangilah piutangmu itu sebegini! "(Nabi memberi isyarat seperdua). Jawab Ka'ab," Ya, saya kurangi ya, Rasulullah! "Kata Rasulullah kepada Ibnu Abu Hadrad," Nah! Berdirilah dan bayarlah utang Anda! "271, Berita dari Abu Hurairah s.a. menceritakan, bahwa seorang laki-laki atau mungkin seorang perempuan kulit hitam (perawi hadis ini ragu), bekerja sebagai penyapu masjid, meninggal dunia. Maka Rasulullah saw. menanyakan perihal dia. Orang-orang mengabarkan kepada Rasulullah, dia sudah meninggal. Rasulullahbersabda, "Mengapa aku tidak diberi tahu? Tunjukkanlah kepada ku kuburnya." Rasulullah saw. pergi ke kuburnya dan (pulang dari kuburan) beliau shalat ghaib untuknya.

272, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ketika turun ayat-ayat surat Al Baqarah tentang riba, Rasulullah saw. Pergi ke mesjid, maka ia bacakan semuanya kepada orang banyak, kemudian beliau haramkan perdagangan khamr (minuman keras)." 273, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. mengirim satukavaleri ke Nejd. Kemudian mereka datang kembali membawa seorang laki-laki dari Bani Hanifah, bernama Tsumamah bin Utsal. Orang itu mereka ikatkan pada sebuah pilar mesjid. Rasulullah mendatangi orang itu, kemudian beliau bersabda, "Lepaskan dia!" Setelah itu Tsumamah pergi ke sebatang pohon kormadekat mesjid, lalu ia mandi dan setelah itu ia kembali pula ke mesjid dan masuk Islam. Ia mengucapkan, 'Aku mengaku bahwa tidak ada tuhan yang patut disembah, melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah. "274, Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw. Katanya:" Tadi malam, Ifrit bangsaJin datang kepada ku akan mengganggu ku solat (atau ia mengucapkan kata-kata yang sama maksudnya). Tetapi Allah memungkinkan ku untuk mengatasinya. Aku bermaksud akan mengikatnya pada sebuah tiang mesjid, sehingga pagi-pagi Anda semua dapat melihatnya. Namun aku ingat doa saudara ku, Nabi Sulaiman,yang memohon, "Ya, Allah, Tuhan ku! Ampunilah aku, dan berikanlah kepada ku suatu pemerintah yang tidak akan pernah Engkau berikan kepada seorang jua pun sesudah ku." Kata Rauh, lalu jin itu diusir oleh Nabi. "

275, Dari Aisyah, r.a. katanya: "Dalam perang Khandaq, lengan Sa'ad (bin Mu'adz) luka. Maka Rasulullah saw. membuat sebuah tenda di mesjid untuk memudahkan beliau agar dapat melihatnya dari dekat. Di mesjid telah ada tenda lain dari Bani Ghaffar, dan mereka terkejut karena darah mengalir dari tendaSa'ad ke tenda Bani Ghaffar. Mereka berteriak, "Hai, penghuni tenda! Apa ini yang mengalir ke tenda kami dan tenda Anda?" Ketika itu, luka Sa'ad sangat banyak mengeluarkan darah, sehingga dia meninggal di tenda itu. "276, Dari Ummi Salamah ra, katanya:" Aku mengeluh kepada Rasulullah saw. bahwaaku sakit (karena itu aku tidak sanggup thawaf). Sabda beliau, "Thawaflah di belakang orang banyak dengan berkendaraan." Lalu aku thawaf, dan Rasulullah sedang shalat menghadap ke Baitullah, membaca "Ath Thur wa kitaabin musthur ..." 277, Diceritakan oleh Anas (bin Malik) ra, bahwa dua orang sahabatNabi saw. pada suatu malam yang gelap gulita; keduanya bersama sesuatu seperti dua lampu menerangi sekitar mereka. Setelah berpisah, masing-masing masih bersama satu masih memegang lampu hingga sampai ke rumahnya. "278, Dari Abi Sa'id Al Khudri ra, katanya:" Rasulullah saw. berkhotbah, sabdanya:Sesungguhnya Allah swt. menyuruh pilih kepada hamba-Nya antara dunia dan akhirat. Maka dipilihnya "akhirat". Lalu Abu Bakar r.a. menangis. Aku berkata pada diri ku sendiri, "Kenapa orang tua ini menangis, jika Allah swt. Menyuruh pilih kepada salah seorang hamba-Nya antara dunia dan akhirat, lalu dipilihakhirat. Padahal yang dimaksud dengan hamba Allah itu ialah Rasulullah saw. sendiri. Sedangkan Abu Bakar adalah orang yang lebih tahu di antara kami. Sabda Nabi saw., "Hai, Abu Bakar! Jangan menangis! Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada ku persahabatan dan hartanya, adalah Abu Bakar. Andai kataaku bisa memilih teman di antara umat ku, maka akan kupilih Abu Bakar. Tetapi persaudaraan dan kecintaan dalam Islam cukup memadai. Tidak satu pun pintu di dalam mesjid yang terbuka, melainkan semuanya tertutup, kecuali pintu Abu Bakar.

279, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Ketika Rasulullah saw. Sakit keras hendak meninggal dunia, ia keluar dengan kepala diikat dengan sehelai kain, lalu ia duduk di atas mimbar. Setelah memuji dan menyanjung Allah swt. Beliau bersabda," Tidak ada orang yang paling dekat kepada ku tentang diridan hartanya selain Abu Bakar bin Abu Quhafah. Jikalau bolehlah aku memilih teman di antara segala manusia, maka kupilih Abu Bakar. Tetapi persaudaraan sesama Islam lebih utama. Tutuplah semua pintu mesjid ini kecuali pintu Abu Bakar.

280, Dari Saib bin Yazid ra, katanya: "Aku sedang berdiri di mesjid, lalu seseorang melempar ku. Setelah ku lihat, ternyata itu Umar bin Khathab.

Katanya, "Jemput kedua orang itu dan bawa ke sini!"

Maka aku membawa kedua orang itu kepadanya.

Umar bertanya, "Siapa Anda kedua-nya?" atau katanya, "Dari mana Anda keduanya?"

Jawab mereka, "Kami penduduk Thaif."

Kata Umar, "Jika Anda berdua penduduk negeri ini niscaya ku pukul, karena Anda berdua mengeraskan suara di mesjid Rasulullah saw."

281, Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw. Ketika beliau sedang di atas mimbar," Bagaimana caranya shalat malam? "Nabi menjawab," sholat malam dua-dua rakaat, dan bila khawatir subuh datang, maka shalatlah satu rakaat, berarti Anda telah witir untuk setiap rakaat yangtelah Anda perbuat. Ibnu Umar mengatakan, "Buatlah shalatmu yang terakhir di waktu malam ganjil (witir) rakaatnya, karena Nabi saw. Menyuruh begitu."

282, Dari Abdullah bin Masalamah ra, bahwa dia melihat Rasulullah saw. tidur telentang di dalam mesjid, salah satu kaki beliau berada di atas yang lain. 283, 'Aisyah r.a., istri Nabi saw. berkata: "Semenjak aku tahu kedua orang tua ku telah memeluk Islam semenjak aku mulai akil-baligh. Tidak ada satuhari pun kami lewati, melainkan Rasulullah saw. datang mengunjungi kami di kedua tepi siang, maupun sore. Kemudian ayahku, Abu Bakar, teringat akan mendirikan sebuah mesjid, maka dibuatnya di halaman rumah kami. Ayahku shalat dan membaca Qur'an di mesjid itu. Maka para wanita musyrik, dan anak-anakmereka berdiri di sekitarnya; mereka tercengang melihat ayahku dan memperhatikannya. Abu Bakar, ayahku, orang laki-laki yang mudah menangis dan tidak dapat menguasai air matanya ketika beliau membaca Al Qur'an. Hal itu menyebabkan para bangsawan musyrikin Quraisy gempar karenanya.

284, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "shalat berjama'ah lebih banyak nilainya dua puluh lima kali dari shalat di rumah atau di pasar (tempat usaha) Sesungguhnya apabila kamu berwudhu dengan sempurna, kemudian dia datang ke mesjid dengan niat semata hendak shalat, maka setiap diamelangkah walau selangkah, Allah menaikkannya satu derajat, dan menghapus kesalahannya, sehingga ia masuk ke mesjid. Bila ia telah masuk mesjid, maka selama itu mengerjakan shalat, bahkan selama ia masih berada di tempat duduknya di mesjid itu, malaikat selalu mendoakan baginya selama ia belum berhadats,"Wahai Allah! Ampunilah dia dan kasihilah dia!"

285, Dari Abu Musa ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Sesungguhnya seorang mu'min terhadap seorang mu'min bagaikan sebuah rumah, yang satu mengokohkan yang lain." Ketika mengatakan itu, Rasulullah saw. mendekapkan jari-jarinya. 286, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw. shalat bersama kami, salahsatu dari dua shalat petang. (Kata Ibnu Sirin yang meriwayatkan hadis ini dari Abu Hurairah, Abu Hurairah ada menyebutkan nama shalat itu, tetapi Ibnu Sirin telah lupa). Maka Nabi saw. shalat bersama kami dua raka'at lalu memberi salam. Sesudah itu ia berdiri di sebuah kayu yang dilintangkan di mesjiddan bertelekan padanya. Dia tampak seperti orang sedang marah. Diletakkannya tangan kanannya di atas tangan kirinya dan dipersilangkannya jari-jari kedua tangannya, kemudian diletakkannya pipi kanan di punggung telapak tangan kiri. Orang-orang yang ingin cepat, telah keluar dari pintu mesjid sambilbertanya-tanya, "Apakahsolat diperpendek?" Di antara jama'ah waktu itu ada juga Abu Bakar dan Umar. Tapi keduanya tidak berani menanyakan hal itu kepada Nabi saw. Dr dalam jama'ah itu ada pula seorang sahabat yang panjang kedua belah tangannya sehingga dia dipanggilkan "Dzul Yadain". Orangini bertanya kepada Rasulullah, "Ya, Rasulullah! Apakah Anda lupa, ataukah memang shalat dipersingkat?" Jawab Nabi, "Saya tidak lupa dan shalat tidak pula dipersingkat." Lalu beliau bertanya (kepada jamaah), "Betulkah itu apa yang ditanyakan Dzul Yadain itu?" Jawab jamaah, "Betul." karena itu Nabi saw.berdiri kembali menyempurnakan raka'at yang tinggal, kemudian ia memberi salam. Sesudah itu beliau takbir dan sujud seperti sujudnya dalam shalat atau lebih. Kemudian beliau mengangkat kepala sambil takbir, sesudah itu sujud pula seperti sujud sholat atau lebih, kemudian ia mengangkat kepala sambiltakbir. "Kata perawi menambahkan, bisa jadi mereka bertanya," Apakah Nabi memberi salam sesudah itu "Katanya, Imran bin Husain mengabarkan," Sesudah itu, Nabi saw. memberi salam. "287, Berita dari Ibnu Umar ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. Ketika beliau keluar di hari raya, beliau memerintahkansehingga membawa tombak. Kemudian tombak itu diletakkan orang di hadapan beliau dan beliau shalat menghadapi lembing itu sedangkan orang banyak mengikuti beliau shalat di belakang. Rasulullah saw. melakukannya dalam perjalanan, karena itu ditiru pula oleh para raja. "288, Dari 'Aun bin Abu Juhaifah ra,katanya: "Aku mendengar ayahku mengatakan, bahwa Rasulullah saw. shalat bersama mereka di tanah lapang; shalat zhuhur dua rakaat dan shalat 'ashar dua rakaat, sedangkan di hadapan Nabi ditancapkan sebuah tongkat. Sementara itu seorang wanita dan seekor keledai lewat di depan beliau (di balik tongkat). "289,Berita dari Abdullah bin Umar r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersama-sama dengan Usamah bin Zaid, Bilal, dan Usman bin Thalhah Alhajjabi, masuk ke dalam Ka'bah, kemudian beliau menguncinya dan tinggal di dalam beberapa lamanya. Saya bertanya kepada Bilal ketika dia keluar, "Apakah yang diperbuatNabi saw. di dalam? "Jawabnya," Beliau shalat di mana sebuah tiang di kirinya dan sebuah lagi di kanannya dan tiga buah tiang di belakangnya. Sedangkan ketika itu Ka'bah memiliki enam tiang, kemudian beliau shalat di situ. "290, Berita dan Nafi 'ra mengatakan, bahwa Abdullah bin Umar ketika masuk kedalam Ka'bah, dia terus berjalan di muka dan meninggalkan pintu Ka'bah di belakangnya. Dia berjalan terus, sehingga dinding yang di hadapannya hanya berada sekitar tiga hasta darinya. Dia shalat di mana Nabi saw. pernah shalat, sebagaimana diceritakan Bilal kepadanya. Ibnu Umar mengatakan, "Tidakada salahnya bagi kita shalat di mana saja kita ingin di dalam Ka'bah. "

291, Berita dari Ibnu Umar r.a. dari Nabi saw. mengatakan, bahwa Nabi saw. dalam suatu perjalanan menambatkan kendaraannya, kemudian beliau shalat menghadap ke arab kendaraan itu. 292, Abu Saleh As Samman r.a. bercerita, katanya: "Saya melihat Abu Sa'id Al Khudri shalat pada hari Jumat, dia menghadapsesuatu yang dapat mendindingnya dari orang-orang yang lalu lintas. Kemudian seorang pemuda dari Bani Mu'aith hendak lewat di depan Abu Sa'id, maka diturunkan oleh Abu Sa'id tentang dada pemuda itu. Setelah meneliti, pemuda itu tidak ada melihat jalan lain kecuali di depan Abu Sa'id. Maka pemudaitu mencoba sekali lagi akan lewat, tetapi Abu Sa'id menolakkannya lebih keras dari yang pertama tadi. karena itu dia merasa kurang senang terhadap Abu Sa'id, lalu pergi ke Marwan (Khalifah) mengadukan perlakuan Abu Sa'id terhadapnya. Setelah itu Abu Sa'id datang pula menghadap Marwan menyusulpemuda itu. Kata Marwan, "Apa yang terjadi antaramu dan keponakan mu, hai, Abu Sa'id?" Jawab Abu Sa'id, "Aku mendengar Nabi saw. Bersabda: Apabila seseorang kamu shalat menghadap sesuatu yang dapat menutupinya dari orang-orang yang lalu-lintas, kemudian ada orang yang hendak lewat di hadapanmu, makatolakkanlah dia. Tapi jika dia menolak, lawanlah dia karena sesungguhnya dia itu setan. "

293, Berita dari Busr bin Sa'id r.a. menceritakan, bahwa pada suatu hari Zaid bin Khalid menyuruhnya pergi ke Abu Juhaim menanyakan apa yang telah didengarnya dari Rasulullah saw. perihal orang yang lewat di depan orang yang sedang shalat. Kata Abu Juhaim, "Rasulullah saw. Bersabda: Kalau sekiranyaorang yang lewat di depan orang yang sedang shalat mengetahui akan dosanya, niscaya dia akan merasa lebih baik berdiri 40 hari menunggu dari melewati orang yang sedang shalat itu. "

294, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Pada suatu kali, Nabi saw. Shalat padahal aku sedang tidur lelap di tikarnya. Ketika ia hendak shalat witir dibangunkannya aku, lalu aku shalat witir pula." 295, Berita dari 'Aisyah ra, mengatakan: "dibicarakan orang di dekatku hal yang membatalkan shalat. Katamereka, yang membatalkan shalat adalah anjing, keledai dari wanita. Maka jawab ku, "Anda samakan kami dengan keledai dan anjing? Demi Allah! Sesungguhnya aku melihat Nabi saw. Shalat, padahal aku sedang berbaring di atas tempat tidur antara beliau dengan kiblat. Tiba-tiba aku memiliki suatu kebutuhan;aku malas duduk karena aku takut Nabi saw. akan terganggu shalatnya. karena itu aku turun perlahan ke dekat kakinya. "

296, Berita dari Abu Qatadah Al Anshari ra, mengatakan, "bahwa Rasulullah saw. Pernah shalat, padahal beliau sedang menggendong Umamah binti Zainab binti Rasulullah saw." Dan berita dari Abu 'Ash bin Rabi'ah bin Abdu Syams mengatakan, "Maka apabila beliau sujud diletakkannya Umamah itu, dan ketikaia berdiri, digendongnya kembali. "297, Syaqiq ra bercerita, katanya:" Aku mendengar Hudzaifah berkata, pada suatu hari ketika kami duduk dekat Umar ra Dia berkata, "Siapakah di antara Anda semua yang masih ingat sabda Rasulullah saw. Tentang fitnah?" Jawab ku, "Aku! Aku masih ingat, tepat sebagaimanayang beliau sabdakan. "Kata Umar," Anda tak sangsi? Betulkah itu? "Jawab ku," Fitnah (kesalahan) seorang laki-laki dalam keluarganya, hartanya, anaknya dan tetangganya dihapuskan oleh shalat, puasa, sedekah dan oleh amar ma'ruf serta nahi mungkar. "Kata Umar," Bukan itu yang aku maksudkan. Tapi fitnahyang menggelombang seperti gelombang laut. "

Jawab Hudzaifah, "Ya, Amiral Mu'minin! Anda tidak usah gelisah tentang hal itu. Karena antara Anda dan fitnah itu ada pintu yang terkunci rapat." Kata Umar, "Apakah pintu itu dipecah atau dibuka orang?" Jawab Hudzaifah, "Akan pecah." Kata Umar, "Kalau sudah pecah, tentu tak dapat dikunci lagi untukselama-lamanya. "Kami (Syaqiq dkk.) bertanya kepada Hudzaifah," Apakah Umar tahu pintu itu? "Jawab Hudzaifah," Ya, dia tahu sebagaimana dia tahu bahwa malam ini terjadi sebelum besok pagi. Dan aku telah menceritakan kepadanya hadits yang tidak mengandung kesalahan. "Kata Syaqiq," Kami takut akan bertanyalagi kepada Hudzaifah perihal pintu itu, maka kami suruh Masruq bertanya. Jawab Hudzaifah, "Pintu itu adalah Umar sendiri."

298, Berita dari Ibnu Mas'ud r.a. mengatakan, bahwa seorang laki-laki mencium seorang perempuan. Lalu dia datang kepada Nabi saw. menceritakan halnya itu kepada beliau. Maka Allah swt. menurunkan ayat: "Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan sore) dan pada bagian awal darimalam. Sesungguhnya, perbuatan yang baik-baik menghapus perbuatan yang buruk-buruk. "Laki-laki itu bertanya." Ya, Rasulullah! Apakah ini untuk saya? "Jawab Nabi saw.," Untuk seluruh umatku! "299, Abdullah ra bercerita, katanya:" Aku bertanya kepada Rasulullah saw., "Apakah amal yang paling disukaiAllah? "Jawab beliau," Shalat pada waktunya. "Tanya Abdullah '" Sesudah itu apa? "Jawab beliau," Berbuat baik kepada orang tua. "Tanya Abdullah," Sesudah itu apa? "Jawab Nabi saw.," Jihad (berjuang) di jalan Allah. "Kata Abdullah,": Nabi saw. mengatakannya semua kepada ku. Dan kalau kuminta lagi, niscayaia akan menambahkannya pula. "

300, Dari Abu Hurairah r.a. katanya, dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Bagaimana pendapat Anda sekalian, jikalau sebuah sungai mengalir dekat pintu rumah Anda; kemudian Anda mandi di sungai itu lima kali sehari. Masih adakah daki yang tinggal di badannya?" Jawab mereka, "Tidak tinggal sedikitpun. "Sabda beliau," Begitulah perumpamaan shalat yang lima waktu; Allah menghapus dengannya segala kesalahan. "301, Berkata Zuhri," Saya datang kepada Anas bin Malik di Damsyiq, kebetulan dia sedang menangis. Kutanyakan kepadanya, "Mengapa Anda menangis?" Jawabnya, "'Saya tidak tahu lagi amal yangku temukan di masa Nabi yang masih diindahkan orang sekarang, selain shalat; itu pun sudah disia-siakan orang pula. "

302, Berita dari Anas r.a. dari Nabi saw., sabdanya: "Sempurnakan sujudmu! Jangan meletakkan kedua lenganmu dalam sujud ke bumi seperti anjing. Dan ketika meludah, janganlah meludah ke depan atau ke kanan, karena Anda sedang berbisik dengan Tuhan." 303, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw. sabdanya:"Ketika udara sangat panas, maka shalatlah kalau udara sudah agak dingin. Karena udara yang sangat panas itu bertiup dari neraka jahannam. Dan Mengadulah neraka kepada Tuhannya," Sebagian ku memakan sebagian yang lain. "Maka Tuhan mengizinkannya berhembus dua kali, satu kali di musim dingin dansatu kali di musim panas. Maka itulah yang kamu rasakan, bersangatan panas di musim kemarau dan bersangatan dingin di musim dingin. "304, Dari Abu Dzar Al Ghiffari ra, katanya:" Kami bersama Nabi saw. dalam suatu perjalanan. Tiba-tiba Muadzin hendak azan shalat Zhuhur.

Maka bersabda Nabi saw., "Tunggulah sampai udara dingin!" Kemudian Muadzin itu hendak azan pula. Maka sabda Nabi kepadanya, "Tunggulah udara dingin, sampai kita dapat melihat bayangan bukit kecil itu."

305, Berita dari Abu Barzah r.a. mengatakan, bahwa pada suatu kali Nabi saw. solat subuh dan masing-masing kami telah dapat mengenal orang yang duduk di sampingnya. Dalam shalat itu Nabi membaca sekitar 60 sampai 100 ayat. Ketika matahari telah tergelincir ke barat Nabi shalat Zuhur, dan kemudian diashalat 'Ashar pada waktu salah seorang kami pergi ke batas kota kemudian dia kembali sedangkan matahari masih terasa panas. Saya lupa (kata yang menerima berita dari Abu Barzah) deskripsi Abu Barzah tentang shalat Maghrib. Sedangkan mengenai Isya, Nabi memungkinkan untuk mengundurkannya sampai sepertigamalam. Kemudian dia berkata pula, sampai seperdua malam. "306, Berita dari Ibnu Abbas ra mengatakan, bahwa Nabi saw. Shalat di Madinah tujuh dan delapan raka'at. Yaitu shalat Zhuhur dan 'Ashar (dikerjakan berturut-turut pada waktu yang sama tujuh rakaat ) .307, Dari Aisyah ra katanya: "Nabi saw. solat'Ashar padahal ketika itu cahaya matahari di kamarku belum ada bayangan. "308, Aisyah ra berkata," Nabi saw. shalat 'Ashar; padahal cahaya matahari ketika itu belum keluar dari kamarku. "309, Dari Sayyar bin Salamah ra, katanya:" Aku datang bersama ayahku ke Abu Barzah Al Aslami, lalu ayahkubertanya kepadanya, "Bagaimana caranya Rasulullah saw. melakukan shalat fardhu?" Jawab Abu Barzah, "Nabi melakukan shalat Zhuhur atau yang Anda namakan shalat 'AI Uulaa' (shalat pertama) adalah ketika matahari tergelincir ke barat. Dan beliau shalat 'Ashar, ketika salah seorang kami kembali dari perjalanannyake ujung kota, sedangkan matahari masih terasa panasnya. Dan aku (kata Sayyar) lupa ucapannya tentang shalat Maghrib. Dan Nabi lebih suka mengundurkan shalat 'Isya yang Anda namakan Al' Atamah, dan beliau tidak menyukai tidur sebelum shalat 'Isya, dan berbicara sesudahnya. Dan selesai shalat Shubuhketika seseorang telah mengenal orang duduk di samping, sedangkan Nabi membaca dalam shalat itu sebanyak 60 sampai 100 ayat. "310, Kata Abu Umamah ra:" Kami shalat Zhuhur bersama Umar bin Abdul Aziz, setelah itu kami pergi menemui Anas bin Malik dan kami temukan dia sedang shalat Ashar. Kataku kepadanya,"Hai, Paman! Solat apakah yang Paman kerjakan ini?" Jawabnya, "shalat 'Ashar! Dan inilah (waktunya) shalat' Ashar Rasulullah saw., Di mana kami pernah shalat bersama-sama dengan dia." 311, Berita dari Anas bin Malik, ra katanya: "Rasulullah saw. pernah shalat Ashar, sedangkan matahari masih tinggidan panas. Andaikan ada orang yang pergi, (ketika itu) ke puncak bukit, mereka akan sampai di sana ketika matahari masih tinggi. Puncak bukit yang tinggi di Madinah, ada sekitar empat mil dari kota. "312, Dari Anas bin Malik ra, katanya:" Kami shalat 'Ashar. Kemudian seorang di antara kami pergi keQuba 'dan tiba kembali di tempat semula ketika matahari masih tinggi. "313, Berita dari Ibnu Umar ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. Pernah bersabda:" Orang yang luput shalat' ASARNYA, samalah artinya dia telah kehilangan keluarga dan harta kekayaannya. "314 , Dari Abul Malih ra, katanya: "Kami bersamaBuraidah dalam suatu peperangan pada suatu hari yang berawan. Maka berkata Buraidah, "Segeralah lakukan shalat 'Ashar, karena Nabi saw. Pernah bersabda:" Barangsiapa meninggalkan shalat' Ashar, maka hapuslah amalnya. "315, Dari Jarir ra, katanya:" Kami bersama-sama dengan Nabi saw. dan ia menengokke bulan - yakni bulan empat belas - Maka beliau bersabda, "Sesungguhnya kamu semua akan melihat Tuhan mu, sebagaimana kamu melihat bulan ini. Kamu tidak akan berdesak-desak melihat-Nya, jika kamu sanggup tidak pernah kalah mengerjakan shalat Subuh sebelum matahari terbit, dan shalat 'Ashar sebelum matahariterbenam. Maka hendaklah kamu laksanakan. Kemudian beliau membaca ayat: "Dan tasbihlah kamu memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam." (Qaaf, 50: 39).

316, Berita dari Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Para malaikat bergiliran datang kepada mu malam dan siang. Dan semuanya bertemu ketika shalat Subuh dan shalat 'Ashar. Kemudian malaikat yang jaga malam naik ke langit. Maka bertanyalah Tuhan kepada mereka (padahal Allah swt.sesungguhnya lebih tahu), "Bagaimana halnya hamba-Ku yang kamu tinggalkan?" Jawab mereka, "Kami tinggalkan mereka sedang sholat Subuh, dan kami menemukan mereka sedang shalat 'Ashar."

317, Berita dari Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu mendapat satu rakaat shalat 'Ashar sebelum terbenam matahari, hendaklah dia mencukupkan shalatnya. Dan ketika dia mendapat satu rakaat shalat Subuh sebelum terbit matahari, maka hendaklah dia mencukupkanshalatnya. "318, Dari Abu Musa ra, dari Nabi saw .:" Perumpamaan kaum Muslimin dengan Yahudi dan Nasrani, bagaikan seorang laki-laki yang mengupahkan suatu pekerjaan yang harus selesai sampai malam. Maka bekerjalah mereka sampai setengah hari, lalu kata mereka, "Kami tidak butuh upah darimu." Berikutnyamereka upahkan kepada orang-orang lain, dengan janji mereka, "selesaikanlah pekerjaan yang tinggal itu setengah hari lagi, untukmu upah satu hari yang telah kami sediakan." Maka bekerjalah mereka sampai waktu 'Ashar, dan mereka berkata: "Untukmu apa yang kami kerjakan (tak usah bayar)". Lalu diupahkannyakepada orang-orang ketiga. Mereka ini bekerja sebanyak waktu yang masih tertinggal, yaitu sampai matahari terbenam, namun dengan upah sehari penuh, termasuk upah dua golongan yang telah lalu. "

319, Kata Jabir ra: "Nabi saw. Shalat Zuhur di tengah hari, shalat 'Ashar ketika matahari masih bersinar terang, Maghrib setelah matahari terbenam, dan shalat' Isya bervariasi karena kondisi. Apabila ia melihat jama'ah telah berkumpul untuk solat Isya, beliau lakukan segera, dan ketika ia lihatmereka terlambat datang, maka ia mundur pula shalat Isya. Sedangkan shalat Subuh mereka atau Nabi saw. melakukannya pada waktu gelap pagi. "320, Abdullah AI Muzani ra mengabarkan, bahwa Nabi saw. bersabda:" Janganlah kamu terpengaruh oleh bangsa Arab dusun, berhubung dengan nama shalat Maghrib, yangmereka mengatakannya shalat 'Isya. "321, Berita dari' Urwah ra mengatakan, bahwa 'Aisyah mengabarkan kepadanya, katanya:" Rasulullah saw. menunda shalat 'Isya pada suatu malam, yaitu sebelum Islam tersiar luas. Maka Nabi belum juga datang ke mesjid, sehingga Umar berkata: Kaum wanita dan anak-anaktelah tidur. karena itu Nabi datang ke mesjid, lalu bersabda kepada orang-orang di mesjid: "Tidak seorang pun penduduk bumi yang menanti-nanti waktu shalat 'Isya selain kamu semua."

322, Abdullah bin Umar r.a. mengabarkan, bahwa pada suatu malam Rasulullah saw. disibukkan oleh suatu urusan dan terlambat shalat 'Isya sampai kami tertidur di mesjid kemudian bangun, kemudian tertidur kemudian bangun lagi. Sesudah itu Rasulullah saw. datang kepada kami dan beliau bersabda: "Tidakseorang pun penduduk bumi yang menanti-nanti shalat selain kamu semua. "323, 'Atha' mengabarkan bahwa ia mendengar Ibnu Abbas ra bercerita:" Pada suatu malam Rasulullah saw. terlambat melakukan shalat 'Isya sampai jama'ah (yang menunggu dia) tertidur, kemudian mereka bangun, tertidur dan bangunpula kembali. Maka berdirilah Umar bin Khaththab, katanya: "shalat!" 'Atha' menambahkan bahwa Ibnu Abbas mengatakan, "Maka datanglah Nabi saw. Seperti masih terlihat olehku sekarang air menitik dari kepala beliau dan beliau meletakkan tangannya di atas kepalanya dan bersabda:" Kalau tidak akan memberatkanbagi umat ku, akan kuperintahkan mereka melakukan shalat 'Isya waktu begini. "

324, Dari Anas, katanya; "Nabi saw. Menunda shalat 'Isya sampai seperdua malam, barulah beliau shalat. Kemudian beliau bersabda:" Orang-orang lain telah shalat dan mereka telah tidur. Adapun kamu sama juga seperti dalam shalat selama kamu menanti-nantikan shalat itu. "325, Berita dari Anas mengatakan bahwaZaid bin Tsabit mengabarkan kepadanya, bahwa mereka makan sahur bersama dengan Nabi saw. Sesudah itu mereka shalat Subuh. Kata Anas kepada Zaid, "Berapa lama antara keduanya?" Jawab Zaid, "Sekadar lima puluh atau enam puluh ayat." 326, Berita dari Anas bin Malik mengatakan bahwa Nabi saw. dan Zaidbin Tsabit keduanya makan sahur bersama. Tatkala keduanya telah selesai sahur, Nabi saw. berdiri hendak pergi shalat, maka shalatlah beliau. "Aku bertanya kepada Anas," kata Tsabit, "Berapa lamanya antara keduanya selesai makan sahur dan mulai shalat?" Jawab Anas, "Kira-kira selama orang membaca limapuluh ayat. "327, Berita dari Abu Hurairah mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Siapa yang mendapatkan shalat Subuh satu rakaat sebelum matahari terbit, berarti dia telah mendapatkan Subuh. "Barangsiapa mendapatkan satu rakaat shalat 'Ashar sebelum matahari terbenam, berarti dia telah mendapatkanAshar. "

328, Berita dari Abu Huraifah mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa mendapatkan shalat di dalam waktunya satu raka'at, berarti dia telah mendapatkannya seluruhnya."

329, Dari Ibnu Abbas, katanya: "Beberapa orang yang kusukai menyaksikan di sampingku, dan yang paling kusukai adalah Umar (bin Khaththab), bahwa Nabi saw. Melarang melakukan shalat sesudah shalat subuh sampai matahari terbit, dan sesudah shalat 'Ashar sampai matahari terbenam . "330, Ibnu Umar ra mengatakanbahwa Rasulullah saw. bersabda: "Jangan kamu shalat saat matahari terbit dan jangan pula di saat matahari terbenam." 331, Ibnu Umar ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila tepi matahari telah muncul akan terbit, maka Tundalah shalat lebih dahulu sampai matahari agak tinggi sedikitdari pinggir langit, dan ketika tepi matahari telah mulai hilang di tepi langit maka Tundalah shalat lebih dahulu sehingga matahari itu terbenam sama sekali. "332, Abu Sa'id Al Khudri ra mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda:" Tidak bisa shalat sesudah shalat Subuh sampai mataharitelah meninggi, dan tidak dapat shalat sesudah shalat 'Ashar sampai matahari telah sempurna terbenam. "333, Berita dari Ummu Salamah ra mengatakan, bahwa Nabi saw. shalat dua rakaat sesudah shalat' Ashar dan kemudian beliau bersabda: Orang-orang dari suku Abdul Qais telah membuat ku sibuk yang menyebabkanku telah terhalang melakukan shalat dua rakaat sesudah Zuhur. "334, 'Aisyah ra berkata:" Demi Allah! Nabi tidak pernah meninggalkan keduanya (dua raka'at sesudah 'Ashar) sampai ia menemui Allah dan ia belum menemui Allah sehingga telah sulit benar bagi beliau melakukan shalat. Dan dia seringmelakukannya sambil duduk, yakni dua rakaat sesudah 'Ashar. Dan biasanya ia melakukan keduanya di rumah, tidak melakukannya di mesjid, karena takut akan memberatkan bagi ummatnya, dan dia menyukai fasilitas bagi mereka. "335, 'Aisyah ra berkata:" Nabi saw. tidak pernah di sisiku meninggalkanshalat dua rakaat sesudah 'Ashar, sekali-kali tidak. "336,' Aisyah ra berkata:" Ada dua raka'at, yang Rasulullah saw. tidak pernah meninggalkannya, secara sembunyi atau terang-terangan, ialah: Dua rakaat sebelum Subuh dan dua raka'at sesudah Ashar. "

337, 'Aisyah r.a. berkata: "Nabi saw. tidak pernah datang kepada ku sehari-hari sesudah 'Ashar, melainkan beliau shalat dua rakaat."

338, Berita dari Jabir bin Abdullah r.a. mengatakan bahwa Umar bin Khathab datang kepada Nabi saw. di hari perang Khandak sesudah matahari terbenam lalu dia memaki-maki orang-orang Quraisy. Katanya: "Hampir aku luput mengerjakan shalat 'Ashar, sehingga matahari hampir terbenam." Jawab Nabi saw., "DemiAllah! Aku pun belum shalat 'Ashar. "

Maka kami pergi ke tanah lapang. (Nabi saw. Mengambil wudhu dan kami berwuduk pula. Sesudah itu Nabi saw. Shalat 'Ashar. Sesudah matahari terbenam, kemudian beliau shalat Maghrib. "339, Dari Anas ra, dari Nabi saw., Sabdanya:" Barangsiapa lupa shalat, maka hendaklah ia shalat tatkala ingat. Tidak adadenda baginya melainkan hanya itu. Dan tegakkanlah shalat untuk mengingat Allah. "340, Kata Anas ra:" Pada suatu malam kami menanti-nanti Nabi saw. untuk shalat 'Isya. Tengah malam barulah ia datang lalu beliau shalat bersama-sama dengan kami. Selesai shalat, beliau bersabda, katanya: "Ketahuilah!Orang banyak telah shalat dan mereka telah tidur. Tetapi kamu semua selalu seperti shalat selama, kamu dalam menanti-nanti waktu untuk shalat. "

341, Ibnu Umar r.a. mengatakan, bahwa ketika kaum Muslimin baru datang ke Madinah dan mereka sedang berkumpul, waktu shalat tiba. Tapi tidak ada panggilan (pemberitahuan) untuk shalat. karena itu, maka pada suatu hari mereka rundingkan hal itu bersama-sama. Kata setengah mereka, "Buatlah lonceng sepertilonceng kaum Nasrani. "Kata yang lain, Buatlah terompet seperti trompetnya orang Yahudi." Kata Umar (bin Khathab), "Mengapa tidak disuruh saja seseorang laki-laki memanggil shalat." Kata Nabi saw., "Hai, Bilal! Berdirilah! Panggil orang banyak shalat!" 342, Dari Anas ra, katanya: "Bilal disuruh oleh Nabisaw. sehingga menggenapkan bacaan Azan dua-dua kali, dan menganjilkan bacaan qamat satu-satu kali, selain bacaan "Qad Qaamatish Shalah." 343, Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Setelah orang Islam bertambah banyak, mereka mengusulkan agar memberitahukan waktu shalat telah tiba, dengan suatu tanda yangmudah dikenal. Ada yang mengusulkan agar menyalakan api atau membunyikan lonceng. Maka disuruh Nabi saw. Bilal supaya menggenapkan bacaan azan dan mengganjilkan qamat. "344, Berita dari Abu Hurairah ra, mengatakan, bahwa: Rasulullah saw. Bersabda:" Apabila diserukan azan untuk shalat, maka larilahsegala setan terbirit-birit dengan kentutnya sampai tak terdengar lagi olehnya azan. Setelah selesai azan, dia datang pula kembali. Kemudian, ketika orang qamat, dia lari pula, dan setelah qamat selesai, dia datang kembali hendak menggoda hati setiap orang. Katanya, "Ingatlah ini dan itu." Yaitu hal-halyang belum pernah diingat orang itu, sehingga dia lupa, telah berapa rakaat dia shalat? 345. Abu Sa'id Al Khudri r.a. berkata kepada Abdullah bin Abdurrahman, "Kulihat Anda menyukai kambing dan dusun kecilmu. karena itu, ketika Anda sedang berada dekat kambing-kambingmu atau di dusunmu, dan Anda akanazan shalat, maka keraskanlah suara azan mu itu, karena barangsiapa yang mendengar suara adzan, baik jin atau manusia dan lain-lainnya, semuanya akan menjadi saksi di hari kiamat nanti. Begitulah kudengar dari Rasulullah saw. "

346, Berita dari Abu Sa'id Al Khudri ra, mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila kamu mendengar azan, maka baca pulalah bacaan yang dibaca Muadzin itu!" 347. Yahya r.a. bercerita: "Di antara saudara-saudara kita ada yang bercerita, bahwa setelah Muadzin (orang azan) membaca 'Hayya' alashshalah 'maka dia menjawab. 'Laa haula wa la quwwata illa billah'. Katanya, "Begitulah kami dengar Nabi saw. Mengucapkannya." 348, Berita dari Jabir bin Abdullah ra , Mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang mendoa sesudah mendengar azan:" Allaahumma rabba hadzihid da'watit taammatiwash shalaatil qaaimati, aati muhammadal wasiilati wal fadhiilati, wab'atshu maqaaamam mahmudal ladzi wa'adtahu. "" Wahai Allah, Tuhan dari panggilan yang sempurna ini dan dari shalat yang berdiri kekal, berilah kiranya kepada Muhammad posisi dan kemuliaan yang tinggi, bangkitkanlah dia di hari kiamatdi tempat yang mulia yang telah Engkau janjikan ", niscaya akan turun kepada orang itu pertolongan di hari kiamat nanti.349, Dari Salim bin Abdullah ra, dari bapaknya, mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Bilal adzan di tengah malam maka makan dan minumlah (sahur) kamu sampai Ibnu Ummi Maktumadzan. Dia buta, dan dia tidak akan azan kalau tidak dikatakan kepadanya bahwa Subuh telah tiba. "350, Berita dari Hafsah ra mengatakan," Bila Muadzin telah azan untuk shalat Subuh dan waktu Subuh telah tiba, maka Rasulullah saw. solat singkat lebih dahulu dua raka'at sebelum melakukan shalat Subuh. "351, Dari Abdullah bin Mas'ud ra, dari Nabi saw., Sabdanya: Janganlah terhalang seseorang kamu makan sahur karena Bilal telah adzan. Sebab dia itu azan ketika hari masih jauh malam, untuk mengingatkan orang-orang yang shalat malam sehingga segera menyelesaikannya dan untuk mengembangkan orang-orang yangmasih tidur. "

352. Berita dari Abdullah bin Mughaffal Al Muzani ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Antara Azan dan qamat ada shalat." Beliau mengucapkan sabdanya itu sampai tiga kali dan menambahkan pada yang ketiga: "Bagi orang yang mau."

353, 'Aisyah r.a. mengatakan, "Bila Muadzin telah selesai azan Subuh, maka Rasulullah saw. shalat ringan lebih dahulu dua raka'at sesudah terbit fajar. Setelah itu beliau berbaring ke sebelah kanan beliau sampai datang orang memberitahukan hendak qamat untuk shalat Subuh." 354, Berita dari Malik binHuwairits r.a. mengatakan: "Aku datang kepada Nabi saw. bersama-sama dengan kaum ku, dan kami tinggal bersama Nabi selama 20 hari. Dia sangat penyayang dan belas kasihan kepada kami. Maka ketika ia melihat kami telah sangat rindu kepada keluarga kami, beliau berkata, ' 'Pulanglah, Anda semua!Tinggallah bersama keluarga Anda. Ajarkanlah agama kepada mereka dan shalatlah. Jika telah tiba waktu shalat, maka azanlah lebih dahulu salah seorang di antara kamu, kemudian jadikanlah yang tertua di antara kamu menjadi imam. "

355, Dari Abu Dzar ra, katanya: "Kami bersama-sama dengan Nabi saw. Dalam suatu perjalanan. Tiba-tiba Muadzin hendak azan. Maka bersabda Nabi saw. Kepadanya," Biarkan udara agak dingin lebih dahulu! "Kemudian orang itu hendak azan pula. Ia pun berkata," Nantikanlah udara agak dingin lebih dahulu! "Kemudian orang itu hendak azan pula. Dia pun berkata, "Nantikanlah udara agak dingin lebih dahulu!" Sampai akhirnya bayangan bukit-bukit kecil telah sesuai dengan tingginya masing-masing. Maka bersabda Nabi saw., "Sesungguhnya panas yang terik itu dari neraka Jahannam".

356, Diberitakan oleh Nafi 'ra, katanya: "Ibnu Umar azan pada suatu malam yang sangat dingin di Dhajnan (sebuah bukit dekat Mekkah), Kemudian dia berkata," shalatlah Anda di kendaraan Anda masing-masing. "

Kemudian diceritakannya kepada kami bahwa Rasulullah saw. pernah menyuruh seseorang azan; sesudah itu beliau bersabda, "Shalatlah di kendaraan masing-masing" Peristiwa ini terjadi di malam yang sangat dingin, hujan dan dalam suatu perjalanan. "357, Dari Abu Juhaifah ra dari bapaknya, katanya," Sayamelihat Rasulullah saw. di Abthah (suatu tempat di luar kota Mekkah). Bilal datang kepadanya memberitahukan tentang shalat. Sesudah itu Bilal keluar membawa sebuah tongkat yang kemudian di tancapkannya di hadapan Rasulullah saw. di Abthah dan sesudah itu Bilal qamat untuk solat.358, Berita dari Abu Juhaifahr.a. mengatakan, bahwa dia melihat Bilal adzan. Katanya, "Saya perhatikan Bilal ketika azan, mulutnya begini dan begitu ketika dia azan itu." 359, Dari Abu Qatadah ra, katanya: "Ketika kami sedang shalat bersama Nabi saw., Tiba-tiba ia mendengar suara gaduh seorang laki-laki. Setelah selesai solatia bertanya, "Apa yang terjadi?" Jawab mereka, "Kami tergopoh-gopoh hendak shalat." Sabda Nabi saw., "Jangan berbuat begitu! Apabila kamu hendak shalat (berjamaah), bersikaplah tenang. Mana yang kamu temukan, shalatlah bersama mereka, dan mana yang kamu ketinggalan sempurnakanlah kemudian." 360, DariAbu Hurairah r.a., dari Nabi saw. , Sabdanya: "Apabila kamu mendengar qamat, maka pergilah shalat (berjamaah), dan harus bersikap tenang dan tenteram, jangan terburu-buru. Dalam keadaan bagaimana saja pun mereka kamu temukan, maka shalatlah kamu bersama mereka, mana yang Anda luput darinya, sempurnakanlahkemudian. "361, Berita dari Abu Qatadah ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Apabila muadzin telah qamat untuk shalat, maka janganlah kamu berdiri lebih dahulu, sebelum melihat ku (berdiri di hadapanmu), dan hendaklah kamu bersikap tenang. "

362, Berita dari Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. telah datang, shalat telah diqamatkan, dan shaf telah diluruskan. Nabi saw. telah berdiri di tempat beliau shalat dan kami menanti-nanti beliau takbir. Tiba-tiba dia pergi sambil berkata, "Tetaplah di tempatmu masing-masing!" Kamitetap berdiri di tempat kami seperti semula, sehingga ia datang kembali. Ketika ia datang, air di kepala beliau masih menitik-nitik, karena ternyata ia baru selesai mandi. "363, Dari Abu Hurairah ra, katanya:" shalat telah diqamatkan dan jama'ah telah meluruskan shaf mereka. Maka datanglahRasulullah saw., Dan beliau langsung ke muka, sedangkan beliau junub. Beliau bersabda, "Tetaplah di tempatmu masing-masing!" Lalu Rasulullah pergi mandi. Setelah ia datang kembali, air masih menitik-nitik dari kepala beliau. Nabi saw. shalat bersama-sama dengan mereka. "364. Dari Anas ra, katanya:"Shalat telah diqamatkan orang. Nabi saw. Sedang berbisik-bisik dengan seseorang laki-laki di samping mesjid. Dia belum juga datang mengimami shalat, sehingga orang-orang tertidur." 365, Dari Anas bin Malik, ra, katanya: "Muadzin telah qamat untuk shalat. Seseorang datang kepada Nabi, dan beliau terhalanguntuk mengimami shalat yang telah diqamatkan itu. "366, Berita dari Abu Hurairah ra, mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Demi Allah, yang diri ku di tangan-Nya, aku ingin menyuruh seseorang mengumpulkan kayu bakar, kemudian menyuruh azan untuk shalat , kemudian menyuruh seseorang mengimami orangbanyak. Kemudian aku berbalik kepada orang-orang yang tidak shalat berjama'ah, lalu kubakar rumah mereka. Demi Allah yang diri ku di tangan-Nya, jika mereka tahu bahwa mereka akan memperoleh daging yang baik penuh gemuk, atau dua daging bagus antara dua tulang rusuk, tentulah dia akan menghadirishalat 'Isya berjamaah. "

367, Berita dari Abdullah bin Umar r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Shalat berjama'ah lebih utama dari shalat sendiri-sendiri dua puluh tujuh derajat."

368, Abu Hurairah r.a. memberitakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "shalat seseorang dengan berjamaah, pahalanya berlipat ganda dari shalatnya seorang diri di rumahnya atau di pasar, dua puluh lima kali lipat. Alasannya, karena ketika seseorang berwudhu, kemudian disempurnakannya wuduknyaitu, lalu dia pergi ke mesjid dengan niat hanya untuk shalat, maka tidak satu langkah pun langkah yang dilangkahkannya, melainkan ditinggikan Allah derajatnya satu tingkat untuk setiap langkah, dan dihapuskan pula kesalahannya. Ketika dia telah shalat, maka malaikat selalu mendoakannya selamadia masih berada di tempatnya shalat, katanya: "Wahai, Allah! Limpahkan kepadanya kebaikan dan kasihilah dia!" Dan seseorang kamu selalu dianggap seperti dalam shalat selama dia menunggu-nunggu waktu shalat. "

369, Abu Hurairah r.a. memberitakan, bahwa dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Shalat berjamaah lebih utama dari shalat sendiri-sendiri dua puluh lima kali lipat. Para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul bersama ketika shalat Fajr. Kemudian Abu Hurairah berkata," Jika kamu suka, bacalahayat Qur'an, sesungguhnya bacaan waktu Fajr disaksikan oleh para malaikat. "370, Ummu Darda 'ra bercerita," Abu Darda' datang kepada ku, ketika itu ia sedang marah. Lalu kutanyakan, "Mengapa Anda marah?" Jawabnya, "Demi Allah! Tidak ada yang aku ketahui tentang ummat Muhammad sesuatu yang paling baik,melainkan hanya shalat berjamaah. "

371, Berita dari Abu Musa r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Orang yang paling besar pahala shalatnya, adalah orang yang paling jauh (dari mesjid). Dan sesudah itu ialah orang yang menunggu-nunggu waktu untuk shalat sehingga ia shalat dengan imam, lebih besar pahalanya daripada shalat (sendiri)kemudian ia tidur. "372, Berita dari Abu Hurairah ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Ketika seseorang berjalan di suatu jalan; kemudian di dapatinya sepotong duri di jalan itu, lalu dibuangnya, Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuni dosanya. Sesudah itu beliau bersabda. pula:"Yang disebut mati syahid itu ada lima macam:

1. Orang mati kena tikam.

2. Orang mati karena sakit perut (kolera?)

3. Orang mati tenggelam.

4. Orang mati ditimpa tanah longsor (runtuh).

5. Orang yang mati fi sabilillah (mati di medan perang karena berjuang menegakkan Agama Allah).

Kalaulah manusia tahu keutamaan adzan dan shaf pertama shalat berjamaah, tetapi mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali hanya dengan jalan diundi, niscaya mereka akan ingin diundi untuk mendapatkannya. Kalaulah mereka tahu keutamaan shalat Zuhur (dilakukan tepat pada awal waktu), pastilah mereka akanberlomba-lomba melaksanakannya. Dan kalaulah mereka mengetahui keutamaan shalat 'Isya dan shalat Subuh (dengan berjamaah), pastilah mereka akan membutuhkan datang (ke mesjid), sekalipun mereka akan merangkak. "

373, Berita dari Anas r.a. menceritakan, bahwa Bani Salamah bermaksud hendak pindah dari tempat tinggal mereka, sehingga mereka dapat dekat dengan Nabi saw. Tapi Nabi saw. tidak menyukai kepindahan mereka itu.kerana itu Nabi saw. bersabda kepada mereka, "Tidakkah Anda hitung langkah-langkah Anda(Pulang-pergi ke mesjid)? "'374. Berita dari Abu Hurairah La. Mengatakan, bahwa Rasulullah saw. Bersabda:" Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik dari shalat Subuh dan' Isya. Dan kalaulah mereka tahu prioritas kedua shalat itu (dilaksanakan berjama'ah), niscaya mereka akan datang (ke mesjid),sekalipun dengan merangkak. "Sesungguhnya saya ingin menyuruh seseorang azan dan qamat, kemudian menyuruh yang lain menjadi imam shalat berjama'ah, kemudian aku sendiri pergi mengambil senter (obor), lalu kubakar orang-orang yang tidak datang sholat (berjama'ah). "

375, Berita dari Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Para malaikat selalu mendoakan kamu selama kamu masih berada di tempatmu shalat dan belum berhadats. Doanya," Ya, Allah! Ampunilah kiranya dia dan limpahkan kasih sayang kepadanya! "Seseorang kamu selalu dianggap sepertidalam shalat, selama dia masih menunggu dan tidak ada yang menghalanginya untuk pulang ke rumahnya melainkan hanya karena (menunggu) shalat. "

376, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Allah swt. Akan memberikan naungan kepada tujuh jenis orang pada hari kiamat, di mana tidak ada naungan saat itu kecuali naungan Allah.

1. Imam (pemimpin, kepala pemerintahan yang adil.)

2. Pemuda yang terdidik / terlatih sejak kecil dalam menyembah Allah.

3. Seseorang yang hatinya tergantung di mesjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah

5. Seorang laki-laki yang dirayu untuk berbuat mesum oleh wanita bangsawan yang cantik, lantas ia menolak dengan berkata halus, "Aku takut kepada Allah."

6. Seorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang telah diberikan tangan kanannya.

7. Seorang yang mengingat Allah waktu bersunyi-sunyi, lantas meleleh air matanya. "377, Berita dari Humaid ra menceritakan, bahwa Anas pernah ditanya orang," Apakah Rasulullah saw. memakai cincin? "Jawab Anas," Ada! "Pada suatu malam Rasulullah saw. menunda shalat 'Isya sampai sampai tengah malam. Sesudahshalat, Rasulullah menghadapkan wajahnya kepada kami sambil bersabda: "Orang-orang telah shalat bahkan mereka telah tidur. Tetapi kamu semua dianggap seperti berada dalam shalat, selama kamu menanti-nanti shalat itu. Kemudian Anas menambahkan," Seolah-olah tampak olehku kilat cincin Nabi ketika itu. "

378, Berita dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw. sabda beliau: "Siapa yang segera pergi ke mesjid, pagi atau sore! niscaya disediakan Allah tempat baginya di surga setiap dia pergi pagi atau sore."

379, Berita dari Malik bin Buhainah ra, mengatakan. bahwa Rasulullah saw. pernah melihat seorang laki-Iaki shalat dua rakaat sesudah qamat. Ketika Rasulullah saw. telah selesai shalat, dan orang banyak memandang heran kepada orang itu, maka Rasulullah saw. bersabda: "Subuh! Subuh! Subuh! Subuh!" (Empatkali). "

380, Aswad r.a. bercerita: "Pada suatu kali kami berada dekat Aisyah ra, lalu kami memperbincangkan masalah menetapi, shalat berjamaah dan memuliakannya. Kata 'Aisyah," Ketika Rasulullah saw. sedang shalat keras menjelang akhir hayat beliau, waktu shalat tiba dan orang pun telah azan; maka katanya,"Suruhlah Abu Bakar agar ia mengimami shalat berjamaah dengan orang banyak." Dijawab orang, "Abu Bakar seorang penyedih hati. Kalau dia yang menggantikan Anda, dia tidak akan sanggup shalat menjadi imam bagi orang banyak." Rasulullah mengulangi perintahnya sampai tiga kali, tetapi orang itu mengulangijawabnya pula sampai tiga kali. Akhirnya Rasulullah saw. bersabda: "Kamu semua (wanita) sahabat-sahabat Yusuf. Suruhlah Abu Bakar shalat dengan orang banyak!" Abu Bakar datang, dia shalat menjadi imam bagi orang banyak. Ketika Nabi merasa agak ringan penyakitnya, beliau datang ke mesjid dengan dipapaholeh dua orang (Abbas dan Ali). Tampaknya masih terlihat olehku bagaimana Nabi menghela kakinya karena sakit. Dan Abu Bakar akan mundur ke belakang. Tetapi diisyaratkan oleh Nabi kepadanya supaya dia tetap di tempatnya. Kemudian ia dipapah / didudukkan orang di dekat Abu Bakar. "381, Abu Sa'idAl Khudri r.a. bercerita: "Awan gelap datang, hari pun hujan sehingga atap yang terbuat dari pelepah, korma itu jadi bocor. Dan qamat telah diucapkan. Kulihat Rasulullah saw. sujud di air dan tanah, sehingga saya melihat bekas-bekas tanah melekat di kening beliau."

382, Berita dari Ibnu Umar r.a. mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Ketika makan malam telah disajikan, dan qamat untuk shalat telah diucapkan, Dahulukanlah makan malam dan jangan terburu-buru sampai kamu selesai makan."

383. Aswad r.a. mengatakan bahwa ia bertanya kepada 'Aisyah, katanya: "Apakah yang diperbuat Nabi dalam rumah tangganya?" Jawab 'Aisyah, "Dia juga melakukan pekerjaan rumah tangga, menolong istrinya. Dan ketika waktu shalat telah tiba, dia pergi shalat."

384. Berita dari Abu Qalabah menceritakan, bahwa Malik bin Huairits ra datang kepadanya di mesjid, lalu berkata: "Saya akan shalat di hadapanmu. Sesungguhnya aku tidak bermaksud hendak shalat, tetapi aku sengaja hendak memperlihatkan bagaimana caranya Nabi saw. shalat." Saya bertanya kepada Abu Qalabah,"Bagaimana caranya shalat?" Jawabnya, "Seperti guru kita ini! Nah, lihatlah! Guru kita itu duduk sebentar sesudah mengangkat kepalanya dari sujud, sebelum terus berdiri dari raka'at pertama (ke rakaat kedua)."

385. Berita dari 'Aisyah, Ummul Mukminin r.a. menceritakan, bahwa ketika Rasulullah saw. sakit keras, beliau bersabda: "Suruhlah Abu Bakar menjadi imam shalat dengan orang banyak." Saya berkata kepada beliau, "Jika Abu Bakar yang menggantikan Tuan jadi imam, orang banyak tidak akan mendengar suaranyakarena penangis. karena itu suruhlah Umar yang menjadi imam shalat orang banyak. "Aisyah menambahkan," perkataanku itu ku sampaikan pula kepada Hafsah. Bahwa ketika Abu Bakar yang menggantikan Nabi menjadi imam shalat, suaranya tidak akan terdengar oleh orang banyak karena dia penangis. karena itusuruhlah Umar yang menjadi imam shalat bagi orang banyak. Hafsah melakukan apa yang kukatakan kepadanya itu. Maka jawab Rasullullah saw., "Tidak!. Kamu adalah teman-temannya Yusuf. Suruhlah Abu Bakar yang menjadi imam shalat orang banyak." Maka berkata Hafsah kepada 'Aisyah, "Aku tidak lebih beruntungdari kamu. "

386, Diceritakan oleh Anas bin Malik Al Anshari ra, yang biasa mengikuti, melayani dan menemani Rasulullah saw. dan yang menyukakannya, katanya: "Abu Bakar menjadi imam shalat bagi kami ketika Nabi saw. sakit menjelang akhir hayat beliau. Maka pada suatu hari, hari Senin, mereka telah berbaris hendaksolat. Tiba-tiba Nabi saw., Menyingkapkan tabir kamarnya melihat kepada kami. Dia berdiri dengan wajah seputih kertas (berkilau), senyum dan tertawa. Sehingga kami hampir saja terfitnah karena kegirangan melihat Nabi saw. (Tersembuh).

Abu Bakar mundur ke belakang untuk masuk ke dalam shaf, karena dia mengira bahwa Nabi saw. akan datang shalat. Tapi Nabi saw. memberi sinyal kepada kami sehingga kami menyempurnakan shalat kami, dan setelah itu ia lepaskan tabir. Ternyata beliau wafat pada hari itu juga. "387, Cerita dari Sahl binSa'ad As Sa'idi ra, katanya: "Bahwa Rasulullah saw. Pergi ke Bani 'Amr bin' Auf untuk memperdamaikan mereka. Ketika waktu shalat tiba, muadzin datang kepada Abu Bakar dan berkata:" Maukah Anda menjadi imam shalat bagi orang banyak ? Saya akan membaca qamat untuk itu. "Jawab Abu Bakar," Baiklah. "Maka shalatlah Abu Bakar. Rasulullah pun datang ketika orang banyak sedang shalat, dan dia terus masuk ke dalam shaf pertama. Orang banyak menepukkan tangan mereka. Tetapi Abu Bakar tidak menoleh dalam shalatnya. Ketika tepukan tangan tambah banyak, dia pun menoleh, dan melihat Rasulullah saw. Nabimemberi isyarat kepadanya agar dia tetap di tempatnya. Abu Bakar mengangkat tangannya dan memuji Allah sehubungan dengan perintah Rasulullah saw. itu. Setelah itu Abu Bakar mundur ke dalam shaf pertama dan Rasulullah saw. maju ke depan menjadi imam shalat. Ketika telah selesai shalat, Rasulullah saw.bertanya. "Hai, Abu Bakar! Kenapa Anda enggan tetap di tempatmu kembali, padahal telah kusuruh?" Jawab Abu Bakar, "Tidak pantas rasanya bagi anak Abi Quhafah untuk shalat mengimami Rasulullah." Maka bersabda Rasulullah saw. (Kepada jama'ah), "Mengapa tadi kamu banyak yang bertepuk tangan? Barangsiapayang merasa ada apa-apa ketika shalat, maka hendaklah dia tasbih (membaca subhanallah). karena ketika dia tasbih, niscaya orang akan menoleh kepadanya. Dan sinyal dengan tepuk tangan adalah untuk wanita. "

389, Anas bin Malik r.a. menceritakan, bahwa Rasulullah saw. pada suatu kali mengendarai kuda. Rasulullah jatuh dari kuda itu sehingga luka rusuk nya yang sebelah kanan. karena itu Nabi shalat sambil duduk dan kami pun shalat di belakang beliau sambil duduk pula. Selesai shalat beliau bersabda: "Sesungguhnyaimam diadakan untuk diikuti. karena itu ketika imam itu berdiri, maka berdiri pulalah kamu. Ketika dia ruku ', ruku' pulalah, ketika dia bangkit, bangkit pulalah, dan ketika dia mengucapkan Sami'allahu liman hamidah, maka ucapkanlah Rabbana lakal hamd. Dan ketika dia shalat berdiri, maka shalat pulalahberdiri, dan ketika dia shalat sambil duduk, maka shalat pulalah kamu sekalian sambil duduk. "Kata Abu Abdullah, Humaidi mengatakan, bahwa sabda Rasulullah saw., 'Ketika dia shalat sambil duduk, maka shalat pulalah kamu sambil duduk, adalah sabda beliau ketika dia sakit dahulu. Sesudah itu beliau (Nabi saw.)pernah shalat sambil duduk, sedang orang banyak di belakangnya berdiri. Tapi beliau tidak menyuruh mereka duduk. Dari kedua deskripsi ini tentu diambil yang terakhir dari perbuatan Nabi itu. "

389, Kata Al Barra '(bin' Azib) ra: "Ketika Rasulullah saw. Membaca 'Sami'allahu liman hamidah', maka kami, belum membungkukkan punggung sebelum Nabi saw. Telah sujud dan sesudah itu barulah kami sujud." 390, Dari Abu Hurairah ra dari Nabi katanya: "Tidakkah takut seseorang kamu ketika dia mengangkatkepalanya lebih dahulu dari imam, kepalanya akan dijadikan Allah seperti kepala himar, atau rupanya seperti rupa himar? "

391, Dari Ibnu Umar u. katanya: "Setelah orang-orang Muhajir yang pertama sampai di 'Usbah, suatu tempat di Quba, sebelum kedatangan Rasulullah saw., imam shalat bagi mereka adalah Salim, maula Abu Hudzaifah, seorang yang paling banyak hafal Al Qur'an."

392, Diceritakan oleh Anas r.a. dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda kepada Abu Dzar, sabdanya: "Dengarkan dan patuhilah pembesarmu, sekalipun yang diangkat jadi pembesar itu seorang Habsyi yang kepalanya seperti kismis (zabibah = anggur kering)." 393, Diceritakan oleh Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullahsaw. bersabda: "Mereka shalat menjadi imam shalat bagi mu. Maka jika mereka benar, dia dan kamu akan mendapat pahala. Tapi jika ia salah, kamu tetap mendapat pahala, sedangkan mereka berdosa."

394, Diceritakan oleh Abu Tiyyah ra, bahwa dia sesungguhnya mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Nabi saw. bersabda kepada Abu Dzar, sabdanya: "Dengarkan dan patuhilah (perintah pemimpin-pemimpin) meskipun dia seorang Habsyi yang kepalanya seperti kismis." 395, Diceritakan oleh Abu Mas'ud, r.a., bahwaseorang laki-laki mengadu kepada Nabi saw., katanya: "Demi Allah! Ya Rasulullah! Aku luput shalat Subuh (berjama'ah) hanya disebabkan karena si Anu (yang menjadi imam) terlalu memanjang-manjangkan (bacaan) shalat dengan kami." Belum pernah aku melihat Rasulullah saw. ketika ia memberikan nasihatyang lebih marah dari hari itu. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya di antara kamu telah menyebabkan orang menjauhkan diri (dari agama ini). Maka. siapa saja shalat menjadi imam bagi orang banyak, harus dia meringkaskan shalatnya, karena di antara makmum itu ada orang yang lemah,ada orang tua, dan ada pula orang yang sedang memiliki urusan.!

396, Diceritakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu sholat (jadi imam), harus meringkas, karena di antara makmum, ada orang yang lemah, orang sakit, dan orang tua. Dan ketika dia shalat sendirian, panjangkanlah sekehendak hatinya."

397, Anas 'r.a. bercerita, katanya: "Nabi saw. pernah memendekkan shalat beliau, tapi beliau melakukannya dengan sempurna."

398, Berita dari Abu Qatadah r.a. yang diterimanya dari Nabi saw .; sabdanya: "Ketika aku berdiri hendak shalat, aku bermaksud hendak memperpanjang shalat ku itu. Tetapi tiba-tiba terdengar olehku tangis bayi, maka kuringkaskan solat itu, karena aku tak ingin menyusahkan ibunya (yang ikut shalat waktu itu)."

399, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ketika Rasulullah saw. Bertambah sakit, Bilal datang kepada beliau memberitahukan bahwa waktu shalat telah tiba. Maka sabda beliau," Suruhlah Abu Bakar menjadi imam shalat bagi orang banyak. "Aku ('Aisyah) berkata kepada beliau," Ya, Rasulullah! Sesungguhnya Abu Bakarseorang penyedih. Kalaulah dia yang menggantikan Tuan menjadi Imam, dia tidak akan terdengar oleh orang banyak. Kenapa Tuan tidak menyuruh Umar saja? "Sabda beliau," Suruhlah Abu Bakar agar dia menjadi imam bagi orang banyak. "Kemudian kukatakan kepada Hafsah agar dia mengatakan kepada beliau:" SesungguhnyaAbu Bakar seorang penyedih. Kalau dia yang menjadi imam menggantikan Rasulullah, dia tidak akan terdengar oleh orang banyak. Kenapa Tuan tidak menyuruh Umar saja. "Jawab beliau," Sesungguhnya kamu (para wanita) sahabat Yusuf. Suruhlah Abu Bakar menjadi imam shalat bagi orang banyak. "Abu Bakar tampilmenjadi imam. Sementara itu Rasulullah saw. merasakan badannya agak ringan. Dia pergi ke mesjid dipapah dua orang laki-laki, sedangkan kedua kakinya terjuntai ke lantai hingga sampai ke mesjid. Ketika Abu Bakar mendengar bahwa Rasulullah saw. datang, dia mencoba hendak mundur ke belakang. TapiRasulullah mengisyaratkan kepadanya supaya ia tetap di tempatnya, dan Nabi saw. duduk di sebelah kirinya.Abu Bakar shalat dengan berdiri, sedang Rasulullah saw. shalat sambil duduk. Abu Bakar mengikutkan shalat Rasulullah saw., Dan orang banyak mengikutkan Abu Bakar ra "400, Berita dari Nu'man bin Basyirr.a. , Mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Luruskan shaf (barisan) -mu!. Atau Allah akan mempermasalahkan arah mukamu (berpecah belah) nanti?" 401, Berita dari Anas ra mengatakan, bahwa pada suatu kali qamat untuk shalat telah diucapkan orang. Rasulullah saw. menghadapkan wajahnya kepada kami,lalu beliau bersabda: "Luruskan dan rapatkan shaf-mu! Sesungguhnya aku dapat melihatmu di belakangku." 402, Berita dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda: "Imam itu ditetapkan untuk diikuti. Karena itu janganlah kamu menyalahinya. Ketika dia rukuk, rukuk pulalah kamu. Apabiladia membaca Sami'allahu liman hamidah, maka baca pulalah Rabbana lakal hamdu. Dan ketika dia sujud, sujud pulalah kamu, ketika dia duduk, duduk pulalah semua- (nya. Dan luruskan shaf (barisan) dalam shalat; sesungguhnya meluruskan shaf itu sebaik-baik shalat. "403, Dari Abdullah bin 'Umar ra, katanya:"Saya melihat Nabi saw. Memulai takbir shalatnya: diangkatnya kedua tangannya sewaktu takbir itu sampai setentang dengan kedua bahunya. Ketika beliau takbir untuk ruku ', beliau melakukan seperti itu pula. Dan ketika dia mengucapkan Sami'allahu liman hamidahu dan mengucapkan Rabbana lakal hamd, beliaumelakukannya seperti itu pula. Dia tidak melakukan demikian ketika (hendak) sujud dan ketika mengangkat kepala dari sujud. "404, Dari Anas ra, dari Nabi saw., Sabdanya:" Luruskan shaf! Aku dapat melihatmu di belakangku: Di antara kami ada yang bertemu bahu dengan bahu temannya, dan tumit dengantumit. "405, Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Pada suatu malam aku shalat bersama-sama dengan Nabi saw. Aku berdiri sebelah kiri beliau. Maka dipegangnya kepala ku di, belakang dan menyuruh ku ke sebelah kanan beliau. Kemudian beliau shalat dan setelah itu tidur. Maka datanglah orang memberitahukan untuksolat. Lalu ia berdiri dan terus solat tanpa mengulang wudhu kembali. "

406, Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Aku dan seorang anak yatim shalat bersama di rumah kami, di belakang Nabi saw. Sedangkan ibu ku, Ummu Sulaim, di belakang kami."

407, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Shalat malam di kamarnya, padahal dinding kamar itu pendek, sehingga orang banyak dapat melihat Nabi saw. Karena itu mereka shalat pula seperti Nabi. Setelah hari pagi, mereka mempercakapkan hal itu. Malam kedua Nabi shalat pula. Orang banyak pun solatpula seperti beliau. Mereka lakukan hal seperti itu dua atau tiga malam, dan sesudah itu beliau shalat sambil duduk dan tidak keluar. Ketika hari telah subuh, orang banyak menanyakan hal itu kepada beliau. Jawab beliau, "Aku takut, kalau kalau kamu mengira shalat malam itu wajib." 408, Zaid bin Tsabitmemberitakan bahwa Rasulullah saw. membuat sebuah kamar di bulan Ramadhan, dan ia shalat di situ beberapa malam. Lalu beberapa orang sahabat shalat pula seperti shalat Nabi. Setelah Nabi mengetahui akan hal itu maka beliau shalat sambil duduk. Kemudian Nabi saw. datang kepada mereka dan bersabda: "Sesungguhnyaaku tahu apa yang telah Anda semua lakukan. shalatlah Anda semua di rumah masing-masing, karena shalat yang paling utama adalah shalat seseorang di rumahnya, kecuali shalat fardhu. "

409, Anas bin Malik Al Anshari r.a. menceritakan, bahwa pada suatu ketika Rasulullah saw. naik kuda. (Karena jatuh), maka rusuk nya yang sebelah kanan luka. Semenjak itu beliau shalat sambil duduk untuk beberapa kali shalat. Kami shalat pula di belakang beliau (makmum) sambil duduk. Sesudah memberisalam, beliau bersabda, "Sesungguhnya imam itu ditetapkan untuk diikut. Maka ketika dia shalat berdiri maka shalat pulalah dengan berdiri. Ketika dia ruku ', ruku' pulalah kamu. Ketika dia bangkit, bangkit pula, ketika dia sujud, sujud pula, dan ketika dia mengucapkan Sami'allahu liman hamidah makaucapkanlah Rabbana lakal hamd. "410, Berita dari Salim bin Abdullah ra, dari bapaknya, dia mengatakan, bahwa Rasulullah saw. Mengangkat kedua belah tangan beliau sampai setentang dengan kedua lengannya, ketika dia takbir memulai shalat, dan takbir untuk rukuk. Ketika beliau mengangkat kepalanya darirukuk, beliau mengangkat pula keduanya seperti itu, sambil membaca Sami'allahu liman hamidah Rabbana walakwl hamdu. Tapi ia tidak melakukan perbuatan seperti itu ketika hendak sujud. "411. Berita dari Anas ra mengatakan, bahwa Nabi saw., Abu Bakar dan Umar, ketiganya memulai shalat merekadengan membaca Alhamdulillahi rabbil 'Alamin (surat al fatihah). 412, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Hening sebentar antara takbir dan bacaan fatihah. Aku bertanya," Dengan nama ayah dan ibu ku, ya, Rasulullah! Selama Anda hening antara takbir dan bacaan fatihah, apakah yang Andabaca? "Jawab beliau," Aku membaca: Allahuma baa'id baini wa baina khathayaya Kamaa baa'adta bainal masyriqi wal Maroko. Allaahumma naqqini minal khathayaya Kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanas. Allaahummaghsil khathayaya tagihan maa-i wafs tsalji wal baradi. "(Wahai, Allah! Jauhkanlah antaraku dankesalahanku seperti jauhnya Timur dan Barat. Wahai, Allah! Sucikanlah aku dari segala kesalahanku, seperti halnya kain putih dibersihkan orang dari kotoran. Wahai, Allah! Bersihkanlah segala kesalahanku dengan air salju dan dengan air es).

413, Asma binti Abu Bakar r.a. memberitakan, bahwa pada suatu ketika Nabi saw. melakukan shalat kusuf (shalat gerhana matahari). Dia berdiri lama-lama, rukuk lama-lama, kemudian berdiri kembali lama-lama, kemudian rukuk lagi lama-lama, kemudian bangkit dari rukuk dan sesudah itu sujud lama-lama, kemudianbangkit lalu sujud lama-lama. Kemudian berdiri kembali lama-lama, kemudian rukuk lama-lama, kemudian bangkit dan berdiri lama-lama, kemudian bangkit lalu sujud kembali lama-lama. Sesudah itu beliau melengong memberi salam. Sabda beliau: "Sungguh dekat rasanya surga kepada ku, sehingga andaikan akuberani, dapat kupetikkan untukmu setangkai buah dari buah-buahannya. Tapi neraka terasa dekat pula kepada ku. Sehingga aku berucap, "O, Tuhan! Apakah aku bersama mereka?" Tiba-tiba aku melihat seorang wanita, yang kuduga dia itu dicakar kucing. Lantas aku bertanya, "Apa yang telah terjadi?" Jawabmereka, "Wanita itu telah mengurung kucing itu sampai mati kelaparan, tidak diberinya makan dan tidak pula dilepaskannya sehingga kucing itu dapat mencari makan sendiri."

414, Dari Abi Ma'mar ra, katanya: Kami bertanya kepada Khabbab, "Apakah Nabi saw. Membaca (ayat) dalam shalat Zuhur dan Asar?" Jawabnya, "Ada!" Tanya ku, "Bagaimana kamu bisa mengetahuinya?" Jawabnya, "Dari gerakan janggutnya."

415, Dari Abdullah bin Abbas ra, katanya: "Pada masa Rasulullah saw. Terjadi gerhana matahari. Lalu beliau shalat (kusuf)". Para sahabat bertanya, Ya, Rasulullah! Anda kami lihat seperti mengambil sesuatu di tempat Anda berdiri, kemudian Anda surut ke belakang. Mengapa? "Jawab Nabi," Diperlihatkankepada ku syurga, lalu kupegang setangkai (buah) daripadanya. Kalau kupetikkan untukmu, niscaya dapat untuk kamu makan seumur dunia. "

416, Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Nabi saw. Shalat bersama-sama dengan kami. Kemudian beliau naik ke mimbar dan menunjuk dengan tangannya ke arah kiblat mesjid. Kemudian beliau bersabda:" Sekarang saya sungguh-sungguh telah melihat surga dan neraka . Yaitu semenjak aku solat tadi bersamadengan kamu sekalian. Keduanya bagaikan tergambar dalam penglihatanku di dinding sebelah kiblat itu. Belum pernah aku menyaksikan kebahagiaan dan kesengsaraan seperti yang ku saksikan hari ini. "Ucapan beliau itu diucapkannya sampai tiga kali.417, Anas bin Malik bercerita, bahwa Rasulullah saw.bersabda: "Apakah gerangan yang terpikir oleh sementara orang yang melihat ke langit dalam shalatnya?" Sangat keras ucapan beliau ketika mengucapkan kata-katanya itu. Sampai akhirnya beliau bersabda: "Hentikanlah perbuatan seperti itu! Ataukah mereka ingin pandangan mereka dicabut?" 418, Dari 'Aisyahra, katanya: "Aku bertanya kepada Rasulullah saw. perihal menoleh atau berbalik di dalam shalat. Jawab beliau," Hal itu adalah suatu pencurian yang dilakukan oleh setan terhadap shalat seseorang. "

419, Diberitakan oleh Anas bin Malik ra, katanya: "Pada suatu waktu, ketika kaum Muslimin sedang shalat Subuh, mereka terkejut karena tiba-tiba Rasulullah membuka tabir kamar 'Aisyah (di mana ia sedang terbaring sakit keras). Rasulullah senyum tertawa melihat mereka sedang shalat dalam beberapashaf. Abu Bakar r.a. (Yang menjadi imam ketika itu) mundur sampai ke shaf di belakangnya, karena mengira Rasulullah akan datang shalat bersama-sama dengan mereka. Hampir saja kaum muslimin tergoda dalam shalat mereka karena peristiwa itu. Maka Nabi mengingatkan mereka supaya mereka melanjutkansolat. Sesudah itu beliau menutupkan tabirnya kembali. Beliau wafat pada akhir hari itu juga. "420, Diberitakan oleh 'Ubbadah bin Shamit ra, bahwa Rasulullah saw. Bersabda:" Tidak (sah) shalat orang yang tidak membaca Surah Al Fatihah. "

421, Dari Abu Qatadah ra, katanya: "Pada dua rakaat pertama shalat Zuhur, Nabi saw. Membaca Surah Al Fatihah dan dua surat, dipanjangkannya bacaan pada raka'at pertama dan dipendekkannya pada raka'at kedua. Kadang-kadang bacaan ayatnya itu terdengar. Dalam shalat 'Ashar beliau membaca Fatihatul Kitab(Surah AI Fatihah) dan dua surat. Dan di dalam shalat Subuh, beliau memanjangkan bacaan pada rakaat pertama dan memendekkan pada raka'at kedua. "422, Dan Ibnu Abbas ra, katanya:" Ummul Fadhal mendengarnya, dia membaca surat Wal Mursalaati'Urfa. Lalu Ummull Fadhal mengatakan, "Hai, Anak ku! Bacaanmu akansurat itu sungguh mengingatkan ku saat terakhir aku mendengar Rasulullah saw. membacanya dalam shalat Maghrib. "423, Diceritakan oleh Marwan bin Hakam ra, bahwa Zaid bin Tsabit bertanya kepadanya:" Apa sebabnya Anda di dalam shalat Maghrib membaca surat-surat yang pendek saja? Padahal aku pernah mendengarRasulullah saw. membaca salah satu dua surat yang panjang-panjang. "424, Dari Jubair bin Muth'im ra, dari bapaknya, katanya:" Aku mendengar Rasulullah saw. membaca surat Ath Thur dalam shalat Maghrib. "425, Diceritakan oleh Abu Rafi 'ra., katanya:" Aku shalat' Isya bersama dengan Abu Hurairah raDia membaca surat Al Insyiqaq, sesudah itu dia sujud. Menjawab pertanyaanku dia berkata: "Saya sujud di belakang Abu Qasim (Nabi saw.) Ketika dia membaca surat tersebut, dan akan selalu sujud, sampai saya dapat bertemu dengannya (kalau sudah meninggal)."

426, Diceritakan oleh Al Barra 'ra, katanya: "Katanya aku mendengar Nabi saw. Membaca surat At Tin dalam shalat' Isya, di mana saya tidak pernah mendengar suara bacaan seseorang yang lebih bagus dari suara beliau." 427, Diceritakan oleh Atha ' ra, bahwasanya dia mendengar Abu Hurairah berkata: "Qur'andibaca di setiap shalat. Bacaan yang dinyaringkan oleh Nabi saw., Kami nyaringkan pula untukmu. Dan bacaan yang dibaca dengan perlahan, kami baca pula dengan lembut untukmu. Jika tidak kamu tambah surat Al Fatihah, itu sudah cukup untukmu, tetapi jika kamu tambah (dengan surat-surat yanglain) maka itu akan lebih baik. "428, Diceritakan oleh Ibnu Abbas ra. katanya:" Nabi pergi dengan beberapa orang sahabat menuju pasar 'Ukazh. Waktu itu suatu dinding telah ditempatkan antara para setan dan berita-berita langit. Batu berapi panas (meteoroid) dilemparkan kepada mereka. setan-setanitu pergi kepada kaumnya, menanyakan kepada mereka, "Apa yang terjadi pada kalian?" Jawab mereka, "Antara kita dengan berita dari langit tertutup, sedangkan kita dilempari dengan batu berapi (meteoroid). Berkata pula yang lain," Tertutupnya kita dengan berita-berita dari langit tentu ada sesuatu yangmenyebabkannya. karena itu pergilah kalian ke Timur dan ke Barat, selidiki apakah sesungguhnya yang telah menutup antara kamu semua dengan berita dari langit. Kelompok yang berangkat ke arah Tihamah, bertemu dengan Nabi saw. ketika dia berada di Nakhlah sedang menuju Pasar 'Ukazh. Nabi saw. solatSubuh dengan para sahabat beliau. Ketika mereka mendengar bacaan Qur'an (dibaca oleh Nabi), mereka memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Lantas mereka berkata: "Demi Allah! Inilah yang membatasi kita dengan berita-berita dari langit." Ketika mereka kembali kepada kaumnya, mereka menyatakan: "Hai,kaum kami! Sesungguhnya kami mendengar Bacaan yang menakjubkan. (Yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhan kami. "Kemudian diturunkan Allah kepada Nabi-Nya, ayat:" Qul Uhiya ilayya. . . . "Katakanlah (hai Muhammad)! Telah diwahyukan kepada ku. . . . . . . .. "(AI Jinn, 72: 1 - 2). Yang diwahyukan kepada Muhammad adalah apa yang dikatakan Jin tadi."

429, Diberitakan oleh Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: "Apabila imam membaca Amin, maka ucapkan pulalah Amin! Karena barangsiapa bersamaan Aminnya dengan Amin malaikat, diampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu.430, Diberitakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw.pernah bersabda: Apabila imam membaca ghairil maghdhuubi 'alaihim wa ladhdhallin, maka ucapkanlah Amin! Barangsiapa bersamaan ucapan Amin-Nya dengan ucapan malaikat, diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu.431. Diberitakan oleh Abu Bakrah bahwa dia datang kepada Nabi saw. Didapatinya ia sedangrukuk, maka dia pun naik pula sebelum sampai ke shaf. Hal itu diceritakannya kepada Nabi. Sabda Nabi saw., "Semoga Allah swt. Menambah kesungguhan hatimu itu. Tetapi (perbuatan seperti itu) jangan diulangi lagi.432, Diceritakan oleh Imran Ibnu Hushain ra, katanya: Kami shalat bersama 'Alir.a. di Basrah. Dia menimbulkan ingatan kami ke shalat yang kami lakukan bersama Rasulullah saw.Imran menyebutkan, "Ali membaca takbir setiap kali ia bangkit dan menundukkan kepala." 433, Diceritakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa ketika ia menjadi imam bagi mereka. Dia membaca takbirsetiap kali dia menunduk dan bangkit. Setelah selesai solat dia berkata: bahwasanya shalat ku itu sama dengan shalat Rasulullah saw. "

434, Diceritakan oleh Zaid bin Wahab, ra, bahwa dia melihat seorang yang tidak sempurna rukuk dan sujudnya. Katanya kepada orang itu, "Sesungguhnya engkau tidak shalat. Kalau engkau mati, maka engkau mati di atas agama yang bukan agama Muhammad saw." 435, Diberitakan oleh Abu Hurairah r.a., bahwaNabi saw. masuk ke dalam mesjid, kemudian masuk pula seorang laki-laki lalu dia shalat. Selesai shalat, orang itu datang dan memberi salam kepada Nabi saw. Nabi menolak orang itu dan bersabda, "Ulangilah shalat Anda kembali karena Anda belum shalat!" Maka diulanginya shalatnya kembali, kemudian dia datangdan memberi salam kepada Nabi. Sabda Nabi, "Ulangilah shalat Anda kembali, karena Anda belum shalat!" Sampai tiga kali Nabi saw. menyuruh orang itu demikian. Jawab orang itu, "Demi Allah, yang telah mengutus Anda dengan yang hak. Aku belum tahu cara shalat yang lebih baik dari itu. Karena itu ajarkanlahkepada ku. "Jawab Nabi saw.," Bila engkau berdiri hendak shalat, ucapkanlah Takbir. Kemudian baca ayat-ayat Qur'an yang mudah bagi mu. Kemudian rukuk hingga engkau tenang dalam rukuk itu, kemudian bangkit, berdiri lurus kembali. Sesudah itu sujud, sampai engkau tenang dalam sujudmu itu. Sesudahitu bangkit, duduk, sehingga engkau tenang tenteram dalam dudukmu itu. Kemudian sujud, sampai engkau tenang dalam sujudmu itu. Lakukanlah seperti itu setiap kamu shalat. "

436, Diceritakan oleh 'Aisyah ra, bahwasanya Nabi saw. di dalam rukuk dan sujud, beliau membaca: "Subhanakallahumma rabhana wa bihamdika Allahummaghfir li (Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami. Dan dengan memuji Engkau, wahai Allah, ampunilah hamba.)"

437, Diceritakan oleh Abu Hurairah ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Membaca" Samiallahu liman hamidah ", maka beliau membaca," Allahumma Rabbana wa lakal hamd. "Dan beliau membaca Takbir ketika ia rukuk atau bangkit dari rukuk, begitu pula ketika dia berdiri dari dua sujud, beliau membacatakbir (Allahu Akbar). "438, Diceritakan oleh Abu Hurairah ra," bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila imam membaca 'Samiallahu liman hamidah', maka bacalah:" Allahumma Rabbana lakal hamd. "Barangsiapa bacaannya bersamaan dengan bacaan malaikat, diampuni Allah dosanya yang telah lalu." 439, Beritadari Abu Hurairah ra, katanya: Akan kugambarkan kepada mu shalat Nabi saw. Abu Hurairah Qunut pada raka'at terakhir shalat Zuhur, shalat 'Isya, dan shalat Subuh, yaitu sesudah membaca Sami'allahu liman hamidah, dia mendoakan kebahagiaan bagi kaum muslimin dan mengutuk orang-orang kafir. "

440, Dari Rifa'ah bin Rati 'Az Zuraqi ra, katanya: Pada suatu hari kami shalat di belakang Nabi saw. Tatkala ia mengangkat kepala dan rukuk, "ia membaca: Sami'allahu liman hamidah. Seorang laki-laki yang shalat di belakang beliau lalu membaca:" Rabbana wa lakal hamdu hamdan katsiran thaiyibanmubarakan fihi. (Wahai, Tuhan Karmi! Untukmulah segala puji-pujian, pujian yang banyak, baik, lagi penuh berkat di dalamnya). "Setelah selesai shalat, Nabi saw. Bertanya: Siapa yang membaca bacaan itu tadi?" Jawab orang itu: "Aku!" Sabda Nabi saw., "Aku melihat, lebih dari tiga puluh malaikat berlomba-lombasupaya lebih dahulu menuliskan bacaanmu itu tadi. "441, Diberitakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa orang banyak bertanya kepada Rasulullah saw. Tanya mereka," Dapatkah kami melihat Tuhan kita nanti di hari kiamat? "Jawab Nabi," Masih sangsikah kamu untuk dapat melihat bulan purnama pada malam empat belasyang tidak berawan? "Jawab mereka," Tidak! Ya, Rasulullah! "Tanya Nabi saw.," Masih sangsikah kamu untuk dapat melihat matahari di tengah hari yang tidak berawan? Jawab mereka, "Tidak!" Sabda Nabi saw., "Sesungguhnya kamu akan melihat Allah (Tuhanmu) seperti itu. Pada hari kiamat itu akan dikumpulkanseluruh manusia. Lalu Allah berfirman, "Siapa yang menyembah sesuatu (selain aku), maka hendaklah dia sesuai sembahannya itu." Di antara mereka itu ada yang berdasarkan matahari, ada yang berdasarkan bulan dan ada yang menurut bermacam-macam thaghut (berhala). Maka tinggallah umat Islam ini, termasuk didalamnya orang-orang munafik. Allah akan datang kepada mereka dan berkata, "Aku adalah Tuhanmu!" Jawab mereka, "Kami akan tetap di sini sampai Tuhan kami datang. Ketika Tuhan kami datang, kami akan mengenalNya." Maka datanglah Allah kepada mereka, lalu berkata: "Aku Tuhanmu!" Jawab mereka, "Ya,Engkaulah Tuhan kami. "Allah akan memanggil mereka, dan sebuah jembatan disajikan melintasi neraka jahannam. Aku (Muhammad saw.) Adalah orang pertama di antara para Rasul beserta umatnya yang pertama-tama melintasinya. Tak seorang pun di kala itu yang berkata-kata kecuali do'a para Rasul. Do'a merekaketika itu adalah: "Ya, Allah! Selamatkan, selamatkan!" Di dalam neraka jahannam itu ada kaitan-kaitan seperti duri kayu Sa'dan. Tahukah Anda duri kayu Sa'dan itu? "Jawab orang banyak," Tahu. "Sabda Nabi saw.," Rupanya seperti duri kayu Sa'dan, tetapi besarnya hanya Allah swt. yang tahu, manusiaakan terkait karena amalnya. Di antaranya ada yang jatuh terkait sesuai dengan amalnya, tetapi ada pula yang terkait sedikit saja, kemudian lepas. "Ketika Allah swt. Menghendaki akan memberi rahmat kepada penduduk neraka, maka disuruhnya malaikat mengeluarkan orang-orang yang pernah menyembah Allah.Mereka segera menghapusnya, yang masing-masing dikenalnya dengan tanda bekas sujud. Allah swt. mengharamkan api memakan tanda bekas sujud. Maka keluarlah mereka dari neraka. Seluruh tubuh anak Adam akan dimakan api kecuali bekas sujud. Para malaikat mengeluarkan mereka dari neraka dalam kondisi hangus.Lalu dituangkan kepada mereka air kehidupan. Maka tumbuhlah tubuh mereka sebagai tumbuhnya bibit di tanah bekas banjir. Setelah Allah swt. mengadili mereka, masih ada ketinggalan seseorang antara surga dan neraka. Dialah orang terakhir dari isi neraka yang akan masuk ke dalam surga. Dikala mukanyadihadapkannya ke neraka, dia mendoa: "Wahai, Tuhan ku! Palingkanlah wajah ku dari neraka ini. Baunya sungguh amat menyakitkan bagi ku, dan panasnya membakar ku." Allah akan menanyainya, "Jika permintaanmu Aku kabulkan, apakah engkau akan meminta lagi yang lain?" Jawabnya, "Demi kebesaran Engkau,tidak akan kuminta lagi. "

Maka diperkenankan oleh Allah permintaannya (tersebut di atas), dengan kesepakatan seperti tersebut. Lalu dipalingkan Allah wajahnya dari neraka. Tapi setelah mukanya dihadapkan ke surga, dan dilihatnya keindahan surga, diamlah ia seketika. Kemudian ia mendo'a pula: "Ya, Tuhan ku, bawalah aku kedekat pintu surga! "Allah bertanya," Bukankah engkau telah mengikat janji dengan ku, yang engkau tidak akan memajukan permintaan yang lain lagi? "Jawab orang itu," Wahai, Tuhan ku! Janganlah kiranya aku dijadikan makhluk yang paling malang! "Jawab Allah, Jika Aku kabulkan permintaanmu, apakahengkau masih akan meminta yang lain lagi? "Jawabnya," Tidak! Demi kebesaran Mu, aku tidak akan meminta yang lain lagi! "Lalu diperkenankan Allah permintaannya dengan perjanjian, dan dia dibawa ke pintu surga. Setelah sampai di pintu surga, terlihat olehnya keindahan surga, kemuliaan, dan kegembiraanyang ada di dalam surga. Dia terdiam pula seketika. Kemudian ia memohon pula, "Wahai, Tuhan ku! Masukkanlah kiranya aku ke dalam surga!" Kata Allah, "Kasihan kamu, hai anak Adam! Alangkah penipunya kamu! Bukankah kamu sudah berjanji tidak akan meminta lagi selain yang telah kamu peroleh?" Jawabnya,"Ya, Tuhan! Janganlah kiranya aku dijadikan makhluk yang paling malang." Allah 'Azza wa Jalla tertawa mendengarkan ucapannya itu. Kemudian dia mengizinkannya masuk ke surga. Mengatakan Allah, "Mintalah segala yang kamu inginkan." Lalu dia memohon segala yang diinginkannya sehingga ia puas. Kemudian Allahberkata pula, "Mintalah tambahannya ini dan itu." Diingatkan oleh Allah kepadanya berbagai macam keinginannya sampai ia puas. Kata Allah pula, "Semua ini untukmu, dan ada lagi tambahannya sebanyak itu pula."

442, Berita dari Abdullah bin Malik bin Buhainah ra, menceritakan, bahwa ketika Nabi saw. sujud, direnggangkannya kedua lengannya (dari rusuknya), sehingga terlihat putih ketiaknya ".

443, Diceritakan oleh Hudzaifah ra, bahwa dia melihat seorang laki-laki yang tidak sempurna rukuk dan sujudnya. Setelah orang itu selesai shalat, Hudzaifah berkata kepadanya, "Engkau tidak shalat. Kalau engkau mati, maka engkau mati bukan di dalam agama Muhammad saw." 444, Diceritakan oleh Al Barra 'bin 'Azib ra, dia seorang sahabat yang tidak pernah dusta, katanya: "Pada suatu kali kami shalat di belakang Nabi saw. Ketika Nabi membaca Sami'allahu liman hamidah, tidak seorang pun di antara kami yang membungkukkan punggungnya, sehingga Nabi telah meletakkan keningnya ke bumi. "445, Diceritakanoleh Ibnu Abbas r.a., katanya Nabi saw. pernah bersabda: "Aku disuruh sujud di atas tujuh tulang." Dia memberi isyarat dengan tangan beliau ke hidungnya, kedua tangannya, dua lutut, ujung kedua kaki, ujung jempol kaki dan kami tidak mengikat kain dan rambut. "446, Diceritakan oleh Abu Salamahra, katanya: "Aku datang bertanya kepada Abu Sa'id Al Khudri, tanyaku:" Tidakkah lebih baik kita pergi ke Nakhl supaya kita dapat berbicara di sana? "Lalu kami pergi ke sana. Aku berkata kepadanya," Ceritakanlah kepada ku , apa yang telah tuan dengar dari Nabi saw. tentang Malam Qadar "Katanya,"Rasulullah sedang iktikaf sepuluh hari pertama bulan Ramadhan. Kami pun iktikaf pula bersama-sama dengan dia. Maka datanglah malaikat Jibril mengatakan," Yang tuan inginkan itu (malam qadar) belum datang. "Nabi saw. Melanjutkan lagi iktikaf beliau pada sepuluh hari pertengahan bulan. Kami pun iktikafpula bersama-sama dengan dia. Lalu datang pula malaikat Jibril mengatakan: "Yang tuan inginkan belum datang."

Keesokan pagi dari malam kedua puluh bulan Ramadhan, Nabi saw. berpidato. Sabda beliau: "Barangsiapa iktikaf bersama dengan ku, harus diteruskannya, karena kepada ku telah diperlihatkan Malam Qadar itu, tetapi aku lupa tanggalnya. Malam qadar itu adalah dalam sepuluh yang akhir (Ramadhan) dibilangan ganjil. Saya bermimpi seolah-olah saya sujud di tanah basah. "Atap mesjid terbuat dari pelepah kurma. Di langit, kami tidak melihat awan sedikit pun. Tetapi tidak lama kemudian, datanglah awan gelap dan hujan pun turun dengan lebatnya. Kami shalat bersama-sama dengan Nabi saw. dan kami melihattanah dan air menempel di kening dan di puncak hidung Nabi ,. sesuai benar dengan mimpi beliau. "

447, Diceritakan oleh Sahl bin Sa'ad ra, katanya: "Orang banyak shalat bersama-sama dengan Nabi saw. Dan mereka mengikatkan sarung mereka ke kuduk masing-masing, karena kecilnya sarung itu. Karena itu, dikatakan orang kepada kaum wanita," Janganlah kamu mengangkat kepalamu (dari sujud) sebelum kaumlaki-laki duduk dengan sempurna. "448, Dari 'Aisyah ra, dia menceritakan bahwa," Nabi saw. memperbanyak bacaannya dalam rukuk dan sujud dengan bacaan: "Subhanakallahumma rabbana wa bihamdika, Allahumaghfirli (Maha Suci Engkau, wahai Allah, Tuhan kami, dan Maha Terpuji Engkau. Ya, Allah! Ampunilahaku! "Dengan cara begitu, Nabi saw. tampaknya menjelaskan maksud ayat al Qur'an." 449, Diceritakan oleh Al Barra 'ra, katanya: "Biasanya sujud Nabi saw., Rukuknya, dan duduknya antara dua sujud, hampir sama saja lamanya masing-masing." 450, Diceritakan oleh Anas bin Malik ra, dari Nabi saw., Sabdanya:"Tegakkanlah sujudmu, dan janganlah menempatkan kedua lengan (ke bumi) seperti anjing tidur." 451, Diceritakan oleh Malik bin Huwairits ra, bahwasanya dia melihat Nabi saw. solat. Ketika Nabi saw. akan shalat witir, beliau tidak langsung berdiri, melainkan duduk lebih dahulu sebentar. "452, Diceritakanoleh Muhammad bin Amr bin 'Atha' ra, bahwasanya dia pernah duduk bersama beberapa orang sahabat Nabi saw., membicarakan perihal shalat Nabi. Abu Humaid Sa'idi mengatakan, "Saya yang paling ingat di antara kamu akan shalat Rasulullah Saw. Ketika takbir, kulihat dia mengangkat kedua belah tangannyasampai setentang dengan bidang kedua bahunya. Ketika rukuk, diletakkannya kedua telapak tangannya di atas lututnya, dan diratakannya punggungnya. Ketika ia mengangkat kepala (bangkit) dari rukuk, ia berdiri tegak, lurus, sehingga tulang punggung beliau kembali tegak lurus seperti biasa.Ketika sujud, diletakkannya kedua telapak tangannya (ke bumi), tetapi lengannya tidak ditempatkan dan tidak pula dirapatkannya ke rusuk, dan ujung jari kakinya dihadapkannya ke kiblat. Ketika ia duduk sesudah dua raka'at, beliau duduk di atas kakinya yang kiri dan menegakkan situs kakinya yang kanan.Duduk pada raka'at yang akhir, ia duduk di atas kakinya yang kiri dan menegakkan situs kakinya yang kanan. Duduk pada raka'at yang akhir, dia mengulurkan telapak kakinya yang kiri ke kanan dan ditegakkannya tapak kakinya yang (kanan) dan beliau duduk di pinggulnya.453, Diceritakan olehAbdullah bin Buhainah r.a. (Dia berasal dari Bani Azdi Syanuah, sahabat - dalam suatu perjanjian, persahabatan - dengan Bani Abdu Manaf dan juga salah seorang sahabat Nabi saw.), Dia mengabarkan bahwasanya Nabi saw. pernah shalat Zuhur dengan orang banyak. Setelah raka'at kedua beliau terus saja berdiritanpa duduk tasyahud pertama, dan orang banyak pun berdiri pula. Setelah shalat hampir selesai, dan sedang menanti-nanti Nabi hendak memberi salam, tiba-tiba beliau takbir, padahal ia sedang duduk. Kemudian sujud dua kali dan setelah itu barulah beliau memberi salam.

454, Aisyah r.a. isteri Nabi saw. menceritakan, bahwasanya Nabi saw. mendoa dalam shalat.

Doanya: "Allahumma inni a'udzubika 'min' adzabil qabri, wa a'udzu bika min fitnatil Masihid Dajjaal, wa a'udzu bika min fitnatil mahyaa wa fitnaatil mamati, Allahumma inni a'udzu bika minal ma'tsam wal maghram." (Wahai, Allah! Aku berlindung dengan Engkau dari siksa kubur, dan aku berlindung denganEngkau dari fitnah dajjal, dan aku berlindung dengan Engkau dari bencana kehidupan dan dari bencana kematian. Wahai, Allah! Aku berlindung dengan Engkau dari segala dosa dan bencana utang). Seseorang bertanya, "Mengapa sering benar Tuan meminta perlindungan dari bencana utang?"

Jawab Nabi, "Sesungguhnya ketika seseorang telah berutang, biasanya ketika dia berkata dia dusta. Dan ketika dia berjanji dia mungkir."

455, Abu Bakar Shiddiq ra menceritakan bahwa dia berkata kepada Rasulullah saw., "Ajarkanlah kepada ku, Ya Rasulullah, doa yang harus kubaca dalam shalat. Jawab Nabi," Bacalah! "Allahumma ini zhalamtu nafsi zhulman katsiran, wala yaghfirudz dzunuba illa anta, faghfirli maghfiratan min 'Indika Warhamniinnaka antal ghafurur rahim. "(Wahai, Allah! Bahwasanya aku aniaya terhadap diri ku sendiri dengan penganiayaan yang banyak. Tidak ada yang berhak mengampuni aku melainkan hanya Engkau. karena itu ampunilah aku sebenarnya ampun dari Engkau. Dan kasihanilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagiMaha Pengasih. ")

456, Diberitakan oleh Abdullah ra, katanya: "Ketika kami shalat bersama-sama dengan Nabi saw., Kami membaca" Assalam 'alallaahi min' ibaadihi, assalamu 'ala fulaanin wa fulaanin. (Salam untuk Allah dari hamba-Nya; Salam untuk di Anu dan si Anu). Mendengar bacaan itu Nabi saw. bersabda, "Janganlah kamumengatakan Assalamu 'alallaah ", karena Allah itu sendiri adalah As Salaam. Tetapi bacalah:" At tahiyyaatu lillaahi, wash shalawatu wath thaiyyibaatu, Assalaamu' alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, Assalaamu 'alaina wa' ala 'ibadillaahish shaalihin. "

(Penghormatan untuk Allah, seluruh do'a dan segala kebaikan, Salam untukmu hai Nabi, disertai rahmat dan berkat Allah, Salam untuk kami, dan untuk para hamba Allah yang saleh-saleh). Jika doa itu yang kamu baca, maka doamu meliputi seluruh hamba Allah, baik yang di langit maupun yang antara langit danbumi. Selanjutnya bacalah: "Asyhadu Anla ilaaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh." (Saya mengakui, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali hanya Allah. Dan saya mengakui bahwa Muhammad itu hamba Allah dan rasul-Nya). Setelah membaca doa itu. seseorang dapat memilih doayang disukainya. dan berdoalah dengan doa yang disukainya itu.

457, Diceritakan oleh Ummu Salamah ra, "Biasanya. Setelah Nabi memberi salam, orang-orang perempuan berdiri lebih dahulu, sedangkan Nabi diam sebentar sebelum beliau berdiri." 458, Diceritakan oleh 'Utban ra, katanya: "Kami shalat bersama-sama dengan Nabi saw., dan kami memberi salam pula ketika beliaumemberi salam. "459, Diceritakan oleh lbnu Abbas ra," Sesungguhnya berzikir dengan mengeraskan suara setelah selesai shalat fardhu ada dilakukan di zaman Nabi saw. Kata Ibnu Abbas melanjutkan ,. "Aku tahu setelah orang-orang selesai shalat wajib, saya dengar begitu." 460, Abu Hurairah r.a. menceritakan,bahwa orang-orang fakir datang kepada Nabi saw. mengatakan: Orang-orang kaya mendapat derajat yang tinggi serta kebahagiaan yang mantap. Mereka shalat seperti kami, dan berpuasa seperti kami. Namun mereka memiliki keuntungan dari kami, karena mereka dapat pergi haji dengan harta mereka. Mereka juga dapatumrah, berperang dan bersedekah. "Jawab Nabi," Tidakkah lebih baik kuceritakan padamu suatu hal yang jika kamu kerjakan, niscaya kamu akan dapat mengejar orang yang dahulu, dan tidak akan bisa dikejar oleh orang yang di belakangmu. Kamu akan menjadi orang yang paling baik di antara teman-temannya,kecuali jika mereka mengerjakan pula apa yang kamu kerjakan. Yaitu: Tasbih (membaca Subhanallah), Tahmid (membaca Allamdulillah), dan Takbir (membaca Allaahu Akbar), setiap selesai shalat sebanyak 33 kali. Kami berbeda pendapat. Ada yang mengatakan, tasbih 33 kali, tahmid 33 kali dan takbir 34 kali.Aku bertanya kembali kepada Nabi saw., Dan dia menjawab, "Baca Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar. Masing-masing 33 kali."

461, Dari Warid ra, sekretaris Mughirah bin Syu'bah, katanya: "Di imlakan kepada ku oleh Mughirah bin Syu'bah sebuah surat kepada Mu'awiyah. Bunyinya:" Biasanya Nabi saw. setiap selesai shalat fardhu, beliau membaca: Laa ilaaha illallaahu wahdahu syarika1ahu lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'alakulli syai-in qadir. (Tidak ada Tuhan yang patut disembah, melainkan hanya Allah satu-satunya. Tidak ada sekutu bagiNya, Kepunyaan lah seluruh kerajaan dan pujian, dan Dia berkuasa di atas segala-galanya). Allahumma laa maani'a limaa a'thaita, wa laa mu'thiya limaa mana 'ta, wa laa yanfa'u dzal jaddiminkal jaddu. "(Wahai, Allah! Tidak ada yang sanggup menghalangi pemberian-Mu. Dan tidak ada pula yang sanggup memberikan apa yang Engkau larang. Tidak ada manfaatnya di hadapan-Mu kekayaan orang kaya)

462, Kabar dari Samurah bin Jundab mengatakan bahwa ketika Nabi saw. selesai shalat, beliau menghadap kepada kami.463, Berita dari Zaid bin Khalid al Juhaini ra mengatakan, bahwa dia bercerita: "Pada suatu kali Rasulullah saw. menjadi imam Subuh bagi kami di Hudaibiyah. Sedangkan tadi malam habishujan. Setelah selesai shalat, beliau menghadap ke kami dan bersabda: "Tahukah Tuan-tuan, apa yang telah difirmankan Allah?" Jawab mereka, "Allah dan RasulNya yang lebih tahu." Kata Nabi, "Allah berfirman, pagi ini ada di antara hamba-Ku yang beriman kepada-Ku dan ada pula yang kafir. Siapa yangmengatakan, hari hujan karena rahmat dan karunia Allah, maka itulah orang yang iman kepadaKu, dan kafir kepada bintang. Tapi siapa yang mengatakan, hari hujan karena bintang ini dan bintang itu muncul, maka itulah orang yang kafir kepada-Ku dan iman kepada bintang-bintang. "

464, Dari Ummu Salamah ra, istri Nabi saw., Katanya: "Setelah Nabi saw. Memberi salam (selesai shalat), orang-orang perempuan pulang lebih dahulu dan sampai di rumah mereka sebelum Nabi saw. Berangkat dari mesjid." 465, Diceritakan oleh 'Uqbah ra, katanya: "Aku shalat' Ashar di Madinah di belakangNabi saw. Setelah memberi salam, dia cepat berdiri sehingga melangkahi duduk orang menuju ke kamar salah seorang istri beliau. Jama'ah agak terkejut melihat Nabi begitu cepat berdiri. Kemudian ia kembali dan dilihatnya orang banyak agak heran melihat dia terburu-buru. Lalu beliau bersabda,"Aku teringat ada sedikit emas di tangan kami. Aku tak suka terganggu karenanya, karena itu ku suruh bagi-bagikan emas itu." 466, Diceritakan oleh Ibnu Umar ra, bahwa Nabi saw. pernah bersabda ketika perang di Khaibar, "Siapa yang memakan buah ini, yakni bawang, maka janganlah ia mendekati mesjidkita ini. "

467, Diceritakan oleh Abu Sa'id AI Khudri ra, dari Nabi saw., Bahwa beliau bersabda: "Mandi hari Jumat, adalah wajib bagi setiap orang dewasa."

468, Diceritakan oleh Ibnu Umar ra, dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: "Jika isteri mu meminta izin kepada mu untuk pergi ke mesjid di malam hari, hendaklah kamu izinkan."

469, Diceritakan oleh Ummu Salamah katanya: "Bahwasanya wanita-wanita di masa Nabi, setelah mereka selesai shalat, mereka segera pulang. Sedangkan Rasulullah masih tinggal bersama kaum laki-laki. Setelah Nabi berdiri, barulah mereka berdiri pula." 470, Diceritakan oleh Abu Qatadah ra, dari bapaknya,sabda Rasulullah saw. katanya: "Aku berdiri hendak shalat. Aku bermaksud hendak membaca surat yang panjang-panjang dalam shalat itu. Tapi tiba-tiba kudengar tangis anak-anak. Maka kusingkatkan saja bacaan ayat dalam shalat itu, karena aku tak suka menyusahkan ibu si anak itu. " 471, Dari 'Aisyah r.a.,katanya: Kalau sekiranya Rasulullah saw. menemukan apa yang dilakukan para wanita (sekarang), niscaya dilarangnya wanita-wanita itu pergi ke mesjid, seperti larangan terhadap para wanita Bani Israil.

472, Diceritakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Kita ini adalah umat terakhir, tetapi terkemuka. Mereka (Yahudi dan Nashara) lebih dahulu diturunkan kepada mereka kitab. Dan hari ini (Jumat) adalah hari diwajibkan kepada mereka shalat. Tetapi mereka berselisihpendapat tentang hari itu. Karena itu Allah swt. memberi petunjuk kepada kita tentang hari itu. Sedang orang-orang lain mengikuti di belakang kita, yaitu Yahudi besoknya (Sabtu) dan Nasrani lusa (Minggu). "

473, Diberitakan oleh Abdullah bin Umar, ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Apabila kamu hendak shalat Jumat, mandilah lebih dahulu."

474, Abu Sa'id r.a. mengatakan, bahwa dia menyaksikan Rasulullah saw. bersabda: "Mandi hari Jum'at adalah wajib atas setiap orang dewasa. Begitu juga menggosok gigi dan memakai harum-haruman, kalau mungkin." 475, Berita dari Abu Hurairah ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. pemah bersabda: "Siapa yangmandi Jumat seperti mandi jinabah, kemudian dia pergi ke Jumat (sebagai orang yang pertama-tama datang), sama halnya seperti orang yang berkurban seekor unta; dan siapa yang datang nomor dua, sama halnya seperti orang berkurban seekor sapi betina, siapa yang datang nomor tiga, sama halnya sepertiorang berkurban seekor domba yang bertanduk; siapa yang datang nomor empat, sama halnya dengan seorang yang berkurban seekor ayam; dan siapa yang datang nomor lima, sama halnya dengan orang yang berkurban sebutir telur. Apabila imam telah naik mimbar, maka para malaikat yang hadir ikut pula mendengarkankhutbah. "

476, Salman Al Farisi r.a. mengabarkan, bahwa Nabi saw. bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jumat, kemudian dia membersihkan tubuhnya sedapat-dapatnya, setelah itu dia memakai harum-haruman, kemudian pergi ke Jumat, tidak memisahkan dua orang (yang duduk berdekatan), kemudian shalat sebanyak mungkin,dan diam ketika imam telah berkhotbah, niscaya diampuni Allah dosanya semenjak itu sampai Jumat yang akan datang. "

477, Berita dari Abdullah bin Umar ra menceritakan, bahwa Umar bin Khattab melihat sepasang pakaian sutra dekat pintu mesjid. Kata Umar, "Ya, Rasulullah! Agaknya baik Tuan beli pakaian ini untuk Tuan pakai hari Jumat, atau untuk menerima duta-duta asing yang menghadap kepada Tuan." Jawab Rasulullahsaw., "Yang memakai pakaian ini, hanyalah orang-orang yang tidak mendapat bagian di akhirat nanti." Kemudian diberikan orang kepada Rasulullah beberapa pasang pakaian sutra, lalu diberikannya sepasang kepada Umar bin Khattab. Oleh karena itu Umar bin Khattab berkata, "Ya, Rasulullah! Mengapa Tuanberikan pakaian ini kepadaku? Bukankah Tuan pernah mengatakan kepada ku perihal baju sutra si 'Utharid? Jawab Nabi, "Aku berikan pakaian itu kepada mu, bukan untuk kau pakai sendiri." Oleh Umar bin Khattab, pakaian itu diberikannya kepada saudaranya yang masih musyrik di Mekkah. "

478, Diberitakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Jikalau tidak membebani bagi umat ku, atau bagi manusia umumnya, niscaya kusuruh mereka menyikat gigi setiap kali akan shalat.

479, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Abdurrahman bin Abu Bakar datang membawa sugi untuk membersihkan gigi. Rasulullah memandang saja kepadanya. Kataku," Hai, Abdurrahman! Berikanlah kepada ku sugimu itu! "Setelah diberikannya kepada ku, lalu kupecahkan ujungnya dan ku kunyah, kemudian kuberikan kepadaRasulullah saw. Dia membersihkan giginya dengan sugi itu, dan ia bersandar ke dadaku. "

480, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Pada shalat Subuh hari Jumat, Nabi saw. Membaca surat Alif Loom Miim Tanzail, As Sajadah dan surat Hal Ala 'Alai Insaani. 481, Dari Ibnu Abbas ra, bahwasanya ia berkata:" Sesungguhnya shalat Jumaat yang pertama selain shalat Jumat di masjid Rasulullah saw., adalahshalat Jumat di masjid Abdil Qais di Juatsa, termasuk wilayah Bahrain. "482, Abdullah bin Umar ra mengabarkan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Setiap kamu adalah pemimpin. Dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Imam itu pemimpin dalam keluarganya, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya.Laki-laki itu pemimpin, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Wanita itu pemimpin dalam rumah tangganya, dan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Khadam itu pemimpin bagi harta majikannya, bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. Kata Abdullah, agaknya Nabi saw. juga bersabda: "Laki-lakiitu pemimpin bagi harta-benda ayahnya dan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. Kamu seluruhnya adalah pemimpin, bertanggung jawab atas kepemimpinannya. "

483, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Orang-orang bekerja melakukan pekerjaannya masing-masing. Ketika mereka hendak ke Jumat, mereka pergi saja seenaknya. Lantas mereka ditegur orang," Mengapa Anda tidak mandi lebih dahulu? "484, Diceritakan oleh Anas bin Malik ra bahwa Nabi saw. melakukan shalat Jumat,ketika matahari telah condong ke Barat. "485, Dari Anas, katanya:" Kami agak segera melaksanakan shalat Jumat, dan kami beristirahat sesudah Jumat. "486, Diceritakan oleh Anas bin Malik. Ra katanya:" Biasanya, ketika hari sangat dingin, Nabi saw. agak segera melakukan shalat dan ketika hari sangatpanas, beliau shalat kalau udara telah agak dingin, yaitu shalat Jumat. "

487, Abayah bin Rifa'ah r.a. mengabarkan, bahwa ia bertemu dengan Abu 'Abbas ketika dia pergi ke Jumat. Abu 'Abbas mengatakan kepadanya bahwa dia mendengar Nabi saw. bersabda: "Siapa berdebu kedua kakinya karena berjalan di jalan Allah, niscaya diharamkan Allah baginya api neraka"

488, Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Apabila qamat telah dibacakan oleh hendak shalat, maka janganlah kamu datang dengan terburu-buru, tetapi datanglah dengan berjalan seperti biasa, bersikap tenang. Ikutlah shalat pada raka'at yang mana saja kamu temukan. Manayang ketinggalan sempurnakanlah (sesudah imam memberi salam). "

489, Dikabarkan oleh Ibnu Umar ra, katanya: "Nabi saw. Melarang seseorang menyuruh temannya berdiri dari tempat duduknya, kemudian dia sendiri yang menempati tempat itu."

490, Diceritakan oleh Saib bin Yazid, katanya: "Azan Jumat dimulai setelah imam duduk di mimbar. Begitulah yang dilakukan di zaman Nabi saw., Di zaman Abu Bakar dan di zaman Umar. Adapun di zaman Usman ra, karena orang Islam sudah bertambah banyak , maka ia menambahkan dengan adzan yang ketiga diZaura '. "

491, Dari Umamah bin Sahl, bin Hunaif, katanya: "Saya mendengar Mu'awiyah bin Abu Sufyan, ketika dia sedang di atas mimbar dan Muadzin sedang membaca: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Mu'awiyah membaca pula" Allahu Akbar, Allah " Akbar. "Ketika Muadzin membaca: Asyhadu An la Ilaaha illaallaah, Mu'awiyahmembaca: "Wa Ana" (Aku juga menjadi saksi). Setelah Muadzin membaca: "Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah", Mu'awiyah menjawab: "Wa Ana" (Saya juga menjadi saksi). "Setelah selesai adzan, Mu'awiyah berkata:" Hai, Tuan-tuan yang hadir semuanya! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. membaca apa yangkubaca sebentar ini, ketika Muadzin membacakan azan. "

492, Diberitakan dari Jabir bin Abdullah ra, bahwa dahan kayu tempat Rasullullah saw. biasa berdiri waktu membaca khotbah, ketika mimbar telah dibuatkan untuk Rasulullah, terdengar kayu itu terdengar seperti suara unta. Sehingga oleh karenanya, Nabi saw. turun dari mimbar dan beliau meletakkan tangannyadi atas kayu itu. "493, Diberitakan dari Ibnu Umar ra, katanya:" Nabi saw. berkhotbah dengan berdiri. Kemudian beliau duduk, dan setelah itu berdiri kembali, sebagaimana dilakukan orang sekarang. "494, Diberitakan dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya:" Pada suatu hari Nabi saw. duduk di atas mimbar,dan kami duduk mengelilinginya. "495, Umar bin Taghlib ra mengabarkan, bahwa pada suatu ketika Rasulullah saw. dibawakan orang kepadanya harta (rampasan perang) dan tawanan. Lalu Rasulullah membagi-bagi harta itu; setengah orang diberinya dan yang lain tidak diberinya. Kemudian sampai kepada Nabisendiri, bahwa orang-orang yang tidak diberi dia mengomel-ngomel. Lalu beliau berpidato. Mula-mula ia memuji dan menyanjung Allah swt. Kemudian beliau bersabda: "Amma ba'du, demi Allah! Memang, ada orang yang kuberi dan ada pula yang tidak. Orang-orang yang tidak kuberi itu lebih kusukai dariorang-orang yang kuberi. Aku memberi beberapa orang, karena ku ketahui dalam hatinya ada kekesalan dan kekecewaan. Dan orang-orang lain (yang tidak kuberi), aku percaya pada kekayaan batin dan kebaikan yang telah ditanamkan Allah di dalam hatinya. "Di antara yang hadir ketika itu terdapat Amr bin Taghlib."Demi Allah" kata Amr, "Kalimat-kalimat yang disabdakan Rasulullah itu lebih berharga bagi ku dari beroleh binatang ternak."

496, Diceritakan oleh Abu Humaid As Sa'idy ra, bahwa Rasulu! Lah saw. berdiri (berpidato) pada suatu petang sesudah shalat. Mula-mula ia membaca syahadat, sesudah itu memuji Allah sepantasnya. Kemudian beliau bersabda: Amma ba'du. (Adapun sesudah itu...). "

497, Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, .katanya: "Nabi saw. Naik ke mimbar dan ituIah acara terakhir yang dihadirinya. Dia ketika itu berselimut tebal dikedua bahunya, dan memakai ikat kepala dengan kain warna abu-abu. Mula-mula ia memuji dan menyanjung Allah swt. Setelah itu beliau berkata:"Tuan-tuan! Dekat-dekatlah kemari!

Maka berkumpullah orang banyak ke dekat beliau. Kemudian sabda beliau: "Amma ba'du (adapun sesudah itu), sekarang kemajuan kaum Anshar mulai menyusut, sedang golongan lain semakin berkembang. Karena itu siapa saja yang memerintah umat Muhammad ini, dan karena itu dia bisa mencelakakan seseorang atauberbuat kebaikan padanya, maka akan menerima kebaikan orang yang berbuat baik dan memaafkan orang yang bersalah. "

498, Diceritakan oleh Amr ra, bahwa dia mendengar Jabir bercerita: "Seorang laki-laki masuk ke mesjid pada hari Jumat, dan Nabi saw. Sedang berkhotbah. Nabi saw. Bertanya," Sudahkah Anda shalat? "Jawabnya," Belum. " Kata Nabi saw., "Shalatlah dua rakaat."

499, Berita dari Anas bin Malik ra, katanya: "Pada suatu ketika di zaman Nabi, terjadi musim kemarau. Ketika Nabi saw. Membaca khutbah Jumat, tiba-tiba seorang Arab dusun berdiri dan berkata: Ya, Rasulullah! Harta benda telah binasa dan rakyat kelaparan. karena itu mendoalah kepada Allah swt. untukkita semua. "Nabi mendoa dengan mengangkat kedua belah tangannya. Ketika Nabi mulai mendoa itu kami tidak menampak awan sedikit pun di langit. Demi Allah yang diri ku dalam kekuasaanNya, belum sampai Nabi menurunkan tangannya, awan mendung sudah terlihat bergulung-gulung seperti bukit. Nabi saw. belumturun dari mimbar, namun hari telah hujan, sehingga terlihat air hujan bertitikan dari janggut Nabi saw. Hujan lebat turun pula hari itu, esok, lusa dan seterusnya beberapa hari berikutnya sampai hari Jumaat pula. Arab dusun itu atau mungkin juga Arab yang lain berdiri dan berkata: "Ya, Rasulullah!Bangun-bangunan telah roboh dan harta benda telah habis tenggelam. karena itu mendoalah kepada Allah (mohon diselamatkan). Nabi mengangkat kedua belah tangannya dan mendoa: "Ya, Allah! Di sekitar kami saja dan jangan di atas kami." Dia menunjuk dengan tangannya ke suatu penjuru berawan, maka terlihat,awan itu menyingkir. Di atas kota Madinah terlihat lingkaran-lingkaran seperti lubang yang bundar. Lembah-lembah padang pasir mengalirkan air selama sebulan. Setiap orang yang datang dari segenap penjuru memberitakan kemurahan yang melimpah. "

500, Abu Hurairah r.a. memberitakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Bila kamu berkata kepada temanmu dihari Jumat," Diamlah! ", padahal imam sedang berkhutbah, maka sesungguhnya engkau pun salah."

501, Berita dari Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. pernah menyebutkan: "Pada hari Jumat ada satu-saat, ketika seorang muslim bertepatan shalat pada saat itu, dan memohon sesuatu kepada Allah swt., niscaya dikabulkan Allah permohonannya itu. Nabi memberi isyarat dengan tangannya, yangberarti bahwa saat itu sangat singkat. "

502, Jabir bin Abdullah r.a. mengabarkan, katanya: "Pada suatu hari ketika kami shalat bersama Nabi saw., tiba-tiba datang serombongan orang berkendaraan unta membawa makanan. Orang-orang yang tadinya shalat bersama Nabi, berpaling kepada rombongan yang datang itu, sehingga yang tinggal bersama Nabihanya dua belas orang. karena peristiwa itu, maka turunlah ayat ini: "Wa idza raau tijaratan au lahwanin fadhdluu ilaiha watarakuuka Qaaimaa." (Al Jum'ah, 62: 11).

503, Abdullah bin Umar r.a. memberitakan, bahwa Rasulullah saw. shalat dua rakaat sebelum Zuhur dan dua raka'at sesudahnya. Dua rakaat sesudah Maghrib di rumahnya, dan sesudah 'Isya dua raka'at. Dan beliau tidak shalat sesudah Jumat sampai ia pulang. Setelah sampai di rumah barulah beliau shalatdua raka'at. "504, Diberitakan dari Sahl ra, katanya:" Ada seorang wanita menanam saldari di tepi parit kebunnya. Bila hari Jumat dicabutnya batang saldari itu dan direbusnya dalam panci serta dicampurnya dengan segenggam tepung gandum. Maka batang saldari itu adalah daging. Ketika kami kembalidari shalat Jumat, kami datang mengucapkan salam kepadanya, lalu dihidangkannya makanan tadi kepada kami dan kami mengambilnya dengan sendok. Kami ingin supaya hari Jumat cepat datang, karena hidangan wanita itu. "505, Abdullah bin Umar ra bercerita:" Aku ikut berperang bersama Rasulullah saw. diNejd. Tiba-tiba kami berhadapan dengan musuh dan kami segera mengatur barisan. Kemudian Rasulullah saw. berdiri hendak shalat dan menjadi imam bagi kami, sebagian kami shalat bersama sama dengan Nabi saw., dan sebagian lagi menghadapi musuh. Kemudian Rasulullah saw. rukuk bersama sebagian mamum, danbeliau sujud dua kali. Sesudah itu mereka pindah ke tempat orang yang belum shalat. Orang-orang yang belum shalat ini segera pergi ke tempat Nabi, rukuk dan sujud dua kali bersama beliau. Sesudah itu Nabi memberi salam. Sedangkan makmum berdiri menyempurnakan shalatnya masing-masing, rukuk dan sujud duakali, dilakukan sendiri-sendiri.506, Diceritakan dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. memimpin shalat takut, dan orang banyak berdiri di belakang beliau. Nabi membaca takbir (Allahu Akbar), orang banyak pun takbir pula. Kemudian Nabi rukuk, maka sebagian mereka rukuk pula. Kemudiansujud, lalu bagian yang tadi sujud pula. Sesudah itu Nabi berdiri untuk raka'at yang kedua, maka berdiri pula makmum yang telah sujud tadi, dan mereka mengontrol bagian yang belum rukuk dan belum sujud. Bagian yang kedua ini mendekat, lalu mereka ruku dan sujud bersama Nabi. Mereka semua sedangshalat, tetapi mereka saling mengontrol pula sesama temannya. "507, Berita dari Jabir bin Abdullah ra, katanya:" Pada suatu hari ketika perang Khandaq, Umar datang mencaci maki kafir Quraisy, dan berkata: "Ya, Rasulullah! Saya belum shalat 'Ashar . Sedangkan matahari telah hampir terbenam. " Jawab Nabi, "DemiAllah! Aku juga belum shalat. "Lalu ia pergi ke Buthan, mengambil wudhu dan shalat 'Ashar ketika matahari telah terbenam. Sesudah itu beliau langsung shalat Maghrib." 508, Diceritakan dari Anas bin Malik ra, katanya: "Rasulullah saw. Shalat Subuh ketika pagi masih gelap. Kemudian beliau menaiki kendaraandia dan berkata: "Allahu Akbar! Khaibar jatuh. Bila kami telah masuk ke daerah lawan, maka amat siallah bagi mereka sesudah mereka diberi ancaman." Penduduknya keluar dan berjalan di jalan-jalan. Mereka berkata: "Muhammad dan tentara!" Rasulullah dapat mengalahkan mereka, membunuh orang-orang yangmelawan, serta menawan para wanita dan anak-anak. Shafiyah dapat ditawan oleh Dihyah Al Kalbi, lalu diserahkannya kepada Rasulullah saw. Kemudian tawanan ini dikawini oleh Rasulullah, dengan mahar, memerdekakannya dari perbudakan. "

509, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah datang kepada ku, dan ketika itu di dekat ku ada dua orang anak perempuan sedang menyanyikan lagu perang Bu'ats. Dia berbaring di atas tikar dan memalingkan mukanya ke tempat lain. Kemudian datang Abu Bakar , lalu dia memarahi ku dan berkata: "Serulingsetan dekat Nabi saw. "Nabi saw. melihat kepada Abu Bakar dan berkata:" Biarkanlah mereka! "Setelah Nabi lengah, ku cubit kedua anak perempuan itu dan keduanya langsung pergi. Hari itu adalah hari raya, di mana orang Sudan bermain pedang dan perisai .

Entah aku yang meminta atau barangkali, Nabi sendiri yang mengatakan kepada ku, katanya, "Apakah engkau ingin melihat?" Jawab ku, "Ya!"

Aku disuruhnya berdiri di belakangnya dan pipi ku dekat dengan pipi dia, Dia berkata, "Lagi! Lagi! Bani Arfidah!" Akhirnya aku bosan melihat. "Sudah cukup?" tanya beliau. "Cukup!" jawab ku. "Nah! Pergilah!" katanya.

510, Dari Al Barra 'ra, katanya: "Saya mendengar Nabi saw. Berkhotbah. Kata beliau," Pekerjaan kita yang pertama hari ini (hari raya), adalah shalat. Sesudah itu pulang dan menyembelih kurban. Siapa yang berbuat begitu, berarti dia telah menjalankan agama kita. "511, Dari 'Aisyah ra, katanya:" AbuBakar datang ke rumahku. Ketika itu di dekatku ada dua orang perempuan kaum Ansar. Keduanya sedang melagukan cerita peperangan Bu'ats. Dan keduanya bukan perempuan tukang menyanyi. Lalu Abu Bakar mengatakan, "Seruling setan di rumah Rasulullah saw." Padahal hari itu adalah hari raya. Kata Rasulullahkepadanya, "Hai, Abu Bakar! Masing-masing kaum ada hari rayanya. Dan hari ini adalah hari raya kita." 512, Dari Anas ra katanya: "Biasanya Rasulullah saw. sebelum pergi shalat idul fitri, lebih dahulu ia memakan buah korma beberapa butir." 513, Dari Al Barra 'bin' Azib ra: "Rasulullah saw. Berkhotbahkepada kami di hari raya korban (idul adha) sesudah shalat hari raya. "Sabda beliau:" Siapa yang shalat seperti shalat kita ini, dan berkorban seperti kita berkorban, niscaya betullah korbannya itu. Dan siapa yang menyembelih korban sebelum shalat, maka tidak sah korbannya itu.

Abu Burdah bin Niaz, paman Al Barra 'berkata: "Ya, Rasulullah! Ku sembelih kambing ku sebelum shalat, dan aku tahu hari ini adalah hari raya makan-minum. Dan aku lebih suka kambing ku menjadi hewan sembelihan pertama di rumah ku. Sebab itu ku sembelih kambing ku, dan aku makan terlebih dahulu sebelumpergi shalat. "Jawab Nabi," kambingmu itu kambing daging (untuk dimakan). "Kata Abu Burdah," Ya, Rasulullah! Kami masih memiliki kambing-kambing kecil, dan ada seekor kambing muda yang lebih berharga bagi ku dari dua ekor kambing besar. Cukupkah itu untuk korban ku? "Jawab Nabi," Ya, cukup! Tapitidak cukup lagi bagi orang lain sesudahmu. "

514, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya: "Rasulullah saw. Pergi ke tempat shalat pada hari raya idul fitri dan hari raya idul adha. Mula-mula beliau shalat 'Id. Sesudah shalat ia menghadap kepada orang banyak dan mereka masih duduk dalam barisan masing-masing. Nabi berkhotbah memberikan pengajaran danpimpinan, serta memberikan perintah-perintah kepada mereka. Jika Nabi hendak mengirim pasukan tentara, maka dibentuknya lah ketika itu, dan kalau Nabi hendak memberikan perintah, diperintahkannya lah ketika itu. Sesudah itu barulah ia pergi. "

515, diterima berita dari Abdullah bin Umar ra, bahwasanya Rasulullah saw. pada hari 'Idul Adha dan Idul Fitri, lebih dahulu ia shalat, dan sesudah shalat beliau berkhotbah. "516, Dari Ibnu Abbas ra katanya:" Saya pernah shalat hari raya bersama Rasulullah saw., Abu Bakar, Umar dan Usman. Merekaitu semuanya shalat lebih dahulu sebelum berkhotbah. "517, Diceritakan dari Ibnu Abbas ra, bahwa Nabi saw. melakukan shalat 'Idul Fitri, dua raka'at. Beliau tidak shalat sebelum atau sesudahnya.Kemudian beliau pergi ke tempat para wanita bersama Bilal. Dia menyuruh mereka bersedekah. Maka mereka bersedekah,ada yang menyedekahkan antingnya, dan ada pula yang menyedekahkan kalungnya. "

518, Diceritakan dari Ibnu Abbas ra. dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda: "Tidak ada amal di hari kesepuluh ini yang lebih baik dari amal yang kita kerjakan hari ini." Tanya mereka, "Apakah juga lebih baik daripada berperang?" Jawab Nabi, "Ya, juga lebih baik dari berperang. Kecuali orang yangberperang tanpa memperdulikan bahaya terhadap diri dan harta bendanya, dan kemudian dia tidak kembali lagi (syahid). "519, Dari Muhammad bin Abu Bakar Ats Tsaqafi ra, katanya:" Ketika kami berangkat dari Mina menuju 'Arafat, saya bertanya kepada Anas perihal talbiyah ". Yaitu bagaimana Anda telah melakukannyabersama Rasulullah. Jawab Anas, "Ada yang membaca talbiyah, tidak ditegur. Dan ada pula yang membaca takbir juga tidak ditegur." 520, Dari Ummu 'Athiyah ra, katanya: "Kami diperintahkan pergi shalat' Id, bahkan anak-anak gadis keluar dari pingitannya. Begitu juga wanita-wanita yang sedang haid,tetapi mereka ini hanya berdiri saja di belakang orang banyak, turut takbir dan mendoa bersama. Mereka mengharapkan diberkati dan kesucian pada hari itu. "521, Diberitakan dari Ibnu Umar ra, bahwa Nabi saw. Menancapkan pedangnya di hadapannya pada hari raya Idul Fitri, dan Idul Adha, sesudahitu beliau shalat. "522, Dari Hafshah binti Sirin ra, katanya:" Kami melarang gadis-gadis kami pergi shalat 'Id. Kebetulan datang seorang wanita yang tinggal di rumah Bani Khalaf. Aku datang bertanya kepadanya. Diceritakannya bahwa suami saudara perempuannya ikut berperang bersama Nabi saw. dalam duabelas kali peperangan. Sedang istrinya ikut pula bersama-sama dengan dia dalam enam kali peperangan. Katanya menambahkan, "Kami (para wanita yang ikut ke medan perang) merawat dan mengobati orang-orang sakit dan luka-luka. Pernah kami menanyakan kepada Rasulullah," Ya, Rasulullah! Dapatkah kami tidakpergi ke shalat 'Id, karena kami tidak memiliki baju dalam? "Jawab Nabi saw.," Hendaknya kawanmu meminjamkan bajunya, dan hadirilah hari-hari baik dan panggilan orang-orang yang beriman. "523, Diceritakan dari Ibnu Umar ra, bahwa Nabi saw. pernah berkurban atau menyembelih hewan kurban di tempat beliaushalat ('Id). "524, Dari Jundab ra, katanya:" Nabi saw. mula-mula melakukan shalat 'Idul Adha, kemudian beliau berkhutbah dan sesudah itu beliau menyembelih kurban.' Beliau bersabda: "Siapa yang menyembelih kurban sebelum shalat, harus menyembelih lagi yang lain (sesudah shalat) sebagai gantinya. Siapayang belum menyembelih, harus menyembelih dengan nama Allah. "525, Dari Jabir ra, katanya:" Biasanya pada hari raya, Nabi menempuh jalan pulang, lain dari jalan yang telah ditempuh beliau untuk pergi. "526. Diceritakan dari Ibnu Umar ra, bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw.tentang shalat malam. Jawab Rasulullah saw .: "shalat malam dua-dua rakaat; jika kamu khawatir Subuh datang, shalatlah satu rakaat untuk witir (mengganjilkan) shalat yang telah kamu kerjakan."

527. 'Aisyah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. shalat sebelas rakaat. Begitulah shalat beliau tengah malam. Beliau sujud; lama satu sujud beliau sekitar selama kamu membaca lima puluh ayat sebelum beliau mengangkat kepalanya kembali. Dia juga melakukan shalat sunat dua raka'at (sunat Fajar)sebelum shalat Subuh. Kemudian ia berbaring ke kanan, menunggu pemberitahuan untuk shalat Subuh. "528. 'Aisyah ra menceritakan, bahwa Rasulullah saw. Shalat witir setiap malam, dan selesai pada waktu sahur." 529. 'Aisyah r.a. menceritakan, katanya: "Nabi saw. shalat, dan aku sedang tidur melintangdi tikarnya. Ketika ia hendak shalat witir, beliau mengembangkan ku, lalu aku witir pula. "530. Dari Abdullah ra, dari Nabi saw., Katanya:" Buatlah akhir shalatmu di tengah malam, ganjil jumlah raka'atnya. "531. Dari Sa'id bin Yasar ra, katanya: "Pada suatu ketika aku berjalan bersama Abdullahbin Umar di jalan menuju Mekkah. Ketika aku merasa khawatir Subuh akan datang, aku turun dari kenderaanku lalu aku shalat witir, sesudah itu aku susul Abdullah.

Tanya Abdullah, "Kemana engkau?" Jawab ku, "Aku khawatir waktu Subuh akan segera datang. Aku turun dari kendaraan, lalu aku shalat witir." Kata Abdullah, "Bukankah Rasulullah saw. Itu ikutan yang baik?" Jawab ku, "Ya! Demi Allah!" Kata Abdullah, "Sesungguhnya Rasulullah saw. Pernah shalat witir di ataskendaraannya. "

532. Berita dari Anas ra, katanya dia ditanya orang: "Apakah Nabi saw. Qunut pada shalat subuh?" Jawab Anas, "Ada!" Ditanyakan orang pula, "Apakah beliau qunut sebelum rukuk?" Jawab Anas, "Sesudah rukuk, dalam waktu yang pendek." 533. Dari Anas ra, katanya: "Nabi saw. Pernah qunut selama satu bulan,mendoakan suku Ri'il dan Dzakwan. "534. Dari Anas ra, katanya:" Biasanya qunut itu pada shalat Maghrib dan shalat Subuh. "

535. Dari 'Abbad bin Tamim ra, dari pamannya, katanya: "Nabi saw. Pernah keluar untuk shalat istisqa' (shalat minta hujan dengan memakai baju terbalik."

536. Anas bin Malik r.a. bercerita, katanya: "Pada suatu hari Jum'at seorang laki-laki masuk ke mesjid dari pintu yang berhadapan dengan mimbar, ketika Rasulullah saw. sedang berkhotbah. Orang itu berdiri di hadapan Rasulullah saw. dan berkata:" Ya, Rasulullah! hewan-hewan ternak telah binasa danjalan-jalan terputus. karena itu mohonlah kepada Allah semoga Dia menurunkan hujan bagi kita. "Kata Anas, Rasulullah saw. mengangkat tangan beliau, lalu beliau mendo'a:" Allahumma asqina! Allahumma asqina! . Allahumma asqina! "(Wahai Allah! Turunkan lah hujan kepada kami! Wahai, Allah!. Turunkankanlahhujan kepada kami! Wahai, Allah! Turunkanlah hujan kepada kami!). Kata Anas, "Demi Allah! Kami tidak melihat sedikit pun awan di langit, tidak pula ada sebuah rumah pun antara kami dan bukit Sala '." Anas menambahkan, "Tapi sebentar antaranya, kami lihat awan naik di belakang bukit seperti perisai.Awan itu terus menyebar dan kemudian hujan pun turun. "Kata Anas," Demi Allah! Kami tidak dapat melihat matahari selama enam hari.Hari Jumat berikutnya, seorang laki-laki masuk pula ke mesjid dari pintu yang sama, dan Rasulullah saw. sedang berkhotbah. Laki-laki itu datang menghadap kepada Rasulullahdan berkata: "Ya, Rasulullah! Telah binasa harta benda dan telah putus jalan-jalan. karena itu mendo'alah kepada Allah swt. supaya Dia menghentikan hujan." Kata Anas, Rasulullah mengangkat kedua belah tangannya, kemudian mendo'a: "Allahumma hawaalainaa wala 'alainaa. Allahumma' alal aakaami waljibali wazh zhiraabi wal awdiyati wa manabitisy syaiari. (Wahai, Allah! Turunkanlah kiranya sekitar kami dan jangan di atas kami. Wahai, Allah! Turunkanlah kiranya di bukit-bukit, di gunung-gunung, di semak dan di tempat-tempat pengambilan air, lembah-lembah dan pohon-pohon kayu) . "Kata Anas," Makaberhentilah hujan, dan kami dapat keluar serta berjalan di bawah sinar matahari. "Kata Syuraik," Aku bertanya kepada Anas, apakah laki-laki itu orang yang dulu juga? "Jawab Anas," Aku tidak tahu. "537. Riwayat dari Anas ra mengatakan, bahwa Rasulullah saw. mengangkat kedua tangan beliau, lalu beliaumendo'a: "Allahumma aghitsna! Allahumma aghitsna! Allahumma aghitsna. (Wahai, Allah! Turunkanlah hujan kepada kami! Wahai, Allah! Turunkanlah hujan kepada kami !! Wahai Allah! Turunkanlah hujan kepada kami." 538. Dari Abdullah bin Zaid ra , katanya: "Nabi saw. pernah keluar untuk minta hujan. Diamenghadap ke kiblat, mendo 'a dan membalikkan cedarnya. Kemudian beliau shalat dua rakaat, menjaharkan bacaan di kedua rakaat itu. "539. Dari Abdullah bin Zaid ra, katanya:" Nabi saw. keluar rumah, pergi ke tempat sembahyang untuk minta hujan. Dia menghadap ke kiblat, lalu shalat dua rakaat danmembalikkan cedarnya. "540. Dari Anas bin Malik La., katanya:" Nabi saw. tidak pernah mengangkat kedua tangannya ketika mendo'a, melainkan ketika mendo'a minta hujan. Ketika minta hujan, beliau mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putih ketiaknya. "541. Berita dari 'Aisyah ra mengatakan, bahwaRasulullah saw. ketika melihat hujan, beliau berkata: "Semoga hujan yang bermanfaat." 542. Berita dari Ibnu Abbas r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Aku ditolong Allah dengan Angin Timur, dan kaum 'Ad dimusnahkan dengan Angin Barat." 543. Abu Hurairah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullahsaw. bersabda: "Hari kiamat belum akan terjadi sehingga telah dihapus ilmu pengetahuan, banyak terjadi gempa bumi, masa (waktu) terasa pendek, timbul berbagai macam bencana, banyak terjadi peristiwa yang menggemparkan seperti pembunuhan, dan uang berlimpah-limpah di sekitarmu." 544. Ibnu Umar r.a.mengatakan, bahwa Rasulullah. saw. pernah mendoa: "Wahai Allah! Berilah kami berkat di negeri kami Syam dan Yaman!" Tanya mereka (para sahabat), "Nejd, bagaimana ya, Rasulullah?" Jawab Nabi saw., "Wahai, Allah! Berilah kami berkat di negeri kami Syam dan Yaman!" Tanya mereka, "Nejd, bagaimana ya, Rasulullah?"

Jawab Nabi saw., "Di sana akan banyak terjadi gempa bumi dan berbagai macam bencana. Dan di sana akan timbul juga kurun setan."

545. Ibnu Umar r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Kunci yang ghaib ada lima; tidak seorang pun dapat mengetahuinya kecuali hanya Allah swt .:

1. Tidak seorang pun yang mengetahui apa yang akan terjadi besok.

2. Tidak seorang pun yang mengetahui bayi yang ada dalam kandungan.

3. Tidak seorang pun yang mengetahui apa yang akan dikerjakannya besok.

4. Tidak seorang pun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati, dan

5. Tidak seorang pun tahu kapan hujan akan turun. "

546. Dari Abu Bakrah ra, katanya: "Kami berada dekat Rasulullah saw. Ketika pada suatu hari terjadi gerhana matahari. Rasulullah saw. Berdiri seraya menghela cedarnya sampai masuk mesjid. Kami pun masuk pula ke dalam mesjid. Beliau shalat dengan kami dua raka ' at sampai matahari terang kembali. Nabisaw. bersabda: "Terjadinya gerhana matahari dan bulan, bukanlah karena seseorang meninggal dunia. Maka apabila kamu melihat keduanya, shalatlah dan mendo'alah sampai segalanya terang kembali." 547. Ibnu Umar r.a. mengabarkan dari Nabi saw., bahwa terjadinya gerhana matahari dan bulan bukanlah karena matiatau lahirnya seseorang. Tapi keduanya adalah dua tanda di antara sekian banyak tanda-tanda kebesaran Allah. Maka apabila kamu melihat gerhana. shalatlah! "548. Dari Mughirah bin Syu'bah ra, katanya:" Pada masa Rasulullah saw., terjadi gerhana matahari, yaitu bertepatan dengan hari meninggalnya Ibrahim(Putera Rasulullah saw.). Karena itu orang banyak berkata, "Terjadi gerhana matahari karena meninggalnya Ibrahim." Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya, terjadinya gerhana matahari dan bulan bukanlah karena kematian atau kelahiran seseorang. Ketika kamu melihatnya, maka shalatlah dan mendoalah keAllah swt. "549. Diceritakan dari 'Aisyah ra, bahwa ia bercerita:" Pada masa Rasulullah saw. terjadi gerhana matahari. karena itu beliau shalat mengimami orang banyak. Nabi saw. berdiri dan lama berdirinya, kemudian rukuk dan lama rukuknya. Kemudian beliau berdiri dan lama berdirinya tapi tidakselama yang pertama. Sesudah itu rukuk dan lama rukuknya tetapi tidak selama rukuknya yang pertama. Kemudian beliau sujud dan lama sujudnya. Sesudah itu ia perbuat raka'at yang kedua seperti apa yang telah ia lakukan pada raka'at yang pertama, kemudian selesai. Setelah selesai shalat, mataharitelah jelas terlihat. Nabi saw. memberikan khotbah untuk orang banyak. Sesudah memuji dan mengagungkan Allah swt., Beliau bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara sekian banyak tanda-tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak gerhana karena mati atau lahirnya seseorang.Apabila kamu melihat gerhana, maka mendo'alah kepada Allah, bacalah Takbir, shalat dan bersedekahlah. "Kemudian ia melanjutkan:" Hai, ummat Muhammad! Demi Allah! Tidak ada yang lebih cemburu dari Allah terhadap hamba-Nya yang berzina, atau ummat-Nya yang berzina. "

"Hai, ummat Muhammad! Demi Allah! Kalaulah kamu tahu apa yang aku ketahui, pasti kamu akan sedikit tertawa tetapi banyak menangis."

550. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Tatkala terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw., Diadakan pemberitahuan shalat berjama'ah: Innash shalaata Jaami'ah (marilah salat berjamaah)." 55l. Diceritakan dari 'Aisyah ra, istri Nabi saw., Bahwa seorang perempuan Yahudi datang kepadanyamenanyakan sesuatu; Kemudian perempuan Yahudi itu berkata kepadanya, "Semoga Allah melindungi mu dari siksa kubur." karena itu 'Aisyah r.a. bertanya kepada Rasulullah saw., "Apakah manusia akan disiksa dalam kubur mereka?"

Jawab Rasulullah saw., "Berlindunglah dengan Allah dari siksa kubur itu!" Pada suatu pagi Rasulullah pergi berkendaraan. Tiba-tiba terjadi gerhana matahari. karena itu, waktu dhuha (sebelum tengah hari) ia telah kembali. Dia berjalan melewati kamar-kamar (istri beliau). Kemudian beliau berdirihendak shalat dan berdiri pulalah orang di belakang beliau. Rasulullah saw. berdiri lama, kemudian beliau rukuk lama, kemudian ia bangkit lalu berdiri lama, tapi tidak selama berdiri yang pertama, kemudian rukuk lama, tetapi tidak selama ruku yang pertama, kemudian ia bangkit lalu sujud,kemudian beliau berdiri lama tapi tidak selama yang pertama, kemudian beliau rukuk lama tetapi tidak selama rukuk yang pertama, kemudian berdiri lama tetapi tidak selama berdiri yang pertama, kemudian rukuk lama tetapi tidak selama rukuk yang pertama, kemudian beliau bangkit lalu sujud danmenyudahi shalat beliau. Sesudah itu beliau menyabdakan apa yang diperintahkan Allah; dan memerintahkan orang banyak supaya berlindung dari siksa kubur. "

552. Ibnu Abbas r.a. memberitakan, bahwa orang banyak berkata kepada Rasulullah saw .: "Kami melihat Anda seolah-olah Anda mengambil sesuatu di tempat Anda, sesudah itu kami lihat pula Anda mundur." Jawab Nabi saw., "Aku melihat surga, lalu aku ingin memetik buahnya. Kalaulah buah itudapat ku petik, sesungguhnya dapat untuk makanmu seumur dunia. Dan diperlihatkan pula kepada ku neraka. Belum pernah aku menyaksikan pemandangan yang sangat mengerikan seperti hari ini. Kulihat kebanyakan isinya kaum wanita. "Tanya mereka," Kenapa begitu ya, Rasulullah? "Jawab beliau.," Karena kekafiranmereka! "Tanya mereka," Apakah mereka kafir kepada Allah? "Jawab Nabi saw.," Mereka kafir terhadap teman hidup (suami) mereka dan terhadap kebaikan yang dia terima darinya. Sekalipun engkau telah berbuat baik kepada mereka sepanjang waktu, kemudian dia melihat sesuatu kesalahan daripadamu, lantasia berkata: "Saya tidak pernah sedikit pun melihat kebaikan darimu."

553. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Nabi saw. Mengeraskan bacaannya ketika shalat khusuf (gerhana bulan). Setelah ia selesai membaca, ia mengucapkan takbir, lalu rukuk. Dan ketika ia bangkit dari rukuk, beliau mengucapkan: Sami' allahu liman hamidah . Rabbana wa lakal hamdu. (Maha mendengarAllah akan orang-orang yang memuji-Nya. Wahai Tuhan kami! Hanya untuk Mu lah segala pujian). "Kemudian beliau mengulangi bacaan. Dalam shalat Kusuf, ada empat kali rukuk dan empat kali sujud dalam dua raka'at."

554. Abdullah r.a. mengatakan, bahwa Nabi saw. membaca surat An Najm di Makkah, lalu beliau sujud dan orang banyak pun sujud pula menurut beliau kecuali seorang orang tua. Dia hanya mengambil segenggam pasir atau tanah, kemudian mengangkat ke dahinya sambil berkata: "Ini sudah cukup bagiku." Tak lamakemudian, orang tua itu mati terbunuh dalam kekafiran. "555. Abu Hurairah ra mengatakan," Solat Subuh hari Jum'at, Nabi saw. membaca Alif Laam Miim Tanzil As Sajdah "(surat: 32) dan Hal ata 'alal insaani (surah: 76)." 556. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Nabi saw. Mengatakan, bahwa surat Shaad tidaktermasuk surat yang mengharuskan sujud. Tapi aku melihat beliau sujud ketika membaca surat itu. "557. Dan Zaid bin Tsabit, katanya:" Aku membaca surat An Najm di hadapan Nabi saw., Beliau tidak sujud. "

558. Dan Ibnu Umar ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Membacakan surat yang mengandung ayat sajdah di hadapan kami, dia langsung sujud dan kami pun sujud pula sehingga ada sahabat yang tidak mendapat tempat untuk sujud." 559. Dari Ibnu Abbas, katanya: "Nabi saw. Pernah menetap selama sembilan belas haridan beliau Mengqasar shalat. "

560. Dari Anas: "Kami pergi bersama Nabi saw. Dari Madinah ke Mekkah. Dia shalat dua-dua rakaat sampai kami

kembali ke Madinah. Lalu ditanyakan orang kepada Anas, "Berapa harikah engkau menetap di Mekkah?"

Jawabnya, "Kami tinggal di Mekkah sepuluh hari."

561. Dari Abdullah ra, katanya: "Kami pernah shalat (qasar) dua raka'at di Mina bersama Nabi saw., Abu Bakar dan Umar dan Usman. Tapi kemudian, ketika Usman baru mulai menjabat kepala pemerintahan, beliau shalat sepenuhnya (tidak qasar ). "562. Dari Haritsah bin Wahab, katanya: "Nabi saw. Pernah shalatdengan kami di Mina dalam keadaan aman, dua raka'at. "

563. Dari Ibnu Mas'ud ra, ketika dia ditanya orang perihal shalat Usman di Mina empat rakaat, dia membaca istirja 'kemudian berkata: "Aku shalat bersama Nabi saw. Di Mina dua raka'at. Kemudian bersama Abu Bakar dan Umar ra, dua raka'at (yaitu, ketika keduanya telah menjabat khalifah). Wahai,kiranya aku untung, karena dua raka'at sama nilainya dengan empat raka'at (di sisi Allah). "564. Abu Hurairah ra memberitakan, bahwa Nabi saw. bersabda:" Tidak halal bagi wanita yang percaya kepada Allah dan hari akhirat, berjalan sehari semalam tanpa ditemani muhrimnya. "565. Dari Anas ra, katanya:"Aku pernah shalat beserta Nabi saw. Di Madinah empat rakaat dan di Dzulhulaifah dua raka'at."

566. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Aku pernah melihat Rasulullah saw. Ketika beliau ingin cepat dalam perjalanan, dijama'kannya shalat Maghrib dan Isya 'dan dilakukannya di waktu Isya' (Jama 'ta'khir).

567. Dari 'Amir ra, katanya: "Saya melihat Nabi saw. Shalat di atas kendaraan beliau menghadap ke mana saja kendaraannya itu menghadap."

568. Dari Jabir bin AbdulJah ra, katanya: "Rasulullah saw. Biasa shalat sunat ketika ia sedang di atas kendaraan tanpa menghadap ke kiblat."

569. Dari Jabir ra, katanya: "Sesungguhnya Nabi saw. Pernah shalat sunnah di atas kendaraannya menghadap ke Timur. Ketika ia hendak shalat fardhu beliau turun lalu beliau shalat menghadap kiblat." 570. Dari Ibnu Umar, katanya: "Aku pernah menemani Rasulullah saw. Dalam suatu perjalanan, tetapi akutidak melihatnya melakukan shalat sunat dalam perjalanan itu. "

571. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Aku pernah menemani Nabi saw. Dalam suatu perjalanan. Tidak lebih dari dua raka'at beliau shalat selama dalam perjalanan itu. Begitu pula Abu Bakar, Umar dan Usman ra" 572. Dari 'Amir bin Rabi'ah ra, dia menceritakan bahwa dia melihat Nabi saw. solat Malam dalamperjalanan di atas kenderaannya.573. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Rasulullah saw. Menjama 'shalat Zhuhur dengan' Ashar, dan Maghrib dengan Isya ', ketika ia dalam perjalanan."

574. Dari Anas ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Berangkat sebelum matahari condong ke Barat (sebelum Zuhur), diundurnya melakukan shalat Zuhur sampai 'Ashar kemudian dijama'kannya keduanya. Dan ketika matahari telah condong, dia shalat Zuhur lebih dahulu, sesudah itu baru beliau menaiki kendaraannya. "575.Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Shalat di rumah sambil duduk ketika ia sakit, dan orang banyak shalat di belakangnya sambil berdiri. Lalu dia memberi isyarat kepada mereka sehingga mereka duduk. Ketika telah selesai shalat beliau bersabda:" Sesungguhnya imam itu diadakan untuk diikut.Ketika dia rukuk, maka rukuk pulalah kamu dan ketika dia bangkit, maka bangkit pulalah kamu. "576. Dari Anas ra, katanya:" Rasulullah saw. jatuh dari kuda dan luka di sebelah kanan. karena itu kami pergi mengunjungi beliau. Ketika waktu shalat tiba, beliau shalat sambil duduk, maka kami pun solat pulasambil duduk. Setelah selesai shalat beliau bersabda: "Sesungguhnya imam itu diadakan untuk diikut. Ketika dia takbir, maka takbir pulalah kamu. Ketika dia rukuk, maka rukuk pulalah kamu. Dan ketika dia mengangkat kepala maka angkat pula kepalamu. Dan ketika dia membaca: Sami'allaahu liman hamidah,maka bacalah: Rabbana wa lakal hamdu. "577. Dari 'Imran, katanya:" Aku bertanya kepada Nabi saw. perihal orang yang solat duduk. "Jawab beliau," Orang yang shalat berdiri, itulah yang paling utama. Dan orang yang solat duduk, maka pahalanya seperdua pahala shalat berdiri. Dan orang yang shalat tidur, makapahalanya seperdua pahala orang yang sholat duduk. "578. Dan 'Imran bin Hushain, katanya:" Aku sakit wasir. Lalu aku bertanya kepada Rasulullah saw., Tentang bagaimana cara melakukan shalat. Jawab beliau, "Shalatlah sambil berdiri. Jika tidak sanggup, bisa duduk. Jika tidak sanggup juga, bisa sambilberbaring. "579. Diceritakan dari 'Aisyah, bahwasanya dia belum pernah melihat Nabi saw. shalat malam sambil duduk sekali-kali tidak, sehingga ia sampai ke usia tua nya. Biasanya beliau membaca sambil duduk dan ketika ia hendak rukuk beliau berdiri, kemudian beliau membaca sekitar tiga puluhatau empat puluh ayat, sesudah itu baru ia rukuk. "580. Diceritakan dari 'Aisyah, bahwasanya Rasulullah saw. shalat sambil duduk, maka beliau membaca sambil duduk. Ketika bacaannya tinggal sekitar tiga puluh atau empat puluh ayat beliau berdiri dan melanjutkan bacaannya sambil berdiri, kemudiania rukuk dan sesudah itu sujud. Pada raka'at kedua beliau melakukannya seperti itu juga. Ketika beliau selesai sholat, beliau melihat kepadaku; jika aku masih bangun beliau berbicara cakap dengan ku, dan ketika aku telah tidur, ia pun berbaring pula. "

581. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Ketika Rasulullah saw. Bangun tengah malam hendak shalat tahajjud, beliau membaca" Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati wal ardhi Waman fiihinna. walakal hamdu mulkus samaawaati wal ardhi Waman fiihinna, walakal hamdu nurus samaawati wal ardhi. walakalhamdu antal haqqu wa wa'dukal haqqu wa liqaauka haqqun wa qawluka haqqun wal jannatu haqqun wan naaru haqqun wan nabiyyuna haqqun wa Muhammadun shallallaahu 'alaihi wa sallama haqqun, was saa'atu haqqun. "Allhumma laka aslamtu wa bika aamantu wa 'alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashamtuwa ifaika haa kamtu. faghfirli maa qaddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a'lantu antal muqaddimu wa antal muakh-khiru laa ilaaha illaa anta (atau: laa ilaaha ghairuka) wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah. "(Wahai, Allah! Untuk-Mulah segala puji. Engkau penanggung langit dan bumi besertaisinya. Untuk-Mulah segala puji. Penguasa langit dan bumi dan segala isinya. Untuk-Mulah segala puji Cahaya langit dan bumi. Untuk-Mulah segala puji. Engkau Maha Benar, janji-Mu maha benar, menemui Engkau (di akhirat) maha benar, firman-Mu maha benar, surga maha benar, neraka maha benar, para Nabimaha benar, dan Muhammad; shallallaahu 'alaihi wasallam maha benar, dan hari kiamat maha benar.

Wahai, Allah! Saya pasrah kepadaMu, dan dengan Engkau aku beriman, kepada Engkau aku menyerah, dan kepada Engkau aku kembali, dan karena (membela agama) Engkau aku bermusuhan, dan kepada Engkau aku meminta hukum.kerana itu ampunilah dosa-dosaku yang terdahulu dan yang terakhir, ampunilah apayang ku rahasiakan

maupun yang kunyatakan. Engkaulah yang mendahulukan dan yang mengemudiankan; tidak ada Tuhan melainkan hanya Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan melainkan di tangan Engkau).

582. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Ada seorang laki-laki pada masa hidup Rasulullah saw., Ketika dia bermimpi diceritakannya kepada Rasulullah. Maka saya mengharap-harap supaya saya bermimpi pula untuk saya ceritakan kepada Rasulullah saw. Ketika itu aku masih muda pemuda, dan aku tidur di mesjid waktuRasulullah masih hidup. Pada suatu ketika aku bermimpi, aku melihat dalam mimpiku itu tampak dua malaikat datang kepada ku lalu keduanya membawa ku ke neraka. Di situ ada bangunan seperti sumur, memiliki dua cabang dan di dalamnya banyak manusia yang saya kenal. Kataku, "Semoga Allah melindungiku dari neraka ini. "Maka datang malaikat yang lain, lalu ia berkata kepada ku," jangan takut! "Mimpiku itu aku ceritakan kepada Hafshah (istri Rasulullah) lalu Hafshah menceritakannya pula kepada Rasulullah saw Sabda Rasulullah." Abdullah Ibnu Umar itu adalah seorang anak yang baik. Saya berharapsehingga dia melakukan shalat malam. "Semenjak itu Abdullah selalu shalat malam. Ia tidur hanya sebentar."

583. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Shalat (malam) sebelas raka'at. Memang begitulah shalat beliau. Lamanya sujud dalam shalatnya itu untuk satu kali sujud, selama kamu membaca sekitar lima puluh ayat sebelum dia mengangkat kepalanya . Kemudian dia shalat dua rakaat sebelum fajar, kemudiandia berbaring di lambungnya yang kanan, sampai datang orang memberitahukannya untuk shalat (Subuh). "584. Dari Jundab bin Abdullah ra, katanya:" Pada suatu ketika Nabi saw. sakit dan ia tidak dapat berdiri (untuk shalat tahajjud) semalam atau dua malam. "

585. Diceritakan dari Ali bin Abi Thalib ra, bahwa pada suatu malam Nabi saw. mengetuk pintu rumahnya bersama Fathimah binti Rasulullah saw. Sabda beliau saw .:. "Kenapa kalian, tidak shalat?" Jawab Ali, "Ya, Rasulullah! Diri kami tangan Allah. Bila Dia menghendaki kami bangun, kami akan bangun."Mendengar jawaban itu ia berpaling tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada ku. Tapi kemudian aku mendengar ia memukul pahanya sendiri, dan berkata: "Wa kaanal insaanu aktsara syar-in jadalaa." (Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah).

586. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Jika ada Rasulullah saw. Meninggalkan sesuatu amal, sedangkan dia sendiri suka untuk mengerjakan amal itu, hal itu adalah disebabkan, karena ia takut orang banyak akan mengamalkannya pula, lalu mereka menganggap amal itu wajib bagi mereka . Nabi saw. tidak pernahshalat dhuha, tetapi aku melakukannya. "587. Diceritakan dari 'Aisyah ra, bahwa pada suatu malam Rasulullah saw. berada di mesjid. Dia shalat, maka orang banyak mengikuti pula beliau shalat. Malam berikutnya Nabi saw. shalat pula. Orang yang mengikutinya pun bertambah banyak. Pada malam ketiga ataumungkin malam keempat orang semakin banyak berkumpul, tetapi Nabi saw. tidak datang. Besok pagi Nabi saw. bersabda: "Sesungguhnya aku telah tahu apa yang kamu lakukan. Tidak sesuatu pun yang melarang ku untuk keluar untuk shalat malam bersama kamu sekalian. Hanya aku khawatir kalau-kalau perbuatanitu menjadi wajib atasmu. "Peristiwa itu terjadi di bulan Ramadhan.

588. Dari Mughirah bin Syu'bah ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Berdiri melakukan shalat, beliau berdiri lama sekali sehingga bengkak tumit atau betis beliau. Lalu beliau ditanya orang tentang hal itu. Jawab beliau," Apakah aku tidak bisa menjadi seorang hamba yang banyak syukur? "589. Diceritakandari Abdullah bin Umar Ibnu 'Ash, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "shalat yang paling disukai Allah adalah shalat Nabi Daud, dan puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Nabi Daud beliau tidur seperdua malam berdiri (shalat) sepertiganya, dan tidur seperenamnya; beliau puasa satu hari dan berbuka satuhari. "590. Dari Masruq ra, katanya:" Aku bertanya kepada 'Aisyah ra: "Apakah amal yang paling disukai Nabi saw.?" Jawabnya, "Amal yang dilakukan secara terus menerus." Lalu kutanyakan pula: "Kapan dia bangun tengah malam untuk shalat?" Jawabnya, "Dia bangun ketika telah terdengar kokokayam. "591. Diceritakan dari Anas ra bahwasanya Nabi saw. dan Zaid bin Tsabit, keduanya makan sahur bersama. Maka tatkala keduanya telah sahur, Nabi saw. berdiri hendak shalat dan beliau melakukannya. Ditanya orang Anas," Berapa lamanya antara keduanya selesai sahur dengan shalat? "JawabAnas, "Kira-kira selama membaca lima puluh ayat." 592. Dari Ibnu Mas'ud ra, katanya: "Pada suatu malam aku shalat bersama Nabi saw. Maka beliau berdiri lama sekali, sehingga aku ingin hendak melakukan suatu perbuatan buruk. Lalu ditanyakan orang," Apa yang kamu inginkan? "Jawabnya," Aku ingin dudukdan meninggalkan Nabi saw. (Shalat sendirian). "593. Diceritakan dari Hudzaifah ra, bahwa Nabi saw. Ketika berdiri hendak shalat tahajjud tengah malam, lebih dahulu ia membersihkan mulutnya dengan siwak (sikat gigi dari kayu).

594. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., Tanyanya: "Ya, Rasulullah! Bagaimana caranya melakukan shalat malam?" Jawab Rasulullah, "Dua-dua; apabila kamu khawatir Subuh datang, lakukanlah shalat witir satu raka'at." 595. Diceritakan dari Ibnu Abbas r.a.,katanya: "Solat Nabi saw. banyaknya tiga belas raka'at. Yakni shalat malam."

596. Dari Masruq ra, katanya: "Aku bertanya kepada Aisyah tentang shalat malam Rasulullah saw." Jawabnya, "Adakalanya tujuh, atau sembilan, dan ada juga sebelas raka'at, belum termasuk dua rakaat fajar."

597. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Nabi saw. Shalat malam tiga belas raka'at satu raka'at darinya adalah shalat witir dan dua raka'at shalat sunnah fajar." 598. Dari Anas ra, katanya: "Pada suatu ketika, Rasulullah saw. Pernah tidak berpuasa selama sebulan, sehingga kami mengira Nabi saw. Tidak dibolehkanpuasa bulan itu. Begitu pula, ia pernah berpuasa selama sebulan, sampai kami mengira bahwa Nabi tidak bisa berbuka bulan itu. Dan jika kamu ingin melihatnya shalat tengah malam, kamu akan dapat melihatnya, dan jika kamu ingin melihatnya tidur, kamu juga bisa melihatnya. "599. Diberitakan dari AbuHurairah r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Waktu seseorang sedang tidur, setan membuat tiga buah simpul di kepalanya. Untuk setiap simpul ia mengatakan" 'Tidurlah engkau sepanjang malam.' Ketika dia terbangun, lalu dia menyebut nama Allah, maka lepaslah satu simpul. Jika dia berwudhu, lalupulalah satu simpul. Dan jika dia shalat, terbukalah seluruh simpul. Maka waktu bangun pagi ia akan merasa segar dengan badan yang segar bugar. Jika tidak, dia akan bangun pagi dengan perasaan serba tak enak dan malas. "600. Dari Samurah ra, diceritakannya dari Nabi saw. Perihal mimpi. SabdaNabi saw .: "Barangsiapa bermimpi, seolah-olah kepalanya dipukul orang dengan batu, artinya, orang itu mempelajari Al Qur'an tetapi tidak diamalkannya dan sholat wajib ditinggalkannya." 601. Dari Abdullah ra, katanya: "Pada suatu ketika dibicarakan orang dekat Nabi saw. Seorang laki-laki yang selalutidur sampai subuh dan tidak pernah bangun shalat malam. Sabda Nabi, "kupingnya telah dikencingi setan."

602. Diberitakan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Allah tabaaraka wa ta'aala (Allah Yang Maha Suci lagi Agung) turun ke langit dunia pada (sepertiga yang akhir di setiap malam.) Dia berfirman:" Barangsiapa mendoa kepada Ku akan Ku perkenankan do'anya. Barangsiapa meminta kepada Kuakan Ku beri dia. Siapa yang minta ampun akan Ku ampuni dia. "603. Diceritakan dari 'Aisyah ra, bahwa dia ditanya orang tentang shalat Rasulullah saw. Di waktu malam. Jawab' Aisyah," Dia tidur pada awal malam dan bangun pada akhirnya, lalu beliau shalat. Kemudian beliau kembali pula ke tempat tidurnya.Maka ketika muadzin telah azan (untuk shalat Subuh), ia bangun. Kalau memang perlu, ia mandi lebih dahulu, jika tidak, ia mengambil wudhu 'saja, kemudian beliau pergi shalat ke mesjid. "

604. Dari Abu Salamah bin Abdurrahman ra, ia bertanya kepada 'Aisyah ra tentang bagaimana caranya Nabi saw. shalat pada bulan Ramadhan. Jawab 'Aisyah, "Rasulullah tidak pernah menambah shalatnya di bulan Ramadhan dan tidak pula di bulan lainnya, atas sebelas raka'at. Mula-mula beliau shalat empat rakaat,tetapi janganlah ditanya tentang kebagusan panjangnya shalat beliau itu. Kemudian beliau shalat empat rakaat lagi, dan janganlah ditanya pula bagaimana bagus dan lamanya. Kemudian beliau shalat tiga raka'at. Kata 'Aisyah, aku bertanya kepada Rasulullah, "Ya, Rasulullah! Apakah Tuan tidur sebelum shalatWitir? "Jawab Nabi saw.," Wahai, 'Aisyah! Hanya mata ku saja yang tidur, tetapi hatiku tidak. "

605. Diceritakan oleh Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw. pernah bersabda kepada Bilal pada waktu Subuh, sabdanya: "Hai, Bilal! Coba ceritakan kepada ku amal apa yang paling kamu sukai dalam Islam. Karena aku mendengar suara terompahmu di hadapanku nanti di surga." Jawab Bilal, "Tidak ada amal yangpaling kusukai melainkan ketika aku telah berwudhu 'siang atau malam, maka aku shalat dengan wudhu' itu, seperti telah ditetapkan untukku. "

606. Dari Anas ra, katanya: "Pada suatu kali Nabi saw. Masuk ke mesjid, kebetulan di situ ada tali terbentang antara dua tiang. Nabi bertanya:" Tali apa ini? "Jawab mereka (para sahabat):" Itu tali milik Zainab . Ketika merasa lelah ia berpegang pada tali itu. "Sabda Nabi," Jangan! Itu tidakbisa! Bukalah tali itu! Shalatlah kamu sesuai dengan kesanggupanmu. Apabila kamu telah lelah maka duduklah. "607. Dari Abdullah bin 'Amr bin' Ash ra, katanya:" Rasulullah saw. bersabda kepada ku. "Wahai, Abdullah! Janganlah kamu seperti si Fulan, ia bangun shalat malam dan setelah itu dia berhenti."

608. Dari Abdullah bin 'Amru ra, katanya Nabi saw. bersabda kepadanya: "Diceritakan orang kepada ku, bahwa engkau selalu bangun shalat malam dan berpuasa terus setiap hari." Jawab ku, "Benar, ya Rasulullah! Aku melakukannya." Sabda Nabi, "Kalau memang begitu, matamu akan cekung dan diri mu akan lemah.Sesungguhnya diri mu memiliki hak dan keluargamu memiliki hak. Karena itu puasalah dan berbukalah, bangunlah untuk shalat dan tidurlah. "

609. Diberitakan oleh 'Ubbadah bin Shamit, bahwa Nabi saw. bersabda: "Barangsiapa bangun tengah malam, lalu dia membaca:" Laa Illaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wa hu wa 'alaa kulli syai-in Qadiir. Alhamdu liLlaah, wa Subhaanallaah. walaa ilaaha illallaah, wallaahuakbar. Walaa Hawla walaa quwwata illaa billaah, kemudian dilanjutkannya: Allaahummaghfirli. (Tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali hanya Allah satu-satu-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya sajalah kekuasaan, dan milik-Nya sajalah segala puji, dan Dia berkuasa atas segala-galanya. Segalapuji hanya milik Allah, Maha Suci Allah, Tidak ada Tuhan melainkan hanya Allah; dan Allah Maha Besar. Dan tidak ada daya, tidak ada pula kekuatan kecuali hanya milik Allah. Kemudian dia melanjutkan: "Wahai Allah! Ampunilah kiranya aku!")

Jika dia mendo'a, diperkenankan do'anya. Jika dia mengambil wudhu ', lalu dia shalat, diterima Allah shalatnya.

610. Abu Hurairah r, a. di dalam salah satu riwayatnya mengatakan, bahwa pada suatu ketika Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya saudara mu, Abdullah bin Rawahah tidak pernah berkata kotor (mengulangi ucapannya):" Selain kita Rasulullah membaca Kitab. Di kala fajar yang dikenal terbit bersinar.Kita lihat petunjuk sesudah buta. Kita yakin perkataannya benar. Pada malam hari ia tidur hanya sebentar. Ketika orang musyrik tidur nyenyak. "

611. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Melakukan shalat' Isya. Sesudah itu beliau shalat delapan rakaat setelah itu dua raka'at sambil duduk. Kemudian beliau shalat lagi dua raka'at antara adzan dan iqamat dan beliau tidak pernah meninggalkan yang dua raka'at belakangan itu. " 612. Dari Jabirbin Abdullah ra, katanya: "Rasulullah saw. mengajarkan kepada kami shalat istikharah untuk segala urusan, seperti dia mengajarkan kepada kami surat Al Qur'an; Sabda beliau:" Apabila seseorang kamu hendak melakukan sesuatu pekerjaan, lebih dahulu harus ia shalat dua raka ' at yang bukan fardhu, kemudianmembaca do'a: "Allahumma inni astakhairuka bi'ilmika waastaqdirukabi qudratika WAAS-aluka min fadhlikal 'azhim; fainnaka taqdiru wa laa aqdiru wata'lamu wa laa a'lamu wa anta' allamul ghuyuub. Allaahumma inkunta ta'lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii wa ma'aasyi wa 'aaqibatu amri (' ajili amriwa aajilihi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiihi. Wa inkunta ta'lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diini wa ma'aasyi wa 'aaqibatu amrii (' ajili amri wa aajilihi) fashrifhu 'annii washrifnii' anhu waqdur liyal khaira haitsu kaana tsummaardhini. "(Wahai Allah! Sesungguhnya aku mohonpilihan kepada Engkau dengan ilmu Engkau, dan mohon kuasa kepada Engkau dengan kekuasaan Engkau, dan aku meminta kepada Engkau karunia-Mu yang Maha Agung. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedangkan aku tidak kuasa. Dan Engkau Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Dan Engkau Maha Tahu segala yang ghaib.Wahai, Allah! Jika menurut pengetahuan-Mu pekerjaan ini baik bagi agamaku, bagi kehidupanku, dan akibat kesudahannya, maka berilah aku kesanggupan untuk melaksanakannya serta mudahkanlah dia bagiku, kemudian berikan berkat bagi ku padanya. Dan jika menurut pengetahuan-Mu pekerjaan ini tidak baik bagiagama, kehidupan serta akhir kesudahannya, maka singkirkanlah dia dari ku, dan jauhkanlah aku daripadanya, serta tukarlah bagi ku dengan yang lebih baik darinya, kemudian redhailah dia bagiku. "

613. Dari Abu Qatadah bin Rib'I Al Anshari ra, ia mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu masuk ke dalam mesjid, janganlah duduk lebih dahulu sebelum shalat dua rakaat."

614. Diceritakan oleh Abdullah bin Umar, katanya: "Aku shalat bersama Rasulullah saw., Dua rakaat sebelum shalat Zuhur, dua rakaat sesudah Zuhur, dua rakaat sesudah Jum'at, dua rakaat sesudah Maghrib, dua raka'at sesudah 'Isya.

615. Dari Jahir ra, dia mengatakan bahwa Rasulullah saw. pernah Sabda ketika ia sedang berkhotbah, katanya: "Apabila seseorang kamu masuk mesjid dan imam sedang berkhotbah, atau dia telah datang untuk itu, shalatlah kamu lebih dahulu dua rakaat (sebelum duduk)." 616. Dari Abu Hurairah r.a., katanya:"Nabi saw. Berpesan kepada ku agar aku melakukan shalat dhuha dua raka'at."

617. Dari 'Aisyah ra, katanya: Tidak ada shalat nawafil (sunat) yang lebih diutamakan oleh Nabi saw. dari shalat sunat lainnya selain dari dua rakaat sunat fajar. "618. Dari 'Aisyah ra, katanya:" Rasulullah saw. melakukan dua rakaat shalat sunat sebelum Subuh dengan cara yang ringan, sehinggaaku bertanya-tanya dalam hatiku, apakah Nabi saw. membaca Al Fatihah (atau tidak). "619. Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Temanku (Nabi saw.) menyarankan kepada ku tiga hal, yang tidak akan kutinggalkan selama hidupku. Pertama, puasa tiga hari setiap bulan. Kedua, shalat Dhuha. Ketiga, tidur sesudahshalat witir. "

620. Dari 'Aisyah ra, ia mengatakan: "Sesungguhnya Nabi saw. Tidak pernah meninggalkan shalat sunat, empat rakaat sebelum Zuhur, dan dua rakaat sebelum Subuh."

621. Dari Abdullah Al Muzanni, katanya Nabi saw. bersabda: "Shalatlah kamu sebelum shalat Maghrib." Diucapkannya sampai tiga kali, dan pada kali yang ketiga ia menambahkan: "Bagi siapa yang ingin melakukannya." Dia tambahkan kata-kata tambahan itu karena ia takut orang banyak akan menganggapnyamenjadi sunnah. "

622. Dari Ibnu Umar ra, dia mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Kerjakanlah beberapa di antara shalatmu

di rumah mu, dan jangan kamu jadikan rumah mu itu menjadi kuburan. "

623. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Tidak disiapkan perangkat kendaraan melainkan untuk perjalanan ke tiga buah mesjid.

Pertama, ke Masjidil Haram di Mekah. Kedua, ke Masjidir Rasul di Madinah. Ketiga, ke Masjidil Aqsha di Jerusalem. "624. Dari Abu Hurairah ra, katanya Nabi saw. Bersabda:" Satu kali shalat di mesjid ku ini, lebih baik dari seribu kali shalat di tempat lain, kecuali di Mesjidil Haram. "625. Diceritakanoleh Nafi ', ​​bahwa sesungguhnya Ibnu Umar r.a. tidak pernah melakukan shalat dhuha, melainkan hanya dua kali. Yaitu: 1. Ketika ia tiba di Mekkah, karena ia tiba pada waktu dhuha. Lalu beliau thawaf, kemudian shalat dua raka'at di belakang Maqam (Ibrahim). 2. Pada hari beliau mengunjungi MesjidQuba. Biasanya beliau berkunjung ke sana setiap hari Sabtu. Setiba di situ ia terus masuk ke mesjid dan shalat dua rakaat sesudah itu beliau keluar. Nafi 'menambahkan, bahwa Ibnu Umar bercerita: "Sesungguhnya Nabi saw. Mengunjungi mesjid Quba itu kadang-kadang dengan menunggang kuda dan kadang-kadangberjalan kaki. Kata "Nafi pula melanjutkan, Ibnu Umar berkata." Sesungguhnya aku hanya berbuat sebagaimana yang pernah kulihat sahabat-sahabatku memperbuatnya. Dan aku tidak melarang orang untuk mengerjakan shalat kapan saja ia inginkan. malam atau pun siang, asal saja jangan disengaja melakukannya padawaktu matahari terbit atau terbenam. "

626. Dari Abu Hurairah, dia mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda: "Antara rumahku dan mimbarku adalah sebuah kebun dari kebun surga; dan mimbarku berada di atas telagaku." 627. Qaza'ah Maula Ziyad berkata: "Aku mendengar Abu Sa'id Al Khudri mengatakan empat macam ajaran dari Nabi saw., Yang sangat akukagumi dan ku nilai tinggi. Yaitu:

1. Seorang wanita tidak bisa bepergian seorang diri selama dua hari, melainkan dengan suami atau dengan muhrimnya. 2. Tidak bisa puasa pada dua hari. Yaitu, pada hari raya Idul Fitri, dan pada hari raya Idul Adh-ha. 3. Tidak bisa shalat sesudah dua shalat. Yaitu, sesudah sholat Subuh sampai terbitmatahari, dan sesudah shalat 'Ashar hingga Maghrib. 4. Tidak dapat disediakan perangkat kendaraan kecuali hanya untuk perjalanan ke tiga buah mesjid. Yaitu, ke Mesjidil Haram, ke Mesjid Aqsha, dan ke Mesjid ku. "

628. Dari Abdullah ra, katanya: "Kami memberi salam kepada Nabi saw. Ketika beliau sedang shalat, dan beliau menjawab salam kami itu. Tatkala kami kembali dari Najasyi (penguasa Ethiopia), kami pun memberi salam kepada beliau tetapi beliau tidak menjawab." Kemudian beliau bersabda, "Sesungguhnyaorang yang sedang shalat itu sedang melakukan sesuatu yang penting. "

629. Dari Abu Amr Asy Syaibani, katanya: "Zaid bin Arqam mengatakan kepada ku, 'Pada masa Rasulullah saw. Kami pernah berbicara ketika sedang shalat; sehingga seseorang di antara kami mengatakan kepentingannya kepada yang lain. Maka turunlah ayat: Haafizhuu' alash shalawaati washshaatil wusthaa(Peliharalah semua shalat mu, dan peliharalah shalat wusthaa) sampai akhirnya. Sesudah itu kami diperintahkan diam (tidak bisa bicara) ketika sedang shalat. "

630. Dari Sahal ra, katanya: "Pada suatu kali, Nabi saw. Keluar untuk mendamaikan Bani 'Amr bin Auf, kebetulan waktu shalat telah tiba. Maka datanglah Bilal kepada Abu Bakar mengatakan,' Nabi saw. Terlambat datang ,. Tuanlah yang menjadi imam. " Jawab Abu Bakar, "Baiklah! Kalau engkau setuju." SetelahBilal qamat Abu Bakar maju ke muka lalu shalat. Kemudian Nabi tiba, lalu dibelahnya shaf perlahan sehingga dia dapat lewat sampai ke muka. Orang banyak bertasfih. Kata Sahal, tahukah kamu, apa itu tasfih? Yaitu, bertepuk tangan. Abu Bakar tidak menoleh. Setelah orang semakin banyak bertepuk: makabarulah dia menoleh ke belakang. Nabi saw. telah berada di dalam shaf. Dia memberi sinyal kepada Abu Bakar agar dia tetap di tempatnya. Lalu Abu Bakar mengangkat kedua tangannya memuji Allah. Kemudian dia mundur ke belakang dan Nabi saw. maju ke muka melanjutkan sembahyang. "

631. Dari Abdullah bin Mas'ud, katanya: "Kami pernah mengucapkan salam ketika shalat, menyebut nama dan salam satu sama lain. Hal itu terdengar oleh Nabi saw., Lalu beliau bersabda, bacalah:" At tahiyyaatu liLlaah, wash shalawaatu wat thayyibaatu . Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullhi wabarakaatuhu.Assalaamu 'alaina wa' ala 'ibaadillaahish shaalihin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh. "(Segala kehormatan untuk Allah, segala keberkahan dan segala kebaikan. Salam untukmu wahai Nabi, rahmat Allah dan berkatNya. Selamat kiranya untuk kami, dan untuk parahamba Allah yang saleh. Aku mengaku bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad itu hamba-Nya dan Rasul-Nya). Ketika kamu baca bacaan itu, berarti kamu telah memberi salam kepada seluruh hamba Allah yang saleh di mana saja pun mereka berada, di langit maupundi bumi. "

632. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi s.a.w. bersabda: "Tasbih untuk kaum pria, dan bertepuk tangan untuk kaum wanita."

633. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Menceritakan seorang ibu memanggil anaknya yang sedang shalat. Kata ibu itu," Hai, Juraij! "Lalu Juraij mohon kepada Allah," Wahai, Allah! Ibu ku (memanggil ku), dan aku (sedang menunaikan) shalat ku. (Apakah yang harus ku perbuat?) "Ibu itu memanggilpula, "Ya.Juraij!" Kata Juraij, "Wahai, Allah! Ibu ku kah atau solat ku kah?" Kata si Ibu pula, "Wahai, Allah! Semoga Juraij tidak mati sebelum dia melihat wajah perempuan lacur lebih dahulu."

Pada suatu ketika datang seorang wanita lacur menggiring ke tempat peribadatannya, lalu ia melahirkan. Ketika ditanya, "Anak siapa ini?" Wanita itu menjawab, "Anak si Ju-, raij, dan dia keluar dari tempat peribadatannya." Kata Juraij, "Mana itu wanita yang mengatakan anaknya adalah dari ku?" (Sementaraitu bayi wanita tadi dibawa orang kepada Juraij). Kata Juraij, "Hai Bayi! Siapa ayah mu?" Jawabnya, "Seorang gembala kambing."

634. Dari Mu'aiqib r.a., katanya Nabi saw. bersabda kepada seorang laki-laki yang bekerja meratakan tanah tempat sujud sabdanya: "Jika sudah kamu perbuat, cukuplah satu kali saja." 635. Dari Anas ra, katanya: "Kami pernah shalat bersama-sama dengan Nabi saw. Di musim panas. Maka siapa yang tidak bisameletakkan dahinya ke bumi, dibentangkannya kain, lalu ia sujud di atasnya. "

636. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Aku pernah melonjorkan kaki ku ke hadapan Nabi saw. Waktu beliau sedang shalat. Ketika ia akan sujud dicubitnya kaki ku, lalu kuangkat, dan setelah beliau berdiri saya lonjorkan pula kembali."

637. Dari Ibnu Umar r.a. katanya: "Bahwasanya Nabi saw. pernah melihat dahak di kiblat mesjid. Nabi marah kepada orang-orang yang ada di dalam mesjid. Sabda beliau:" Sesungguhnya Allah berada di hadapan mu masing-masing. Maka apabila kamu sedang shalat, janganlah meludah atau mendahak ke depan mu. "Kemudian ia menunduk membersihkan sendiri dahak itu. "638. Dari Anas ra katanya Nabi saw. Bersabda: Apabila seseorang kamu sedang sholat, maka sesungguhnya ia sedang berbisik dengan Tuhannya. Maka karena itu janganlah meludah ke depan atau ke kanan, tapi ke kiri di bawah telapak kakinya. "639.Dari Jabir ra. Katanya: "Pada suatu ketika Rasulullah saw. Mengutus ku untuk suatu kebutuhan, lalu saya pergi. Setelah selesai melaksanakan tugas itu, maka aku datang kembali kepada beliau. Lantas aku mengucapkan salam, tapi dia tidak menjawab. Oleh karena itu timbul dugaan di hatiku, Allah sajalahYang Maha Tahu. Aku berkata kepada diri ku, "Barangkali Rasulullah saw. Marah kepada ku karena aku datang terlambat. Kemudian aku memberi salam kembali, namun ia tidak menjawab juga. Prasangka di hatiku bertambah dari semula. Kemudian aku memberi salam lagi, lalu beliau menjawab salamku itu. Sabdabeliau, "Aku terhalang menjawab salammu, karena aku sedang shalat." Waktu itu beliau shalat di atas kendaraan, tidak menghadap kiblat. "

640. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Melarang seseorang shalat bertolak pinggang."

641. Dari 'Uqbah bin Harits ra, katanya: "Saya shalat' Ashar beserta Nabi saw. Sesudah memberi salam, ia segera berdiri dan langsung masuk ke rumah istri beliau. Tidak lama kemudian ia keluar kembali dan dilihatnya muka orang banyak seperti heran karena beliau cepat saya pergi dan kembali. Diabersabda: "Aku teringat sesudah solat tadi akan sepotong emas yang ada pada kami. Aku tidak ingin emas itu akan berada pada kami sampai sore atau malam nanti. Oleh karena itu aku perintahkan supaya membagi-bagikannya;" 642. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Apabila dikumandangkanazan untuk shalat, setan lari terkentut-kentut sehinga tidak terdengar olehnya azan. Bila Muadzin berhenti, ia pun kembali. Begitu pula, ketika qamat dibacakan, dia pun lari. Dan ketika iqamat telah selesai, dia datang pula kembali. Dia selalu menggoda orang yang sedang shalat, dengan mengatakankepadanya, "Ingatlah apa yang belum kamu ingat!" Sampai akhirnya orang itu tidak tahu lagi telah berapa rakaat dia shalat. "

643. Dari Abdullah bin Buhainah ra, dia mengatakan bahwa pada suatu ketika Rasulullah saw. mengimaminya dalam salah satu shalat. Dia shalat dua rakaat lalu berdiri (untuk rakaat ketiga) tanpa duduk (sesudah raka'at kedua). Jama'ah pun berdiri pula mengikuti beliau. Ketika shalat hampir selesai,kami menunggu-nunggu dia akan membaca salam, ternyata membaca takbir; lalu beliau sujud dua kali duduk itu, kemudian membaca salam tanda selesai.644. Diceritakan oleh Abdullah bin Buhainah ra, bahwa Rasulullah saw. sesudah dua rakaat Zuhur langsung berdiri tanpa duduk (antara rakaat keduadengan ketiga). Tatkala beliau telah selesai shalat, beliau sujud (sahwi) dua kali, dan sesudah itu membaca salam (tanda selesai). "645. Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Kami shalat Zuhur (atau mungkin 'Ashar) bersama-sama dengan Nabi saw . Setelah selesai shalat, Dzulyadain bertanya kepada beliau,"Kurangkah solat ya, Rasulullah?" Dia pun bertanya pula kepada jama'ah, "Betulkah apa yang ditanyakannya itu?" Jawab Jama'ah, "Benar!" Lalu Nabi saw. shalat lagi dua raka'at, sesudah itu sujud (sahwi) dua kali. "646. Dan Abu Hurairah ra, dia mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda:" Sesungguhnyawaktu seseorang kamu sedang sholat, setan datang menggodanya, sehingga tidak diketahuinya telah berapa rakaat dia shalat. Maka apabila kejadian seperti itu terjadi pada kamu, sujudlah dua kali waktu duduk. "647. Abu Dzar mengatakan, bahwa Rasulullah saw. Bersabda:" Seseorang datang kepada ku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa berita gembira): "Sesungguhnya, barangsiapa di antara umat ku yang mati, sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, orang itu masuk surga." Aku bertanya: "Sekalipun orang itu berzina dan mencuri?" Jawab Nabi, "Ya, sekalipun dia berzinadan mencuri. "

648. Abdullah r.a. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang mati, padahal ia mempersekutukan Allah, orang itu masuk neraka." Dan kataku, "Siapa yang mati tidak mempersekutukan Allah, orang itu masuk surga." 649. Dari Al Barra 'ra, katanya: "Nabi saw. Memerintahkan kami dengan tujuhmacam perintah, dan melarang kami dengan tujuh macam larangan. Dia memerintah kami:

1. mengiringkan jenazah,

2. mengunjungi orang sakit,

3. memenuhi undangan,

4. menolong orang yang teraniaya,

5. membaikkan sumpah,

6. menjawab salam, dan

7. mendo'akan orang yang bersin,

Beliau melarang kami memakai bejana perak, memakai cincin emas dan memakai berbagai macam sutra.

650. Kharijah bin Zaid bin Tsabit bercerita, bahwasanya Ummul 'Ala, seorang wanita Anabar yang pernah baiah dengan Nabi saw. menceritakan kepadanya, bahwa orang Muhajirin mengadakan undian, kebetulan jatuh pada kami Usman bin Maz'un, lalu kami beri tempat di rumah kami. Tidak lama kemudian Usman sakit,dan menyebabkan dia meninggal dunia. Mayatnya kami mandikan dan kami kafani, setelah itu Rasulullah pun tiba. Kata ku, "Semoga rahmat Allah tercurah kepada mu hai, Bapak Saib (Usman). Aku menjadi saksi bagi mu, sesungguhnya Allah memuliakanmu." Nabi saw. bertanya: "Bagaimana engkau tahu bahwa Al1ahtelah memuliakannya? "Jawab ku," Ya, Rasulullah! Biarlah Bapa ku jadi tebusanmu. Siapakah kiranya yang dimuliakan Allah? "

Jawab Nabi saw., "Dia telah mati. Demi Allah, aku hanya berharap, semoga dia mendapat kebaikan. Demi Allah, biarpun aku seorang Rasul Allah, namun aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadap ku." Kata Ummul A'la, " Demi Allah! Sesudah itu saya tak pernah lagi menyatakan seseorang itu saleh. "

651. Dari Jabir ra, katanya: Ketika Bapak saya meninggal, saya tutup mukanya dengan kain, lalu saya menangis. Orang banyak melarang saya menangis, sedangkan Rasulullah tidak melarang. Fatimah (saudara ayah saya) juga turut menangis. Sementara itu Rasulullah saw. bersabda: "Biarpun kamu menangis atautidak, namun malaikat selalu melindunginya dengan sayapnya sampai kamu membawanya ke kubur. "

652. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Memberitahukan kepada jama'ah tentang kematian Raja Najasyi (Ethiopia) pada hari kematiannya. Sesudah itu ia pergi ke tempat sembahyang, lalu shalat bersaf bersama-sama dengan mereka. Nabi saw. Takbir empat kali. "653. Dari Anas r.a., katanyaRasulullah saw. bersabda: "Mula-mula bendera dipegang oleh Zaid, lantas ia gugur. Kemudian dipegang oleh Jaafar, ia gugur pula. Sesudah itu dipegang oleh Abdullah bin Rawahah, ia pun gugur pula. Waktu itu air mata Rasulullah berlinang. Terakhir bendera dipegang oleh Khalid bin Walid tanpa di angkat,sampai menang. "654. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Ada seseorang meninggal, yang Rasulullah saw. pernah mengunjunginya waktu dia sakit. Dia meninggal malam hari, dikuburkan malam itu juga. Tatkala hari telah Subuh, mereka (para sahabat) mengabarkannya kepada Rasulullah saw. Rasulullah bertanya, "Mengapatidak diberitahukan kepada ku (sebelum ini?) "Jawab mereka," Kami tidak suka memberitahukannya, karena hari sudah malam dan gelap. Kami khawatir akan menyulitkan Tuan. "Lalu ia pergi ke kuburnya dan sesudah itu beliau shalat (gaib) atas orang yang meninggal itu."

655. Dari Anas r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Seorang Muslim yang kematian tiga orang anak yang belum baligh, dimasukkan Allah ke dalam surga, karena limpahan rahmat dari Allah terhadap mereka." 656. Diberitakan dari Abu Sa'id ra, beberapa orang wanita bermohon kepada Nabi saw .: "SudilahTuan sediakan satu hari untuk (pengajian bagi) kami. (Rasulullah saw. Memenuhi permintaan mereka). Lalu Nabi memberi pelajaran kepada mereka, sabdanya: "Wanita yang mana pun yang kematian tiga orang anaknya, maka anak-anaknya itu menjadi dinding baginya dari api neraka." Bertanya seorang wanita, "Kalaudua? "Jawab beliau," Ya, dua juga. "657. Dari Ummu 'Athiyyah Al Anshariyah ra, katanya pada hari puteri Rasulullah saw. meninggal dunia, ia datang kepada mereka dan bersabda:" Mandikanlah dia dengan air bercampur sidr (semacam tumbuh -tumbuhan yang harum) tiga sampai lima kali, atau pun lebih dariitu jika memang baik menurut pendapatmu. Terakhir, campurlah dengan kafur (semacam tanaman yang harum juga). Jika telah selesai beri tahulah aku. "Tatkala kami telah selesai, kami beritahukan kepada beliau. Maka diberikannya kepada kami cedarnya sambil berkata:" Pakaikanlah ini kepada jenazah. "658.Dari Ummu 'Athiyyah ra, katanya: "Mereka membuat rambut puteri Rasulullah saw. Menjadi tiga lepih. Semuanya mereka buka, kemudian jenazahnya mereka mandikan, sesudah itu rambutnya mereka lepih kembali menjadi tiga lepih." 659. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Dikafani dengan tiga helaikain putih halus, tenunan negeri Yaman, tidak termasuk baju dan sorban. "

660. Dari Ibnu Abbas r.a. katanya: "Ada seorang laki-laki ketika wuquf (berhenti) di Arafah, dia terjatuh dari kendaraannya yang menyebabkan dia meninggal dunia. Nabi saw. bersabda:" Mandikanlah dia dengan air dicampur sidr dan kafani dia dengan dua helai kain. Jangan diberi harum-haruman dan janganpula ditutup kepalanya, karena dia akan dibangkit pada hari kiamat dalam keadaan talbiyah (memuji Allah). "

661. Dari Ibnu Umar r.a. katanya: "Ketika Abdullah bin Ubay meninggal, putranya datang kepada Nabi saw., katanya:" Ya, Rasulullah! Berikanlah baju Tuan kepada saya untuk kafan tua saya, dan semoga Tuan berkenan melakukan shalat serta memohonkan ampun untuknya. "Nabi saw. Memberikan bajunya sambil bersabda:"Beritahulah aku jika dia telah siap untuk disolatkan." Setelah siap, maka putranya memberitahukan kepada Nabi saw. Maka tatkala Nabi saw. hendak melakukan shalat atasnya, Umar menariknya dan berkata: "Bukankah Allah telah melarang Tuan untuk melakukan shalat atas orang munafik?" Jawab Nabi saw., "Akubisa memilih. "

Firman Allah swt. "Engkau mohonkan ampunan untuk mereka atau pun engkau tidak mohonkan, meskipun engkau mohonkan ampunan untuk mereka tujuh puluh kali, sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni mereka." karena itu, Nabi saw terus melakukan shalat atas tokoh munafik itu. Sesudah itu maka turunlah ayat:"Dan janganlah sekali-kali kamu sholatkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka untuk selama-lamanya."

662. Dari Jabir ra, katanya: "Nabi saw. Pergi ke kubur Abdullah bin Ubay setelah ia dikuburkan, lalu dikeluarkannya si munafik itu, kemudian diludahinya, dan sesudah itu dipakaikannya baju beliau kepadanya." 663. Dari Khabbab ra, katanya: "Kami hijrah beserta Nabi saw. Semata-mata karena Allahswt., karena itu pahala untuk kami telah tersedia di sisi Allah. Di antara kami ada yang telah meninggal dunia, tetapi belum menerima upahnya, yaitu seperti Mush'ab bin 'Umair. Tetapi di antaranya ada pula yang telah memetik buah yang ditanamnya, yaitu orang-orang yang terbunuh (syahid) dalam peperanganUhud. Waktu itu tidak ada untuk kafannya selain hanya sehelai kain. Ketika kami tutup kepalanya terbuka kakinya dan bila kami tutup kakinya terbuka kepalanya. Lalu Nabi saw. memerintahkan supaya menutup kepalanya, sedangkan kakinya kami tutup dengan daun izkhir. "

664. Dari Sahl r.a. katanya: "Seorang wanita datang kepada Nabi saw. membawa burdah yang dibordir dan berpita. Kemudian Sahl bertanya." Tahukah kamu "burdah"? "Jawab mereka," Baju lapang yang menyelubungi seluruh tubuh. "Kata Sahl." Ya, benar. " "Kata wanita itu", ujar Sahl melanjutkan, "Kain ini tenunansaya sendiri, saya bawa untuk Tuan semoga Tuan berkenan memakainya. "Kain itu diterima oleh Nabi saw., karena ketika itu ia memang membutuhkannya. Sesudah itu Nabi saw. datang kepada kami berpakaian kain itu. Seseorang yang memujinya bagus dan berkata," berkenankah Tuan memberikannya kepadaku? Alangkahbagusnya pakaian itu! "Orang banyak berkata," Permintaanmu itu tidak pantas! Beliau saw. membutuhkan pakaian itu, tetapi engkau memintanya pula. Padahal engkau tahu, dia tidak pernah menolak setiap permintaan orang. "Demi Allah! Pakaian itu saya minta bukan untuk saya pakai sekarang, tapi untuk kafansaya nanti. "Kata Sahl," Memang, pakaian itu akhirnya jadi kafan orang itu. "665. Dari Ummu Habibah ra, istri Nabi saw., ia mengatakan bahwa ia mendengar Nabi saw. bersabda:" Tidak halal bagi wanita yang percaya kepada Allah dan hari yang akhir, berkabung lebih dari tiga hari karena kematian, selainterhadap suami selama empat bulan sepuluh hari. "666. Dari Anas ra, katanya:" Nabi saw. bertemu dengan seorang wanita sedang menangis di samping kuburan. Nabi saw. bersabda kepadanya, "Takutlah kepada Allah dan sabarlah!" Jawab wanita itu, "Pergilah kamu! Sebab kamu tidak merasakan penderitaan yangsaya derita ini. "Sesungguhnya wanita itu tidak kenal dengan Nabi saw. Maka diberitahukan orang kepadanya bahwa itulah Nabi saw. Karena itu dia pergi menemui Nabi saw. dan dia tidak melihat seorang penjaga pun. (Lalu ia terus menemui Nabi saw.) Katanya kepada Nabi, "(Ma'af Tuan), Saya tidak mengenalTuan. "Sabda Nabi saw.," Sesungguhnya sabar itu (diperlukan) ketika awal kena musibah. "667, Dari Usamah bin Zaid ra, katanya:" Puteri Nabi saw. mengirim seorang utusan kepada beliau, mengatakan: "Anak ku meninggal dunia, karena itu sudilah Baginda datang." Nabi saw. mengirimkan salam kepadaputerinya dan bersabda: "Inna lillaahi maa akhadza, walahuu maa a'tha, wa kullun 'indahu bi ajalin musamma, fal tashbir wal tahtasib." "Sesungguhnya apa yang diambil dan diberikan Allah, semuanya milik Allah belaka. Segala sesuatu (di dunia ini), masing-masing telah memiliki ajal di sisi Allah. karenaitu sabar dan berserah dirilah. "Kemudian putri beliau mengirim utusan kembali, meminta dengan nama Allah (dengan sumpah) sehingga ayahanda datang. Nabi saw. Datang beserta Sa'ad bin Ubadah, Mu'adz bin Jabal, Ubay bin Ka'ab, Zaid bin Tsabit dan beberapa orang sahabat lainnya. Setibanya Rasulullah saw.,mayat itu dibawa ke hadapan beliau. Tubuhnya terlihat kurus kering. Kata Usamah. "Saya kira beliau seolah-olah berkata: mayat itu seperti girbah. Lalu air mata Nabi saw. Mengalir." Sa'ad bertanya, "Apakah ini ya, Rasulullah '!" Jawab beliau, "Inilah kasih mesra yang ditanamkan Allah di hati para hambaNya.Sesungguhnya Allah mengasihi para hamba-Nya yang pengasih. "668, Dari Anas ra, katanya:" Kami turut hadir waktu penguburan putri Rasulullah saw. Ketika itu Rasulullah duduk di pinggir kuburan dan kulihat kedua mata beliau menangis. Beliau bertanya, "Siapakah di antara kalian yang tidak janabah semalam?""Saya!" jawab Abu Thalhah. Sabda beliau, "Turunlah!" Abu Thalhah turun ke dalam "kubur (untuk membaringkan jenazah)." 669, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. Lewat dekat kuburan seorang wanita Yahudi yang sedang diratapi oleh keluarganya. Sabda Nabi saw.," Mereka itu menangis, sedangkanmayat itu sedang disiksa di dalam kuburnya. "670, Dari Mughirah ra, katanya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda:" Sesungguhnya berdusta berkenaan dengan ucapanku tidaklah sama dengan dusta terhadap ucapan orang lain. Siapa yang sengaja berdusta tentang hadisku, maka hendaklah dia menempati tempatnyadi neraka. "Saya mendengar juga Rasulullah saw. bersabda:" Mayat yang diratapi, akan disiksa karena ratapan itu. "671, Dari Ibnu Umar ra, katanya Nabi saw. bersabda:" Mayat akan disiksa dalam kuburnya sebab ia diratapi. "672, Dari Abdullah ra, katanya Nabi saw. bersabda: "Tidak termasuk golongan kami,orang yang menampar-nampar pipi, mengoyak-ngoyak baju dan berteriak teriak seperti teriakan jahiliyah (karena meratapi mayit). "673, Dari Sa'ad bin Abi Waqqash ra. katanya: Pada tahun haji yang penghabisan, saya sakit, dan Rasulullah saw. datang mengunjungi saya. Aku bertanya kepada beliau, "Sayamerasa sakit saya ini agak mengkhawatirkan. Saya ada memiliki kekayaan sedangkan yang akan mewarisinya tidak ada, selain seorang anak perempuan. Dapatkah saya sedekahkan dua pertiga dari kekayaan saya itu? "Jawab Nabi," Tidak bisa! "Aku bertanya," seperdua. "Kemudian beliau bersabda," Sepertiga! Sepertigaitu sudah banyak. Sesungguhnya engkau tinggalkan ahli warismu itu dalam keadaan kaya, lebih baik dari engkau tinggalkan dia dalam keadaan miskin, meminta-minta kepada orang lain. Pengeluaran yang telah engkau keluarkan semata-mata karena Allah, sesungguhnya akan diberi pahala oleh Allah, sehinggabelanja yang telah engkau keluarkan untuk istri mu sekalipun. "Kataku," Ya, Rasulullah! Aku telah ketinggalan oleh kawan-kawanku (yang mati syahid). "Jawab Nabi saw.," Engkau sekali-kali tidak ketinggalan. Setiap amal saleh yang telah engkau perbuat akan menambah derajat dan ketinggianmu: Mudah-mudahanumurmu panjang sehingga bermanfaat bagi satu kaum dan kerugian bagi yang lain. O Allah! Teruskanlah sahabat-sahabatku hijrah dan janganlah dibiarkan mereka surut ke belakang. "Tetapi Rasulullah saw. Sangat menyayangkan seorang yang miskin tak dapat pindah yaitu Sa'ad bin Khaulah. Beliau saw. Menangisinyatatkala mendengar dia meninggal di Mekkah. "

674, Dari Abu Musa r.a. katanya; "Saya lepas dari orang yang Rasulullah berlepas diri darinya. Rasulullah saw. Berlepas diri dari orang-orang yang berkabung dengan berteriak-teriak, mencukur kepala dan mengoyak-ngoyak baju." 675, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ketika Nabi saw. menerima berita tewasnyaIbnu Haritsah, Ja'far dan Ibnu Rawahah, beliau duduk dengan air muka sedih. Saya melihatnya dari celah-celah pintu. Sementara itu seseorang datang mengabarkan bahwa para isteri Ja'far menangis. Nabi saw. menyuruh supaya melarang mereka. Maka pergilah orang itu melarang mereka menangis, tetapi merekatidak mengindahkannya. Maka dia datang kepada Nabi melaporkannya. Sabda Nabi, "Larang mereka semua menangis!" Kemudian orang itu datang kembali untuk ketiga kalinya dan berkata: "Demi Allah, ya, Rasulullah! Kami tak sanggup menenangkan mereka!" Sabda Nabi saw., "Tutup mulut mereka dengan tanah!"Aisyah menambahkan, katanya kepada orang itu, "Allah menghinakan engkau, tidak sanggup melaksanakan perintah Rasulullah saw. Dan engkau biarkan Rasulullah dalam kesusahan." 676, Dari Anas ra, katanya: "Rasulullah saw. Pernah qunut selama satu bulan. Yaitu ketika ahlul qurra (anggota baca Al Qur'an)banyak yang tewas dalam peperangan. Belum pernah saya melihat Rasulullah saw. berdukacita seperti itu. "677, Dari Anas ra, katanya:" Pangeran Abu Thalhah sakit, dan menyebabkan dia meninggal dunia; sedangkan Abu Thalhah tidak di rumah saat itu. Setelah istri Abu Thalhah tahu bahwa putranya telahmeninggal dunia, maka dipindahkannya mayat anaknya itu ke tepi, kemudian disiapkannya makanan (untuk suaminya yang tidak lama lagi akan pulang). Ketika Abu Thalhah telah datang, ia bertanya, "Bagaimana halnya sakit anak kita?" Isterinya pertama diam saja. Kemudian ia menjawab, "Saya harapkan mudah-mudahania senang. "Abu Thalhah mengira bahwa istrinya berkata sebenarnya, lalu ia pergi tidur. Paginya, sesudah ia mandi dan akan berangkat, barulah istrinya memberi tahukan bahwa putranya telah meninggal dunia. Maka disolatkannya mayat anaknya itu bersama-sama dengan Rasulullah saw. dan diceritakannyakepada beliau peristiwa yang dialaminya tentang kematian anaknya itu. Rasulullah bersabda kepadanya, "Semoga Allah swt. Memberi berkah kepada Anda berdua pada malam itu." 678, Dari Anas ra, katanya: "Kami pergi dengan Rasulullah saw. Kepada Abu Saif tukang besi yang sesusu dengan Ibrahim. Rasulullahmengambil Ibrahim lalu menciumnya. Tidak lama sesudah itu kami datang pula kepadanya, tetapi ketika itu Ibrahim telah menghembuskan nafasnya yang penghabisan, dan air mata Rasulullah berlinang karenanya. "Abdurrahman bin 'Auf berkata:" Ya, Rasulullah! Kenapa engkau menangis? "Jawab Rasulullah," Hai,Ibnu 'Auf! Sesungguhnya yang demikian adalah kasih

mesra. "Abdullah mengulangi perkataannya. Sabda Rasulullah saw.," Air mata mengalir, hati penuh duka, namun tidak ada kata-kata yang kami ucapkan melainkan apa yang diridhai Allah jua. Dan sesungguhnya perpisahan kami dengan engkau, hai Ibrahim, sangat menyedihkan. "679, Dari Abdullah bin Umar ra, katanya:"Sa'ad bin Ubadah sakit, Nabi saw. Datang mengunjunginya bersama dengan Abdurrahman bin 'Auf, Sa'ad bin Abi Waqqash dan Abdullah bin Mas'ud. Ketika Nabi tiba, ia sedang dikerumuni oleh keluarganya. Nabi bertanya," Telah berpulang? "Jawab mereka,: Belum, Ya, Rasulullah!" Nabi saw. menangis; orangbanyak pun menangis pula melihat dia menangis. Lalu beliau bersabda, "Tidakkah kamu mendengar, bahwa Allah swt. Tidak menyiksa karena air mata dan tidak pula karena hati yang duka; tetapi Allah menyiksa karena ini (beliau menunjuk ke lidahnya) atau Allah mengasihi; sesungguhnya mayat itu disiksakarena menatap tangis keluarganya.680, Dari Umar bin Rabi'ah ra, katanya, Nabi saw. bersabda: "Apabila kamu melihat jenazah, berdirilah sampai ia meninggalkan kamu." 681, Dari 'Amir bin Rabi'ah ra, katanya Nabi saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu melihat jenazah, jika kamu tidak turut mengikutinya,berdirilah sampai ia meninggalkan jenazah itu, atau jenazah itu meninggalkannya, atau ditempatkan oleh pembawanya. "682, Dari Abu Sa'id Al Khudri, dari Nabi saw., Sabda beliau:" Apabila kamu melihat jenazah, berdirilah! Barangsiapa mengikutinya, janganlah duduk sebelum jenazah itu ditempatkan. "683, DariJabir bin Abdullah ra, katanya: "Satu jenazah lewat di depan kami. Nabi saw. Berdiri menghormatinya, maka kami pun berdiri pula. Kata kami," Ya, Rasulullah! Itu jenazah orang Yahudi. "Sabda Nabi," Apabila kamu melihat jenazah, berdirilah! "684, Dari Abdurrahman bin Abi Laila ra, katanya:" KetikaSahal bin Hunaif dan Qais bin Sa'ad sedang duduk-duduk di Qadisiyah, tiba-tiba lewat di depan mereka suatu jenazah. Lalu keduanya berdiri. Setelah itu dikatakan orang kepada mereka, bahwa jenazah itu adalah jenazah zimmi (bukan orang Islam). Jawab keduanya, "Nabi saw. Pernah pula lewat sebuah jenazahdihadapan beliau, lantas beliau berdiri. Sesudah itu dikatakan orang kepada beliau, bahwa jenazah itu adalah jenazah orang Yahudi. "Maka sabda beliau," Bukankah dia itu manusia juga? "685, Dari Abu Hurairah ra" katanya Nabi saw. bersabda: "Segerakanlah menguburkan mayat; jika ia baik berarti kamu telahmenyampaikannya kepada kebaikannya. Dan jika ia tidak baik, berarti kamu telah menghindarkan bahaya darimu. "686, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya Nabi saw. Bersabda:" Setelah jenazah disiapkan dan dibawa bersama-sama, maka jika jenazah itu baik, ia berkata: "Bawalah saya dengan cepat!" Tapikalau itu tidak baik, ia mengatakan kepada keluarganya: Wah, celaka! Kemana saya ini dibawanya. Suaranya itu terdengar oleh segala sesuatu selain manusia. Kalau sekiranya manusia mendengarnya akan pengsanlah dia. "687, Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya Nabi saw. Bersabda: '' Telah meninggal hariini seorang laki-laki yang salih, bangsa Habsyi. Karena itu marilah kita sholatkan dia bersama-sama. "Kata Jabir," Setelah kami berbaris beberapa saf, Nabi saw. langsung mengimami kami shalat. "688, Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Rasulullah saw. lewat dekat sebuah kuburan yang baru kemarin dikuburkan.Lalu beliau bertanya: Bila mayat ini dikubur? "Jawab mereka," Semalam. "Tanya Nabi saw., Mengapa tidak diberitahukan kepadaku?" Jawab mereka, "Kami kuburkan dia tengah malam, hari sangat gelap. Karena itu kami tidak ingin membangunkan Tuan." Nabi saw. berdiri, dan kami berbaris di belakangnya untukshalat. "Kata Ibnu Abbas," Aku saat itu berada di antara mereka, aku juga ikut shalat. "

689, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Mengabarkan kepada kami bahwa Najasyi, Raja Habsyi meninggal pada hari itu. Lalu beliau bersabda:" Mohonkanlah ampun untuk saudaramu! "Kata Abu Hurairah," Nabi saw. berbaris dengan mereka di tempat sembahyang dan takbir empat kali (shalat ghaib). "690,Dari Abdullah bin Umar r.a. katanya: "Beberapa orang Yahudi datang kepada Nabi saw. menghadapkan seorang laki-laki dan seorang wanita mereka, yang keduanya kedapatan berzina. Rasulullah memerintahkan supaya keduanya dihukum rajam. Lantas keduanya dirajam di tempat-tempat jenazah di samping mesjid." 691,Dari 'Aisyah r.a., katanya ketika Nabi saw. sedang sakit keras mendekati ajal beliau, beliau bersabda: "Allah mengutuk orang-orang Yahudi dan Nasrani yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka menjadi mesjid." Kata 'Aisyah menambahkan. "Kalau tidak demikian tentu mereka menyatakan bahwa itu kuburan Nabi,tanpa aku khawatir akan dijadikan mesjid. "692, Dari Thalhah bin 'Abdullah bin' Auf ra, katanya:" Aku shalat jenazah di belakang Ibnu Abbas, ternyata ia membaca surat Al Fatihah. Katanya supaya mereka tahu bahwa hal itu adalah sunnah ". 693, Dari Anas ra" katanya Nabi saw. bersabda "Ketika mayat seseorangtelah ditempatkan di dalam kuburannya dan teman-temannya telah pulang, kendatipun dia mendengar bunyi terompah mereka, dua orang malaikat datang kepadanya, lalu mendudukkannya dan menanyainya. Tanya: Bagaimana pendapat kamu terhadap orang ini (yaitu Muhammad saw.)? "Jawab:" Aku mengakuinya bahwa diahamba Allah dan RasulNya. "Kata MaIaikat:" Lihatlah tempat engkau di neraka, Allah menukarnya bagi mu dengan tempat di surga. "Kata Nabi saw. ' "Dia melihat tempat itu keduanya." Adapun orang kafir dan orang munafik berkata: "Aku tidak tahu. Aku hanya mengatakan apa yang dikatakan orang. "Kata Malaikat:"Engkau tidak pernah mempelajari dan membaca?" Lalu orang itu dipukulnya dengan 4 pukulan besi di antara kedua telinganya, sehingga orang itu berteriak sekeras-kerasnya dan didengar oleh orang sekelilingnya selain manusia dan jin. "

694, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Pada suatu ketika, malaikat maut diutus Allah kepada Nabi Musa 'alaihissalam. Ketika ia telah bertemu dengan Musa lalu ditamparnya malaikat maut itu dan buta matanya. Malaikat kembali kepada Tuhannya dan berkata:" Engkau kirimkan aku kepada seorang hamba yangtidak ingin mati. "Kemudian Allah mengembalikan penglihatannya dan berfirman:" Kembalilah! Dan katakan kepadanya sehingga dia meletakkan tangannya di punggung sapi. Untuk setiap bulu yang ditutup oleh tangannya, baginya satu tahun. "Kata Musa." Sesudah itu apa? "Firman Allah." Mati! "Kata Musa," Kalaubegitu, sekaranglah! "Ia pun bermohon kepada Allah supaya mendekatkannya ke negeri suci (Yerusalem) dengan jarak sepelemparan batu. Kata Abu Hurairah menambahkan," Nabi bersabda, kalau sekiranya aku berada di sana, akan kutunjukkan kepada mu maqamnya, yaitu di pinggir jalan, di dekat tumpukan katsibilakmar (tumpukan pasir merah). "

695, Dari Jabir ra, katanya: "Nabi pernah menyatukan dua jenazah sahabat yang gugur dalam peperangan Uhud dalam sehelai kain kafan. Sesudah itu beliau bertanya," Siapa di antara keduanya yang lebih banyak mempelajari Al Qur'an? "Ketika telah ditunjukkan orang salah satu di antara mereka, maka itulahyang ditempatkan beliau di muka lahad. Beliau saw. bersabda, "Aku menjadi saksi bagi mereka di hari kiamat nanti." Dan beliau memerintahkan agar menguburkan mereka dengan berlumuran darah, tanpa dimandikan dan tanpa disolatkan. "696, Dari 'Uqbah bin' Amr ra, katanya:" Pada suatu hari, Rasulullahsaw. keluar untuk melakukan shalat jenazah untuk orang-orang yang gugur dalam perang Uhud. Setelah selesai, beliau naik ke mimbar. Sabda beliau, "Aku sebelummu dan aku menjadi saksi atasmu. Demi Allah! Sesungguhnya sekarang ini aku melihat telagaku, dan sesungguhnya aku diberi anak kuncigudang bumi atau anak kunci bumi. Demi Allah! Sesungguhnya aku tidak khawatirkan, kamu akan mempersekutukan Allah sepeninggal ku. Yang aku khawatirkan kalau-kalau kamu berebut harta dunia di bumi ini. "

697, Dari Ibnu Abbas r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Dijadikan Allah Mekkah sebagai tanah haram (suci). Maka karena itu tidak halal bagi seseorang sebelumku dan tidak pula sesudahku. Hanya dihalalkan untukku sesaat pada siang hari. Tidak halal mencabut tumbuh-tumbuhannya, memotong pohon-pohonnya,berburu hewan buruannya, dan mengambil barang orang yang kehilangan kecuali untuk pemberitahuan. "Abbas bertanya," Bagaimana dengan izkhir yang kami ambil untuk tukang logam dan untuk kuburan kami? "Jawab Nabi saw.," Kecuali izkhir. "698, Dari Anas ra, katanya: "Seorang anak Yahudi yang dulu pernahmenjadi pelayan Nabi jatuh sakit. Karena itu Nabi saw. datang mengunjunginya dan duduk di dekat kepalanya. Sabda Nabi kepadanya: "Islamlah!" Anak itu menoleh kepada bapaknya. Kata bapaknya, "Patuhilah Abul Qasim!" Lalu anak itu masuk Islam. Sesudah itu Nabi saw. keluar dan bersabda. "Segala puji bagiAllah yang telah melepaskannya dari neraka. "699, Abu Hurairah ra menceritakan, bahwa Nabi saw. Pernah bersabda:" Tidak ada seorang anak pun yang dilahirkan, melainkan ia dilahirkan dalam keadaan suci bersih; maka ibu bapaknya yang menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, dan atau Majusi. Sama halnya sebagaiseekor hewan ternak, maka ia akan melahirkan ternak pula dengan sempurna, tidak kamu temukan kekurangannya. "700, Dari Sa'id bin Musayyab ra, katanya:" Ketika Abu Thalib telah hampir meninggal, Nabi saw. datang mengunjunginya. Nabi menemukan di situ telah berada Abu Jahil bin Hisyam dan Abdullah binUmayyah.

Rasulullah saw. bersabda kepada Abu Thalib, "Wahai, Paman! Ucapkanlah: Laa Ilaaha illallaah (tidak ada Tuhan selain Allah), yaitu sebuah kalimat yang aku akan menjadi saksi bagi Paman di sisi Allah." Kata Abu Jahil dan Abdullah bin Umayyah, "Hai, Abu Thalib! Apakah engkau membenci agama Abdul Muththalib?"Rasulullah saw. selalu memajukan permintaannya kepada Pamannya, tetapi kedua orang itu pun selalu pula mengulang-ulang ucapannya. Sampai akhirnya Abu Thalib mengucapkan perkataannya yang penghabisan, bahwa ia tetap memeluk agama Abdul Muththalib (ayahnya). Dia enggan hendak mengucapkan Laa Ilaahaillallaah. Maka bersabda Rasulullah saw., "Demi Allah! Aku selalu akan memohonkan ampun bagi Paman, selama aku tidak dilarang untuk itu."

Kemudian Allah menurunkan ayat: "Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabatnya, sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahannam. "(At Taubah, 9: 113)

701, Dari 'Ali ra, katanya: "Kami menghadiri pemakaman Baqi' Gharqad. Ketika Nabi saw. Tiba, ia langsung duduk dan kami pun duduk pula di sekitar beliau. Di tangannya ada sebuah tongkat. Dia merunduk dan menggaris-garis tanah dengan tongkat itu. Kemudian beliau bersabda, "Tiap-tiap orang hidupdituliskan Allah tempatnya di surga atau di neraka. Dituliskan juga apakah dia celaka atau bahagia. "Bertanya seseorang," Ya, Rasulullah! Tidak bisakah kami menyerah saja kepada kitab kami, sehingga kami tidak perlu beramal? Siapa di antara kami termasuk orang bahagia, sendirinya ia akan mengamalkanamal bahagia, dan orang yang ditulis celaka akan beramal celaka. "Nabi saw. menjawab," Adapun orang yang bahagia, adalah mereka yang dimudahkan Allah melakukan amal bahagia, "dan orang yang celaka adalah orang yang mudah melakukan amal celaka." Kemudian Nabi saw. membaca firman Allah swt., "Adapun orangyang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami akan mudahkan baginya jalan yang mudah (perbuatan baik). Adapun orang-orang yang kikir dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka Kami akan mudahkan baginyajalan yang sulit (kejahatan). "(At Lail, 92: 5 - 10) .702, Dari Tsabit Ibnu Dhahhak ra, dari Nabi saw., sabdanya:" Barangsiapa sengaja bersumpah dengan sumpah palsu atas nama agama yang bukan Islam, maka dia itu sebagai apa yang dikatakannya itu. Dan siapa yang membunuh orang dengan senjata tajam,dia akan disiksa dengan senjata seperti itu pula dalam neraka jahannam. "703, Dari Abu Hurairah ra, katanya Nabi saw. Bersabda:" Siapa yang bunuh diri dengan mencekek lehernya, maka dia akan mencekeknya pula nanti di neraka. Dan siapa yang menikam dirinya, maka dia akan menikamnya pula nanti di neraka. "704,Dari Umar bin Khaththab ra, katanya: "Ketika Abdullah bin Ubay bin Salul meninggal, Rasulullah saw. Diminta orang untuk melakukan shalat bagi jenazahnya. Ketika Rasulullah saw. Telah berdiri untuk shalat itu, saya cepat melompat ke beliau dan berkata," Ya, Rasulullah ! Kenapa Tuan sholat untuk anaksi Ubay itu. Padahal setiap hari dia selalu mengatakan begini dan begitu. "Lalu saya sebutkan kepadanya semua perkataannya itu. Rasulullah saw. Tersenyum dan bersabda," Hai, Umar! Biarkanlah aku! "Setelah berulang-ulang saya mengatakan, maka beliau bersabda," Sesungguhnya aku bisa memilih; maka akutelah memilih. Jika aku tahu, kalau aku memohonkan ampunan baginya lebih dari tujuh puluh kali akan menguntungkan kepadanya, tentu itu akan kulakukan. "Kata Umar," Rasulullah jadi juga melakukan shalat untuk jenazah Abdullah bin Ubay itu sampai selesai. Tapi tidak berapa lama sesudah itu, turundua ayat surat Baraah: "Wa laa tushalli .'ala ahadin minhum maata abada ......" (Dan sekali-kali. janganlah kamu

sholatkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka untuk selama-lamanya, dan janganlah kamu berdiri di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan RasulNya dan mereka mati dalam keadaan fasik). (At Taubah. 9: 84)

705, Dari Anas ra, katanya: "Suatu prosesi jenazah lewat. Lantas orang banyak memuji bahwa itu jenazah orang baik." Ya, pasti "kata Nabi saw. Menyetujui. Kemudian lewat pula prosesi jenazah yang lain. Orang banyak." Berkata pula, "Mayat ini jahat." Kata Nabi saw., Itu pasti. "Maka bertanya Umarbin Khattab, "Apakah yang pasti, ya, Rasulullah?" Jawab Nabi, "Kamu katakan mayat, itu baik, maka ia pasti masuk surga. Kamu katakan pula mayat si Anu jahat, pasti pula ia masuk neraka. Kamu semua adalah para saksi Allah di bumi."

706, Dari Umar (bin Khattab) ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Seseorang muslim yang disaksikan oleh empat orang bahwa ia baik, maka orang itu dimasukkan Allah ke surga." Kami bertanya, "Bagaimana kalau tiga orang?" Jawab Nabi, "Ya, tiga orang juga." Tanya kami lagi, "Kalau dua?" Jawab Nabi,"Ya, dua juga." Sesudah itu kami tidak menanyakan lagi tentang seorang. "

707, Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Nabi saw. Memandang kepada orang-orang yang dikuburkan di Qalib, lalu beliau bersabda:" Sebenarnya kamu telah mengecap apa yang dijanjikan Allah kepada mu. "Seseorang bertanya," Apakah Tuan berbicara kepada orang- orang yang telah mati? "Jawab Nabi," Kamu bukan yanglebih nyaring dari mereka, hanya mereka tidak bisa menjawab. "

708, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. biasa membaca doa (sebagai berikut): "Allahumma inni a'udzubika min 'adzaabil qabri. wa min' adzaabin naar. wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min fitnatil mastihid dajaal." (Wahai, Allah! Aku berlindung dengan Engkau dari siksa kubur, dan darisiksa neraka, dan dari bencana hidup dan mati, dan dari bencana Al Masih-dajjal).

709, Dari Abdullah bin Umar ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang kamu mati, diperlihatkan kepadanya tempatnya pagi dan sore. Jika ia penduduk surga, akan masuklah ia ke surga, dan jika dia penduduk neraka, maka akan masuklah ia ke neraka. Kemudian dikatakan orang kepadanya,"Inilah tempatmu, sampai Allah membangkitkan kamu di hari kiamat." 710, Dari Bara 'ra, katanya: "Ketika Ibrahim (putra Rasulullah saw.) Meninggal dunia, Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya dia, ada yang menyusui dalam surga."

711, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Ditanya orang perihal anak-anak orang musyrik. Sabda Nabi saw.," Allah Maha Tahu dengan kondisi mereka. "712, Dari Samurah bin Jundab ra katanya:" Pada suatu ketika setelah shalat, Nabi saw. menghadapkan wajahnya kepada kami, lalu bersabda: "Siapadi antara kamu yang bermimpi semalam? '"Kata Samurah," Siapa yang bermimpi, diceritakan mimpinya itu kepada beliau. "Kata beliau," Maasyaa Allah! "Kemudian, pada suatu hari ia bertanya pula," Apakah di antara kamu yang bermimpi semalam? "Jawab kami," Tidak! "Kata beliau saw.," Tapi aku bermimpisemalam. Dua orang laki-laki datang kepada ku, lalu keduanya memegang tangan ku dan membawa ku ke negeri suci (Yerusalem). Di sana aku melihat seseorang sedang duduk dan yang seorang lagi, berdiri dengan sepotong besi berkait (kalub) di tangannya.

Para sahabat kami dari Musa menceritakan, "Laki-laki itu memasukkan kalub ke pipinya sampai kekuduk, kemudian ditusuknya pula pipinya yang sebelah seperti itu juga, sehingga kedua pipinya itu bertemu. Kemudian pipinya itu kembali pula seperti biasa. Begitulah perbuatan itu dilakukannya berulang-ulang . "Aku bertanya. "Apakah ini?" Keduanya menjawab, '' Teruslah berjalan! "

Maka kami berjalan terus, sampai bertemu dengan seorang laki-laki yang sedang tidur menelentang dan seorang lagi berdiri dekat kepalanya memegang sebuah batu. Maka dilemparnya kepala orang yang tidur dengan batu itu lalu pecah, dan batu terpelanting. Si laki-laki itu pergi mengambil batunya, tetapibelum sampai ia kembali ke tempatnya semula, kepala yang pecah tadi, telah kembali seperti biasa. Perbuatan semacam itu dilakukannya terus-menerus. "" Siapa ini? "Tanyaku. Jawabnya," Teruslah berjalan! "

Kami terus berjalan dan bertemu dengan sebuah lobang semacam tungku, di atasnya sempit dan di bawahnya lapang, dan di dalamnya api bernyala-nyala. Waktu mereka dekat ke api yang terus naik ke atas, mereka hampir terlempar ke luar, dan ketika api padam, mereka jatuh ke bawah. Di dalamnya ada kaum priadan wanita telanjang. Aku bertanya, "Siapa pula ini?" Sahutnya, "Berjalanlah terus!"

Kami berjalan terus, hingga sampai ke sebuah sungai darah. Seorang laki-laki berdiri di tengah sungai itu, dan dipinggirnya ada pula seorang laki-laki memegang batu. Bila orang yang di dalam sungai hendak keluar, ia dilempar mulutnya oleh orang yang memegang batu di pinggir sungai, dan batu pelemparyang memantul dapat ditangkap kembali oleh si pelempar. Demikianlah seterusnya, tiap kali orang yang dalam sungai hendak keluar, dilempar, orang mulutnya dan ia kembali ke tempatnya semula. Tanya ku, "Siapa pula itu?" Jawabnya, "Teruslah berjalan!"

Kami berjalan terus hingga sampai di sebuah kebun yang menghijau. Dalam kebun itu ada sebatang pohon besar. Pada pokok pohon itu terlihat seorang tua dan beberapa orang anak-anak, dan seorang laki-laki sedang menyalakan api di dekat pohon di hadapannya. Kedua laki-laki tadi membawa ku naik ke ataspohon dan terus masuk ke sebuah rumah indah yang belum pernah aku melihat seindah itu. Di sana aku melihat, beberapa orang laki-Iaki dewasa, pemuda, wanita, dan anak-anak: Keluar dari situ, aku terus dibawa naik ke sebuah rumah yang lebih indah lagi dari yang tadi. Di situ banyak terlihat orang dewasadan pemuda.

Kataku, "Telah tuan bawa aku keliling malam ini. Sekarang ceritakanlah kepadaku apa yang telah kulihat sejak tadi." Jawab keduanya, "Ya, baiklah! Adapun orang yang menusuk pipinya, adalah orang pembohong. Ia menceritakan kebohongan, lantas diterima orang dan tersiar ke mana-mana. Begitulah iadiperlakukan sampai hari kiamat. Orang yang Tuan lihat kepalanya pecah dilempar dengan batu, ialah orang yang diajarkan Allah kepadanya Al Qur'an, lantas ia tidur saja Malam hari dan tidak pernah mengamalkannya kalau siang hari. Ia diperlakukan semacam itu sampai hari kiamat nanti.

Orang-orang yang Tuan lihat berada di dalam lobang, adalah orang-orang pezina. Orang yang berada di dalam sungai, adalah orang yang memakan riba. Orang tua yang berada di pohon pohon, adalah Nabi Ibrahim as, dan anak-anak yang berada di sekelilingnya, adalah anak-anak orang banyak dan orang yang menyalakanapi adalah malaikat Malik penjaga neraka. Rumah yang mula-mula Tuan masuki, itulah tempat umum kaum Muslimin, sedangkan tempat ini teruntuk bagi para Syuhada. Saya adalah Jibril dan ini Mikail. "" Angkatlah kepala Tuan! "Maka ku angkat kepalaku; kebetulan di atasku ada semacam awan. Keduanya berkata,"Itulah tempat Tuan." Kataku, "Biarkanlah aku ke sana," Jawabnya, "Sekarang masih ada sisa usia Tuan. Nanti kalau sudah cukup waktunya, Tuan akan pergi ke tempat Tuan itu."

713, Dan 'Aisyah ra, katanya: "Saya masuk ke rumah Abu Bakar ra (ketika beliau sedang sakit), lalu dia bertanya:" Berapa helai kamu kafani Nabi saw.? "Jawab ku," Tiga helai kain putih halus dari benang. Tidak termasuk baju dan sorban. "Tanya Abu Bakar," Bila ia meninggal? "Jawab ku," Hari Senin. "Tanyanya, "Hari apa sekarang?"

Jawab ku, "Senin." Kata Abu Bakar, "Saya berharap, (mudah-mudahan) mulai sekarang sampai malam nanti (saya meninggal dunia)." Dia melihat ke kain yang telah dilumari dengan za'faran yang digunakan untuk merawatnya. Kata beliau, "Sucikanlah kain saya ini dan menambahkan dua helai lagi untuk kafansaya. "Kataku," Kain ini telah usang. "Jawabnya," Hanya orang hidup yang lebih berhak dengan yang baru dari orang mati. Kain itu hanya untuk nanah mayat. "Pada malam Selasa beliau berpulang ke rahmatullah dan dimakamkan sebelum pagi."

714, Dari 'Aisyah ra, katanya seorang laki-laki mengatakan kepada Rasulullah saw., Katanya: "Ibu saya telah meninggal dengan sekonyong-konyong. Menurut dugaanku, kalau ia sanggup berbicara, dia akan bersedekah. Kalau saya bersedekah atas nama ibu saya itu , apakah dia mendapat pahalanya? " Jawab Nabi,"Ya, bisa!" 715, Dari 'Aisyah ra, katanya Nabi saw. bersabda: "Janganlah kamu memaki orang yang telah mati. Karena sesungguhnya mereka telah menemukan apa yang mereka amalkan (semasa hidupnya)." 716, Ibnu Abbas ra, katanya Nabi saw. mengirim Mu'adz ke negeri Yaman. Beliau bersabda kepadanya: "Ajaklah, Mereka supaya mengakui bahwa tidak ada "Tuhan selain Allah, dan sesungguhnya aku. Pesuruh Allah. Jika mereka telah mematuhi yang demikian, terangkanlah kepada mereka bahwa Allah swt. Mewajibkan kepada mereka shalat lima kali sehari semalam. Kalau mereka telah mentaatinya, ajarkanlah bahwa Allah swt.memerintahkan kepada mereka agar membayar zakat harta mereka, diambil dari orang yang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang - orang yang miskin. Jika itu telah dipatuhi mereka, jagalah supaya kamu jangan mengambil harta mereka yang paling berharga. Takutilah doa orang yang teraniaya, karenasesungguhnya antara dia dengan Allah tidak ada dinding. "

717, Dari Abu Ayyub ra, katanya: "Seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw.," Ajarkanlah kepada ku amal yang dapat memasukkan ku ke surga. "Seseorang yang lain bertanya," Apakah yang ditanyakannya? Apakah yang ditanyakannya? "Nabi saw. Menjawab," Dia menanyakan sesuatu hal yang sangat penting baginya.Sembahlah Allah dan jangan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu. Tegakkanlah shalat, bayarkan zakat dan hubungkan kasih-sayang. "

718, Dari Abu Hurairah ra, katanya seorang A'rabiy (Arab dusun) datang kepada Nabi saw., Katanya; "Tunjukkanlah kepadaku suatu amal, yang ketika aku lakukan aku masuk surga karenanya." Jawab Nabi saw., "Sembahlah Allah, jangan persekutukan Dia dengan sesuatu. Tegakkan shalat wajib dan bayarlahzakat fardhu. dan puasalah di bulan Ramadhan. "Kata A'rabiy itu," Demi Allah yang diri ku di tangan-Nya, tidak akan kutambah dari ini. "Ketika orang itu telah pergi, Nabi saw. bersabda," Siapa yang senang melihat seseorang dari penduduk surga, lihatlah orang itu. "

719, Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Pada hari kiamat, unta akan datang kepada pemiliknya dalam kondisi yang sebagus-bagusnya. Bila dia tidak membayar zakatnya, akan diinjak-injaknya orang itu dengan kuku kakinya. Begitu pula kambing yang tidak dibayarkan zakatnya, kambing ituakan datang kepada pemiliknya lalu menginjak dan menanduk orang itu dengan tanduknya. "Beliau bersabda menambahkan," Diantara haknya adalah memerah susunya didekat air. "Sabda beliau saw.," Aku tidak ingin, hari kiamat nanti seseorang memikul kambing yang sedang meraung. Katanya: Hai, Muhammad! Tolonglahaku! "Jawab ku," Aku tidak kuasa sedikit jua pun menolongmu. Bukankah dulu telah kusampaikan? "Dan aku tidak ingin, seseorang kamu nanti datang kepada ku memikul unta meraung-raung, lantas berkata meminta tolong '" kepada ku. Jawab ku, "Aku tidak kuasa sedikit jua pun menolongmu. Bukankah dulu telahkusampaikan? "

720, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa diberi Allah kekayaan, tetapi tidak dibayarkannya zakatnya, nanti di hari kiamat hartanya itu akan menjadi ular yang memiliki dua titik hitam sebelah atas kedua matanya, kemudian ular itu dikalungkan ke lehernya dan menggigitpipinya. Katanya, inilah aku harta yang kamu tumpuk - tumpuk. Kemudian Nabi membaca ayat: "Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. "

721, Dari Abu Sa'id r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Tidak wajib zakat pada mata uang (perak) yang kurang dari lima uqiah, tidak pula pada unta yang kurang dari lima ekor, dan pada kurma yang kurang dari lima wasq." 722, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Siapa bersedekah sehargasatu buah kurma (yang didapatnya) dengan usaha yang baik, sedangkan yang diterima Allah hanya yang baik pula, maka Allah akan menerima sedekahnya itu dengan tangan kanannya, kemudian dipeliharanya untuk yang punya seperti kamu memelihara seekor ternak, sampai sedekah itu seperti bukit. "

723, Dari Haritsah bin Wahab ra, katanya dia mendengar Nabi saw. bersabda: "Bersedekahlah kamu! Akan datang kepada mu suatu masa di mana seseorang membawa sedekahnya, tetapi tidak ada orang yang mau menerimanya. Kata orang itu," Kalau engkau datang kemarin saja saya terima. Hari ini saya tidakmembutuhkannya lagi. "

724, Dan Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Belum akan terjadi kiamat, sebelum harta kekayaan telah banyak sampai melimpah ruah, sehingga yang punya harta jadi khawatir, siapakah kiranya yang mau menerima sedekahnya. Diberikannya kepada seseorang, lalu orang itu berkata kepadanya," Akutidak membutuhkannya. "

725, Dari 'Adi bin Hatim ra, katanya: "Ketika saya sedang berada dekat Rasulullah saw., Tiba-tiba dua orang laki-laki datang kepada beliau. Yang seorang mengadukan tentang kemiskinannya dan yang seorang lagi mengadukan bahwa ia kena rompak. Rasulullah saw . bersabda, "Perihal perompakan, sesungguhnyatidak lama lagi sebuah kafilah bisa datang ke Mekkah tanpa dikontrol. Tentang kemiskinan, belum akan terjadi kiamat sampai seseorang kamu mendistribusikan kian kemari membawa sedekahnya menemukan orang yang akan menerimanya, tetapi tidak menemukannya. Sesungguhnya kamu akan berdiri dihadapan Allah swt. tanpa batasdan juru bahasa. Allah berfirman, "Apakah kamu tidak kuberi kekayaan?" Jawabnya. "Ada." Tanya Allah, "Tidakkah Aku utus kepada mu diri-Ku?" "Jawabnya," Ya, ada. "Kemudian orang itu menengok ke kanan, tidak ada yang terlihat olehnya melainkan hanya api. Kemudian ia melihat pula ke kiri, tidak ada yangterlihat olehnya melainkan hanya api juga. Maka takutlah olehmu api neraka itu meskipun hanya dengan sebelah kurma. Jika itu pun tidak ada, maka dengan mengucapkan kata yang baik pun sudah cukup.

726, Dari Abu Musa r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Akan datang pada manusia suatu saat, di mana orang mendistribusikan membawa emas untuk disedekahkannya. Tetapi tidak satu pun orang yang ditemuinya yang bersedia menerima sedekah darinya. Dan suatu saat, di mana tampak seorang laki-laki diikutioleh empat puluh wanita sebagai pelindungnya. Hal itu terjadi karena jumlah laki-laki terlalu sedikit, sedangkan jumlah wanita terlalu banyak.727, Dari Abu Mas'ud ra katanya: "Rasulullah saw. Menyuruh kami bersedekah. Lantas salah seorang di antara kami pergi ke pasar mencari upahan untuk secupak makanan,Sedangkan yang lainnya ada yang telah memiliki seratus ribu hari itu. "728, Dari 'Aisyah ra, katanya:" Seorang wanita datang kepada ku membawa dua orang anaknya, meminta makanan. Tapi tidak ada yang didapatinya pada ku ketika itu selain hanya sebuah korma, lalu kuberikan kepadanya. Korma itu dibaginyadua dan diberikannya kepada kedua anaknya itu, dan ia sendiri tidak memakan. Kemudian ia berdiri dan langsung pergi. Setelah Nabi saw. datang, aku ceritakan hal itu kepada beliau. Sabda beliau saw., "Barangsiapa mendapat cobaan karena beberapa anak darinya, maka semuanya itu akan menjadi dinding baginyadari api neraka. "

729, Dari Abu Hurairah ra, katanya seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. bertanya: "Ya, Rasulullah! Sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?" Jawab Nabi, "Yaitu sedekah yang engkau berikan waktu sehat, kikir takut miskin, dan mengangan-angankan kaya. Waktu itu janganlah engkau janjikan,sehingga waktu nyawa hampir keluar dari tubuh, engkau berkata: Untuk si Polan sekian, dan untuk si fulan sekian. Sedangkan harta itu sebetulnya untuk si Polan. "

730, Dari 'Aisyah ra, katanya sebagian istri Nabi saw. bertanya kepada beliau: "Siapakah di antara kami yang lebih dahulu Tuan?" Jawab Nabi saw., "Siapa yang lebih panjang tangannya." Lantas mereka ambil sepotong ranting lalu mereka ukur tangan mereka. Ternyata Saudah yang lebih panjang. Barulahkemudian mereka ketahui, bahwa yang dimaksudkan Nabi tangan panjang, adalah tangan yang banyak memberikan sedekah. Itulah istri beliau yang paling dahulu bertemu dengan beliau di akhirat nanti. Saudah sangat suka bersedekah. "

731, Dari Abu Hurairah ra, katanya ada seorang laki-laki berkata: "Saya akan bersedekah." Lalu ia pergi membawa sedekahnya, kebetulan diberikannya ke tangan seorang pencuri. Orang banyak mengatakan, "Ada pula orang bersedekah kepada pencuri." Orang yang bersedekah itu berkata: "Ya, Allah! UntukEngkau segala puji. Saya akan bersedekah. "Lalu ia keluar membawa sedekahnya, kebetulan diberikannya kepada seorang perempuan lacur. Orang banyak mengatakan," Kemarin ada orang memberikan sedekah kepada wanita pelacur. "Orang itu berkata," Ya, Allah! Untuk Engkau segala puji. Saya akan bersedekah. "

Ia pergi membawa sedekahnya, kebetulan diberikannya ke tangan orang kaya. Orang banyak mengatakan pula, "Rupanya orang kaya pun menerima sedekah juga." Kata orang yang memberi sedekah, "Ya, Allah! Untuk Engkau segala puji. Saya berikan sedekah saya kepada pencuri, kepada wanita lacur dan kepada orangkaya. "

Kemudian ia bermimpi. Rasanya ada malaikat yang mengatakan kepadanya, "Sedekah engkau kepada pencuri, semoga menyebabkan ia berhenti mencuri. Sedekah engkau kepada pelacur, semoga menyebabkan ia berhenti melacur. Dan sedekah engkau kepada orang kaya, semoga menyadarkannya dan mendorongnya untuk menafkahkanapa yang diberikan Allah kepadanya. "732, Dari Ma'n bin Yazid ra, katanya:" Saya, ayah dan nenek saya pernah melakukan baiah kepada Rasulullah saw., dan beliau pernah meminangkan seorang wanita untuk saya, kemudian beliau pula yang mengawinkan saya. Saya pun pernah mengajukan suatu hal kepadabeliau. (Pada suatu kali ayah saya) Yazid, menyediakan beberapa dinar untuk disedekahkannya, dan uang itu diletakkannya di dekat seorang laki-laki dalam mesjid. Ketika saya datang, uang itu saya ambil dan saya bawa ke ayah saya.

Katanya, "Demi Allah! Bukan untuk engkau maksudku." Kemudian dimajukannya hal itu kepada Rasulullah saw. Sabda beliau, "Wahai Yazid! Untuk engkau apa yang engkau niatkan! Wahai Ma'n! Untuk engkau apa yang engkau ambil."

733, Dari 'Aisyah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Seorang wanita yang menafkahkan makanan dari rumah tangganya tanpa merugikan, dia memperoleh pahalanya karena menafkahkan, suaminya mendapat pahala karena memproduksi, dan khadamnya begitu pula. Pahala yang satu tidak akan mengurangi pahalayang lain sedikit pun. "734, Dari Hakim bin Hizam ra, katanya, Nabi saw. bersabda:" Tangan yang di atas (tangan yang memberi) lebih baik dari tangan yang di bawah (tangan yang, menerima atau meminta). Maka karena itu mulailah memberi kepada keluargamu. Sebaik-baik sedekah adalah ketika kaya. Siapa yangmohon dipelihara (agar dia tidak sampai minta-minta) Allah akan memeliharanya, dan siapa yang mohon ditetapkan (agar tidak ada ketergantungan selain kepada Allah) Allah akan mencukupkannya. "735, Dari Abdullah bin Umar ra, katanya ketika Rasullullah saw. sedang di atas mimbar, beliau menjelaskan perihalsedekah. 'Iffah dari perihal minta-minta. Sabda beliau, "Tangan yang di atas, lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan yang di atas yaitu tangan yang memberi dan tangan yang di bawah yaitu tangan yang meminta."

736, Dari Abu Musa ra, katanya: "Bila ada orang minta-minta datang kepada Rasulullah saw. Atau orang yang memohonkan suatu kebutuhan kepada beliau, beliau bersabda:" Sukalah menolong, engkau akan mendapat upah. Dan Allah jua menentukan apa yang dikehendaki-Nya melalui lisan Nabi-Nya saw. "737, DanAsma 'binti Abu Bakar ra, katanya dia datang kepada Rasulullah saw. lantas beliau bersabda: "Janganlah engkau menahan-nahan (harta), maka Allah akan menahannya pula untukmu. Karena itu keluarkanlah harta itu menurut kesanggupanmu." 738, Dari Hakim bin Hizam ra, dia bertanya: "Ya, Rasulullah! Bagaimanapendapat Tuan tentang sesuatu yang aku lakukan sebagai ibadah di masa jahiliyah berupa sedekah, memerdekakan hamba sahaya dan menghubungkan silaturrahim, dapat pahalakah saya atau tidak? "Jawab Nabi," Engkau telah Islam dengan mendapatkan kebaikan di masa lalu. "739, Dari Abu Musa ra , dari Nabi saw.,beliau bersabda: "Seorang kasir (atau bendahara) Muslim yang dipercaya, yang melaksanakan (atau beliau mengatakan yang memberikan) apa yang diperintahkan kepadanya untuk membayar, lalu dilaksanakannya dengan penuh sempurna, cukup dan dengan segala senang hati, kepada orang yang disuruh bayarkan kepadanya,maka kasir itu termasuk orang yang bersedekah. "740, Dari Abu Hurairah ra, katanya Nabi saw. bersabda:" Setiap hari dua orang malaikat turun dari langit; seorang di antara mereka berkata, "Ya, Allah! Gantilah bagi setiap orang yang pemurah keranaMu." Dan yang lain berkata, "Ya, Allah! Musnahkanlahharta setiap orang yang menahan-nahan (hartanya, tidak ingin bersedekah). "

741, Dari Abu Hurairah ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: Perumpamaan orang yang kikir dengan orang yang pemurah, seperti dua orang memakai baju besi yang menutupi susu sampai ke leher. Orang yang pemurah, bajunya lapang dan sempurna menutupi tubuh sampai ke anak-anak jarinya danmenghapus jejaknya (dosanya). Sedangkan orang yang kikir, karena ia tidak akan menafkahkan hartanya, maka tiap-tiap pertemuan bajunya menyempit di tempatnya. Ia berusaha akan melonggarkan, tetapi tidak bisa longgar. "742, Dari Abu Musa ra, katanya Nabisaw.bersabda:" Mestinya setiap orang muslimbersedekah. Orang banyak bertanya: "Ya, Rasulullah, bagaimana dengan orang yang tak punya (untuk disedekahkan)?" Jawab Nabi saw .. "Ia harus bekerja dengan tangannya, sehingga ia memperoleh keuntungan untuk dirinya dan dapat bersedekah." Tanya mereka. "Kalau tidak sanggup?" Sabda Nabi, "Hendaklah iamenolong orang yang membutuhkannya. "Tanya:" Kalau sekiranya tidak bisa? "Jawab Nabi saw.," Kerjakanlah segala kebaikan dan hentikan segala macam kejahatan. Yang demikian itu berarti sedekah juga baginya. "743, Dari Ummu 'Athiyah ra, katanya:" Seekor kambing dikirimkan orang! Ke Nusaibah Al Anshariyah,maka dikirimkannya pula sebagian darinya kepada 'Aisyah. (Kebetulan) Nabi saw. bertanya: "Apakah engkau punya makanan?" Jawab 'Aisyah, "Tidak! Kecuali (gulai) kambing yang dikirimkan Nusaibah." Sabda Nabi, "Bawalah kemari! Kirimannya itu tepat benar sampai di alamatnya." 744, Dari Anas r.a., katanya:"Abu Bakar menulis surat kepada ku menjelaskan perintah Allah kepada Rasul-Nya saw. Berhubungan dengan seorang wajib zakat yang harus membayar satu ekor Bintu Makhadh (unta betina untuk satu tahun), sedangkan dia tidak memiliki bintu makhadh, hanya Bintu labun (unta betina umur dua tahun), maka itu dapatditerima sebagai zakatnya, tetapi si penerima zakat harus mengembalikan 20 dirham, atau dua ekor domba; dan jika si pembayar zakat tidak memiliki bintu makhadh, tetapi memiliki bintu labun (jantan), itu dapat diterima sebagai zakat tanpa suatu apa-apa. "

745, Dari Anas ra, katanya: "Abu Bakar menulis surat kepadanya menjelaskan apa yang diperintahkan Rasulullah saw. (Perihal zakat). Katanya," Janganlah mengumpulkan yang bercerai dan jangan menceraikan yang berkumpul karena takut membayar zakat. "746, Dari Anas ra, katanya: Abu Bakar menulis suratkepadanya menjelaskan perintah Rasulullah saw., "Dua harta yang bercampur, keduanya memiliki kewajiban yang sama." 747, Dari Abu Sa'id ra. katanya seorang Arab dusun bertanya kepada Rasulullah saw. tentang hijrah.Sabda Nabi, "Oh. kasihan! Hijrah itu sulit. Tapi apakah kamu memiliki unta untuk kamubayarkan zakatnya? "Jawabnya," Adil! "Sabda Nabi," Bekerjalah di seberang, lautan, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan sedikit pun amalanmu itu. "748, Dari Anas ra, katanya Ahu Sakar menulis surat kepadanya perihal sedekah wajib (zakat) yang diperintahkan Allah kepada Rasul-Nya saw .: "Siapa yangwajib zakat seekor Jazah, sedangkan dia tidak memilikinya tetapi hanya Hiqqah, Hiqqah itu dapat diterima darinya ditambah dengan dua ekor domba jika itu mudah baginya, atau bisa juga ditambah dengan dua puluh dirham. Siapa yang wajib zakat seekor Hiqqah, yang ada padanya hanya Jazah, Jazah itudapat diterima darinya, tetapi harus dikembalikan kepadanya oleh si penerima dua puluh dirham atau dua ekor domba. Dan siapa yang wajib zakat seekor Hiqqah, tetapi yang ada padanya hanya Bintu labun, bintu labun itu dapat diterima daripadanya tetapi harus ditambahnya dengan dua ekor domba atau duapuluhdirham. "Siapa yang wajib zakat bintu labun, tetapi ia hanya memiliki hiqqah, hiqqah itu dapat diterima darinya dan si penerima harus mengembalikan dua puluh dirham atau dua ekor domba. Siapa yang wajib zakat bintu labun, yang ada hanya bintu makhadh, bintu makhadh itu dapat diterima daripadanyatetapi harus ditambahnya dengan dua puluh dirham atau dua ekor domba.749, Dari Anas ra, katanya Abu Sakar, memerintahkannya pergi ke Bahrain (untuk mengumpulkan zakat) .Beliau menulis surat untuk menyusul keberangkatan nya itu, sebagai berikut: "Bismillahirrahmanirrahim. Inilah perintah zakat yangdiwajibkan Rasulullah kepada seluruh umat Islam sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah kepada Rasul-Nya itu. karena itu, siapa saja di antara kaum Muslimin yang diminta zakatnya sesuai dengan ketentuannya, harus diberikannya, dan siapa yang diminta lebih dari mestinya, janganlah diberikannya.Dari lima sampai dua puluh empat ekor unta, zakatnya seekor Syaatun (domba) untuk setiap lima unta. Dua puluh lima sampai dengan tiga puluh lima ekor, zakatnya seekor Bintu Makhadh. Dari tiga puluh enam sampai dengan empat puluh lima ekor unta, zakatnya seekor Bintu labun. Dan empat puluh enam sampaidengan enam puluh ekor unta, zakatnya seekor Hiqqah Tharuqatul Jamal. Dan enam puluh satu sampai dengan tujuh puluh lima ekor unta, zakatnya seekor Jaz'ah. Dari tujuh puluh enam sampai sembilan puluh ekor, zakatnya dua ekor Bintu labun. Dan sembilan puluh satu sampai dengan seratus dua puluh ekor, zakatnyadua ekor hiqqah tharuqatul jamal. Dan seratus dua puluh sampai seterusnya, setiap empat puluh ekor, zakatnya seekor Bintu labun. Dan tiap-tiap lima puluh ekor, zakatnya seekor Hiqqah. Siapa yang memiliki empat ekor unta, ia tidak wajib zakat kecuali kalau ia suka mengelurkannya. Tetapi ketika iamemiliki lima ekor, ia wajib zakat seekor domba. Zakat Ghanam (kambing / domba) adalah Ghanam yang lalu. Mulai dari empat puluh sampai dengan seratus dua puluh ekor, zakatnya seekor Syaatun.

Dari seratus dua puluh sampai dengan dua ratus, dua ekor Syaatun. Dari dua ratus sampai dengan tiga ratus, zakatnya tiga ekor Syaatun. Dari tiga ratus sampai seterusnya, tiap-tiap seratus, zakatnya seekor Syaatun. Dan siapa yang memiliki Ghanam kurang dari empat puluh ekor, biarpun hanya kurang seekor,tidak wajib zakat baginya, kecuali kalau ia suka membayarnya. Zakat perak, adalah seperempat puluh dari nilai harga perak itu. Tapi kalau harganya cuma seratus sembilan puluh, tidak wajib zakatnya, kecuali kalau yang punya ingin mengeluarkannya.750, Dari Anas ra, katanya Abu Bakar menulis suratkepadanya perihal perintah Allah kepada Rasul-Nya Muhammad saw., sebagai berikut: "Janganlah membayar zakat dengan (hewan) yang tua atau yang bercacat, dan jangan pula dengan yang jantan untuk bibit, kecuali kalau yang memang menghendakinya. 751, Dari Abu Dzar ra , katanya ketika dia bertemu kembalidengan Nabi saw., beliau bersabda: "Demi Allah yang diri ku berada dalam genggaman-Nya, (atau barangkali beliau berkata: Demi Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia), siapa yang memiliki unta, atau sapi, atau kambing dan biri- biri, dan tidak mau membayar zakatnya, maka hewan-hewan itu akan didatangkankepadanya pada hari kiamat nanti dalam kondisi besar dan gemuk, menginjak-injak orang itu dengan kakinya dan menanduknya dengan tanduknya; setelah semua hewan itu selesai menginjak dan menanduk, lalu kembali lagi giliran yang pertama sampai habis. Begitulah siksaan itu terjadi terus sampai datang pengadilandi antara seluruh manusia. "

752, Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Abu Thalhah al Anshari adalah seorang kaya Madinah yang banyak memiliki kebun kurma. Di antara kebun yang paling disukainya, adalah kebunnya di Bairuha yang berhadap-hadapan dengan mesjid. Rasulullah sendiri pernah masuk ke kebunnya itu dan minum air tawar yangada di situ. Anas menceritakan, ketika turun ayat: Lan tanaaJuul birra hatta tunfiquu mimmaa tuhibbun. . . . . (Sampai akhir ayat), Abu Thalhah. pergi menemui Rasulullah dan berkata, "Ya, Rasulullah! Allah tabaaraka wa ta'aalaa telah berfirman: Sekali-kali tidak kamu capai kebaikan sehingga kamu infakkan(Sedekahkan) apa-apa yang kamu kasihi. Sesungguhnya hartaku yang paling ku kasihi adalah kebunku di Bairuha. Maka karena itu kebunku itu aku sedekahkan karena Allah, semata-mata karena mengharapkan kebaikannya dari Allah. karena itu, ya, Rasulullah! Berikanlah kebunku itu ke mana saja Allah menghendakinya. "

Jawab Rasulullah saw., "Wah! Itulah harta yang paling menguntungkan. (Diucapkan beliau dua kali). Telah aku dengar apa yang kamu inginkan. Aku berpendapat, lebih baik engkau serahkan kebunmu itu kepada keluargamu." Kata Abu Thalhah, "Saya laksanakan, Ya, Rasulullah!" Kemudian Abu Thalhah membagi-bagikankebunnya itu kepada keluarga serta anak-anak pamannya. "753, Dan Abu Hurairah ra, katanya Nabi saw., bersabda:" Tidak wajib zakat atas seorang Muslim, pada kuda dan hamba sahaya. "754, Abu Sa'id ra menceritakan:" Pada suatu hari Nabi saw. duduk di mimbar dan kami duduk di kelilingnya. Beliau bersabda:"Sesungguhnya apa yang aku khawatirkan terhadap mu sepeninggal ku, adalah berkembangnya semarak dunia dan kemewahannya." Seseorang bertanya, "Apakah kebaikan membawa kejahatan?" Nabi saw. diam. Kemudian seseorang berkata kepada laki-laki itu, "Apa yang salah dengan pertanyaanmu, sehingga Nabi sampai takmenjawab? "

Menurut hemat kami, wahyu sedang turun kepada beliau ketika itu. Kata Abu Sa'id, sesudah ia menyapu keringat lalu beliau bersabda: "Siapa yang bertanya?" Seolah-olah ia berterima kasih kepada orang itu.

Sabdanya, "Sesungguhnya bukanlah kebaikan yang membawa kejahatan. Tanaman yang tumbuh di musim hujan, membunuh atau hampir membunuh selain ternak yang memakan rumput hijau. Bila perutnya kenyang lalu dia memandang ke atas terus menceret terkencing dan makan pula. Properti itu hijau dan manis .Sebaik-baik harta milik seorang Muslim adalah yang diberikannya kepada orang miskin, anak yatim dan orang dalam perjalanan. "Selanjutnya beliau bersabda:" Siapa yang mengambil harta itu tanpa suatu hak, sama dengan orang makan, tetapi tidak merasa kenyang. Dan harta itu akan menjadi saksi baginyadi hari kiamat. "

755, Dari Zainab, istri Abdullah ra, katanya ketika dia berada dalam mesjid, Nabi saw. bersabda: "Bersedekahlah, meskipun dengan pakaianmu!" Zainab biasa berbelanja untuk Abdullah (suaminya) dan untuk anak yatim yang dipeliharanya. Dia berkata kepada Abdullah, "Cobalah tanyakan kepada Rasulullahsaw. Cukupkah apa yang saya belanjakan untuk Tuan dan anak yatim yang saya pelihara sebagai sedekah dariku? "Jawab Abdullah," Engkau sendirilah yang bertanya kepada beliau. "Lantas aku pergi ke Rasulullah saw. Kebetulan di pintu saya bertemu dengan seorang wanita Anshar, yang maksudnya samadengan aku. Sementara itu Bilal lewat di samping kami, lalu kata kami kepadanya, "Tolong tanyakan kepada Nabi saw .: Cukupkah apa yang saya belanjakan untuk suami dan anak yatim yang saya pelihara sebagai sedekah dariku? Kami pesankan pula kepadanya, supaya jangan dikabarkan kepada Nabi saw. bahwakami yang bertanya. "Bilal terus masuk lalu menanyakan pesan Zainab itu kepada Nabi.Tanya beliau," Siapa wanita yang berdua itu? "Jawab Bilal," Zainab! "Tanya Nabi lagi," Zainab yang mana '? "Jawab Bilal," Zainab , istri Abdullah. "Sabda Nabi saw.," Ya, cukup! Dia mendapat dua pahala, Yakni pahala kekeluargaandan pahala sedekah. "756, Dari Zainab binti Ummu Salamah ra, katanya dia bertanya kepada Rasulullah saw .:" Ya. Rasulullah! Dapat pahalakah saya karena saya membelanjai anak-anak Abu Salamah, sedangkan semuanya itu anak saya pula? "Jawab Nabi saw.," Bayarlah belanja anak-anak itu semuanya, engkau akanmendapat pahala atas apa yang engkau belanjakan untuk mereka. "757, Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Rasulullah saw. memerintahkan kepada orang banyak supaya bersedekah. Lantas dikatakan orang kepada beliau, Ibnu Jamil, Khalid bin Walid dan Abbas Ibnu Abdul Mutthalib tidak mau bersedekah. "Sabda Nabisaw., "Apakah yang menghalangi Ibnu Jamil untuk mengeluarkan zakat, padahal ia dahulu seorang miskin dan sekarang sudah dikayakan oleh Allah dan Rasul-Nya. Adapun Khalid, sesungguhnya kamu menganiayanya, karena dia sedang mengumpulkan baju besi dan segala alat perlengkapan perang yang disediakannyauntuk Sabilillah. Dan Abbas bin Abdul Muthalib, meskipun dia paman Rasulullah saw., Namun zakat itu wajib baginya dan dia harus membayar dua kali lipat. "

758, Dari Abu Sa'id ra, katanya: "Beberapa orang kaum Anshar meminta (sesuatu) kepada Rasulullah saw., Lalu diberi oleh beliau. Kemudian mereka minta lagi, terus diberi oleh beliau, diminta lagi, diberi lagi sehingga habislah apa yang ada pada Rasulullah. Sabda beliau, "Tidak ada lagi pada ku dantidak ada pula yang kusimpan. (Ingatlah) siapa yang ingin dilindungi dari minta-minta, Allah akan memeliharanya, siapa yang merasa cukup, Allah akan mencukupkannya, dan siapa yang berhati sabar, Allah akan memberinya kesabaran; tiada satu juga pemberian Allah yang diberikan-Nya kepada seseorang, yanglebih baik dan lebih lapang daripada sabar. "

759, Dari Zubair bin Awwam ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Apabila kamu menyiapkan seutas tali, lalu pergi mencari kayu api, kemudian dibawanya seikat kayu dipunggungnya lalu dijualnya, dan Allah memberi kecukupan bagi keinginannya, itulah yang lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada orangbanyak diberi atau tidak. "760, Dari Hakim bin Hizam ra, katanya dia pernah meminta kepada Rasulullah saw. lalu diberi oleh beliau, kemudian dia meminta lagi lalu diberi juga oleh Rasulullah, kemudian dia meminta lagi, ia memberi juga sambil bersabda:" Wahai , Hakim! Properti ini hijau, sedap dipandangmata, lagi manis. Siapa yang mengambil dengan hati pemurah, Allah akan memberinya berkat, dan siapa yang mengambilnya dengan hati loba dan tamak, tidak akan diperoleh berkat (properti), seperti orang yang makan tidak pernah merasa kenyang. Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. "Kata Hakim, "Ya, Rasulullah! Demi Allah yang mengutus Tuan dengan yang hak, saya tidak akan mengurangi sedikit pun hak seseorang sesudah berpisah dengan Tuan sampai saya meninggal dunia. Pada suatu ketika Abu Bakar memanggil Hakim untuk menerima suatu pemberian, tetapi ia tidak ingin menerimanya. KemudianUmar juga memanggilnya untuk menerima suatu, tetapi ia enggan menerimanya. Kata Umar, "Wahai, kaum Muslimin! Saksikanlah Hakim! Aku telah memberikan haknya kepadanya dari harta rampasan ini,

761, Dari Umar ra, katanya: "Rasulullah saw. Pernah memberi ku suatu pemberian, lalu kataku: Berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkan dari saya." Sabda beliau, "Ambillah! Jika kamu diberi suatu pemberian seperti ini, tanpa engkau merasa loba dan tidak pula memintanya, maka ambillah! Kalaupun engkau tidak diberi, janganlah engkau merasa kecewa karenanya! "

762, Dari Abdullah bin Umar ra, katanya Nabi saw. bersabda: "Siapa yang selalu meminta-minta kepada orang banyak, ia akan dibangkitkan nanti di hari kiamat dengan muka tanpa daging sepotong jua pun." Selanjutnya ia menambahkan, "Matahari pada hari kiamat nanti sangat dekat sekali, sehingga (stagnasi)keringat hampir sampai seperdua telinga. Dalam keadaan serupa itu mereka meminta pertolongan kepada Nabi Adam, kemudian kepada Nabi Musa dan akhirnya kepada Nabi Muhammad saw. "763, Dari Mughirah bin Syu'bah ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. Bersabda:" Allah membenci tiga hal;

(1) Banyak bicara.

(2) Menyia-nyiakan harta benda.

(3) Banyak tanya (terutama tentang agama) .764, Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Bukanlah bernama miskin, orang yang pergi berkeliling ke sana ke mari meminta-minta kepada orang banyak, lalu diberi mereka satu-dua suap atau satu-dua kurma. Tapi yang bernama miskin itu adalah,orang yang tidak memperoleh kekayaan yang cukup basi kebutuhan hidupnya sehari-hari, tidak pula ada orang yang mengerti keadaannya, lalu memberinya sedekah, dan tidak pula pergi meminta-minta kepada orang banyak. "

765. Dari Abu Humaid As Sa'idi ra, katanya dia pernah ikut berperang bersama-sama dengan Nabi saw. dalam perang Tabuk. Ketika tiba di Wadi-al-Qura, ada seorang wanita sedang berada di dalam kebunnya. Rasulullah saw. menanyakan kepada para sahabat berapa kira-kira penilaian mereka terhadap buah-buahandi dalam kebun itu. Dan beliau sendiri menaksirnya sekitar sepuluh wasq. Nabi saw. bersabda kepada wanita itu, "Hitunglah berapa kira-kira hasil kebunmu, dan berapa zakat yang harus kamu bayarkan!" Setelah kami sampai di Tabuk, Nabi saw. bersabda, "Malam ini akan bertiup angin kencang. karena itujanganlah ada seorang jua pun yang berdiri, dan siapa yang memiliki unta, tambatkanlah untanya. "Lalu kami tambatkan unta kami. Tidak lama antaranya angin kencang pun bertiuplah. Seorang laki-laki berdiri, lalu diterbangkannya sampai ke bukit Thai. Ketika itu ada pula seorang raja Ailah menyerahkanseekor keledai putih kepada Nabi saw., dan keledai itu diberinya pakaian dengan kain bulu dan dia menulis surat kepada Nabi saw. yang menyatakan bahwa dia dan rakyatnya menyerah kepada Nabi saw. dan bersedia membayar Jizyah (upeti). Ketika Nabi tiba kembali di Wadi al-Qura, beliau bertanya kepada wanitapemilik kebun, "Berapa jumlah hasil kebunmu?" Jawabnya, "Sepuluh wasq, sebanyak taksiran Nabi saw." Sabda Nabi, "Aku akan segera kembali ke Madinah. Siapa yang ingin berangkat bersama-sama dengan ku, bersiap-siaplah dengan segera." Ibnu Bakkar (sub perawi) menambahkan, ketika Nabi saw. telah dekat keMadinah, beliau bersabda, "Inilah kota yang baik. (Thaabah)." Dan ketika ia melihat bukit Uhud, beliau bersabda, "Itulah bukit kecil yang selalu mencinta kita dan kita mencintainya pula. Maukah Anda sekalian, aku ceritakan kepada kamu, desa Ansar yang paling baik?" Jawab para sahabat,"Ya, tentu saja!" Sabda beliau, "Ialah perkampungan Bani Najjar, kemudian perkampungan Bani Asyhal, kemudian perkampungan Bani Saa'idah atau perkampungan Bani al Harits bin Al Khazraj dan setiap desa Ansar baik."

766. Dari Abdullah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Tanam-tanaman yang diairi dengan air hujan, atau dengan mata air, atau tanam-tanaman yang tumbuh di rawa-rawa, zakatnya sepersepuluh, dan yang diam dengan energi angkutan, zakatnya seperdua puluh. "767. Dari Abu Sa'id AI Khudri r.a., dari Nabi saw.,sabdanya: "Tidak ada zakat bagi (tanam-tanaman) yang kurang dari lima wasq, bagi unta yang kurang dari lima ekor dan untuk mata uang (perak) di bawah lima uqiah." 768. Dari Abu Hurairah ra. Katanya: "Pada suatu ketika waktu musim panen kurma, dibawa orang kurma kepada Rasulullah saw., Yaitu si Anudan si Fulan dan lain-lain, sehingga bertumpuklah kurma di dekat beliau. Hasan dan Husain bermain-main dengan kurma itu, lalu diambilnya satu dan dimasukkannya ke mulutnya. Rasulullah saw. melihat apa yang diperbuat anak-anak itu, maka dikeluarkannya kurma itu dari mulutnya sambil bersabda, "Engkautidak tahu bahwa keluarga Muhammad saw. tidak dibolehkan memakan sedekah. "

769. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Nabi saw. Melarang menjual buah-buahan sebelum nyata baiknya." Ketika Nabi ditanya orang tentang apa yang dimaksud dengan baiknya, beliau menjawab, "hendaknya buah itu tidak bisa lagi kena penyakit."

770. Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Bahwasanya Rasulullah saw. Melarang menjual buah sebelum masak. Sabda beliau," Sehingga berwarna kemerah-merahan. "

771. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "bahwasanya Umar bin Khathab telah bersedekah kuda fi Sabilillah. Kemudian didapatinya kuda itu dijual orang, dan dia bermaksud hendak membelinya. Tapi dia pergi lebih dahulu kepada Nabi saw. Meminta nasihat beliau. Nabi bersabda kepadanya , "Janganlah engkauambil kembali sedekahmu. "772. Dari Aslam ra, katanya dia mendengar Umar ra berkata:" Saya menyerahkan seekor kuda untuk Sabilillah, tapi disia-siakan oleh yang menerimanya. Karena itu saya bermaksud hendak membelinya kembali dan saya kira dia ingin menjual dengan harga yang murah. Maka saya bertanyalebih dahulu kepada Nabi tentang maksud saya itu.

Jawab beliau, "Jangan dibeli dan jangan pula engkau ambil kembali apa yang telah engkau sedekahkan, sekalipun ia suka memberikan kepada engkau dengan harga satu dirham. Sesungguhnya orang yang mengambil kembali apa yang telah disedekahkannya (diberikan), samalah halnya dengan orang yang memakan muntahnya. "

773. Dari Ibnu Abbas r.a., katanya: Nabi saw. melihat seekor domba yang disedekahkan orang ke maula Maimunah, domba itu mati. Lalu Nabi saw. bersabda kepadanya, "Mengapa tidak kamu manfaatkan kulitnya?" Jawab mereka, "Karena domba itu sakit." Sabda Nabi pula, "Sesungguhnya yang haram itu memakannya." 774.Dari 'Aisyah ra,: "Sesungguhnya dia bermaksud hendak membeli (seorang budak bernama) Barirah untuk dimerdekakannya. Si penjual membuat syarat bahwa perwalian (al wala' = hubungan kekeluargaan) tetap berada di tangannya. 'Aisyah menceritakan hal itu kepada Nabi saw. Sabda Nabi, "Belilah hambasahaya itu. Sesungguhnya perwalian berada di tangan orang yang memerdekakan. "Kata 'Aisyah," Tidak lama kemudian, Nabi saw. diantari orang daging. Kukatakan padanya, daging ini disedekahkan orang untuk Barirah. "Sabda beliau," Kalau untuk Barirah berarti sedekah, dan kalau untuk kita berarti hadiah. "775.Dari Ummu 'Athiyah Al Anshari ra, "Pada suatu ketika, Rasulullah saw., Masuk ke rumah' Aisyah ra lalu beliau bertanya:" Apakah kamu siap makanan? "Jawab 'Aisyah," Tidak! Kecuali daging yang dikirimkan Nusaibah, dari domba yang Tuan sedekahkan kepadanya. "Sabda Nabi," Sesungguhnya sedekah itu telahsampai ke tempatnya. "776. Dari Abdullah bin Aufa ra, katanya:" Bila seseorang datang membawa sedekahnya kepada Rasulullah saw., beliau mendo'akan: Wahai, Allah! Berikanlah rahmat kepada keluarga si Fulan. "Kemudian ayah ku datang pula membawa sedekahnya, lalu beliau mendo'a:" Wahai, Allah! Berilahrahmat kepada keluarga Abu Aufa. "

777. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Katanya: "Seorang laki-laki Bani Israil meminta kepada seorang Bani Israil lainnya agar dipinjami uang seribu dinar, maka dipinjamkannya seribu dinar. Si peminjam pergi ke pelabuhan hendak berlayar, tetapi dia tidak mendapatkan kapal. Maka diambilnyasepotong kayu lalu dilubanginya, kemudian uang seribu dinar dimasukkannya ke dalam lobang itu, setelah ditutupnya, kayu itu dilemparkannya ke laut. Ketika orang yang meminjamkan pergi ke pinggir laut, ia menemukan sepotong kayu lalu diambilnya untuk kayu bakar bagi keluarganya. Setelah kayu itudi belahnya maka kedapatan olehnya uang seribu dinar di dalam kayu itu. "778. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda:" Tidak ada denda (diyat) pada yang terbunuh atau terluka oleh binatang buas, atau karena jatuh ke dalam sumur, atau karena menggali tambang. Dan zakat harta terpendam,seperlimanya. "779. Dari Abu Hamid As Sa'idi ra, katanya:" Rasulullah saw. pernah mempekerjakan seorang laki-laki dari Bani Asad untuk memungut zakat dari Bani Sulaim yang bernama Ibnul Lutbiyyah. Ketika ia kembali (dan zakat sudah terkumpul), Rasulullah saw. memeriksa dan menghitungnya. "

780. Dari Anas bin Malik ra, katanya: Pada suatu hari saya bawa Abdullah bin Abi Thalhah kepada Rasulullah saw. untuk melakukan tahnik baginya. Saya lihat beliau memegang sebuah stempel untuk mencap unta sedekah. "781. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitrah segantangkurma atau segantang gandum atas kaum muslimin, budak atau orang yang merdeka, laki-laki atau perempuan, kecil atau besar. Dan beliau memerintahkan agar zakat fitrah itu dibayarkan sebelum orang pergi solat Aidilfitri. "782. Dari Abdullah ra, katanya:" Rasulullah saw. memerintahkanmembayar zakat fitrah segantang kurma atau segantang gandum. Kata Abdullah, "Orang banyak menyamakan (segantang itu) dengan dua cupak hinthah (gandum yang paling baik)." 783. Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya: "Di masa Rasulullah saw. Kami pernah mengeluarkan (zakat fitrah) berupa segantang makananpada hari raya idulfitri. Kata Abu Sa'id, "Pada hal makanan kami (ketika itu) gandum, buah anggur, dadih (susu yang telah diasamkan) dan kurma." 784. Dari Nafi ', ​​dari Ibnu Umar ra, katanya: "Rasulullah saw. Mewajibkan zakat fitrah (atau beliau mengatakan: zakat ramadhan) kepada laki-laki dan perempuanmerdeka dan hamba sahaya, segantang kurma atau segantang gandum. Kemudian orang banyak menyamakan segantang gandum itu dengan setengah gantang bur (gandum yang baik).

Ibnu Umar pernah memberikan kurma untuk membayar zakat fitrahnya. Pada suatu ketika orang-orang Madinah sulit untuk memperoleh kurma, lantas dibayarnya dengan gandum. Ibnu Umar membayar zakat fitrah untuk anak-anak dan orang dewasa. Sehingga jika ada, anak-anak saya pun dibayarkannya. Biasanya IbnuUmar membayarkannya langsung kepada orang yang berhak menerimanya. Dan biasanya pula, orang banyak membayarkannya satu atau dua hari sebelum Aidilfitri. "

785. Dari Abdullah bin Abbas ra, katanya: "Biasanya Fadhal yang membonceng dengan Rasulullah saw. Pada suatu kali seorang wanita dari suku Khats'am datang kepada beliau. Fadhal memandang kepada wanita itu dan wanita itu memandang pula ke Fadhal. Lalu Nabi saw. memalingkan muka Fadhal ke jurusanlain. Kata wanita itu, "Ya, Rasulullah! Bahwasanya Allah memerintahkan wajib haji kepada hamba-hamba-Nya, bertepatan dengan kondisi ayah saya tidak bisa lagi naik kendaraan; bisakah saya mengerjakan haji baginya?" Sabda Nabi saw., "Bisa." Peristiwa itu terjadi ketika haji wada '. "

786. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Saya melihat Rasulullah saw. Mengendarai kendaraan di Dzulhulaifah. Setelah beliau sempurna duduk di atas, lalu beliau ihram."

787. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: "Bahwasanya Rasulullah saw. Memulai ihram di Dzulhulaifah, yaitu ketika ia telah siap berada di atas kendaraan beliau."

788. Dari Anas ra, katanya: "Bahwasanya Rasulullah saw. Pernah mengerjakan ibadah haji di atas kendaraan, dan kendaraan itu pula yang mengangkut perbekalannya."

789. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Hai, Rasulullah! Tuan telah umrah tetapi saya belum. Lalu Rasulullah bersabda kepada Abdurrahman," Hai, Abdurrahman! Pergilah umrah dengan saudara mu, mulailah dari Tan'im. "Abdurrahman pergi dengan 'Aisyah mengendarai seekor unta (Abdurrahman di muka dan' Aisyah dibelakang) langsung mengerjakan umrah. "

790. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ya, Rasulullah! Kami lihat jihad itu adalah amal yang paling utama. Apakah kami tidak bisa ikut berjihad?" Jawab Nabi, "Tidak! Jihad yang paling utama adalah haji yang mabrur (yang diterima Allah swt.)." 791. Dari Abu Hurairah ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw.bersabda: "Barangsiapa mengerjakan haji semata-mata karena Allah, tidak berkata keji dan tidak melakukan perbuatan jahat, orang itu (bersih) kembali seperti ia baru dilahirkan ibunya (tidak berdosa)." 792. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Orang negeri Yaman pernah melakukan ibadah haji tanpa membawa perbekalan.Kata mereka, Kami orang-orang tawakkal. Setelah mereka itu tiba di Mekkah, mereka meminta-minta kepada orang banyak. "Allah swt. Berfirman:" Berbekallah kamu, sesungguhnya sebaik-baik perbekalan adalah taqwa (memelihara diri). "793. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Nabi saw . telah menentukan batas, tempatorang memulai ihram. Untuk orang yang datang dari Madinah, adalah Dzul Hulaifah. Untuk orang yang datang dari Syam, adalah Juhfah, Untuk orang yang datang dari Nejd, Qarn Manazil dan untuk orang yang datang dari Yaman, adalah Yalamlam. Semua tempat-tempat itu adalah tempat Ihram untuk orang-orang negeritersebut dan orang-orang lain yang berarti (mengerjakan haji melalui negeri-negeri itu. Selain dari orang-orang yang telah disebutkan itu, maka mulai ihramnya adalah dari mana ia muncul, seperti orang Mekkah adalah dari Mekkah. "794. Dari Ibnu Umar ra , katanya: "Setelah kedua negeri ini (Kufah danBasrah) menyerah, mereka datang kepada Umar dan berkata: Ya, Amiral Mukminin! Sesungguhnya Rasulullah telah menentukan Qarn untuk tempat ihram orang-orang dari Nejd. Tapi Qarn itu terlalu jauh dari jalan kami. Kalau kami pergi ke Qarn lebih dahulu, agak menyulitkan bagi kami. "Kata Umar," Telitilahtempat yang sejajar dengan Qarn itu di jalan yang kamu lalui. Maka ditetapkannya Dzatu 'Irak untuk mereka. "

795. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Pada suatu ketika Rasulullah, saw. Menghentikan untanya di Bath-ha 'di Dzul Hulaifah lalu beliau shalat di situ." 796. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Biasanya Rasulullah saw. Keluar dari Madinah melalui jalan syajarah dan kalau masuk ke Madinah melaluijalan Mu'arras. Dan ketika ia pergi ke Mekkah, biasanya beliau sholat di mesjid syajarah dan waktu kembali, shalat di Dzulhulaifah, sebuah tempat yang kerendahan dan ia bermalam di situ sampai pagi. "797. Dari Umar ra, katanya dia mendengar Nabi saw. Waktu beliau berada di Wadi al 'Aqiq, beliaubersabda: "Pada suatu malam datang (Jibril) membawa wahyu dari Allah kepada ku. Kata-Nya, 'Kerjakanlah shalat di Wadi (lembah) yang berkah ini. Dan kerjakanlah umrah waktu mengerjakan haji."

798. Dari Abdullah r.a., dari Nabi saw. katanya: "Nabi saw. pernah menerima wahyu ketika ia melalui jalan Muarram dalam lembah di Dzul Hulaifah. diwahyukan kepada beliau," Sesungguhnya engkau sedang berada di Bath-Ha 'yang berkah. "799. Dari Abu Ya'la ra, katanya ia pernah mengatakan kepada Umar:"Ceritakanlah kepada saya kondisi Nabi saw. Ketika wahyu turun kepada beliau. Kata Umar," Pada suatu waktu, ketika Nabi saw. dan para sahabat berada di Ji'ranah, datang seorang laki-laki kepada beliau dan berkata: Hai, Rasulullah! Bagaimana pendapat Tuan tentang orang yang ihram untuk umrah, padahaldia memakai, harum-haruman? Nabi diam sejenak, dan ketika itu wahyu turun. Umar mengingatkan Ya'la, lahl ia datang mendekat. Lalu Rasulullah saw. diselubungi dengan kain dan memasukkan kepalanya ke dalam selubung itu. Terlihat wajah Rasulullah saw. merah dan beliau seperti mendengkur. Setelahwahyu selesai download beliau bersabda: Mana orang yang bertanya tentang umrah?

Laki-laki yang bertanya tadi dihadapkan kepada Nabi saw. Sabda beliau, "Bersihkanlah harum-harumanmu itu sampai tiga kali dan bukalah bajumu, dan kerjakanlah umrah sebagai mengerjakan haji."

800. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Saya pernah memberi harum-haruman pada pakaian Rasulullah saw. Waktu beliau ihram, dan untuk halalnya (tidak ihram) sebelum ia tawaf mengelilingi Ka'bah."

801. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Saya mendengar Rasulullah saw. Merekat rambut beliau ketika ihram."

802. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya dia mendengar seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah, katanya: "Ya, Rasulullah! Apakah pakaian yang dipakai orang untuk ihram?" Jawab Rasulullah saw., "Tidak bisa memakai baju, sorban, celana, topi (atau yang sejenisnya berupa tutup kepala) dan sepatudalam, kecuali bagi orang yang tidak memiliki terompah, dapat memakai sepatu, tetapi harus dipotong sehingga lebih rendah dari kedua mata kaki. Dan jangan pula memakai pakaian yang kena za'faran atau harum-haruman.

803. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Bahwasanya Usamah pernah menjadi pendamping Rasulullah saw. Semenjak dari 'Arafah sampai ke Muzdalifah. Kemudian digantikan oleh Fadhal dari Muzdalifah sampai ke Mina. Kata Ibnu Abbas, keduanya mengatakan bahwa Nabi saw. Selalu membaca talbiyah sampai ia melontarJamratul 'Aqabah.804. Dari Abdullah bin Abbas ra, katanya: Setibanya Nabi dan para sahabat dari Madinah. setelah bersisir dan memakai minyak, lalu beliau dan para sahabatnya memakai sarung dan cedar. Dia tidak melarang memakai cedar dan sarung apa saja, selain harum-haruman yang baunya melekatke kulit. Pagi-pagi di Dzulhulaifah, naik kendaraan beliau. Ketika tiba di Baida ', beliau saw. dan para sahabat melakukan ihram dan beliau memberi dukuh seekor untanya. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 25 Dzul Qa'idah. Ketika Nabi tiba di Mekkah tanggal 4 Dzul Hijjah, beliau terus tawafkeliling Ka'bah dan sai antara Safa dan Marwah. Dia belum halal karena ia telah menyiapkan unta yang diberi dukuh. Di Mekkah beliau tinggal di Hajun, dan beliau masih ihram haji. Setelah tawaf qudum (tawaf selamat datang), beliau tidak mendekati Ka'bah sampai kembali dari 'Arafah. Kemudian diperintahkannyakepada para sahabat sehingga tawaf dan sai antara Shafa dan Marwah, setelah itu mencukur rambut kepala sesudah itu baru halal. Yang demikian itu adalah buat orang yang tidak menyediakan unta yang diberi dukuh. Bagi siapa yang beserta istri, maka ketika itu telah halal baginya (melakukan hubungan suami-istri),dapat memakai harum-haruman dan pakaian yang berjahit. "805. Dari Anas ra, katanya: Nabi saw. pernah shalat Zhuhur di Madinah empat rakaat dan shalat 'Ashar di Dzulhulaifah dua rakaat (qashar). Dan aku mendengar mereka (mengucapkan talbiyah) dengan suara keras, pada haji dan umrah. "806. Dari Abdullahbin Umar ra, katanya: "Talbiyah Rasulullah saw. adalah: Labbaika, Allahumma labbaik, Labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan-ni 'mata laka wal mulk. Laa syariika laka. (Aku aptuhi perintah-Mu, O, Allah! Aku patuhi perintahMu! Aku patuhi perintahMu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku patuhi perintahMu!Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kekuasaan, milikMu. Tidak ada sekutu bagi-Mu). 807. Dari Anas ra, katanya: "Nabi saw. Pernah shalat Zhuhur bersama-sama dengan kami di Madinah empat rakaat dan shalat 'Ashar di Dzulhulaifah dua rakaat, (qashar) dan kami bermalam di situ sampai pagi. Kemudian Nabisaw. mengendarai kendaraannya sampai di Baida '. Sementara itu beliau selalu tahmid, tasbih dan takbir. Sesudah itu ia ihram untuk haji dan umrah, dan orang banyak pun ihram pula untuk keduanya.

Setibanya kami di Mekkah, beliau memerintahkan kami supaya berhalal. Lantas mereka melakukan halal. Setelah hari Tarwiyah tiba, mereka ihram untuk haji. Kata Anas, "Nabi saw. Menyembelih beberapa ekor kurban (beberapa ekor unta) dengan tangannya sendiri sedang berdiri. Ketika Rasulullah saw. Beradadi Madinah. beliau pernah menyembelih dua ekor kibas yang gemuk. "

808. Dari Nafi 'ra, katanya: "Ketika Ibnu Umar selesai shalat Subuh di Dzulhulaifah, dia memerintahkan supaya kendaraannya disiapkan, maka kendaraannya itu segera disiapkan orang lalu dinaikinya. Setelah itu sempurna duduk di atas kendaraan itu ia menghadap ke kiblat dan terus menerus mengucapkan talbiyahhingga sampai di tanah haram. Setibanya di Dzi Thuwa, dia bermalam di situ sampai pagi. Setelah shalat Subuh dia terus mandi, kemudian dia berkata: "Sesungguhnya Rasulullah saw. Mengerjakan seperti itu." 809. Dari Nafi 'ra, katanya: "Bila lbnu Umar hendak pergi ke Mekkah, lebih dahulu dia memakaiminyak yang tidak harum. Kemudian dia pergi ke mesjid Al Hulaifah lalu shalat. Sesudah itu ia naik kendaraan. Ketika dia telah sempurna duduk di atas kendaraannya yang sedang berdiri, ia pun mulai ihram. Katanya: Beginilah saya lihat yang dilakukan oleh Nabi saw. "810. Dari Mujahid r.a., katanya:" Padasuatu ketika kami berada di dekat lbnu Abbas, dan orang banyak berbicara tentang Dajjal; di antara mereka ada yang mengatakan bahwa dia akan datang dengan kata-kata "kafir" tertulis antara kedua mata-matanya. Kata Ibnu Abbas, "Aku tidak pernah mendengarnya dari Nabi saw., Tapi aku pernah mendengarbeliau bersabda, "Seolah-olah aku sedang melihat Musa sekarang, dia menuruni lembah sambil selalu mengucapkan talbiyah."

811. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Kami pergi haji dengan Nabi saw. Pada haji wada' dan kami ihram untuk 'umrah. Nabi saw. Bersabda," Barangsiapa memiliki batasnya, ihramlah untuk Haji dan Umrah, dan jangan halal agar bisa halal untuk keduanya sekaligus. "" Ketika saya tiba di Mekkah, "kata 'Aisyah,"Maka saya haid, tidak bisa tawaf dan sai. Lalu saya ceritakan hal itu kepada Nabi saw." Sabda beliau, "Bukalah sanggulmu, bersisir dan ihramlah untuk Haji dan hentikanlah 'Umrah." Maka perintah beliau itu aku laksanakan. Sesudah haji, beliau memerintahkan saya dan Abdurrahman bin Abu Bakarsehingga pergi ke Tanaim dan di sana saya memulai 'umrah.

Sabda beliau, "Inilah 'umrah pengganti' umrah engkau yang gagal tadinya." Kata 'Aisyah, "Maka tawaflah semua orang yang ihram untuk' Umrah di sekeliling Ka'bah, dan sai antara Safa dan Marwa, kemudian mereka halal dan tawaf satu kali sekembali mereka dari Mina. Dan, orang yang menghimpun Haji dan 'Umrah,mereka tawaf satu kali saja. "

812. Dari Abu Musa ra, katanya: "Nabi saw. Mengutus ku pergi ke satu kaum di negeri Yaman, dan ketika saya kembali, saya dapati beliau di Al Bathha '. Dia bertanya," Bagaimana caranya engkau ihram? "Jawab ku," Aku ihram sebagaimana ihramnya Nabi saw. "Tanya beliau," Apakah engkau menyiapkan batasnya? "Jawab ku, "Tidak!" Kemudian beliau memerintahkan ku tawaf. Maka aku tawaf keliling Ka'bah, lalu sai antara Safa dan Marwa. Kemudian memerintahkan ku supaya halal, maka aku pun halal. Lalu aku pergi ke keluarga ku, maka disisirkannya rambut ku, atau disucikannya kepala ku. Sementara itu, Umar puntiba. Katanya, "Jika kita berpegang dengan Kitab Allah, sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kita agar menyempurnakan. Firman Allah Ta'ala: Sempurnakanlah Haji dan 'Umrah karena Allah. Dan kalau kita mengikuti Sunnah Rasul saw., Sesungguhnya ia belum halal sebelum menyembelih batas-ya . "

813. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Kami pergi bersama-sama dengan Nabi saw. Dalam beberapa bulan haji, dan pada beberapa malam haji dan pada beberapa waktu ihram haji. Maka ketika kami tiba di Sarif, ia pergi kepada para sahabat dan bersabda : Barangsiapa tidak memiliki batas-ya, dan dia ingin mengerjakan'Umrah saja, bisa dilakukannya. Dan siapa-siapa yang membawa Batas-ya, jangan. "Kata 'Aisyah," Di antara para sahabat ada yang mengerjakan dan ada pula yang meninggalkannya. Adapun Rasulullah saw. dan beberapa orang sahabat yang memiliki batas-ya, mereka tidak memadakan dengan mengerjakan 'umrah saja. "Kata 'Aisyah melanjutkan, "Rasulullah datang kepada ku dan aku sedang menangis. Dia bertanya:" Kenapa engkau menangis, wahai' Aisyah? "Jawab 'Aisyah," Saya mendengar sabda Tuan kepada para sahabat, sedangkan saya berhalangan mengerjakan' umrah. "Tanya beliau, "Memangnya kamu kenapa?" Jawab ku,"Aku tidak sholat." Sabda beliau, "Tidak mengapa. Engkau adalah wanita di antara sekian banyak anak-cucu Adam. Allah memikulkan kewajiban kepada mu, sama seperti yang dipikulkannya kepada para wanita lainnya. Teruskanlah hajimu, semoga Allah memberi kelapangan bagimu." Kata 'Aisyah, "Kami berangkatpada waktu haji itu, hingga sampai di Mina aku telah suci. Kemudian aku berangkat dari Mina, lalu tawaf keliling Ka'bah. Sesudah itu aku berangkat bersama-sama dengan dia pada nafar yang akhir, sampai sampai di Muhasshab kami pun berhenti. Dia memanggil Abdur Rahman bin Abu Bakar, lalu beliau bersabdakepadanya: "Pergilah dengan saudara mu dari Tanah Haram sehingga ihram untuk 'Umrah. Sesudah selesai datanglah segera kemari, aku menunggu sampai engkau datang." Maka pergilah kami berdua, sehingga aku dapat menyelesaikan ihramku untuk 'Umrah beserta tawaf. Setelah itu aku kembali kepada beliau padawaktu sahur. Tanya beliau, "Apakah engkau sudah selesai?" Jawab ku, "Sudah, ya, Rasulullah." Lalu dia memberi tahu kepada para sahabat untuk berangkat, maka berangkatlah rombongan kami menuju Madinah. "

814. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Kami berangkat bersama-sama dengan Nabi saw. (Pergi haji ke Mekkah, pada tahun haji wada'. Di antara kami ada yang ihram untuk 'Umrah, ada yang ihram untuk haji serta' umrah dan ada pula yang ihram untuk haji saja. Sedangkan Rasulullah saw. ihram untuk haji. Siapa yangihram untuk haji atau digabungkannya ihram haji serta 'umrah maka orang itu belum bisa halal sebelum hari Nahr. "815. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Orang banyak menganggap mengerjakan' umrah dalam bulan-bulan musim haji, adalah suatu kesalahan besar di permukaan bumi dan dijadikannya bulan Safarsebagai bulan haram. Kata mereka, "Apabila telah sehat punggung (unta), telah hilang bekas (ia dikendarai) dan telah habis bulan Safar dapat 'umrah bagi siapa yang hendak' umrah. Pada tanggal empat (Dzul Hiijah) Nabi saw. Datang dengan para sahabatnya dalam kondisi ihram untuk haji lalu beliau perintahkansehingga dijadikan 'umrah. Mereka merasa keberatan lalu kata mereka, "Halal manakah?" Sabda beliau, "Halal semuanya."

816. Dari Hafshah, istri Nabi saw., Ia berkata: "Ya, Rasulullah! Bagaimana halnya orang-orang yang telah halal dari 'umrah mereka, sedangkan Tuan sendiri belum halal dari' umrah Tuan?" Jawab Nabi saw .: Aku merekat rambut dan memberi dukuh batas-ya. Aku belum bisa halal sebelum menyembelih. "817. DariJabir bin Abdullah ra, katanya: "Bahwasanya dia pernah pergi haji bersama-sama dengan Rasulullah saw. Ketika beliau membawa unta untuk batas-ya. Orang banyak ihram untuk haji ifrad. Sabda Nabi saw. Kepada mereka," Hendaklah kamu halal dari ihrammu dengan tawaf keliling Ka'bah, sai antara Safa dan Marwadan potonglah rambutmu. Kemudian tetaplah halal sampai hari Tarwiyah, dan ihramlah untuk haji, serta jadikanlah apa yang telah kamu kerjakan itu sebagai mut'ah. "Kata mereka," Bagaimana caranya kami menjadikannya mut'ah, padahal kami telah menamakannya haji? "Sabda Nabi saw., "Laksanakanlah apa yangaku perintahkan kepada mu. Kalaulah aku tidak membawa batas-ya, akan kulakukan seperti apa yang aku perintahkan kepada mu itu. Apa yang tadinya dilarang ku, belum halal bagi ku sebelum batas-nya sampai ke tempatnya. "Setelah itu, mereka melakukan (apa yang diperintahkan Nabi saw. Kepada mereka).

818. Dari Nafi 'ra, katanya: "Ketika Ibnu Umar telah dapat masuk Tanah Haram, dia berhenti membaca talbiyah dan ia bermalam di Zu Thua. Sesudah shalat Subuh dia terus mandi. Kemudian dikatakannya bahwa Nabi saw. Melakukannya seperti itu." 819. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Nabi saw. Pernah bermalamdi Dzu Thua sampai pagi, kemudian barulah beliau masuk ke dalam (kota) Mekkah. "

820. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. Masuk kota Mekkah dari Kada ', dari dataran tinggi yang terletak di Bathha' dan keluar dari kota Mekkah melalui dataran yang rendah."

821. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: "Ketika Ka'bah sedang diperbaiki (yaitu sebelum masa kerasulan), Nabi saw. Turut mengangkut batu bersama dengan Abbas.Kata Abbas," Ikatkanlah sarong Tuan di kuduk Tuan! "Sementara itu Nabi saw . terjatuh dengan matanya terbelalak. Kata Nabi, "Bawalah sarongku kemari! "Lalu ia mengikatkannya kembali. 822. Dari 'Aisyah ra, katanya:" Saya bertanya kepada Nabi saw. tentang dinding (tembok dekat) Ka'bah, apakah tembok itu termasuk bagian Ka'bah? "Jawab beliau," Ya! "Aku bertanya lagi," Apa sebabnya tidak mereka masukkan saja ke dalam bangunan Ka'bah? "Jawab beliau, "Kaum engkau kekurangan biaya." Tanya ku, "Apa sebabnya pintunya ditinggikan?" Jawab beliau, "Kaum engkau membuat seperti itu untuk memudahkan mereka meneliti siapa orang yang dibolehkannya masuk dan siapa yang tidak diinginkan mereka. Kalaulah bukan karena kaum engkau dalam masa transisidari zaman jahiliyah, maka aku khawatir kalau-kalau hati mereka akan membangkang, kalaulah bukan karena hal itu, niscaya pagar itu kumasukkan ke dalam bagian Ka'bah dan pintunya aku rendahkan sama rata dengan bumi. "

823. Dari 'Aisyah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Wahai, 'Aisyah! Kalau bukan karena kaum engkau masih dalam masa transisi dari zaman jahiliyah, akan kuperintahkan mereka memperbaiki Ka'bah, apa-apa yang sekarang berada di luar, dan akan kurendahkan pintunya sampai ke tanah. Juga akan kubuatdua buah pintu, sebuah di sebelah Timur dan sebuah lagi di sebelah Barat. Dengan begitu aku telah menuruti pula kebijakan Nabi Ibrahim 'alaihis salam. "824. Dari Usamah bin Zaid ra, katanya:" Ya, Rasulullah! Di manakah Tuan tinggal di Mekkah? "Jawab Nabi saw.," Apakah 'Aqil meninggalkan harta atau rumah? "'Aqil dan Thalib menerima pusaka dari Abu Thalib, sedangkan Jaafar dan' Ali tidak menerima apa-apa satu jua pun, karena keduanya muslim, sedangkan 'Aqil dan Thalib, kafir.825. Dari Abu Hurairah r.a., katanya. "Pada suatu pagi di hari Nahr ketika Nabi saw. Sedang berada di Mina, beliau bersabda," Besokkita berhenti di kampung Bani Kinanah, yakni Muhassab, di mana penduduknya telah bersumpah atas kekafiran. "Kejadiannya adalah, suku Quraisy dan Kinanah mengadakan sumpah dengan Bani Hasyim dan Bani Abdul Muthalib atau (disebut) Bani Muthalib, bahwa antara mereka tidak bisa kawin mengawini dan tidakpula berjual-beli, sehingga mereka (Bani Hasyim dan Muthalib) menyerahkan Nabi saw. kepada mereka (Quraisy). "826. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., sabdanya:" Orang yang kecil kedua betisnya berasal dari Ethiopia (Ethiopia) yang akan meruntuhkan Ka'bah. "827. Dari 'Aisyah ra, katanya: Biasanyaorang banyak puasa pada hari 'Asyura, sebelum diwajibkan puasa Ramadhan. Pada hari itu Ka'bah diselubungi. Maka setelah Allah swt. mewajibkan puasa Ramadhan, Rasulullah bersabda, "Barangsiapa ingin puasa 'Asyura, silakan. Dan barangsiapa hendak meninggalkannya, silakan meninggalkannya." 828. DariAbu Sa'id Al Khudri ra, dari Nabi saw., Sabda beliau: "Haji dan 'Umrah ke Kaabatullah akan tetap dilaksanakan orang bahkan setelah keluar Yakjuj dan Makjuj." 829. Dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Aku seolah-olah melihat orang yang meruntuhkan Ka'bah, dia hitam dan renggang antarakedua kakinya, dia membongkarnya batu demi batu. "

830. Dari Umar ra, katanya: "Bahwasanya dia datang mendekati Hijir Aswad (batu hitam) lalu dia menciumnya. Katanya," Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau ini batu yang tidak memberi mudharat dan tidak pula memberi manfaat. Jikalau tidaklah karena saya melihat Nabi saw. mencium engkau, niscaya saya tidakakan menciummu pula. "831. Dari Abdullah bin Abi Aufa ra, katanya:" Rasulullah saw. melakukan 'Umrah, kemudian tawaf keliling Ka'bah dan sesudah itu shalat dua rakaat di belakang Maqam bersama-sama dengan orang banyak. Seseorang bertanya kepadanya (Abdullah), "Apakah Rasulullah saw. Masuk ke dalamKa'bah? "Jawabnya," Tidak! "

832. Dari Ibnu Abbas ra, katanya, "Ketika Rasulullah saw. Mula-mula tiba di Mekkah, beliau enggan hendak masuk Ka'bah karena di dalamnya banyak patung. Dia memerintahkan supaya mengeluarkan patung-patung itu dari dalam, maka dikeluarkan mereka semuanya termasuk patung Nabi Ibrahim dan Ismail sedangmemegang azlam. (Melihat itu) Rasulullah saw. bersabda: "Terkutuklah mereka (yang membuat patung itu)! Demi Allah! Sesungguhnya mereka tahu bahwa keduanya tidak pernah melakukan undian dengan azlam, sekali-kali tidak." Kemudian beliau masuk ke dalam Ka'bah, lalu takbir di setiap pojok dan beliau tidakshalat ketika itu didalamnya. "833. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Ketika Rasulullah saw. dan para sahabatnya tiba di Mekkah, orang musyrik berkata: Dia telah datang kepada mu, kondisi mereka telah lemah karena penyakit Yatsrib. (Mendengar ucapan mereka itu), Nabi memerintahkan para sahabatnya agarmereka berlari tiga keliling ketika tawaf, dan arah antara dua sudut. Dia tidak memerintahkan supaya berlari keseluruhan, hanya semata-mata karena kasihan terhadap mereka. "

834. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Saya melihat Rasulullah saw. Waktu dia datang ke Mekkah. Beliau menyentuh Hajar Aswad (batu hitam) waktu pertama akan tawaf, dan berlari tiga keliling dari jumlah tujuh keliling."

835. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Tidak pernah saya tidak menyentuh kedua sudut ini, baik dalam keadaan sulit maupun dalam keadaan lapang, semenjak saya melihat Nabi saw. Menyentuh keduanya." 836. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Ketika Haji Wada ', Nabi saw. Tawaf mengendarai unta, dan beliau menyentuhsatu sudut Ka'bah dengan tongkat beliau. "837. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Saya tidak pernah melihat Nabi saw. menyentuh Ka'bah selain dua sudut Yamani. "838. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Nabi saw. pernah tawaf di Ka'bah dengan mengendarai unta. Setiap ia melewati satu sudut, ia memberisinyal ke arah sudut itu dengan apa saja yang ada di tangan beliau sambil mengucapkan Allahu Akbar (Allah Maha Besar). "839. Dari 'Aisyah ra, katanya:" Ketika Nabi saw. baru tiba di Mekkah, perbuatan yang pertama kali beliau lakukan adalah berwuduk, sesudah itu tawaf. Dia tidak mengerjakan 'Umrah.Ketika Abu Bakar dan Umar naik Haji, keduanya pun melakukan seperti itu. "840. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Sesungguhnya, bila Nabi saw. tawaf di Ka'bah, mula-mula ia berlari tiga keliling dan setelah itu berjalan empat keliling. Dan beliau biasa pula berlari di tempat aliran banjir antara Safadan Marwa. "841. Dari Ummu Salamah ra, istri Nabi saw., katanya:" Aku memberi tahukan kepada Rasulullah saw. bahwa aku sakit. Maka sabda beliau, 'Tawaflah kamu dengan berkendaraan di belakang orang banyak. "Lalu aku tawaf, sedangkan beliau ketika itu shalat menghadap ke Ka'bah, beliau membaca:" WathThuur. Wa kitaabin masthuur .. "(Surah ke-52) .842. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Pada suatu ketika Nabi saw. tawaf di Ka'bah. Dia bertemu dengan orang-orang yang mengikatkan tangannya satu sama lain dengan tali, atau dengan benang, atau dengan yang lain dari itu maka ikatan itu diputuskan olehNabi saw. dengan tangan beliau, kemudian beliau bersabda, "Berbimbinganlah dia di tangannya."

843. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Abu Bakar Siddik ditugaskan oleh Rasulullah saw. Sebelum haji wada 'untuk memimpin satu kaum pada hari Nahar melakukan haji, kemudian memberitahukan kepada orang banyak, suatu pemberitahuan:" Ketahuilah! Sesudah tahun ini orang-orang musyrik tidak dapat lagi haji,dan tidak dapat tawaf di Ka'bah dalam keadaan telanjang. "844. Dari Abdullah bin Abbas ra, katanya:" Nabi saw. tiba di Mekkah, lalu beliau tawaf dan sai antara Safa dan Marwa. Sesudah tawafnya itu, ia tidak pernah lagi mendekati Ka'bah sampai ia kembali dari 'Arafah. "845. Dari Ummu Salamahra, katanya: "Ketika Rasulullah saw. masih berada di Mekkah dan telah bermaksud hendak keluar (pulang ke Madinah), ketika itu Ummu Salamah belum tawaf (wada ') padahal dia akan pergi bersama-sama dengan Nabi saw. Sabda Nabi saw. kepadanya : "Ketika orang telah qamat untuk shalat Subuh, maka tawaflahengkau dengan mengendarai untamu, ketika orang sedang shalat itu. "Ummu Salamah melaksanakan perintah Nabi saw. yang demikian itu, dan dia tidak sempat melakukan shalat sunnah dua rakaat sesudah tawaf, sampai ia keluar dari mesjid." 846. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Al Abbas Ibnu Abdul Muththalib mintaizin kepada Rasulullah saw. akan bermalam beberapa malam di Mekkah untuk memberi minum kepada orang-orang yang haji. Maka Rasulullah saw. memberi izin kepadanya. "847. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Bahwasanya Rasulullah saw. datang ke tempat minum, lalu beliau minta air minum. Kata Abbas, "Hai, Fadhal!Pergilah ke ibumu, dan mintalah kepadanya air minum untuk Rasulullah saw. "Sabda Nabi," Berilah aku air minum! "Kata Abbas," Ya, Rasulullah! Mereka telah memasukkan tangan mereka ke dalamnya. "Sabda Nabi pula," Berilah aku air minum! "Kemudian Nabi saw. Meminum air itu, sesudah itu dia pergike sumur Zam zam, dan di sana didapatinya orang banyak saling memberi air kepada yang lain dan sibuk menimbanya. Sabda Nabi saw., Teruskanlah! Sesungguhnya kalian melakukan amal saleh. "Kemudian ia menambahkan," Kalaulah tidak takut kamu akan dikalahkan (maksudnya kalah banyak menimba air), sesungguhnyaaku akan turut bersama kalian sampai kuletakkan tali di kudukku ini. "Sambil Nabi menunjuk ke kuduknya.848. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Aku pernah memberi Rasulullah air minum Zam-zam, lalu diminumnya selagi ia sedang berdiri. Kata Ashim, "'Ikrimah bersumpah bahwa pada hari itu Rasulullahsaw. sebenarnya bukan berdiri, tetapi sedang di atas unta. "849. Dari 'Urwah ra, bahwasanya dia bertanya kepada' Aisyah ra, katanya:" Bagaimana pendapat Ibu tentang firman Allah swt .: "Innash Shafaa wal Marwata min Sya'aairillaah, faman hajjal baita awi'tamara fa laa junaaha 'alaihi an yaththawwafabihimaa. "(Sesungguhnya Safa dan Marwa sebagian dan lambang-lambang kebesaran Allah. Barangsiapa pergi ke Ka'bah menunaikan Haji atau 'Umrah, maka tidaklah berdosa ia melakukan thawaf antara keduanya." Demi Allah, rupanya tidak berdosa jikalau tidak melakukan tawaf antara Safa dan Marwa . Jawab 'Aisyah,"Jahat benar ucapanmu itu, wahai anak saudaraku! Kalau sekiranya betullah tafsiranmu itu, tentulah tidak berdosa orang yang tidak tawaf antara keduanya. Tetapi ayat ini diturunkan di kalangan orang Ansar. Sebelum mereka memeluk Islam, mereka ihram untuk berhala yang disebut 'Manaat', sedangkan yangdisembah mereka berada di suatu tempat yang disebut Al Musyallal. Maka orang-orang yang ihram untuk berhala itu merasa keberatan tawaf antara Safa dan Marwa. Setelah mereka masuk Islam, mereka bertanya kepada Rasulullah saw. tentang hal itu. Kata mereka, "Ya, Rasulullah! Kami merasa keberatan tawafantara Safa dan Marwa. "Maka turunlah firman Allah swt .:" Innash Shafaa wal Marwata min Sya'airillah "(Sesungguhnya Safa dan Marwa bagian dari lambang-lambang kebesaran Allah.). Kata 'Aisyah," Sesungguhnya Rasulullah saw. telah menjadikan Sunnah tawaf antara keduanya. Karena itu tidak ada alasanbagi siapa pun untuk meninggalkan thawaf antara keduanya. "850. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Biasanya, Rasulullah saw. melaksanakan tawaf pertama dengan berlari tiga keliling dan berjalan empat keliling. Dan beliau (sai) di tempat aliran banjir ketika tawaf antara Safa dan Marwa. "851. Dari 'Aisyah ra,katanya: "Aku tiba di Mekkah, padahal aku sedang haid. Karena itu aku tidak tawaf di Ka'bah dan tidak pula sai antara Safa dan Marwa. Maka saya sampaikan hal itu kepada Rasulullah saw. Sabda beliau," Perbuatlah segala amal yang dilakukan oleh setiap orang Haji, selain tawaf di Ka'bah, maka jangan dilakukansampai engkau suci kembali. "852. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Nabi saw. dan para sahabat beliau ihram untuk haji, dan tidak ada seorang pun di antara mereka yang membawa hadya selain Nabi saw. dan Thalhah. Dan Ali tiba dari Yaman membawa hadya, lalu dia berkata, "Saya ihram sebagaimana ihramnyaNabi saw. "Nabi saw. Memerintahkan supaya menjadikannya 'umrah. Dan mereka tawaf kemudian memangkas rambut dan terus halal kecuali orang yang membawa hadya. Kata mereka," Kami terus ke Mina. Dan salah seorang kami mengatakan bahwa dia menetes. Berita itu segera sampai kepada Nabi saw. Sabda beliau,"Andai kata saya tahu yang akan terjadi sekarang, aku tidak akan membawa hadya. Jika aku tidak membawa hadya, niscaya aku halal." 853. Dari Abdul Aziz bin Rufai 'ra, katanya: "Ceritakanlah kepada ku apa-apa yang Anda ketahui tentang Nabi saw. Di mana beliau shalat Zhuhur dan' Ashar pada hariTarwiyah? "Jawab Anas," Di Mina. "Tanya ku," Di mana beliau shalat 'Ashar pada hari berangkat? "Jawabnya," Di Abthah. "Kemudian Anas menambahkan," Berbuatlah seperti apa yang dilakukan pemimpinmu. "

854. Dari Ummul Fadhal ra, katanya: "Pada suatu ketika di hari 'Arafah, orang banyak merasa ragu tentang puasa Nabi saw. (Apakah beliau puasa atau tidak). Karena itu saya pergi ke beliau membawa air minum, lalu diminum oleh beliau. "855. Dari Muhammad bin Abu Bakar Ats Tsaqari ra, bahwasanyadia bertanya kepada Anas bin Malik ketika pada suatu pagi keduanya berangkat dari Mina ke Arafah, "Apakah yang engkau kerjakan hari ini beserta Rasulullah saw.?" Kata Anas, "Di antara kami ada yang membaca Talbiyah, ia tidak melarangnya, dan ada pula yang mengucapkan takbir, pun beliau tidak melarangnya." 856.Dari Ummul Fadhal binti Al Harits ra, katanya: "Orang banyak bertengkar di sampingnya pada hari 'Arafah tentang puasa Nabi saw. Setengahnya mengatakan bahwa beliau puasa dan yang lain mengatakan beliau tidak puasa. Karena itu kuantarkan segelas susu kepada beliau, di mana ia sedang berhenti diatas unta beliau, maka diminumnya susu itu. "857. Dari Jubair bin Muth'im ra, katanya:" Aku kehilangan unta. Karena itu aku pergi mencarinya pada hari Arafah. Kebetulan aku melihat Nabi saw. sedang wuquf (berhenti) di 'Arafah. Lalu kataku, "Demi Allah! Orang ini dari Hums. Mengapa dia berada di sini." 858.Dari 'Urwah ra, katanya: "Pada suatu ketika Usamah ditanya orang, dan kebetulan saya sedang duduk (di sampingnya)," Bagaimana caranya Nabi saw. berangkat meninggalkan 'Arafah ketika Haji Wada'? "Jawab Usamah," Dia berjalan perlahan-lahan, dan ketika dilihatnya kondisi cukup lapang, ia berjalancepat. "859. Dari Usamah bin Zaid ra, katanya:" Ketika Nabi saw. berangkat dari 'Arafah, beliau segera membelok ke arah bukit, lalu ia buang air dan kemudian mengambil wudhuk. Saya bertanya, "Ya, Rasulullah! Apakah Anda hendak shalat?" Jawab beliau, "(Nanti) shalat di tempat yang di hadapanmu."

860. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Saya berangkat bersama-sama dengan Nabi saw. Pada hari 'Arafah. Nabi saw. Mendengar suara bentakan yang keras dan pukulan terhadap unta. Lalu beliau mengingatkan mereka dengan cemetinya, dan bersabda:" Hai, orang banyak! Tenanglah! Karena sesungguhnya kebaikanitu diperoleh bukan dengan terburu-buru. "861. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Nabi saw. pernah menjama'kan solat Maghrib dan 'Isya ketika di Jama' (Muzdalifah). Tiap-tiapnya dengan satu qamat tanpa solat sunat antara keduanya dan tidak pula setelah keduanya selesai. "862. Dari Abu Ayyub al Ansharyra, katanya: "Bahwasanya Rasulullah saw. pernah menjama 'shalat Maghrib dan' Isya di Muzdalifah ketika Haji Wada '." 863. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ketika kami berhenti di Muzdalifah, Saudah minta izin kepada Nabi saw. Untuk berangkat lebih dahulu sebelum orang banyak berdesak-desakan. Saudah ituseorang wanita yang lembek. Karena itu Nabi saw. mengizinkannya, maka berangkatlah dia sebelum orang banyak berdesak-desak dan kami tinggal sampai pagi, dan setelah itu kami berangkat bersama-sama dengan Nabi saw. Andaikata adalah kesempatan bagi ku untuk minta izin kepada Rasulullah saw. sebagaimanayang dilakukan oleh Saudah, kiranya hal itu akan sangat menyenangkan bagi ku lebih dari dari segala kesukaan lainnya. "

864. Dari Anas ra, katanya: "Rasulullah saw. Melihat seorang laki-laki menghalau unta untuk batas-ya. Maka bersabda Nabi saw. Kepadanya," Tunggangilah unta itu! "Jawab orang itu," Unta ini untuk batas-ya. " Sabda Nabi, '' Tunggangilah unta itu! " Jawab orang itu, "Unta ini untuk batas-ya." Sabda Nabi, '' Tunggangilahdia! "Sabda Nabi saw. untuk ketiga kalinya. 865. Dati Ibnu Umar ra, katanya:" Rasulullah saw. menggabungkan niat 'Umrah dan Haji ketika beliau melakukan Haji Wada', dan dia membawa kurban dengan batas-ya yang dibawanya dari Zulhulaifah. Mula-mula ia ihram untuk 'Umrah dan setelah itu ihram untukHaji. Orang banyak pun turut pula diintegrasikan, sama seperti Rasulullah melakukan 'Umrah dan Haji. Di antara mereka ada yang membawa batas-ya dan ada pula yang tidak membawanya. Setibanya di Mekkah. beliau bersabda kepada orang banyak, "Barangsiapa di antara kamu yang menyediakan batas-ya, belum dapatitu halal, sebelum ia selesai mengerjakan Haji. Siapa yang tidak memberikan batas-ya, hendaklah ia thawaf di Ka'bah dan sa'iy antara Shafa dan Marwa, terus menggunting rambut, lalu halal, dan setelah itu ihram untuk haji. Siapa yang tidak menyanggupi batas-ya, puasalah tiga hari

waktu dan tujuh hari setelah kembali ke keluarganya. Ketika ia tiba di Mekkah, beliau melakukan thawaf (qudum). Lebih dahulu beliau menyentuh sudut, kemudian berlari tiga keliling dan berjalan empat keliling. Setelah selesai thawaf keliling Ka'bah. lalu beliau shalat di belakang Maqam. Setelahmemberi salam beliau langsung menuju Shafa. lalu sa'iy tujuh kali antara Shafa dan Marwa. Dia belum halal sebelum selesai haji dan menyembelih kurban pada hari Nahar dan thawaf ifadhah keliling Ka'bah. Setelah semuanya itu selesai, barulah ia halal dari semua yang tadinya haram. Makadikerjakan lah seperti yang dilakukan Rasulullah itu, oleh siapa yang sanggup membayar batas-ya, telah menyiapkan dan menghalaunya di antara orang banyak. "

866. Dari Miswar bin Makhramah dan Marwan ra, keduanya berkata: "Nabi saw. Berangkat dari Madinah dengan para sahabat lebih dari seribu orang banyaknya. Setibanya mereka di Dzulhulaifah, Nabi saw. Memberi dukuh dan tanda pada batas-ya dia, sesudah itu beliau ihram untuk 'umrah. "867. Dari 'Aisyahr.a., katanya: Nabi saw. pernah berkurban dengan seekor domba. "

868. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Saya pernah memilin tali untuk tali kalung batas-ya Nabi saw., Maka dikalunginya kambing itu sedangkan ia tetap halal bersama keluarga beliau." 869. Dari Ummul Mukminin ('Aisyah) ra, katanya: "Saya pernah membuat tali untuk kalung batas-ya, yang kupilin dari buluhewan yang ada pada ku. "

870. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Kami berangkat bersama-sama dengan Nabi saw., Pada 25 Dzul Qaidah, dan tidak ada tujuan kami selain hanya untuk haji. Ketika kami hampir tiba di Mekkah, Rasulullah saw. Memerintahkan kepada orang yang tidak membawa batas-ya supaya halal sudah thawaf dan sa'iyantara Shafa dan Marwa. Kata 'Aisyah, pada hari Nahar ada orang membawa daging sapi kepada kami, lalu saya tanyakan, "Apakah ini?" Jawab orang itu, "Rasulullah saw. Berkorban untuk para isteri beliau." 871. Dari Ali ra, katanya: "Sesungguhnya Nabi saw. Memerintahkan kepadanya supaya berdiri ketikamenyembelih unta korbannya, lalu keseluruhan korban itu supaya dibagi-bagikan dagingnya, kulitnya dan pelananya dan tidak sepotong jua pun yang diberikan kepada tukang potong. "872. Dari Ali ra, katanya: Nabi saw. pernah berkurban seratus ekor unta. Lalu disuruhnya aku membagi -bagikan dagingnya, makasaya bagi-bagikan; kemudian

disuruhnya pula aku membagi-bagikan pelana dan kulitnya, maka saya bagi-bagikan. "

873. Dari Jabir ra, katanya: "Biasanya kami tidak memakan daging dari kurban kami lebih dari tiga hari di Mina. Kemudian kami diberi kelonggaran oleh Nabi saw., Sabda beliau," Makanlah dan sediakan untuk perbekalan. "Lantas kami makan dan kami sediakan pula untuk perbekalan. "874. Dari Ibnu Abbasra, katanya: "Seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw.," Saya thawaf sebelum melempar. "Jawab Nabi," Tidak mengapa. "Katanya pula," Saya mencukur rambut sebelum menyembelih. "Jawab Nabi, '' Tidak mengapa." Katanya lagi, "Saya menyembelih sebelum melempar." Jawab beliau, '' Tidak mengapa. "875. DariAbdullah bin Umar ra, katanya: "Rasulullah saw. Mendo'a:" O, Allah! Kasihanilah kiranya orang-orang yang mencukur rambut kepalanya. "Lalu kata orang banyak," Dan orang-orang yang menggunting rambut, ya, Rasulullah! "Sabda Nabi," O, Allah! Kasihanilah kiranya orang-orang yang mencukur rambut kepalanya."Kata mereka," Dan orang-orang yang menggunting rambut, ya, Rasulullah! "Sabda Nabi saw.," Dan orang-orang yang menggunting rambut. "876. Dari Ibnu Abbas ra, katanya Rasulullah saw. Berkhutbah pada hari Nahar, sabdanya : "Saudara-saudara sekalian! Hari apakah ini? "Orang banyak menjawab," Hari haram(Suci). "Sabda Nabi," Negeri apakah ini? "Jawab mereka," Negeri haram (suci). "Sabda Nabi," Bulan apakah ini? "Jawab mereka," Bulan haram (suci). "Sabda Nabi, Sesungguhnya darahmu , harta mu dan kehormatanmu haram antara sesamamu sebagaimana haramnya hari kamu ini. " Kata -kata itu berulang-ulang diucapkanoleh beliau. Kemudian beliau mengangkat kepalanya, lalu bersabda, "O, Allah! Sesungguhnya telah aku sampaikan." Kata Ibnu Abbas, "Demi Allah yang diri ku dalam kekuasaan-Nya! Sesungguhnya khutbah beliau itu adalah merupakan wasiat bagi seluruh umatnya.

(Nabi saw. Melanjutkan), "Maka karena itu, harus yang hadir ini menyampaikan kepada yang tidak hadir. Dan janganlah kamu menjadi kafir kembali, sesudahku, di mana kamu berkelahi sesamamu."

877. Dari Zuhri ra, katanya: "Ketika Rasulullah saw. Melempar Jumrah yang dekat mesjid Mina, beliau melempar dengan tujuh buah batu sambil beliau mengucapkan takbir setiap melempar dengan satu batu. Kemudian beliau maju ke muka dan berdiri menghadap kiblat sambil mengangkat kedua belah tangannya berdoadan berdiri agak lama. Kemudian ia mendekati jumrah yang kedua, lalu dilemparnya dengan tujuh buah batu sambil membaca takbir setiap kali melempar. Sesudah itu beliau pindah ke sebelah kiri mendekati lembah, dan berdiri menghadap kiblat, dan sambil mengangkat kedua belah tangannya ia berdoa.Sesudah itu ia mendekati Jumrah yang akhir, maka dilemparnya dengan tujuh buah batu sambil takbir setiap kali melontar, kemudian ia pergi dari situ. "878. Dari Anas bin Malik ra, katanya:" Sesudah Nabi shalat Zhuhur dan 'Ashar, Maghrib dan 'Isya, beliau tidur sebentar di Muhassab, kemudiannaik kendaraannya menuju Ka'bah, lalu beliau thawaf. "

879. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda: "(Pahala) satu kali 'Umrah sampai' Umrah (berikutnya, dapat) menghapus dosa yang terjadi antara keduanya. Dan Haji yang mabrur (diterima Allah) tidak ada balasannya kecuali surga." 880. Dari Qatadah ra, katanya dia bertanya kepada Anas:"Berapa kali Nabi saw. Mengerjakan 'Umrah?" Jawabnya, "Empat kali: 'Umrah Hudaibiyah, yaitu bulan Dzul Qaidah ketika ia dihalangi kaum musyrik;' Umrah pada tahun berikutnya dalam bulan Dzul Qa-idah, sesuai dengan perjanjian damai dengan mereka; dan 'Umrah Ji'ranah. Yaitu ketika membagi rampasan ,yang menurut dugaanku rampasan Hunain. Tanya ku, "Berapa kali ia haji?" Jawabnya, "Satu kali."

881. Dari Qatadah ra, katanya dia bertanya kepada Anas, maka jawab Anas, '' Nabi saw. mengerjakan 'Umrah ketika kaum musyrikin menghalangi beliau. Dan pada tahun berikutnya 'Umrah Hudaibiyah,' umrah dalam bulan Dzul Qaidah dan 'Umrah waktu beliau mengerjakan Haji "882. Dari Abdullah bin Abi Aufa ra,katanya: "Rasulullah saw. mengerjakan 'umrah, maka kami pun' umrah pula beserta beliau. Kemudian beliau tiba di Mekkah, beliau thawaf dan kami thawaf pula beserta beliau. Kemudian ia pergi ke Shafa dan Marwa, kami pun turut juga mengikutinya. Dan kami pun pernah mengontrol beliau dari penduduk Mekkah,kalau-kalau ada yang ingin melemparnya. Kemudian, sahabatku ada yang bertanya, "Apakah Nabi saw. Masuk ke dalam Ka'bah?" Jawabnya, "(ketika itu) Tidak!" 883. Dari Abdullah bin 'Umar ra. Katanya: "Biasanya. Ketika Rasulullah saw. Kembali dari peperangan atau kembali dari haji dan' umrah, beliau takbirtiga kali di setiap tanah yang tinggi, dan kemudian beliau baca: "Laa Ilaaha illallaahu wahdahu, laa syariikalah, lahul mulku walahulhamdu wa huwa 'kulli syai-in Qadiir, (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, Maha Kuasa dan Maha Terpuji, dan Dia Maha Kuasa atas segala-galanya;aaibuuna taa-ibuuna. 'Aabiduuna saajiduuna lirabbinaa haamiduuna. Shadaqallaahu wa'dahu wa nashara 'abdahu wa hazamal ahzaaha wahdah. "Orang-orang yang kembali (kepada Tuhan), orang-orang yang tobat, orang-orang yang menyembah Tuhan, orang-orang yang sujud, orang-orang yang memuji Tuhan kami ;

Maha Benar janji Allah, Dia Maha Menolong terhadap hamba-hambaNya, dan Dia mengalahkan tentara (musuh) sendiri-Nya. "

884. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Tiba di Mekkah, beliau disambut oleh anak-anak Abdul Muththalib, lalu dipangkunya seorang di antara mereka dan yang lain mengikutinya di belakang.885. Dari Anas ra, katanya:" Biasanya Rasulullah saw. tidak pernah masuk

ke dalam rumah keluarganya melainkan pagi atau sore. "886. Dari Jabir ra, katanya:" Nabi saw. melarang orang datang ke rumah keluarganya waktu malam. "887. Dari Anas ra, katanya:" Biasanya, ketika Nabi saw. baru kembali dari perjalanan, setelah melihat-lihat jalan-jalan kota Madinah, dipercepatnyauntanya, bahkan jika ada kendaraan (hewan) yang lain disuruhnya cepatkan binatang itu. "888. Dari Abu Hurairah ra ,. dari Nabi saw., sabdanya:" Berjalan adalah sebagian azab, ia menghalangi kamu makan, minum dan tidur. Maka bila urusanmu telah selesai, segeralah kembali ke keluargamu. "889.Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Pada suatu ketika Rasulullah saw. Terhalang (oleh musuh). Maka dicukurnya rambut kepalanya, kemudian dia bersetubuh dengan istrinya, dan disembelihnya korbannya, sehinga (akhirnya) dia 'umrah pada tahun berikutnya." 890. Dari Ka'ab bin 'Ujrah r.a., dari Rasulullahsaw. sabdanya: "Barangkali engkau digigit oleh kutu-kutumu." Jawab Ka'ab, "Ya, benar! Ya, Rasulullah!" Sabda Rasulullah, "Cukurlah rambutmu, puasalah tiga hari atau beri makan enam orang miskin atau berkurban seekor domba." 891. Dari Abdullah bin Ma'qil ra, katanya: "Pada suatu ketika aku duduk bersamaKa'ab bin 'Ujrah, lalu saya bertanya kepadanya perihal fidyah. "Katanya:" Ayat tentang fidyah itu khususnya turun berkenaan dengan diri ku dan umumnya dengan diri mu juga. Saya dibawa orang kepada Rasulullah saw. padahal kutu berjalaran di muka ku. Beliau bersabda, "Belum pernah aku melihat penyakitseperti yang menimpa engkau ini. Atau mungkin dia mengatakan, belum pernah aku melihat kesulitan seperti yang engkau derita ini. Apakah engkau punya domba? "Jawab ku," Tidak! "Maka sabda beliau," Puasalah tiga hari, atau beri makanlah enam orang miskin, untuk masing-masing setengah gantang. "

892. Dari Abu Qatadah ra, katanya: "Pada tahun Hudaibiyah, kami pergi bersama-sama dengan Nabi saw. Para sahabat telah ihram sedangkan saya belum. Sementara itu, diberitakan kepada kami, bahwa musuh berada di Ghaiqah, lalu kami menuju ke tempat mereka itu berada. Tiba-tiba teman ku melihat seekorhimar (keledai) liar, lalu mereka tertawa bersama-sama. Karena itu aku menengok dan menampak pula himar itu. Lalu ku pacu kuda ku berburu himar itu, dan ia dapat ku tikam sehingga ia tidak dapat lagi berjalan. Aku minta tolong kepada mereka (untuk mengurusi keledai itu), tetapi mereka enggan menolong.Namun akhirnya, keledai itu kami makan bersama-sama. Sesudah itu akau pergi menyusul Rasulullah saw. dan kami khawatir akan diserbu musuh. Karena itu kadang-kadang kup acu kuda ku dan kadang-kadang ku lambatkan. Tengah malam, aku bertemu dengan seorang laki-laki dari Bani Ghiffar. Saya bertanya kepadanya,"Di mana engkau tinggalkan Rasulullah saw.?" Jawabnya, "Saya tinggalkan dia di Ta'hin dan.beliau berarti akan beristirahat di Suq-ya." Aku pergi menyusul Rasulullah saw. sehingga aku dapat bertemu dengan beliau. Ujar ku, "Ya, Rasulullah! Sesungguhnya para sahabat mengirim ku supaya menyampaikansalam, rahmat dan berkat Allah kepada Tuan. Mereka khawatir kalau kalau Tuan diserang musuh dengan tiba-tiba. Karena itu sebaiknya Tuan tunggulah mereka. Nabi saw. berkenan menunggu mereka. Sementara itu aku berujar kepada beliau, "Ya, Rasulullah! (Dalam perjalanan) kami berburu keledai liar yang lewatdekat kami, dan masih ada sisanya pada kami. "Sabda Rasulullah saw.," Silahkan kalian makan! Meskipun mereka yang sedang ihram. "893. Dari Sha'ab bin Jatstsamah Alaitsi ra, bahwasanya dia menghadiahkan seekor himar (keledai) liar kepada Nabi saw. Tetapi ditolak oleh beliau pemberiannya itu. Ketikaitu ia sedang berada di Abwa 'atau mungkin di Waddan. Ketika ia menampak perasaan kurang senang terbayang pada air muka Sha'ab, beliau berkata, "Aku tidak akan menolak pemberianmu, melainkan karena aku sedang ihram." 894. Dari Hafshah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Ada lima macam binatangyang tidak berdosa jika seseorang membunuhnya. Yaitu: gagak, elang, tikus, kalajengking dan anjing yang berbahaya. "895. Dari Abdullah ra, katanya:" Ketika kami sedang berada di sebuah gua di Mina, tiba-tiba turun kepada beliau ayat: "Wal Mursalaat" (Demi segala malaikat yang diutus). Dia langsungmembacanya dan saya pun menerima dari mulut beliau yang basah karena bacaan itu. Sekonyong-konyong seekor ular meluncur ke arah kami, lalu beliau bersabda: "Bunuhlah ular itu!" Kami segera akan membunuhnya, tetapi ular itu telah lari.

Sabda Nabi saw., "Dia lolos dari kejahatanmu sebagaimana kamu lolos dari kejahatannya."

896. Dari 'Aisyah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Cicak itu kecil bahayanya."

Kata 'Aisyah menambahkan, "Aku tidak mendengar Rasulullah saw. Menyuruh membunuhnya."

897. Dari Ibnu Abbas r.a., katanya Nabi saw. bersabda ketika penaklukan Mekkah: "Tidak ada lagi hijrah, melainkan jihad dan niat. Apabila kamu diperintahkan berangkat, maka berangkatlah!" 898. Dari Ibnu Buhainah r.a., katanya: Nabi saw. pernah berbekam di tengah-tengah kepalanya ketika ia beradadi Lahyil Jamal, padahal beliau ketika itu sedang ihram. "899. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Sesungguhnya Rasulullah saw. kawin dengan Maimunah ketika beliau sedang ihram. "900. Dari Abu Ayyub Al Anshari ra, bahwasanya dia ditanya orang:" Bagaimana caranya Rasulullah saw. mencuci kepalanya padahalbeliau sedang ihram? "Abu Ayyub meletakkan tangannya di atas sehelai kain, lalu ia menundukkan kepalanya sehingga jelas terlihat olehku. Kemudian katanya kepada orang yang akan menyiramkan air," Nah, siramlah! "Maka disiram orang kepalanya, lalu digosoknya dengan kedua belah tangannya ke muka dan kebelakang. Katanya, "Beginilah saya lihat Nabi saw. Melakukannya." 901. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Nabi saw. Berkhutbah di hadapan kami waktu di Arafah, sabdanya:" Barangsiapa tidak memiliki izar (pakaian ihram, sarung yang tidak dijahit), ia bisa memakai celana. Dan siapa yang tidak memilikiterompah, ia bisa memakai sepatu. "902. Dari Anas bin Malik ra, katanya:" Di tahun penaklukan Mekkah, Rasulullah saw. masuk kota Mekkah memakai topi baja. Ketika dia membukanya, seorang laki-laki datang dan berkata kepada beliau, "Ibnu Khathal tergantung di tabir Ka'bah." Sabda Nabi saw., "Bunuhlahdia! "903. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Seorang wanita dari suku Juhainah datang kepada Nabi saw., bertanya: "Ibu saya bernazar untuk mengerjakan haji. Tapi belum sempat ia menunaikannya, ia telah meninggal. Bisakah saya menunaikannya untuk beliau? "

Jawab Nabi saw., "Ya, Hajikanlah untuknya! Bagaimana pendapatmu jika ibumu berhutang, apakah engkau membayarnya? Bayarlah utang kepada Allah, karena hutang Allah lebih berhak untuk dibayar."

904. Dari Saib bin Yazid ra, katanya: "Saya pernah dibawa menunaikan ibadah haji bersama-sama dengan Rasulullah saw., Sedangkan ketika itu saya baru berumur tujuh tahun." 905. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Pada suatu waktu, ketika Nabi saw. Kembali dari menunaikan ibadah haji, beliau bersabda kepadaUmmu Sinan Al Anshariyah, "Apakah yang menghalangi mu untuk menunaikan haji?" Jawab Ummu Sinan, "Bapak si Fulan. Maksudnya adalah suaminya. Dia hanya memiliki dua ekor unta. Yang seekor dipakainya untuk menunaikan haji baginya dan yang lain untuk menyiram kebun kami, Sabda Nabi saw.," Sesungguhnya 'Umrahdi bulan Ramadhan sama nilainya dengan menunaikan ibadah haji beserta ku. "

906. Dari Anas ra, katanya: "Bahwasanya Nabi saw. Melihat seorang orang tua dipapah oleh dua anaknya (menunaikan ibadah haji). Nabi saw. Bertanya;" Kenapa orang ini? "Jawab mereka," Ia bernazar akan menunaikan haji dengan berjalan kaki . "Sabda Nabi saw.," Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan orangyang menyiksa dirinya ini. "Lalu Nabi memerintahkan supaya orang itu naik kenderaan.907. Dari 'Uqbah bin' Amir ra, katanya:" Saudara saya yang perempuan bernazar akan pergi berjalan kaki ke Baitullah dan disuruhnya saya minta fatwa kepada Nabi saw., lalu saya minta fatwa kepada beliau. Sabdanya, "Berjalanlahdan berkenderaanlah! "908. Dari Anas ra, dari Nabi saw., sabdanya:" Kota Madinah haram (kota suci) dari batas situ sampai ke situ. Pohonnya tidak dapat ditebang dan tidak dapat melakukan kejahatan di dalamnya. Barangsiapa melakukan kejahatan, ia akan mendapat kutuk Allah, kutuk malaikat dan manusiaseluruhnya. "909. Dari Anas ra, katanya:" Ketika Nabi saw. tiba di Madinah, beliau segera memerintahkan untuk membangun sebuah mesjid. Sabda beliau, "Hai, Bani Najjar! Tetapkanlah harganya bagiku." Jawab mereka, "Kami tidak meminta harga melainkan hanya kepada Allah." Kemudian Nabi saw. memerintahkansehingga (memindahkan) kuburan orang-orang musyrik, yang segera pula digali. Sesudah itu meratakan tanah yang berlobang-lobang bekas reruntuhan, maka cepat pula diratakan. Kemudian Nabi memerintahkan agar memotong pohon-pohon kurma, yang kemudian disusun sebelah kiblat mesjid. "910. Dari Abu Hurairahr.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Sesuatu yang berada di antara dua tempat yang berbatu-batu di Madinah, diharamkan (menjadi tanah suci) karena ucapan lidahku." 911. Dari Ali ra, katanya: "Tidak ada (pegangan) bagi kami melainkan hanya Kitab Allah, dan Kitab ini (diterima) dari Nabi saw." "Madinahharam, yaitu yang antara 'Aair sampai ke situ. Barangsiapa berbuat kejahatan di dalamnya, atau melindungi orang berbuat jahat, maka atasnya kutuk Allah, kutuk malaikat dan manusia seluruhnya. Tidak diterima darinya tebusan dan tukaran. Dan sabdanya, "Jaminan orang-orang Islam itu satu. Siapa menyalahijanji sesama muslim, maka atasnya kutuk Allah, kutuk malaikat dan manusia seluruhnya. Tidak diterima darinya tebusan dan tukaran. "Dan barangsiapa menguasai suatu kaum tanpa izin pemimpin-pemimpinnya, maka atasnya kutuk Allah, kutuk malaikat dan kutuk manusia seluruhnya. Tidak diterima darinyasandera dan tukar. "

912. Dari Abu Hurairah ra, .katanya Rasulullah saw. bersabda: "Aku diperintah dengan suatu negeri yang mengalahkan beberapa negara lain. Mereka menyebutnya 'Yatsrib', yakni negeri Madinah, yang membersihkan manusia sebagaimana dapur (perapian) tukang besi menghilangkan segala karat-karat besi." 913.Dari Abu Humaid ra, katanya: "Kami kembali dari Tabuk bersama-sama dengan Nabi saw. Ketika kami hampir sampai di Madinah, beliau bersabda:" Inilah Thabah (Thaba, negeri yang baik). "914. Dari Abu Hurairah ra. Katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Madinah akan ditinggalkan mereka (penduduk)dalam kondisi yang baik. Tidak ada lagi yang mengunjunginya kecuali 'Awaaf, yakni binatang-binatang buas dan burung-burung. Orang terakhir yang meninggal adalah dua orang penggembala dari suku Muzainah. Keduanya pergi ke Madinah menghalau kambing mereka, maka didapatinya di Madinah binatang liar. Ketikakeduanya sampai di bukit Wada ', keduanya jatuh tersungkur. "915. Dari Sufyan bin Abu Zuhair ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda:" Negeri Yaman ditaklukkan. Maka datang ke sana suatu kaum menghalau ternak mereka, membawa keluarga dan para pengikut mereka, sedangkan Madinah lebih baikbagi mereka kalau mereka tahu. Dan negeri Irak ditaklukkan. Maka datang ke sana suatu kaum menghalau ternak mereka, membawa keluarga serta para pengikut mereka. Sedangkan Madinah lebih baik bagi mereka jika mereka tahu. "916. Dari Ahu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. Bersabda:" Sesungguhnyaiman bakal meluncur ke Madinah sebagaimana meluncurnya ular ke dalam sarangnya. "917. Dari Saad ra, katanya dia mendengar Nabi saw. Bersabda: '' Tidak seorang pun yang berusaha menipu penduduk Madinah, melainkan ia hancur seperti larutnya garam dalam air." 918. Dari Usamah r.a., katanya: "Nabisaw. memandang ke salah satu benteng dari benteng-benteng di Madinah, lalu beliau bersabda: "Apakah kamu melihat apa yang kulihat? Sesungguhnya aku melihat tempat terjadi fitnah di sela-sela rumah penduduk seperti tempat jatuhnya hujan." 919. Dari Abu Bakrah r.a., dari Nabi saw. sabdanya: "Tidak akandapat masuk ke Madinah, Al Masih Ad Dajjal yang ditakuti. Madinah ketika itu memiliki tujuh buah pintu. Pada tiap-tiap pintu ada dua orang malaikat. "920. Dari Abu Hurairah ra katanya Rasulullah saw. Bersabda:" Di jalan-jalan masuk ke Madinah ada malaikat. Karena itu tidak dapat masuk ke dalamnyapenyakit, taun (penyakit menular) dan tidak pula Dajjal. "921. Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi saw., sabdanya:" Semua negara akan diinjak oleh Dajjal, melainkan Mekkah dan Madinah. Di mana setiap jalan masuk ke dalam kedua kota itu dijaga oleh malaikat dengan berbaris. Kemudian Madinah goncang tigakali guncangan, maka ketika itu Allah swt. mengeluarkan semua orang kafir dan orang munafik. "922. Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya:" Rasulullah saw. menceritakan kepada kami suatu cerita yang panjang perihal Dajjal. Di antaranya beliau bersabda: "Dajjal bakal datang, sedangkan ia dilarang memasukijalan-jalan di kota Madinah. karena itu ia turun di tanah kering dekat kota Madinah. Pada suatu hari datang kepadanya seorang laki-laki yang paling baik dari golongan manusia. Kata orang itu kepada Dajjal, "Aku tahu bahwa engkau adalah Dajjal yang oleh Rasulullah saw. Perihalmu pernah diceritakan diakepada kami. "Kata Dajjal," Bagaimana pendapatmu jika aku bunuh (dia) ini, kemudian ku hidupkan kembali, ragukah kamu tentang kesanggupanku itu? "Jawab mereka," Tidak! "Lalu dibunuhnya, kemudian dihidupkannya kembali. Ketika ia menyalakan itu, laki -laki tadi berkata, "Demi Allah! Belum pernah akumenyaksikan pemandangan yang lebih besar dari apa yang kusaksikan hari ini. "Maka kata Dajjal," Aku bersedia membunuhnya, tapi aku tidak sanggup menguasainya. "923. Dari Jabir ra, katanya:" Seorang Arab dusun datang kepada Nabi saw. lalu berjanji akan masuk Islam. Besok pagi-pagi dia datang dalamkondisi demam. Katanya, "Biarkanlah saya!" Nabi enggan. Kata-kata itu diucapkannya sampai tiga kali. Maka sabda Nabi, "Madinah bagaikan dapur tukang besi, membuang segala karat besi, maka tinggallah besi yang baik-baik saja." 924. Dari Zaid bin Tsabit ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Pergi ke Uhud, sebagianorang kembali pulang. Lalu kata satu golongan, "Kita bunuh mereka." Kata golongan yang lain: "Tidak! Jangan bunuh mereka!" Maka turunlah ayat: Famaa lakum fil munafiqiina fiataini "(Maka kenapa kamu menjadi dua golongan). Sabda Nabi saw.," Sesungguhnya kota Madinah mengeluarkan orang-orang (jahat),sebagaimana halnya api membersihkan besi dari karat. "925. Dari Anas ra, dari Nabi saw., sabdanya:" Wahai, Allah! Turunkanlah berkah ganda di Madinah, sebagaimana yang telah Engkau turunkan di Mekkah. "926. Dari Anas ra, katanya:" Banu Salimah bermaksud hendak pindah ke dekat mesjid, maka dicegaholeh Rasulullah saw., karena beliau takut sekitar Madinah akan kosong.

Sabda beliau, "Wahai, Banu Salimah! Tidakkah kamu perhitungkan sejarah nenek-moyangmu?" Karena itu mereka tidak jadi pindah.

927. Dari 'Aisyah ra. Katanya: "Ketika Rasulullah saw. Tiba di Madinah, Abu Bakar dan Bilal terkena demam panas. Ketika Abu Bakar sedang naik panasnya, ia berkata:" Pagi-pagi, setiap orang (santai) dengan keluarganya, padahal maut mencekam lebih dekat dari tali terompahnya. "Bilal ketika turun panasnya,dengan suara keras dia berkata: "Wahai kiranya ingatanku dapatkah kiranya aku bermalam agak semalam, Di sebuah lembah, dikelilingi pohon izkhir dan jalil, Dapatkah aku sampai pada suatu hari ke air Majannah,

dan dapat jelas bagi ku bukit Syamah dan Thafil. "Selanjutnya ia berdo'a:" Wahai Allah! Kutukilah kiranya Syaibah bin Rabi'ah, 'Utbah bin Rabi'ah dan Umayyah bin Khalaf, sebagaimana mereka mengusir kami dari negeri kami ke negeri penyakit. "Kemudian Nabi saw. Berdo'a:" Wahai, Allah! Berilah kami kecintaanterhadap Madinah sebagaimana kami mencintai Mekkah atau lebih dari itu. Wahai, Allah! Berilah kiranya keberkahan bagi kami pada gantang dan cupak kami. Jadikanlah Madinah ini sehat untuk kami dan pindahkanlah penyakitnya ke Juhfah. "Kata 'Aisyah," Ketika kami tiba di Madinah, kota itu adalah bumiAllah tempat wabah penyakit. "Kata 'Aisyah melanjutkan," sungainya yang mengalir, airnya keruh (karena mengandung kuman-kuman penyakit). "

928. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Nabi saw. Puasa pada hari Asyura dan beliau perintahkan mempuasakannya. Setelah puasa Ramadhan diwajibkan ditinggalkannya (puasa Asyura). Dan biasanya Abdullah (Ibnu Umar) tidak puasa pada hari itu kecuali kalau bertepatan dengan hari yang ia biasa berpuasa pada hariitu. "929. Dari Umar ra, katanya:" Siapakah yang hafal sebuah hadis dari Nabi saw. berkenaan dengan fitnah? "Jawab Hudzaifah," Aku mendengar beliau bersabda: Fitnah seseorang dalam keluarganya, dalam hartanya dan tetangganya, dapat ditutup (dihapus) oleh shalat, puasa dan sedekah. "930. Dari Sahlra, dari Nabi saw., sabdanya: "Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut Ar Rayyaan. Pada hari kiamat, orang-orang yang puasa masuk ke surga dari pintu itu. Tidak seorang pun masuk dari pintu itu selain mereka. (Mereka ) disebut: Mana orang yang puasa? Lalu mereka berdiri. Tidakseorang pun masuk dari pintu itu selain mereka. Setelah mereka itu masuk, pintu segera dikunci, maka tidak seorang pun lagi yang dapat masuk. "931. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. Bersabda:" Barangsiapa menafkahkan dua hal pada jalan Allah, maka dia akan dipanggil dari beberapa pintusurga. Wahai Hamba Allah! Inilah kebaikan! Maka siapa yang mengerjakan shalat ia akan dipanggil dari pintu shalat; siapa yang ikut berperang, ia akan dipanggil dari pintu jihad; siapa yang puasa, ia akan dipanggil dari pintu Rayyaan, dan siapa yang bersedekah, ia akan dipanggil dari pintu sedekah. "Kata Abu Bakar, "Aku tebus engkau dengan Bapak dan Ibuku, hai Rasulullah! Tiadalah suatu kesulitan bagi orang-orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu, dan apakah seseorang dipanggil dari pintu-pintu itu semuanya?" Jawab Nabi saw., "Ya, dan aku mengharapkan supaya engkau termasuk dalam golongan merekaitu. "932. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda:" Apabila datang bulan Ramadhan, dibukakan semua pintu surga. "933. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda:" Apabila tiba bulan Ramadhan, dibukakan pintu langit , dikunci pintu neraka dan dibelenggu semua setan. "934.Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan amal jahat, maka Allah tidak butuh kepadanya ia meninggalkan makan dan minum." 935. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Allah berfirman:" Setiap amal anak Adam adalah untukanak Adam itu sendiri, melainkan puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Aku membalasi puasanya itu. Puasa itu bagaikan perisai; maka ketika seseorang kamu berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan jangan pula berkata kasar. Jika seseorang mencacinya atau menyerangnya, maka hendaklah ia mengatakan:'Aku ini puasa.' Demi Allah, yang diri Muhammad berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari bau kesturi. Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan yang menggembirakannya: Ketika berbuka ia gembira, dan ketika ia menemui Tuhannya,ia gembira dengan puasanya. "936. Dari Abdullah ra, katanya kami pernah mendengar Nabi saw. Bersabda:" Barangsiapa yang telah merasa sanggup untuk berumah tangga, maka hendaklah ia menikah. Sesungguhnya kahwin itu lebih melindungi penglihatan dan lebih memelihara bagi kehormatan. Dan siapa yang belumsanggup harus dia puasa, karena puasa itu dapat mengurangi nafsu berahi.937. Dari Abdullah r.a., katanya Rasulullah saw. pernah berbicara perihal Ramadhan. Sabda beliau: "Janganlah kamu puasa sampai kamu melihat bulan, dan janganlah kamu berbuka sampai kamu melihatnya. Maka jika bulan itu tertutupdi atasmu, kira-kirakanlah bilangannya (buatlah perhitungan hari baginya). "938. Dari Abdullah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda:" Sebulan itu ada dua puluh sembilan malam. Maka janganlah kamu puasa sebelum melihatnya (bulan). Jika (bulan) itu tertutup atasmu, cukupkanlah tiga puluh. "939. Dari IbnuUmar r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Sebulan itu ada sebegini dan (tambah) sebegini. Dan beliau menekukkan ibu jarinya pada kali yang ketiga." 940. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Puasalah bila kamu melihatnya (bulan), dan berbukalah bila kamu melihatnya. Jika bulan itu tertutupatasmu, maka sempurnakanlah bilangan Sya'ban tiga puluh hari. "

941. Dari Ummu Salamah ra, katanya: "Pada suatu ketika, Nabi saw. Pernah menghindar dari para istri beliau selama satu bulan. Setelah berlalu dua puluh sembilan hari, dia datang pagi atau sorenya. Lalu ditanyakan orang kepada beliau," Sesungguhnya Tuan telah bersumpah tidak akan pulang selamasatu bulan. "Sabda beliau," Sesungguhnya sebulan itu ada yang dua puluh sembilan hari. "

942. Dari Abu Bakrah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Dua bulan tidak kurang keduanya. Yakni bulan berhari raya, Ramadhan dan Dzul Hijjah." 943. Dari Ibnu Umar ra, dari Nabi saw., Bahwasanya beliau bersabda: "Kita ummat yang ummi, tidak pandai menulis dan berhitung. Sebulan itu sebegini dan sebegini."Maksudnya, kadang-kadang dua puluh sembilan hari dan kadang-kadang tiga puluh hari. "944. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya:" Janganlah kamu dahului puasa Ramadhan dengan puasa satu atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi orang yang memang biasa puasa pada hari itu, maka dia bisa puasapada hari itu. "945. Dari Al Barra 'ra, katanya:" Biasanya ketika ada orang di antara para sahabat Nabi saw. yang puasa, maka ketika tiba waktu berbuka sedangkan ia tidak tidur sebelum berbuka itu, ia tidak makan malamnya dan keesokan hari sampai petang. Dan bahwasanya Qais bin Shirmah Al Ansharipuasa. Setelah tiba waktu berbuka, ia pergi ke istrinya dan bertanya: "Apakah engkau siap makanan?" Jawab istrinya, "Tidak! Tapi aku akan mencarikannya untukmu." Hari itu dia bekerja, karena itu matanya sangat mengantuk (sehingga ia tertidur). Kemudian istrinya datang. Setelah dilihatnya suaminya,ia berkata, "Rugi engkau." Waktu siang ia jatuh pingsan.

Maka diceritakannya kejadian itu kepada Nabi saw., Lalu turunlah ayat: "Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan puasa, campur dengan istrimu." (AI Baqarah, 2: 187). Mereka sangat girang dengan turunnya ayat itu.

Kemudian turun pula ayat: "Makanlah dan minumlah, sehingga nyata bagi mu benang putih dan benang hitam." (Al Baqarah, 2: 187).

946. Dari 'Adi bin Hatim ra, katanya: Ketika turun ayat: ..sehingga jelas bagi mu mana benang putih dan mana benang yang hitam (AI Baqarah, 2: 187), lantas aku ikatkan seutas benang hitam pada seutas benang putih, lalu kuletakkan di bawah bantalku. Tengah malam kulihat benang itu, tetapi tidak pernahjelas bagi ku (mana yang hitam dan mana yang putih). "Pagi-pagi ku temui Rasulullah saw. Dan kuceritakan kepada beliau pengalamanku itu. Sabda beliau," Sesungguhnya yang dimaksud dengan yang demikian itu adalah, gelap malam dan cahaya siang. "

947. Dari Sahl bin Sa'ad ra. Katanya: Ayat: "Wa kuluu wasyrabuu hatta yatabayyana lakumul khaithul abyadhu minal khaithil aswadi (dan makanlah dan minumlah kamu hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam), ayat itu seperti itu dan belum turun kata-kata "minal fajri". Maka orang yangbermaksud hendak puasa mengikatkan benang putih dan benang hitam di kakinya, dan ia selalu makan sehingga jelas terlihat baginya kedua macam benang itu. Kemudian Allah swt. menurunkan firman-Nya: "minal fajri" (yaitu fajar), barulah mereka tahu bahwa yang dimaksud dengan ayat itu adalah malam dansiang. "

948. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Biasanya Bilal azan pada malam hari. Rasulullah saw. Bersabda:" Makanlah dan minumlah sampai kedengaran Ibnu Ummi Maktum adzan. Sesungguhnya dia tidak akan adzan sebelum terbit fajar. "Kata Qasim," Tidak ada perantara antara azan keduanya, melainkan ketika yang satuini naik, yang satu ini turun. "949. Dari Sahl bin Sa'ad ra, katanya:" Biasanya aku sahur di rumah keluargaku. Kemudian aku bersegera untuk mendapatkan sujud (sembahyang) beserta Rasulullah saw. "950. Dari Zaid bin Tsabit ra, katanya:" Kami sahur bersama Nabi saw., Kemudian beliau pergi shalat. Orangbertanya, "Berapa (lama) antara azan dengan sahur?" Jawab Zaid, "Sekitar (selama membaca) lima puluh ayat." 951. Dari Abdullah ra, katanya: "Bahwasanya Nabi saw. Puasa terus menerus." Karena itu orang banyak pun puasa terus menerus. Tapi kemudian mereka merasa kesulitan, maka dilarang oleh Nabisaw. Kata mereka, "Bukankah Tuan puasa terus menerus?" Sabda Nabi, "Aku tidak seperti kamu. Aku selalu diberi makan dan minum."

952. Dari Anas r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "sahurlah kamu, karena di dalam sahur itu ada berkat." 953. Dari Salamah bin Akwa 'ra, katanya: "Nabi saw. Mengutus seorang laki-laki memberitahukan kepada orang banyak tentang hari Asyura. Sabda beliau," Siapa yang telah makan, teruskanlah ataupuasalah. Dan siapa yang belum makan, maka janganlah makan. "954. Dari 'Aisyah dan Ummu Salamah ra, keduanya menceritakan, bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. Pernah menemukan fajar, sedangkan beliau dalam keadaan junub. Kemudian beliau mandi dan terus puasa.

955. Dari 'Aisyah r.a., katanya Nabi saw. pernah menciumnya dan sama tidur dengan dia, padahal dia puasa. Dan dia adalah orang paling sanggup menguasai nafsu birahinya. "

956. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Pernah mencium di antara para isteri beliau sedangkan beliau puasa. Kemudian istrinya tertawa."

957. Dari 'Aisyah r.a., katanya: Nabi saw. pernah menemukan fajar dalam bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan bermimpi, lalu beliau mandi dan terus puasa. "

958. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Apabila seseorang lupa, lalu ia makan dan minum, maka hendaklah ia melanjutkan puasanya. Sesungguhnya Allah yang telah memberinya makan dan minum." 959. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. Mengatakan bahwa ia terbakar.Nabi bertanya: "Kenapa Anda?" Jawab orang itu, "Saya campuri istri saya dalam bulan Ramadhan." Kemudian dibawa orang kepada Nabi saw. sebuah miktal atau disebut juga 'araq (keranjang berisi kurma). Tanya Nabi saw., "Mana orang yang terbakar tadi?" Jawab orang itu, "Saya!" Sabda Nabi saw., "Bersedekahlahdengan ini. "960. Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Ketika kami sedang duduk-duduk di samping Nabi saw., tiba-tiba datang seorang laki-laki lalu berkata kepada beliau, "Ya, Rasulullah! Celaka aku." Jawab beliau, "Kenapa engkau?" Kata orang itu, "Aku bersetubuh dengan istriku, padahal aku puasa." Rasulullahsaw. bertanya, "Apakah engkau memiliki hamba sahaya yang akan engkau merdekakan?" Jawabnya, "Tidak!" Sabda Nabi saw., "Sanggupkah engkau puasa dua bulan berturut-turut?" Jawab laki-laki itu, "Tidak!"

Sabda Nabi saw., "Sanggupkah engkau memberi makan enam puluh orang, miskin?" Jawabnya, "Tidak!" Nabi saw. diam. Sementara itu dibawa orang kepada Nabi sebakul kurma. Lalu beliau bertanya, "Mana orang tadi?" Jawab orang itu, "Saya, ya, Rasulullah!" Sabda Nabi saw., "Ambillah kurma ini, dan bersedekahlahdengannya! "

Kata orang itu, "Apakah saya harus bersedekah kepada orang yang fakir dari saya, ya, Rasulullah? Demi Allah, tidak ada keluarga yang berada antara dua perbatasan yang berbatu-batu (dari kota Madinah) yang lebih fakir dari keluargaku." Mendengar itu Nabi saw. tertawa sehingga tampak taring beliau.Kemudian beliau bersabda: "Berikanlah untuk makan keluargamu."

961. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Nabi saw. Pernah berbekam, padahal beliau sedang puasa." 962. Dari Ibnu Aufa r.a., katanya. "Kami pernah bersama-sama dengan Rasulullah saw. Dalam suatu perjalanan. Beliau bersabda kepada seorang laki-laki," Berhentilah! Campurlah roti dengan susu untukku! "Jawablaki-laki itu, "Ya, Rasulullah! (Masih ada) matahari!" Sabda beliau, "Berhentilah! Campurlah roti dengan susu untukku!" Jawab orang itu, "Ya, Rasulullah! (Masih ada) matahari!" Sabda Nabi saw., "Berhentilah! Dan campurlah roti dengan susu untukku!" Laki-laki itu berhenti, lalu mencampur roti dengansusu untuk Nabi saw. Kemudian Nabi minum dan memberi isyarat dengan tangan beliau ke arah Timur. Sabda beliau, "Apabila kamu melihat malam datang dari sini, maka sesungguhnya telah berbuka orang-orang yang puasa."

963. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Sesungguhnya Hamzah bin' Amru dan Al Aslami, keduanya pernah bertanya kepada Nabi saw. Katanya:" Harus jugakah aku puasa dalam perjalanan? "Padahal biasanya dia rajin berpuasa. Jawab Nabi saw.," Jika engkau ingin

puasa, puasalah! Jika tidak, berbukalah! "

964. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Pada suatu ketika Rasulullah saw. Pergi ke Mekkah pada bulan Ramadhan dan beliau puasa. Ketika sampai di Kadid, beliau berbuka, maka berbuka pulalah orang banyak. Kata Abu Abdullah (Bukhari)," Kadid, yaitu air yang antara 'Usfan dan Qudaid. "

965. Dari Abu Darda 'ra, katanya: "Kami pergi beserta Nabi saw. Dalam sebagian di antara beberapa perjalanan beliau, pada suatu hari yang sangat panas, sehingga ada orang yang meletakkan tangannya di atas kepala karena sangat panasnya, dan tidak ada di antara kami yang puasa selain Nabi saw. dan IbnuRawahah. "966. Dari Jabir ra, katanya:" Pada suatu ketika dalam suatu perjalanan Nabi saw. melihat seorang laki-laki dipayungi. Lalu Nabi bertanya, "Kenapa (orang) ini?" Jawab mereka, "Dia puasa." Sabda Nabi saw., "Bukanlah suatu kebaikan puasa dalam perjalanan." 967. Dari Anas r.a., katanya: "Kamipernah bepergian bersama-sama dengan Nabi saw. Tidak pernah orang puasa mencela orang berbuka, dan tidak pula orang berbuka mencela orang puasa. "

968, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Rasulullah saw. Pergi dari Madinah ke Mekkah. Beliau berpuasa, hingga sampai di 'Usfan. Kemudian beliau meminta air, lalu diangkatnya dengan kedua belah tangannya untuk diperlihatkannya kepada orang banyak, dan beliau berbuka sampai tiba di Mekkah. Kejadian itu terjadidalam bulan Ramadhan.

Ibnu Abbas berkata, "Sesungguhnya Rasulullah saw. Puasa dan berbuka. Maka siapa yang ingin puasa, dia puasa dan siapa yang ingin berbuka dia berbuka."

969. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Saya pernah ketinggalan puasa Ramadhan, dan tidak ada kesanggupan saya untuk membayarnya melainkan dalam bulan Sya'ban." 970. Dari 'Aisyah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa meninggal dunia sedangkan ia ketinggalan puasanya, (maka puasa yang tertinggalitu) dapat dipuasakan (dibayar) oleh walinya. "

971. Dari Ibnu Abbas ra, katanya ada seorang laki-laki datang bertanya kepada Rasulullah saw., Katanya: "Ya, Rasulullah! Ibu saya telah meninggal dunia dan ia ketinggalan puasanya satu bulan. Dapatkah saya puasa untuk membayar puasanya itu?"

Jawab Nabi saw., "Ya, bisa!" Dan beliau bersabda menambahkan, "Hutang kepada Allah lebih berhak untuk dibayar."

972. Dari 'Ashim bin Umar bin Khaththab ra, dari bapaknya, katanya Rasulullah saw. pernah bersabda: "Ketika malam datang dari sini, dan siang berlalu dari sini, sedang matahari terbenam sesungguhnya orang yang puasa berbuka." 973. Dari Sahl bin Sa'ad ra, katanya Rasulullah saw. pernah bersabda:"Manusia selalu dalam kebaikan selama mereka itu menyegerakan berbuka."

974. Dari Rubayyi 'Binh Mu'awwidz ra, katanya: "Pada suatu pagi di hari Asyura, Nabi saw. Mengirim utusan ke desa-desa orang Anshar (untuk menyampaikan suatu pemberitahuan):" Barangsiapa telah makan pagi, hendaklah ia melanjutkan sisa harinya (tanpa puasa), dan siapa yang telah puasa sejak pagi harusia teruskan puasanya, "

Kata Rubayyi ', "Sesudah itu, kami biasa puasa pada tiap-tiap hari Asyura. Kami suruh anak-anak kami puasa, dan kami sediakan untuk mereka main-mainan terbuat dari bulu. Apabila seorang di antara mereka menangis minta makan, kami berikan main -mainan itu kepadanya sampai waktu berbuka. "

975. Dari Abu Sa'id Alkhudri ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw, bersabda: "Janganlah (puasa) secara terus menerus. Siapa di antaramu yang hendak (puasa) terus menerus, teruskanlah sampai waktu sahur." Kata mereka, "Bukankah Tuan puasa terus menerus, ya, Rasulullah?" Sabda Nabi, "Tidak! Akutidak seperti kamu. Aku ada orang yang selalu memberi makan dan memberi minum kepada ku. "

976. Dari Abu Juhaifah ra, katanya: "Nabi saw. Mempersaudarakan antara Salman dan Abu Darda '. Pada suatu hari (Salman datang mengunjungi Abu Darda', dilihatnya Ummu Darda 'berpakaian buruk-buruk. Kata Salaman kepadanya," Bagaimana kabar Anda? "Kata Ummu Darda '," Saudaramu Abu Darda' tidak membutuhkandunia. "Sementara itu Abu Darda 'datang, lalu ia menyediakan makanan untuk Salman. (Setelah siap, maka disilakan Salman ia makan) katanya," Makanlah! Saya puasa. "Kata Salman," Saya tidak akan makan sebelum engkau makan. "Karena itu Abu Darda 'makan (bersama-sama dengan Salman). Setelah hari malam,ia pergi shalat. Kata Salman, "Tidurlah!" Lalu ia tidur. Sesudah itu ia bangun pula untuk shalat. Kata Salman, "Tidurlah!" Setelah larut malam, Salman berkata (pula kepadanya), "Bangunlah sekarang!" Lalu keduanya shalat. Kemudian Salman mengatakan kepadanya, "Sesungguhnya Tuhan mu ada hak atas dirimu, dan diri mu ada hak atasmu dan keluargamu ada hak atasmu. Karena itu bayarkanlah kepada masing-masing hak mereka. "Sesudah itu ia datang kepada Nabi saw. Lalu diceritakannya kepada beliau kisah pertemuannya dengan Abu Darda 'itu. Maka sabda Nabi saw.," (Apa yang dikatakan) Salman benar. "

977. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Rasulullah saw. Pernah puasa sehingga kami katakan beliau tidak berbuka. Dan beliau pernah berbuka sampai kami katakan beliau tidak puasa. Belum pernah saya melihat Rasulullah saw. Mencukupkan puasa sebulan selain bulan Ramadhan. Dan saya tidak melihat beliau berpuasa(Sunat) lebih banyak dari puasanya di bulan Sya'ban. "978. Dari Humaid ra, katanya dia bertanya kepada Anas tentang puasa Nabi saw.

Kata Anas, "Apa yang ku senangi adalah aku dapat melihat Nabi saw. Puasa setiap bulan, justru aku melihatnya. Jika ia berbuka, aku melihatnya, dan jika ia bangun tengah malam untuk shalat aku melihatnya, dan jika ia tidur aku melihatnya. Dan tidak pernah aku menyentuh sutra campuran dansutra halus yang lebih halus dari telapak tangan Rasulullah saw. Dan tidak pernah aku mencium kesturi dan minyak harum yang lebih harum dari harumnya Rasulullah saw. "

979. Dari Abdullah bin 'Amr bin' Ash ra, katanya Rasulullah saw. bersabda kepadanya: "Wahai Abdullah! Benarkah kabar orang kepada ku, bahwa engkau puasa sepanjang siang dan bangun untuk shalat sepanjang malam?" Jawab ku, "Benar, ya, Rasulullah!" Sabda Nabi saw., "Janganlah engkau lakukan lagi. Puasalahsehari dan berbukalah sehari. Bangunlah dan tidurlah! Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu; matamu memiliki hak atasmu; istri mu memiliki hak atasmu; dan tamumu memiliki hak atasmu. Dan sesungguhnya cukuplah kiranya jika engkau puasa setiap bulan tiga hari. Maka untuk setiap kebaikanmu akandibalas sepuluh kali lipat. Sesungguhnya yang demikian itu sama dengan puasa sepanjang masa. "Karena aku minta diperbanyak, maka diperbanyak untukku. Aku berkata," Ya, Rasulullah! Sesungguhnya aku sanggup. "

Jawab Nabi saw., "Puasalah seperti puasa Nabi Dawud 'Alaihis Salam dan jangan engkau lebihi dari itu." Tanya ku, "Bagaimana puasa Nabi Dawud A.S.?" Sabda beliau, "seperdua masa." Setelah masa tuanya, Ahdullah berkata, "Wahai kiranya saya terima kelonggaran dari Nabi saw."

980. Dari Abdullah bin 'Amru ra, katanya: "Diceritakan orang kepada Rasulullah saw. Bahwa aku pernah bersumpah," Demi Allah! Sesungguhnya aku akan puasa

sepanjang siang dan aku berdiri (shalat) sepanjang malam, selama hidupku. "Kataku kepada Rasulullah saw." Benar, ya Rasulullah! Sesungguhnya saya telah mengatakan demikian.

Saya tebus engkau dengan ayah dan ibu ku. "Sabda nabi saw.," Sesungguhnya engkau tidak akan sanggup melakukannya. Puasalah dan berbukalah; bangunlah dan tidurlah; puasalah dalam sebulan tiga hari; sesungguhnya

setiap kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat. Yang demikian itu seperti puasa sepanjang masa. "Kataku," Saya sanggup lebih dari itu. "Sabda Nabi saw.," Puasalah sehari dan berbukalah dua hari. "Kataku," Saya sanggup lebih dari itu. "

Sabda Nabi, "Puasalah sehari dan berbukalah sehari. Yang demikian itu adalah seperti puasa Nabi Dawud as, dan itulah puasa yang utama." Kataku, "Sesungguhnya saya sanggup lebih dari itu." Sabda Nabi saw., "Tidak ada lagi yang melebihi itu."

981. Dari Humaid dari Anas ra, katanya: "Nabi saw. Datang ke rumah Ummu Sulaim, maka dihidangkannya kepada Nabi kurma dan minyak samin. Sabda Nabi saw.," Kembalikanlah saminmu ke mangkoknya dan kurma ke dalam karungnya, karena aku puasa. " Kemudian ia pergi ke salah satu pojok rumah, lalu beliausolat sunat di sana. Sesudah itu ia mendo'a untuk Ummu Sulaim dan keluarganya. Kata Ummu Sulaim, "Ya, Rasulullah! Sesungguhnya aku memiliki suatu kebutuhan." Tanya Nabi, "Apakah itu?" Kata Ummu Sulaim, "(Doakanlah) untuk khadim Tuan, Anas." Dia tidak meninggalkan kebaikan dunia dan akhirat,melainkan mendo'a bagi ku dengan kebaikan itu. Do'anya: "Ya, Allah! Berilah dia harta dan anak, dan berilah berkat kepadanya.

Sesungguhnya saya orang Anshar yang banyak harta. Kata Humaid, "Anaknya Umainah menceritakan, bahwa Anas dikuburkan sesudah digantung ketika Hajjaj datang ke Bashrah, dalam usia kurang lebih seratus dua puluh tabun."

982. Dari Abu Hurairah ra, katanya dia mendengar Nabi saw. bersabda: Janganlah kamu puasa pada hari Jum'at, melainkan bersama satu hari sebelumnya atau sesudahnya. "983. Dari Juwairiyah binti al Harits ra, katanya: bahwasanya Nabi saw. datang ke rumahnya pada hari Jumat," "sedangkan ia (Juwairiyah)sedang puasa. Sabda Nabi saw .; "Apakah engkau puasa kemarin?" Jawabnya, "Tidak!" Sabda Nabi, "Apakah engkau ingin puasa pula besok!" Jawabnya, "Tidak!" Sabda Nabi saw., "Berbukalah.984. Dan Alqamah ra, dia pernah bertanya kepada 'Aisyah, katanya:" Apakah Rasulullah saw. menentukan sesuatu haridalam beberapa han (untuk berpuasa)? "

Jawab 'Aisyah, "Tidak! Yang ada, adalah praktek beliau abadi. Dan siapakah di antaramu yang sanggup sebagaimana Rasulullah menyanggupinya?"

985. Dari Abu Sa'id r.a., katanya: Nabi saw. melarang puasa pada hari raya

berbuka dan hari raya korban; dan beliau juga melarang orang berselimut sempit, duduk jongkok dengan memakai satu helai kain saja, dan ia melarang orang pula shalat sesudah shalat Subuh dan Ashar. "

986. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Dilarang melakukan dua macam puasa dan melakukan dua macam jual beli. Yaitu puasa pada hari raya berbuka dan puasa pada hari raya kurban, jika beli mulamasah dan munabazah." 987. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Tidak bisa puasa pada hari-hari Tasyriq (11,12 dan13 Dzulhijjah), kecuali bagi siapa yang tidak memiliki batas-ya. "988. Dari 'Aisyah ra. Katanya:" Biasanya orang-orang Quraisy pada masa jahiliyah, puasa dari hari' Asyura. Dan Rasulullah saw. pun mempuasakannya. Ketika ia tiba di Madinah, dia mempuasakannya dan suruhnya pula orang-orang puasa padahari itu.

Tatkala puasa Ramadhan telah diwajibkan, ia meninggalkan puasa Asyura, dan siapa yang ingin mengerjakannya dibolehkan dan siapa yang ingin meninggalkannya dapat pula. "

989. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Ketika Nabi saw. Tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi puasa pada hari Asyura, Nabi saw. Bertanya," Hari apa ini? "Jawab mereka," Hari ini hari yang baik. Pada hari ini Allah melepaskan Bani Israil dari musuh-musuh mereka, karena itu Musa mempuasakannya. "Sabda Nabi saw., "Aku lebih berhak daripadamu dengan Musa. Karena itu Nabi mempuasakannya dan menyuruh mempuasakannya." 990. Dari Salamah bin Akwa 'r.a., katanya Nabi saw. menyuruh seorang laki-laki dari suku Aslam, sabdanya: "Beritahukanlah kepada orang banyak, bahwa siapa yang telah makan sehinggamempuasakan sisa harinya dan siapa yang belum makan, hendaklah ia puasa, karena hari ini adalah hari Asyura. "991. Dari 'Aisyah ra, katanya:" Pada suatu ketika di tengah malam, Rasulullah saw. keluar pergi shalat ke mesjid. Beberapa orang laki-laki shalat pula mengikuti shalat Nabi saw. Ketika hari telahpagi, mereka mempercakapkan hal itu. Karena itu orang berkumpul lebih banyak dari malam pertama dan mereka shalat bersama-sama dengan Nabi saw. Pagi hari, mereka bercakap-cakap pula perihal shalat malam itu. Karena itu pada malam ketiga orang berkumpul di mesjid lebih banyak. Rasulullah saw. keluaruntuk shalat, lalu mereka shalat pula beserta Nabi. Malam keempat orang tidak muat lagi dalam mesjid sampai Nabi keluar untuk shalat Subuh. Setelah dia selesai shalat Subuh, ia menghadap kepada orang banyak, membaca kalimat syahadat, kemudian beliau bersabda: "Adapun kemudian, sesungguhnya tidakada yang tersembunyi bagi ku keadaanmu. Tapi aku khawatir akan diwajibkan atasmu dan kamu tidak sangup melaksanakannya. "Ketika Rasulullah saw. Wafat, kondisi tetap berlaku seperti itu."

992. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Bahwasanya beberapa orang pria sahabat, Nabi saw. Diperlihatkan kepada mereka Malam Qadar dalam tidur mereka pada tujuh yang terakhir (bulan Ramadhan). Rasulullah saw. Bersabda:" Aku melihat apa yang kamu lihat, dan aku setuju dengan tujuh yang terakhir. Maka siapa hendakmencari-carinya carilah pada tujuh yang terakhir. "993. Dari Abu Salamah ra, katanya:" Saya bertanya kepada Abu Sa'id sahabatku. Katanya: Kami i'tikaf beserta Nabi saw. pada sepuluh pertengahan dari bulan Ramadhan. Dia keluar pagi hari yang kedua puluh lalu berkhotbah di depan. Sabda beliau, "Diperlihatkankepada ku Malam Qadar. Kemudian aku lupa malam itu. Carilah dalam sepuluh yang terakhir pada bilangan ganjil. Sesungguhnya aku melihat, bahwasanya aku sujud dalam air dan tanah. Barangsiapa biasa i'tikaf beserta Rasulullah saw., Hendaklah ia kembali. "Karena itu kami kembali. Dan tidak ada sepotong pun awanterlihat oleh kami di langit ketika itu. Tapi tiba-tiba awan segera datang dan hujan turun dengan derasnya sehingga air mengalir pada atap mesjid, sedangkan atap itu terbuat hanya dan pelepah kurma. Kemudian orang qamat untuk shalat. Saya melihat Rasulullah sujud di air di atas tanah berlumpur, sehinggasaya melihat bekas tanah itu di kening beliau. "

994. Dan 'Aisyah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Bersiap-siaplah untuk mendapatkan Malam Qadar itu pada bilangan ganjil dari sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan."

995. Dari Ibnu Abbas r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Carilah malam Qadar itu pada sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. Malam Qadar itu berada pada hari kesembilan, tujuh atau lima yang terakhir (dari bulan itu) '" 996. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Nabi saw., Biasanya ketika tiba sepuluh (yang akhirdari bulan Ramadhan), ia ikatkan sarungnya erat-erat, ia pencegahan malamnya dan dia bangunkan keluarganya. "997. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya:" Biasanya Rasulullah saw. i'tikaf pada sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. "

998. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Nabi saw. Pernah memiringkan kepalanya ke ku, padahal beliau sedang i'tikaf di mesjid. Lalu aku sisirkan rambut beliau dan, saya ketika itu sedang haid."

999. Bahwasanya 'Aisyah r.a., istri Nabi saw. mengatakan: "Sekalipun Rasulullah saw. memasukkan kepalanya (ke dalam kamarku), namun ia tetap berada di dalam mesjid, maka kusisirkan rambutnya. Dan biasanya dia tidak pernah masuk ke rumah (ketika sedang i'tikaf) melainkan ketika beliau ada kebutuhan.Begitulah halnya ketika beliau sedang i'tikaf. "1000. Dari Ibnu Umar ra, katanya Umar pernah bertanya kepada Nabi saw., Tanyanya:" Aku pernah bernazar pada masa jahiliyah, bahwa saya akan i'tikaf satu malam di Masjidil Haram. "Sabda Nabi, "Penuhilah nazarmu itu." 1001. Dari 'Aisyah ra, katanya:"Biasanya Nabi saw. I'tikaf pada sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. Maka saya buatkan untuk beliau sebuah tenda. Sesudah shalat Subuh beliau masuk ke dalam tenda itu. Kemudian Hafsah.minta izin kepada 'Aisyah untuk membuat jua sebuah tenda, maka diberi izin oleh 'Aisyah. Lalu Hafsah membuatnya.Ketika tenda itu terlihat oleh Zainab binti Jahsy, maka Zainab membuat pula sebuah tenda untuknya. Ketika hari telah Subuh, Nabi saw. melihat tenda-tenda yang lain itu. Lalu Nabi bertanya: "Tenda-tenda apa itu?" Maka diceritakan orang kepada beliau apa adanya. Lalu Nabi bersabda, "Apakah baiknya menurutpikiran Allah tenda-tenda itu bagi mereka? "Lalu ia menghentikan i'tikafnya dalam bulan itu, kemudian beliau i'tikaf pada sepuluh hari bulan Syawal."

1002. Dari Shatiyah ra, istri Nabi saw., Katanya dia datang mengunjungi Nabi ketika beliau sedang i'tikaf di masjid pada sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. Dia berbicara dengan Nabi sebentar, kemudian dia berdiri hendak kembali. Nabi saw. berdiri pula bersamanya untuk mengantarnya sampaike pintu mesjid. Di dekat pintu Ummu Salamah, beliau bertemu dengan dua orang laki-laki Anshar lalu keduanya memberi salam kepada Rasulullah saw. Nabi saw. bersabda kepada keduanya, "Teruslah Anda keduanya. Ini adalah Shafiyah binti Huyay." Maka kedua pria itu mengucapkan: "" "Subhaanallah, yaa,Rasulullah! "Maha suci Allah, wahai. Rasulullah. Keduanya merasa berat. Nabi saw. Bersabda:" Sesungguhnya setan masuk ke dalam diri manusia melalui pembuluh darahnya. Aku khawatir kalau-kalau ia menjatuhkan sesuatu dalam hatimu. "1003. Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Biasanya Nabi saw. i'tikaf padatiap-tiap bulan Ramadhan sepuluh hari. Tetapi pada tahun di mana beliau wafat, beliau i'tikaf dua puluh hari. "

1004. Dari Sa'id bin Musayyab dan Abu Salamah bin Abdurrahman ra. Keduanya mengatakan bahwa Abu Hurairah ra berkata: "Kamu mengatakan bahwa Abu Hurairah banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw. Dan kamu mengatakan kenapa orang-orang Muhajirin dan orang-orang Anshar tidak ada yang meriwayatkanhadis dari Rasulullah saw. seperti halnya Abu Hurairah? "Sesungguhnya saudara-saudaraku orang Muhajirin, mereka sibuk dengan urusan jual beli di pasar. Tapi aku pribadi, aku selalu mendampingi Rasulullah saw. dengan penat kenyang. Karena itu aku selalu hadir ketika mereka tidak hadir. Dan aku menghafalkalau pun mereka lupa. Dan saudara-saudaraku orang Anshar, mereka sibuk dengan urusan harta benda mereka. Sedangkan saya hanya seorang miskin di antara orang-orang miskin yang ada di Shuffah. Aku masih ingat ketika mereka itu lupa. Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda dalam sebuah hadis yang diucapkanoleh beliau, "Tidak seorang pun yang menyajikan kainnya sampai pembicaraanku ini selesai, kemudian dikumpulkannya kembali kainnya itu, melainkan ia hafal semua yang kukatakan." Maka kubentangkan kainku sampai Rasulullah saw. menyudahi pembicaraannya. Dan kukumpulkan kain itu kepada ku. Semenjak itu,aku tidak lupa sedikit jua pun apa-apa kata Rasulullah saw.

1005. Dari Abdurrahman bin 'Auf r.a. katanya: "Ketika kami tiba di Madinah, Rasulullah saw. mempersaudarakan saya dengan Sa'ad bin Rabi '. Kata Sa'ad bin Rabi'," Saya orang Anshar yang paling kaya. Aku bagi dua hartaku denganmu. Dan tengoklah mana di antara istri ku yang engkau senangi. Akan saya ceraikandia. Setelah itu halal, engkau dapat menikahinya. Jawab Abdurrahman, "Saya tidak membutuhkan demikian. Dimana pasar di sini!" Jawab Sa'ad, "Pasar Qainuqa '," Pagi-pagi Abdurrahman pergi ke pasar itu membawa keju dan samin. Dan sesudah itu ia terus menerus pergi ke sana. Tidak lama kemudian, Abdurrahmandatang (ke Nabi saw) dengan efek pucat (di mukanya). Rasulullah saw. bertanya, "Kahwinkah engkau?" Jawab Abdurrahman, "Benar, ya, Rasulullah!" Tanya Nabi, "Dengan siapa?" Jawabnya, "Dengan seorang wanita Anshar." Sabda Nabi, "Berapa engkau beri maharnya!" Jawabnya, "Emas seberat atau sebesar bijikurma. "Sabda Nabi saw.," Adakanlah pesta, sekalipun dengan seekor domba. "

1006. Dari Nu'man bin Basyir ra, katanya Nabi saw. bersabda: "Yang halal sudah nyata, yang haram sudah nyata dan antara keduanya beberapa hal yang diragukan. Barangsiapa meninggalkan apa yang diragukan tentang dosanya, biasanya orang itu meninggalkan pula apa yang sudah nyata berdosa. Dan siapayang berani, melakukan apa yang masih diragukan tentang dosanya, dikhawatirkan ia jatuh pada hal yang nyata dosanya. Segala macam maksiat adalah larangan Allah. Barangsiapa bermain-main sekitar larangan Allah, dikhawatirkan ia akan jatuh ke dalamnya. "1007. Dari 'Uqbah bin Harits ra, katanya:" Seorangperempuan hitam datang (kepadanya) mengklaim, bahwa wanita itu telah menyusui berdua dengan istri

nya. Kejadian itu diceritakan 'Uqbah kepada Nabi saw. Nabi saw. berpaling dan tersenyum. Sabda beliau, "Bagaimana? Sesungguhnya ada orang mengatakan: Istrinya itu adalah anak perempuan Abu Ihab Attamimi."

1008. Dari 'Aisyah ra, katanya: "' Utbah bin Abi Waqas pernah berpesan kepada saudaranya, Sa'ad bin Abi Waqas, katanya:" Sesungguhnya anak sahaya Zam'ah adalah anak saya. Karena itu tolong ambilkan anak itu. Kata 'Aisyah, "Tatkala tahun pendudukan Mekkah, anak itu diambil oleh Sa'ad bin Abi Waqas. Katanya,"Ini anak saudara ku. Ia telah memesankan kepada ku sehingga aku mengambilnya. Abdu bin Zam'ah berdiri, lalu katanya," Dia saudara saya dan anak hamba sahaya tua saya. Ia dilahirkan di atas tikar tempat tidur tua saya. "Karena itu keduanya pergi menghadap Nabi saw. Kata Sa'ad," Ya, Rasulullah! Ini anaksaudara ku. Ia berpesan kepada ku, sehingga aku mengambilnya. "

Kata 'Abdu bin Zam'ah, "Anak itu saudara ku. Ia anak hamba sahaya Bapa ku. Ia lahir di atas tikar tempat tidur Bapa ku." Sabda Rasulullah saw., "Anak itu untukmu, hai, Abdu bin Zarn'ah." Selanjutnya Nabi saw. menambahkan, "Anak adalah milik orang yang memiliki tikar tempat tidur. Dan (anak) orangyang berzina putus. "Kemudian beliau bersabda kepada Saudah bin Zam'ah istri Nabi saw.," Bertutuplah dari anak itu! "

(Nabi menyuruh Saudah begitu) karena ia telah melihat bahwa anak itu mirip dengan 'Utbah. Kemudian anak itu tidak pula melihat Saudah sampai ia menemui Allah. "

1009. Dari 'Adi bin Hatim ra, katanya dia bertanya kepada Nabi saw., Perihal panah. Maka sabda Nabi: "Ketika anak panah itu mengenai sasaran / buruan dengan ujungnya yang tajam makanlah buruan itu. Dan ketika ia tentang dengan lintangnya dan buruan mati, maka janganlah dimakan, karena ia matisakit. Tanya ku, "Ya, Rasulullah! Kulepaskan anjingku dengan menyebut nama Allah (Bismillah). Kemudian kudapati anjingku dalam perburuan bersama dengan anjing lain yang tidak disebutkan nama Allah (baginya). Aku tak tahu, manakah di antara keduanya yang membunuh. " Sabda Nabi, "Janganlah engkaumakan, karena yang engkau sebutkan nama Allah hanya untuk anjingmu dan tidak engkau sebutkan kepada yang lain itu. "

1010. Dari Anas ra, katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. Berjalan-jalan, lalu ia ketemu dengan kurma jatuh. Nabi saw. Bersabda," Jikalau tidaklah (dikhawatiri) bahwa kurma ini sedekah, sungguh aku makan. "1011. Dari 'Aisyah ra, bahwasanya orang banyak bertanya kepada Rasulullah saw., katanya:"Ya, Rasulullah! Suatu kaum memberi kami daging, yang kami tidak

tahu apakah mereka menyebut nama Allah (waktu menyembelih) atau tidak. "Jawab Rasulullah saw.," Sebutlah nama Allah dan makanlah! "

1012. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Bakal datang kepada manusia suatu masa, di mana orang tidak peduli akan apa yang diambilnya; apakah dari yang halal ataukah dari yang haram." 1013. Dari Al Barra 'bin' Azib bin Arqam ra, keduanya berkata: "Kami adalah dua orang pedagang padamasa Rasulullah saw. Pada suatu ketika kami bertanya kepada Rasulullah saw. perihal jual-beli uang. Sabda beliau, "Jika dilakukan dengan tunai (timbang terima), tidak mengapa. Dan jika dilakukan dengan tidak tunai, tidak baik."

1014. Dari Jabir ra, katanya: "Suatu kafilah unta datang ketika kami sedang

shalat Juma'at beserta Nabi saw. Karena itu orang banyak berlarian keluar, kecuali dua belas orang. Maka turunlah ayat ini: "Wa Idzaa ra-au tijaaratan au Qhwanin fadhdhuu ilaiha watarakuuka qaa", (Dan apabila mereka melihat suatu bisnis atau permainan, mereka itu berlarian kepadanya dan merekatinggalkan engkau sedang berdiri) (AI Jumu'ah, 62: 11)

1015. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Seorang wanita yang menafkahkan (hasil) usaha suaminya tanpa perintah suaminya, maka wanita itu seperdua pahalanya." 1016. Dari Anas bin Malik ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda:

"Barangsiapa ingin supaya dimudahkan (Allah) rezekinya, atau diperpanjang (Allah),

umurnya, maka hendaklah dia memperhubungkan silaturrahim (hubungan kasih sayang). "

1017. Dari 'Aisyah ra, katanya: Bahwasanya Nabi saw. membeli makanan dari orang Yahudi dengan berjanji, dan beliau merunggukan baju besinya. "1018. Dari Anas ra, bahwasanya dia pergi kepada Nabi saw. membawa roti gandum dan keju yang banyak. Kata Anas," Nabi saw. telah merunggukan baju besinya diMadinah kepada orang Yahudi, dan ia mengambil gandum dari Yahudi itu untuk keluarga beliau. "Kata Qatadah, aku mendengar Anas mengatakan, sore ini keluarga Muhammad saw. Tidak punya gandum segantang pun dan tidak pula biji-bijian (makanan). Padahal ia memiliki sembilan orang istri (yang menjaditanggungan nya). "1019. Dari Miqdam ra, dari Rasulullah saw., sabdanya:" Tidak ada makaru yang dimakan seseorang, sekali-kali tidak yang lebih baik dari memakan makanan hasil usaha tangannya sendiri. Sesungguhnya Nabi Allah Dawud as, makan hasil usaha tangan beliau sendiri. "

1020. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda: "Allah mengasihi orang yang murah hati ketika menjual, ketika membeli dan ketika menagih." 1021. Dari Hudzaifah ra, katanya Nabi saw. pernah bersabda: "Para malaikat datang bertemu dengan ruh orang-orang yang sebelum kamu. Merekabertanya,: "Amal baik apa sajakah yang telah engkau laksanakan?" Jawab orang itu, "Aku pernah memerintahkan kepada para pelayan ku supaya mereka memberi janji kepada orang miskin dan bersikap lapang kepada orang kaya." Lantas para malaikat itu memberikan kelapangan kepadanya.1022. Dari Abu Hurairahr.a., dari Nabi saw. sabdanya: "Ada sementara pedagang yang mempiutangi orang banyak. Ketika ia melihat seorang yang sedang kesempitan, ia memerintahkan kepada pelayannya:" Berilah dia kelapangan! Semoga Allah memberi kelapangan pula kepada kita! "(Dan memang), Allah memberi kelapangan (pula) kepadanya.1023.Dari Hakim bin Hizam ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Dua

orang yang berjual beli dapat khiyar (memilih) selama keduanya belum berpisah, atau sampai keduanya berpisah. Jika keduanya terjadi benar, baik dalam tindakan dan ucapan atau deskripsi, maka jual beli keduanya diberkati (Allah). Dan jika kedua. . bersikap menyembunyikan dan dusta, keberkatan jualbeli keduanya dihapus (sirna). "

1024. Dari Abu Sa'id ra, katanya: "Kami pernah mendapat rezeki (berupa) kurma jama ', yakni kurma yang bercampur-baur, dan kami pernah menjualnya satu gantang dengan dua gantang." Karena itu Nabi saw. bersabda: "Tidak bisa (jual beli) dua gantang dengan satu gantang dan tidak bisa dua dirham dengansatu dirham. "1025. Dari Abu Mas'ud ra, katanya:" Seorang laki-laki Anshar yang bergelar Abu Syu'aib datang. Lalu ia berkata kepada pembantunya yang menjual daging, "Sediakan untukku makanan yang cukup untuk lima orang! Aku bermaksud hendak mengundang Nabi saw. Dan ia termasuk orang yang kelima,karena aku mengerti dari wajah beliau, bahwa beliau sedang lapar. Maka diundangnya lah mereka semua, dan seorang laki-laki datang sesuai beserta mereka. "Nabi saw. bersabda, "Sesungguhnya orang ini datang menurut saja dengan kami. Jika engkau mengizinkannya, izinkanlah, dan jika engkau menghendakisehingga ia pergi, ia pun akan pergi. "Kata Abu Syu'aib," Jangan! (Jangan pergi!). Bahkan aku mengizinkannya (untuk makan bersama-sama dengan Tuan-tuan). "1026. Dari 'Aisyah ra, katanya:" Ketika akhir surat Al Baqarah diturunkan, Nabi saw. membacakannya kepada orang banyak di dalam mesjid. Berikutnyabeliau melarang perdagangan Khamr (minuman keras, atau minuman yang memabukkan). "1027. Dan 'Aun bin Abu Juhaifah ra, katanya:" Saya melihat ayah saya membeli seorang budak yang pandai membekam, lalu saya bertanya kepada bapak.

Jawab beliau, "Nabi saw. Hanya melarang jual-beli anjing dan jual-beli darah kemudian beliau melarang pula mencacah dan dicacah, memakan riba dan memberi orang supaya memakannya, dan beliau mengutuk orang yang membuat patung."

1028. Dari Abu Hurairah ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. Bersabda: "Sumpah itu melariskan dagangan, tetapi menghapus keberkahan." 1029. Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Seorang tukang jahit mengundang Nabi saw. Untuk makan makanan yang disediakannya. Kata Anas," Aku pergi beserta Rasulullahsaw. ke tempat kenduri itu. Tuan rumah menyajikan roti kuah kepada Rasulullah. Dalam kuah itu ada dubba '(sebangsa tabu) dan dendeng. Saya melihat Nabi saw. berulang-ulang mengambil dubba 'dari tepi piring hidangan.

Kata Anas, "Sejak itu aku selalu menggemari dubba '."

1030. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya seorang wanita Anshar bertanya kepada Rasulullah saw., Katanya: "Ya, Rasulullah! Dapatkah saya buatkan untuk Tuan sebuah bangku tempat duduk bagi Tuan? Karena saya memiliki seorang anak muda tukang kayu." Sabda Nabi saw., "Kalau Anda mau, silakan!" Kata wanitaitu, "Maka saya buatkan sebuah mimbar untuk beliau. Pada hari Jum'at, Nabi saw. duduk di mimbar itu. Pohon kurma yang berada di samping beliau berkhotbah itu berteriak sehingga hampir belah. Nabi saw. turun, lalu beliau pegang pohon kurma itu dan mendekapnya ". Pohon kurma itu pun menangis seperti tangisnyaanak kecil yang didiamkan (ibunya). (Dia mendekapnya) sampai kurma itu tenang. Sabda Nabi, "Ia menangis seperti itu, karena mendengar apa-apanya dari zikir (pelajaran)." 1031. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: "Aku pernah bersama-sama dengan Nabi saw. Dalam suatu peperangan, tetapi untaku terlambatkarena lelah. Nabi saw. datang kepada ku. seraya berkata, "Jabir!" Aku menyahut, "Ya, Rasulullah!" Tanya Nabi, "Bagaimana kabarmu?" Jawab ku, "untaku lambat dan lelah, makanya aku terlambat." Lalu dihela beliau unta ku itu dengan tongkatnya, dan bersabda: "Nah, naiklah!" Lalu aku naiki unta itu, danagak ku tahan jalannya supaya jangan mendahului Rasulullah saw. "Tanya beliau," Apakah engkau sudah kawin? "Jawab ku," Sudah, ya, Rasulullah! "Tanya beliau pula, Apakah gadis atau janda?" Jawab ku, "Dengan janda, ya, Rasulullah." Sabda beliau pula, "Kenapa tidak dengan gadis saja. Engkau dapat bersenda-guraudengannya dan dia bisa bersenda-gurau denganmu. "Jawab ku," Aku memiliki banyak saudara perempuan. Aku ingin menikah dengan wanita yang ingin berkumpul, menyisiri dan mengurus mereka. "Sabda beliau," Sesungguhnya engkau bakal datang kepada mereka. Bila engkau tiba, maka senanglah, senanglah! "Selanjutnyabeliau bersabda, "Akan engkau jualkah untamu?" Jawab ku, "Ya." Lalu ia beli dari ku seharga satu uqiyah. Dia tiba lebih dahulu dari ku, dan aku tiba pagi-pagi. Kami pergi ke masjid, maka di sana aku bertemu dengan dia di pintu masjid. Sabda beliau, "Baru tibakah engkau?"

Jawab ku, "Ya, benar." Sabda beliau lagi, "Tinggalkanlah untamu, masuklah, dan shalatlah dua raka'at!" Aku masuk ke mesjid, kemudian aku shalat. Beliau menyuruh Bilal supaya menimbang untuk beliau satu uqiyah. Bilal menimbang, dan diberatkannya timbangan untukku. Kemudian aku pergi, Tetapi baru sajaaku membelakang, beliau bersabda, "Panggil Jabir!" Tiba-tiba ia mengembalikan unta (yang telah dibelinya itu) kepada ku. Belum pernah ada sesuatu lebih ku benci dari hal itu. Sabda beliau, "Ambillah kembali untamu serta uang harganya untukmu!"

1032. Dari Abu Qatadah ra, katanya: "Kami pergi beserta Rasulullah saw. Dalam tahun (perang) Hunain. Ketika itu Nabi saw. Memberikan baju besinya kepada ku. Baju besi itu kemudian kujual, lalu kubeli sebidang kebun dari Bani Salamah. Kebun itulah harta yang pertama-tama saya kumpulkan sebagaimodal dalam Islam. "

1033. Dari Abu Musa ra, katanya Rasulullah bersabda: "Perumpamaan duduk dengan orang baik-baik dibandingkan dengan duduk beserta orang jahat, seumpama pemilik kesturi dengan dapur tukang besi. Engkau tidak akan lepas dari pemilik kesturi. Adakalanya engkau membeli kesturi itu atau sekurang kurangnyamencium-cium baunya. Sedangkan dapur tukang besi membakar tubuhmu atau setidaknya engkau mencium bau busuk.1034. Dari Anas Malik ra, katanya: "Abu Thaibah. Membekam Rasulullah saw. Maka beliau memerintahkan agar dia diberi segantang kurma. Kemudian beliau perintahkan pula kepada keluarganya,supaya mereka membantunya meringankan pembayarannya. "1035. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Nabi saw. berbekam, kemudian diberinya orang yang membekam itu (upah). Jikalau pemberian itu haram, tentulah ia tidak akan memberinya. "1036. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya:" Nabi saw. pernah mengirimkanpakaian sutra atau sutra campuran kepada Umar ra, kemudian ia melihat pakaian itu dipakai oleh Umar. Sabda beliau, "Sesungguhnya aku kirimkan pakaian itu kepada mu, bukan untuk kau pakai. Yang akan memakainya adalah orang-orang yang tidak beruntung baginya. Kukirimkan padamu ialah supayaengkau dapat mengambil manfaat darinya, yakni supaya kau jual. "

1037. Dari 'Aisyah, Ummul Mukminin ra, dia mengabarkan, bahwa dia membeli sebuah bantal kecil yang bergambar-gambar. Ketika Rasulullah saw. melihat bantal itu, ia berdiri saja di pintu tidak jadi masuk. Kemudian kulihat di wajah beliau bahwa beliau benci. Lalu kataku, "Ya, Rasulullah! Aku tobatkepada Allah dan Rasul-Nya. Apakah kiranya kesalahanku? "Jawab Rasulullah saw.," Apakah perlunya bantal itu? "Jawab ku," Saya beli untuk Tuan, untuk tempat duduk Tuan dan untuk cadangan Tuan. "Sabda beliau," Sesungguhnya pemilik gambar-gambar seperti itu bakal disiksa pada hari kiamat. Dikatakan kepadamereka, "Hidupkanlah apa yang kamu buat." Selanjutnya beliau bersabda, "Sesungguhnya rumah yang di dalamnya ada gambar-gambar tidak dimasuki malaikat."

1038. Dari Anas r.a., katanya Nabi saw. bersabda: "Hai Bani Najjar! Tetapkanlah harga kebunmu kepadaku; di dalamnya ada reruntuhan dan pohon kurma. '" 1039. Dari Ibnu Umar ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Sesungguhnya dua orang yang berjual beli dapat khiyar dalam jual beli mereka selama mereka belum berpisah,atau jual beli itu khiyar. "1040. Dari Ibnu Umar ra, katanya Nabi saw. bersabda:" Dua orang yang jual beli dapat khiyar selama keduanya belum berpisah, atau salah satu di antara keduanya mengatakan kepada yang lain, "pilihlah!" Dan bisa jadi juga beliau mengatakan, "Atau jual beli itu dengan khiyar."Kata Nafi '"Pernah Ibnu Umar ketika membeli sesuatu yang disenanginya, dia segera berpisah dengan penjualnya." 1041. Dari Ibnu Umar ra, dari Rasulullah saw., Bahwasanya beliau bersabda: "Apabila dua orang telah melakukan jual beli, maka tiap-tiap orang dari keduanya dapat khiyar selama mereka belumberpisah, dan keduanya masih berkumpul, atau salah satu dari keduanya telah memberi khiyar kepada yang lain, dan keduanya telah melakukan jual beli atas dasar khiyar itu, maka sesungguhnya jual beli itu haruslah dilakukan atas yang demikian. Jika keduanya telah berpisah sesudah melakukan jual beli,sedang yang satu lagi, belum meninggalkan (tempat) jual beli, maka jual beli itu harus terjadi demikian. "1042. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Kami telah bergabung Nabi saw. dalam suatu perjalanan. Saya menunggang unta muda milik Umar yang susah dikendarai, sehingga unta itu memayahkan saya. Inimaju ke muka orang banyak, Umar mengusir dan menyeret (kembali ke belakang). Kemudian ia maju pula, Umar pun mengusir dan menyeretnya (pula kembali). Sampai pada suatu ketika Nabi saw. bersabda kepada Umar, "Juallah untamu itu kepada ku." Jawab Umar, "Unta itu untuk Tuan, ya, Rasulullah!" Sabda beliau,"Juallah kepadaku!" Maka dijual oleh Umar kepada Rasulullah saw. Kemudian Nabi saw. bersabda, "Unta itu untukmu, hai, Abdullah bin Umar! Engkau dapat berbuat apa yang engkau kehendaki dengan unta itu."

1043. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Seorang laki-laki bercerita kepada Rasulullah saw. Bahwa dia ditipu orang dalam hal jual beli. Maka sabda beliau," Bila engkau berjual beli, maka katakanlah: Tidak bisa ada tipuan. "1044. Dari 'Aisyah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Satu timtentara menyerang Ka'bah. Ketika mereka berada di tanah lapang, mereka ditenggelamkan ke bumi dari sebelumnya sampai mereka yang penghabisan, "Saya bertanya," Ya, Rasulullah! Mengapa mereka ditenggelamkan dari sebelumnya sampai penghabisan? Padahal di dalam mereka ada orang-orang pasar (orang banyak)dan orang-orang yang bukan dari golongan mereka. "Sabda beliau," Ditenggelamkan mereka dari sebelumnya sampai yang penghabisan, kemudian mereka dibangkit sesuai dengan niat mereka masing-masing. "1045. Dari Anas bin Malik ra, katanya:" Pada suatu waktu ketika Nabi saw. sedang berada di pasar, seoranglaki-laki memanggil beliau, katanya, "Hai, Abu Qasim!"

Nabi saw. melengong kepadanya. Maka kata si laki-laki tadi, "Saya memanggil orang ini." Sabda Nabi saw., "Berilah nama dengan namaku, tapi jangan kamu bergelar dengan gelarku."

1046. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Pada suatu hari Nabi saw. Keluar (rumah). Dia tidak bicara kepada ku dan aku pun tidak bicara pula kepada beliau. Sampai di pasar Bani Qainuqa ', ia duduk di halaman rumah Fatimah, lalu beliau bersabda: "Apakah anak kecil di situ? Apakah anak kecil di situ? "Fatimah menahannya sebentar, mungkin ia sedang memakaikan kalung atau memandikan anak itu. Tidak lama kemudian datanglah anak kecil itu dengan terburu-buru, lalu dipeluk dan diciumnya. Ia mendo'a, "Wahai, Allah! Kasihilah kiranya dia dan kasihi pula kiranya orang yang mengasihinya."

1047. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Pada masa Rasulullah saw., Orang banyak membeli makanan dari rombongan orang-orang berkendaraan. Nabi saw. Mengirim utusan kepada mereka supaya melarang mereka menjual makanan di tempat mereka beli, sehingga mereka dipindahkan ke tempat menjual makanan. Kata IbnuUmar, "Nabi saw. Melarang menjual makanan yang dibeli, sebelum selesai (timbang terima) jual beli itu." 1048. Dari 'Atha' bin Yasar ra, katanya dia bertemu dengan Abdullah bin 'Amr bin' Ash, lalu katanya: "Ceritakanlah kepada ku tentang sifat Rasulullah saw. Seperti yang tersebut dalam Kitab Taurat."Jawab Abdullah, "Baiklah! Demi Allah, sesungguhnya Rasulullah saw. Telah disebut di dalam Kitab Taurat dengan sebagian sifat beliau yang tersebut di dalam Al Qur'an:" Wahai, Nabi! Sesungguhnya Aku mengutus engkau untuk menjadi saksi, memberi kabar gembira, memberi peringatan dan memelihara orang ummi.Engkau adalah hamba-Ku dan pesuruh-Ku. Aku namakan engkau orang yang tawakkal (berserah diri), tidak jahat budi, tidak vulgar hati, tidak pula orang yang suka berteriak di pasar-pasar, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi pemaaf dan memberi ampun. Dan Allah belum akan mencabut nyawanya sehinggadia menegakkan agama selurus-lurusnya, yaitu supaya mereka mengucapkan: "Laa illaaha illallaah", sehingga dengan ucapan itu Allah membukakan mata yang buta dan telinga yang tuli serta hati yang tertutup. "

1049. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya, Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa membeli makanan, maka janganlah dijual sampai selesai jual beli." 1050. Dari Jabir r.a. katanya: "Abdullah bin 'Amru bin Haram meninggal dunia sedangkan ia memiliki utang. Saya minta tolong kepada Nabi saw. sehinggaorang-orang yang mempiutanginya sudi meringankan hutangnya. Nabi saw. menyampaikan permintaan itu kepada mereka, tetapi mereka tidak ingin memenuhinya. Nabi saw. bersabda kepada ku, "Pergilah letak kurma engkau bermacam-macam! 'Ajwah sebagian dan' Azqa Zaid. kemudian beritahukan kepada ku kalau sudahselesai. Lantas apa yang diperintahkan Nabi saw. itu saya laksanakan, dan setelah selesai kuberitahukan kepada beliau. Dia duduk di atas atau ditengah-tengah kurma itu, lalu beliau bersabda, Nah, gantanglah untuk kaum yang berpiutang itu "Lalu saya gantangi dan saya berikan secukupnya kepada merekamasing-masing. Ternyata kurmaku yang tinggal tidak kurang satu jua pun dari semula. "

1051. Dari Miqdam bin Ma'diytakriba ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Gantanglah makananmu, kamu akan diberi berkat."

1052. Dari Abdullah bin Zaid ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Sesungguhnya Nabi Ibrahim mengharamkan (membuat tanah suci) negeri Mekkah dan mendo'a baginya. Dan aku melarang negeri Madinah seperti Nabi Ibrahim melarang Mekkah dan aku pun mendo'a bagi kemakmurannya sebagaimana Nabi Ibrahimmendo'a bagi kemakmuran negeri Mekkah. "1053. Dari Ibnu Umar ra, katanya:" Pada masa Rasulullah saw., saya melihat orang-orang yang memperjual belikan makanan dengan sekitar (tanpa ditimbang atau Digantang), mereka dipukul, karena menjualnya sampai mereka pindahkan ke tempat mereka. "1054. Dari IbnuAbbas ra, katanya: "Sesunguhnya Rasulullah saw. Melarang orang menjual makanan sampai di sempurnakannya (jual beli itu). Ditanyakan orang kepada Ibnu Abbas," Kenapa demikian? "Jawabnya," Dirham dengan dirham dan makanan di belakang. "1055. Dari Umar bin Khaththab ra, ia menceritakan dari Rasulullahsaw., sabdanya: "Emas dengan emas, riba, melainkan dengan timbang-terima. Kurma dengan kurma, riba, melainkan dengan timbang terima, sya'ir (anjelai) dengan sya'ir, riba melainkan dengan timbang terima." 1056. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Sungguh sedikit waktu bagi Nabi saw. Pada hari-hari itu, namunia memerlukan datang ke rumah Abu Dakar pagi atau sore. Maka ketika telah diizinkan bagi dia untuk pergi (hijrah) ke Madinah, kami tidak pernah terkejut melainkan ketika ia datang ke rumah kami waktu Zuhur, Lalu kedatangan beliau itu diberitahukan kepada Abu Bakar. Kata Abu Bakar, '' Nabisaw. tidak akan datang saat ini melainkan karena ada urusan yang sangat penting. "Ketika Nabi saw. masuk ke tempat Abu Bakar, beliau bersabda kepadanya," Suruh keluarlah orang yang ada di dekatmu! "Kata Abu Bakar," Ya, Rasulullah! Hanya ada dua orang anakku, 'Aisyah dan Asma'. "Sabda Nabi saw., '' Tahukahengkau bahwa sesungguhnya aku telah diberi izin untuk keluar (hijrah)? "Kata Abu Bakar," Anda perlu teman, ya, Rasulullah! "

Sabda beliau, "Ya, teman." Kata Abu Bakar, "Ya, Rasulullah! Aku punya dua ekor unta yang sengaja kusediakan untuk keluar (hijrah), ambillah seekor untuk Anda." Sabda Nabi, "Kuambil seekor dengan harganya."

1057. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah kamu menjual menyaingi penjualan saudaramu." 1058. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah saw. Melarang orang kota menjualkan barang (perdagangan) orang desa; dan janganlah kamu membohongkan harga barang; dan janganlahseseorang menjual menyaingi harga jual saudaranya; janganlah menawar sesuatu yang sedang dalam penawaran saudaranya; dan jangan seorang wanita minta supaya diceraikan saudaranya (madunya) untuk menunggangkan isi bejananya. "1059. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya:" Seorang laki-laki berjanji akan

memerdekakan hamba sahayanya ketika nanti ia sudah meninggal dunia. Ternyata kemudian ia membutuhkan sesuatu. Maka hamba sahaya itu diambil oleh Nabi saw., Kemudian beliau berkata: "Siapa yang mau membelinya dariku?" Maka dibeli oleh Nu'aim bin Abdullah sekian dan sekian, lalu hamba sahaya itudiserahkan beliau kepadanya. "

1060. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Rasulullah saw. Melarang jual beli Habalil Habalah seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang jahiliyah. Biasanya seorang laki-laki membeli seekor unta sampai unta itu beranak, kemudian anaknya itu beranak pula." 1061 . Dari Abu Sa'id r.a., ia menceritakanbahwa Rasulullah saw. melarang Munabazah. Yakni, melemparkan kainnya ke yang lain dalam jual beli, sebelum dibalik-balik atau dilihatnya kain itu. Dan beliau melarang Mulamasah, yakni menyentuh kain yang tidak dilihat.1062. Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah kamumenyongsong rombongan orang-orang berkendaraan (kafilah); janganlah kamu menjual dengan harga menyaingi harga jual orang lain; janganlah kamu membohongkan harga barang; janganlah orang kota menjualkan milik orang desa; dan jangan menahan air susu kambing, dan barangsiapa membelinya, ia dapat memilihantara dua sesudah diperahnya, jika ia suka bisa diteruskannya, dan jika tidak, dapat dikembalikannya dan ditambah dengan segantang kurma. "1063. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda:" Barangsiapa membeli kambing yang ditahan air susunya, kemudian diperahnya, jika ia suka bisa diteruskan,jika tidak, dapat dikembalikannya. Susu perahannya itu (dibayar) dengan segantang kurma. ".1064. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. Bersabda:" Apabila seorang hamba sahaya berzina, dan nyata-nyata ia berzina, pukullah dia dan jangan dihina. Kemudian ketika dia berzina pula, pukullah diadan jangan dihina. Kalau ia berzina lagi untuk ketiga kalinya, maka juallah dia sekalipun dengan tali dari rambut. "1065. Dari 'Aisyah ra, katanya:" Rasulullah saw. masuk ke rumahku lalu aku bercerita kepadanya. Kemudian beliau bersabda: "Beli dan Merdekakanlah. Sesungguhnya wala '(kewalian) bagi siapayang memerdekakan. "Petang hari beliau berdiri, lalu beliau" memuji Allah menurut mestinya, kemudian beliau bersabda: "Bagaimana pikiran orang banyak, mereka mengadakan persyaratan yang tidak ada dalam Kitabullah. Barangsiapa mengadakan syarat yang tidak ada dalam Kitabullah, syarat itu batal .Meskipun ia mengadakan seratus syarat, syarat yang dibuat Allah lebih hak (benar) dan lebih kuat. "1066. Dari Jarir ra, katanya, Aku telah berjanji dengan Rasulullah saw. Akan melakukan kesaksian (syahadat) bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa sesungguhnya Muhammad pesuruh Allah, akan menegakkanshalat, akan membayar zakat, menyimak, patuh, dan jujur ​​kepada setiap orang muslim. "1067. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya Rasulullah saw. bersabda:" Janganlah kamu menjual menyaingi harga jual orang lain, dan janganlah kamu menyongsong membeli barang dagangan sebelum di bawa ke pasar. "1068. DariAbdullah ra, katanya: "Biasanya orang banyak membeli makanan di luar pasar lalu mereka jual di tempat itu. Maka Rasulullah saw. Melarang menjualnya di tempat itu sebelum mereka pindahkan." 1069. Dari Abu Bakar r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah menjual emas dengan emas kecuali samabanyak; dan perak dengan perak kecuali sama banyak. Dan dapat kamu jual emas dengan perak dan perak dengan emas berapa kamu kehendaki.1070. Dari Abi Sa'id Al Khudri ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Jangan kamu jual emas dengan emas kecuali sama banyak, dan jangan kamu lebihkan yang satuatas yang lain. Jangan kamu jual perak dengan perak kecuali sama banyak, dan jangan kamu lebihkan yang satu atas yang lain. Dan jangan kamu jaul beli emas dan perak tanpa timbang terima. "1071. Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya:" Dinar dengan dinar dan dirham dengan dirham. Dikatakan orang kepadanyabahwa Ibnu Abbas tidak ada mengatakan seperti itu.

Kata Abu Sa'id, "Telah kutanyakan kepadanya. Tanyaku:" Apakah engkau dengar dari Nabi saw. ataukah engkau temukan dalam Kitab Allah? "Jawab Ibnu Abbas," Yang demikian itu bukanlah kataku. Sedangkan kamu lebih tahu dari ku tentang Rasulullah saw. Tetapi Usamah yang mengabarkan kepada ku, bahwa Nabisaw. bersabda: "Tidak

ada riba melainkan pada yang bejanji. "

1072. Dari Barra 'bin' Azib dan Zaid bin Arqam ra, keduanya ditanya orang tentang pertukaran. Masing-masing mengatakan. "Orang ini lebih (tahu) dengan baik dari saya." Keduanya berkata, "Rasulullah saw. Melarang menjual emas dengan perak secara berutang."

1073. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya, Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah kamu jual buah-buahan sampai nyata hasilnya, dan jangan kamu jual kurma basah dengan kurma kering." 1074. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: "Bahwasanya Rasulullah saw. Melarang Muzabanah. Muzabanah, yakni membeli kurmabasah dengan kurma kering cara takaran, dan menjual anggur basah dengan anggur kering dengan takaran. "1075. Dari Abu Sa'id Khudri ra, katanya:" Sesungguh Rasulullah saw. melarang Muzabanah dan Muzabanah, yakni membeli buah kurma basah dengan kurma kering yang masih di atas pohon. "1076. Dari Zaidbin Tsabit ra, katanya: "Rasulullah saw. memberi kelonggaran kepada mereka yang memiliki 'Ariyah, untuk menjualnya dengan kira-kira.1077. Dari Jabir ra, katanya:" Nabi saw. melarang menjual buah-buahan sampai (nyata) baiknya, dan tidak bisa menjual sesuatu darinya kecuali dengan dinar dandirham, melainkan 'Ariyah. "1078. Dari Malik ra, katanya' Ubaidullah bertanya kepadanya:" Apakah Daud menceritakan kepada mu dari Abu Sufyan dari Abu Hurairah, bahwa sesungguhnya

Nabi saw. memberi kelonggaran 'ariyah pada lima atau kurang dari lima wasq? "

Jawab Malik, "Ya, Ada!"

1079. Dari Zaid bin Tsabit ra, katanya: "Biasanya pada masa Rasulullah saw. Orang banyak berjual beli buah, setelah tiba waktu memetik dan bayar membayar, si pembeli mengatakan: buah ini busuk, kena penyakit, layu dan macam-macam kerusakan yang mereka jadikan alasan. Ketika mereka bertengkarsudah demikian rupa, Nabi saw. bersabda: "Jika begitu, janganlah Tuan-tuan berjual beli sehingga telah nyata benar buah itu baik" Selaku orang yang suka bermusyawarah (demokratis), beliau memimpinkan, hal itu karena banyaknya terjadi sengketa antara sesama mereka. "

1080. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: "Nabi saw. Melarang menjual buah sebelum masak. Lalu ditanyakan orang kepada beliau," Bagaimana buah yang masak? "Jawab Nabi saw.," Kemerah-merahan, kekuning-kuningan dan dapat dimakan seketika. "1081. Dari Anas bin Malik ra, katanya:" Nabi saw.melarang menjual buah sebelum masak. Lalu ditanyakan orang kepada beliau, "Bagaimana yang masak itu?" Sabda Nabi saw., "Sehingga merah." Kemudian ia melanjutkan, "Bagaimana jadinya kamu, ketika Allah telah melarang (menjual) buah (yang masih muda), dengan jalan mana seseorangkamu (seolah-olah) mengambil harta saudaranya. "1082. Dari Abu Sa'id Al Khudri, dari Abu Hurairah ra, katanya:" Rasulullah saw. mempekerjakan seorang laki-laki di Khaibar. Kemudian orang itu datang kepada beliau membawa kurma yang bagus.Rasulullah saw. bertanya kepadanya, "Apakah semua kurma Khaibarsebagus ini? "Jawabnya," Tidak! Demi Allah, ya,. Rasulullah! Sesungguhnya kami mengganti satu gantang kurma ini dengan dua gantang (kurma lain), atau dua gantang (kurma ini) dengan tiga gantang (kurma lain). "Sabda Rasulullah saw.," Jangan kamu lakukan lagi seperti itu. Juallah (kurma) campuran dengan(Uang) dirham, kemudian belilah (kurma) yang lebih baik dengan dirham.1083. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Rasulullah saw. Melarang jual beli Muzabanah. Yakni, menjual buah-buahan dalam kebun. Jikalau dalam kebun itu ada pohon kurma, ia menjualnya dengan kurma kering gantangan; jikalau dalam kebun ituada anggur, maka dijualnya anggur kering gantangan, atau pun tanam-tanaman (lain), dijualnya dengan gantangan. Dia melarang semuanya itu. "1084. Dari Ibnu Umar ra, katanya Nabi saw. Bersabda:" Apabila seseorang mengawinkan kurma, kemudian ia jual pohon asalnya, maka buah kurma untuk

orang yang mengawinkan, kecuali dimasukkan dalam perjanjian jual beli oleh si pembeli.

1085. Dari Anas bin Malik ra, katanya: "Rasulullah saw. Melarang melakukan jual beli Muhaqalah, Mukhadharah, Mulamsah, Munabazah dan Muzabanah." 1086. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Hindun, ibu Mu'awiyah, bertanya kepada Rasulullah saw., Tanyanya: Sesungguhnya Abu Sufyan laki-laki yang kikir. Berdosakahaku jika kuambil hartanya dengan jalan sembunyi? "Sabda Nabi saw.," Ambillah untukmu dan untuk anak-anakmu sekadar cukup dengan cara yang baik. "1087. Dari Jabir ra, katanya: Rasulullah saw. menentukan syuf'ah pada setiap properti yang belum dibagi. Bila ada pembatasan dan jalan-jalan dibuatorang, maka tidak ada syuf'ah. "1088. Dari Abdurrahman bin Abu Bakar ra, katanya:" Pada suatu waktu, ketika kami berada bersama-sama dengan Nabi saw. kencan seorang laki-laki musyrik berambut kusut dan gondrong menghalau domba. Nabi saw. bersabda kepadanya, "Akan kamu jualkah dombamu, ataukah akankamu hadiahkan. "(Perawinya ragu) apakah Nabi mengucapkan kata-kata 'Athiyah (pemberian) atau hibah (pemberian). Jawabnya," Tidak! Tetapi untuk dijual. "Lalu beliau beli darinya seekor domba. 1089. Dari Abu Hurairah ra, katanya Nabi saw. Bersabda:" Ibrahim as hijrah bersama dengan Sarah,lalu dia masuk ke sebuah negeri yang diperintah oleh seorang raja di antara para raja, atau oleh seorang raja diantara para penguasa. Maka dilaporkan orang (kepada sang raja tentang kedatangan Ibrahim itu). Katanya, "Ibrahim kencan beserta seorang wanita yang sangat cantik!" Raja mengirim utusankepada Ibrahim, menanyakan: "Ya, Ibrahim! Siapakah wanita beserta mu ini?" Jawab Ibrahim, "Saudara ku!" Kemudian Ibrahim berkata kepada Sarah, "Janganlah engkau katakan kepadanya aku dusta, karena aku mengatakan kepada mereka engkau saudara ku. Demi Allah! Tidak ada orang yang mukmin di bumi ini selainaku dan engkau. "Maka dikirimnya lah Sarah kepada raja. Raja berdiri untuk menemui Sarah, dan Sarah pun berdiri pula, lalu mengambil wudhu, shalat dan mendo'a:" Wahai, Allah! Jika sebenarnya aku iman dengan Engkau dan dengan Rasul Engkau dan aku memelihara kehormatan ku melainkan untuk suami ku, makajanganlah Engkau paksakan si kafir itu terhadap ku. Raja itu merasa dicekik dan menghentak-hentakkan kaki (karena pingsan). Kata Abu Hurairah melanjutkan, "Sarah mendo'a pula: Wahai, Allah! Kata raja ini mati, tentu orang akan menuduh ku bahwa aku yang membunuhnya." Raja itu sembuh lalu berjalan mendekatiSarah. Sarah pun mengambil wudhu, shalat dan mendo'a. Katanya: "Wahai, Allah! Aku iman dengan mu dan dengan Rasul-Mu. Dan ku pelihara kehormatan ku selain kepada suami ku. Maka jangan lah Engkau paksakan si kafir ini terhadap diri ku. Raja pun merasa dicekik dan menghentak-hentakkan kakinya. Kata AbuHurairah melanjutkan, "Sarah mendo'a: Wahai Allah! Jika Raia itu mati, tentu orang akan menuduh ku yang membunuhnya." Raja itu sembuh kembali untuk kedua kalinya. Dan ketiga kalinya dia berkata, "Demi Allah! Pasti setan yang engkau kirim kepada ku. Kembalikan dia kepada Ibrahim, dan beri dia seoranghamba sahaya (Siti Hajar)! "Sarah kembali kepada Ibrahim as, lalu berkata:" Tahukah Tuan, bahwa Allah telah menghina orang kafir, dan menghadiahi kita seorang budak perempuan? "

1090. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Demi Allah yang diri ku dalam genggaman-Nya! Sesungguhnya akan turun ke mu Ibnu Maryam menjadi hakim yang adil. Maka dipecahnya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan harta kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorangjua pun yang mau menerima. "

1091. Dari Sa'id bin Abul Hasan ra, katanya: Pada suatu waktu, ketika saya berada di dekat Ibnu Abbas, tiba-tiba datang kepadanya seorang laki-laki. Kata laki-laki itu kepada Ibnu Abbas, "Ya, Ibnu Abbas! Sesungguhnya aku ini seorang manusia. Penghidupanku dari usaha tangan ku sendiri. Aku bekerjamembuat patung-patung. "Kata Ibnu Abbas," Tidaklah akan kuceritakan kepada mu selain apa yang ku dengar dari ucapan Rasulullah saw. Beliau bersabda, "Barangsiapa menggambar suatu patung, maka sesungguhnya Allah akan menyiksanya sehingga ia memberi nyawa pada patung itu sedangkan tidak bisa memberi nyawakepada patung itu untuk selama-lamanya. "Laki-laki itu jadi sesak nafasnya tambah sesak, sehingga mukanya pucat. Kata Ibnu Abbas," Celaka! Jika engkau tidak mau, dan engkau hendak memperbuat juga, gambarlah pohon-pohon ini yakni segala yang tidak bernyawa. "

1092. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Allah berfirman. Ada tiga macam, Aku menjadi musuh mereka pada hari kiamat. (L) Orang yang memberi karena Ku kemudian tidak diakuinya, dan (2) Orang yang menjual orang yang merdeka, kemudian dimakannya uang harganya, dan (3) Orang yang mempekerjakankepada karyawan lalu disuruh sempurnakannya kerja itu dan tidak dibayarnya upah karyawan itu. "

1093. Dari Anas ra, katanya: "Shafiyah berada dalam tawanan. Kemudian hampir jatuh ke tangan Dahyat Kalbi, (tetapi) kemudian jatuh ke tangan Nabi saw." 1094. Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya: "Ketika ia sedang duduk dekat Nabi saw., Lalu ia bertanya kepada beliau. Tanyanya," Ya, Rasulullah! Kamimemiliki tawanan, sedangkan kami menginginkan harganya. Maka bagaimanakah pendapat Anda tentang 'azal? "Jawab Nabi," Sebenarnya kamukah yang melakukannya? Tidaklah mengapa atasmu kalau hal itu tidak kamu lakukan. Sesungguhnya tidak satu tubuh pun yang telah ditetapkan Allah akan keluar, melainkanpasti ia akan keluar. "1095. Dari Anas bin Malik ra, katanya:" Nabi saw. tiba di Khaibar setelah beliau diberi kemenangan oleh Allah swt. Untuk menduduki sebuah benteng. Lantas diceritakan orang kepada beliau tentang kecantikan Shafiyah binti Huyai bin Akhthab. Suaminya terbunuh, sedangkan mereka barukawin. Maka Rasulullah saw. mengambilnya untuk jadi istrinya. Kemudian Rasulullah keluar bersama-sama dengan Shafiyah. Setelah kami sampai di Saddir Rauha, Shafiyah telah suci, lalu beliau campur dengannya. Kemudian beliau membuat kue pada sebuah tempat kecil, lalu beliau bersabda, "Beritahulahorang-

orang di sekitarmu! "Yang demikian itu adalah pesta perkawinan Rasulullah saw. dengan Shafiyah, dan kemudian kami pergi ke Madinah. Kata Anas," Saya melihat Rasulullah saw. menyelimuti Shafiyah yang berada di belakang beliau dengan sebangsa baju dalam, kemudian dia duduk dekat untanya sambil merendahkanlututnya. Shafiyah meletakkan kakinya di lutut beliau untuk dia naik ke unta. "

1096. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda di Mekkah pada tahun takluk Mekah, sabdanya: "Sesungguhnya Allah dan RasulNya melarang menjual minuman yang memabukkan (khamr), bangkai, babi, dan berhala." Lalu ditanyakan orang kepada beliau, "Ya, Rasulullah! Bagaimanatentang lemak bangkai? Lemak itu gunanya untuk melumari perahu, untuk meminyakkan kulit dan dijadikan lampu oleh orang banyak. "Jawab Nabi," Tidak bisa! Itu haram! "Kemudian dia menambahkan," Dikutuk Allah kiranya orang Yahudi. Setelah Allah melarang lemaknya, lalu mereka hancurkan, kemudianmereka jual dan setelah itu mereka makan uang harganya. "1097. Dari Abu Mas'ud Al Anshari, katanya:" Rasulullah saw. melarang tentang harga (jual beli) anjing, membayar mahar pezina dan membayar tukang tenung. "1098. Dari Ibnu Abbas ra, katanya:" Rasulullah saw. tiba di Madinah, orang banyak sedangmensalafkan buah dalam setahun dan dua tahun, atau mungkin katanya dua atau tiga tahun (perawinya ragu). Maka bersabda Nabi. "Barangsiapa mensalafkan buah, hendaklah ia mensalaf dengan takaran yang pasti (saran)." 1099. Dari Ibnu Abbas ra, katanya: "Nabi saw. Dating ke Madinah, sedangkan mereka tengahmensalafkan buah dua atau tiga tahun. Sabda Nabi saw., "Barangsiapa mensalafkan sesuatu, maka harus dengan takaran yang pasti, timbangan yang pasti dan untuk waktu yang pasti." 1100. Dari Abdullah bin Abu Mujalid ra, katanya Abdullah bin Syaddad bin Haad pernah berbeda pendapat dengan Abu Burdahtentang salaf. Lalu mereka utus saya kepada Ibnu Abi Aufa. Lantas saya tanyakan kepadanya perihal itu. Jawabnya, "Sesungguhnya pada masa Rasulullah saw., Pada masa Abu Bakar dan pada masa Umar, kami pernah mensalafkan gandum, sya'ir, buah anggur dan kurma. Dan saya pernah pula bertanya kepada Ibnu Abza,jawabnya pun seperti itu juga. "1101. Dari Muhammad (Abdullah) bin Abu Mujalid ra, katanya:" Abdullah bin Syaddad dan Abu Burdah mengutus ku kepada Abdullah bin Abi Aufa, keduanya berkata: Tanyakanlah, pernahkah para sahabat Nabi saw. mensalafkan gandum pada masa Nabi saw.? "Abdullah berkata," Kamidengan penduduk Syam peranakan pernah mensalafkan gandum, sya'ir dan minyak dengan takaran yang pasti sampai waktu yang pasti. "Aku berkata kepada orang yang punya pohon. Kata Abdullah," Kami tidak pernah bertanya kepada mereka tentang hal itu. "Kemudian keduanya mengutus saya kepada Abdurrahman binAbza, lalu saya bertanya kepadanya. Jawabnya, "Para sahabat Nabi saw. Pernah mensalaf pada masa beliau, tetapi kami tidak pernah bertanya kepada mereka apakah mereka memiliki kebun atau tidak: '

1102. Dari Umar bin Syarid ra, katanya: "Pada suatu waktu, ketika aku berdiri dekat Sa'ad bin Abi Waqqas, maka datanglah Miswar bin Makhramah lalu diletakkannya tangannya di atas bahuku. Ketika itu, Abu Rafi 'maula Nabi saw. Datang pula . Katanya, "Hai, Sa'ad! Belilah dua buah rumahku yang terletakdalam kampungmu. "Jawab Sa'ad," Tidak! Tidak mungkin aku (sanggup) membeli keduanya. "Kata Miswar," Demi Allah! Harus, engkau beli keduanya! "Jawab Sa'ad," Wallah! Aku tidak sanggup membayarnya lebih dari empat ribu secara menyicil. "Kata Abu Rafi," Orang telah menawarnya kepada ku lima ratus dinar.Kalau tidaklah karena aku mendengar Nabi saw. bersabda: Tetangga lebih berhak dengan yang dekat dengannya, tidaklah akan kuberikan rumah itu kepada mu dengan harga empat ribu, karena orang telah menawar kepada ku lima ratus dinar. Akhirnya rumah itu diberikannya kepada Sa'ad. "

1103. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ya, Rasulullah! Aku memiliki dua tetangga. Yang manakah di antara keduanya akan kuberi hadiah?" Jawab Nabi saw., "Kepada yang lebih dekat pintunya denganmu." 1104. Dari Abu Musa ra, katanya: "Saya datang menghadap Nabi saw., Beserta saya ada dua orang laki-laki Asy'ari.Kataku, "Aku tidak tahu bahwa orang yang berdua itu mencari kerja." Sabda Nabi saw., "Kami tidak mempekerjakan orang yang minta bekerja pada pekerjaan kami." 1105. Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw., Sabdanya: "Allah tidak mengutus seorang Nabi, melainkan orang itu gembala kambing." Para sahabatbertanya: "Dan Anda sendiri bagaimana?" Jawab Nabi. "Ya, aku pernah gembala kambing orang Mekah dengan (upah) beberapa qirath." 1106. Dari 'Aisyah, istri Nabi saw., Katanya: "Rasulullah saw. Dan Abu Bakar mengupah seorang laki-laki yang pintar sebagai penunjuk jalan. Laki-laki itu berasal dari BaniDil, termasuk Kafir Quraisy. Beliau berdua menyerahkan kendaraannya kepada laki-laki itu (sebagai upah), dan keduanya berjanji kepadanya akan bermalam di guna Tsaur selama tiga malam. Pada pagi hari yang ketiga, keduanya menerima kendaraannya. "1107. Dari Abu Musa ra, dari Nabi saw., Sabdanya:" Perbandinganorang Yahudi dan Nasrani dengan Kaum Muslimin seumpama orang yang mempekerjakan satu kaum. Mereka bekerja untuk orang itu satu hari penuh sampai malam dengan upah tertentu. Tapi setelah mereka bekerja setengah hari, mereka berkata: Kami tidak butuh upah yang telah Anda janjikan untuk kami. Dan apa yangtelah kami kerjakan, semuanya batal. Kata si Pengupah kepada mereka, "Janganlah kamu berbuat begitu. Selesaikanlah sisa pekerjaanmu dan ambillah upahmu secukupnya." Mereka menolak, dan meninggalkan pekerjaan mereka. Kemudian, si Pengupah mempekerjakan dua orang upahan sesudah mereka, dan berkata kepada keduanya,"Sempurnakanlah sisa hari mu ini, untukmu upah yang telah saya janjikan kepada mereka." Mereka pun bekerjalah. .Setelah Tiba waktu Ashar, keduanya berkata, "Apa yang telah kami kerjakan batal. Untuk Andalah upah yang telah Anda janjikan kepada kami. Kata si Pengupah," Sempurnakanlah sisa pekerjaanmu,karena sesungguhnya sisa yang tinggal itu hanya sedikit saja. Tetapi keduanya menolak. Maka si Pengupah mempekerjakan satu kaum untuk mengerjakan sisa hari mereka. Lalu bekerjalah mereka sampai matahari terbenam. Sesudah itu mereka menerima upah mereka, meliputi upah kedua golongan yang telah mendahuluimereka tadi. Begitulah perumpamaan mereka, dan hasil yang mereka terima dari cahaya (petunjuk) ini. "

1108. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya dia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Telah pergi tiga golongan dari orang-orang yang sebelum kamu sampai mereka bertemu dengan sebuah gua tempat bermalam, lalu mereka masuk ke dalamnya. Tiba-tiba sebuah batu besar jatuh dari gunung, lantas menutup pintugua sehingga mereka terkurung di dalamnya. Kata mereka, "Tidak ada yang dapat melepaskan kalian dari bencana batu ini, melainkan ketika kamu mendo'a kepada Allah dengan amal saleh mu." Maka mendo'alah seorang di antara mereka, "Wahai, Allah! Aku memiliki ibu-bapak yang sudah tua. Biasanya aku tidakingin memberi minum keluarga dan hamba sahaya ku sebelum keduanya selesai minum. Pada suatu hari aku pergi mencari sesuatu, sedangkan aku lama baru kembali, kepada keduanya sehingga mereka tertidur. Aku memerah susu untuk mereka, tetapi kudapati keduanya masih tidur. Dan aku tidak ingin memberikan minumanitu kepada keluarga dan sahaya ku, sebelum kedua orang tua ku itu minum lebih dahulu. Aku diam menunggu beliau berdua bangun dari tidurnya, sedangkan gelas tetap berada di tangan ku sampai keduanya bangun ketika fajar telah menyingsing. Setelah mereka bangun, lalu ku beri mereka minum dengan minumanyang telah ku sediakan itu. Wahai, Allah! Jika aku melakukannya tepat karena mencari ridha Engkau, maka bukakanlah untuk kami batu ini di mana kami terkurung di dalam gua ini karenanya. "

Maka bergeserlah batu itu sedikit, tetapi mereka masih belum dapat keluar. Nabi saw. menceritakan bahwa yang lain mendo'a pula. Katanya: "Wahai. Allah! Ada seorang gadis yang sangat ku cintai, adalah anak paman ku sendiri. Pada suatu ketika aku mengingini dirinya, tetapi ia menolak permintaan ku. Setelahberlalu setahun lamanya, yaitu ketika menghadapi musim kemarau, ia datang kepada ku dan aku memberinya seratus dua puluh dinar, sehingga ia ingin lari dengan ku. Permintaan ku itu diturutinya. Tapi ketika aku telah sanggup hendak menguasainya, ia berkata kepada ku: Tidak aku dapatkah engkaumerusak merek kesucian ku, melainkan dengan cara yang benar (hak). Karena itu aku merasa keberatan melakukan pekerjaan itu lalu aku pergi darinya sedangkan dia seorang gadis yang sangat ku cintai. Emas yang telah ku berikan kepadanya ku tinggalkan semuanya. Wahai. Allah! Kalaulah perbuatanku itu telahsesuai dengan keridhaan Engkau, bukakanlah batu ini bagi kami. "Maka bergeser pulalah batu itu sedikit, tetapi mereka masih belum dapat keluar dari gua itu. Kata Nabi saw., orang ketiga pun mendo'a pula. Katanya:" Wahai, Allah! Aku mempekerjakan beberapa orang karyawan dan telah ku bayar lunas upah mereka,kecuali hanya seorang, karena ia pergi dan upahnya tinggal. Maka ku tanam upahnya itu sehingga banyak membuahkan harta benda. Kemudian ia datang kepada ku.! "Katanya," Wahai Hamba Allah! Bayarlah upah ku! "Aku katakan kepadanya," Semua yang engkau lihat ini adalah upahmu. Unta, sapi, kambing dan dombaserta sahaya. "Katanya," Wahai, Hamba Allah! Janganlah engkau memperolok-olokkan ku. "Jawab ku," Sungguh! Aku tidak memperolok-olokkan mu. Maka diambilnya hartanya itu semuanya tanpa satu pun yang tertinggal. Wahai, Allah! Kalaulah yang demikian itu saya perbuat semata-mata karena menuntut keridhaan-Mu,bukakanlah pintu gua ini bagi kami, karena kami terkurung di sini. "Maka bergeserlah batu itu sehingga mereka dapat keluar dari gua itu.

1109. Dari Abu Sa'id ra, katanya: "Beberapa orang sahabat bepergian, sehingga mereka berhenti pada suatu kampung di antara desa-desa Arab. Para sahabat itu minta supaya mereka dijamu, tetapi orang desa enggan menjamu mereka. Sementara itu, kepala desa itu digigit binatang berbisa, dantelah mereka usahakan segalanya untuk mengobatinya, tetapi tidak satu pun yang bermanfaat baginya. Seorang di antara mereka berkata, "Pergilah kamu kepada para sahabat yang berhenti itu, mudah-mudahan ada di antara mereka yang bisa menolong." Lalu mereka pergi menemui para sahabat, kata mereka,"Wahai, orang banyak! Kepala desa kami digigit binatang berbisa. Telah kami usahakan segala sesuatu untuk mengobatinya, tetapi tidak ada yang memberi manfaat baginya. Apakah di antara Anda yang dapat menolong?" Seorang di antara mereka menjawab, "Ya, demi Allah! Sesungguhnya aku bisa mengobatinya.Tapi demi Allah! Kami telah meminta kepada kalian supaya kami dijamu. Tapi kalian tidak mau menjamu kami. Aku tidak akan mengobatinya sebelum kalian menentukan berapa upah kami. Akhirnya mereka berdamai dan berjanji akan menyerahkan sekelompok kambing.

Maka pergilah sahabat itu mengobatinya. Ia menyemprot si sakit dan membaca: Alhamdulillahi rabbil 'alaamiin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam). Maka bagaikan tali yang diuraikan simpulnya, si sakit itu langsung berjalan dan sakitnya pun hilang. Katanya, "Bayarlah secukupnya upah mereka yangtelah dijanjikan tadi. "Di antara mereka yang menerima upah berkata," Bagi-bagilah upah itu! "Kata yang membaca mantra," Jangan kalian lakukan itu, sebelum kita datang kepada Nabi saw "menceritakan hal ini serta menunggu keputusan dari beliau." Mereka pun pergi menghadap Rasulullah saw., Lalu merekaceritakan hal itu kepada beliau. Sabda beliau, "Apakah sebabnya kamu mengatakan bahwa ucapan itu mantra?" Kemudian beliau bersabda lagi, "Sesungguhnya kalian telah benar. Bagi-bagilah upahmu, dan beri aku sebagian." Kemudian Rasulullah saw. tertawa.

1110. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Nabi saw. Melarang menerima pembayaran

karena pemberian bibit jantan.

1111. Dari Abu Hurairah ra, katanya Rasulullah saw. bersabda: "Orang kaya yang menunda (membayar utang, zakat harta dan lain-lain kewajiban yang harus dibayarnya) adalah zalim (aniaya). Ketika seorang di antaramu ditransfer utang-piutangnya kepada orang yang berpunya (kaya) harusditurutinya (ditagihnya). "1112. Dari Salamah bin Akwa 'ra, katanya:" Pada suatu ketika, kami duduk dekat Nabi saw. Tiba-tiba datang orang membawa jenazah. Kata mereka, "Sudilah Anda sholatkan jenazah ini." Tanya beliau, "Apakah dia memiliki hutang?" Jawab mereka, "Tidak!" Tanya Nabi, "Apakah diameninggalkan warisan? "Jawab mereka," Tidak! "Lalu beliau sholatkan jenazah itu. Kemudian datang pula orang membawa jenazah yang lain.

Kata mereka, "Ya, Rasulullah! Sudilah Anda sholatkan jenazah ini." Tanya Nabi, "Apakah dia memiliki hutang?" Dijawab oleh mereka, "Ya, ada!" Tanya beliau, "Apakah dia meninggalkan sesuatu warisan.?" Jawab mereka, "Ada, tiga dinar!" Lalu beliau sholatkan jenazah itu. Kemudian dibawa orang pula kepadabeliau jenazah yang ketiga. Kata mereka, "Sudilah Anda sholatkan jenazah ini." Tanya Nabi, "Apakah ia meninggalkan sesuatu (warisan)?" Jawab mereka, "Tidak!" Tanya Nabi saw., "Apakah dia memiliki hutang?" Jawab mereka, "Ada, tiga dinar!" Sabda Nabi saw., "Solatkanlah teman mu itu!" Kata Abu Qatadah,"Solatkanlah, ya, Rasulullah! Biarlah saya yang menanggung hutangnya. Maka Rasulullah shalat untuk jenazah itu."

1113. Dari 'Ashim ra, katanya dia bertanya kepada Anas ra ,: "Apakah sampai kepada Anda bahwasanya Rasulullah saw. Pernah bersabda: Tidak ada perjanjian dalam Islam." Jawab Anas, "Sesungguhnya Nabi saw. Pernah mengadakan perjanjian antara orang Quraisy dan orang Anshar di rumahku sendiri. 1114. DariJabir r.a., katanya Nabi saw. pernah bersabda: "Kalau datang harta dari Bahrain, akan kuberi engkau sekain, sekian dan sekian." Belum lagi harta dari Bahrain itu datang, Nabi saw. telah wafat. Ketika harta itu tiba, Abu Bakar yang memerintah. Maka ia memberitahukan: "Barangsiapa ada janji dengan Nabisaw., atau dia ada piutang kepada Nabi saw., hendaklah ia datang kepada kami. "Lalu saya datang kepadanya dan berkata," Nabi saw. pernah menjanjikan kepada ku bahwa aku akan diberinya sekian dan sekian. "Abu Bakar mengambilkan (uang) untukku segenggam. Setelah saya hitung, kebetulan lima ratus. Katanya,"Ambillah sebanyak itu lagi."

1115. Dari 'Aisyah ra, katanya: "Tidak ada yang ku ingat tentang kedua orang tua ku, melainkan mereka telah memeluk agama (Islam). Dan tidak ada hari yang berlalu bagi kami, melainkan setiap hari itu Rasulullah saw. Datang ke rumah kami pada kedua tepi siang, pagi dan sore. Ketika kaum musliminditimpa musibah, Abu Bakar ikut hijrah ke Ethiopia. Sesampainya di Birkal Ghimad, ia berpapasan dengan Ibnu Daghinah, seorang penghulu kampung. Katanya, "Hendak ke mana engkau, hai, Abu Bakar?" Jawab Abu Bakar, "Aku diusir oleh kaum ku. Karena itu aku akan mengembara di bumi ini untuk menyembah Tuhanku. "Kata Ibnu Daghinah," Sesungguhnya orang seperti engkau ini tidak dapat pergi dan tidak dapat diusir. Karena engkau mengusahakan yang tidak ada, menghubungkan kasih sayang (silatur rahim), membantu orang yang sengsara, memuliakan tamu dan menolong orang yang ditimpa bahaya dalam menegakkan kebenaran.Dan aku adalah tetanggamu. Kembalilah! Dan tetaplah menyembah Tuhan mu di negerimu. "Ibnu Daghinah berjalan bersama-sama dengan Abu Bakar. Lalu ditemuinya pemuka-pemuka kaum Quraisy. Katanya kepada mereka," Sesungguhnya orang seperti Abu Bakar tidak dapat diusir. Mengapa kalian usir dia? Padahal diamengusahakan yang tidak ada, menghubungkan kasih sayang, membantu orang yang sengsara, memuliakan tamu dan menolong orang yang ditimpa bencana dalam menegakkan kebenaran. "

Sesudah itu orang Quraisy membiarkan tetangga Ibnu Daghinah dan memberi keamanan bagi Abu Bakar. Kata mereka kepada Ibnu Daghinah, "Suruhlah Abu Bakar agar ia menyembah Tuhannya di rumahnya, ia bisa shalat dan membaca apa yang dikehendakinya (di sana), tetapi sekali-kali janganlah menyakiti hatikami dengan perbuatannya, dan jangan pula ia pamer dengannya. Sesungguhnya kami khawatir anak-anak dan para wanita kami akan terpengaruh. Ibnu Daghinah menyampaikan pesan mereka itu kepada Abu Bakar. Maka sejak itu, Abu Bakar selalu menyembah Tuhannya di rumahnya saja, tidak terlihat terang-teranganshalat dan membaca (Qur'an) di luar rumahnya. Kemudian timbul pikiran bagi Abu Bakar. Maka dibuatnya masjid (musalla, atau surau) di halaman rumahnya. Ia shalat dan membaca dengan leluasa di masjidnya itu. Para wanita dan anak-anak orang musyrik massal mengunjunginya dan mereka heran melihatnya,karena Abu Bakar seorang yang mudah menangis. Dia tidak dapat menahan air matanya kalau dia membaca Qur'an. Kondisi seperti itu sangat mengejutkan pemuka musyrikin Quraisy. Lalu mereka panggil Ibnu Daghinah. Ibnu Daghinah datang menemui mereka. Kata mereka, "Kami memungkinkan Abu Bakar menyembah Tuhannya,hanya di rumahnya. Kini dia telah melampaui batas. Dibuatnya masjid di halaman rumahnya, kemudian dengan leluasa dia pamer shalat dan membaca. Kami khawatir anak-anak dan para wanita kami akan terpengaruh. Karena itu pergilah kamu kepadanya. Jika dia ingin menyembah Tuhannya di rumahnya saja, dia dapatmelakukannya. Jika dia tidak mau, bahkan dia akan melakukannya secara terus terang dan leluasa, mintalah kepadanya supaya ia mengembalikan jaminan perlindungan darimu. Kami sendiri tidak suka merusakkan perjanjian denganmu. Kami tidak menyetujui Abu Bakar bersikap leluasa dan terus terang seperti itu. "Kata 'Aisyah, Ibnu Daghinah datang

kepada Abu Bakar, lalu ia berkata: "Engkau memaklumi apa yang ku janjikan kepada engkau. Dapatkah engkau menepati janji itu, ataukah engkau akan mengembalikan janji perlindungan dari ku tidak ingin mendengarkan orang Arab mengatakan, bahwa aku merusak janji yang telah ku janjikan kepada seseorang. "Kata Abu Bakar, "Aku kembalikan kepada mu janji setetangga denganmu. Dan aku lebih suka setetangga dengan Allah." Waktu itu Rasulullah saw. sedang berada di Mekkah. Beliau bersabda, "Sesungguhnya telah diperlihatkan (Allah) kepada ku tempat hijrahmu. Aku lihat pada pasir ditumbuhi pohon kurma di antaradua bukit, yakni dua tempat yang berbatu-batu. "

Tidak lama kemudian, maka Hijrahlah orang ke Madinah. Yaitu sesudah Rasulullah saw. mengatakan demikian itu. Dan hijrah pula ke Madinah orang-orang yang tadinya telah hijrah ke Ethiopia. Abu Bakar pun bersiap-siap pula hendak hijrah. Tetapi Rasulullah saw. bersabda kepadanya, "Perlahan! Sesungguhnyaaku mengharap pula izin ku sendiri. "Kata Abu Bakar," Apakah Tuan sedang mengharapkan yang demikian itu? Ku tebus engkau dengan Bapa ku. "Jawab beliau," Ya! "Abu Bakar menunggu Rasulullah saw. Untuk menemani dia. Sementara itu diberinya makan dua ekor kendaraan miliknya sendiri dengan daunsamar selama empat bulan. "

1116. Dari Abu Hurairah r.a. katanya: "Sesungguhnya pernah dibawa orang kepada Rasulullah saw. jenazah orang yang memiliki utang. Lalu sabda beliau," Apakah dia meninggalkan harta untuk pembayar hutangnya? "Kalau dikatakan kepada beliau bahwa mayat itu ada meninggalkan harta yang cukup untuk pembayarhutangnya, maka mayat itu beliau sholatkan. Tapi, kalau tidak, beliau bersabda kepada seorang muslim, "Solatkanlah temanmu itu!" Setelah Allah memberikan kemenangan demi kemenangan bagi kaum Muslimin, beliau bersabda, "Aku lebih mengutamakan orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. Barangsiapaorang yang meninggal dunia, sedangkan ia meninggalkan hutang maka tanggunganku membayarnya. Dan siapa yang meninggalkan

warisan, maka warisan itu untuk ahli warisnya. "

1117. Dari 'Uqbah bin' Amir ra, katanya: "Nabi saw. Menyerahkan kambing atau domba kepadanya, untuk dibagi-bagikan kepada para sahabat beliau. Maka tertinggal seekor anak kambing, lalu dilaporkannya kepada Nabi saw. Sabda Nabi," Sembelihlah kurban untukmu sendiri. "1118. Dari Ka'ab bin Malik ra,katanya: "Sesungguhnya mereka memiliki kambing yang digembalakannya di Sal'a. Seorang gadis kami melihat seekor domba di antara kambing-kambing kami hampir mati. Lalu dipecahnya sebuah batu dan disembelihnya kambing itu dengan batu itu. Kata Ka'ab," Janganlah kamu makan sebelum saya tanyakan kepadaNabi saw. atau saya kirim orang untuk menanyakannya. Ka'ab atau wakilnya memang bertanya kepada Nabi saw. Ternyata beliau menyuruh memakannya. "1119. Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. menagih piutangnya. Dan orang itu menagih dengan sikap kasar. Karena itu timbullahniat para sahabat hendak memukul orang itu. Beliau bersabda, "Biarkanlah dia! Dia berhak untuk menagih." Selanjutnya ia menambahkan,. "Berikanlah kepadanya unta yang sebanding dengan untanya!" Kata mereka, "Ya, Rasulullah! Tidak, kami dapati unta yang sebanding dengan untanya, tetapi ada yanglebih dari untanya. "Sabda beliau," Berikanlah kepadanya! Sesungguhnya orang yang paling baik di antaramu, adalah yang paling baik pembayarannya. "1120. Dari Marwan bin Hakam bin Miswar bin Makhrimah ra, keduanya bercerita:" Rasulullah saw. berdiri ketika perutusan Hawazin datang untuk mengakumasuk Islam. Mereka meminta kepada beliau supaya mengembalikan harta dan tawanan mereka. Rasulullah saw. bersabda kepada mereka. "Cerita yang paling ku senangi adalah cerita yang paling benar. Maka pilihlah satu di antara dua, yaitu tawanan atau harta. Aku bersedia menunggu keputusan kalian." Rasulullahtelah menunggu lebih dari sepuluh malam, sehingga ia telah kembali dari Thaif. Setelah nyata oleh mereka bahwa Rasulullah tidak akan mengembalikan kepada mereka, kecuali hanya satu di antara dua macam, mereka berkata, "Kami memilih tawanan." Rasulullah saw. berdiri di hadapan kaum muslimin, lalubeliau berpidato. Lebih dahulu beliau memuji Allah menurut mestinya, kemudian beliau bersabda, "Sesungguhnya saudara-saudaramu ini datang kepada kita dengan penyesalan. Aku bermaksud hendak mengembalikan tawanan kepada mereka. Barangsiapa di antara kamu lebih senang mengatakan baik yang demikian itu,lakukanlah. Dan siapa di antara kamu lebih senang menerima bagiannya, sampai kita berikan kepadanya dari pertama Allah menyerahkan penyitaan kepada kita, lakukanlah! "Orang banyak berkata," Sesungguhnya kami merasa baik untuk dikembalikan Rasulullah saw. kepada mereka. Rasulullah saw. bersabda, "Kamibelum mengetahui siapakah di antara mu yang telah memungkinkan dan siapa yang belum. Pulanglah, sampai orang-orang terkemuka mu menjelaskan kondisi mu kepada kami. "

Orang banyak pun pulanglah, dan pemuka-pemuka mereka berkonsultasi dengan mereka. Kemudian mereka kembali kepada Rasulullah saw., Mengabarkan bahwa sebenarnya mereka merasa baik dan membolehkannya. "

1121. Dari Shal bin Sa'ad ra, katanya: "Seorang wanita datang kepada Rasulullah saw., Lalu katanya:" Ya, Rasulullah! Aku menyerahkan diri ku kepada Anda. "Maka berkata seorang laki-laki," kahwinkanlah aku dengannya. "Sabda beliau," Kami kawinkan engkau akan dia dengan maharnya Quran yang telah engkaupelajari. "

1122. Dari Abu Hurairah ra, "Rasulullah saw. Menugaskan daku untuk menjaga Zakat Ramadhan (Zakat Fithrah). Kemudian datang seseorang kepada ku, maka diambilnya segenggam makanan, dan orang itu dapat kutangkap. Lalu aku berkata kepadanya," Nanti kuadukan engkau kepada Rasulullah saw. "Katanya," Sayabutuh, karena saya memiliki keluarga dan kebutuhan yang amat sangat. "Kata Abu Hurairah," Karena itu, saya biarkan saja orang itu. "Besok pagi Nabi saw. bersabda," Hal, Abu Hurairah! Apakah yang terbuat tawanan mu malam tadi? "Jawab ku," Ya, Rasulullah! Ia mengatakan sangat butuh, karena memilikikeluarga. Maka saya merasa kasihan, lalu saya biarkan saja dia. "Sabda Nabi," Sebenarnya dia dusta kepada mu dan ia akan kembali. "Saya yakin bahwa ia akan kembali karena pemberitahuan Rasulullah saw. Itu. Lalu saya intip dia. Memang benar, orang itu datang lagi lalu diambilnya segenggam makanan, danterus saya tangkap. Kataku, "Nanti kuadukan engkau kepada Rasulullah saw." Katanya, "Biarkanlah saya, karena saya sangat butuh dan memiliki keluarga. Sesudah ini tidak akan saya ulangi lagi." Saya pun merasa kasihan, lalu saya biarkan dia.

Pagi-pagi Rasulullah saw. bersabda pada ku, "Hai, Abu Hurairah! Apakah yang terbuat tawanan mu malam tadi?" Jawab ku, "Ya, Rasulullah! Ia mengatakan sangat butuh dan berkeluarga. Aku merasa kasihan kepadanya, lalu kubiarkan saja dia." Sabda beliau, "Sebenarnya itu dusta kepada mu, dan ia bakal kembali."Saya intip dia untuk ketiga kalinya. Memang benar, ia pun datang lalu diambilnya segenggam makanan, lantas saya tangkap, seraya berkata. "Engkau harus saya adukan kepada Rasulullah saw. Inilah yang ketiga kalinya engkau mengatakan tidak akan kembali, tapi nyatanya engkau kembali juga." Katanya, "Lepaskanlahaku, nanti kuajarkan kepada mu kalimah-kalimah yang diberi manfaat oleh Allah kepada mu, ketika engkau membaca kalimat itu. "Kataku," Apakah kalimat itu? "Jawabnya," Apabila engkau hendak tidur, bacalah ayat Kursi: Allaahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum, (Al Baqarah, 2: 255) sampai sampai akhirayat. Maka engkau selalu dalam pemeliharaan Allah, sedangkan setan tidak akan berkati mu sampai pagi. "Setelah itu saya biarkan dia. Pagi Rasulullah saw. Bersabda kepada ku," Apa yang diperbuat tawanan mu tadi? "Kataku," Ya, Rasulullah! Dia ajarkan kepada ku beberapa kalimat katanya diberi manfaatoleh Allah ketika seseorang membacanya. Karena itu kubiarkan dia. "Sabda beliau," Apakah kalimat itu? ", Jawab ku," Ia mengatakan kepada ku, ketika hendak tidur, bacalah ayat kursi dari awal sampai akhir. Yakni. Allaahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum. (Sampai akhirnya).

Katanya kepada ku: Engkau akan senantiasa, dalam pemeliharaan Allah, dan setan tidak akan mendekati mu sampai pagi. "Dan biasanya para sahabat itu sangat, mengingini kebaikan. Nabi saw. Bersabda," Sesungguhnya ia telah benar kepada mu. Padahal ia sangat pendusta. Tahukah engkau, dengan siapa engkauberbicara selama tiga malam itu, wahai Abu Hurairah? "Jawab Abu Hurairah," Tidak! "Sabda beliau." Itulah setan! "

1123.Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya: "Bilal datang kepada Nabi saw. Membawa kurma Barni. Nabi saw. Bertanya:" Dari mana ini? "Jawab Bilal," Aku memiliki kurma yang kurang bagus. Lalu kujual dua gantang dengan segantang untuk dimakan Rasulullah saw. "

Sabda Nabi saw., "Wah, wah! Itulah riba! Itulah riba! Janganlah engkau lakukan lagi. Tapi ketika engkau hendak membeli kurma yang bagus, juallah kurma yang kurang bagus secara jual beli, kemudian belilah kurma Barni."

1124. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw. sabdanya: "Hai, Unais! Pergilah kamu kepada wanita itu, jika ia mengaku (berzina), maka rajamlah dia!" 1125. Dari 'Uqbah bin Harits ra, katanya: "Nu'aiman atau anak Nu'aiman dibawa orang ke hadapan Rasulullah saw. Karena ia mabuk meminum minumab keras. LaluRasulullah saw. memerintahkan kepada semua orang yang ada dalam rumah sehingga memukulnya. Kata 'Uqbah, "Saya termasuk orang yang turut memukulnya. Kami pukul dia dengan terompah dan pelepah kurma." 1126. Dari Anas r.a., katanya: Rasulullah saw. Bersabda: "Seorang Muslim yang menanam pohon atau tanaman-tanaman,lalu sebagian hasilnya dimakan burung, manusia, atau binatang, maka orang yang menanam itu mendapat pahala. "1127. Dari Abu Umamah Al-Bahili ra, ia melihat bajak dan alat pertanian lain, lalu berkata: Saya dengar Nabi saw. Bersabda:" Allah mendatangkan kehinaan kepada orang-orang yang menyimpan benda-bendaini dalam rumah. "1128. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw. Bersabda:" Siapa yang memelihara anjing, selain anjing penjaga perkebunan atau penjaga ternak, maka pahala amal orang itu berkurang setiap harinya satu qirath. "Dalam sebuah riwayat lain: "selain anjing penjaga kambing, perkebunanatau untuk berburu. "1129. Dari Ibnu 'Abbas ra, Nabi saw. bersabda:" Lebih baik kamu memberikan tanah kepada saudara mu, dari mengambil sewa yang ditentukan jumlahnya. "

1130. Dari Sufyan bin Abu Zuhair ra, katanya: Saya dengar Rasulullah saw bersabda: "Siapa yang memelihara anjing, bukan untuk penjaga tanaman dan bukan pula untuk penjaga binatang ternak, maka amal orang itu setiap harinya berkurang, satu qirath." Lalu ada yang bertanya: Apakah engkau mendengarhal ini dari Rasulullah s.a.w.? Ia menjawab: Benar! Demi Tuhan mesjid ini! 1131. Dari Abu Hurairah r.a., Nabi s.a.w. bersabda: "Ketika seorang laki-laki

mengendarai sapi, maka sapi itu melengong kepadanya sambil berkata: Saya diciptakan bukan untuk ini (dikendarai), saya diciptakan hanya untuk mengerjakan sawah ladang. "Ia berkata: Saya percaya dengan ucapan itu. Demikian juga Abu Bakar dan Umar." Seekor serigala menangkap kambing , lalu diburu olehpengembala. Serigala itu berkata: Siapakah yang akan menguasainya pada hari berkuasanya binatang buas! Pada hari itu tiada penggembalanya selain dari aku. "Dia Berkata: Saya percaya. Juga Abu

Bakar dan Umar.

1132. Dari Abu Hurairah.ra, katanya: Orang Ansar berkata kepada Nabi saw: Bagilah pohon-pohon kurma itu di antara kami dan saudara-saudara kami orang Muhajirin. Beliau bersabda: "Tidak!" Lalu orang Ansar mengatakan kepada orang Muhajirin: Bayarlah kepada kami biaya pemeliharaannya. dan buahnya kitabagi. Orang Muhajirin menjawab: "Baiklah! Kami setuju." 1133. Dari Abdullah ra, dari Nabi saw: "Sesungguhnya ia menebang dan membakar pohon kurma Bani Nadir, yaitu kebun di Buairah. Hasan berkata: hinalah kaum keluarga Bani Luai karena terlalu banyak melakukan pembakaran di Buairah!"

1134. Dari Rafi 'bin Khadij ra, katanya: Kami adalah orang Madinah yang terbanyak memiliki tanam-tanaman. Kami mempersewakan tanah dengan sebagian hasil tertentu untuk yang punya tanah. Kadang-kadang hasil yang ditentukan untuk mobil itu rusak ditimpa bahaya, sedangkan tanah lainnya selamat. Kadang-kadangsebagian besar rusak, sedangkan hasil yang ditentukan untuk mobil selamat. Karena itu kami dilarang melakukan perbuatan seperti itu. Mempersewakan tanah dengan emas dan perak tidak dikenal di masa itu (yaitu masa Rasulullah saw.) 1135. Dari Abdullah bin Umar ra, ia bercerita bahwa Nabi saw mempekerjakanpenduduk Khaibar dengan seperdua hasil daerah itu, yang berupa buah-buahan dan tanam-tanaman. Dia memberi para istri beliau seratus wasq, yaitu delapan puluh wasq kurma dan dua puluh wasq gandum. Kemudian Umar membagi-kan timah Khaibar. Para istri Nabi disuruh memilih tanah atau hasil.Di antara mereka ada yang memilih tanah dan ada pula yang memilih wasq. Aisyah r.a. memilih tanah.

1136. Dari Rafi 'ra, katanya: Kami adalah orang Madinah yang paling banyak kebunnya. Salah seorang dari kami mempersewakan tanahnya. Lalu dikatakan orang kepadanya: Kadang-kadang sebagian tanah mengeluarkan hasil dan sebagian lagi tidak. Karena itu cara seperti itu dilarang Nabi saw.1137. Dari Aisyahr.a.,, Rasulullah saw. bersabda, "Siapa yang membuka lahan yang tidak berpunya, dialah yang lebih berhak memilikinya." 1138. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang

memiliki tanah, harus tanah itu ditanaminya, atau berikan kepada saudaranya. Seandainya ia tidak suka memberikannya kepada orang lain, maka harus tanah itu tetap dimilikinya. "

1139. Dari Abu Hurairah ra, pada suatu kali Rasulullah saw. bercerita, di mana ikut mendengar seorang Badui: "Ada seorang laki-laki yang telah masuk surga memohon kepada Tuhan untuk bercocok-tanam. Tuhan berkata:" Bukankah engkau telah mencapai apa yang engkau inginkan? "Orang itu berkata: Benar!Tapi saya ingin sekali bercocok-tanam. Lalu orang itu pun menabur benih. Dalam sekejap mata benih itu tumbuh menjadi besar dan berbuah. Buahnya besar sekali seperti gunung. Tuhan berfirman: "Hai Anak Adam! Ambillah! Engkau tidak akan merasa puas dengan apa pun." Lalu orang Badui itu berkata: Orangitu sudah pasti orang Quraisy atau orang Ansar. Kami tidak pandai bercocok-tanam. Mendengar itu Nabi saw. tertawa.1140. Dari Sahl bin Sa'ad, katanya: Sebuah gelas disajikan kepada Rasulullah saw dan ia minum dari situ. Di sebelah kanan beliau ada seorang anak kecil dan di sebelah kiri beliauada seorang orang tua. Beliau bersabda: "Hai anak kecil, relakah engkau kalau sisa saya ini saya berikan kepada orang tua ini?" Anak itu menjawab: Ya Rasulullah! Sayalah yang paling berhak mendapatkan sisa Anda. Lalu Rasulullah saw. memberikan kepadanya.1141. Dari Anas bin Malik ra, diperas untuk Rasulullahs.a.w. seekor kambing jinak di tempat ku, lalu susu itu dicampur dengan air sumur yang ada di sana. Orang memberikan sebuah gelas kepada Rasul dan beliau minum dari situ. Ketika ia selesai minum, di sebelah kiri beliau ada Abu Bakar, sedangkan di sebelah kanan beliau seorang Badui. Karena khawatirkalau-kalau Rasul memberikan gelas itu kepada orang Badui itu, Umar berkata; Berikanlah gelas Anda itu kepada Abu Bakar, hai Rasulullah. Tetapi Rasul memberikan gelas itu kepada orang Badui, yang duduk di sebelah kanannya sambil,

bersabda: "Kepada yang sebelah kanan, terus ke yang sebelah kanan berikutnya."

1142. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Berikanlah kelebihan air kepada orang lain, karena kalau kamu larang, maka artinya kamu melarang kelebihan rumput."

1143. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat dan tidak akan disucikan Allah pada hari kiamat, dan mereka itu akan memperoleh siksa yang bebat. Pertama, orang yang memiliki kelebihan air tetapi tidak ingin memberikannya kepadaorang yang kehausan dalam perjalanan. Kedua, orang yang berjanji setia kepada Imam (Penguasa) tetapi hal itu dilakukannya hanya karena kepentingan dunia. Kalau Imam memberikan keuntungan dunia kepadanya ia gembira. Tapi kalau tidak, ia jadi marah. Ketiga, orang yang berjualan setelah 'Ashar, serayaberkata: Demi Allah, tiada Tuhan selainNya. Barang-barang saya ini telah ditawar orang sekian. Lalu kata-katanya itu dipercaya orang lain. "

Lalu beliau membaca ayat yang berarti: "Orang-orang menjual janji Allah dan sumpah mereka dengan harga yang murah di akhirat mereka tidak akan mendapat apa-apa. Tuhan tidak akan berbicara kepada mereka, tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat nanti. Dan tidak akan menyucikan mereka dari dosamereka. Mereka akan memperoleh siksa yang pedih. "(Ali Imran. 77)

1144. Dari Abdullah bin Zubair ra, ia bercerita bahwa ada seorang laki-laki Anshar bertengkar dengan Zubair dekat Rasulullah saw. tentang irigasi pohon kurma. Orang Ansar berkata: Biarkan air itu mengalir! Zubair tidak mau. Keduanya minta diadili oleh Rasulullah saw. Lalu Rasulullah saw. mengatakankepada Zubair; "Airi dahulu kebun engkau hai Zubair, kemudian alirkan air itu kepada tetanggamu." Orang Anshar itu pun marah, seraya berkata: Tentu karena ia anak pamanmu. Air muka Rasulullah saw. berubah, lalu beliau bersabda: "Pergunakanlah air itu untuk engkau hai Zubair sampai menggenangi pematang."Zubair berkata: Demi Allah, tentang peristiwa inilah turunnya ayat yang berbunyi: "Tidak, demi Tuhan mu, mereka belum benar-benar beriman, sampai mereka berhakim kepada mu tentang perselisihan-perselisihan yang

ada di antara mereka "(Quran surat An-Nisa ', 65)

1145. Dari Abu Hurairah r.a .: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Ketika seorang laki-laki sedang dalam perjalanan, ia kehausan. Ia masuk ke dalam sebuah sumur yang curam, lalu minum di sana. Kemudian ia ke luar. Tiba-tiba ditemuinya seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dan menjilat-jilat tanah karena kehausan .Orang itu berkata: Anjing ini sedang merasakan apa yang telah saya rasakan. Lalu ia turun kembali ke sumur itu, memenuhi sepatunya dengan air, membawanya ke atas dengan menggigit sepatu itu, terus naik kembali ke atas dan memberi minum anjing itu. Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuni dosanya. "Para sahabat bertanya: Hai Rasulullah! Kalau kami mengasihi binatang apakah kami memperoleh pahala? Beliau bersabda: "Setiap hati yang pengasih mendapat pahala." 1146. Dari Abdullah bin Umar r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Ada seorang perempuan yang disiksa karena ia memenjarakan kucing sampai matikelaparan. Karena itu dia masuk neraka. "Kemudian Rasul bersabda:" Tuhan tahu, bahwa engkau tidak memberi makan dan minum kucing itu waktu memenjarakannya ,. kucing itu tidak pula engkau lepaskan agar dapat makan apa yang melata di bumi. "1147. Dari Abu Hurairah ra , Nabi saw bersabda: "Demi TuhanYang menggenggam diri ku! Apakah aku akan mengusir orang banyak dari telagaku, sebagaimana orang mengusir unta yang terasing dari sumur? "

1148. Dari Ibnu 'Abbas r.a., Nabi s.a.w. bersabda: "Semoga Allah mengasihi Ibu Ismail, kalau ia membiarkan sumur Zamzam." Atau Nabi bersabda: "Kalau tidaklah ia menyauk air sumur Zamzam, tentulah sumur itu akan menjadi mata air yang mengalir. Lalu akan datang orang dari suku Jurhum berkata:" Izinkanlahkami tinggal di sebelahmu. "Ibu Ismail menjawab:" Bisa, tetapi kamu tidak berhak atas air "Mereka menjawab:" Baiklah! "1149. Dari Sha'b bin Jatsamah ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda:" Tidak ada yang berhak melarang selain Allah dan RasulNya. "Perawi Hadis berkata: Kami mendapat berita bahwa Nabis.a.w. pernah melarang Naqi ', dan Umar pernah melarang Saraf dan Rabazah. 1150. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Kuda dapat menjadi sumber pahala, menjadi alat untuk memenuhi kebutuhan, atau menjadi sebab dosa. Ini menjadi sumber pahala, kalau ia dipelihara untuk agama Allah, digembalakandi padang rumput.atau di perkebunan. Seberapa sampai oleh kuda itu menurut panjang talinya di padang rumput atau di kebun itu, itu menjadi pahala bagi yang punya. Kalau kuda itu putus talinya, lalu naik ke tempat yang tinggi, jejaknya dan kotorannya menjadi sumber pahala bagi yang punya. Seandainya kudaitu melalui sebuah sungai, dan ia minum di sana, sedangkan yang punya tidak berniat memberinya minum, maka yang demikian itu menjadi sumber pahala baginya. Karena itu, kudanya menjadi sumber pahala baginya. Orang memelihara kuda untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, agar ia jangan menjadi pengemis, dantidak melupakan hak Tuhan pada waktu membebani kuda itu. Karena kuda itu menjadi alat bagi pemenuhan kebutuhannya. Dan orang yang memelihara kuda karena congkak, sombong, dan membanggakan diri terhadap orang lain, maka kuda itu menjadi sebab dosa baginya. "Orang bertanya kepada Rasulullah saw tentangkeledai. Dia menjawab '' Tidak ada hal khusus yang diturunkan kepada ku tentang keledai, tetapi sebuah ayat pendek lengkap telah diturunkan kepada ku, yaitu: "Siapa yang berbuat kebaikan sebesar atom pun, akan dilihatnya: siapa yang berbuat kejahatan sebesar atom pun akan dilihatnya." (Surat Al Zilzal.7- 8)

1151. Dari Zaid bin Khalid ra, katanya: Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw bertanya tentang barang yang didapat di jalan. Beliau bersabda: "Lihat di mana benda itu didapat dan bagaimana tali pengikatnya (tanda-tandanya), kemudian umumkan kepada orang banyak selama setahun. Kalaupemiliknya datang, serahkan kepadanya. Tapi kalau dalam waktu itu tidak ada orang yang datang, kamu dapat berbuat sesukamu dengan benda itu. "Laki-laki itu bertanya: Kalau kambing yang didapat bagaimana? Nabi menjawab:" Kambing itu untukmu, atau untuk saudara mu, atau untuk serigala. " Laki-laki itubertanya lagi: Kalau unta bagaimana? Nabi menjawab: "Kamu tidak perlu mengambilnya. Binatang itu sanggup mencari minum dan tebal kulil kakinya. Ia dapat pergi sendiri ke tempat air dan makan rumput, sampai nanti pemiliknya datang."

1152. Dari Ali bin Abi Thalib ra, katanya: Dalam perang Badar, saya dan Rasulullah saw masing-masingnya mendapatkan seekor unta rampasan. Rasulullah s.a.w. memberikan untanya kepada ku. Pada suatu hari saya tidurkan kedua ekor unta itu di depan rumah seorang Ansar. Saya bermaksud mengambil tanamanIzkhir ke atas kedua unta itu untuk saya jual. Bersama saya waktu itu ada tukang logam dari Bani Qainuqa ". Saya akan mempergunakan harganya untuk pesta perkawinan Fatimah. Hamzah bin Abdul Muttalib sedang minum di rumah itu. Ia disertai oleh seorang penyanyi. Penyanyi itu mengatakan: Hamzah, unta itu gemuk!Lalu Hamzah melompat menuju kedua unta itu dengan pedang. Ia memotong berpunuk unta itu dan menyayat-nyayat punggungnya, serta mengeluarkan hatinya. Ibnu Juraid bertanya kepada Ibnu Syihab setelah mendengar cerita ini: Juga ponoknya? Jawab Ibnu Syihab: Kedua berpunuk itu dipotongnya dan dibawanya. SelanjutnyaIbnu Syihab melanjutkan hadis itu; Ali berkata: Saya anggap peristiwa itu amat mengerikan. Lalu saya menghadap Rasul, yang di sebelahnya pada waktu itu ada Zaid bin Haritsah. Saya menceritakan kepada beliau apa yang terjadi. Dia langsung keluar bersama Zaid, dan saya ikut pergi mengiringinya. Nabis.a.w. terus masuk ke tempat Hamzah. Dia marah kepada Hamzah. Hamzah mengangkat pandangannya seraya berkata: Kamu semua hanya budak ayah ku. Rasulullah s.a.w. mundur, sampai keluar dari tempat mereka. Kejadian itu terjadi sebelum minuman keras dilarang.

1153. Dari Anas r.a., Nabi saw. memanggil orang Ansar untuk membagikan tanah bagi mereka di Bahrain. Mereka berkata: Hai Rasulullah! Jika Anda membagikan tanah, harus sama dengan bagian saudara-saudara kami dari suku Quraisy. Rasulullah saw. Tidak menghendakinya begitu, lalu beliau bersabda: "Setelahaku nanti, kamu akan melihat orang-orang yang mementingkan diri sendiri. Hendaklah orang-orang itu sabar sampai kamu bertemu denganku. "1154. Dari Abu Hurairah ra Nabi saw bersabda:" Siapa yang berhutang dengan maksud membayarnya kembali, Tuhan akan menolongnya dalam membayar kembali. Siapa yangmengambil harta orang lain dengan maksud untuk menghilangkannya, Tuhan akan menolong menghilangkannya. "1155. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Seandainya saya memiliki emas sebesar bukit Uhud, saya tidak akan merasa senang kalau emas itu masih ada pada saya selama tiga hari,selain dari apa yang dipersiapkan untuk membayar utang. "1156. Dari Jabir bin Abdullah ra. ia bercerita bahwa bapaknya meninggal pada hari perang Uhud dalam keadaan berutang. Semua orang yang berpiutang mendesak menuntut hak mereka. Lalu saya menghadap Rasulullah saw Dia meminta kepadaorang-orang itu agar mereka mau menerima buah kebun korma saya untuk pembayar utang ayah saya, akan tetapi mereka tidak mau. Rasulullah s.a.w. tidak ingin memberikan kebun saya itu kepada mereka. Dia berkata: "Besok pagi kami akan datang kepada mu." Besok paginya dia datang kepada kami. Dialalu mengelilingi pohon-pohon korma itu dan beliau mendo'akan buahnya. Kemudian saya memetik buahnya membayar mereka, sedang sisanya masih ada tinggal untuk kami.

1157. Dari Jabir bin Abdullah ra, ia bercerita bahwa bapaknya meninggal dunia dengan berhutang sebanyak tiga puluh wasq kepada seorang laki-laki Yahudi. Jabir minta agar hutang itu ditangguhkan, tetapi orang Yahudi itu tidak mau. Jabir menceritakan hal ini kepada Rasulullah saw. Untuk minta pertolonganbeliau terhadap orang Yahudi itu. Dia pergi ke orang Yahudi itu, lalu minta orang Yahudi itu mengambil buah kurma Jabir sebanyak piutangnya. Orang Yahudi itu tetap tidak mau. Rasulullah saw. Masuk ke dalam kebun itu dan terus berjalan di dalamnya. Kemudian ia berkata kepada Jabir: "Petiklahbuah kurma itu untuk orang Yahudi itu dan cukupkan haknya. "Lalu Jabir memetiknya setelah Rasul pergi. dipetiknya tiga puluh wasq, dan masih tersisa untuknya tujuh belas wasq lagi. Kemudian Jabir pergi menghadap Rasulullah saw. Untuk menceritakan apa yang telah terjadi. dijumpainya beliau sedangshalat Ashar. Setelah dia selesai shalat, langsung diceritakannya buah kurma yang berlebih-lebih itu. Beliau bersabda: "Ceritakanlah hal itu kepada Umar bin Khattab." Jabir pun pergilah kepada Umar menceritakan hal itu. Umar berkata kepadanya: Saya tahu bahwa sewaktu Rasulullah saw. Berjalandalam kebun itu, sebenarnya beliau memintakan berkat untuk kebun itu.1158. Dari Aisyah ra, ia menceritakan bahwa Rasulullah saw biasa berdo'a dalam shalat, dan dibacanya: "Hai Tuhan! Sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari berbuat salah dan berutang." Ada orang yang bertanya kepada beliau:Mengapa engkau sangat banyak minta perlindungan dari berutang? Beliau menjawab: "Orang yang berutang bila berkata dusta, bila berjanji tidak menepatinya." 1159. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya dengar Rasulullah saw. bersabda:

"Barangsiapa yang menemukan harta bendanya pada seseorang atau beberapa orang yang jatuh bangkrut, ia lebih berhak atas benda itu dari orang lain."

1160. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Dua orang laki-laki bertengkar, yang satu Islam dan yang satu lagi Yahudi. Orang Islam itu berkata: "Demi Tuhan yang memilih Muhammad lebih dari semua orang di dunia." Orang Yahudi itu berkata: "Demi Tuhan yang telah melebihkan Musa dari orang-orang sedunia." OrangIslam itu mengangkat tangannya dan menampar muka orang Yahudi. Orang Yahudi itu pergi menghadap kepada Rasulullah saw dan menceritakan kepada dia apa yang telah terjadi antaranya dan orang Islam itu. Nabi saw. Memanggil orang Islam itu dan menanyakan halnya. Ia pun berceritalah kepada beliau.Nabi saw. Bersabda: "Janganlah kamu lebihkan saya dari Musa. Sesungguhnya manusia akan pingsan pada hari kiamat. Saya pun ikut pingsan bersama dengan mereka. Sayalah yang pertama kali sadar kembali. Tiba-tiba Musa berpegang di pinggir Arasy. Saya tidak tahu apakah Musa juga pingsan dan sadar lebih duludari ku, atau ia adalah orang dibebaskan oleh Tuhan. "

1161. Dari abu Sa'id Al-Khudri ra, katanya: Pada suatu waktu, ketika Rasulullah saw. sedang duduk-duduk, datanglah seorang Yahudi berkata: "Hai Abu Qasim! Seorang dari sahabat Tuan telah menampar muka saya." "Siapa?" Tanya beliau. Orang Yahudi itu menjawab: "Seorang Ansar." Kata beliau: "Panggillahorang itu! "Lalu beliau bertanya:" Engkau tampar dia? "Orang itu menjawab: Saya dengar ia bersumpah dipasar dengan berkata:" Demi Tuhan yang telah memilih Musa lebih dari segala manusia. "Saya berkata:" Kamu telah berbuat jahat terhadap Rasulullah saw . "Saya marah, lalu menampar mukanya. Nabi saw. berkata:"Janganlah kamu melebihkan seseorang dari para Nabi. Pada hari kiamat seluruh manusia pingsan. Saya adalah orang yang pertama-tama sadar kembali. Tiba-tiba saya jumpai Musa berpegang pada salah satu tiang Arasy. Saya tidak tahu apakah ia ikut pingsan atau sudah tidak pingsan lagi. "1162. Dan Anas r.a.,ada seorang Yahudi yang memukul kepala seorang sahaya perempuan dengan dua batu. Sahaya itu ditanya: "Siapakah yang telah melakukan hal ini kepadamu! Si Anu atau Si Anu?" Ketika ia menyebutkan nama seorang Yahudi maka sahaya itu menganggukkan kepalanya. Orang Yahudi itu ditangkap dan ia mengaku. BerikutnyaNabi memerintahkan agar kepala Yahudi itu dipukul pula dengan dua batu.1163. Dari Ka'b ra, ia menagih piutangnya kepada Ibnu Abi Hadrat dalam mesjid sampai kedua orang itu mengeraskan suaranya sehingga terdengar oleh Rasulullah saw Dia waktu itu dalam rumah, lalu ia ke luar melihat keduaorang itu. Ketika ia membuka tirai kamar, ia berkata: "Hai Ka'b! Ka'b menjawab:" Saya, ya Rasulullah! "Rasul berkata :." kurangkanlah piutangmu itu! "Sambil memberi isyarat untuk mengurangi sebagian dari utangnya. Ia menjawab:" telah saya lakukan, ya Rasulullah! "Dia berkata kepada orangyang berhutang: "Bayarlah kepadanya." 1164. Dari Umar bin Khattab ra. Katanya, Saya mendengar Hisyam bin Hakim bin Hizam membaca surat Furqan dengan cara yang berbeda dari apa yang saya baca, sedangkan Rasulullah saw pernah membacakan surat itu kepada saya. Hampir saya marah kepadanya. Saya tunggusampai ia selesai sembahyang. Lalu saya tarik kain tutup kepalanya dan saya bawa menghadap Rasulullah saw Saya berkata: "Saya mendengar orang ini membaca berbeda dari apa yang Anda bacakan kepada saya." Dia berkata: "Lepaskan dia!" Kemudian Nabi berkata kepadanya: "Bacalah!" Lalu ia membacanya.Rasul berkata: "Memang demikian surat itu diturunkan!" Kemudian ia berkata kepada saya: "Bacalah!" Lalu saya pun juga membacanya. Dia berkata: "Memang, begitulah surat itu diturunkan. Sesungguhnya Qur'an diturunkan dari tujuh Qiraat. Maka bacalah dengan mudah darinya."

1165. Dari Khabbab ra, katanya: Saya adalah seorang tukang besi di zaman jahiliah. 'Ash bin Wail berutang kepada saya beberapa dirham. Saya datang kepadanya menagih utang itu. Ia menjawab: "Saya tidak akan membayar utang kepada mu sebelum engkau kafir dengan Muhammad." Saya berkata: "Tidak, demiAllah! Saya tidak akan kafir dengan Muhammad saw, meskipun engkau dimatikan Tuhan lalu dihidupkannya kembali. "Kata 'Ash:" Biarlah saya mati, kemudian dihidupkan kembali, lalu saya diberi harta dan anak, baru saya bayar hutang saya kepada mu. "Maka turunlah ayat yang berarti: "Apakah engkau lihatorang yang mengingkari tanda kebesaran Kami tetapi kendati pun begitu, ia berkata: Saya telah pasti akan diberi harta dan anak. "(Haryam, 77)

1166. Dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah saw bersabda: "Janganlah memerah ternak orang lain tanpa izinnya. Apakah kamu suka kalau tempat minumnya didatangi orang, tempat menyimpan minumannya dipecah orang dan makanannya dibawa orang lain! Susu ternak itu adalah tempat menyimpan makanan mereka.Karena itu, janganlah memerah ternak orang lain, kecuali dengan izinnya. "1167. Dari Abi Sa'id al-Khudri, Rasulullah saw bersabda:" Kalau orang yang beriman itu telah bebas dari neraka, mereka ditahan pada jembatan antara surga dan neraka, lalu orang saling membalas penganiayaan antara sesamamereka waktu di dunia. Setelah mereka dibersihkan dan disucikan, barulah mereka diizinkan masuk surga. Demi Allah Yang diri Muhammad di tanganNya, orang lebih tahu tempatnya di surga dari tempatnya di dunia. "1168. Dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah saw bersabda:" Orang Islam itu saudaraorang Islam; ia tidak menganiayanya dan tidak pula membiarkannya teraniaya. Siapa yang menolong kebutuhan saudaranya, Allah akan menolong kebutuhannya pula. Siapa yang menghilangkan kesusahan orang Islam, Allah akan menghilangkan kesusahannya di hari kiamat. Siapa yang menutup rahasia orang Islam, Allahakan menutup rahasianya di hari kiamat nanti. "1169. Dari Abu Musa ra, Nabi bersabda:" Orang yang beriman dengan orang beriman yang lain adalah seperti rumah; bagian yang satu menggunakan bagian yang lain. "Dan sebagai perumpamaan beliau mempersilangkan anak-anak jari beliau.1170. Dari AbdullahUmar r.a., Nabi s.a.w. bersabda: "Aniaya itu menjadi kegelapan di hari kiamat." 1171. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Siapa yang merusak nama baik atau harta benda orang lain, maka minta maaflah kepadanya sekarang ini, sebelum datang hari di mana mata uang tidak laku lagi. Kalauia memiliki amal baik, sebagian dari amal baiknya itu akan diambil, sesuai dengan harga aniaya yang telah dilakukannya. Kalau ia tidak memiliki amal baik, maka dosa orang lain itu diambil dan ditambahkan ke dosanya. "1172. Dari Abu Salamah ra, ada banyak permusuhan antara dirinya denganorang banyak. Hal ini diberitakannya kepada Aisyah r.a. Aisyah berkata: Hai Abu Salamah! Hindarilah praktik mengambil tanah orang lain! Nabi s.a.w. pernah bersabda: "Barangsiapa yang mengambil tanah orang lain tanpa hak agak sejengkal, maka akan dikalungkan kepadanya tujuh lapis bumi." 1173. Dari IbnuUmar r.a .. kalanya: Nabi s.a.w. bersabda: "Siapa yang mengambil sebagian tanah orang lain tanpa hak (dengan aniaya), maka pada hari kiamat ia akan dikubur sampai tujuh lapis bumi." 1174. Dari Ibnu Umar r.a .. katanya: Rasulullah s.a.w. melarang orang mengambil lebih dari haknya, kecuali kalau orangitu mendapat izin dari temannya yang berhak.1175. Dari Aisyah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang paling, suka bermusuhan." 1176. Dari Ummu Salamah ra, istri Nabi saw, ia bercerita bahwa Rasulullah saw mendengar suatu pertengkaran yang terjadidekat pintu kamar beliau. Dia keluar menemui orang-orang yang bertengkar itu dan berkata: "Saya ini manusia biasa. Orang-orang berdatangan ke saya berperkara. Sebagian dari kamu lebih pintar dari lawannya. Saya mengira bahwa ia benar, lalu saya jatuhkan keputusan menurut hal yang dikemukakannya.Siapa yang saya beri keputusan dengan melanggar hak orang lain, maka sesungguhnya keputusan itu adalah sebagian dari api neraka. Terserah orang itu apakah ia akan mengambilnya atau tidak mengambilnya. "1177. Dari Uqbah bin Amir ra, katanya: Kami berkata kepada Rasulullah saw:" Anda menyuruhkami untuk tinggal di suatu kaum, tetapi mereka tidak mau menjamu kami. Bagaimana pendapat Anda dalam hal ini? "Dia berkata kepada kami:" Jika kamu tinggal pada suatu kaum, dan kamu mendapat perlakuan yang pantas sebagai seorang tamu, maka terimalah. Tapi kalau mereka tidak memperlakukankamu secara demikian, maka ambillah hak tamu dari mereka! "

1178. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Janganlah orang melarang tetangganya menyandarkan kayu pada dindingnya!" 1179. Dari Anas ra: Pernah saya memberi minum kepada banyak orang di tempat Abu Thalhah, dan minuman kerasnya pada hari itu dibuat dari anggur. Lalu Rasulullah s.a.w.menyuruh mengumumkan dan memberitahukan bahwa minuman keras itu diharamkan. Abu Thalhah berkata kepada saya: "Keluarlah engkau dan buangkanlah minuman keras itu!" Saya lalu keluar dan mengusir minuman keras itu, sehingga mengalir di jalan-jalan-jalan Madinah. Ada orang yang berkata: "Celakalah orang-orangyang masih ada minuman keras dalam perut mereka. "Di waktu itulah Tuhan menurunkan ayat yang berarti:" Orang-orang yang beriman dan beramal saleh tidaklah berdosa karena apa yang telah mereka makan (sebelum larangan). (Al-Maidah, 96). 1180. Dari Abdullah bin Abbas ra, katanya: Saya selalu ingin bertanyakepada Umar r.a. tentang dua orang istri Nabi saw, yang Tuhan telah berfirman tentang mereka berdua: "Jikalau engkau berdua bertobat kepada Tuhan, maka memang hati mu telah cenderung untuk melakukan hal itu" (At-Tahrim, 4), sampai pada suatu kali ia pergi naik haji dan saya juga ikut naik haji dengannya.Ketika kami sedang dalam perjalanan, Umar menyimpang dan saya pun ikut menyimpang sambil membawa sebuah tempat air. Lalu ia buang air. Kemudian ia datang ke saya, lalu saya tuangkan air ke tangannya dan ia pun berwudhu '. Saya berkata: "Ya Amirul Mu'minin! Siapakah dua orang istri Nabi saw yangdisebutkan oleh Allah dalam ayat: "Jika engkau berdua bertobat kepada Tuhan maka memang hati mu telah cenderung untuk melakukan hal itu?" Umar menjawab: "Anda sangat heran tentang hal ini, hai Ibnu Abas! Mereka itu adalah Aisyah dan Hafshah." Kemudian Umar melanjutkan ceritanya: Dia berkata: "Saya tinggaldi kampung Umayyah bin Zaid dipinggir tepi kota Madinah. saya memiliki tetangga seorang Ansar kami berganti-ganti pergi ke Rasulullah saw Suatu hari ia pergi dan hari berikutnya saya pergi. Kalau ia yang pergi ia menceritakan kepada saya tentang wahyu yang turun dan berita-berita lain. Demikianpula keadaannya kalau saya yang pergi. "Kami orang Quraisy adalah golongan yang berkuasa atas wanita. Ketika kami datang ke Madinah kami menemukan orang-orang di sana sangat didominasi wanita. Maka mulailah para wanita kami belajar dari wanita mereka. Pada suatu hari saya marah kepada perempuan saya, Laluia mulai menjawab perkataan saya. Saya mengatakan bahwa tidak dapat wanita membantah perkataan suaminya, Istri saya menjawab: "Apakah saya tidak bisa menjawab perkataan mu? Demi Allah, para Isteri Nabi saw. Sendiri menjawab perkataan Nabi. Bahkan ada salah satunya yang tidak ingin mendekatkepada beliau dari siang hari sampai malamnya. "Saya terus ke luar rumah dan langsung pergi ke rumah Hafsah. Saya berkata kepadanya:" Apakah kamu berani menjawab perkataan Rasul saw? "Ia menjawab:" Ya! "" Dan ada salah seorang dan kamu yang sampai tidak mengindahkan dia dari siang hari sampai malamnya? "Jawabnya: "Ya!" "Siapa yang melakukan hal itu di antara kamu, sesungguhnya telah celaka dan merugi. Apakah di antara kamu ada yang merasa tenteram dimarahi Allah karena Rasulullah saw marah kepadanya? Orang yang seperti itu sebenarnya telah hancur. Janganlah kamu menentang perkataan Rasulullah sawdan jangan kamu minta apa-apa kepadanya. Kalau engkau perlu apa-apa mintalah uang kepada ku. Janganlah engkau merasa sakit hati seandainya tetangga mu (maksudnya Aisyah ra) lebih cantik dari mu dan lebih dicintai oleh Rasulullah saw "Di waktu itu kami berbincang-bincang bahwa orang Ghassan sedang

mempersiapkan kuda-kudanya untuk menyerang kami. Maka pada suatu hari tetangga saya pergi ke Rasulullah saw dan ia kembali pada waktu malam. Ia mengetuk pintu saya keras-keras dan memanggil nama saya. Saya pergi ke luar, untuk menemukannya. Ia berkata: "Ada suatu peristiwa penting terjadi." Sayabertanya: "Apakah yang telah terjadi? Apakah orang Ghassan telah menyerang?" Ia menjawab: "Jauh lebih penting dari itu. Rasulullah saw telah menceraikan istri-istrinya." Saya berkata: "Hancur dan

rugilah Hafsah! Saya telah menduga bahwa hal ini akan terjadi. "Saya pun berpakaian dan berangkat. Saya shalat Shubuh bersama saw Setelah selesai shalat beliau masuk ke kamar khusus dan menyendiri di sana. Saya pun masuk ke dalam rumah Hafsah dan saya dapati ia sedang menangis. Saya bertanyakepadanya: "Apakah kamu semua telah diceraikan Rasulullah saw?" Ia menjawab: "Saya tidak tahu. Ia sedang menyendiri di kamar makan." Lalu saya ke luar rumah dan pergi ke mimbar mesjid. Saya temukan di dekat mimbar itu sejumlah orang sedang duduk-duduk dan sebagian menangis. Saya duduk di tempatitu sebentar. Kemudian saya tidak dapat menahan perasaan saja, maka saya datang ke kamar makan di mana ia berada. Saya datang kepada seorang pembantu berkulit hitam dan berkata kepadanya. "Tolong mintakan izin Umar hendak masuk," Pembantu itu masuk kemudian ke luar kembali. Ia berkata: "Saya telahmenyebutkan nama Anda, tapi ia diam saja. "Kemudian saya bergegas pergi dan duduk bersama orang-orang yang di dekat mimbar. Saya tidak dapat menahan perasaan saya, lalu saya datang lagi ke pembantu laki-laki hitam itu dan berkata:" Tolong katakan Umar minta izin untuk masuk. "Pembantuitu masuk ke dalam lalu ke luar kembali. "Saya telah menyebutkan nama Anda, tetapi ia diam saja." katanya. Lalu saya kembali ke luar dan pergi ke mimbar. Kemudian saya tidak dapat menahan perasaan saya dan pergi lagi ke pembantu berkulit hitam itu: "Tolong katakan bahwa Umar minta izinuntuk masuk. "Ia masuk ke dalam, lalu ke luar kembali." Telah saya sebutkan nama Anda, tapi ia diam saja. "Saya pun bergegas pergi. Tapi tiba-tiba pembantu itu memanggil saya:" Anda telah diberi izin untuk masuk! " Maka saya pun masuklah dan memberi salam kepada Rasulullah saw Saya temukania tidur dengan tangan ditopangkan ke kepala diatas sehelai tikar kasar, sehingga tampak bekas tikar itu di sisi beliau. Saya berkata: "Ya Rasulullah saw Apakah Anda telah menceraikan istri-istri Anda?" Rasul mengangkat kepalanya ke arah saya dan menjawab: "Tidak!" Lalu saya berkata: "TuhanMaha Besar! Bagaimana pendapat engkau, ya Rasulullah? Kita orang Quraisy ini adalah suatu golongan yang berkuasa atas wanita. Sewaktu kita datang ke Medinah, kita temukan mereka itu adalah golongan yang dikuasai oleh wanita. "Umar melanjutkan ceritanya. Nabi saw, tersenyum. Kemudian saya mengatakan(Umar melanjutkan ceritanya): "Bagaimana pendapat tuan ketika saya masuk ke tempat Hafsah dan saya berkata:" Janganlah engkau terpedaya oleh tetangga mu yang lebih cantik dari mu dan lebih dicintai oleh Nabi (maksudnya Aisyah)? "Dia tersenyum lagi. Kemudian saya perhatikan kondisi dalamkamar beliau itu. Demi Allah, tidak ada yang menarik perhatian di dalam kamar itu selain dari tiga tempat penyimpanan air dari kulit. Saya berkata: "Berdo'alah Anda kepada Tuhan agar Ia memberikan kelapangan kepada ummat Anda. Orang-orang Persia dan Romawi telah diberi kelapangan. Kepada mereka diberikandunia, padahal mereka tidak ada Tuhan. "Ketika itu beliau sedang bertelekan dan beliau bersabda:" Masih ragukah engkau hai anak Khattab? Mereka itu adalah golongan yang dicepatkan mendapatkan keberuntungan hidup di dunia. "Saya berkata:" Ya Rasulullah! Tolonglah minta ampunkan saya! "Dia merasa kesalkarena suatu kejadian, di mana Hafsah menceritakannya kepada Aisyah. Beliau bersabda: "Saya tidak akan masuk ke rumah mereka selama sebulan." Tuhan mencela beliau, karena beliau terlalu marah kepada

mereka. Setelah berlangsung selama dua puluh sembilan hari, ia masuk ke rumah Aisyah. Aisyah berkata kepada beliau: "Tuan bersumpah tidak akan masuk ke rumah kami selama satu bulan. Menurut perhitungan saya, baru dua puluh sembilan hari." Nabi menjawab: "Bulan ini dua puluh sembilan hari!" Danmemang pada waktu itu bulan adalah dua puluh sembilan hari. Aisyah berkata: "Maka turunlah ayat pilihan (takhyir). Pertama-lama dia mulai dengan saya. Dia berkata:" Saya ingin mengingatkan kepada mu satu hal. Kamu tidak perlu menjawabnya sekarang juga. Kamu dapat bermusyawarat dahulu dengan keduaorang ibu-bapa mu. "Aisyah menjawab:" Saya tahu bahwa kedua orang ibu-bapak saya belum pernah menyuruh saya agar bercerai atau berpisah dengan tuan. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah telah berfirman:

"Hai Nabi! Katakanlah kepada para istri mu: Kalau kamu semuanya menghendaki

kehidupan dunia dan kemewahannya, maka marilah saya akan memberikan kesenangan kepada kamu dan saya akan melepaskan atau menceraikan kamu dengan cara yang sebaik-baiknya. Tetapi jikalau kamu menghendaki Allah dan RasulNya serta kampung akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan untuk wanita-wanitayang berbuat baik di antara kamu pahala yang amat besar (Surat al-Ahzab. 28 - 29). Saya menjawab: "Apakah dalam hal ini saya harus bermusyawarat dengan orangtua saya? Saya meminta Tuhan, RasulNya dan kampung akhirat." Kemudian ia memberikan kebebasan memilih ini kepada semua istrinya. Semuanyamenjawab sama dengan jawaban Aisyah.

1181. Dari Anas r.a .. katanya: Rasulullah s.a.w. bersumpah untuk menjauhkan diri dari istri-istri beliau selama satu bulan. Telapak kaki beliau menjadi bengkak, ketika ia duduk di atas tempat yang tinggi, datang Umar bin Khattab dan herkata: "Tuan ceraikankah isteri-isteri tuan?" Beliau menjawab:"Tidak! Akan tetapi saya bersumpah menjauhkan diri dari mereka selama satu bulan," Maka setelah berlangsung dua puluh sembilan hari, beliau turun, lalu masuk ke tempat istri beliau.1182. Dari Huzaifah ra, katanya: Saya lihat Rasulullah saw. (Atau sesungguhnya Nabi saw.) Pergi ke tempat buang sampahorang, lalu beliau buang air kecil dengan berdiri.1183. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: '' Pada suatu ketika ada seseorang berjalan di jalan umum. Ia melihat duri, lalu dibuangkannya. Tuhan memberinya pahala dan ampunan. "1184. Dari Ikrimah ra, saya dengar Abu Hurairah ra berkata:Nabi s.a.w. membuat keputusan, seandainya orang berselisih pendapat tentang lebar jalan, maka ditetapkan tujuh hasta.1185. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Nabi s.a.w. berkata: "Orang yang berzina, tidaklah beriman ketika ia berzina itu. Orang yang minum minuman keras, tidaklah beriman ketika sedangminum itu. Orang yang mencuri, tidaklah beriman ketika ia mencuri itu. Orang yang melakukan penyitaan di depan pandangan orang banyak, tidaklah beriman ketika ia melakukan penyitaan itu. "1186. Dari Salamah bin Akwa 'ra, Nabi saw melihat api menyala pada hari perang Khaibar. Dia bertanya:"Untuk apa api itu dinyalakan?" Orang banyak menjawab: "Untuk memasak himar jinak." Sabda beliau: "Pecahkan dan buangkanlah!" Kata mereka: "Bagaimana kalau kami hapus dan kami bersihkan tempatnya?" Sabda beliau: "Bersihkanlah!" 1187. Dari Abdullah bin Mas'ud ra. Katanya: Nabi saw memasuki kotaMekkah, sedang di waktu itu di keliling Ka'bah ada tiga ratus enam puluh berhala. Lalu beliau robohkan dengan tongkat yang ada di tangan beliau dan bersabda: "Yang benar datang dan yang batal hancur. Sesungguhnya yang batal itu hancur." 1188. Dari Anas r.a., Nabi s.a.w. berada di rumah salah seorangistri beliau. Seorang di antara ibu-ibu orang mukmin itu menyuruh pelayan membawa piring besar yang berisi makanan. Piring itu terpukul oleh istri yang di samping Nabi tadi dengan tangannya sehingga pecah. Lalu beliau kumpulkan (pertemukan) dan beliau letakkan makanan di dalamnya, dan beliau bersabda:"Makanlah!" Pelayan itu ia tahan piring, sehingga selesai makan. Kemudian beliau berikan piring yang baik dan dia ambil yang pecah itu (diambil piring istri yang memecahkannya sebagai pengganti piring yang di pecahnya) .1189. Dari Jabir bin Abdullah ra, ia berkata: Rasulullah saw mengirimsepasukan tentara ke jurusan pantai. Dia mengangkat sebagai pemimpin mereka Abu 'Ubaidah bin Jarrah. Jumlah mereka adalah tiga ratus orang, di antaranya saya. Kami berangkat, sehingga ketika kami berada di suatu tempat, perbekalan habis. Abu Ubaidah memerintahkan untuk mengumpulkan perbekalan tentara,lalu dikumpulkan semuanya. maka dapatlah akumulasi dua karung kurma. Itulah yang menjadi makanan kami setiap hari sedikit-sedikit sampai habis. Kemudian kami tidak mendapat bagian selain dari sebutir kurma. Saya berkata: "Apakah sebutir kurma itu cukup!" Abu Ubaidah menjawab: "Kita merasa kekuranganketika habisnya ", Kata Jabir: Kemudian kami sampai ke laut, kebetulan dapat seekor ikan yang sangat besar, lalu dimakan oleh tentara selama delapan belas malam. Kemudian Abu Ubaidah menyuruh menegakkan dua tulang rusuk ikan itu, lalu kami berjalan di bawah tulang rusuk ikan tadi dan keduanya tidak tersinggung.1190.Dari Salamah ra, katanya: Orang banyak kekurangan makanan dan kehabisan perbekalan, lalu mereka menghadap Nabi saw minta izin untuk menyembelih unta mereka, dan beliau mengizinkannya. Kemudian Umar menemui mereka. lalu mereka ceritakan kepadanya. Kata Umar: "Bagaimana lagi kalau habis untamu?"Dan ia pun terus menghadap Nabi saw. Katanya: "Bagaimana lagi kalau unta itu habis?" Rasulullah s.a, w. bersabda: "Panggillah orang banyak sehingga mereka datang membawa keuntungan perbekalan masing-masing." Maka disajikan tikar kulit untuk itu, dan mereka menempatkan makanan di atas tikar. BerikutnyaRasulullah s.a.w. berdiri lalu berdo'a mohon berkat. Kemudian ia memanggil mereka supaya membawa tempat makan. Sesudah itu orang banyak mengambil bagian sampai mereka semua selesai. Kemudian Rasulullah s.a.w. bersabda: "Saya mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan sesungguhnya saya pesuruhAllah. "1191. Dari Rafi 'in Khadij ra, katanya: Kami pernah salat Asar bersama Nabi saw. Sesudah itu kami menyembelih unta, lalu dibagi sepuluh bagian. Kami makan daging yang dimasak sebelum matahari terbenam.1192. Dari Abu Musa ra, katanya : Nabi saw. bersabda: "Orang Asy'ari, ketika merekakehabisan perbekalan dalam peperangan atau keluarga mereka kekurangan makanan di Madinah, mereka kumpulkan apa yang ada di atas sehelai kain, kemudian mereka bagi-bagikan di antara mereka makanan itu dengan sebuah takaran sama banyak: mereka segolongan dengan saya dan saya pun segolongan dengan mereka.1193 .dari Rafi 'r.a., katanya: Kami bersama Nabi saw. berada di Zulhulaifah. Di waktu itu orang banyak menderita kelaparan, lalu mereka habiskan (ambil) unta dan kambing. Kata Rafi ': Dan Nabi saw. berada di belakang kaum, mereka cepat-cepat berjalan lalu menyembelih ternak dan mereka siapkan panci itu.Kemudian Nabi saw. menyuruh supaya dituangkan dari panci itu, kemudian ia bagi-bagi dan dia samakan sepuluh ekor kambing dengan seekor unta. Ada seekor unta diantaranya yang lari, lalu mereka kejar sehingga mereka payah, sedang pada kaum itu ada beberapa ekor kuda. Seorang laki-laki di antaramereka membidik dengan panah. Tuhan menahan unta yang dibidik itu sampai kena. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya binatang ini bersifat liar sebagai sifatnya binatang liar. Mana di antaranya yang memayahkan kamu, maka lakukanlah seperti ini." Rafi 'bertanya: "Kami mengharap atau kami khawatirterhadap musuh besok pagi dan pisau tidak ada, bisakah kami menyembelih dengan pisau bambu? "Jawab beliau:" Apa saja yang mengalirkan darah dan disebut nama Allah padanya, makanlah! Tidak bisa dengan gigi dan kuku! Saya ceritakan yang demikian itu kepadamu: Gigi adalah tulang, dan kuku adalah pisauorang Ethiopia ".1194. Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw, beliau bersabda:" Barangsiapa yang

memerdekakan hanya sebagian hambanya, maka kewajibannya adalah membebaskannya (memerdekakannya sepenuhnya) dengan hartanya. Jikalau ia tidak memiliki harta, diperkirakan milik budak itu dengan pengaturan yang adil, kemudian disuruh bekerja dengan tidak terlalu berat. "

1195. Dari Nu'man bin Basyir ra, dan Nabi saw beliau bersabda: "Perumpamaan orang yang mematuhi larangan Tuhan dan yang melanggarnya, adalah seperti suatu kaum yang mengadakan undian di atas kapal. Sebagian mereka mendapat tempat di atas dan sebagian lagi di bawah. Orang yang di bawah, jikalauhendak mengambil air minum, harus melalui orang yang di atas. Mereka berpikir: Baiklah kita buat sebuah lobang air di tempat kita sehingga kita tidak mengganggu orang yang di atas kita. Jika orang yang di atas membiarkan maksud mereka, tentulah semua mereka binasa. Sebaliknya jika orang yang di atasmelarang, maka mereka selamatlah semuanya. "1196. Dari Abdullah bin Hisyam ra, ia masih menemukan Nabi saw Ia dibawa menghadap Rasulullah saw oleh ibunya, Zainab binti Humaid. Kata ibu:" Hai Rasulullah! Baiahkanlah dia! Ia masih kecil ". Lalu beliau sapu kepalanya dan ia do'akan.1197. DariAbu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barang jaminan dapat dikenderai dengan mengeluarkan biayanya. Ternak perahan yang pernah dijaminkan dapat diminum air susunya dengan mengeluarkan biayanya. Orang yang mengendarai dan meminum susu itu harus mengeluarkan biayanya." 1198. Dari AbuHurairah r.a., Nabi s.a.w. bersabda: "Siapa yang memerdekakan orang Islam, Tuhan akan melepaskan anggota orang itu dari neraka, sesuai dengan anggota orang yang dimerdekakan." 1199. Dari Abu Zar ra, katanya: Saya bertanya pada Nabi saw: "Apakah amal yang paling utama?" Beliau menjawab: "Percaya kepadaAllah dan jihad (berjuang) di jalanNya (agama Allah) ". Saya bertanya:" Hamba sahaya manakah yang lebih utama dimerdekakan? "Jawab beliau:" Yang lebih mahal harganya dan lebih disukai oleh yang empunya. "Saya berkata:" Kalau saya tidak dapat melakukan itu? "Sabda beliau:" Engkau tolon orang bekerja atauengkau ajar orang yang tidak berketerampilan. "Tanya:" Kalau saya tidak bisa melakukan itu? "Sabda beliau:" Jangan berbuat jahat kepada manusia! Hal yang demikian itu adalah sedekah yang engkau sedekahkan untuk diri kamu sendiri. "1200. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw bersabda:" Tuhantidak memberikan hukuman kepada umat ku terhadap apa yang tergerak dalam dadanya (keinginan yang salah) selagi belum dikerjakan atau belum diucapkannya ".

1201. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Waktu saya dalam perjalanan menghadap Nabi saw, ketika di jalan, saya berkata: Hai malam! Alangkah lamanya dan penuh kesulitan! Akan tetapi dapat menyelamatkan dari desa (orang) kafir ". Dalam perjalanan, hamba (budak) saya melarikan diri. Setelah saya bertemudengan Rasulullah s.a.w. saya berjanji setia pada beliau. Sewaktu saya berada di sisi beliau, tiba-tiba hamba itu pun datang. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Hai Abu Hurairah! Inilah hamba engkau" Kata saya: "Ia merdeka semata-mata karena Allah". Lalu ia saya merdekakan.

1202. Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Rasulullah saw melarang menjual wala 'dan menghibahkannya." 1203. Dari Ibnu 'Aun ra, katanya: Saya berkirim surat kepada Nafi', lalu ditulisnya balasan kepada saya: "Sesungguhnya Nabi saw melakukan serangan atas Bani Musthaliq ketika mereka sedang lalai danbinatang mereka sedang di tempat minum, lalu ia bunuh tentara

mereka dan ia tawan anak-anak mereka. Hari itu ia mengambil Juairiyah. "

1204. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya selalu mengasihi Bani Tamin semenjak saya dengar tiga hal dari Rasulullah saw yang disabdakan beliau tentang mereka. Saya dengar beliau bersabda: "Mereka itu umat ku yang paling keras (berani) terhadap Dajjal". Dan waktu

sedekah dari mereka tiba, Rasulullah s.a.w. bersabda: "Inilah sedekah kaum kita". Dan tentang tawanan dari mereka yang ada pada Aisyah, beliau bersabda: "Merdekakanlah tawanan itu, sesungguhnya ia dari anak Ismail."

1205. Dari Abu Hurairah ra, di ceritakannya dari Nabi saw, beliau bersabda: "Janganlah ada di antara kamu yang berkata: Beri makanlah Tuhan engkau, mandikanlah Tuhan engkau, dan beri minumlah Tuhan engkau, akan tetapi hendaklah ia berkata: tuan ku atau pemimpin ku. Dan janganlah ada di antara kamuyang mengatakan: Budak ku laki-laki perempuan, akan tetapi hendaklah ia berkata: Pemuda ku, pemudi ku, atau bujang ku. "

1206. Dan Abu Hurairah ra, dari Nabi saw: "Apabila pelayanmu menyajikan makanan, jika ia tidak diajak ikut makan, harus diberi satu atau dua suap, sepotong atau dua potong makanan, karena sesungguhnya server itulah yang mengurusnya." 1207. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. sabdanya:"Ketika kamu memukul, hindarkanlah memukul muka" .1208. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. sabdanya: "Hai kaum Muslimat! Janganlah menganggap remeh pemberian seorang tetangga, meskipun hanya berupa kaki kambing".

1209. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. sabdanya: "Jika saya dipanggil untuk makan paha kambing atau kakinya, tentulah saya perkenankan, dan jika saya diberi hadiah paha kambing atau kakinya, tentulah saya terima" .1210. Dari Anas ra, katanya: Kami mengikuti jejak kelinci di Marrizzahrandan orang banyak pun berjalan mengikutinya, lalu mereka payah. Saya mendapat kelinci itu, lalu saya ambil dan langsung saya bawa ke Abu Thalhah dan disembelihnya lalu dia bawa dua pahanya kepada Rasulullah saw Kata Abu Thalhah: Dua pahanya, tidak ragu lagi, lalu ia terima. Tanya saya: "Diamakankah daging itu? "Jawabnya:" Ya, beliau makan ". Kemudian dikatakannya:" Dia terima daging itu ".

1211. Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw ketika disajikan makanan kepadanya, beliau bertanya tentang makanan itu: "Apakah hadiah atau sedekah?" Jikalau dikatakan sedekah, beliau mengatakan kepada sahabat-sahabat: "Makanlah!" dan ia tidak turut memakannya. Kalau dikatakan hadiah,ia mengambil dengan tangannya, lalu beliau makan bersama-sama. 1212. Dari 'Aisyah r.a .: Istri Rasulullah saw. dua golongan. Satu orang termasuk di dalamnya Aisyah, Hafsah, Safiah dan Saudah, sedang golongan lain Ummu Salamah dan istri-istri Rasulullah saw. lainnya. Sesungguhnya orang-orangIslam mengetahui akan kasih Rasulullah saw. kepada Aisyah. Ketika salah seorang mereka akan memberikan hadiah kepada Rasulullah saw. maka dilambatkannya memberikan hadiah itu, sampai Rasulullah saw. berada di rumah Aisyah: maka datanglah yang punya hadiah tadi kepada Rasulullah saw. di rumah Aisyah.GolonganUmmu Salamah mengatakan hal itu. Kata mereka pada Ummu Salamah: "Katakanlah kepada Rasulullah saw: supaya dinyatakannya kepada orang banyak bahwa barangsiapa yang berniat memberikan hadiah kepada Rasulullah saw harus diberikannya kepada beliau di rumah mana saja ia berada di antara rumahisteri-isteri beliau ". Ummu

Salamah lalu menyampaikan kepada Nabi apa yang mereka katakan itu. Nabi tidak menjawab sepatah kata pun, Kemudian kami bertanya pada Ummu Salamah. Jawabnya: "Dia tidak menjawab sepatah kata pun". Kata mereka: "Katakan sekali lagi pada dia!" Kata Ummu Salamah: Lalu saya katakan kepada Nabi ketikadia memiliki giliran di rumahku. Dia tidak menjawab sepatah kata pun. Mereka bertanya lagi: Jawab Ummu Salamah: "Tiada beliau jawab sepatah kata pun". Kata mereka: "Katakanlah pada beliau sampai beliau menjawab!" Setelah ia memiliki giliran kepadanya, lalu dikatakan sekali lagi oleh Ummu Salamah.Sabda beliau: "Janganlah saya disakiti berkenaan dengan 'Aisyah. Sesungguhnya wahyu hanya datang kepada saya, ketika saya dalam selimut seorang perempuan, ketika saya di rumah Aisyah". Kata Ummu Salamah: "Saya tobat kepada Allah lantaran menyakiti tuan, ya Rasulullah!" Kemudian mereka memanggil Fatimahputeri Rasulullah s.a.w. Mereka menyuruhnya menghadap Rasulullah s.a.w. untuk mengatakan: "Sesungguhnya isteri-isteri ayah, karena Allah, memohon keadilan kepada ayah tentang putri Abu Bakar". Fatimah lalu mengatakan itu kepada Nabi. Beliau bersabda: "Hai anakku! Apakah engkau tidak kasih kepada yangsaya kasihi? "Jawab Fatimah:" Ya, memang begitu! "Dan ia pun kembali kepada mereka, lalu dikhabarkannya hal yang demikian. Kata mereka:" Kembalilah menghadap beliau! "Ia tidak ingin kembali. Mereka menyuruh Zainab binti Jahsy, lalu ia datang menghadap Nabi. Dengan cara kasar ia berkata: "Sesungguhnyaistri tuan, karena Allah, memohon keadilan tentang puteri anak Abu Quhafah ". Ia mengeraskan suaranya sehingga terdengar oleh Aisyah yang sedang duduk sampai ia memakinya, sehingga Rasulullah saw memandang kepada Aisyah, apakah ia menjawab. Kata yang meriwayatkan hadis: Aisyah lalu menjawabterhadap Zainab, sehingga terdiam. Kata Aisyah: Nabi s.a.w. memandang kepada saya (Aisyah) dan beliau berkata: "Sesungguhnya ia putri Abu Bakar!"

1213. Dari Anas r.a., Nabi s.a.w. biasanya tidak menolak harum-haruman.

1214. Dari Aisyah r.a .; katanya: Rasulullah s.a.w. sering menerima hadiah dan membalasnya.

1215. Nu'man bin Basyir r.a. sedang di atas mimbar berkata: "Bapak saya memberi sebuah pemberian kepada saya. 'Amrah binti Rawahah (ibu Nu'man) berkata: Saya tidak suka sebelum engkau memperlihatkannya kepada Rasulullah saw". Lalu Basyir menghadap Rasulullah saw, katanya: "Saya memberikan suatupemberian kepada anak saya dari 'Amrah binti Rawahah, tetapi ibunya menyuruh saya untuk memperlihatkannya kepada tuan, hai Rasulullah! "Sabda beliau," Apakah engkau beri semua anak engkau serupa itu? "Jawabnya:" Tidak! "Sabda beliau:" Takutlah kepada Tuhan dan berlaku adillah di antara anak-anakmu! "Kata Nu'man: "Ia kembali, lalu dibatalkannya pemberian itu".

1216. Dari Aisyah ra, katanya: Waktu penyakit Nabi saw bertambah berat dan semakin gawat, dia minta izin kepada istri-istri beliau supaya dirawat di rumah saya. Mereka semua mengizinkan. Dia ke luar dipapah di antara dua orang laki-laki dengan kaki beliau terkulai ke tanah. Dia dipapahantara Abbas dan seorang laki-laki lain. Ubaidullah berkata: "Saya ceritakan kepada Ibnu Abbas apa yang dikatakan Aisyah itu". Ibnu Abas berkata kepada saya: "Tahukah engkau siapa laki-Iaki yang tidak disebutkan namanya oleh Aisyah itu?" Jawab saya: "Tidak!". Katanya: "Laki-laki itu adalah Ali bin AbuThalib ".

1217. Dari Maimunah binti Haris ra, ia memerdekakan seorang sahaya perempuan, tetapi ia tidak minta izin terlebih dahulu kepada Nabi saw Ketika tiba hari giliran beliau kepadanya, ia berkata: "Ketahuilah, hai Rasulullah! Saya telah memerdekakan budak". Jawab Rasulullah: "Telah engkau lakukan?"Jawabnya: "Ya!" Sabda beliau: "Sesungguhnya kalau engkau berikan kepada pamanmu, niscaya lebih besar upahnya (pahalanya) bagimu".

1218. Dari Miswar bin Makhramah ra, katanya: Rasulullah saw membagi-bagi pakaian, dan beliau tidak memberi Makhramah pakaian itu sehelai pun. Makhramah berkata: "Hai anakku! Marilah kita pergi menghadap Rasulullah saw!" Lalu kami pergi bersama-sama. Katanya: Masuklah engkau, dan mintakanlahkepada beliau untuk saya! "Kata Miswar: Lalu saya mintakan. Nabi lalu keluar menemuinya dengan membawa sehelai pakaian. Sabda beliau:" Inilah yang saya sediakan untukmu! "Kata Miswar: Ia (Makhramah) memandang pakaian itu dan merasa senang.

1219. Dari Ibnu Umar r.a., katanya: Nabi s.a.w. datang ke rumah Fatimah dan beliau tidak masuk ke dalam rumah. Kemudian Ali datang, lalu Fatimah mengatakan kejadian itu kepadanya. Ali menanyakan hal itu kepada Nabi s.a.w. Beliau bersabda: "Sesungguhnya saya lihat di pintunya ada tabir yang beranekawarna ". Sabda beliau selanjutnya:" Saya tidak memiliki keinginan terhadap dunia ". Ali pergi menemui Fatimah dan dikatakannya hal itu kepadanya. Kata Fatimah Sebaiknya beliau memerintahkan hal itu kepada saya, bagaimana baiknya. Kata Ali:" Hendaklah dikirimkan kepada keluarga si Anu yang membutuhkan ".1220.Dari Anas bin Malik ra, Ada seseorang perempuan Yahudi datang kepada Nabi saw membawa daging kambing yang berdaun, lalu ia makan daging itu. Kemudian perempuan itu dihadapkan kepada Rasulullah saw Ada orang bertanya: "Dapatkah kami bunuh?" Jawab beliau: "Tidak!" Kata Anas: "Saya selalu mengetahuipengaruh racun itu dalam kerongkongan beliau ".

1221. Dari Anas ra, katanya: Pernah terjadi kegemparan di Madinah. Nabi s.a.w. segera meminjam kuda yang bernama mandub dari Abu Thalhah, lalu ia kendarai. Setelah beliau kembali, beliau bersabda: "Kami tidak melihat sesuatu pun. Kami menemukan kuda ini sangat kencang".

1222. Dari Aiman ​​ra, katanya: Saya masuk ke rumah Aisyah, di situ ada baju perempuan yang terbikin dan benang seharga lima dirham. Kata Aisyah: "Lihatlah sahaya perempuan, perhatikanlah dia! Ia merasa megah karena memakai pakaian itu dalam rumah. Saya pernah memakai baju itu pada masa Rasulullah sawSetiap wanita yang ingin berdandan di Madinah, selalu mengirimkan utusan kepada ku buat meminjaminya ".

1223. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Pemberian yang paling baik ialah unta mengandung yang bagus dan kambing yang bagus, pagi hari diperah susunya satu panci dan sore hari satu panci".

1224. Dari Anas bin Malik ra, katanya: Waktu orang Muhajirin datang ke Madinah, mereka tidak membawa suatu apa pun sedang orang Anshar memiliki tanah, kebun dan rumah-rumah. Orang Ansar lalu membagikan tanah itu dengan memberikan hasil harta itu kepada orang Muhajirin setiap tahun, dan mereka (Muhajirin)mencukupkan kerja dan belanja. Ibunya (ibu Anas di panggil orang Ummu Sulaim) adalah ibu Abdullah bin Abu Thalhah. Ibu Anas memberikan pohon kurma kepada Rasulullah saw lalu beliau berikan kepada Ummu Aiman, maula beliau, yaitu ibu Usamah bin Zaid. Ibnu Syihab mengatakan: "Anas bin Malik menceritakankepada saya, bahwa Nabi s.a.w. setelah selesai memerangi penduduk Khaibar, beliau kembali ke Madinah. Waktu itu orang Muhajirin mengembalikan pemberian orang Ansar yang buahnya dahulu telah mereka ambil. Nabi s.a.w. mengembalikan kepada ibu Anas pohon kurmanya dan Rasulullah

s.a.w. memberikan gantinya kepada Ummu Aiman ​​dari kebun beliau sendiri ".

1225. Dari Abdullah bin 'Amr ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Ada empat puluh macam pemberian, yang paling tinggi di antaranya memberikan kambing. Siapa yang mengerjakan satu macam di antaranya karena mengharapkan pahala Allah dan membenarkan janjiNya, niscaya Allah akan memasukkan orangitu ke dalam surga ".

1226. Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: Rasulullah saw bersama Ubaiya hin Ka'b, orang Ansar berjalan menuju sebuah kebun kurma yang di dalamnya ada Ibnu Saiyad. Ketika Rasulullah s.a.w. masuk beliau bersembunyi dekat pohon kurma dan ia mengintip untuk mendengarkan sesuatu dari Ibnu Saiyadsebelum ia melihat beliau. Ibnu Saiyad sedang tidur di atas tikar dan mendengkur dalamselimutnya. Ibu Ibnu Saiyad melihat Nabi s.a.w. ketika ia bersembunyi dekat pohon kurma, Katanya kepada Ibnu Saiyad: "Hai Shaf! Ini Muhammad!" Ibnu Saiyad lalu menghindar. Rasulullah bersabda: "Jikalau ibunya membiarkantentu akan nyata keadaannya. "

1227. Dari Aisyah ra, Istri Rifa'ah al Qurazi datang menghadap Nabi saw katanya: Saya adalah istri Rifa'ah, kemudian saya ditalaknya, dan telah ditalak bain. Lalu saya kawin dengan Abdurrahman bin Zubeir. Tapi dengan dia saya hanya sebagai jambu-jambu kain saja (tidak apa-apa). Sabda beliau:"Hendak kembalikah engkau kepada Rifa'ah? Belum bisa, sebelum engkau rasakan air madunya dan dirasanya air madu engkau (bersetubuh) .1228. Dari 'Uqbah bin Haris ra, Ia menikah dengan anak Abu Ihab bin Aziz. Kemudian ada seorang perempuan datang kepadanya , katanya: "Sesungguhnya saya yang menyusukan'Uqbah dan perempuan yang menikah dengannya ". Kata' Uqbah:" Saya tidak mengetahui bahwa Anda menyusui saya dan Anda pun belum pernah mengabarkan itu kepada saya. Lalu ia pergi ke keluarga Abu Ihab menanyakan hal itu kepada mereka. Mereka menjawab: "Kami tidak mengetahui bahwa ia menyusui saudarakami ". Lalu 'Uqbah berangkat ke Madinah untuk menghadap Nabi saw Maka ia bertanya kepada beliau. Rasulullah saw bersabda:" Bagaimana membantahnya, karena telah ada orang yang berkata begitu ". Lalu diceraikannya dan perempuan itu menikah dengan laki-Iaki lain.

1229. Dari Umar bin Khattab ra, katanya: "Manusia di zaman Rasulullah saw berhukum dengan dasar wahyu, dan sekarang wahyu telah tidak turun lagi. Sekarang kamu kami hukum menurut apa yang nyata bagi kami tentang kerjamu. Barangsiapa yang nyata bagi kami baik, kami amankan dan kami benarkan. Kamitidak mengetahui sesuatu yang dirahasiakan: hanya Tuhan yang menghitung (memeriksa) yang dirahsiakannya itu. Siapa yang nyata bagi kami jahat, tidak kami amankan dan tidak kami benarkan, bahkan mengatakan bahwa yang dirahasiakan hatinya baik ".

1230. Dari Aisyah ra, katanya: Aflah minta izin masuk rumah saya, dan saya tidak mengizinkannya. Katanya: "Apakah engkau akan tertutup terhadap saya, sedangkan saya saudara tua engkau?" Kata saya: "Mengapa begitu?" Jawabnya: "Engkau disusukan oleh istri saudara ku." Kata Aisyah: lalu saya tanyakanhal itu kepada Rasulullah saw. Sabda beliau: "Benar Aflah, izinkanlah dia!"

1231. Dari Ibnu Abbas r.a., katanya: Nabi s.a.w. bersabda tentang anak puteri Hamzah: "Ia tidak halal untuk saya. Haram karena sesusuan sama dengan haram karena seketurunan. Dan ia adalah anak dari saudara ku sesusuan".

1232. Dari Aisyah ra, istri Nabi saw, sesungguhnya Nabi saw berada didekatnya ketika ia mendengar suara laki-laki minta izin masuk ke rumah Hafsah. Kata Aisyah, saya berkata: "Hai Rasulullah! Saya kira orang itu si Anu, tua kecil Hafsah sesusuan! Kata Aisyah berikutnya:" Hai, Rasulullah! Laki-lakiini minta izin masuk ke rumah tuan ". Rasulullah saw bersabda:" Saya juga mengira bahwa orang itu tua kecil Hafsah karena sesusuan ". Kata Aisyah:" Kalau sekiranya si Anu tua kecilku karena sesusuan masih hidup, bisakah ia masuk ke rumahku? "Rasulullah saw bersabda: "Ya, sesungguhnya sesusuanitu menjadi muhrim, sebagaimana muhrim karena keturunan ".

1233. Dari Aisyah r.a., katanya: Nabi s.a.w. masuk ke rumah saya. Ketika itu di rumah saya ada seorang laki-laki. Beliau bertanya: "Hai Aisyah! Siapa orang ini?" Jawab saya: "Saudaraku karena sesusuan". Sabda beliau: "Hai Aisyah! Perhatikanlah mana yang orang baik dari

antara saudara mu sesusuan itu, karena sesungguhnya menyusu itu karena lapar "

1234. Dari Urwah bin Zubair ra: Ada seorang perempuan mencuri waktu peperangan menaklukkan Makkah. Lalu ia dihadapkan kepada Rasulullah s.a.w. Beliau memerintahkan agar dipotong tangannya. Aisyah berkata: "Kemudian perempuan itu sempurna tobatnya dan ia kawin. Sesudah itu pernah datang dan sayasampaikan permintaannya kepada Rasulullah s.a.w. "

1235. Dari Imran bin Husain ra, katanya: Nabi saw bersabda: "Yang paling baik di antara kamu adalah mereka yang ada pada abadku, di bawah itu orang-orang yang setelah mereka, selanjutnya orang-orang yang setelah mereka". Dan selanjutnya Nabi s.a.w. bersabda: Setelah kamu nanti akan ada kaum yangberkhianat dan mereka tidak terpercaya. Mereka turut jadi saksi, sedangkan mereka tidak diminta untuk itu; mereka bernazar, tetapi mereka tidak memenuhinya (tidak membayarnya), dan di antara mereka ada gemuk-gemuk badannya ".1236. Dari Abdullah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Manusia yang palingbaik adalah mereka yang ada pada abadku. Dibawah itu adalah mereka yang dibelakangnya. Kemudian datang beberapa kaum. Seseorang di antara mereka mendahulukan kesaksian dari sumpahnya dan sumpahnya dahulu dari kesaksiannya ".

1237. Dari Aisyah r.a., katanya: Nabi s.a.w. mendengar seorang laki-laki membaca Qur'an dalam mesjid. Beliau bersabda: "Kiranya Allah memberi rahmat kepadanya! Ia mengingatkan saya akan ayat ini dan ayat itu yang saya lupa memasukkannya dalam surat ini dan surat itu". Abbad bin Abdullah r.a. menambahkandari Aisyah r.a .: Nabi s.a.w. tahajjud

di rumahku dan dia mendengar suara Abbad sedang sembahyang di mesjid. Beliau bersabda: "Hai Aisyah! Suara Abbadkah ini?" Jawab ku: "Ya!" Sabda beliau: "Ya Tuhan, kasihilah kiranya Abbad!"

1238. Dari Aisyah ra, katanya: Rasulullah saw kalau hendak bepergian, beliau suara antara istri-istri beliau. Siapa di antaranya yang keluar undiannya, ia membawanya pergi. Dia memilih antara kami untuk pergi ke suatu peperangan. Maka keluarlah

undian saya. Lalu saya berangkat bersama beliau sesudah turun ayat hijab (perintah bertutup muka). Saya dibawa dan ditumpangkan di atas sekedup, lalu kami berjalan. Setelah Rasulullah s.a.w. selesai dari peperangan itu, ia berangkat pulang. Setelah kami berhenti dekat Madinah, malam harinya diberitahukanuntuk berangkat. Ketika pemberitahuan itu, saya pun berdiri lalu berjalan sampai saya

melampaui tentara. Setelah saya menyiapkan kebutuhan, dan saya bersiap-siap untuk berangkat, saya raba dada saya, kebetulan kalung saya jaz'i azfar (sebangsa akik) telah putus. Segera saya kembali

menemukan kalung saya, sehingga saya terlambat karena mencarinya. Mereka yang akan berangkat itu datang ke tempat saya tadi, lalu mereka angkat sekedup saya dan mereka letakkan di atas punggung unta kendaraan saya.

Mereka mengira saya dalam sekedup itu, karena perempuan waktu itu berbadan ringan tidak berat badannya dan tidak banyak dagingnya, karena mereka makan hanya sedikit. Orang itu tidak curiga ketika mengangkatnya, lalu sekedup itu mereka bawa. Mereka menyuruh unta berdiri dan terus berjalan. Kalung sayadapat kembali sesudah tentang pergi. Saya datang ke tempat tentara tetapi tidak seorang juapun lagi di situ, maka saya Tujulah tempat yang saya tempati kembali, karena menurut dugaan saya, tentu setelah mereka tahu bahwa saya hilang, mereka akan menemukan saya. Ketika saya sedang duduk, mata saya mengantuk,lalu saya tertidur. Safwan bin Mu'aththal Assulami Zakwani berjalan di belakang tentara. Waktu subuh ia tiba dekat tempatku, maka dilihatnya bayangan manusia sedang tidur. Lalu ia datang menemui saya, dan ia pernah melihat saya sebelum tertutup, lalu saya terbangun karena ia membaca: Inna lillahi wainna ilaihi rajiun, ketika ia menyimpuhkan untanya. Kemudian diinjaknya tangan unta itu, lalu saya kendarai, dan ia pun berjalan menghela unta saya, sehingga kami sampai kepada tentara ketika mereka sedang beristirahat waktu mulai tengah hari.Maka curigalah orang yang curiga. Yang memelopori kabar dustaitu adalah Abdullah bin Ubayy bin Salul. Kemudian kami sampai di Madinah dan saya sakit selama sebulan. Mereka menyiarkan kabar bohong. Saya merasakan sewaktu saya sakit, saya tidak melihat kesayangan Nabi saw sebagaimana biasa saya lihat kalau saya sakit. Hanya waktu

ia masuk, ia memberi salam, kemudian bertanya: "Bagaimana keadaanmu?" Saya tidak mengetahui hal yang demikian itu sampai saya sembuh. Waktu saya telah sembuh, saya ke luar bersama Ummu Misthah ke tempat buang air besar. Kami hanya ke luar malam hari. Itu sebelum kami membuat kakus dekat rumahkami. Dan kondisi kami sebagaimana keadaan orang Arab zaman dahulu, buang air di tengah padang. Lalu saya berjalan bersama Ummu Misthah binti Abu Ruhmin. Ia terbentur (tertarung) pada kainnya, lalu berkata: "Celaka Misthah!" Saya berkata kepadanya: "Alangkah jeleknya perkataanmu! Mengapa engkau cacilaki-laki yang turut serta dalam perang Badar? "Jawabnya:" Hai! Tidakkah engkau tahu apa yang mereka bicarakan? "Lalu diceritakannya kepada saya berita bohong itu. Maka bertambah hebatIah penyakit saya di samping sakit yang telah ada. Setelah saya kembali ke rumah. Rasulullah saw masuk ke tempatsaya, lalu ia memberi salam dan bertanya: "Bagaimana keadaanmu?" Kata saya: "Izinkan lah saya menemukan orang tua saya". Kata Aisyah: Ketika itu saya hendak meyakinkan tentang pekhabaran itu dari keduanya. Rasulullah mengizinkan saya, lalu saya datang menjumpai orang tua saya. Saya bertanya kepada ibu:"Apakah yang ramai dibicarakan orang banyak?" Jawabnya: "Wahai anakku, janganlah engkau perdulikan kondisi itu terhadap dirimu! Demi Allah, sesungguhnya jaranglah perempuan cantik di samping laki-laki yang mengasihinya dan ia bermadu, tentulah madunya akan memperbanyak cacian kepadanya." Kata saya:"Subhanallah! Benarlah orang banyak membicarakan hal ini!" Kata Aisyah: Malamnya saya tinggal di situ sampai pagi. Air mata ku mengalir

tidak putus-putus, dan saya tidak bisa tidur. Pada paginya, Rasulullah s.a.w. memanggil Ali bin Abu Thalib dan Usamah bin Zaid, ketika wahyu lambat (terhenti) turunnya. Dia bermusyawarat dengan keduanya tentang perpisahan dengan istrinya. Adapun Usamah memberikan pandangannya kepada beliaudengan nama Tuhan yang mengetahui diri beliau tentang kasihnya terhadap mereka. Usamah berkata: "Dari hal isteri tuan hai Rasulullah! Demi Allah, tidak ada yang kami ketahui melainkan baik." Ali bin Abu Thalib berkata: "Hai Rasulullah! Tuhan tidak akan menyulitkan tuan. Perempuan yang lain masih banyak.Tuan tanyalah jariyah (hamba), dia akan berkata benar kepada tuan! "Rasulullah saw memanggil Barirah, lalu beliau bertanya:" Hai Barirah! Apakah engkau ketahui pada Aisyah sesuatu yang mencurigakan engkau? "Barirah menjawab:" Tidak, demi Allah yang mengutus tuan dengan hak. Tiada hamba ketahui padanyakondisi yang dapat hamba cela. Tapi ia hanya seorang perempuan yang muda usianya. Ia tidur meninggalkan tepung yang dibasahi untuk dibuat roti, dan binatang-binatang kecil datang memakannya. "Hari itu Rasulullah saw berdiri berkhutbah. Beliau menyatakan keberatan terhadap Abdullah bin Ubayy bin Salul.Rasulullah s.a.w. bersabda: "Siapakah yang akan menolong saya terhadap laki-laki yang saya dengar mengganggu istri saya. Demi Allah! Saya hanya mengetahui istri saya sebagai seorang yang baik. Dan mereka menyebut laki-laki yang menurut pengetahuan saya orang baik. Ia tidak pernah masuk ke rumah isterisaya selain dengan saya. "Maka Sa'ad bin Mu'az berdiri lalu berkata:" Hai Rasulullah! Demi Allah, saya menolong tuan terhadapnya. Kalau ia dari golongan Aus, kami penggal lehernya. Kalau itu saudara kami dari golongan Khazraj perintahkan lah kepada kami. sehingga kami lakukan perintah tuan. "Sa'ad binUbadah lalu berdiri. Dia pemimpin Khazraj. Sebelum itu dia seorang laki-laki yang baik. Tapi dia didorong oleh rasa kesukuan (kesombongan), katanya: "Demi Allah! Engkau bohong! Jangan engkau bunuh dia dan engkau tidak bisa membunuhnya." Usaid bin Hudair berdiri pula, katanya: "Demi Allah! Engkau bohong.sesungguhnya kami harus membunuhnya. Sebenarnya engkau munafik, engkau membela orang-orang munafik. "Maka ributlah dua golongan Aus dan Khazraj, sehingga terjadi keributan dan hampir-bunuhan dan Rasulullah saw sedang di atas mimbar. Segera ia turun, lalu ia tenangkan mereka, sehinggamereka diam dan beliau diam pula. Kata Aisyah: Hari itu saya menangis, air mata ku tiada putus-putusnya dan saya tidak bisa tidur. Pagi harinya orangtua berada di sisi saya. Saya telah menangis sehari dua malam, sampai saya kira tangis itu membelah hatiku. Ketika keduanya sedang duduk di sisi saya dansaya menangis, tiba-tiba seorang perempuan Ansar minta izin masuk, lalu saya izinkan ia duduk menangis bersama saya.Kata Aisyah: Ketika kami dalam kondisi demikian, tiba-tiba Rasulullah saw masuk lalu ia duduk. Dia tidak duduk di sisi saya semenjak hari orang mengatakan diri saya. Selamasatu bulan ia tidak menerima wahyu tentang kondisi saya. Kata Aisyah: Nabi mengucapkan syahadat membaca: (Asyhadu an la ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah), kemudian beliau bersabda: "Hai Aisyah! Saya telah mendapat berita tentang diri mu begini dan begitu. Kalau engkau tidakbersalah (suci), maka Tuhan akan membebaskan engkau. Tetapi kalau engkau berbuat dosa, maka mohonlah ampunan kepada Allah dan taubatlah kepadaNya. Sesungguhnya seorang hamba kalau mengakui dosanya, kemudian ia tobat. Tuhan akan menerima tobatnya. "Setelah Rasulullah saw selesai bersabda, keringlahair mata saya sampai tidak terasa setetes pun. Saya berkata kepada ayah saya: "Bapak, tolonglah menjawabkan kepada Rasulullah." Saya berkata kepada ibu: "Ibu, tolonglah menjawabkan kepada Rasulullah!" Jawabnya: "Saya tidak mengetahui apa yang akan saya katakan kepada Rasulullah!" Kata Aisyah selanjutnya:"Saya seorang perempuan yang masih muda, tidak banyak membaca Qur'an." Katanya: "Demi Allah! Sesunguhnya saya mengetahui bahwa tuan telah mendengar apa yang diperbincangkan manusia dan masuk ke dalam hati tuan dan tuan pun membenarkannya. Demi, jika saya katakan kepada tuan, bahwa saya tidak bersalah(Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya saya tidak bersalah) tuan tidak akan mengizinkan saya tentang itu. Demi, jika saya mengaku bersalah (sedang Allah mengetahui bahwa saya tidak bersalah) tentulah tuan akan mengizinkan. Demi Allah, tidak saya temukan perumpamaan antara saya dan tuan, melainkanketika ayah Yusuf berkata: "Hanyalah sabar yang lebih elok! Dan Allah tempat minta tolong terhadap apa yang kamu terangkan." Kemudian saya pindah ke tikar tempat tidur saya, sambil mengharapkan dibebaskan (disucikan) Tuhan saya kiranya. Tetapi, demi Allah, tidak saya kira bahwa wahyu diturunkan tentangkondisi saya. Saya sendiri merasa terlalu kecil untuk disebutkan kondisi saya di dalam Qur'an. Hanya saya mengharapkan bahwa Rasulullah s.a.w. akan melihat (bermimpi) waktu tidur suatu mimpi, bahwa Tuhan membebaskan saya (menyatakan tidak bersalah). Demi Allah sebelum ia hendak pergi ke acara beliau,dan belum seorang pun dari rumah tangga yang ke luar, maka diturunkan lah wahyu kepada beliau. Dia merasa payah, sampai keringat nya bercucuran seperti mutiara, pada hal waktu itu musim dingin. Setelah wahyu kepada Rasulullah s.a.w. selesai, ia tertawa. Kata pertama yang ia katakandihadapkan kepada saya: "Hai Aisyah! Pujilah Allah! Sesungguhnya Tuhan telah membebaskan engkau (menyatakan tidak bersalah)." Ibu berkata kepada saya: "Berdirilah engkau menghadap Rasulullah saw!" Jawab saya: "Tidak, demi Allah! Saya tidak akan berdiri menghadap dia, dan tidak ada yang akan saya pujimelainkan Allah! "Tuhan yang Maha Tinggi telah menurunkan ayat yang artinya:" Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah golongan kamu juga sampai akhir ayat. (Surat An Nur, 11. 12). Setelah Tuhan menurunkan ayat tentang kesucian saya, Abu Bakar Siddik, yang membelanjai Misthahbin Asasah karena kerabatnya, mengatakan: "Demi Allah, untuk selamanya saya tidak akan membelanjai Misthah sedikit pun, sesudah ia mengatakan tentang hal Aisyah." Tuhan yang Maha Tinggi lalu menurunkan ayat yang artinya: "Orang-orang yang memiliki kekayaan dan kelapangan di antara kamu janganlah bersumpahbahwa mereka tidak akan memberi pertolongan kepada kerabat sampai Tuhan itu pemaaf dan Penyayang ". (Surat An Nur, ayat 22). Kemudian Abu Bakar berkata:" Demi Allah, sesungguhnya saya suka bahwa Tuhan akan mengampuni saya. "Lalu ia kembali membelanjai Misthah sebagai dahulu. Dan Rasulullah saw.menanyakan pada Zainab binti Jahsy dari hal keadaanku. Nabi bertanya: "Apakah yang engkau ketahui tentang apa yang engkau lihat?" Jawab Zainab: "Hai Rasulullah! Saya menjaga pendengaran dan penglihatan saya. Demi Allah, tidak saya ketahui tentang dirinya melainkan baik." Katanya Aisyah: "Dan dia (Zainab)yang menyamai saya, maka Tuhan memeliharanya dengan wara '(taqwa kepada Tuhan). "

1239. Dari Abu Bakrah ra, katanya: Seorang laki-laki memuji laki-laki lain di sisi Nabi saw Lalu beliau bersabda: "Ah! Engkau telah memotong leher teman engkau". Kata ini diulangnya beberapa kali. Kemudian beliau bersabda: "Barangsiapa di antara kamu yang harus memuji saudaranya, hendaklahia berkata: "Saya kira si Anu (hanya Tuhan mengetahui dan saya tidak akan mengatakan bersih seseorang di sisi Tuhan) sepanjang dugaan saya orang itu begini atau begitu, kalau ia mengetahui tentang orang tadi." 1240. Dari Abu Musa r.a., katanya: Nabi s.a.w. mendengar seorang laki-laki memuji laki-lakilain dan berlebihan dalam pujiannya. Beliau bersabda: "Kamu membinasakannya atau memotong punggung orang itu." 1241. Dari Ibnu Umar ra, ia meminta kepada Rasulullah saw untuk jadi tentara pada waktu perang Uhud, sedang dia ketika itu berusia empat belas tahun. Dia tidak memungkinkan. Berikutnyadia kemukakan pula aplikasi pada perang Khandaq dan dia telah berusia lima

belas tahun. Dia mengabulkan permohonannya.

1242. Dari Ibnu Abas ra, Hilal bin Umaiyah berada di sisi Nabi saw menuduh istrinya berbuat jahat dengan Syarik bin Sahma. Beliau bersabda: "Bukti atau hukuman had (dera) di punggung engkau!" Kata Hilal: "Hai Rasulullah! Apabila salah seorang di antara kami melihat istrinya berjalan dengan seoranglaki-laki lain, perlukah juga bukti? Beliau bersabda: "Perlu bukti, dan kalau tidak hukum had (dera) di punggung engkau".

1243. Dari Abu Hurairah ra: "Nabi saw menawarkan pada satu kaum untuk bersumpah. Mereka berebut hendak dahulu, lalu beliau memerintahkan supaya diundi antara mereka siapa yang akan lebih dahulu melakukan sumpah." 1244. Dari Abdullah r.a., Nabi s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yang bersumpah, harusbersumpah dengan nama Allah atau harus diam saja ".1245. Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Setelah Nabi wafat, harta 'Ala' bin Hadrami dibawa kepada Abu Bakar. Kata Abu Bakar:" Barangsiapa yang berpiutang kepada Nabi saw atau ada janji dari beliau, harus datang kepada kami! "Jabirberkata: Kata saya: "Rasulullah saw menjanjikan, bahwa ia akan memberi saya sekian, sekian dan sekian". Lalu ditampungkannya kedua tangannya tiga kali. Kata Jabir: "Abu Bakar menghitung di tangan saya lima ratus, kemudian lima ratus dan kemudian lima ratus".

1246. Dari Anas ra, katanya: Ada orang mengatakan kepada Nabi saw

"Mohon tuan datangi Abdullah bin Ubaiyy". Lalu Nabi s.a.w. berangkat untuk menemukannya dan ia mengendarai keledai. Orang-orang Islam turut berangkat berjalan bersama dengan beliau sedangkan di situ tanah kering. Waktu Nabi s.a.w. datang kepadanya, ia berkata: "Menghindarlah tuan dari saya! Demi Allah,sesungguhnya saya merasa sakit karena bau busuk keledai tuan ". Seorang laki-laki dari orang Ansar di antara mereka

berkata: "Demi Allah! Sesungguhnya keledai Rasulullah saw lebih harum baunya dari engkau". Seorang laki-laki dari kaum Abdullah lalu marah. dan keduanya saling memaki-maki dan saling bermarahan. Lalu keduanya berpukul-pukulan dengan pelepah kurma, tangan, dan terompah. Kemudian sampai kepada kami,ayat yang diturunkan artinya: "Dan kalau dua golongan dari orang mukmin berperang-perangan, maka hendaklah kamu damaikan antara keduanya". (Surat Al Hujurat, 9) 1247. Dari Ummu Kalsum binti 'Uqbah ra, sesungguhnya ia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Bukanlah termasuk pendusta orang yang mendamaikanmanusia. Ditambahnya yang baik atau dikatakannya yang baik ".1248. Dari Sahl bin Sa'ad ra: Bahwa sesungguhnya penduduk Quba 'berperang-perangan (berkelahi) sampai mereka berlempar-lemparan dengan batu. Lalu hal itu dikabarkan kepada Rasulullah saw Beliau bersabda:" Marilah kita pergi ke sana dankita damaikan mereka ".

1249. Dari Abu Hurairah r.a. dan Zaid bin Khalid Al Juhani r.a. keduanya berkata: Orang Arab dusun datang, lalu berkata: "Hai Rasulullah! Putuskanlah perselisihan antara kami dengan dasar Kitab Allah!" Lawannya lalu berdiri, katanya: "Benar begitu, putuskanlah perkara kami dengan dasar Kitab Allah!"Orang Arab dusun tadi berkata: "Anak saya bekerja dengan orang ini, kemudian berzina dengan istrinya ': Mereka mengatakan pada saya:" Anak engkau harus dirajam (hukum mati). "Maka saya tebus anak saya dengan seratus ekor kambing dan seorang budak perempuan. Kemudian saya bertanya kepada ahli pengetahuan.Mereka menjawab: "Sesungguhnya hukuman anak engkau hanya seratus dera dan diasingkan setahun." Nabi s.a.w. bersabda: "Saya putuskan hal kamu keduanya dengan Kitab Allah. Adapun hamba sahaya dan kambing kembali kepada mu dan hukuman anakmu seratus dera dan diasingkan setahun". Dan adapun engkau,hai Unais! Esok pagi pergilah kepada perempuan orang ini, maka rejamlah dia! "Pagi harinya Unais pun datang kepadanya, lalu direjamnya perempuan itu.

1250. Dari Aisyah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang mengada-ada dalam pekerjaanku ini (dalam agama) apa yang ada di dalamnya, maka ia ditolak". 1251. Dari Bara 'bin Azib r.a. katanya: Setelah Rasulullah s.a.w. mengadakan perdamaian dengan anggota Hudaibiyah, Ali menulis sebuahsurat perjanjian. Maka ditulisnya: "Muhammad Rasul Allah s.a.w." Orang musyrik berkata: "Jangan engkau tuliskan: 'Muhammad Rasul Allah!' Kalau kami percaya engkau Rasulullah, tiadalah kami akan memerangi engkau ". Beliau bersabda pada Ali: "Hapuslah tulisan itu!" Jawab Ali: "Saya tidak akan menghapusnya".Maka dihapus oleh Rasulullah s.a.w. dengan tangan beliau sendiri. Beliau bersama sahabat-sahabat mengadakan perdamaian dengan mereka untuk masuk Mekkah selama tiga hari dan mereka hanya bisa masuk dengan senjata tidak terhunus. Mereka bertanya: "Apakah artinya senjata tidak terhunus?" Jawabnya: "Senjatadalam sarungnya ".

1252. Dari Bara 'bin Azib ra, katanya: Nabi saw mengerjakan Umrah pada bulan Zulkaedah. Penduduk Mekkah tidak ingin membiarkan dia masuk ke Mekkah, kecuali jika diputuskan untuk tetap di Mekkah hanya selama tiga hari saja. Waktu menulis surat perjanjian dituliskan: "Inilah apa yang telah diputuskanoleh Muhammad Rasulullah saw "Mereka (orang kafir) berkata:" Kami tidak mengakui tulisan itu, kalau sekiranya kami mengakui bahwa tuan Rasulullah, tentu kami tidak akan melarang tuan. Tuan hanya Muhammad anak Abdullah. Sabda beliau: "Saya Rasulullah dan saya juga Muhammad anak Abdullah". Berikutnyabersabda pada Ali: "Hapuslah kata-kata: Rasulullah". Jawab Ali: "Tidak, demi Allah. Selamanya saya tidak akan menghapusnya". Rasulullah s.a.w. lalu mengambil surat itu, maka ditulis: "Inilah apa yang diputuskan oleh Muhammad anak Abdullah. Senjata tidak dapat dibawa ke Mekkah melainkan dalam sarungnya.Seseorang di antara penduduk Mekkah yang hendak mengikuti beliau tidak dibolehkan ke luar Mekkah, dan bahwa dia tidak akan melarang seseorang di antara sahabat-sahabat beliau yang akan menetap di Mekkah. "Setelah beliau masuk Mekkah dan telah lewat waktu perjanjian, mereka datang kepada Ali. Katamereka: "Katakanlah kepada kawan engkau supaya ke luar dari negeri kami. Sesungguhnya telah lewat masa perjanjian". Nabi s.a.w. lalu ke luar. Anak perempuan Hamzah turut mengikuti mereka, katanya: Hai paman ku! "Maka tangannya dipegang Ali. Ia berkata kepada Fatimah:" Bawalah anak saudara tua engkau,bawalah dia! "Kemudian terjadi pertengkaran tentang anak itu antara Ali, Zaid, dan Ja'far. Kata Ali:" Saya lebih berhak dengan dia, karena dia anak saudara tua ku ". Kata Ja'far:" Anak saudara tua ku dan saudara ibunya jadi istri ku. "Kata Zaid:" Anak saudara ku. "Maka diputuskan oleh Nabi sawuntuk saudara ibunya (bibinya) dan beliau bersabda kepada Ali: "Engkau sama dengan saya." Sabda beliau pada Ja'far: "Bentuk dan pembawaan engkau serupa dengan saya." Sabda beliau pada Zaid: "Engkau saudara kami dan maula kami".

1253. Dari Anas ra: Rubaiyi 'binti Nadr memecah gigi seorang anak perempuan, lalu pemiliknya meminta pembayaran, sedang keluarga Rubaiyi meminta maaf, maka antara kedua belah pihak tidak dapat persetujuan. Lalu mereka datang menghadap Nabi s.a.w. Beliau memerintahkan qisas kepada mereka. Anas binNadr berkata: "Apakah akan dipecah pula gigi Rubaiyi ', ya Rasulullah! Jangan, demi Tuhan yang mengutus tuan dengan yang hak, tak usahlah dipecah giginya". Dan beliau bersabda: "Hai Anas! Kitab Allah (hukum Tuhan) adalah qishash". Keluarga anak perempuan itu kemudian ingin memberi maaf. Nabi s.a.w. bersabda:"Bahwa sesungguhnya di antara hamba Allah, ada yang bersumpah dengan Allah dibaikkannya (disempurnakannya) sumpah itu".

1254. Dari Abi Bakrah ra. Katanya: Saya melihat Rasulullah saw di atas mimbar dan Hasan bin Ali di samping beliau. Kadang-kadang dia melihat ke orang banyak dan kadang-kadang kepada Hasan, dan beliau bersabda: "Sesungguhnya anakku ini seorang pemimpin. Mudah-mudahan Allah mendamaikan karenanyaantara dua golongan besar dari kaum Muslimin. "

1255. Dari Miswar bin Makhramah dan Marwan r.a. katanya: Rasulullah s.a.w. ke luar dalam masa perang Hudaibiyah. Ketika telah sampai di suatu jalan, Nabi s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya Khalid bin Walid di Ghamim dalam kavaleri orang Quraisy menjadi pengintip, sehingga mengambil jalan ke sebelahkanan ". Demi Allah, Khalid tidak mengetahui. sehingga ketika dalam debu tentara berangkatlah Khalid memacu kudanya untuk memberi peringatan kepada orang Quraisy. Dan Nabi saw terus berjalan, sampai ketika ia berada di puncak bukit yang akan dituruni menghadap mereka. Unta beliau bersimpuh (berhenti ).Orang banyak berkata: "Hal, hal!" (Ucapan menghalau unta). Unta itu tidak ingin berjalan. Mereka berkata: "Qashwa mogok, Qashwa mogok!" Nabi berkata: "Qashwa bukan mogok, dan itu bukan sifatnya. Melainkan ia ditahan oleh yang menahan gajah (yang datang untuk meruntuh Ka'bah)". Kemudian Nabi s.a.w. bersabda:"Demi Tuhan yang diri ku di tanganNya, setiap mereka minta pada ku satu rencana buat membesarkan kehormatan Tuhan, selalu aku berikan kepada mereka." Kemudian ia menghardik unta beliau, lalu ia melompat. Kata Rawi (yang meriwayatkan hadits): Kemudian ia berpaling dari mereka sehingga berhentidi tengah padang Hudaibiyah. Di situ ada lobang yang berisi sedikit air. Orang banyak menyauknya sedikit-sedikit dan tinggal di situ, sehingga mereka menghabiskan air itu. Maka diadukanlah kehausan kepada Rasulullah saw Lalu ia mengambil anak panah dari tabungnya, kemudian beliau suruh merekamenancapkannya dalam lobang itu. Maka demi Allah, memancarlah air dengan derasnya sehingga mereka kembali. Ketika mereka dalam kondisi demikian, tiba-tiba datanglah Budail bin Warqa 'Al Khuza'i dalam satu rombongan dengan kaumnya suku Khuza'ah. Mereka adalah kepercayaan Rasulullah s.a.w. di antara pendudukTihamah. Kata Budail: "Saya meninggalkan Ka'ab bin Luai dan Amir bin Luai, berhenti di tempat-tempat air Hudaibiyah dan dengan mereka ada unta yang masih menyusui anaknya. Mereka akan memerangi dan melarang tuan untuk mengunjungi Baitullah. Rasulullah saw bersabda:" Bahwa sesungguhnya kami datangbukanlah untuk memerangi seseorang, akan tetapi kami datang untuk mengerjakan 'umrah. Sesungguhnya orang Quraisy itu telah dilemahkan dan dirusak oleh perang. Kalau mereka menghendaki, saya beri waktu kepada mereka dan mereka dibiarkan tidak perang antara saya dan mereka, biarpun saya akan menang.Kalau mereka hendak masuk ke dalam apa yang dimasuki orang banyak, yaitu perang, mereka bisa melakukannya! Kalau tidak, maka mereka dapat beristirahat. Kalau mereka tidak mau, maka Tuhan yang, diri ku di tanganNya, mereka akan saya perangi atas dasar tugas, sampai leher saya putus. Sesungguhnya Tuhan akanmelaksanakan pekerjaannya ". Budai! berkata:" Nantilah saya sampaikan kepada mereka apa yang tuan katakan itu ". Kata Rawi: Lalu ia berjalan sampai ditemuinya orang Qureisy. Katanya:" Bahwa sesungguhnya kami datang kepada mu dari laki-laki itu (Nabi Muhammad saw ) dan kami dengar beliau mengucapkansabdanya. Kalau kamu menghendaki supaya kami sampaikan kepada mu, kami lakukan ". Orang-orang bodoh di antara mereka berkata:" Satu pun tidak perlu bagi kami untuk engkau khabarkan sabdanya itu ". Orang cerdas di antara mereka berkata:" Terangkanlah apa katanya yang engkau dengar ! Jawab Budak: "Saya dengarbeliau bersabda begini dan begitu ". Terus diceritakannya kepada mereka semua yang disabdakan Nabi saw

Urwah bin Mas'ud lalu berdiri, katanya: "Hai kaumku! Bukankah kamu sebagai bapak?" Jawab mereka: "Ya!" Katanya: "Bukankah saya sebagai anak?" Jawab mereka: "Ya!" Katanya: "Kamu curigaikah saya '!" Jawab mereka: "Tidak!" Katanya: "Bukanlah kamu telah mengetahui bahwa saya meminta bantuan kepada penduduk'Ukaz tatkala mereka tidak membantu saya, lalu saya datang ke mu bersama dengan keluarga, anak dan orang yang menurut saya'?

"Mereka menjawab:" Benar! "Selanjutnya ia berkata:" Orang itu (Nabi Muhammad saw) sebenarnya telah memberikan rencana yang benar untuk kamu; harus kamu terima dan biarkanlah saya datang menghadap beliau! "Jawab mereka:" Datanglah menghadapnya! ". Lalu ia datang menghadap Nabi. beninding denganNabi s.a.w. sebagaimana sabda beliau kepada Budak !. Waktu itu "Urwah berkata:" Hai Muhammad! Bagaimana pendapat tuan jika tuan hapuskan 'kebiasaan kaum tuan'? Apakah tuan dengar seseorang di antara orang Arab yang telah menghapuskan keluarganya '! Kalau sekiranya terjadi, maka sesungguhnya, demi Allah,saya tidak akan melihat pemimpin-pemimpin, dan sesungguhnya saya lihat pencampuran dari orang banyak, bahwa mereka akan lari dan meninggalkan tuan ".

Abu Bakar berkata kepadanya: "Lesaplah kemaluan Lata Adilkah kami akan lari, meninggalkan dia '!" Tanya 'Urwah: "Siapakah ini'!" Orang banyak menjawab: "Abu bakar!" Katanya: "Demi Tuhan yang diri ku ditanganNya! Kalau tidaklah karena jasa-jasa engkau kepada saya yang tidak terbalas. Niscaya sayajawab ".Kata Rawi: Dan ia terus berkonsultasi dengan Nabi saw Setiap kali ia berbicara dijangkaunya jenggot Nabi, sedangkan Mughirah bin Syu'bah berdiri di belakangnya dengan memegang pedang dan bertopi waja. Setiap 'Urwah mengulurkan tangannya ke jenggot Nabi saw, Mughirah memukul tangannya denganujung sarung pedangnya, katanya: "Jauhkan tangan engkau dari jenggot Rasulullah saw" 'Urwah mengangkat kepalanya lalu bertanya: "Siapakah ini?" . Orang banyak menjawab: "Mughirah bin Syu'bah!" Kata Urwah: 'Hai penipu! Bukankah saya telah berusaha menolak tipuan engkau? Mughirah pada masa jahiliyahbersahabat dengan suatu kaum, maka ia membunuh dan mengambil harta mereka. kemudian ia datang kepada Nabi saw, lalu ia masuk Islam ". Waktu itu Nabi saw bersabda:" Adapun untuk masuk Islam, saya terima. Adapun harta, itu bukan urusan saya ".

Sesudah itu 'Urwah menatap sahabat-sahabat Nabi saw dengan kedua matanya. Kata 'Urwah: "Demi Allah, kalau Rasulullah sawmeludah dan jatuh di telapak tangan seseorang di antara mereka, digosokkannya ke wajah dan kulitnya. Bila ia memberi perintah, mereka cepat melakukan perintah itu. Apabilabeliau berwudhu, hampir-hampir mereka berkelahi berebutan air bekas wudhu beliau. Ketika beliau bersabda, mereka merendahkan suara di sisi beliau dan mereka tidak menunjukkan pandangan pada beliau karena membesarkannya.

Kemudian 'Urwah kembali ke teman-teman lalu berkata: "Hai kawan-kawanku! Demi Allah. Saya pernah menjadi utusan menemui raja-raja dan pernah menjadi utusan menemui Kaisar (Raja um). Kisra (Raja Persia), dan Najasi (Raja Ethiopia ). Demi Allah, belum pernah saya lihat sekali pun seorang raja yang dibesarkanoleh sahabat-sahabatnya (pengikutnya) sebagaimana Muhammad saw dibesarkan oleh sahabat-sahabat beliau. Demi Allah, jika Rasulullah s.a.w. meludah dan jatuh di telapak tangan seseorang di antara mereka, mereka menggosokkannya ke wajah dan kulitnya. Ketika ia memberi perintah kepada mereka, dengancepat mereka melakukan perintah itu.Apabila beliau berwudhu, hampir-hampir mereka berkelahi berebut air bekas wudhu beliau. Ketika beliau bersabda, mereka merendahkan suara di sisi beliau dan mereka tidak menujukan pandangan kepada beliau karena membesarkan dia. Dan sesungguhnya dia telah memberikankepada kamu satu usul yang, maka terimalah! "

Seorang laki-laki dari Bani Kinanah berkata: "Biarkanlah saya menemukan dia!" Mereka menjawab: "Temuilah!" Setelah ia berada dekat Nabi s.a.w. dan sahabat-sahabat, Rasulullah s.a.w. bersabda: "Si Anu int dari kalangan kaum yang membesarkan (memuliakan) unta. Bawalah unta korban itu kepadanya!" Laludibawa unta itu, dan orang banyak pun menyambutnya sambil mengucapkan ucapan selamat datang. Setelah dilihatnya hal demikian itu, ia berkata: "Subhanallah, tidak sepantasnya mereka ini dihalangi mengunjungi Bait (Ka'bah). Setelah itu kembali ke teman-temannya, ia berkata:" Saya lihat unta korbantelah diberi kalung dan diberi tanda. Saya berpendapat jangan mereka diha1angi mengunjungi Bait (Ka'bah) "

Seorang laki-laki di antara mereka yang bernama fdikraz bin Hafs berdiri, lalu berkata: "Biarkanlah saya menemukan dia! Kata mereka:" Temuilah! "Setelah dia hampir tiba, Nabi saw bersabda: Ini Mikraz! Dia seorang laki-laki yang jahat! Lalu dia berkonsultasi dengan Nabi saw Ketika dia berkonsultasi denganbeliau itu tiba-tiba Suhail bin Amr datang. Ma'mar berkata: Maka Ayyub menceritakan kepada saya tentang Ikrimah, bahwa ketika Suhail bin 'Amr datang, Nabi saw bersabda: "Sesungguhnya telah mudah semua pekerjaan kamu!" Ma'mar berkata lagi: Zuhri mengatakan dalam hadisnya: Maka datanglah Suhail bin'Amr dan berkata: "Marilah kita membuat sebuah surat perjanjian antara kami dan kamu". Kemudian Nabi s.a.w. memanggil seorang penulis, maka disabdakan oleh Nabi saw: "Bismillahir Rahmanir Rahim". (Dengan nama Allah yang pemurah dan penyayang).

Kata Suhail: "Adapun Rahman, maka demi Allah, saya tidak mengerti apakah itu? Akan tetapi tulislah" Bismikallahumma "(Dengan nama Engkau, hai Allah) sebagaimana yang biasa engkau tulis". Kata orang-orang Islam: "Demi Allah, kami tidak akan menuliskan melainkan" Bismillahir Rahmanir Rahim ". Nabi sawbersabda: "Tulislah Bismikallahumma!" Kemudian beliau bersabda: "Inilah yang telah diputuskan oleh Muhammad Rasullullah". Kata Suhail: "Demi Allah. Kalau kami mewakili tuan Rasullullah, tiadalah kami akan melarang tuan mengunjungi Baitullah dan tidak pula kami akan memerangi tuan. Akan tetapi tulislah"Muhammad bin Abdullah", Nabi s.a.w. bersabda: "Demi Allah, bahwa sesungguhnya saya Rasulullah, tetapi kalau sekiranya kamu mendustakan saya, tulislah" Muhammad bin Abdullah ". Kata al-Zuhri: Dan hal itu mengingat sabda Nabi:" Kalau mereka minta kepada ku garis untuk membesarkan agama Allah niscaya akuberikan ". Selanjutnya Nabi saw bersabda:" Kamu jangan menghalangi kami mengunjungi Bait, sehingga kami dapat tawaf di situ ".

Kata Suhail: "Jangan-jangan nanti orang-orang Arab menceritakan bahwa kami ditekan (mundur). Maka yang demikian itu baiklah dilakukan pada tahun di muka". Lalu dituliskan. Kata Suhail: "Dan lagi kalau seseorang di antara kami datang ke tuan, bahkan ia memeluk agama tuan, harus tuan kembalikankepada kami ". Kata orang-orang Islam:" Subhanallah! Mengapa dia dikembalikan kepada orang Musyrik, sedangkan dia datang sebagai orang Islam? "Ketika mereka dalam kondisi demikian, tiba-tiba datanglah Abu Jandal bin Suhail bin Amr dalam keadaan terbelenggu. La keluar dari hilir Mekkah sehingga sampaidi hadapan orang Islam.

Kata Suhail: "inilah hai Muhammad! Untuk pertama kali, apa yang saya Minta untuk tuan, kembalikan kepada saya", Nabi saw bersabda: '.Sesungguhnya kita belum lagi selesai membuat perjanjian ". Kata Suhail:" Demi Allah! Kalau begitu selamanya saya tidak ingin berdamai dengan tuan dalam hal apa

jua pun; '. Nabi s.a.w. bersabda: "Biarkanlah ia bersama saya!" Katanya: "Saya tidak akan membiarkannya bersama tuan". Sabda beliau: "Ya, harus engkau lakukan!" Jawabnya: "Saya tidak akan melakukan". Kata Mikraz: "Baiklah kami biarkan dia bersama tuan", Kata Abu Jandal: "Hai kaum Muslimin, akan dikembalikankahsaya kepada orang-orang musyrik, sedangkan saya datang untuk masuk agama Islam! Bukankah telah kamu ketahui apa yang saya derita? "Dan dia disingkirkan karena agama Allah dengan siksa yang hebat.

Kata Rawi: Umar bin Khattab berkata: Lalu saya datang menghadap Nabi saw Kata saya: "Bukankah tuan sebenarnya Nabi Allah?" Jawab beliau: "Ya". Kata saya: "Bukankah kita di atas kebenaran dan musuh kita menurut yang bata! '?" Jawab beliau: "Ya!" Kata saya: "Kalau begitu apakah tuan masukkan yang kurangbaik dalam agama kita? "Jawab beliau:" Sesungguhnya saya Rasulullah dan saya tidak pernah mendurhakainya, Dialah yang menolong saya ". Kata saya:" Bukankah tuan pernah menceritakan pada kami, bahwa sesungguhnya kita akan mengunjungi Baitullah dan kita tawaf di situ '! " Jawab beliau: "Ya! Apakah saya mengabarkankepada mu bahwa kita akan mengunjunginya tahun ini '? "Jawab saya:" Tidak! "Umar berkata:" Lalu saya datang menemui Abu Bakar. kata saya: "Hai Abu Bakar! Bukankah orang ini sebenarnya Nabi Allah? Jawabnya:" Ya! "Kata saya:" Bukankah kita di atas kebenaran dan musuh kita menurut yang batal? "Jawabnya:"Ya!" Kata saya: "Kalau begitu, mengapa kita datangkan yang kurang baik dalam agama kita?"

Kata Abu Bakar: "Hai Umar sesungguhnya beliau sebenarnya Rasulullah saw dan beliau tidak mendurhakai Allah. Dialah yang menolong dia. Maka peganglah (patuhilah) perintah beliau! Demi Allah! Sesungguhnya dia atas yang benar!" Kata saya: "Bukankah dia pernah menceritakan kepada kita. Bahwasesungguhnya kita akan mengunjungi Baitullah dan tawaf di situ? "Katanya:" Ya! Apakah beliau mengabarkan kepada engkau bahwa engkau akan mengunjungi tahun ini? "Kata saya:" Tidak! "Katanya:" Sesungguhnya engkau akan mengunjunginya lain tahun.

Kata Rawi: Setelah selesai membuat surat perjanjian, Rasulullah saw bersabda kepada sahabat-sahabat: "Berdirilah (siaplah Dan sembelihlah korbanmu. kemudian .bercukurlah" Kata Rawi: Demi Allah! Tidak ada seorang pun di antara mereka yang berdiri, sehingga beliau ulang ucapan yang demikian sampai tigakali. Tatkala tidak ada seorangpun di antara mereka yang berdiri, ia lalu masuk ke tempat Ummu Salamah, lantas beliau kabarkan kepadanya apa yang ditemuinya (dialaminya) dari orang banyak. Kata Ummu Salamah: "Hai Nabi Allah! Apakah tuan menghendaki yang demikian? Keluarlah tuan. Kemudian janganlahtuan berkata sepatah juapun terhadap seseorang di an

tara mereka melainkan tuan sendiri lebih dahulu menyembelih kurban tuan, dan tuan panggil tukang cukur untuk mencukur rambut tuan ". Ia lalu ke luar dan tidak berkata sepatah pun terhadap seseorang di antara mereka, sehingga ia melakukan yang demikian itu. Beliau sembelih kurban beliau dan beliaupanggil tukang cukur, lalu dicukurnya rambut beliau.

Setelah mereka melihat yang demikian itu, mereka pun berdiri lalu menyembelih korbannya dan sebagian mereka mencukur yang lain, sehingga hampir-hampir sebagian mereka membunuh temannya, karena cemas (takut terlambat) menurut perintah. Setelah itu, perempuan-perempuan yang beriman datang menghadapRasulullah. Tuhan yang Maha Tinggi menurunkan ayat. yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apabila perempuan-perempuan yang beriman datang kepada kamu berpindah (meninggalkan negerinya), harus mereka kamu uji" - sampai dengan - "perempuan yang tidak beriman" (AI Qur'an surat AI Mumtahanah, 10) .

Waktu itu Umar menceraikan dua orang istrinya yang telah ada pada waktu syirik (mempersekutukan Tuhan). Kemudian seorang di antaranya dikawini oleh Mu'awiyah bin Abu Sufyan, dan yang seorang lagi oleh Safwan bin Umayyah. Berkata s.a.w. kembali ke Madinah. Abu Basil 'salah seorang di antaraorang Qureisy datang kepada beliau, dia beragama Islam. Lalu kaum Qureisy menyuruh dua orang laki-laki untuk mencarinya. Kata perutusan itu kepada Nabi: "Penuhilah janji yang telah dibuat antara tuan dan kami!" Dia lalu menyerahkan Abu Basir kepada dua orang laki-laki tadi. Keduanya lalu berangkatbersama-sama dengan dia sehingga sampai di Zulhulaifah. Lalu mereka berhenti dan makan kurma.Kata Abu Basir kepada salah seorang yang berdua tadi: "Demi Allah, .sesungguhnya saya lihat pedang engkau ini sangat bagus!" Laki-laki itu lalu menghunuskannya, katanya: "Ya, demi Allah, sesungguhnya sangat bagus,telah banyak kali saya mencoba ". Kata Abu Basil ':" Perlihatkanlah kepada saya supaya dapat saya perhatikan! "Lalu diberikannya. Abu Basil' lalu menetaknya dengan pedang itu sampai ia mati. Yang seorang lagi terus lari ke Medinah, dan sampai di Medinah ia berlari masuk mesjid. Ketika Rasulullah sawmelihatnya, beliau bersabda: Sesungguhnya orang ini ketakutan ". Setelah ia sampai menghadap Nabi saw ia berkata:" Demi Allah, ia telah membunuh teman saya dan saya akan dibunuhnya pula ". Dalam pada itu Abu Basil 'datang lalu berkata:" Hai Nabi Allah ! Demi- Allah! Tuhan telah menyempurnakan janjituan! Sesungguhnya tuan telah mengembalikan saya kepada mereka. kemudian Tuhan melepaskan saya dari mereka ". Nabi saw bersabda:" Wahai celaka! Sumber api peperangan! Kalau begitu. perlu seorang pembantu ". Tatkala didengarnya yang demikian itu, mengertilah ia bahwa sesungguhnya ia akan mengembalikannyakepada mereka. Lalu ia keluar sehingga sampai di pantai laut.

Kata Rawi: Abu Jandal bin Suhail menghilang, lalu berhubungan dengan Abu Basir. Dan seterusnya di antara orang Quraisy yang telah Islam keluar (pergi) dari Mekkah terus berhubungan dengan Abu Basir sehingga mereka berkumpul menjadi satu golongan. Kalau mereka mendengar kabar keberangkatan rombongankafilah orang Qureisy pergi ke Syam (Suriah), mereka menyerobot, membunuh dan mengambil harta mereka. Maka dikirimlah utusan oleh orang Qureisy menghadap Nabi saw bermohon karena Allah dan karena pertalian keluarga, membawa pesan. bahwa siapa yang datang kepada Nabi. bahwa dia dinyatakan aman (tidakdikembalikan ke Mekkah). Nabi s.a.w. mengutus orang memanggil mereka. Lalu Tuhan Yang Maha Tinggi menurunkan ayat yang artinya: "Dialah yang telah mencegah tangan mereka terhadap kamu, dan tangan kamu terhadap mereka di tengah kota Mekkah. Sesudah dia memenangkan kamu di atas mereka sampai dengan kesombonganitu adalah kesombongan (kebencian) masa jahiliyah ". (Surat Al Fath, 24 - 26).

Kesombongan jahiliyah itu adalah kesombongan mereka yang menyebabkan tidak mau mengakui Muhammad Rasul Allah dan tidak mau mengakui Tuhan yang Pemurah lagi Penyayang serta menghalangi orang Islam mengunjungi Baitullah (Ka'bah).

1256. Dari Abu Hurairah ra: Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: "Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, yaitu seratus kurang satu. Barang siapa yang mengetahuinya, masuk surga".

1257. Dari Ibnu Umar ra: Bahwa Umar bin Khattab mendapatkan tanah di Khaibar, lalu ia datang menghadap Nabi saw untuk bermusyawarat tentang tanah itu. Katanya: Hai Rasulullah! Saya mendapat tanah di Khaibar dan belum pernah saya mendapat harta benda yang lebih indah dari itu dalam pandangan saya.Apakah yang tuan perintahkan tentang

tanah itu? "Sabda beliau: Jikalau engkau mau, wakafkan!" Kata Rawi: Lalu diwakafkan oleh Umar. Tanah itu tidak dapat dijual, diberikan atau dipusakakan. Dan buahnya diberikan untuk fakir miskin, karib kerabat, untuk memerdekakan budak, untuk jalan Allah (membantu agama Allah), untuk orang yangdalam perjalanan dan untuk tamu. Orang yang memeliharanya bisa mengambilnya dengan cara yang patut dan memberi makan orang lain, akan tetapi tidak dapat dijadikan uang.

1258. Dari Abdullah bin Umar ra: Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: "Kewajiban seorang Muslim yang memiliki sesuatu kekayaan yang akan diwasiatkannya". Maka setelah berlalu dua malam, wasiat dituliskan dan tersimpan di tangannya. 1259. Dari Amir bin Haris ra, ipar Rasulullah saw, yaitusaudara Juairiah binti Haris, katanya: Ketika Rasulullah saw wafat, beliau tidak meninggalkan dirham, dinar, hamba sahaya laki-laki, dan hamba sahaya perempuan dan tidak ada suatu apa pun selain keledai putih dia, senjata dan tanah yang telah ia jadikan sedekah (wakaf).

126O. Dari Thalhah bin Musarrif ra, katanya: Saya bertanya pada Abdullah bin Abi Aufa ra: "Apakah Nabi saw berwasiat?" Jawabnya: "Tidak!" Tanya saya: "Mengapa diwajibkan kepada manusia berwasiat atau mereka disuruh berwasiat?" Jawabnya: "Beliau berwasiat agar berpegang dengan Kitab Allah" .1261.Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw berdiri ketika Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Besar menurunkan ayat yang artinya: "Dan berilah peringatan kepada kaum keluarga engkau terdekat!" Lalu beliau bersabda: "Hai kaum Quraisy! (Atau kata yang serupa dengan itu), Tebuslah dirimu! Sayatidak dapat menolongmu barang sedikit pun dari siksa Tuhan. Hai Bani Abdi Manaf! Saya tidak bisa menolongmu sedikit pun. Hai Abbas anak Abdul Muthalib! Saya tidak bisa menolongmu sedikit pun dari siksa Tuhan. "Hai Safiah, bibi Rasulullah! Saya tidak bisa menolongmu sedikit pun dari siksa Tuhan. HaiFatimah binti Muhammad! Mintalah kepada saya harta dan saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan! "1262. Dari Ka'b bin Malik ra, dia berkata:" Hai Rasulullah! Termasuk dalam tobat saya, bahwa saya akan menghabiskan semua harta saya untuk sedekah menurut yang disuruh Allah dan RasulNya. "Sabda Nabi: "Tinggalkanlah untukmu sebagian hartamu! Itulah yang baik bagimu!" Kata saya: "Saya tinggalkan bagian saya yang di Khaibar".

1263. Dari Anas r.a. katanya: Sewaktu Rasulullah s.a.w. datang ke Madinah, beliau tidak memiliki server. Abu Thalhah lalu memegang tangan saya dan terus berjalan dengan saya menemui Rasulullah saw Katanya: "Hai Rasulullah! Anas ini seorang pemuda yang cerdas. Biarlah dia melayani tuan!" Kata Anas:Lalu saya melayani dia dalam perjalanan dan waktu menetap. Dia belum pernah mengatakan kepada saya tentang sesuatu yang dikerjakan: "Mengapa begitu engkau kerjakan?" Dan belum pernah pula beliau berkata tentang sesuatu yang tidak (belum) saya kerjakan: "Mengapa tidak engkau kerjakan?" 1264. DariAbu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Ahli warisku tidak mempusakai dinar dan dirham. Apa yang aku tinggalkan, selain dari belanja istri ku dan kebutuhan pembantuku, adalah untuk sedekah".

1265. Dari Abi Abdur Rahman r.a. ketika Usman r.a. dikepung, ia menujukan pembicaraan kepada orang-orang yang mengepungnya, katanya: "Saya mohon pertolongan Tuhan terhadap kamu, dan saya tidak akan meminta bantuan melainkan kepada sahabat-sahabat Rasulullah. Tidakkah kamu ketahui, bahwa Rasulullah sawpernah bersabda: "Barangsiapa yang menggali (membuat) sumur, maka orang itu mendapat surga". Lantas saya gali. Tidakkah kamu ketahui bahwa sesungguhnya beliau bersabda: "Barangsiapa yang menyediakan perbekalan untuk tentara yang kekurangan, maka orang itu mendapat surga". Lantas saya sediakan untukmereka. "Kata Rawi: Lalu orang banyak membenarkan apa yang dikatakannya itu.

1266, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: Seorang laki-laki dari Bani Sahm keluar bersama Tamin Addari dan 'Adi bin Badda. Kemudian orang tadi mati di negeri di mana tidak ada orang Islam. Ketika keduanya (Tamin dan 'Adi) datang membawa peninggalannya, keluarga Sahm kehilangan sebuah gelas perak yang ditatahdengan emas. Rasulullah s.a.w. lalu menyuruh keduanya bersumpah. Kemudian gelas itu di jumpai di Mekkah. Mereka berkata: Kami beli gelas itu dari Tamin dan 'Adi. Dua orang laki-laki dari keluarga orang Sahm itu lalu berdiri dan bersumpah: "Kesaksian kami lebih benar dari kesaksian keduanya dan sesungguhnyagelas itu milik keluarga kami (Bani Sahm) ". Kata Rawi: Berkenaan dengan hal mereka itulah turun ayat ini, yang artinya:" Hai orang-orang yang beriman! Kalau kematian telah datang kepada salah seorang kamu, panggillah saksi-saksi dari kalangan kamu sewaktu membuat wasiat, dua orang yang jujur ​​darikalangan kamu sendiri atau dua orang yang lain dari kamu, kalau kamu sedang melakukan perjalanan di atas dunia dan kematian menimpamu. Kalau kamu merasa ragu-ragu maka tahanlah kedua saksi itu setelah sembahyang dan biarkanlah keduanya itu bersumpah dengan nama Allah; kami tidak mengingini keuntungandunia apa pun dalam hal ini. Meskipun yang mendapat keuntungan adalah keluarga terdekat kami sendiri. Kami tidak akan menyembunyikan kesaksian di depan Allah. Kalau kami melakukan itu tentulah kami termasuk orang-orang yang berdosa tapi kalau terbukti bahwa keduanya itu berhak mendapat dosa (bersalah),maka kedua orang yang lain tadi menggantikan tempatnya, yaitu paling dekat hubungan keterbatasannya dari orang-orang yang mendakwakan memiliki hak. Maka keduanya bersumpah dengan Allah: "Kami menyatakan bahwa kesaksian kami lebih benar dari kesaksian kedua orang itu. Kami tidak melanggar batas kebenaran,karena kalau kami melakukan itu tentulah kami termasuk orang-orang yang aniaya ". (al-Maidah, 106 - 107).

1267, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah saw. Lalu berkata: '' Tunjukkanlah kepada saya satu amal yang menyamai jihad! "Beliau bersabda:" Tidak ada saya memperolehnya! "Sabda beliau lagi:" Bila mujahid ( tempur) berangkat, sanggupkah engkau masuk ke mesjid,lalu berdiri sembahyang dan engkau tidak pernah berhenti; engkau puasa dan tidak pernah berbuka barang sehari? ' Sabda beliau selanjutnya: "Siapakah yang sanggup berbuat serupa itu?" 1268, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, kalanya: Ada orang bertanya: "Hai Rasulullah! Siapakah manusia yang lebih utama?" Rasulullahs.a.w. menjawab: "Orang mukmin yang berjihad dalam agama Allah dengan diri (jiwa) dan hartanya". Mereka bertanya: "Di bawah itu siapa!" Beliau menjawab: "Orang mukmim yang berada di jalan lereng bukit, dia bertaqwa kepada Tuhan, dan manusia terhindar dari kejahatannya" .1269, Dari Abu Hurairah ra,katanya: Saya dengar Rasulullah s.a.w. bersabda: "Perumpamaan orang yang berjihad dalam agama Allah (dan Tuhan mengetahui orang yang berjihad dalam agamaNya), seumpama orang puasa yang mengerjakan sembahyang. Tuhan menjamin kemenangan bagi orang yang berjihad dalam agamaNya; kalau dia gugur Tuhan akanmemasukkannya ke dalam surga atau mengembalikannya pulang dalam keadaan selamat dan mendapat pahala dan penyitaan ". 1270, Dari Abu Hurairah ra. katanya: Rasulullah saw bersabda:" Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan RasulNya, mengerjakan shalat, dan puasa dalam bulan Ramadan, adalah kewajibanTuhan memasukkannya ke dalam surga, baikpun ia berjihad dalam agama Allah atau tetap tinggal di negeri kelahirannya ". Orang banyak bertanya:" Apakah tidak baik tuan gembirakan manusia dengan yang demikian itu '! "Beliau menjawab:" Sesungguhnya dalam surga ada seratus derajat (tingkatan ). Tuhan menyediakannyauntuk orang-orang yang berjihad dalam agamaNya, jarak antara satu derajat dengan yang di atasnya bagai antara langit dan bumi. Jikalau kamu bermohon pada Tuhan, mohonkanlah beroleh Firdaus..Sesungguhnya Firdaus itulah yang paling baik dan paling tinggi derajatnya yang pernah diperlihatkan kepada saya.Di atasnya 'Arsy Tuhan, dan di situ mengalir sungai-sungai surga ".

1271, Dari Anas bin Malik r.a. dari Nabi saw. beliau bersabda: "Sesungguhnya berjihad untuk agama Allah di waktu pagi atau sore hari, lebih baik dari dunia dan seisinya" .1272, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw beliau bersabda: "Sesungguhnya busur panah dalam surga, lebih baik dari tempatterbit matahari dan terbenamnya ". Dan lagi beliau bersabda:" Sesungguhnya berjihad dalam agama Allah di waktu pagi hari, lebih baik dari pada tempat terbit matahari dan tempat terbenamnya ".

1273, Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda: "Seseorang yang meninggal, sedang dia memiliki kebaikan di sisi Tuhan, tidak menyukai untuk kembali ke dunia, biar diberikan kepadanya dunia dan seisinya, melainkan orang mati syahid, karena telah dilihatnya kelebihan mati syahiditu. Sesungguhnya dia suka kembali ke dunia, lalu terbunuh lagi. "

1274, Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Kalau sekiranya perempuan ahli surga datang kepada penduduk bumi niscaya akan disinarinya dunia antara langit dan bumi dan dipenuhinya dengan bau harum semerbak. Sesungguhnya tutup kepalanya lebih baik dari dunia dan seisinya.

1275, Dari Abu Hurairah ra. Katanya: Saya dengar Nabi saw bersabda: "Demi Tuhan yang diri ku di tanganNya! Kalau tidaklah karena mengingat beberapa orang di antara orang-orang mukmin yang tidak bersenang hati kalau dia tinggal dan saya pergi perang, sedang saya tidak sanggup menyediakan kendaraanuntuk mereka, niscaya saya akan tetap ikut pada setiap tim pergi berperang di jalan Allah. Dan demi Tuhan yang diri ku di tanganNya! Sesungguhnya saya sangat ingin kalau sekiranya saya terbunuh dalam perang di jalan Allah, kemudian dihidupkan, kemudian terbunuh lagi dan dihidupkan pula. kemudian terbunuhdan diaktifkan, dan akhirnya terbunuh lagi ".

1276, Dari Anas r.a .. katanya: Nabi s.a.w. mengutus sejumlah orang Bani Sulaim kepada Bani Amir yaitu sebanyak tujuh puluh orang. Setelah mereka tiba di situ, paman ku berkata kepada mereka: Kiranya mereka mengamankan saya, saya sampaikan kepada mereka pesan Rasulullah saw! Tapi kalau tidak, cepatlahmendekati saya! "Lalu ia dahulu menemui mereka, lantas mereka mengamankannya. Ketika ia menceritakan kepada mereka ajaran dari Nabi saw. mereka memberi isyarat kepada seorang laki-laki di antara mereka lalu ditusuknya paman sampai tembus. Kata paman:" Maha besar Tuhan! Saya menang, demi Tuhan Ka'bah! "Kemudian mereka menuju pada sahabat-sahabatnya yang lain, lalu mereka bunuh semuanya selain seorang laki-laki pincang yang naik ke bukit. Lalu Jibril mengabarkan pada Nabi s.a.w. bahwa mereka telah menemui Tuhannya dan Tuhan senang kepada mereka dan Dia memberikan mereka.

Kami pernah membaca (yang artinya): "Bahwa sampaikanlah kepada kaum kami, bahwa sesungguhnya kami telah menemukan Tuhan kami. Lalu Dia senang kepada kami dan kami disenangkannya". Kemudian dinasikhkan (ditiadakan). Lalu beliau mendoakan selama empat puluh hari pada waktu subuh untuk kebinasaan suku Ri'l,Zakwan, Bani Lihyan, dan Bani Ushaiyah, orang-orang yang mendurhakai Allah dan RasulNya saw

1277, Dari Jundab bin Sufyan ra, Rasulullah saw berada pada suatu pertempuran, dan jarinya berdarah, lalu beliau bersabda: "Engkaulah anak jari yang berdarah, dan engkau mengalaminya dalam membela agama Allah!" 1278, Dari Abu Hurairah r.a .: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Demi Allah yang diriku dalam tanganNya, seseorang yang dilukai dalam membela agama Allah dan Allah mengetahui orang yang luka dalam membela agamaNya, maka orang itu datang pada hari kiamat, dengan warnanya warna darah dan baunya bau kesturi ".

1279, Dari Anas ra, katanya: Bapak kecilku Anas bin Nadr tidak ikut serta dalam perang Badr. Lalu ia berkata: "Hai Rasulullah! Saya tidak turut dalam permulaan perang waktu tuan memerangi orang musyrik. Kalau sekiranya Tuhan menghadirkan saya waktu memerangi orang musyrik itu tentu Tuhan akanmelihat apa yang saya kerjakan ", Dan setelah tiba hari perang Uhud dan orang Muslim mendapatkan kemenangan, Anas bin Nadr berkata:" Ya Allah! Saya minta 'uzur kepada Engkau dari hal yang dikerjakan mereka, yakni sahabat-sahabatnya, dan saya minta kepada Engkau terlepas dari hal yang dikerjakan merekaitu, yakni orang-orang musyrik. Kemudian ia tampil ke muka, lalu bertemu dengan Sa'ad bin Mu'az, Lalu ia berkata: "Hai Sa'ad bin Mu'az! Surga, demi Tuhan! Sesungguhnya saya temukan baunya dari jurusan Uhud". Sa'ad berkata: "Tidak ada saya sanggupi, hai Rasulullah, mengerjakan apa yang dikerjakannya itu",Anas berkata: Maka kami temukan pada Anas bin Nadr lebih dari delapan puluh bekas kena pedang atau tusukan tombak atau kena panah. Kami menemukan ia telah dibunuh dan dicincang oleh orang-orang musyrik. Tidak ada seorang pun yang mengenalnya selain saudaranya yang perempuan, dengan memperhatikan jarinya.Anas berkata: Kami mengira ayat ini diturunkan berkenaan dengan hal itu dan yang serupa itu, yaitu ayat yang artinya: "Di antara orang-orang mukmin ada beberapa orang laki-laki yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Tuhan sampai akhir ayat" (surat Al Ahzab. 23).

1280, Dari Zaid bin Tsabit ra, katanya: Saya menyalin tulisan ayat Quran beberapa halaman, maka tidak saya temukan satu ayat dari surat Al Ahzab yang pernah saya dengar Rasulullah saw membacanya. Ayat itu hanya kedapatan pada Khuzaimah bin Tsabit, orang Ansar, di mana Rasulullah saw membuatkesaksiannya sama dengan kesaksian dua orang laki-laki lain, yaitu firman Tuhan yang artinya: "Di antara orang-orang mukmin ada beberapa orang laki-laki yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah" (Surat AI Ahzab, 23).

1281, Dari Bara 'ra, katanya: Seorang laki-laki, kepala dan lehernya tertutup dengan besi, datang menghadap Nabi saw Katanya: "Saya akan turut berperang lebih dahulu, kemudian baru saya memeluk agama Islam". Beliau bersabda: "Islamlah engkau lebih dahulu, kemudian berperang!" Lalu ia memeluk agamaIslam, kemudian ia turut berperang dan terbunuh. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Ia bekerja sedikit, tetapi banyak pahala" .1282, Dari Anas bin Malik ra, Ummu Rubaiyi 'binti Bara' (dan dia juga ibu Haritsah bin Suraqah) datang menghadap Nabi saw, lalu berkata: "Hai Nabi Allah! Baiklah tuanceritakan kepada saya tentang Haritsah, karena dia meninggal di hari perang Badr, kena panah yang kesasar. Jikalau dia berada dalam surga, saya sabar dan kalau ada bukan demikian, saya sungguh-sungguh akan menangisinya ". Beliau bersabda:" Hai Ummu Haritsah! Sesungguhnya dalam surga itu adaberapa lantai, sedang anak engkau memperoleh Firdaus tingkat yang paling tinggi ".1283, Dari Abu Musa ra. katanya: Seorang laki-laki menghadap Nabi saw, lalu berkata:" Ada orang berperang karena ingin mendapatkan rampasan, ada yang berperang karena ingin disebut orang (mencari nama), ada yang berperangkarena ingin dilihat orang, manakah yang berperang pada jalan (dalam agama) Allah? "Beliau bersabda:" Siapa yang berperang supaya kalimat (agama) Allah menjadi tinggi, itulah yang berperang dalam agama Allah ".1284, Dari Abdur Rahman bin Jabr ra, Rasulullah saw bersabda: "Kedua telapak kaki hambaTuhan yang berdebu karena berjihad dalam agama Allah, tidak akan disentuh api neraka ".1285, Dari Ikrimah ra, bahwa Ibnu Abbas ra mengatakan kepadanya dan kepada Ali bin Abdullah ra; katanya:" Kunjungilah Abu Sa'id dan dengarkanlah ceritanya! "Lalu kami mengunjunginya. Ketika itu ia dan saudaranyasedang berada dalam kebun milik mereka berdua yang sedang diairi. Setelah ia melihat kami, ia datang, lalu berjongkok dan terus duduk. Ia mengatakan: "Kami mengangkut batu bata untuk mesjid satu-satu, sedang Ammar mengangkutnya dua-dua. Kemudian Nabi saw lalu di situ dan dia sapu debu di kepalaAmmar dan beliau bersabda: "Wah Ammar dicela oleh kaum yang bersalah. Ammar memanggil mereka kepada Tuhan, sedang mereka memanggilnya ke neraka" .1286, Dari Aisyah ra, Rasulullah saw setelah kembali dari perang Khandaq, dia meletakkan senjata dan mandi, lalu malaikat Jibril datang kepada beliau,sedang kepala beliau penuh dengan debu. Lalu Jibril berkata: "Tuan letakkankah senjata? Demi Allah! Saya belum meletakkannya!" Rasulullah s.a.w. lalu bertanya: "Kemana?" Jawab Jibril: "Ke sana!" Dia menunjuk ke Bani Quraizhah. Kata Aisyah: "Lalu Rasulullah saw keluar menghadapi mereka" .1287, DariAnas r.a., katanya: Nabi s.a.w. adalah seorang yang sangat baik, sangat berani, dan sangat pemurah. Ada terjadi kegemparan di kalangan penduduk Medinah, dan Nabi saw paling dahulu mengendarai kuda. Beliau bersabda: "Kami dapati kuda itu sangat kencang" .1288, Dari Abu Hurairah ra Rasulullah s.a.w.bersabda: "Tuhan tertawa (merasa senang) pada dua orang, yang satu membunuh yang lain dan keduanya masuk surga. Seorang berperang di jalan (dalam agama) Allah, lalu ia terbunuh. Kemudian Tuhan menerima taubat orang yang membunuh, lalu ia mati syahid ( dalam perang di jalan Allah) ". 1289, Dari Abu Hurairahr.a .. katanya: Saya menghadap Rasulullah s.a.w. waktu di Khaibar sesudah orang Islam mendudukinya. Saya berkata: "Bagikanlah untuk saya!" Beberapa orang dari Bani Sa'id bin 'Ash berkata: "Jangan tuan bagikan untuknya, hai Rasulullah. Abu Hurairah berkata:" Orang inilah yang membunuh ibnu Qauqal! "IbnuSa'id bin 'Ash lalu berkata: "Aneh". Wabr (sebangsa binatang) datang kepada kami dari bukit Da'n mengabarkan, bahwa saya membunuh laki-laki Muslim yang dimuliakan Tuhan di tangan saya dan Tuhan tidak menghinakan saya di tanganNya ". 1290, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda:" Lima macamsyahid, yaitu karena wabah kolera, sakit perut, karam, ditimpa tanah longsor, dan syahid dalam perang di jalan Allah ".

1291, Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Wabab kolera itu termasuk syahid bagi setiap orang Islam yang meninggal karenanya". 1292, Dari Zaid bin Tsabit ra, kalanya: Rasulullah saw menyuruh menuliskan (mendiktekan) kepada saya firman Tuhan yang artinya: "Tidak ada samaorang yang duduk (tidak turut berperang) dengan orang yang berjihad (berperang) di jalan Allah ". Kata Anas: Maka datanglah Ibnu Ummi Maktum ketika beliau mendiktekan kepada saya. Lalu ia berkata:" Hai Rasulullah! Kalau sekiranya saya sanggup berjihad (berperang), niscaya saya akan turut berperang ".Dia seorang laki-laki yang buta. Lalu Tuhan menurunkan wahyu kepada Rasulullah saw sedang pahanya di atas paha saya. Maka terasa sangat berat bagi saya, sehingga saya khawatir paha saya akan pecah. Kemudian wahyu selesai. Tuhan menurunkan ayat yang artinya: "Selain orang yang memiliki cacat".

1293, Dari Anas r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. berangkat ke perang Khandaq, dan kebetulan kaum Muhajirin dan Ansar sedang menggali tanah (membuat parit) di waktu pagi yang amat dingin. Mereka tidak memakai pekerja (kuli) untuk mengerjakannya. Setelah melihat mereka payah dan lapar, iabersabda: "Ya Allah! Sesungguhnya hidup yang sejati adalah hidup akhirat. Maka ampunilah kiranya orang Ansar dan orang yang hijrah!" Lalu mereka menjawab: "Kamilah orang-orang yang berjanji setia kepada Muhammad. Untuk berjihad selama hayat" .1294, Dari Anas ra, katanya: Orang orang Muhajirin dan orangAnsar bekerja keras menggali parit sekitar Medinah. Mereka mengangkut tanah di atas punggung mereka sambil berkata: "Kamilah orang-orang yang berjanji setia kepada Muhammad. Untuk membela Islam selama hayat". Nabi s.a.w. menjawab: "Ya Allah! Sesungguhnya kebaikan yang hakiki hanyalah kebaikan akhirat.Berilah kiranya keberkahan kepada orang-orang Anshar dan orang-orang yang hijrah ". 1295, Dari Bara 'ra, katanya: Saya lihat Rasulullah sa w. Pada hari perang Ahzab mengangkut tanah, dan sesungguhnya tanah itu melumari putih perutnya. Beliau bersabda:" Jikalau tidaklah Engkau Ya Tuhan, kami tidakmendapat petunjuk dan pengajaran. Kami tidak bersedekah dan berkurban. Tidak sembahyang dan menunaikan kewajiban. Karena, itu turunkanlah kiranya kepada kami ketenteraman. Teguhkanlah pikiran kami menghadap lawan. Mereka selalu melakukan keaniayaan. Kalau mereka menjalankan paksaan, kami tetap melawan ".

1296, Dari Anas r.a .: Nabi s.a.w. ketika berada dalam satu perang, beliau bersabda: "Sesungguhnya ada beberapa kaum (golongan yang tinggal) di Medinah, setiap kita melalui satu bukit dan lembah, mereka tetap bersama. kita (sama-sama mendapat pahala). Mereka dihalangi oleh udzur".

1297, Dari Abu Sa'id ra, katanya: Saya dengar Nabi sa.w. bersabda: "Barangsiapa puasa sehari dalam perjuangan di jalan Allah, dijauhkan wajahnya dari api, neraka sejauh tujuh puluh tahun perjalanan".

1298, Dari Zaid bin Khalid r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Siapa yang menyiapkan kebutuhan orang berperang dalam agama Allah, maka sesungguhnya dia berarti turut berperang. Siapa yang membantu keluarga orang yang berperang dalam agama Allah, maka berarti dia turut berperang".

1299, Dari Anas r.a., katanya: Nabi s.a.w. tidak pernah masuk ke dalam rumah perempuan di Medinah, selain rumah istri-istri beliau, kecuali rumah Ummu Sulaim. Orang bertanya kepada beliau. Jawabnya: "Saya kasihan kepada Ummu Sulaim, karena saudaranya terbunuh dekat saya dalam peperangan" .1300, DariJabir r.a., katanya, Nabi s.a.w. bersabda: "Siapakah yang dapat menyampaikan kepada saya berita musuh dalam peperangan Ahzab?" Zubair menjawab: "Saya!" Kemudian beliau bersabda: "Siapakah yang sanggup menyampaikan kepada saya berita kondisi musuh?" Zubair menjawab: "Saya!" Lalu Nabi s.a.w. bersabda:"Sesungguhnya Setiap Nabi ada pembantunya (pengikut yang setia), dan asisten saya adalah Zubair" .1301, Dari Anas 'bin Malik rakatanya, Rasulullah saw bersabda: "Ubun-ubun kuda itu memiliki keberkahan". 1302, Dari 'Urwah Al Bariqi r.a .: Nabi s.a.w. bersabda: "Pada ubun-ubun kuda itu terletak kebaikansampai hari kiamat, yaitu pahala dan rampasan perang ".

1303, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw bersabda: "Siapa yang memelihara kuda untuk perang dalam agama Allah, karena percaya kepada Allah mengizinkan janjiNya. maka makanan kuda. minuman dan kencingnya menambah berat timbangan amal pada hari kiamat." 1304, Dari Sahl ra, katanya: Nabi sawmemiliki seekor kuda di kebun kami, namanya Luhaif.1305, Dari Abdullah bin Umar ra, katanya: Saya dengar Rasulullah saw bersabda: "Kecelakaan itu dapat timbul karena tiga hal: kuda, perempuan dan rumah" .1306, Dari Anas ra, Nabi saw datang kepada mereka dengan mengendarai kuda yang tidak berpelana,di kuduknya ada pedang.1307, Dari Anas ra: Nabi saw memiliki seekor unta yang bernama 'Adba, yang cepat larinya. Maka datanglah seorang Arab dusun menunggang unta pilihan, lalu didahuluinya unta Nabi. Hal itu menjadi keberatan bagi beberapa orang Islam, sehingga ia mengetahuinya, lalu beliaubersabda: "Hak Tuhan, bahwa sesuatu yang tinggi di dunia, dapat direndahkannya" .1308, Dari Umar bin Khattab ra: Ia membagikan pakaian bulu kepada beberapa orang perempuan Madinah. Maka tinggal sehelai pakaian bulu yang bagus. Beberapa orang yang ada di dekatnya berkata kepadanya: "Hai Amirul Mukminin!Berikanlah ini pada putri Rasulullah s.a.w. yang ada di dekat tuan! "Maksud mereka Ummu Kalsum blnti Ali. Umar berkata:" Ummu Salit yang lebih berhak! Ummu Salit perempuan Ansar di antara orang yang berjanji setia kepada Rasulullah saw "Kata Umar lagi:" Dia membawa girbah (tempat air) untuk kamipada hari perang Uhud ".1309, Dari Rubaiyi 'binti Mu'awwiz ra, katanya: Kami turut berperang bersama Nabi saw Kami memberi minum pasukan dan melayani mereka, dan kami membawa orang-orang yang luka dan tewas ke Medinah" .1310, Dari Aisyah ra, katanya: Nabi saw berjaga malam hari. Setelahia sampai ke Medinah, beliau bersabda: "Mudah-mudahan ada seorang laki-laki yang shalih di antara sahabat-sahabat saya yang akan mengontrol saya malam ini". Tiba-tiba kami dengar bunyi senjata. Lalu beliau bertanya: "Siapakah ini?". Lalu orang itu menjawab: "Saya Sa'ad bin Abi Waqas! Saya datang untukmengontrol tuan ". Nabi saw lantas tidur.1311, Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw, beliau bersabda:" Celakalah budak dinar, budak dirham dan budak pakaian. Jika diberi ia suka dan jika tidak diberi ia marah. Ia celaka dan tersungkur (merugi). Jika ia kena duri tidak tercabut. Berbahagialah seseorangyang memegang tali kekang kudanya dalam membela agama Allah. Kusut masai rambut-rambut kepalanya dan berdebu telapak kakinya. Jikalau ia dalam pengawalan, ia tetap mengontrol. Dan kalau ia dalam barisan, ia tetap dalam barisan. Jikalau ia minta izin, tidak diberi izin. Dan kalau ia minta pertolongan,tidak diberi pertolongan.1312, Dari Anas ra, katanya: Pada suatu saat kami bersama Nabi saw, yang jadi payung kebanyakan kami adalah pakaiannya. Adapun orang-orang yang puasa, tidak mengerjakan apa-apa. Orang-orang yang tidak puasa, menghalau kendaraan, melayani orang yang puasa dan mengurus beberapakebutuhan. Nabi s.a.w. bersabda: "Orang-orang yang tidak puasa hari ini juga mendapat pahala" .1313, Dari Sahl bin Sa'ad As Sa'idi ra, Rasulullah saw bersabda: "Siapa-siapa menghadapi musuh barang sehari dalam perang, membela agama Allah, lebih baik dari dunia seisinya. Tempat cemeti seseorang dalamsurga, lebih baik dari dunia dan seisinya. Perjalanan di waktu sore atau pagi yang dilakukan seseorang dalam perang di jalan Allah, lebih baik dari dunia dan seisinya ".1314, Dari Mus'ab bin Sa'ad ra katanya: Sa'ad mengira bahwa ada keuntungan dari orang lain. Lalu Nabi saw bersabda: "Kamutidak mendapat pertolongan dan rezeki melainkan karena orang-orang yang lemah di antara kamu ".

1315, Dari Abi Sa'id Al Khudri ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Akan datang suatu zaman, di mana beberapa golongan manusia berperang. Lalu ditanyakan:" Apakah dalam golongan kamu orang yang menjadi sahabat Nabi saw? "Di jawab: "Ya!" Lalu diberi kemenangan. " Kemudian datang pula suatu zaman.Ditanyakan: "Apakah dalam golongan kamu orang yang bersahabat dengan sahabat-sahabat Nabi saw?" Dijawab: "Ya". Lalu diberi kemenangan. Kemudian datang lagi suatu zaman. Lalu ditanyakan: "Apakah dalam golongan kamu orang yang bersahabat dengan sahabat-sahabat Nabi saw?" Dijawab: "Ya!" Lalu diberikemenangan ".

1316, Dari Sahl bin Sa'ad As Sa'idi ra: Rasulullah saw bersama timnya bertemu dengan kaum musyrik, lalu terjadi perang. Sesudah itu, Rasulullah s.a.w. berkumpul kembali dengan tentara beliau dan kaum musyrik begitu pula. Di antara sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w. ada seorang laki-lakitidak dibiarkannya musuh yang terpencil dan yang terpisah, melainkan dibunuhnya dan ditetaknya dengan pedangnya. Mereka berkata: "Tiadalah seorang pun di antara kami yang lebih dari si Anu itu". Lalu Rasulullah s.a.w. bersabda: "Adapun ia sesungguhnya isi neraka". Seorang di antaranya berkata: "Sayaakan menemaninya ". Kata Sahl:" Lalu laki-laki itu keluar bersama dengan dia. Setiap laki-laki itu berhenti, ia pun berhenti pula. Setiap kali laki-laki itu berjalan cepat, ia berjalan cepat pula. Kemudian laki-laki itu mendapat luka parah, lalu ia ingin segera mati, maka diletakkannya pangkal pedangnyadi tanah, dan mata pedang itu antara kedua susunya, lalu ditekankannya badannya di atas pedangnya itu, maka ia membunuh diri: Orang yang mengikutinya tadi lalu pergi menghadap Rasulullah ". Beliau bersabda:" Kenapa? "Katanya:" Laki-laki yang tuan sebutkan baru-baru ini memang termasuk isi neraka ". Orangbanyak merasa agak terkejut mendengar kondisi yang demikian. Katanya: "Baiklah saya sampaikan kepada kamu kejadiannya. Sengaja saya pergi menurutinya, kemudian ia mendapat luka berat, dan ingin segera mati, lalu diletakkannya, pangkal pedangnya di tanah, dan mata pedang antara dua susunya, kemudianditekankannya badannya di atas pedang itu, lalu ia bunuh diri ".

Ketika itu Rasulullah s.a.w. bersabda: "Ada orang yang mengerjakan amal isi surga menurut pandangan manusia, sedang ia termasuk isi neraka. Ada orang yang mengerjakan amal isi neraka menurut pandangan manusia, sedang ia termasuk isi surga" .1317, Dari Salamah bin Akwa 'ra, katanya: Nabi saw melaluisatu kaum dari suku Aslam. Mereka berlomba memanah. Lalu Nabi s.a.w. bersabda: "Panahlah hai Bani Ismail! Nenek moyang kamu adalah orang yang pintar memanah. Panahlah! Saya di pihak Bani Polan". Kata Salamah: Salah satu dua golongan itu menahan tangannya (tidak memanah). Rasulullah s.a.w. bertanya:"Kenapa kamu tidak memanah?" Jawabnya: "Bagaimana kami akan memanah, sedang tuan di pihak mereka!" Nabi s.a, w. bersabda: "Panahlah! Sesungguhnya saya di pihak semua!" 1318, Dari Abu Usaid ra "katanya: Pada hari perang Badr, ketika kami berbaris menghadap tim Qureisy dan mereka berbaris menghadapkami, Nabi s.a, w. bersabda: "Ketika mereka mendekati kamu maka bidiklah dengan panah!" 1319, Dari Umar ra, katanya: Properti Bani Nadir (suku Yahudi yang berkhianat). sebagian harta yang diserahkan oleh Tuhan kepada RasulNya saw (Harta fai'a), yang didapat oleh orang Islam bukan dengan kuda dankendaraan (perang), harta itu diutamakan untuk Rasulullah saw Dengan itu ia belanjai keluarga beliau untuk setahun. Kelebihannya ia belikan senjata dan tanah / ternak untuk persiapan pertahanan agama Allah ".1320, Dari Jabir bin Abdullah ra: Ia turut berperang bersama Rasulullah saw kejurusan Najd. Setelah Rasulullah s.a.w. berangkat, ia pun berangkat bersama beliau. Tibalah waktu mereka beristirahat di

lembah di mana banyak pohon berduri. Rasulullah berteduh di bawah pohon. Dia berhenti di bawah sebatang pohon dan ia menggantungkan pedang beliau di pohon itu. Kami tertidur sebentar. Tiba-tiba Rasulullah s.a.w. memanggil kami, dan di waktu itu di sisi beliau ada seorang Arab dusun. Lalu beliaubersabda: "Orang ini mencabut pedang saya dari sarungnya ketika saya tertidur. Lalu saya terbangun, sedang pedang itu berkilat-kilat terhunus di tangannya. Katanya:" Siapakah yang akan mempertahankan tuan terhadap saya? "Jawab saya:" Allah! "Tiga kali dia ucapkan. Tiadalah ia siksa orang itudan ia pun duduk.1321, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: Nabi saw berdo'a waktu beliau berada di Qubbah: "Ya Allah! Aku memohon ke hadapan Engkau supaya janji Engkau terjadi, Ya Tuhan! Jikalau Engkau kehendaki, tiadalah Engkau akan disembah orang sesudah hari ini!" Abu Bakar lalu memegang tangan beliau,katanya: "Cukuplah hai Rasulullah! Sesungguhnya tuan sangat nyinyir pada Tuhan!" Dia waktu itu memakai baju besi, lalu ia buka dan beliau bersabda: "Kaum musyrik itu bakal dikalahkan dan lari cerai berai. Pada hari kiamat, mereka akan disiksa. Hari kiamat itu lebih berbahaya dan lebit pahit" .1322,Dari Anas r.a .: Nabi s.a.w. memberi kelonggaran kepada Abdur Rahman bin Auf dan Zubair buat memakai baju sutra, karena keduanya kena penyakit gatal (kudis) ". 1323, Dari Anas ra: Abdur Rahman bin Auf dan Zubair mengadukan penyakitnya kepada Nabi saw Yakni disebabkan tuma. Lalu beliau memperbolehkankeduanya memakai sutra. Saya lihat keduanya memakai sutra dalam peperangan ". 1324, Dari Ummu Haram ra: Ia mendengar Nabi saw bersabda:" Angkatan pertama dari umat ku yang berperang mengarungi lautan, telah dipastikan masuk surga. "Kata Ummu Haram: Saya bertanya:" Hai Rasulullah! Apakah sayadalam golongan mereka? "Beliau menjawab:" Engkau dalam golongan mereka! "Kemudian Nabi saw bersabda lagi:" Angkatan pertama dari umat ku yang memerangi negeri Kaisar (Rum), mendapat ampunan ". Saya bertanya:" Apakah saya dalam golongan mereka, hai Rasulullah? "Beliau menjawab:" Tidak! "

1325, Dari Abdullah bin Umar ra: Rasulullah saw bersabda: "Kamu akan memerangi orang Yahudi, sampai ada seseorang di antara mereka bersembunyi di balik batu, lalu batu itu berkata:" Hai hamba Allah! Ini orang Yahudi di balikku. Bunuhlah dia! "1326, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliaubersabda: "Sebelum kiamat terjadi kamu akan memerangi orang Yahudi, sampai sebuah batu di mana orang Yahudi bersembunyi di baliknya, berkata:" Hai orang Islam! Inilah orang Yahudi di balikku! Bunuhlah dia! "1327, Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Rasulullah saw bersabda: "Sebelum terjadi kiamat, kamumemerangi orang Turki, matanya sipit, warna mukanya merah, hidungnya kemek, seolah-olah muka mereka bagai perisai yang dipukuli. Dan sebelum kiamat terjadi, kamu memerangi suatu kaum, terompah mereka terbuat dari bulu ".1328, Dari Ali ra, katanya: Ketika terjadi perang Ahzab, Rasulullah saw bersabda:"Kiranya Tuhan memenuhkan rumah-rumah dan kubur-kubur mereka dengan api, karena mereka melalaikan (menunda) kami dari mengerjakan shalat wustha ('Ashar), sehingga terbenam matahari!". 1329, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Pernah Nabi saw berdo'a dalam qunut: "Ya Allah! Selamatkan kiranya Salamahbin Hisyam! Ya Allah! Selamatkan kiranya 'Ayyasy bin Abi Rabi'ah. Ya Allah! Selamatkanlah kiranya orang-orang mukmin yang lemah! Ya Allah! Turunkanlah kiranya siksaan keras kepada kaum Mudar! Ya Allah! Hukumlah mereka dengan musim kemarau seperti musim kemarau zaman Yusuf! "1330, Dari Abdullah bin AbuAufa ra, katanya: Pada hari perang Ahzab, Rasulullah saw mendo'akan kebinasaan orang-orang musyrik. Do'a beliau: "Ya Allah, Tuhan Yang menurunkan Kitab dan cepat membuat perhitungan! Ya Allah, Cerai-beraikanlah kiranya kelompok musuh! Ya Allah, Cerai-beraikanlah mereka dengan goncangan (kacaukanlah) mereka!1331, Dari Aisyah ra, katanya: Beberapa orang Yahudi masuk ke tempat Nabi saw. lalu mereka berkata: "Assamu'alaika (matilah engkau)". Lalu saya mengutuk mereka. Dia bertanya kepada ku: "Mengapa engkau '?" Kata saya: "Tidakkah tuan dengar apa yang mereka ucapkan '?" Beliau bersabda: "Tidakkah engkaudengar jawab saya: "Dan kamulah yang begitu!"

1332, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Thufail bin Amr Ad Dausi bersama teman-temannya datang menghadap Nabi saw, lalu mereka berkata: "Hai Rasulullah! Bahwa suku Daus durhaka dan enggan (tidak mau menerima kebenaran agama). Maka do'akanlah ke Tuhan sehingga mereka binasa! " Ada yang mengatakan:"Binasalah kiranya suku Daus!" Ia mendo'a: "Ya Allah! Tunjukilah kiranya suku Daus dan pertemukanlah dengan orang Islam!"

1333, Dari Anas r.a., katanya: Ketika Nabi s.a.w. bermaksud mengirim surat kepada pembesar Rum, ada orang yang mengatakan kepada beliau: "Mereka tidak ingin membaca suatu surat melainkan kalau ada cap (stempel)". Lalu beliau membuat stempel dari perak, dan saya melihat putihnya di tangan beliau dan ditulisdi dalamnya "Muhammad Rasulullah".

1334, Dari Shal bin Sa'ad ra, Ia mendengar Nabi saw bersabda di hari perang Khaibar: "Sesungguhnya akan saya berikan bendera kepada seorang laki-laki yang di tangannya Tuhan akan memberikan kemenangan". Mereka lalu berdiri mengharapkan siapa di antara mereka yang akan diberi. Mereka sekalianpagi-pagi (cepat) datang karena mengharapkan supaya diberikan kepadanya bendera. Nabi s.a.w. bersabda: "Di mana Ali" Lalu dikatakan orang: "Dia sakit mata". Lalu beliau perintahkan supaya Ali dipanggil. Dia meludahi kedua matanya dan sembuhlah sakitnya waktu itu juga, sehingga seolah-olah Alitidak pernah sakit. Ali berkata: "Kita perangi mereka, sampai mereka mirip dengan kita. Nabi bersabda:" Tunggulah, sampai engkau berhenti (tiba) di tempat mereka, Kemudian ajaklah mereka masuk Islam dan ceritakankah apa yang wajib bagi mereka. Maka demi Allah, sesungguhnya jika seorang laki-laki yangmendapat petunjuk karena engkau, lebih baik untuk engkau dari unta dan binatang ternak ", 1335, Dari Anas ra: Nabi saw berangkat ke Khaibar. Dia datang ke situ pada malam hari. Biasanya ketika ia sampai ke satu kaum pada malam hari, ia tidak menyerbu mereka sebelum waktu subuh. Padapagi harinya, orang Yahudi keluar ke tempat kerja mereka. Ketika mereka melihat dia, mereka mengatakan: "Muhammad, demi Allah! Muhammad dan tentara". Lalu, Nabi s.a.w. bersabda: "Allah Maha Besar! Hancurkanlah Khaibar! Sesungguhnya ketika kami tinggal di halaman rumah satu kaum, maka pagi itu adalahsangat buruk bagi orang-orang yang diberi peringatan (tetapi menolak) ". 1336, Dari Zuhri, katanya: Saya mendengar Ka'ab bin Malik mengatakan: Rasullullah saw ketika bermaksud hendak melakukan peperangan biasanya menutup (merahasiakan) dengan menyebut perang yang lain, sampai pada perang Tabuk.Dilaksanakan peperangan itu oleh Nabi s.a.w. pada musim yang sangat panas dan menghadapi perjalanan yang jauh serta melalui gurun pasir, menghadapi peperangan melawan musuh yang sangat banyak jumlahnya. Maka dijelaskan oleh Nabi kepada kaum Muslimin kondisi (kekuatan) musuh, sehingga kaum Muslimin mengadakanpersiapan (kekuatan) seimbang dengan kekuatan musuh, serta memberitakan kepada mereka tujuan yang hendak dicapai.1337, Dari Amrah binti Abduruhman, bahwa dia mendengar 'Aisyah ra berkata: Kami berangkat bersama Rasulullah s.a.w. pada malam kedua puluh lima dari bulan Zulkaedah, dengan tujuan hanyauntuk mengerjakan haji. Setelah kami mendekati Mekkah, Rasulullah s.a.w. memerintahkan, supaya siapa yang tidak membawa batas-ya (binatang korban), ketika telah selesai mengerjakan tawaf dan sa'i antara Shafa dan Marwah, harus menyelesaikan ibadah haji (mencukur atau memotong rambut) dan kembali memakaipakaian biasa. Kata 'Aisyah: "Di hari Nahr (Qurban) dibawa orang kepada kami daging sapi". Lalu saya bertanya "Daging apakah ini?" Jawabnya: "Qurban Rasulullah saw untuk istri-istri beliau" .1338, Dari Ibnu Umar ra dari Nabi s.a. w., beliau bersabda: Mengindahkan dan mematuhi perintah itu adalahwajib, selama tidak diperintah mengerjakan maksiat (dosa). Tapi kalau kamu diperintah berbuat maksiat (dosa), jangan diindahkan dan jangan dipatuhi! "1339, Dari Abu Hurairah ra, Ia mendengar Rasulullah saw bersabda:" Kita umat yang terakhir (di dunia) paling di muka (di akhirat). Siapa yang mematuhiperintah saya, berarti ia telah patuh kepada Tuhan. Sebaliknya, siapa yang mendurhakai saya, sesungguhnya ia mendurhakai Tuhan. Siapa yang mematuhi Amir (pembesar negeri), sesungguhnya ia telah mematuhi saya dan siapa yang mendurhakai Amir, sesungguhnya ia telah mendurhakai saya. Dan sesungguhnya Imamitu dinding (pembela) terhadap rakyat yang dibelakangnya. Jika rakyat itu diperangi musuh, Imam mempertahankannya. Jikalau ia memerintahkan taqwa kepada Allah dan ia bersikap adil, maka karena hal yang demikian itu, ia memperoleh pahala. Sebaliknya kalau ia berkata (berbuat) bukan demikian, maka iaberdosa (dihukum) ".

1340, Dari Ibnu Umar ra, katanya: "Kami kembali dari peperangan di tahun sesudah tahun perjanjian Hudaibiyah. Apa yang dilakukan oleh dua orang yang berkumpul di antara kami di bawah pohon tempat kami melakukan baiah (janji setia), adalah rahmat dari Allah". Ditanyakan kepada Nafi ': "Apa isinya itu,siap matikah? "Jawabnya:" Tidak! Melainkan berjanji supaya tetap sabar ".

1341, Dari Abdullah bin Zaid ra, katanya: Ketika perang Harrah, ada orang yang datang kepadanya, lalu ia bertanya: "Benarkah Ibnu Hanzalah mengambil bi'at orang banyak untuk siap mati?" Jawabnya: "Tidak! Saya tidak mengambil bi'at seseorang pun serupa itu sesudah Rasulullah saw"

1342, Dari Salamah bin Akwa 'ra, katanya: Saya telah berbi'at (berjanji setia) kepada Nabi saw Kemudian saya pergi berteduh di bawah sebuah pohon. Ketika orang telah agak lengang, beliau bertanya: "Hai Ibnu Akwa ?! Apakah engkau tidak turut berbi'at?" Saya menjawab:

"Saya telah berbi'at, hai Rasulullah!" Beliau bersabda: "Berbi'atlah sekali lagi!" Lalu saya berbi'at kali yang kedua. Maka ditanyakan orang kepadanya: "Tentang apakah kamu berbi'at pada hari itu?" Jawabnya: "Siap untuk mati!"

1343, Dari Mujasyi 'ra, katanya: Saya menghadap Nabi saw bersama saudara saya, lalu saya berkata: "Terimalah bi'at kami untuk hijrah!" Lalu beliau bersabda: "Hijrah telah lewat!" Lalu saya bertanya: "Untuk apakah tuan menerima bi'at kami '?" Beliau bersabda: "Untuk membela Islam dan berjihad". 1344,Dari Abdullah ra, katanya: Pada suatu hari seorang laki-laki datang kepada saya, lalu ia bertanya tentang sesuatu hal yang saya tidak tahu jawabnya. Ia bertanya: "Bagaimana pendapat kamu tentang seorang laki-laki yang melaksanakan kewajiban lagi rajin? Ia ke luar bersama pemimpin-pemimpin kami dalambeberapa peperangan, lalu ia memerintahkan kepada kami hal-hal yang tidak kami ketahui (sanggupi) ". Saya menjawab:" Demi Allah! Saya tidak tahu apa yang akan saya katakan kepada engkau melainkan bahwa kami pernah bersama Rasulullah saw Bisa jadi beliau memerintahkan kepada kami sesuatu hal (pekerjaan)hanya sekali saja, lalu kami kerjakan. Kamu selalu dalam kebaikan, selama kamu bertaqwa kepada Allah. Dan kalau ada sesuatu hal yang menjadi keraguan dalam hatimu, tanyakan kepada orang lain, sehingga hilang keraguan itu dari hatimu. Mungkin engkau menemui orang itu. Demi Allah, tiada Tuhan melainkanDia, apa yang saya ingat tentang apa yang telah lewat dari dunia ini hanyalah sebagai kolam, minumlah yang bersih dan tinggalkan mana yang keruh ".

1345, Dari Abdullah bin Abu Aufa ra: Rasulullah saw pada suatu hari menanti musuh sampai matahari condong. Kemudian beliau berdiri di hadapan orang banyak, lalu bersabda: "Wahai saudara-saudara! Janganlah mengharap-harapkan menemui musuh, mintalah kesejahteraan kepada Allah! Tetapi kalau kamu bertemudengan musuh, sabarlah (berhati teguh)!

Ketahuilah, sesungguhnya surga itu berada di bawah bayangan pedang ".

Kemudian beliau berkata: "Wahai Tuhan yang menurunkan Kitab, yang menjalankan awan dan mencerai-beraikan pasukan musuh! Cerai-beraikanlah mereka, dan tolong kami melawan mereka!". 1346, Dari Ya'la ra, katanya: Saya turut berperang bersama Rasulullah saw dalam perang Tabuk. Saya menunggang seekorunta muda, dan unta itulah yang lebih saya percayai untuk dikendarai. Kemudian saya mempekerjakan seorang pekerja, lalu ia berkelahi dengan seorang laki-laki lain. Seorang di antara keduanya menggigit tangan yang lain (lawannya),

lalu direnggutnya tangannya dari mulut lawannya sampai tercabut giginya. Kemudian orang yang menggigit menghadap Nabi s.a. w. lalu dimaafkannya. Beliau bersabda: "Apakah ia mengulurkan ia tangannya kepada engkau, lalu engkau gigit sebagaimana unta jantan menggigit?" 1347, Dari Abu Hurairah ra: Rasulullahs.a.w. bersabda: "Saya diutus membawa kata yang cukup singkat. Saya ditolong beroleh kemenangan dengan perasaan takut di hati musuh. Pada suatu malam ketika saya sedang tidur, saya bermimpi diberi anak kunci perbendaharaan bumi (negeri-negeri), lalu diletakkan di tanganku". Kata Abu Hurairah: "Rasulullahs.a.w. telah pergi (wafat), dan kamulah yang akan menggali isi perbendaharaannya. "1348, Dari Asma 'ra, katanya: Saya membuat makanan untuk Rasulullah

s.a.w. di rumah Abu Bakar ketika ia hendak hijrah ke Medinah. Kata Asma ': Kami tidak mendapatkan tali untuk pengikat makanan dan minuman nya, lalu saya katakan pada Abu Bakar: "Demi Allah, saya tidak mendapatkan sesuatu untuk pengikat, melainkan ikat pinggangku". Katanya: "Belah dualah ikat pinggangitu, dan ikatkanlah yang satu untuk minuman dan yang satu lagi untuk makanan! ". Lalu saya lakukan. Karena itulah Asma 'dinamai Zatan Nithaqain (yang memiliki dua ikat pinggang) .1349, Dari Usamah bin Zaid ra:" Rasulullah saw menunggang keledai yang pakai pelana dan ia berpijak di atas sanggurdi,dan memboncengkan Usamah di belakang beliau ".1350, Dari Abdullah bin Umar ra," Rasulullah saw melarang membawa Quran dalam perjalanan ke negeri musuh ".1351, Dari Abu Musa Asy'ari ra, katanya: Ketika kami bersama Rasulullah saw kalau sampai di tempat yang tinggi dan di bawahnya terletak lembah,kami tahlil dan takbir dengan suara keras. Lalu Nabi s.a.w. bersabda: "Saudara-saudara! Jangan sekeras itu, sesungguhnya kamu tidak mendo'a kepada yang tuli dan yang jauh. Sesungguhnya Dia bersama kamu, mendengar lagi dekat. Maha Suci namaNya dan tinggi kekuatanNya" .1352, Dari Jabir bin Abdullah ra,katanya: "Di waktu kami mendaki, kami bertakbir (membaca Allahu Akbar) dan dikala menurun, kami bertasbih (membaca Subhanallah)". 1353, Dari Abu Musa ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Jikalau seseorang sakit atau bepergian, dituliskan untuknya mirip dengan apa yang dikerjakannya di waktu itumenetap dan sehat ".1354, Dari Ibnu Umar ra dari Nabi saw beliau bersabda:" Kalau sekiranya orang banyak mengerti apa yang mungkin terjadi dalam bepergian sendirian sebagai yang saya ketahui, tentulah tidak ada seorang pun pengendara akan berjalan malam hari sendiri saja ". 1355, Dari Abdullah bin Umarra, katanya: Seorang laki-laki datang menghadap Nabi saw, lalu mohon izin kepada beliau untuk berjihad (perang). Beliau bertanya: "Apakah induk engkau masih hidup?" Jawabnya: "Masih!" Beliau bersabda: "Maka berjihadlah mengurus kedua orang tua itu!".

1356, Dari Abu Basyir ra: Ia pernah bersama Rasulullah saw dalam suatu perjalanan, sedang orang lain tinggal di rumah mereka. Rasulullah s.a.w. lalu mengutus seorang utusan buat memberitahukan: "Ingatlah! Tidak bisa terikat satu kalung dari tali panah di kuduk unta. Semuanya harus diputus" .1357,Dari Ibnu Abbas r.a .: Ia mendengar Nabi s.a.w. bersabda: "Janganlah seorang laki-laki tinggal berdua saja dengan seorang perempuan! Dan janganlah seorang perempuan bepergian, melainkan bersama muhrim!" Seorang laki-laki lalu berdiri, katanya: "Hai Rasulullah! Nama saya telah terdaftar untuk perangini dan itu, sedang istri saya akan pergi mengerjakan haji ". Beliau bersabda:" Pergilah engkau berhaji bersama istri engkau! "1358, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Allah kagum melihat suatu kaum yang masuk surga dalam kondisi berantai (dipaksa) ". 1359, Dari Sha'bbin Jatstsamah r.a., katanya: Nabi s.a.w. bertemu dengan saya di Abwa 'atau di Waddan, dan ada orang yang bertanya tentang orang-orang musyrik yang tinggal di rumah mereka, lalu diambil (ditangkap) wanita-wanita dan anak-anak mereka. Beliau bersabda :. "Mereka

(Perempuan dan anak-cucu) itu termasuk golongan mereka (orang musyrik) ". Dan saya dengar beliau bersabda:" Tiadalah perlindungan melainkan dari Allah dan) RasulNya ".1360, Dari Abdullah bin Umar ra: Seorang perempuan ditemukan mati terbunuh dalam suatu peperangan di zaman Nabi saw Lalu Rasulullahs.a.w. tidak mengizinkan membunuh perempuan dan anak-anak)

1361, Dari lbnu Umar ra, katanya: Seorang perempuan ditemukan mati terbunuh dalam suatu peperangan di masa Rasulullah saw Lalu beliau melarang membunuh perempuan dan anak-anak.1362, Dari Ibnu Abbas ra: Ketika ia mendengar berita bahwa Ali membakar, suatu kaum, Ia berkata: Kalau saya, mereka tidaksaya bakar, karena pernah Nabi s.a.w. bersabda: "Janganlah kamu menyiksa dengan cara siksaan Tuhan!" Saya akan membunuh mereka, sebagaimana Nabi saw bersabda: "Siapa yang mengganti agama, bunuhlah!" 1363, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya dengar Rasulullah saw bersabda: "Seekor semut menyengatsalah seorang Nabi. Nabi itu pun menyuruh menemukan sarang semut itu lalu dibakar. Allah lalu menurunkan wahyu kepada Nabi itu: "Sesungguhnya hanya seekor semut yang menyengat engkau, dan engkau bakar salah satu umat yang bertasbih kepada Tuhan!". 1364, Dari Jabir ra, katanya: Rasulullah saw bersabdakepada saya: "Mengapa tidak engkau senangkan hati saya berkenaan dengan Zul Khalashah? Zul Khalashah itu sebuah rumah berhala suku Khas'am yang dinamakan" Ka'bah Yamaniah ". Kata Jarir: Saya lalu berangkat dengan seratus lima puluh orang berkuda dari suku Ahmas. Mereka semua anggota mengendarai kuda,dan saya tidak dapat tetap di atas punggung kuda. Dia lalu memukul dada saya sehingga terlihat bekas jarinya di dada saya. Ia mendo'a: "Ya Allah! Tetapkanlah ia duduk di atas kuda, dan jadikanlah ia indikator yang benar!" Jarir berangkat ke Zul Khalashah, lalu dipecahnya dan dibakarnya. Berikutnyaia mengirim utusan kepada Rasulullah s.a.w. memberi kabar kepada beliau. Utusan Jarir berkata: "Demi Tuhan yang mengutus tuan dengan kebenaran, saya datang menghadap tuan ketika saya tinggalkan Zul Khalashah itu tampaknya untanya sakit". Lalu beliau mendo'akan keberkahan untuk tim kuda dari sukuAhmas dan pemimpin-pemimpin mereka. Dia do'akan sampai lima kali.1365, Dari Bara 'bin' Azib ra, katanya: "Rasulullah saw mengutus satu rombongan orang Ansar kepada Abu Raft ', maka masuklah Abdullah bin' Atik ke rumahnya pada malam hari, lalu dibunuhnya ketika Abu Raft 'sedang tidur ". 1366, DariAbu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Telah meninggal Kisra (Raja Persia) dan tidak ada lagi Kisra, sesudahnya yang mirip dia. Kaisar (Raja Rumawi) niscaya akan meninggal dan tidak ada lagi Kaisar sesudahnya mirip dia. Sesungguhnya harta penyimpanan keduanya akan dibagi-bagikan untukjalan (agama) Allah ".

1367, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Nabi saw menyebutkan perang itu tipu-daya" .1368 Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Nabi saw bersabda: "Perang itu tipu-daya". 1369, Dari Bara 'bin' Azib ra, katanya: Nabi saw memerintahkan Abdullah bin Jubair masuk tentara berjalan kaki dihari perang Uhud. Mereka berjumlah lima puluh orang. Beliau bersabda: "Kalau kamu melihat kami diserang, hendaklah kamu tetap di tempatmu ini, sampai saya kirim utusan kepada mu. Dan kalau kamu melihat kami mengalahkan musuh dan telah kami duduki tempat mereka, kamu harus tetap di sini sampai sayakirim utusan kepadamu! Tentara Islam mengalahkan pasukan kaum musyrik. Kata Bara ': "Dan saya, demi Allah, saya lihat perempuan-perempuan musyrik itu lari, terlihat gelang kaki dan betis mereka, karena tersingsing kain mereka." Kawan-kawan Abdullah bin Jubair lalu berkata: "Pembajakan, hai kaumku Pembajakan!Teman-teman kita telah menang, apakah lagi yang kita nanti? "Abdullah bin Jubair berkata:" Lupakah kamu apa yang disabdakan Rasulullah saw kepada kita? "Mereka berkata:" Sesungguhnya kita akan mengejar musuh dan kita akan mengambil rampasan! "Setelah mengejar musuh, mereka terpaksa mundur dan berbalikdalam kondisi cerai-berai. Ketika itu, Rasul memanggil mereka dari belakang dan yang tinggal bersama Nabi saw hanyalah dua belas orang. Dalam pertempuran ini, gugur dari pihak kita tujuh puluh orang. Nabi s.a.w. dan sahabat-sahabat dapat membalas orang-orang musyrik dalam peperangan Badr seratusempat puluh orang, tujuh puluh orang ditawan dan tujuh puluh lagi terbunuh. Abu Sufyan lalu berteriak: "Apakah Muhammad di situ?" Diucapkannya tiga kali. Nabi s.a.w. melarang menjawabnya. Kemudian ia berkata: "Apakah Ibnu Abi Quhafah (Abu Bakar) di situ?" Diucapkannya sampai tiga kali. Kemudian diaberkata pula: "Apakah Ibnul Khaththab (Umar) di situ?" : Tiga kali pula. Kemudian ia kembali ke teman-temannya, lalu berkata: "Mereka itu telah terbunuh". Umar tidak dapat menahan hati, lalu ia menjawab:

"Engkau bohong, demi Allah, hai musuh Allah! Orang-orang yang engkau sebut itu, semuanya masih hidup dan tetap ada apa yang tidak menyenangkan engkau". Abu Sufyan berkata: "Hari ini seimbangan dengan hari Badr. Peperangan itu bergilir. Kamu akan mendapat bahaya dan kaum itu tidak akan saya perintahkanmelakukannya dan tidak menyusahkan saya ". Kemudian ia meragukan:" Muliakanlah Hubal, muliakanlah Hubal (nama berhala)! "Nabi saw bersabda:" Mengapa tidak kamu jawab? "Mereka berkata:" Hai Rasulullah! Apakah yang akan kami katakan untuk jawabnya? "Beliau menjawab:" Katakanlah: Allah itu Maha Tinggidan Maha Besar! "Kata Abu Sufyan:" Kami memiliki berhala 'Uzza dan kamu tidak ". Nabi saw bersabda:" Mengapa tidak kamu jawab? "Mereka berkata:" Hai Rasulullah! Apakah jawabnya? "Beliau bersabda:" Katakanlah, Allah pelindung kami dan kamu tidak memiliki pelindung ".

1370, Dari Salamah ra, katanya: Saya keluar dari Medinah menuju suatu semak. Setelah saya berada di tempat yang tinggi di semak itu, hamba Abdur Rahman bin 'Auf menemui saya. Kata saya: "Wah, mengapa?" Katanya: "Unta perahan Nabi saw diambil orang". Kata saya: "Siapa mengambilnya?" Katanya:"Orang dari suku Ghathafan dan Fazarah". Saya lalu berteriak tiga kali yang dapat didengar antara dua bukit Medinah: "Tolong, tolong!" Kemudian saya berjalan cepat-cepat sampai saya bertemu dengan mereka. Benar mereka telah mengambil unta itu. Lalu mereka saya panah, sambil berkata: "Saya anak Akwa '!Hari ini hari binasa bagi penjahat! "Saya rebut unta itu dari mereka sebelum mereka minum, lalu saya halau pulang. Nabi saw menemui saya dan saya berkata" Hai Rasulullah! Kaum itu kehausan dan sesungguhnya, saya akan mendahului mereka ke tempat minum. Maka kirimlah orang untuk mengikuti jejak mereka! "Beliau lalu bersabda: "Hai anak Akwa '! Engkau bisa! Berbuat baiklah engkau. Kaum itu akan menjadi tamu kaumnya" .1371, Dari Abu Musa ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Bebaskanlah orang tawanan, beri makanlah orang lapar, dan kunjungilah orang sakit!" 1372 Dari Abu Juhaifah ra "katanya: Sayamengatakan pada AII: "Apakah pada tuan sesuatu wahyu selain apa yang ada dalam Kitab Allah?" Jawabnya: "Demi Allah, yang memecahkan buah (menumbuhkan) dan menjadikan manusia! Tidak saya ketahui selain paham yang diberikan Tuhan kepada seorang laki-laki tentang Quran dan yang tertulis dalam lembaran ini".Tanya saya: "Apakah yang ditulis di dalamnya?" Jawabnya: "Akal, melepaskan tawanan dan jangan sampai seorang Islam terbunuh karena seorang kafir" .1373, Dari Anas bin Malik ra: Seorang laki-laki dari orang Ansar minta izin kepada Rasulullah saw Mereka berkata: "Hai Rasulullah! Izinkanlah supayatebusannya kami tinggalkan untuk anak saudara perempuan kami! "Beliau bersabda:" Janganlah kamu tinggalkan barang sedirham pun! "1374, Dari Salamah bin Akwa 'ra, katanya: Seorang mata-mata orang musyrik datang kepada Nabi saw, sewaktu ia sedang tidak ada. Lalu ia duduk dekat sahabat-sahabatia berbicara, kemudian ia pergi. Nabi s.a.w. bersabda: "Cari dan bunuhlah dia!" Salamah lalu membunuhnya. Nabi memberinya barang-barang milik mata-mata tadi.1375, Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: "Hari Kamis! Apakah hari Kamis itu?" Kemudian ia menangis sampai air matanya membasahipasir. Katanya: "Rasulullah saw sakit keras pada hari Kamis, dia lalu bersabda:" Bawalah kemari sebuah buku! Saya suruh tuliskan untuk kamu sesuatu yang kamu tidak akan tersesat sesudah itu selamanya ". Mereka lalu berselisih, sedangkan berselisih itu tidak pantas dekat Nabi. Mereka berkata:" Rasulullahs.a.w. akan berpulang ". Beliau bersabda:" Biarkanlah saya! Kondisi saya sekarang lebih baik dari apa yang kamu katakan ". Beliau berwasiat ketika beliau akan wafat dengan tiga kata: Pertama: Keluarkanlah orang musyrik dari Jazirah Arab, kedua: sambutlah perutusan sebagaimana saya pernah menyambutmereka, dan yang ketiga: saya (lbnu Abbas) lupa ".1376, Dari Ibnu Umar ra, katanya: Nabi saw berdiri di depan orang banyak, lalu memuji Tuhan menurut cara yang seharusnya. Kemudian beliau menyebut Dajjal, lalu bersabda:" Saya memberi peringatan kepada kamu tentang Danai itu. Setiap Nabi telahmemberi peringatan kepada kaumnya tentang Dajjal. Nuh juga telah memberi peringatan kepada

kaumnya tentang Dajjal. Tapi saya akan mengatakan kepada kamu tentang Dajjal itu, yang belum pernah diucapkan oleh seorang Nabi kepada kaumnya. Ketahuilah, Dajjal itu buta matanya sebelah, sedangkan Tuhan itu tidak buta sebelah mata pun ".1377, Dari Huzaifah ra, katanya: Nabi saw bersabda:" Tulisuntuk saya jumlah orang-orang yang mengucapkan syahadat. Lalu kami tuliskan seribu lima ratus orang. Kami mengatakan: '' Takutkah kita, sedang kita seribu lima ratus orang? "Kami mengetahui, bahwa kami sendiri mendapat ujian, sehingga seorang shalat sendirian dan dia ketakutan.1378, Dari Abu Hurairahra, katanya: Kami ikut serta dalam suatu peperangan bersama Rasulullah saw, lalu beliau bersabda tentang seorang laki-laki yang mengaku Islam: "Orang ini termasuk isi neraka!" Setelah perang dimulai, laki-laki itu melakukan perlawanan yang sengit, lalu ia mendapat luka. Ada orang berkata: "HaiRasulullah! Orang yang tuan katakan isi neraka, telah melakukan perlawanan yang sengit dan ia telah mati! "Nabi saw bersabda:" Ke neraka! "Abu Hurairah berkata: Hampir sebagian orang banyak keraguan. Ketika mereka dalam kondisi demikian, ada orang mengatakan: Ia belum mati , tetapi luka berat. Setelahhari malam, ia tidak sabar terhadap lukanya, lalu ia membunuh dirinya. Maka hal yang demikian dikabarkan kepada Nabi saw Beliau lalu bersabda: "Allah Maha Besar! Saya mengaku bahwa saya hamba Allah dan RasulNya". Kemudian beliau menyuruh Bilal memberitahukan kepada orang banyak: Tidak akan masukke dalam surga kecuali diri (jiwa) yang Muslim. Dan Tuhan menguatkan agama ini dengan laki-laki jahat ".

1379, Dari Abu Thalhah ra: Setelah mengalahkan satu kaum, Nabi saw tinggal di tanah lapang tiga malam.

1380, Dari Jabir bin Abdullah katanya: Saya berkata: "Hai Rasulullah! Kami menyembelih binatang kecil milik kami, menumbuk gandum satu gantang, maka silahkan tuan datang bersama orang banyak!" Nabi s.a.w. lalu berteriak. sabdanya: "Hai penduduk Khandaq! Jabir membuat santapan. Marilah kita pergibersama-sama! "1381, Dari Ummu Khalid binti Khalid bin Sa'id ra, katanya: Saya menghadap Rasulullah saw bersama ayah saya, dan saya memakai baju kuning. Rasulullah saw bersabda:" Sanah, sanah! "Kata-kata sanah dalam bahasa Habsyi artinya "baik". Ummu Khalid berkata: Saya lalu mempermainkan cincinstempel kenabian. Lalu ayah saya melarang. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Biarkanlah!" Kemudian Rasulullah bersabda lagi: "Pakailah baju kuning itu baik-baik sampai habis, pakailah baik-baik sampai habis dan pakailah baik-baik sampai habis!"

1382, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw berdiri bersama kami, lalu dia menyebut hal korupsi! Dia mengatakan hal itu besar dan sangat besar. Beliau bersabda: "Saya nanti menemui seorang kamu pada hari kiamat, di atas bahunya (kuduknya) ada kambing yang mengembek, kuda yang meringkik.Orang itu berkata: "Ya Rasulullah! Tolonglah saya!" Saya menjawab: "Saya tidak dapat menolong engkau sedikit pun. Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau". Dan di atas bahunya unta yang melenguh, orang itu berkata: "Ya Rasulullah, tolonglah saya!" Saya menjawab: "Saya tidak dapat menolongengkau sedikit pun. Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau ". Dan di atas bahunya emas dan perak (harta). Ia berkata:" Ya Rasulullah! Tolonglah saya! "Saya menjawab:" Saya tidak dapat menolong engkau sedikit pun. Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau ". Dan di atas bahunya sepotongkain yang berkibar. Dia berkata: "Ya Rasulullah! Tolonglah saya!" Saya menjawab: "Saya tidak dapat menolong engkau sedikit pun. Sesungguhnya saya pernah menyampaikan kepada engkau" .1383, Dari Abdullah bin 'Amr ra, katanya: Dalam tanggungan rumah tangga Nabi saw ada seorang laki-laki bernamaKirkirah. la mati dan Rasulullah s.a.w. bersabda: "Ia di dalam neraka!" Orang banyak pergi melihatnya. Mereka itu mendapatkan jubah (baju) yang didapat dari penggelapan (ghulul) .1384, Dari Ibnu Abi Mulaikah ra, katanya: "lbnu Zubair berkata kepada Ibnu Ja'far: Inikah engkau ketika kita menemui Rasulullahsaw, saya, kamu, dan Ibnu Abbas? "Jawabnya" Ya! Dia membawa kami dan meninggalkan engkau ".1385, Dari Saib bin Yazid ra, katanya: Kami pergi bersama anak-anak menyonsong Rasulullah saw ke bukit Wada.1386, Dari Abdullah ra ,: Nabi saw pernah takbir tiga kali, ketika ia berangkat. Diamengucapkan: "Kita akan kembali, jika Tuhan menghendaki. Kita orang-orang yang tobat, menyembah, memuji, dan sujud kepada Tuban. Allah menepati janjiNya, menolong hambaNya dan mencerai-beraikan pasukan musuh sendirianNya" .1387, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Kami bersama Nabi saw berangkat dari'Usfan dan Rasulullah s.a.w. di atas tunggangannya memboncengkan Shafiah binti Huyai. Unta beliau tertarung, lalu keduanya jatuh. Abu Thalhah lalu melompat dari untanya seraya berkata: "Ya Rasulullah! Kiranya saya dijadikan Tuhan untuk tebusan tuan!" Beliau bersabda: "Tolonglah perempuan itu!" Abu Thalhahmengambil sehelai kain dan ia datang kepada perempuan itu, lalu diberikannya kain itu kepadanya dan ia pun memperbaiki tunggangan keduanya. Lalu keduanya naik lagi dan kami mengelilingi Rasulullah saw Ketika kami hampir ke Medinah, beliau mengucapkan: "Kita orang-orang yang kembali dan tobatke Tuban, orang-orang yang menyembah dan memuji Tuhan ". Senantiasa dia mengucapkan itu sampai masuk Medinah.1388, Dari Jabir bin Abdullah ra, tanya: Saya bersama Rasulullah saw dalam bepergian. Setelah kami tiba di Medinah, beliau bersabda kepada saya:" Masuklah ke mesjid, dan sembahyanglahdua raka'at! "1389, Dari Ka'b ra: Nabi biasanya ketika kembali dari bepergian pada waktu matahari mulai naik, ia masuk ke mesjid, lalu salat dua rekaat sebelum duduk." 1390, Dari Jabir bin Abdullah ra, orang Ansar, katanya: Ada seorang laki-laki di antara kami lahir anaknya, lalu dinamakannyaQasim. Orang Ansar mengatakan: "Kami tidak akan menggelari engkau Abu Qasim (bapak Qasim) dan tidak akan memuliakan engkau karena itu." la pun datang menghadap Nabi s.a.w. lalu berkata: "Ya Rasulullah! Seorang anak saya

lahir, lalu_saya namakan Qasim. Orang Ansar mengatakan: "Kami tidak akan menggelari engkau Abu Qasim dan tidak akan memuliakan engkau." Nabi s.a. w. bersabda: "Benar pendapat orang Ansar! Kamu bisa memberi nama dengan nama saya, tapi jangan kamu bergelar dengan gelar saya. Hanya sayalah Abu Qasim." 1391,Dari Mu'awiyah r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yang dikehendaki Tuhan mendapat kebaikan, diberinya pengertian (paham) orang itu tentang agama. Tuhan yang memberi dan saya Qasim (yang membagikan). Senantiasa umat ini beroleh kemenangan terhadap lawannya, sehingga datang perintahTuhan dan mereka itu tetap dalam menang. "1392, Dari Mu'awiyah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda:" Barangsiapa yang dikehendaki Tuhan mendapat kebaikan, diberinya pengertian (paham) orang itu tentang agama. Tuhan yang memberi dan saya Qasim (yang membagikan). Senantiasa umat ini beroleh kemenanganterhadap lawannya, sehingga datang perintah Tuhan dan mereka itu tetap dalam menang. "1393, Dari Khaulah orang Ansar ra, katanya: Saya dengar Nabi saw bersabda:" Sesungguhnya orang-orang yang berbuat tidak pada jalan yang benar terhadap harta Allah, untuk mereka itu pada hari kiamat adalah api neraka. "1394, Dari Jabir bin Abdullah, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Dihalalkan bagi ku rampasan perang."

1395, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Tuhan menjamin bahwa orang yang berjihad di jalan Allah, jika ia keluar (berjihad), semata-mata berjihad untuk jalan (agama) Allah dan karena mengizinkan perintahNya, Tuhan akan memasukkannya ke dalam surga, atau mengembalikannya ke tempatkediamannya kembali dengan mendapat pahala dan penyitaan ".1396, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: Salah seorang Nabi berperang, lalu ia berkata pada kaumnya:" Orang laki-laki yang telah nikah dengan seorang perempuan, sedang ia belum serumah dengan istrinya, tetapi ingin untukserumah, janganlah mengikuti saya. Seorang yang mendirikan rumah, tetapi atapnya belum dipasangnya, janganlah mengikuti saya. Siapa yang membeli kambing yang bunting dan ia menantikan kambing itu beranak, janganlah mengikuti saya. Kemudian Nabi itu berperang, lalu ia mendekati suatu negeri pada waktusalat Asar atau hampir waktu itu, lalu ia berkata kepada matahari: "Engkau diperintah dan saya juga diperintah. Wahai Tuhan! Tahan matahari itu untuk kami!" Lalu ditahanlah matahari itu, sehingga Tuhan membukakan (memberi kemenangan). Maka Nabi itu pun mengumpulkan rampasannya, lalu datanglahapi untuk memakan penyitaan itu, dan tiada dimakannya, Nabi itu berkata: "Sesungguhnya dalam golonganmu ada korupsi (pencurian rampasan), maka harus berjanji setia dengan saya seorang dari tiap-tiap kabilah (suku)." Lalu bertemu tangan orang itu dengan tangannya, dan ia berkata: Dalam golonganmuada pengkhianatan! Maka harus kabilahmu berbai'at dengan saya ". Lalu bertemu tangan kedua atau tiga orang laki-laki dengan tangannya, dan berkata:" Dalam golonganmu masih ada penghianatan! "Maka mereka itu datang (membawa) kepala sebagai kepala sapi terbikin dari emas. Lalu mereka letakkan, makadatanglah api memakannya. Kemudian Tuhan menghalalkan rampasan perang bagi kita (kaum Muslimin). Tuhan mengetahui kelemahan dan kekurangan kita. Lalu Tuhan menghalalkannya bagi kita. "1397, Dari Ibnu Umar ra, katanya: Usman tidak hadir dalam perang Badr karena ia sedang memelihara putri Rasulullahs.a.w. yang sedang sakit. Nabi s.a.w. bersabda kepadanya: "Engkau memperoleh pahala dan bagian sama dengan pembagian orang yang turut dalam perang Badr" .1398, Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah saw mengutus sebuah tim ke jurusan Najd, sedang Abdullah (lbnu Umar) turut di dalamnya, Lalu merekamemperoleh rampasan unta yang banyak. Maka adalah bagian mereka dua belas atau sebelas ekor unta dan kepada mereka ditambah masing-masing dengan seekor unta.

1399, Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Ketika Rasulullah saw membagi rampasan di Ji'ranah, tiba-tiba seorang laki-laki berkata kepada beliau: "Berlaku adillah!" Lalu beliau bersabda kepadanya: "Saya celaka, kalau saya tidak adil." 1400, Dari Abdur Rahman bin 'Auf ra, katanya: Ketika sayaberdiri dalam barisan pada hari perang Badr, saya memandang ke kanan dan ke kiri, tiba-tiba dekat saya ada dua orang pemuda Anshar yang masih muda umurnya. Saya ingin supaya saya berada di dekat orang yang lebih kuat di antara keduanya. Salah seorang dari mereka mencubit saya, katanya: "Hai paman!Apakah engkau tahu Abu Jahil? "Jawab saya:" Ada! Apa kebutuhan engkau kepadanya, hai anak saudaraku? "Jawabnya:" Saya mendapat kabar, bahwa ia memaki Rasulullah saw! Demi Tuhan, yang diri ku di tanganNya, jika saya melihatnya badanku dan badannya tidak akan berpisah sebelum lebih dahulu mati salahseorang di antara kami. "Saya tertarik mendengar katanya. Lalu yang seorang lagi mencubit saya. Ia mengatakan kepada saya seperti itu pula. Tidak lama antaranya, saya melihat Abu Jahil mondar-mandir di tengah orang banyak. Saya berkata:" Hai! Inilah orang yang kamu tanyakan kepada saya. "Lalu keduanyamelompatinya dengan pedang terus ditetaknya sampai mati.

Kemudian, keduanya pergi ke Rasulullah s.a.w. lalu diceritakannya kepada beliau. Beliau bertanya: "Siapa di antara kamu yang membunuhnya?" Masing-masingnya mengatakan: "" Saya yang membunuhnya. "Beliau bertanya:" Telah kamu bersihkan pedangmu? "Keduanya menjawab:" Belum. "Dia lalu melihat keduapedang itu. Lalu bersabda: "Kamu keduanya yang membunuhnya! Barangnya untuk Muaz bin Amr bin Jamuh". Kedua pemuda itu adalah Muaz bin 'Afrak dan Muaz bin Amr bin Jamuh.

1401, Dari Abu Qatadah ra, katanya: Kami ke luar bersama Rasulullah saw pada tahun peperangan Hunain. Ketika kami bertempur, maka adalah giliran kemenangan bagi orang Islam. Saya lihat seorang musyrik mengalahkan seorang Islam, lalu saya kelilingi sehingga saya datang dari belakangnya dan sayapenggal lehernya dengan pedang. Lalu ia menghadapi saya dan terus memagut saya. Saya dapati padanya bau kematian (hampir mati). Kemudian ia pun mati, barulah saya dilepaskannya. Saya temui Umar bin Khattab, lalu saya bertanya: "Bagaimana keadaan orang banyak?" Katanya: "Urusan Tuhan!" Kemudian orangbanyak kembali dan Nabi s.a.w. duduk, lalu beliau bersabda: "Barangsiapa yang membunuh, dan ia dapat mengajukan saksi maka untuknya pakaian orang itu". Lantas saya berdiri lalu berkata: "Siapakah yang mau jadi saksi bagi saya?" Kemudian saya duduk. Kemudian Nabi s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yangmembunuh, dan ia dapat mengajukan saksi, maka untuknya pakaian orang itu! "Saya berdiri lalu berkata: Siapakah yang mau jadi saksi untuk saya?". Kemudian beliau bersabda yang ketiga kalinya seperti itu juga. Seorang laki-laki lalu berkata: "Benar itu, hai Rasulullah! Dan pakaian itu pada saya. Makasukalah kiranya ia merelakan untuk saya! "Lalu Abu Bakar Siddik ra berkata:" Tidak! Demi Allah! Ketika itu ia menghadapi singa (musuh) di antara musuh-musuh Allah. Ia berperang karena Allah dan RasulNya s.a.w. masakan diberikannya pada engkau rampasannya? "Nabi saw lalu bersabda:" Benar! "Lalubeliau berikan rampasan itu kepada orang yang memenggal leher musuh tadi.

1402, Lalu Abu Bakar Siddik r.a. berkata: "Tidak! Demi Allah! Ketika itu ia menghadapi singa (musuh) di antara musuh-musuh Allah. Ia berperang karena Allah dan RasulNya saw masakan diberikannya pada engkau rampasannya?" Nabi s.a.w. lalu bersabda: "Benar!" Lalu beliau berikan rampasan itu kepadaorang yang memenggal leher musuh tadi. 1403, Dari Anas bin Malik ra: Beberapa orang di antara orang Ansar berkata kepada Rasulullah saw ketika Tuhan memberikan jarahan orang Hawazin kepada Rasulullah saw Dia memberi orang-orang Qureisy seratus ekor unta. Orang Ansar mengatakan: "DiampuniTuhan kiranya Rasulullah s.a.w.! Dia beri orang Qureisy dan kami beliau tinggalkan, pada hal pedang kami turut meneteskan darah mereka (Hawazin) ". Kata Anas: Lalu diceritakan orang kepada Rasulullah saw kata mereka itu. Dia lalu mengirim utusan kepada orang Ansar, lalu beliau kumpulkanmereka di sebuah kemah kulit dan tiada ia panggil bersama mereka seorang pun selain mereka. Setelah mereka berkumpul, Rasulullah s.a.w. datang kepada mereka, lalu beliau bersabda: "Berita apakah yang telah sampai kepada ku dari kamu"? "Para cerdik-pandai mereka mengatakan kepada beliau:" Adapun orang-orangyang cerdas di antara kami, ya Rasulullah, tidak mengatakan suatu apa pun, hanya orang banyak diantara kami yang masih muda umurnya berkata: "Diampuni Tuhan kiranya Rasulullah saw! Dia beri orang Qureisy dan beliau tinggalkan orang Ansar, pada hal pedang kami menitikkan darah mereka (musuh) ". Rasulullahs.a.w. bersabda: "Sesungguhnya saya beri orang-orang yang masih dekat dengan masa kekafiran. Apakah kamu suka, orang banyak itu pergi membawa harta dan kamu kembali ke perlengkapan perjalanan kamu bersama Rasulullah saw? Demi Allah! Kamu kembali bersama Rasulullah itu lebih baik dari kembalidengan harta rampasan itu! "Mereka itu menjawab:" Ya Rasulullah! Sesungguhnya kami suka! "Lalu beliau bersabda:" Kamu akan melihat sesudahku orang yang sangat egois. Sebab itu harus sabar, sehingga kamu menemukan Tuhan dan RasulNya saw di telaga pada hari kiamat! "

1404, Dari Jubair bin Muth'im ra, Ketika ia bersama Rasulullah saw dan orang banyak berangkat dari Hunain, orang Arab dusun memegang Rasulullah saw Mereka meminta kepada beliau, sehingga beliau terpaksa menghindar ke pohon Samurah, lalu disangkutkannya seprai beliau. Rasulullah s.a.w. lalu berdiri(Berhenti), kemudian bersabda: "Jikalau sekiranya binatang ternak sejumlah pohon berduri ini, akan saya bagi-bagikan antaramu, kamu tidak menemukan saya seorang yang bakhil, pendusta dan penakut" .1405, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Saya berjalan bersama Nabi saw Dia memakai pakaian buatanNajran, tebal tepinya. Seorang Arab dusun datang kepada beliau aulu dibelanya pakaian beliau itu dengan keras, sehingga saya lihat kuduk Nabi saw berbekas oleh cadar itu disebabkan keras helaannya. Kemudian orang Arab dusun tadi berkata: "Berilah saya harta Allah yang ada pada tuan!" Dia lalumelengong kepadanya, sambil tertawa. Kemudian beliau suruh beri! 1406, Dari Abdullah ra, katanya: Di hari peperangan Hunain, Nabi saw mengutamakan beberapa orang tentang pembagian. Dia beri Aqra 'bin Habis seratus ekor unta dan beliau beri Uyainah sebanyak itu pula. Dia beri pula di antarapemuka-pemuka bangsa Arab, dan ia mengutamakan mereka pada hari itu dalam pembagian. Seorang laki-laki berkata: "Demi Allah! Nantilah saya kabarkan kepada Nabi saw" Lalu saya datang menemui beliau dan saya kabarkan hal itu. Beliau bersabda: "Siapa lagi yang adil kalau Allah dan RasulNyatidak adil? Tuhan memberi rahmat kepada Nabi Musa! Sesungguhnya ia telah disakiti lebih banyak dari ini, dan ia pun sabar ".1407, Dari Ibnu Umar ra, katanya: Pernah kami mendapat rampasan dalam perang berupa madu lebah dan buah anggur, lalu kami makan dan tidak kami bawa.1408, Dari Amr bin 'Auforang Ansar ra, sekutu Bani Amir bin Luai dan ia pernah turut menghadiri perang Badr, Rasulullah saw mengutus Abu Ubaidah bin Jarrah ke Bahrain untuk memungut pajak. Rasulullah s.a.w. sendiri yang mengadakan perdamaian dengan penduduk Bahrain, dan beliau angkat 'Ala bin Hadrami menjadi Amir(Pembesar) mereka. Maka datanglah Abu Ubaidah membawa harta dari Bahrain. Orang Anshar mendengar kedatangan Abu Ubaidah, kebetulan waktu shalat subuh bersama dengan Nabi saw Setelah dia selesai shalat subuh bersama, lalu mereka datang menghadap beliau. Rasulullah s.a.w. tersenyumketika melihat mereka. Beliau bersabda: "Saya kira kamu telah mendengar bahwa Abu Ubaidah datang membawa sesuatu". Mereka berkata: "Sebenarnya, ya Rasulullah!" Beliau bersabda: "Bergembiralah dan harapkanlah apa yang menyenangkan kamu! Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang lebih saya takutkan terhadapkamu, melainkan yang lebih saya takuti terhadap kamu ialah jika kamu diberi sebanyak-banyaknya harta dunia sebagaimana yang telah diberikan kepada orang yang ada sebelum kamu, lalu kamu merebutkannya sebagaimana mereka merebutkan, dan kamu dibinasakannya sebagaimana mereka telah dibinasakannya ".1409,Dari Jubair bin Haiyah ra, katanya: Umar mengutus orang banyak kepada beberapa negeri orang musyrik, dan Hurmuzan telah masuk Islam. Maka berkatalah Umar: "Saya minta petunjuk (pertimbangan) engkau dalam peperanganku ini". Kata Hurmuzan: "Baik! Perumpamaan negara dan orang-orang yang beradadi dalamnya di antara orang banyak yang menjadi musuh orang Islam, seumpama burung yang memiliki kepala, dua sayap dan dua kaki. Jikalau salah satu di antara dua sayapnya dipotong, tegaklah dua kaki dengan satu sayap dan kepala. Kalau dipotong sayap yang satu lagi, tegaklah dua kaki dan kepala. Kalaudipecah kepalanya, matilah dua kaki, dua sayap, dan kepala. Kepala itu adalah Kisra, dan satu sayap adalah Kaisar dan sayap yang satu lagi adalah orang Persia. Maka perintahkanlah kepada orang-orang Islam sehingga mereka selekasnya berangkat melawan Kirsa! "Berkata Jubair bin Haiyah: Umar lalu mengirim kamidan dijadikannya Nu'man bin Muqarrin untuk memimpin kami. Ketika kami berada di negeri musuh, keluarlah kepada kami tim Kisra dengan empat puluh ribu orang. Maka berdirilah seorang penerjemah, lalu berkata: "Hendaklah seseorang di antara kamu berbicara dengan saya!" Lalu Mughirah berkata: "Tanyakanlahapa yang engkau inginkan! "Katanya:" Siapakah kamu? "Jawab Mughirah:" Kami orang-orang dari bangsa Arab. Pernah kami dalam kesengsaraan dan dan cobaan yang sangat pahit, pernah mengisap kulit dan biji kurma karena lapar, memakai pakaian bulu dan rambut, menyembah kayu dan batu! Di kala kami dalam kondisiyang demikian, Tuhan Penguasa langit dan bumi, Maha Tinggi sebutannya dan Maha Besar keagunganNya, mengutus kepada kami seorang Nabi di antara kami. Ayah bundanya kami kenal. Lalu kami disuruh oleh Nabi s.a.w. utusan Tuhan itu sehingga kami memerangi kamu sampai kamu menyembah Tuhan Yang Maha Esa ataukamu bayar jizyah (upeti). Dan dikabarkan oleh Nabi kami, utusan Tuhan itu, bahwa barangsiapa yang terbunuh di antara kami, ia masuk ke dalam surga, dalam kesenangan yang belum pernah sama sekali dirasakan sebelumnya. Barangsiapa yang tinggal di antara kami, mereka akan berkuasa terhadap kamu ". KataNu'man: Kerap kali engkau dihadirkan Tuhan dalam peperangan yang serupa itu bersama Nabi saw sehingga engkau tidak menaruh kekecewaan dan penyesalan. Akan tetapi saya juga pernah turut menghadiri perang bersama Rasulullah saw beliau menunggu sampai angin bertiup dan tiba waktu shalat (miringmatahari) .1410 Dari Abdullah bin Amr ra, dari Nabi saw beliau bersabda: "Barangsiapa yang membunuh mu'ahid), ia tidak akan mencium bau surga, dan sesungguhnya bau surga itu dapat dicium sejauh empat puluh tahun perjalanan" .1411, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Ketika kami dalam masjid, Nabis.a.w. datang kepada kami, lalu beliau bersabda: "Marilah kita pergi ke orang Yahudi!" Lalu kami pergi, sehingga ketika kami tiba di rumah perguruan orang Yahudi, beliau bersabda: "Islam lah kamu, supaya kamu selamat! Ketahuilah bahwa bumi ini milik Allah dan RasulNya. Sesungguhnya saya inginmengusir kamu dari negeri ini. Siapa yang memiliki sesuatu miliknya sendiri, harus dijualnya! Kalau tidak, ketahuilah bahwa bumi ini milik Allah dan RasulNya ". 1412, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Setelah Khaibar diduduki, ada orang yang menghadiahkan daging kambing yang beracun kepada Nabis.a.w. Lalu beliau bersabda: "Kumpulkanlah orang-orang Yahudi yang di sini!" Mereka lalu dikumpulkan. Beliau bersabda: "Saya akan bertanya kepada mu tentang sesuatu hal! Apakah kamu ingin memberikan keterangan yang sebenarnya kepada saya!" Mereka menjawab: "Ya!" Nabi s.a.w. bertanya kepada mereka:"Siapa ayahmu?" Mereka itu menjawab: "Si Anu!" Lalu beliau bersabda: "Kamu dusta, akan tetapi ayah kamu si Anu". Mereka itu berkata: "Benar tuan!" Beliau bertanya: "Apakah kamu ingin menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan?" Jawab mereka: "Ya, hai Abu Qasim! Jika kamiberdusta, tuan ketahui dusta kami sebagaimana tuan ketahui tentang ayah kami ". Dia menanyakan kepada mereka:" Siapa ahli neraka? "Mereka itu menjawab:" Kami berada di dalamnya dalam waktu yang singkat, kemudian kamu gantikan kami di dalamnya ". Nabi saw lalu bersabda: "Kamu

akan tetap disiksa dalam neraka itu, demi Allah! Kami tidak akan pernah menggantikan kamu dalam neraka itu ". Kemudian beliau bersabda lagi:" Apakah kamu ingin menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan? "Jawab mereka:" Ya, hai Abu Qasim! "Beliau bertanya:" Apakah kamu masukkanracun dalam daging kambing ini? "Jawab mereka:

"Ya!" Tanya beliau: "Apakah yang mendorong kamu melakukannya?" Jawab mereka: "Maksud kami adalah, kalau sekiranya tuan seorang pendusta, kami akan senang. Dan kalau sekiranya tuan seorang Nabi, racun itu tidak akan membahayakan tuan".

1413, Dari Sahl bin Abu Hatsmah ra, katanya: Abdullah bin Sahl dan Muhaisah bin Mas'ud bin Zaid pergi ke Khaibar, dan Khaibar pada waktu itu dalam kondisi damai. Kemudian keduanya berpisahlah. Sesudah itu datanglah Muhaisah kepada Abdullah bin Sahl. Didapatinya ia bermandikan darah karena mati terbunuh,lalu dikuburkannya. Kemudian ia datang ke Madinah. Maka pergilah Abdur Rahman bin Sahl, Muhaisah dan Huwaisah, dua orang anak Mas'ud, menghadap Nabi saw, lalu Abdur Rahman lebih dahulu bicara. Maka beliau bersabda: "Yang tua, yang tua berbicara dahulu!" Dan dia paling muda, lalu ia diam. Maka yangberdua lalu berbicara. Beliau bersabda: "Maukah kamu bersumpah dan menuntut orang yang membunuhmu atau kawanmu?" Kata mereka: "Bagaimana kami bersumpah (menuntut), pada hal kami tidak menghadiri dan tidak melihat pembunuhan itu?" Beliau bersabda: "Orang Yahudi akan berlepas diri dari kamu dengan sumpahsampai lima puluh kali. Mereka berkata: Bagaimana kami mengambil sumpah kafir '? Nabi s.a.w. sendiri membayarnya.1414, Dari 'Aisyah ra: Bahwa Nabi saw pernah kena sihir, sehingga ia mengkhayalkan mengerjakan sesuatu, pada hal ia tidak mengerjakannya. 1415, Dari Auf bin Malik r.a., katanya:Saya datang menghadap Nabi s.a.w. waktu perang Tabuk dan beliau dalam tenda dari kulit, lalu beliau bersabda: "Hitunglah enam tanda kiamat: Wafatku, menaklukkan Baitul Maqdis, banyak orang mati sebagai kambing diserang penyakit, banyak harta sehingga seseorang diberi seratus dinar, ia merasa jengkel(Merasa sedikit) dan fitnah. Tidak ada satu rumah orang Arab pun yang tidak dimasukinya perdamaian yang ada antara kamu dan Bani Asfar (ras kulit kuning), mereka menipu lalu mereka datang kepada mu di bawah delapan puluh bendera; di bawah tiap-tiap bendera terdapat dua belas ribu tentara. ".

1416, Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Bagaimana keadaanmu kalau kamu tidak bisa memungut jizyah sedinar atau sedirham?" Ada orang menanyakan kepadanya: "Bagaimana engkau tahu yang demikian itu akan terjadi hai Abu Hurairah!", Jawabnya: "Ya, demi Tuhan yang diri 'Abu Hurairah di tanganNya! Darikata orang yang sebenarnya dipercaya! "

Orang banyak bertanya: "Apakah sebabnya kejadian yang demikian itu?" Jawabnya: "dirusak janji Allah dan RasulNya saw, lalu Tuhan mengeraskan hati, orang-orang zimmi, lalu mereka menolak memberikan apa yang di tangan mereka" .1417, Dari Abdullah ra, katanya: Ketika Rasulullah saw sedang sujuddan sekelilingnya ada orang-orang Quraisy yang musyrik. Tiba-tiba datanglah kepada beliau 'Uqbah bin Abi Mu'aith, membawa perut (tempat peranakan) unta, lalu dilemparkannya di atas punggung Nabi saw Dia belum lagi mengangkat kepalanya, sehingga Fatimah datang, lalu diambilnya dari punggung beliau,dan Fatimah mendoakan kebinasaan orang yang melakukan yang demikian itu. Nabi s.a.w. berdoa: "Ya Tuhan! Terserah Engkau membalasi pemuka Quraisy! Ya Tuhan! Terserah Engkau memberi balasan kepada Abu Jahl bin Hisyam, 'Utbah bin Rabi'ah, Syaibah bin Rabiah,' Uqbah bin Abu Muaith, dan Umaiyahbin Khalaf atau Ubaiy bin Khalaf! "Saya lihat semua mereka itu dibunuh dalam perang Badr, lalu dilemparkan ke dalam sumur, selain Umaiyah atau Ubaiya karena ia seorang laki-laki yang besar (gemuk). Setelah mereka menghelanya putus persendiannya sebelum dilemparkan ke dalam sumur ".1418, Dari IbnuUmar r.a., katanya: Saya dengar Nabi s.a.w. bersabda: "Bagi tiap-tiap orang yang khianat (penipu) ada bendera yang dipancangkan tanda kekhianatannya pada hari kiamat" .1419, Dari 'Imran bin Hushaill ra, katanya: Saya masuk ke tempat Nabi saw dan saya tambatkan unta saya di pintu. Kemudian datangrombongan dari Bani Tamim mengadap dia. Beliau lalu bersabda: "Terimalah kabar gembira, hai Bani Tamim!" Mereka berkata: "Tuan telah memberi kabar gembira pada kami, maka berilah kami harta dua kali lipat!" Sesudah itu masuk ke tempat beliau rombongan dari Yaman.

Beliau lalu bersabda: "Terimalah kabar gembira, yang tidak diterima oleh Bani Tamim, hai penduduk Yaman!" Mereka itu berkata: "Kami terima, hai Rasulullah" Mereka berkata lagi: "Kami datang ke tuan hendak menanyakan hal ini (alam)". Beliau bersabda: "Tuhan telah ada, dan belum ada sesuatu selainNyadan 'ArsyNya di atas air. Tuhan menuliskan segala sesuatu selain di dalam buku peringatan, dan diciptakan langit dan bumi ". Ada seseorang yang berteriak:" Unta engkau telah pergi, hai Ibnu Hushain! "Lalu saya berjalan kebetulan unta itu telah melampaui fatamorgana (telah jauh). Demi Allah! Sayaingin kalau unta itu saya biarkan saja pergi! 1420, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw bersabda: "Tuhan Yang Maha Tinggi berfirman, Anak Adam (manusia) mencaci Aku, pada hal tidak sepantasnya dia mencaci Aku. Dia mendustakan Aku, pada hal tidak sepantasnya begitu. Adapun caciannya, ia berkata,"Bahwa Aku

memiliki anak. Adapun ia mendustakan Aku, katanya, Tuhan tidak akan mengembalikan (membangkitkan) saya sebagaimana Dia telah membuat saya ".1421, Dari Abu Hurairah ra, katanya:" Rasulullah saw bersabda: "Setelah Tuhan memutuskan akan menciptakan (makhluk, ditulisNya dalam KitabNya yang ada disisiNya di atas 'Arsy: "rahmatKu mengalahkan kemarahanku!" 1422, Dari Ibnu Abi' Bakrah ra, dari Abu Bakrah, dari Nabi saw, beliau bersabda: '"Waktu itu beredar sebagaimana keadaannya pada hari Tuhan menciptakan langit dan bumi. Setahun itu dua belas bulan. Empat di antaranya bulan haram (damai);tiga berturut-turut: Zulqa'idah,

Zulhijjah dan Muharram. Dan lagi Rajab, kaum Mudhar terletak antara Jumadil Akhir dan Sya'ban ". 1423, Dari Abu Zar ra, katanya: Nabi saw bersabda kepada saya waktu matahari terbenam:" Tahukah engkau ke mana ia pergi? "Kata saya:" Allah dan RasulNya yang lebih tahu! "Beliau bersabda:" Matahari itupergi sehingga ia sujud di bawah 'Arsy, lalu ia minta izin dan diberi izin. Dan hampir ia sujud, maka tidak diterima dan ia minta izin dan tidak diizinkan ". Dikatakan kepadanya:" Kembalilah ke tempat dari mana engkau datang! "Lalu ia terbit lagi sesudah terbenam. Maka itulah artinya firman Tuhan:" Danmatahari itu berjalan dipaksinya yang tertentu, demikian itu kehendak Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Tahu ". (Surat Ya Sin, 38).

1424, Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Matahari dan bulan itu dilipat (digulung) pada hari kiamat!" 1425, Dari 'Aisyah ra, katanya: Nabi saw kalau melihat awan gelap di langit, beliau menghadap, membelakang, masuk, dan ke luar, dan berubah wajah beliau. Dan kalau hujanturun dari langit, ia gembira (tenang kembali). Aisyah berkata: Lalu saya tanyakan yang demikian itu kepada beliau. Nabi s.aw. bersabda: "Setelah mereka melihat awan terbentang di langit datang menuju ke lembah, mereka itu berkata: Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami! Bukan! Itulah(Bahaya) yang kamu minta supaya datang dengan segera! Angin yang mengandung siksaan yang pedih! "1426, Dari Abdullah ra, katanya: Rasulullah saw menceritakan kepada kami dan ia seorang yang sangat benar lagi terpercaya. Beliau bersabda:" Masing-masing kamu diciptakan dalam perut ibunya empatpuluh hari. Lalu menjadi segumpal darah selama itu pula, menjadi segumpal daging selama itu pula. Kemudian Tuhan mengutus malaikat dan diperintahkan menulis empat kalimat (perintah). Diperintahkan menulis amal, rezekinya, ajalnya, dan nasib celaka berbahagia. Kemudian ditiupkan ruh ke dalamnya. Adadi antara kamu yang beramal, sehingga antara dia dan surga hanya satu hasta, lalu nasibnya mengalahkannya, sehingga ia mengerjakan amal isi neraka. Dan ada pula orang yang beramal, sehingga antara dia dan neraka hanya satu hasta, lalu nasibnya, mengalahkannya, sehingga ia mengerjakan amal isi surga ".1427,Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Bila Tuhan mengasihi hambaNya dipanggilNya malaikat Jibril dan Dia berfirman:" Sesungguhnya Allah mencintai si Anu, maka kasihilah dia ". Jibril lalu mengasihinya. Jibril pun menyerukan pada isi langit:" Sesungguhnya Tuhan mengasihi si Anu,maka hendaklah kamu kasih kepadanya! "Isi langit pun lalu mengasihinya. Kemudian ia diterima di bumi" .1428, Dari 'Aisyah ra istri Nabi saw, ia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Malaikat-malaikat turun ke awan, lalu menyebutkan perintah yang diputuskan di langit. Setan-setan dapat mencuripendengaran lalu didengarkannya dan ia terus membisikkan kepada pandai tenung, lalu mereka masukkan ke dalamnya seratus dusta atas kehendak mereka sendiri.1429, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw bersabda: "Apabila tiha hari Jumat, malaikat-malaikat berada di tiap-tiap pintu mesjid. Merekamenuliskan satu demi satu, menurut urutan mana paling dahulu. Bila Imam telah duduk (akan berkhotbah), mereka menutup bukunya dan mereka ikut mendengarkan pengajaran (khotbah) "1430, Dari Bara 'ra, katanya: Nabi saw bersabda kepada Hasan:" Seranglah atau balas serangan mereka, malaikat Jibril bersamakamu! "1431, Dari 'Aisyah ra, Nabi saw bersabda kepadanya:" Hai Aisyah! Inilah malaikat Jibril mengucapkan salam kepadamu ". Aisyah berkata:" Salam untuk beliau, serta rahmat dan berkatNya. Tuan lihat apa yang tidak saya lihat! "Yang dimaksudnya Nabi Muhammad.1432, Dari Ibnu Abbas ra, katanya:Rasulullah s.a.w. berkata kepada Jibril: "Sudilah kiranya tuan mengunjungi kami lebih banyak dari yang sudah-sudah!" Kata Ibnu Abbas: Maka turunlah ayat yang artinya: "Dan kami hanya akan turun, dengan perintah Tuhan engkau. Miliknya apa yang di depan kami, apa yang di belakang kami, dan apa yangdi antara keduanya, dan bahwa Tuhan engkau itu tidak pelupa. "1433, Dari Ibnu Abbas ra: Nabi saw bersabda:" Jibril membacakan Quran pada saya dengan satu harf (dialek). Maka selalu saya minta tambah hingga sampai tujuh harf (dialek) ". 1434, Dari Abu Mas'ud ra katanya: Saya mendengar Rasulullahs.a.w. bersabda: "Jibril turun (datang), lalu ia jadi Imam saya, dan saya sembahyang bersama dia, saya sembahyang bersama dia, saya sembahyang bersama dia, saya sembahyang bersama dia, dan saya sembahyang bersama dia". Dia hitung dengan jari beliau lima kali sembahyang.1435, Dari Abu Hurairah ra,katanya: Nabi s.a.w. bersabda: "Malaikat-malaikat itu datang silih berganti, untuk malam dan untuk siang. Dan mereka berkumpul pada waktu shalat Fajar (Subuh) dan 'Ashar. Kemudian malaikat-malaikat untuk malam hari naik ke Tuhan. Tuhan lalu bertanya kepada mereka sedang Tuhan itu Maha Tahu. Tuhanberfirman: "Sedang mengapa hambaKu kamu tinggalkan?" Mereka menjawab: "Kami tinggalkan mereka sedang sembahyang, dan waktu kami datang kepada mereka, juga mereka sedang sembahyang" .1436, Dari Aisyah ra, istri Nabi saw, ia bertanya kepada Nabi saw: "Pernahkah terjadi suatu hari yang lebih berbahayadari hari perang Uhud? "Beliau bersabda:" Sebenarnya saya telah menemukan dari kaummu bermacam-macam kondisi. Dan kondisi yang lebih pahit saya temui dari mereka, ialah pada hari 'Aqabah. Ketika saya mengajukan permintaan kepada Ibnu 'Abdi Yalil bin' Abdi Kulal. Ia tidak memperkenankan permintaansaya. Lalu saya berjalan menuju satu jurusan dan saya tidak sadar melainkan waktu saya sampai di Qarnis Sa'alib, Saya angkat kepala saya, tiba-tiba awan telah menaungi saya, dan saya memandang, tiba-tiba Jibril berada di dalamnya. Ia pun memanggil saya, seraya katanya: "Tuhan telah mendengar katakaum tuan dan tolakan mereka terhadap tuan. Tuhan mengutus malaikat gunung kepada tuan, sehingga tuan suruh mereka memperbuat apa yang tuan kehendaki ". Malaikat gunung itu lalu memanggil saya sambil memberi salam pada saya, kemudian ia berkata:" Hai Muhammad! Terserah kepada tuan, apa yang tuan kehendakidapat saya jepit mereka dengan dua gunung. Nabi s.a.w. bersabda: "Tidak! Saya hanya mengharapkan supaya Tuhan akan melahirkan keturunan mereka, orang yang menyembah Allah semata-mata tiadamempersekutukan Tuhan dengan sesuatu apa pun!" 1437, Dari Ibnu Mas'ud ra, berkenaan firman Tuhan yang artinya:"Maka Tuhan mewahyukan kepada hambaNya apa yang diwahyukanNya". (An Najm, 10). Ibnu Mas'ud berkata: "Sesungguhnya Nabi melihat Jibril memiliki enam ratus sayap" .1438, Dari Aisyah ra, katanya: "Barangsiapa mengira bahwa Muhammad melihat Tuhannya, sesungguhnya ia telah memasuki suatu kesalahan yangbesar. Hanya ia melihat Jibril dalam rupa dan bentuk kejadian yang sebenarnya, menutupi apa yang ada di tepi langit ".1439, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda:" Bila seorang laki-laki mengajak istrinya tidur, sedang perempuan tidak mau, lalu laki-laki tadi semalam itudalam keadaan marah, malaikat melaknati perempuan itu sampai pagi ".1440, Dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi saw beliau bersabda:" Pada malam Isra (Mi'raj), saya melihat Nabi Musa seorang laki-laki merah bercampur hitam warnanya, tinggi, lagi keriting rambutnya, seolah-olah dari orang suku bangsa Syanuah.Dan saya melihat Nabi Isa seorang laki-laki perawakannya besar tegap, merah bercampur putih warnanya, panjang (tidak keriting) rambutnya. Dan saya melihat malaikat penjaga neraka dan Dajjal dalam beberapa ayat (tanda-tanda kekuasaan Allah) yang kesemuanya itu diperlihatkan Tuhan kepada saya. Maka janganlahengkau dalam keadaan ragu tentang menemui "1441, Dari Imran bin Hushain ra dari Nabi saw. beliau bersabda:" Saya melihat ke dalam surga dan saya lihat kebanyakan isinya adalah orang-orang fakir. Saya melihat pula ke dalam neraka, saya lihat kebanyakan isinya orang-orang perempuan ".1442, DariAbu Hurairah ra: Ketika kami berada di dekat Rasulullah saw beliau bersabda: "Ketika saya sedang tidur saya melihat diri saya dalam surga. Tiba-tiba ada seorang perempuan sedang mandi di sebelah sebuah istana. Lalu saya bertanya:" Kepunyaan siapakah istana ini? " Jawabnya: "Milik Umar bin Khattab".Saya ingat akan cemburunya, lalu saya pergi membelakang. Umar lalu menangis, sambil berkata: "Hai Rasulullah! Masakan terhadap tuan saya cemburu!" 1443, Dari Abu Hurairah ra: Rasulullah saw bersabda: "Golongan yang pertama-tama masuk surga, rupanya sebagai bulan pada malam purnama. Dan orang-orangyang masuk sesudah itu, sebagai bintang yang sangat terang cahayanya. Hati mereka sebagai hati satu orang (bersatu), tidak pernah berselisih dan benci-benci antara sesama mereka. Tiap-tiap seorang di antara mereka memiliki dua orang istri. Masing-masing di antara kedua istri itu tampak sumsumbetisnya dan belakang dagingnya karena sangat indahnya. Mereka memuji Tuhan pagi dan petang, tidak merasa demam, tidak ada pilek, dan tidak berdahak. Bejana mereka dari emas dan perak, sisir dari emas, dan kayu bakar mereka dari uluwwah (kayu kemenyan) ".

1444, Dari Sahl bin Sa'ad r.a. dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Tujuh puluh ribu atau tujuh ratus ribu dari umat ku akan masuk surga dengan tidak dihisab, mereka masuk berturut-turut, sedang rupa mereka sebagai cahaya bulan pada malam purnama".

1445, Dari Anas ra, katanya: Ada orang menghadiahkan jubah sutra kepada Nabi saw padahal beliau melarang memakai sutra. Orang banyak heran karenanya. Beliau lalu bersabda: "Demi Tuhan yang diri Muhammad di tanganNya. Sesungguhnya sapu tangan Sa" ad bin Mu'az dalam surga lebih bagus dari ini "1446,Dari Anas bin Malik ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Dalam surga ada pohon. Orang berkendaraan berjalan di bawah naungnya lebih dari seratus tahun belum habis".

1447, Dari Abu Sa'id Al Khudri r.a. dari Nabi saw, beliau bersabda: "Ahli surga memandang penghuni mahligai yang lebih tinggi dari mereka, sebagai memandang bintang yang sangat terang cahayanya yang ada di tepi langit sebelah timur atau barat, lantaran perbedaan tingkatan antara mereka". Mereka berkata:"Hai Rasulullah! Tentulah itu tempat Nabi-nabi, tidak akan sampai ke situ selain mereka?" Beliau bersabda: "Ya, demi Tuhan yang diri ku di tanganNya! Itu adalah tempat orang-orang yang percaya kepada Allah dan membenarkan Rasul-rasul".

1448, Dari Abu Sa'id r.a., katanya: Nabi s.a.w. bersabda: "Dinginkanlah suasana dengan mengerjakan sembahyang! Sesungguhnya panas yang sangat itu karena gejolak api neraka". 1449, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Neraka mengadu kepada Tuhan, katanya:" Oh Tuhan ku! Yang sebagianku telah memakan yang lain! "Tuhan lalu mengizinkannya berhembus dengan dua hembusan, satu hembusan di musim dingin dan satu hembusan di musim panas. Maka kamu rasakan panas yang amat sangat dan kamu rasakan pula udara yang sangat dingin".

1450, Dari Aisyah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Demam panas itu dari gejolak neraka, maka dinginkanlah dengan air" .1451, Dari Abu Hurairah ra: Rasulullah saw bersabda '"apimu di dunia ini sepertujuhpuluh api neraka". Ada orang mengatakan: "Kondisinya sudah cukup". Beliau bersabda:"Ditambah lagi dengan enam puluh sembilan kali panasnya dari api di dunia" .1452, Dari Usamah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Ada seorang laki-laki dihadapkan pada hari kiamat, lalu dilemparkan ke dalam neraka, maka keluarlah ususnya kemudian ia berputar-putar sebagaimanakeledai berputar-putar di sekitar gilingan. Isi neraka lalu berkumpul di sekelilingnya, sambil berkata: "Hai Polan! Bagaimana keadaan engkau? Bukankah engkau pernah menyuruh kami berbuat baik dan melarang kami berbuat jahat?" Jawab orang itu: "Saya pernah menyuruh kamu berbuat baik, tetapi saya sendiritidak mengerjakannya. Saya pernah mencegah kamu berbuat jahat, tetapi saya sendiri mengerjakannya ".1453, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda:" Setan akan datang kepada seseorang kamu, lalu berkata: "Siapa yang membuat ini!" Siapa yang membuat itu? "Sampai ia berkata:" Siapayang membuat Tuhanmu? "Ketika sampai pada pertanyaan demikian, hendaklah orang itu mohon perlindungan kepada Tuhan dan harus berhenti memikirkannya." 1454, Dari Jabir ra, dari Nabi saw beliau bersabda: "Apabila hari telah malam atau telah mulai malam, laranglah anak-anakmu ke luar, karenasesungguhnya setan berkeliaran waktu itu. Bila liwat waktu Isya, suruhlah mereka tidur dan tutuplah pintumu serta sebutlah nama Allah. Padamkanlah lampu dan sebutlah nama Allah, tutuplah bejanamu (tempat makanan) dan sebutlah nama Allah, biarpun engkau letakkan saja barang sesuatu di atasnya ". 1455,Dari Sulaiman bin Shurad ra, katanya: Ketika saya duduk bersama Nabi saw, ada dua orang laki-laki memaki satu sama Jain. Seorang di antaranya lalu merah mukanya dan besar lehernya. Nabi s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya saya mengetahui kata, kalau diucapkannya kata itu, niscaya akan hilanglahapa yang dirasakannya (marahnya). Jika diucapkannya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan, niscaya hilanglah marahnya". Mereka lalu mengatakan kepada orang itu, bahwa Nabi saw bersabda: "Berlindunglah kepada Allah dari setan!" Orang tadi lalu berkata: "Gilakah saya!"

1456, Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Menguap itu dari setan. Maka ketika seseorang di antara kamu menguap, harus ditahannya sedapat mungkin. Sesungguhnya jika seseorang di antara kamu mengatakan" ha "lantaran menguap, tertawalah setan". 1457, Dari Abu Qatadah r.a.,katanya: Nabi s.a.w. bersabda: "Mimpi yang baik dari Tuhan, dan mimpi buruk dari setan. Apabila seseorang di antara kamu memimpikan suatu mimpi yang menakutkannya, hendaklah ia meludah ke sebelah kirinya, dan mohon berlindung kepada Allah dari pada bahaya. Sesungguhnya dengan demikian, niscaya tiadaakan membahayakan kepadanya ".

1458, Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Apabila seseorang di antara kamu bangun dari tidurnya, lalu ia berwudhu, maka akan menyemburkan air dari hidung (membersihkan hidungnya) tiga kali, karena sesungguhnya setan bermalam pada lobang hidungnya". 1459, Dari Ibnu Umar r.a ,:Bahwa ia mendengarkan Nabi s.a.w. berkhutbah di atas mimbar. Beliau bersabda: "Bunuhlah ular dan bunuhlah yang bersiring dua dan yang pontong ekor, karena sesungguhnya keduanya merusak penglihatan dan menggugurkan kandungan". Abdullah (Ibnu Umar) berkata: Ketika saya memburu seekor ular yang hendaksaya bunuh, Abu Lubabah lalu menyerukan kepada saya: "Jangan engkau bunuh ular itu!" Kata saya: "Rasulullah saw telah memerintahkan supaya ular itu dibunuh". Katanya: "Sesungguhnya beliau melarang sesudah itu membunuh ular rumah, yaitu ular yang diam dalam rumah".

1460, Dari Abu Hurairah r.a .: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Pokok kekafiran itu berasal dari jurusan timur. Sombong dan takabur itu ada pada orang yang memiliki kuda dan unta. Suka berteriak itu ada pada orang desa. Dan ketenangan (kesabaran) itu ada pada orang yang memiliki (pengembala)kambing ".1461, Dari 'Uqbah bin' Amr dan Abu Mas'ud ra, katanya: Rasulullah saw menunjuk dengan tangan beliau ke jurusan Yaman, sambil bersabda:" Iman, bangsa Yaman di sana. Ketahuilah! Bahwa sesungguhnya kekerasan dan kekasaran hati itu ada pada orang-orang yang berteriak-teriak dekat ekorunta (orang penolak unta) dan timbul pengikut setan pada suku Rabi'ah dan Mudhar ".1462, Dari Abu Hurairah ra: Nabi saw bersabda:" Apabila kamu mendengar kokok ayam, maka mohonkanlah beroleh karunia kepada Tuhan, karena sesungguhnya ia melihat malaikat. Ketika kamu mendengar suara (ringkik)keledai, maka mohonkanlah perlindungan kepada Tuhan dari bahaya setan, karena sesungguhnya ia melihat setan ".1463, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw bersabda:" Apabila lalat masuk ke dalam minuman seseorang kamu, hendaklah ditenggelamkannya, kemudian dibuang lalat itu, karena sesungguhnyasalah satu sayapnya mengandung penyakit dan yang satu lagi mengandung obat ". 1464, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Tuhan menciptakan Nabi Adam tingginya enam puluh hasta. Kemudian Tuhan berfirman: "Pergilah dan memberi salamlah kepada malaikat-malaikat itu, dan dengarkanlahmereka memberi hormat (salam) kepada engkau. Itulah kehormatan (salam) engkau dan keturunan engkau! "Nabi Adam

lalu mengucapkan "Assalamu'alaikum", (selamatlah kiranya kamu). Mereka itu lalu mengucapkan: "Assalamu'alaika warahmatullah" (kiranya engkau lebih beroleh keselamatan dan rahmat Tuhan). Mereka menambahkan "warahmatullah". Maka setiap orang yang masuk surga serupa dengan Adam. Dan manusia itu selalu bertambahkedil sampai sekarang ".

1465, Dari Anas ra, katanya: Ketika sampai kepada Abdullah bin Salam kabar kedatangan Rasulullah saw ke Medinah, ia pun datang menghadap beliau, lalu berkata: "Saya akan bertanya kepada tuan tentang tiga hal; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Nabi. Apakah awal tanda kiamat? Apakahawal makanan yang dimakan oleh isi surga? Apa sebabnya anak menyerupai ayahnya dan apa sebabnya menyerupai ibunya? "Rasulullah saw bersabda:" Baru sebentar ini Jibril mengabarkan semua itu kepada saya. Kata Anas: Abdullah berkata: "Jibril itu adalah musuh orang Yahudi". Rasulullah s.a.w. bersabda:"Adapun awal tanda kiamat, adalah api yang mengumpulkan manusia dari timur ke barat. Adapun awal makanan yang di makan isi surga, adalah tambahan hati dari ikan besar. Dan adapun perserupaan anak, bahwa seorang laki-laki bila bersetubuh dengan perempuannya, jika airnya mendahului air istrinya,anak itu mirip dengan bapaknya. Jika dahulu air perempuan, anak itu mirip dengan dia ". Abdullah berkata:" Saya mengakui, bahwa sesungguhnya tuan utusan Allah ". Kemudian katanya lagi:" Hai Rasulullah! Sesungguhnya orang Yahudi itu kaum pendusta. Jika mereka tahu saya masuk Islam sebelum tuan menanyakankepada mereka, niscaya mereka akan menuduh saya pendusta di dekat tuan ". Kemudian orang-orang Yahudi datang dan Abdullah masuk ke rumah. Rasulullah saw bertanya:" Bagaimana kondisi Abdullah bin Salam dalam lingkungan kamu? "Mereka menjawab:" Ia seorang yang sangat pandai dan anak orang yang amatpandai di antara kami. Ia seorang yang paling baik dan anak orang yang paling baik di antara kami ". Rasulullah saw bertanya:" Bagaimana pendapat kamu, jika Abdullah memeluk agama Islam? "Kata mereka:" Dilindungi (dijauhkan) Tuhan kiranya ia dari hal yang demikian! "Maka keluarlah Abdullah kepadamereka, lalu berkata: "Saya mengakui bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan saya mengakui, bahwa sesungguhnya Muhammad utusan Allah". Orang-orang Yahudi berkata: "Dialah orang yang paling jahat dan anak orang yang paling jahat di antara kami".

Mereka pun mencelanya bersama.

1466, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Kalau tidak karena Bani Israil, niscaya daging tidak akan rusak (busuk). Dan kalau tidak karena ibu Hawa, niscaya tidak ada orang perempuan yang khianat kepada suaminya".

1467, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Ajarilah wanita itu dengan cara yang sebaik-baiknya, karena sesungguhnya perempuan itu dijadikan dari (serupa) tulang rusuk. Dan tulang rusuk yang paling bungkuk adalah yang di atas sekali. Jika engkau paksa meluruskannya, niscaya (patah),dan jika engkau biarkan saja, selalu ia bungkuk. Sebab itu nasehatilah perempuan itu dengan cara yang sebaik-baiknya! "

1468, Dari Aisyah ra, katanya: Saya mendengar Nabi saw bersabda: "Ruh (Jiwa) itu bagai tentara yang berbaris. Mana yang sesuai berdampinganlah dia dan mana yang bertentangan berjauhanlah ia" .1469, Dari Zainab binti Jahsy ra, Nabi saw masuk ke tempatnya dalam keadaan cemas sambil bersabda:La ilaha illallah. Celaka orang Arab karena bahaya yang sungguh telah dekat. Hari ini telah dibukakan tutup (dinding) Ya'juj Ma'juj seperti ini. Dia melingkarkan dua ibu jari dengan jari yang lain. Saya lalu bertanya: "Hai Rasulullah! Akan binasakah kita, padahal orang-orang yang baik-baik masihada di antara kita? "Dia menjawab:" Ya, ketika telah banyak yang buruk! "1470, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Tuhan yang Maha Tinggi berfirman: "Hai Adam!" Ia lalu menjawab: "Saya, ya Tuhan! Kebaikan di tangan Engkau!" Tuhan berfirman: "Keluarkanlah utusan keneraka! "Kata Adam:" Siapakah utusan ke neraka itu? "Tuhan berfirman:" Seorang dari setiap seribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan. Maka ketika itu anak kecil beruban dan yang memiliki konten melahirkan kandungannya, dan engkau lihat manusia dalam keadaan mabuk, tetapi sebenarnya mereka bukanmabuk, melainkan siksaan Tuhan amat kerasnya ". Mereka berkata:" Hai Rasulullah! Siapakah di antara kita yang seorang itu? "Beliau bersabda:" Gembiralah kamu, karena sesungguhnya dari kamu seorang, dan dari Ya'juj Ma'juj seribu ". Kemudian beliau bersabda:" Demi Tuhan yang diri ku di tanganNya!Sesungguhnya saya mengharapkan bahwa kamu seperempat ahli surga ". Kami lalu takbir." Beliau bersabda: "Saya mengharapkan kamu sepertiga anggota surga". Kami lalu takbir. Dia pun terus bersabda: "Saya mengharapkan kamu seperdua ahli surga". Kami pun takbir. Kemudian beliau bersabda: "Kamu dalam kelompokmanusia, hanyalah sebagai sehelai rambut hitam pada kulit sapi yang putih atau sebagai rambut putih pada kulit sapi hitam ".

1471, Dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Kamu akan dikumpulkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang bulat tidak berkhitan". Kemudian beliau membaca ayat yang artinya: "Sebagaimana Kami membuat makhluk mulai pertama, Kami ulang serupa itu. Janji Kami, sesungguhnya Kami laksanakan".Orang-orang yang mula-mula diberi pakaian di hari kiamat, adalah Nabi Ibrahim. Dan dari sahabat-sahabatku akan dibawa ke arah kiri (ke neraka). Saya berkata: "Sahabatku, sahabatku!" Lalu dikatakan: "Sesungguhnya mereka berbalik ke belakang (kafir kembali) sejak engkau berpisah dengan mereka". Saya lalumengucapkan sebagai kata hamba Allah yang Soleh (Nabi Isa): "Dan hanya aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di antara mereka". - Sampai kata - "Bijaksana" (Surat AI Maidah, 117 - 118) .1472 Dari Abu Hurairah ra: Ada orang bertanya: "Hai Rasulullah! Siapakah manusia yang termulia?"Beliau menjawab: "Yang paling bertaqwa kepada Allah (mematuhi perintahNya)". Mereka berkata: "Bukan ini yang ingin kami tanyakan kepada tuan". Beliau bersabda: "Jika begitu, Yusuf Nabi Allah anak Nabi Allah dan anak kekasih Allah". Mereka berkata: "Bukan ini yang ingin kami tanyakan kepada tuan".Beliau bersabda: "Kalau begitu, tentu kamu akan menanyakan kepada saya tentang kepribadian orang Arab. Mereka yang baik pada masa jahiliyah, mereka itulah yang lebih baik dalam zaman Islam, jika mereka mengerti" .1473, Dari Samurah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: Malam tadi saya bermimpiada dua orang yang datang kepada saya, lalu saya temui. Seorang tinggi hampir-hampir tidak dapat saya lihat kepalanya karena tingginya. Orang itu adalah Nabi Ibrahim as "1474, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda:" Nabi Ibrahim as berkhitan dengan kapak dan beliau dalam usiadelapan puluh tahun ".

1475, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: Mula-mula perempuan yang mengambil (memakai) ikat pinggang, adalah ibu Nabi Ismail, diambilnya ikat pinggang supaya hilang jejaknya oleh Sarah. Kemudian Nabi Ibrahim as membawa Ibu Ismail dan anaknya yang masih menyusu, lalu di tempatkannya dekat perumahan Bait(Ka'bah), di bawah pohon Dauhah di tepi bakal sumur Zamzam, di perumahan mesjid. Waktu itu tidak ada seorang pun yang tinggal di Mekkah dan di situ air pun tidak ada. Nabi Ibrahim lalu menempatkan keduanya di sana dan diletakkannya di sisi keduanya sebuah tempat makanan yang berisi kurma dan sebuahtempat minum yang berisi air. Kemudian Nabi Ibrahim berangkat. Ibu Ismail lalu mengikutinya sambil berkata: "Hai Ibrahim! Tuan hendak kemana? Sampai hatikah tuan meninggalkan kami di lembah yang tidak ada manusia dan tidak pula ada sesuatunya di sini". Diucapkannya kata itu berulang-ulang. NabiIbrahim tidak melengong. Kata ibu Ismail kepadanya: "Tuhankah yang menyuruh tuan berbuat begini?" Jawab Ibrahim: "Ya!" Katanya: "Jika begitu, Tuhan tidak akan menyia-nyiakan kami '. Kemudian ibu Ismail kembali dan Ibrahim pun terus berjalan. Ketika ia berada di Saniah, di tempat yang kira-kira tidak terlihatoleh ibu Ismail, Ibrahim menghadap ke arah Bait, kemudian ia berdoa dengan beberapa kalimat, sambil mengangkat kedua tangannya. Doanya: "Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya aku menempatkan sebagian dari turunanku di lembah yang tidak memiliki tanam-tanaman, di dekat Rumah Suci Engkau. Wahai Tuhan kami!Sehingga mereka tetap mengerjakan shalat. Sebab itu, jadikanlah hati manusia tertarik kepada mereka, dan belilah buah, menjadi rezeki mereka, mudah-mudahan mereka berterima kasih! "Kemudian ibu Ismail menyusui anaknya dan meminum air yang disediakan itu. Ketika air yang dalam tempat air ituhabis, ia dan anaknya merasa haus. Ketika ia memandang anaknya membalik-balik, ia pun pergi karena tak sampai hati melihat anaknya. Maka dilihatnya bukit Safa paling dekat kepadanya. Lalu ia berdiri ke sana dan menghadap ke lembah, kalau-kalau ada orang. Tapi ia tidak melihat seorang juapun. Ia turundari Safa. Ketika ia di lembah, diangkatnya tepi bajunya, kemudian ia berjalan cepat-cepat seperti perjalanan orang darurat, sampai ia melewati lembah. Kemudian ia tiba di Marwah, lalu ia berdiri di situ dan melihat kalau-kalau ada orang. Tapi ia tidak melihat seorang jua pun. Dilakukannya yangdemikian sampai tujuh kali. Ibnu Abbas berkata: Nabi s.a.w. bersabda: "Karena itulah, orang haji mengerjakan Sa'i di antara Safa dan Marwah". Ketika Ibu Ismail berada di Marwah, ia mendengar suara, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri: "Dengarlah!" Kemudian ia berhati-hati mendengarkannya, maka didengarnyapula suara itu. Ia berkata: "Sesungguhnya engkau telah memperdengarkan suara, adalah kiranya pertolongan dari sisi engkau". Tiba-tiba di situ ada malaikat dekat tempat Zamzam lalu ia menggali dengan tumitnya atau dengan sayapnya sehingga keluarlah air. Ibu Ismail lalu membendungnya dengan tangannyabegini: Ini menyauk air itu untuk mengisi tempat airnya, dan air itu pun terus menyembur sesudah disauk. Ibnu Abbas berkata: Nabi s.a.w. bersabda: "Mudah-mudahan Tuhan mengasihi ibu Ismail! Jika dibiarkannya Zamzam, atau tidak disauknya air itu, sesungguhnya akan menjadi mata air yang mengalir." Sabdabeliau: "Ibu Ismail lalu minum dan menyusui anaknya. Malaikat berkata kepadanya:" Janganlah engkau takut akan binasa! Sesungguhnya di sini Baitullah yang bakal dibangun oleh anak ini dan ayahnya, dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan penduduk tempat ini. "Dan tinggi Baitullah itu dari tanahsebagai munggu, yang dilanda oleh banjir di sebelah kanan dan kirinya. Demikianlah kondisi perempuan itu, sehingga lewatlah serombongan dari suku Jurhum yang datang dari jalan Kada ', lalu mereka itu berhenti di hilir Mekkah. Mereka melihat burung berputar-putar di udara, lalu mereka berkata: "Burungini berputar di atas air ". Sebenarnya kita di lembah ini menemukan tempat yang di situ ada air. Mereka lalu mengirim seorang atau dua orang utusan. Tiba-tiba utusan itu menemukan air, segera mereka kembali dan terus dikhabarkannya pada mereka (temannya) bahwa di situ ada air. Lalu mereka berkata: "Apakahengkau mengizinkan kami tinggal di tempatmu? "Jawab perempuan itu:" Ya, tetapi kamu tidak berhak atas air itu! "Kata mereka:" Ya, baiklah! "Ibu Ismail menerimanya dengan baik, karena dia ingin ada orang lain bersama dia. Mereka lalu tinggal di situ bersama-sama dengan keluarga mereka, sehingga terjadilahbeberapa rumah tangga mereka, sedang Ismail telah agak besar (hampir dewasa). Ia mempelajari bahasa Arab dari mereka. Ia amat dikasihi mereka. Ismail sangat menarik dan mengagumkan mereka, ketika itu umurnya hampir dewasa. Mereka mengawinkan Ismail dengan seorang perempuan di antara mereka, dan ibu Ismailpun meninggal. Sesudah Ismail kawin, datanglah Nabi sesudah Ismail kawin, datanglah Nabi Ibrahim melihat anak isteri yang ditinggalkannya, tetapi ia tidak menemukan Ismail. Ibrahim lalu bertanya pada istri Ismail dari hal keadaannya. Kata istri Ismail: "Ia pergi mencari kebutuhan kami". BerikutnyaIbrahim menanyakan dari hal penghidupan dan kondisi mereka. Kata perempuan itu: "Kami dalam kondisi sengsara, kami dalam kesempitan dan kesusahan". Ia mengadukan halnya kepada Ibrahim. Ibrahim berkata: "Ketika datang suami engkau, sampaikanlah salam kepadanya dan katakanlah baginya sehingga dirobahnyabingkai pintunya ". Setelah Ismail datang, seolah-olah ia merasakan sesuatu, lalu ia bertanya:" Apakah orang yang datang kepadamu? "Jawabnya:" Ya, ada orang tua datang kepada kami, lalu saya bercerita kepadanya. Ditanyakannya bagaimana penghidupan kita lantas saya ceritakan bahwa sesungguhnya kita dalamkepayahan dan kesusahan ". Kata Ismail:" Apakah ia memesankan sesuatu kepadamu? "Jawabnya:" Ya, disuruhnya saya menyampaikan salam kepada engkau dan dikatakannya: "Ubahlah bingkai pintumu!" Kata Ismail: "Itulah ayahku! Sebenarnya ia menyuruh saya agar menceraikan engkau. Kembalilah engkau kepadakeluarga engkau! "Ismail pun mentalaknya. Kemudian ia menikah dengan perempuan lain. Setelah beberapa lama Ibrahim datang kembali, tetapi tidak juga menemukan Ismail. Ia lalu masuk ke rumah istri Ismail, dan ditanyakannya dari hal Ismail. Kata perempuan itu:" Ia pergi mencari kebutuhan kami! "Kata Ibrahim:"Bagaimana keadaanmu?" Ditanyakannya hal penghidupan dan kondisi mereka. Jawabnya: "Kami dalam kondisi baik dan lapang". Dan perempuan itu pun memuji Tuhan. Tanya Ibrahim: "Apakah makananmu?" Jawabnya: "Daging". Tanya beliau: "Apakah minumanmu?" Jawabnya: "Air". Doa Ibrahim: "Wahai Tuhan, berilah kiranyakeberkatan untuk mereka tentang daging dan air! "Nabi saw bersabda:" Ketika itu belum ada di situ tanaman yang berbiji. Jika mereka memiliki, niscaya Nabi Ibrahim mendoakan keberkatannya. Maka yang dua itu (daging dan air) di negara lain dari Mekkah biar pun ada, tetapi tidak cocok untuk jadimakanan pokok. Kata Nabi Ibrahim: "Apabila datang suami engkau, sampaikanlah salam kepadanya, dan suruhlah ia supaya mengatur bingkai pintunya!" Ketika Ismail datang, ia bertanya: "Apakah seorang yang datang kepadamu?" Jawab isterinya: "Ada! Datang kepada kami seorang tua yang saleh". Danperempuan itu pun memujinya. "Ia menanyakan tuan pada saya dan menanyakan bagaimana kehidupan kita, lalu saya ceritakan, bahwa sesungguhnya kita dalam kondisi baik". Kata Ismail: "Apakah ia memesankan sesuatu kepada engkau '?" Jawabnya: "Ada! Disuruhnya sampaikan salam kepada tuan dan disuruhnya supayamengatur bingkai pintu tuan ". Kata Ismail:" Itulah ayahku dan engkaulah yang dikatakan bingkai pintu. Dia menyuruh saya supaya tetap beristrikan engkau ". Beberapa waktu kemudian sesudah itu Ibrahim datang kembali dan didapatinya Ismail sedang meruncing anak panahnya di bawah pohon Dauhah, tidakjauh dari Zamzam. Setelah ia melihat ayahnya, ia berdiri menemukannya. Keduanya lalu berpelukan sebagaimana terbuat seorang ayah dengan anaknya dan anak dengan ayahnya. Kemudian Nabi Ibrahim berkata: "Hai Ismail! Sesungguhnya Tuhan memerintahkan satu perintah kepada saya" Jawab Ismail: "Laksanakanlahapa yang diperintahkan Tuhan itu! "Kata Ibrahim:" Maukah engkau menolong saya? "Jawab Ismail:" Saya bersedia menolong ayah ". Kata Ibrahim:" Sesungguhnya Tuhan memerintahkan kepada saya supaya saya mendirikan Baitullah di sini ", Ia menunjuk ke tumpukan tanah yang tinggi di sekelilingnya. Sesudahitu keduanya meninggikan (menginstal) fondamen Bait (Ka'bah). Nabi Ismail membawa batu dan Ibrahim memasangnya. Setelah pasangan itu tinggi Ismail membawa batu (untuk berpijak Ibrahim). Ibrahim lalu berdiri di atasnya untuk menginstal dan Ismail menunjukkan batu. Kata Nabi: Keduanya melanjutkan pembangunansampai selesai, lalu berputar sekeliling Ka'bah, mengucapkan: "Wahai Tuhan kami! Terimalah kerja kami. Sesunguhnya Engkau mendengar lagi mengetahui!"

1476, Dari Abu Humaid Assa'idi ra: Sahabat-sahabat bertanya: "Hai Rasulullah, bagaimana kami selawat kepada tuan ?. Rasulullah saw bersabda:" Bacalah yang artinya: "Wahai Tuhan! Berilah rahmat atas Muhammad, keluarganya dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat ataskeluarga Ibrahim. Berilah keberkahan atas Muhammad, keluarganya dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah memberikan berkah kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia ".1477, Dari Abdurrahman bin Abu Laila ra, katanya: Ka'b bin 'Ujrah menemukan saya, lalu ia berkata:"Dapatkah saya hadiahkan kepada engkau satu hadiah yang saya dengar dari Nabi saw?" Jawab saya: "Ya, baiklah! Hadiahkanlah kepada saya!" Lalu ia berkata: "Kami bertanya pada Rasulullah saw:" Bagaimana caranya salawat kepada tuan sekeluarga? Sesungguhnya Tuhan telah mengajarkan cara kami memberisalam ". Beliau bersabda:" Bacalah: "Wahai Tuhan! Berilah rahmat atas Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi rahmat atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Wahai Tuhan! Berilah keberkahan atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimanaEngkau telah memberi berkah atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia ". 1478, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: Nabi saw pernah memohonkan perlindungan untuk Hasan dan Husain. Beliau bersabda:" Bahwa tua (nenek) kamu Ibrahim pernah memohonkan perlindunganuntuk Ismail dan Ishak dengan kalimat: "Saya memohonkan perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna, dari semua setan dan kuman-kuman yang mengandung racun dan dari pada semua mata yang berbahaya".

1479, Dari Abu Hurairah r.a .: Rasulullah s.a.w. bersabda: Kita patut bertanya lebih dari Nabi Ibrahim, ketika ia berkata: "Wahai Tuhan ku perlihatkanlah ku bagaimana menghidupkan orang mati!" Firman Tuhan: "Bukankah engkau sudah percaya?" Jawabnya: "Tentu! Tapi untuk menenangkan hatiku".Dan Tuhan memberi rahmat kepada Nabi Luth sesungguhnya ia telah menempati perlindungan yang kuat. Dan jika sekiranya saya tinggal dalam penjara selama Nabi Yusuf terpenjara, niscaya saya kabulkan permintaan orang yang meminta "(cepat menerima tawaran raja)

1480, Dari Ibnu Umar ra: Sesungguhnya Rasulullah saw ketika berhenti di Hijr dalam perang Tabuk, beliau melarang minum dan mengambil air sumurnya. Mereka berkata: "Kami telah mencampur tepung dengan air itu dan kami pun telah mengambilnya". Dia lalu menyuruh mereka supaya membuangkan tepung danmenumpahkan air itu.1481, Dari Nafi ra, Abdullah bin Umar menceritakan kepadanya: Orang banyak berhenti bersama Rasulullah saw di Hijr, negeri bumi Tsamud. Mereka mengambil air dari sumur dan mencampur tepung dengan air itu. Rasulullah s.a.w. menyuruh mereka supaya menumpahkan air yang diambildari sumur itu dan memberikan tepung itu untuk makanan unta. Dia suruh mereka mengambil air dari sumur yang airnya diminum unta.1482, Dari Abdullah ra: Sesungguhnya Rasulullah saw ketika melalui Hijr, beliau bersabda: "Janganlah kamu masuk ke tempat tinggal orang-orang yang aniaya itu melainkandengan menangis, supaya kamu jangan ditimpa hukuman yang menimpa mereka! "Kemudian beliau berselimut dengan seprai beliau sedang beliau di atas kendaraan.1483, Dari Ibnu Umar ra dari Nabi saw, beliau bersabda:" Orang mulia, anak orang mulia, anak orang mulia, anak orang mulia, ialah Yusuf bin Ya'kubbin Ishak bin Ibrahim as "1484, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Pada suatu ketika Ayyub mandi telanjang, hinggap di dekat kakinya belalang emas, lalu dibungkusnya dalam kainnya. Tuhan memanggilnya: Hai Ayyub! Bukankah Aku telah memberikan kecukupan kepada engkau, sehinggatidak membutuhkan apa yang engkau lihat itu? Ayyub menjawab: Benar, ya Tuhan ku! Tapi saya masih membutuhkan keberkatan Engkau. "

1485, Dari Ibnu Abbas ra: Ia bertukar pikiran dengan Hur bin Qais Al Fazari tentang sahabat Musa. Ibnu Abbas berkata: "Khidir!" Maka lewatlah di tempat itu Ubayya bin Ka'b. Ibnu Abbas lalu memanggilnya, katanya: "Saya bertikai pendapat dengan kawan saya ini tentang sahabat Musa yang dimintakan Musaagar diberi jalan supaya dapat bertemu dengannya. Apakah engkau mendengar Rasulullah s.a.w. menyebutkan keadaannya ". Kata Ubayya:" Ya, saya mendengar Rasulullah saw bersabda: "Pada suatu ketika, Musa berada pada suatu kaum dari Bani Israil. Ada seorang laki-laki datang kepadanya, lalu bertanya:" Apakahengkau ketahui seseorang yang lebih alim dari engkau? "Jawab Musa:" Tidak! "Tuhan lalu mewahyukan kepada Musa:" Ada, yaitu hambaKu Khidir! "Musa lalu menanyakan jalan untuk menemukannya. Maka dijadikan ikan sebagai tanda. Dikatakan kepadanya:" Apabila engkau kehilangan ikan, maka kembalilah, engkauakan menemukannya! "Musa lalu mengikuti ikan itu di laut. Pelayan Musa berkata kepadanya:" Tahukah tuan, ketika kita di atas batu besar (ikat telah melompat ke laut), saya lupa menceritakannya, dan syaitanlah yang menyebabkan saya lupa. "Musa berkata: "Itulah yang kita cari!" Lalu keduanya kembalilahmengikuti jejak mereka untuk mengetahui keadaannya. Mereka menemukan Khidir. Maka terjadilah peristiwa antara mereka sebagai yang diceritakan Tuhan dalam KitabNya Al Quran, (Sural Al Kahfi 60 - 82).

1486, Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Ia dinamakan Khidir (hijau), adalah karena duduk di atas bumi yang putih, tetapi kemudian berubah menjadi hijau" .1487 Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Kami pernah memetik buah kabats bersama Rasulullah saw Rasulullah s.a.w.bersabda: "Ambillah buah yang hitam, karena itulah yang lebih baik". Mereka bertanya: "Apakah tuan menggembala kambing?" Jawab beliau: "Nabi-nabi pernah menggembalakannya" .1488, Dari Abu Musa ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Di antara orang laki-laki banyak yang sempurna dan di antaraperempuan hanyalah Asiah, istri Fir'aun dan Maryam binti Imran. Kelebihan Aisyah dari perempuan-perempuan lain, adalah seperti kelebihan tsarid (roti yang diberi kuah) dari semua makanan ".1489, Dari Ibnu Abbas ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Orang tidak pantas mengatakan: "Saya lebih baikdari Yunus bin Matta. Hubungan keturunan adalah kepada ayahnya ".1490, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw beliau bersabda:" Nabi Daud as dimudahkan membaca Bacaan. Dia menyuruh supaya disiapkan binatang tunggangan lalu diberi pelana. Dia membaca Bacaan sebelum tunggangan beliau itu diberipelana. Dia memakan hasil kerja (usaha) tangan beliau sendiri "1491, Dari Abu Zar ra, katanya: Saya bertanya:" Hai Rasulullah! Mesjid manakah yang pertama kali didirikan? "Jawab beliau:" Mesjid Haram (Mekkah) "Tanya saya:" Kemudian yang mana? "Jawab beliau:" Kemudian Mesjidil Aqsha (Baitul Maqdis) ".Tanya saya: "Berapa lamanya

antara keduanya? "Jawab beliau:" Empat puluh! "Kemudian beliau bersabda:" Dimana saja engkau mendapatkan waktu shalat, maka sembahyanglah, dan bumi ini bagi engkau adalah mesjid (tempat sembahyang)! "1492, Dari Abu Hurairah ra, dia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Perumpamaanku dan orangbanyak, sebagai seorang laki-laki yang menyalakan api, kemudian kupu-kupu dan binatang-binatang jatuh ke dalam api itu ". Dan beliau bersabda:" Ada dua orang perempuan bersama dua orang anaknya. Lalu datang serigala, dan ditarikannya anak salah seorang di antara mereka. Kata yang satu: "Hanyalah anakengkau yang dilarikan serigala ". Kata seorang:" Hanyalah anak engkau yang dilarikannya ". Mereka lalu meminta pertolongan kepada Nabi Daud. Ia

menerapkan keputusan, bahwa anak yang tinggal itu milik perempuan yang lebih tua. Mereka lalu pergi ke Nabi Sulaiman bin Daud, lalu diceritakannya kepadanya. Kata Sulaiman: "Bawa kemari sebilah pisau, sehingga saya belah anak ini untuk kedua orang ibunya": Perempuan yang lebih muda lalu berkata,"Jangan tuan lakukan! Tuhan memberi rahmat kiranya kepada tuan! Itu anaknya!" Dia lalu memutuskan, bahwa anak itu untuk perempuan yang muda ".1493, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda:" Setiap anak Adam yang baru lahir, disentuh oleh setan ketika lahirnya itu,lalu ia memekik menangis karenanya, selain Maryam dan anaknya ".1494, Dari Ali ra, katanya: Saya mendengar Nabi saw bersabda:" Perempuan dunia terbaik pada masanya, adalah Maryam binti Imran, dan perempuan terbaik umat ini adalah Khadijah "1495, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullahs.a.w. bersabda: "Wanita Qureisy itu sangat baik, mereka dapat naik unta, sangat pengasih pada anak-anak dan pandai menjaga harta suaminya" .1496, Dari 'Ubadah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Siapa yang mengaku bahwa tiada Tuhan melainkan Allah , Esa, dan tiada bersekutu, Muhammad hambaNyadan RasulNya, 'Isa hamba Allah, RasulNya, dan kalimat (makhluk) yang disampaikan kepada Maryam dan ruh dari-dan bahwa surga dan neraka itu sebenarnya, maka orang-orang itu akan dimasukkan Tuhan ke dalam surga menurut amalnya ".

1497, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Yang pandai berbicara dalam buaian (pada waktu kecil), hanyalah tiga orang, di antaranya 'Isa. Ada seorang laki-laki Bani Israil yang bernama Juraij. Ketika ia sembahyang, datang ibunya memanggilnya. Kata Juraij dalam hatinya: "Apakahakan saya jawab ibu saya, atau saya terus sembahyang? "Kata ibu:" Wahai Tuhan! Janganlah Engkau matikan itu sebelum Engkau perlihatkan kepadanya muka perempuan pelacur! "Dan Juraij tetap dalam tempat peribadatannya. Kemudian seorang perempuan menawarkan diri kepadanya untuk berbuat jahat, Juraij menolak.Perempuan itu lalu datang kepada seorang penggembala, menyerahkan diri kepadanya. Kemudian ia melahirkan anak, dan dikatakannya anak Juraij. Orang banyak datang kepadanya, menghancurkan tempat peribadatannya.

Mereka menyeret dan mencaci-makinya. Kemudian Juraij berwudhu dan teru mengerjakan sembahyang. Lalu didatanginya anak itu seraya berkata: "Hai anak! Siapa ayahmu?" Jawabnya: "Penggembala!" Orang banyak tadi lalu berkata: "Kami dirikan kembali tempat peribadatanmu dari emas!" Kata Juraij: "Jangan!Cukup dari tanah saja! "Ada lagi seorang perempuan Bani Israil sedang menyusui anaknya. Maka seorang laki-laki lalu ditempatnya menunggang kuda lagi tampan rupanya. Kata perempuan itu:" Wahai Tuhan! Jadikanlah anakku seumpama orang ini! "Anak itu pun lalu meninggalkan susu ibunya dan menghadap keorang yang menunggang kuda itu, katanya: "Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan saya seumpama dia!" Kemudian anak itu kembali mengisap susu ibunya. Kata Abu Hurairah: Seolah-olah saya melihat Nabi saw mengisap jari

beliau. Kemudian lalu pula di tempat itu seorang budak perempuan. Kata perempuan itu: "Wahai Tuhan! Jangan Engkau jadikan anakku seumpama orang ini!" Anak itu pun lalu meninggalkan susu ibunya, katanya: "Ya Tuhan! Jadikanlah saya seumpama dia!" Ibunya lalu berkata: "Mengapa begitu?" Jawabnya: Orangyang menunggang kuda tadi adalah seorang yang sangat angkuh. Sedangkan budak perempuan itu banyak orang berkata kepadanya: Engkau pencuri dan pezina, padahal ia tidak pernah melakukannya ".1498, Dari Ibnu Umar ra, katanya: Nabi saw bersabda:" Saya melihat Nabi-nabi Isa, Musa, dan Ibrahim. Isamerah kulitnya, kriting rambutnya, lebar dadanya. Dan Musa kemerahan, tinggi besar, tidak keriting rambutnya, tampaknya ia dari kaum Zuth ".1499, Dari Abdullah ra, katanya: Pada suatu hari Nabi saw menceritakan di tengah-tengah orang banyak tentang Al Masih Dajjal. Beliau bersabda: "Tuhanitu tidak buta sebelah. Ketahuilah Al Masih Dajjal itulah yang buta matanya sebelah kanan seolah-olah matanya itu anggur yang terulur ke luar. Pada suatu malam, waktu saya tidur dekat Ka'bah saya bermimpi. Ketika itu saya lihat ada seorang laki-laki kemerah-merahan warna kulitnya, sangat bagus sekali,rambutnya terurai antara bidang bahunya, tersisir baik, kepalanya menitikkan air, ramping, diletakkannya tangannya di atas bahu dua orang laki-laki dan ia tawaf di Baitullah (Ka'bah). Saya bertanya: "Siapakah ini?" Mereka menjawab: Inilah Al Masih anak Maryam ". Kemudian saya melihat seorang laki-lakidi belakang orang itu, keriting lagi pendek rambutnya, buta matanya sebelah kanan, mirip dengan orang yang saya lihat dari Ibnu Qathan, diletakkannya kedua tangannya di atas bahu seorang laki-laki juga tawaf di Baitullah. Saya bertanya: "Siapakah ini?" Mereka menjawab: "Al Masih Dajjal!" 155O, DariAbu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda. "Sayalah orang yang paling dekat kepada anak Maryam (Isa). Semua Nabi-nabi itu seketurunan. Tidak ada seorang pun Nabi dalam masa antara saya dengan dia" .1501, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Saya yang lebihdekat dengan Isa anak Maryam di dunia dan di akhirat. Semua Nabi-nabi itu bersaudara karena seketurunan. Ibunya berlainan sedang agamanya satu ".1502, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Isa anak Maryam melihat seorang laki-laki mencuri. Lalu dikatakannya pada laki-laki itu: "Engkau mencuri? "Kata laki-laki itu:" Tidak, demi Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia! "Kata Yesus:" Saya percaya kepada Tuhan, dan saya dustakan mata saya ".1503, Dari Umar ra, katanya: Saya mendengar Nabi saw bersabda: "Janganlah kamu memuji (memuliakan) saya berlebihan sebagai orang Nasrani memuji(Memuliakan) anak Maryam. Saya hanya hamba Allah. Maka katakanlah: "Hamba Allah dan RasulNya". 1504, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Bagaimana keadaanmu ketika anak Maryam turun ke mu dan menjadi Imam di antara kamu".

1505, Dari Hudzaifah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Ketika Dajjal itu ke luar dia membawa air dan api. Adapun yang dilihat orang itu seperti api, sebenarnya adalah air yang dingin. Adapun yang dilihat orang itu sebagai air dingin sebenarnya adalah api yang membakar. Siapa yangmendapatinya di antara kamu, hendaklah

ia masuk ke dalam apa yang dilihatnya berupa api, karena sebenarnya itulah air yang dingin ". Kata Hudzaifah: Dan lagi saya mendengar beliau bersabda:" Ada seorang laki-laki sebelum datang malaikat untuk mengambil ruhnya. Dikatakan kepadanya: "Apakah engkau mengerjakan kebaikan?" Jawabnya: "Sayatidak tahu ". Kata Malaikat:" Coba perhatikan! "Jawabnya: Yang saya ketahui hanyalah saya jual beli dengan manusia di dunia, dan saya pun mengambil dan memberikan dari dan kepada mereka, saya beri janji orang yang berkecukupan dan saya bebaskan orang yang berkesempitan" . Tuhan memasukkan orang itu kedalam surga. Kemudian berkata Hudzaifah: Dan saya mendengar pula beliau bersabda: "Ada seorang laki-laki yang telah mendekati ajalnya. Setelah ia putus harapan untuk hidup, ia berwasiat kepada keluarganya:" Ketika saya telah mati, kumpulkanlah kayu bakar yang banyak untuk membakar saya dan nyalakanlahapi dengan kayu itu. Ketika api itu memakan daging saya dan telah sampai ke tulang dan tulang itu pun telah terbakar pula, maka ambillah dan tumbuklah supaya jadi abu. Kemudian nantikanlah waktu hari yang keras anginnya, dan terbangkanlah abu itu ke laut! "Mereka pun mengerjakannya. Kemudian Tuhanmengumpulkannya. Kata Tuhan kepadanya: "Mengapa Engkau perbuat yang demikian itu '?" Katanya: "Karena takut kepada Engkau". Tuhan mengampuninya.1506, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Bani Israil itu dipimpin (diperintah) oleh Nabi-nabi. Setiap seorang Nabi mati, digantiNabi yang lain. Tapi tidak ada Nabi sesudahku, dan akan ada Khalifah-khalifah. Mereka itu sampai banyak. "Sahabat-sahabatnya bertanya:" Maka apakah perintah tuan kepada kami? Beliau bersabda: "tepatilah bi'at (perjanjian) yang pertama, kemudian yang berikutnya. Berikanlah hak mereka, sesungguhnyaTuhan akan menanyai mereka tentang pimpinan (pemerintahan) yang mereka jalankan ".1507, Dari Abu Sa'id ra: Nabi saw bersabda:" Kamu akan mengikuti Sunnah (tradisi) orang-orang yang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta biarpun mereka memasuki lobang biawak (sebangsa biawak),kamu juga akan memasukinya ". Kami berkata:" Hai Rasulullah! Orang Yahudi dan Nasranikah? "Nabi saw bersabda:" Siapa lagi? "

1508, Dari Abdullah bin Amr r.a .: Nabi s.a.w. bersabda: "Sampaikanlah pesananku biarpun satu ayat (sepatah kata). Bisa kamu mendengar cerita dari Bani Israil, tidak ada salahnya (sekedar mendengarkan cerita). Dan siapa yang sengaja berdusta tentang aku (membuat hadis palsu), maka hendaklah ia mendiami tempatnyadalam neraka. "1509, Dari Abu Hurairah ra. katanya: Rasulullah saw bersabda:" Orang Yahudi dan Nasrani tidak mencelup (rambut, kumis dan jenggot). maka hendaklah kamu berbeda dari mereka ".1510, Dari Jundub, katanya: Rasulullah saw. bersabda:" Ada seorang laki-laki sebelum kamu, ia mendapat lukadan tidak sabar, lalu diambilnya pisau dan memotong tangannya. Maka mengalirlah darah terus menerus sampai akhirnya ia mati. Tuhan berfirman: "HambaKu mempercepat kematiannya! Aku melarangnya masuk surga". 1511, Dari Abu Hurairah ra: Ia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Ada tiga orang dariBani Israil yang masing-masingnya berpenyakit lepra, gundul dan buta. Tuhan hendak menguji, lalu mengutus malaikat menemui mereka. Malaikat itu datang lebih dahulu kepada yang berpenyakit lepra. Kata malaikat itu: "Apakah sesuatu yang paling engkau sukai?" Jawabnya: "Warna yang bagus dan kulit yangbagus! Orang banyak telah jijik melihat ku! "Malaikat itu mengusapnya. Lalu hilanglah penyakitnya. Kemudian diberi warna yang bagus dan kulit yang bagus. Kata malaikat:" Apakah harta yang paling engkau sukai? "Jawabnya:" Unta! "Lalu ia diberi unta yang bunting sepuluh bulan. Kata malaikat:" Engkauakan diberi keberkatan ", Kemudian malaikat itu datang kepada orang yang gundul seraya berkata:" Apakah sesuatu yang paling engkau sukai? "Katanya:" Rambut yang bagus dan gundul ini hilang dari aku karena orang banyak telah jijik melihat ku ". Malaikat itu lalu mengusapnya maka hilanglah gundulnya dania diberi rambut yang bagus.

Kata malaikat: "Apakah harta yang paling engkau sukai '?" Katanya: "Sapi!" Malaikat itu lalu memberinya seekor sapi yang bunting, seraya berkata: "Engkau akan diberi keberkahan". Kemudian malaikat itu datang pula kepada orang yang buta, seraya berkata: "Apakah sesuatu yang paling engkau sukai?" Jawabnya:"Mudah-mudahan Tuhan mengembalikan penglihatan ku supaya dapat melihat manusia". Malaikat itu pun mengusapnya. Tuhan mengembalikan penglihatannya. Kata malaikat: "Apakah harta yang paling engkau sukai?" Jawabnya: "Kambing!" Malaikat itu lalu memberinya kambing yang bunting. Sesudah itu beranaklah untadan sapi, dan kambing beranak pula. Maka orang-orang itu memiliki lembah yang dipenuhi unta, lembah yang dipenuhi sapi dan, lembah yang dipenuhi kambing. Kemudian datanglah malaikat yang dahulu kepada orang yang tadinya berpenyakit lepra dalam rupa dan keadaannya (yang menyedihkan), seraya katanya:"Saya ini seorang laki-laki miskin yang telah melintasi bukit dalam perjalanan. Maka pada hari ini tiadalah yang menyampaikan melainkan Tuhan. Kemudian saya datang kepada engkau untuk meminta dengan nama Tuhan yang telah memberi engkau dengan warna yang bagus dan harta berupa unta, agar engkau sudimencukupkan belanja dalam perjalanan ku ". Kata orang itu:" Kewajiban-kewajiban yang lain masih banyak! "Kata malaikat itu padanya:" Seakan-akan saya telah mengenal engkau. Bukankah engkau dahulu berpenyakit lepra dan orang banyak jijik melihat engkau, lagi miskin, tetapi kemudian Tuhan memberi kebaikandan kekayaan kepada engkau? "Kata orang itu:" Properti ini saya warisi dari ayah dan nenek saya ". Kata malaikat:" Kalau engkau dusta, Tuhan akan membuat engkau sebagaimana kondisi engkau sebelumnya! "Dan kemudian malaikat itu datang kepada orang yang dulunya gundul dengan rupa dan kondisi yang menyedihkan,lalu dikatakannya pula sebagai kata kepada orang tadi. Orang itu pun menjawab dengan jawaban orang itu pula. Malaikat lalu berkata: "Kalau engkau dusta Tuhan akan membuat engkau sebagaimana kondisi engkau sebelumnya". Dan kemudian ia datang kepada orang yang tadinya buta dengan penampilan yang menyedihkan,seraya berkata: "Saya ini seorang laki-laki miskin dan telah melintasi bukit dalam perjalanan ku. Maka batas ini tidak ada yang akan menyampaikan melainkan Tuhan. Saya datang kepada engkau untuk meminta dengan nama Tuhan yang telah memberi penglihatan dan kambing kepada engkau untuk mencukupkan perbekalankudalam perjalanan ku ". Kata orang itu:" Saya tadinya buta. Tuhan lalu mengembalikan penglihatan saya. Sebelumnya saya miskin dan Tuhan telah mengayakan saya. Sebab itu ambillah sesukamu! Demi Allah! Hari ini saya tidak akan mencegah engkau mengambilnya karena Allah, berapa saja ". Kata malaikat" itu:"Peganglah harta engkau! Sesungguhnya kamu diuji. Tuhan telah rela (merasa senang) kepada engkau dan marah kepada dua orang teman engkau".

1512, Dari Abu Sa'id ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Ada seorang laki-laki Bani Israil yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Kemudian ia pergi bertanya. Ia datang pada seorang rahib (pendeta), lalu ditanyakannya:" Dapatkah taubat saya diterima? "Jawab pendeta:" Tidak! "Pendetaitu pun lalu dibunuhnya. Kemudian ia terus hendak bertanya. Seorang laki-laki berkata kepadanya: "Pergilah engkau ke desa itu!" Lalu dia mati dekat desa yang ditujunya itu. Maka bertengkarlah malaikat rahmat dan malaikat azab tentang keadaannya. Tuhan mewahyukan kepada desa yang ditujunya itu: "Dekatlah!"Dan Tuhan mewahyukan kepada desa yang ditinggalkannya: "Jauhlah" Tuhan lalu berfirman kepada malaikat tadi: "Ukurlah jarak antara kedua desa itu". Maka ditemukan bahwa ia lebih dekat sejengkal ke tempat yang ditujunya. Lalu ia diampuni Tuhan ".1513, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Nabi saw bersabda:"Seorang laki-laki membeli sebidang tanah dan menemukan sebuah tempayan yang berisi emas dalam tanah itu. Katanya kepada si penjual:" Ambillah emasmu, karena hanya tanah yang saya beli dari engkau dan saya tidak membeli emas ". Kata yang punya tanah:" Tanah itu serta isinya telah saya jual kepada engkau ".Keduanya lalu meminta putusan kepada seseorang. Kata orang itu: Apakah kamu berdua memiliki anak? Seorang di antara mereka berkata: "Ya, saya memiliki anak laki-laki". Kata yang seorang lagi: "Ya, saya memiliki anak perempuan". Kata hakim tadi: "kahwinkanlah anak perempuan itu dengan anak laki-lakiini dan belanjailah keduanya dari harta itu dan bersedekahlah! ". 1514, Dari Usamah bin Zaid ra ada orang yang bertanya kepadanya:" Apakah yang telah engkau dengar dari Rasulullah saw tentang penyakit kolera? "Usamah berkata Rasulullah saw bersabda: Kolera itu siksa yang diturunkan Tuhan kepadasatu golongan Bani Israil atau kepada orang yang sebelum kamu. Ketika kamu dengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu datang ke situ. Dan kalau

menular di suatu negeri di mana kamu berada, janganlah kamu ke luar dari sana, untuk lari dari bahayanya ".1515, Dari Aisyah ra, istri Nabi saw katanya: Saya bertanya kepada Rasulullah saw tentang penyakit kolera. Dia lalu menceritakan kepada saya:" Penyakit itu adalah siksa yang diturunkanTuhan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah menjadikannya rahmat bagi orang yang beriman. Seseorang yang ketika berjangkit penyakit itu, tetap dalam negerinya dengan sabar dan tulus karena Allah, yakin bahwa tidak akan mengenainya selain apa yang telah ditentukan Tuhan baginya, maka untuk orangitu pahala seperti pahala orang yang mati syahid ".1516, Dari Aisyah ra, Orang Qureisy merasa tidak senang akan hukuman yang dijatuhkan kepada seorang perempuan suku Makhzum mencuri. Mereka berkata:" Siapakah yang bisa menyampaikan kepada Rasulullah saw sehingga perempuan itu dibebaskan saja? "Katamereka: "Siapakah yang berani selain Usamah bin Zaid, kesayangan Rasulullah!" Usamah lalu menyampaikannya kepada beliau. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Mengapa engkau memberikan pertolongan untuk membebaskan seseorang dari batas (hukum) Allah?" Kemudian beliau berdiri lalu berpidato, sebagai berikut:"Orang-orang yang sebelum kamu dibinasakan, karena kalau orang yang terhormat (mulia) mencuri, mereka biarkan saja. Tapi kalau yang mencuri itu orang lemah, mereka jatuhi hukuman. Demi Tuhan! Kalau sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri, saya potong juga tangannya! " 1517, Dari Abdullah r.a., katanya:Seolah-olah saya melihat Nabi s.a.w. menceritakan seseorang di antara Nabi-nabi yang dipukul oleh kaumnya sampai mengalir darahnya, dan Nabi itu menghapus darah mukanya sambil berdo'a: "Wahai Tuhan! Ampunilah kiranya kaum ku, karena sesungguhnya mereka belum tahu!"

1518, Dari Ibnu Umar r.a .: Bahwa Nabi s.a. w. bersabda: "Ketika seorang laki-laki menghela pakaiannya (berpakaian sangat dalam) karena takabur, orang itu ditelan bumi, dan ia terbenam dalam tanah sampai hari kiamat" .1519, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Kita orang yang terakhirdi dunia, tetapi orang yang terdahulu pada hari kiamat. Setiap umat sebelum kita menerima Kitab, dan kita menerima Kitab sesudah mereka. Inilah hari yang mereka pertikaikan: Besok (Sabtu) untuk orang Yahudi, dan lusa (Minggu) untuk orang Nasrani. Setiap orang Islam berkewajiban dalam seminggu, satu haridimana dicucinya kepala dan seluruh tubuhnya (mandi) ". 1520, Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda:" Manusia itu bagai logam tambangan (berlain-lain asalnya). Orang-orang yang baik (pilihan) pada masa jahiliah, mereka itu orang yang baik di zaman Islam, bila mereka mengerti. Kamutemukan juga orang yang sangat baik dalam urusan ini (keagamaan) adalah orang yang sangat membencinya. Dan kamu dapati manusia yang sangat jahat adalah orang yang bermuka dua datang pada orang ini dengan muka yang satu dan datang ke yang lain dengan muka yang lain pula ".1521, Dari Abu Hurairah ra: Nabis.a.w. bersabda: "Manusia itu dalam urusan ini menurut orang Qureisy. Yang Islam menurut Islam dan kafir sesuai yang kafir. Dan manusia itu bagai logam tambang (berlain-lain asalnya). Orang yang baik (pilihan) pada masa jahiliah, mereka itulah orang yang baik dalam zaman Islam, bila merekamengerti. Kamu dapati manusia yang lebih baik adalah yang sangat membencinya, kemudian ia sampai masuk ke dalamnya ".1522, Dan Mu'awiyah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda:" Bahwa urusan ini (kekuasaan) ada pada orang Qureisy. Setiap orang yang memusuhi mereka, Tuhan akan menelungkupkanmukanya, selama mereka (Qureisy) mendirikan agama ".1523, Dari Abu Hurairah ra: Rasulullah saw bersabda:" Orang Quraisy, Ansar, Juhainah, Muzainah, Aslam, Asyja ', dan Ghifar semuanya itu penolongku. Tiada penolong mereka selain Allah dan RasulNya ".1524, Dari Abu Zar ra, ia mendengar Nabi sawbersabda: "Seseorang yang mengatakan (mengaku) ​​keturunan selain ayahnya, pada hal ia tahu, orang itu kafir. Barangsiapa yang mengatakan bahwa ia keturunan suatu kaum bukan menurut hubungan keturunan mereka, maka hendaklah ia menempati tempatnya di neraka" .1525, Dari Wasilah bin Asqa 'ra, katanya:Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Sesungguhnya termasuk dusta yang amat besar, bahwa seseorang menamakan dirinya bukan keturunan ayahnya atau mengaku melihat apa yang tidak dilihatnya atau mengatakan sabda Rasulullah saw, padahal beliau tidak bersabda begitu" .1526, Dari Abdullah ra, Rasulullah saw bersabda di atas mimbar: "BaniGhifar, Tuhan kiranya mengampuninya! Bani Aslam, Tuhan kiranya menyelamatkannya! Dan Bani Usaiyah mereka mendurhakai Allah dan RasulNya ".1527, Dari Anas ra, katanya: Nabi saw memanggil orang Ansar, lalu bersabda:" Apakah di antara kamu seorang yang bukan dari golongan kamu? "Mereka menjawab:" Tidak,kecuali anak saudara perempuan kami ". Rasulullah bersabda:" Anak saudara perempuan satu kaum termasuk mereka ".1528, Dari Jabir ra, katanya: Kami turut berperang bersama Rasulullah saw dan orang-orang Muhajirin berkumpul dengan beliau sampai banyak. Di antara orang Muhajirin itu ada seorang laki-lakiyang gemar bermain-main. Lalu dipukulnya seorang Ansar, lantas orang Ansar itu sangat marah, sehingga berkumpullah mereka. Kata kaum Ansar: "Hai. Kiranya kemenangan untuk Ansar!" Kata kaum Muhajirin: "Hai. Kiranya kemenangan untuk Muhajirin!" Maka keluarlah Nabi s.a.w. lalu bersabda: "Mengapa kamu mengikutiseruan jahiliyah? "Kemudian beliau bertanya:" Bagaimana kejadiannya? "Lalu dikabarkan bahwa seorang Muhajirin memukul seorang Ansar Kata Jabir: Nabi saw bersabda:" Biarlah! Sesungguhnya yang demikian itu keji ".1529, Dan Ibnu Abbas ra, katanya: Turun ayat:" Dan beri peringatan lah kaum keluargaengkau yang terdekat! "Lalu Nabi saw memanggil:" Wahai Bani Fihir, wahai Bani 'Ady dalam suku Quraisy! "1530, Dari Jubair bin Muth'im, katanya: Rasulullah saw bersabda:" Aku memiliki lima nama. Aku Muhammad (dipuji), aku Ahmad (sangat terpuji), aku Mahi (penghapus) yang Tuhan menghapus kekafirandengan usahaku, aku Hasyir (pengumpul) di mana di kumpulkan manusia di belakangku, dan aku 'Aqib (penghabisan). 1531, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Apakah tidak menarik hatimu, bagaimana Tuhan menghindarkan dari ku caci maki dan kutukan orang Quraisy. Mereka mencacimaki dan mengutuk orang yang tercela, sedang aku orang yang terpuji (Muhammad).

1532, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya perbandinganku dan Nabi-nabi sebelumku, seperti orang yang membangun sebuah gedung (rumah). Dibuatnya dengan sangat baik dan sangat bagus, tapi satu tempat batu bata terluang di sudutnya. Orang banyak mengelilingi rumah itu dan heran,sambil berkata: "Mengapa tidak dipasang batu bata ini?" Beliau bersabda: "Sayalah batu bata itu dan sayalah penutup Nabi-nabi" .1533, Dari Aisyah ra: Nabi saw wafat ketika ia berusia enam puluh tiga tahun.1534, Dari Saib bin Yazid, katanya: Saya pergi dengan bibi saya kepada Rasulullah sawdan bibi saya berkata: "Wahai Rasulullah! Anak saudara perempuan saya ini jatuh". Lalu ia mengusap kepala saya sambil mendo'akan keberkahan bagi saya, kemudian beliau berwudhu, lalu saya minum air wuduknya. Kemudian saya berdiri di belakang beliau. Maka saya libat ada cap di antara dua bahu beliau.1535,Dari Bara 'r.a. katanya: Rasulullah s.a.w. adalah orang yang paling elok wajahnya dan sangat baik perawakannya. Dia tidak tinggi dan tidak pula pendek.1536, Dari Anas ra katanya: Dibawa ke Nabi s.a.w. sebuah bejana, waktu dia di Zaura. Lalu ia letakkan tangannya dalam bejana itu. Maka terbitlahair dari antara anak jari beliau. Lalu orang banyak berwudhu. Qatadah berkata: Saya bertanya kepada Anas: "Berapa banyaknya kamu ketika itu?" Jawab Anas: "Tiga ratus atau kurang lebih tiga ratus". 1537, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Abu Thathah berkata kepada Ummu Sulaim: "Sesungguhnya saya dengarsuara Rasulullah s.a.w. sangat lembut. Yang saya ketahui dari suara itu adalah lapar. Apakah engkau memiliki sesuatu? "Jawab Ummu Sulaim:" Ada! "Lalu diambilnya beberapa potong roti dan gandum. Kemudian ia mengambil tutup kepalanya, lalu dibungkusnya roti dengan sebagian kain itu. Kemudian diletakkannyadi bawah tangan ku, dan sebagian pewarnaan ku. Kemudian disuruhnya saya menghadap Rasulullah saw Kata Anas: Saya pergi, dan saya jumpai Rasulullah saw dalam mesjid dan beliau bersama orang banyak. Lalu saya berdiri menghadap mereka. Rasulullah s.a.w. bertanya kepada saya: "Abu Thalhahkahyang menyuruh engkau? "Jawab saya:" Ya! "Kata Nabi:" Untuk makan? "Jawab saya:" Ya! "'Rasulullah saw bersabda kepada orang yang bersama beliau:" Siaplah kamu untuk berangkat! "Lalu ia berjalan dan saya berjalan mendahului mereka, sampai saya di tempat Abu Thalhah. Lalu saya kabarkan kepadanya.Kata Abu Thalhah: "Wahai Ummu Sulaim! Sesungguhnya Rasulullah saw telah datang dengan orang banyak sedangkan kita tidak memiliki apa-apa yang cukup untuk memberi makan mereka". Kata Ummu Sulaim: "Allah dan RasulNya lebih mengetahui!" Maka berjalanlah Abu Thalhah, lalu ditemuinya Rasulullah sawdan terus berjalan bersama-sama. Rasulullah s.a.w. bersabda: "Wahai Ummu Sulaim! Bawalah kemari apa yang ada!" Ummu Sulaim lalu membawa roti tadi. Rasulullah menyuruh roti itu dipecah-pecah. Dan Ummu Sulaim mengambil sebuah bejana lantas diaduknya roti itu. Kemudian Rasulullah s.a.w. membacakan apayang diinginkan Tuhan untuk dibacanya. Sesudah itu beliau bersabda: "Izinkanlah sepuluh orang!" Lalu mereka diberi izin memakannya. Lalu mereka makan sampai kenyang dan keluar. Kemudian beliau bersabda: "Izinkanlah sepuluh orang!". Lalu mereka diberi izin. Lantas mereka makan sampai kenyang dan merekakeluar. Beliau bersabda lagi: "Izinkanlah sepuluh orang!" Orang banyak itu semuanya makan sampai kenyang sedang mereka berjumlah tujuh puluh atau delapan puluh orang ".

1538, Dari Abdullah ra, katanya: Kami menghitung ayat-ayat (mukjizat). itu. Memberi keberkahan dan kamu mengiranya memberi pertakut. Pernah kami bersama Rasulullah s.a.w. dalam perjalanan dan air hanya tinggal sedikit. Beliau bersabda: "Mintalah kelebihan air!" Mereka datang membawa bejana yang berisisedikit air. Dia memasukkan tangannya ke dalam bejana itu lalu beliau bersabda: "Marilah datang air suci yang berkat! Dan keberkahan itu dari Tuhan!" Sesungguhnya saya melihat air keluar dari antara anak jari Rasulullah saw Kata Abdullah: Dan pernah juga mendengar tasbih makanan yang dimakan beliau.1539,Dari Ibnu Mas'ud ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Akan lahir orang-orang yang berbuat di luar batas (egois) dan terjadi bermacam-macam kondisi yang tidak kamu ingini. Orang banyak bertanya:" Apakah sikap kami, wahai Rasulullah! "Beliau menjawab:" Laksanakan kewajibanmu,dan mintalah hak kamu kepada Tuhan! "

1540, Dari Huzaifah bin Yaman ra, katanya: Orang banyak menanyakan kepada Rasulullah saw tentang hal kebaikan, sedang saya menanyakan kepada beliau tentang bahaya (keburukan), supaya jangan menimpa saya. Lalu saya bertanya: "Wahai Rasulullah! Kami berada dalam keburukan di masa jahiliah, kemudianTuhan mendatangkan kebaikan ini kepada kami. Apakah sesudah kebaikan itu ada lagi keburukan? "Jawab beliau:" Ya! "Tanya saya:" Apakah sesudah keburukan itu adalagi kebaikan? "Jawab beliau:" Ya! Dan di situ ada bencana ". Tanya saya:" Bencana apa? "Jawab beliau:" Suatu kaum memberi petunjuk petadari petunjuk ku. Engkau ketahui dari mereka, tetapi hendaklah engkau ingkari! "Tanya saya:" Apakah sesudah kebaikan itu adalagi keburukan? "Jawab beliau:" Ya! Ada juru penerangan yang membawa ke pintu neraka jahanam. Siapa yang ingin mengikuti mereka, dilemparkannya ke dalam neraka ". Kata saya:" WahaiRasulullah! Terangkanlah sifat orang-orang itu ke kamu. Beliau bersabda: "Kulit mereka sama dengan kita dan mereka berbicara dengan bahasa kita". Tanya saya: "Apakah perintah tuan kepada saya jika saya menemukan hal yang demikian itu?" Jawab beliau: "Bersatulah dengan jamaah Muslim dan Imam mereka!"Kata saya, "Jika tidak ada jama'ah Muslimin dan Imam mereka, bagaimana?" Sabda beliau: "Menghindarlah dari semua kalangan, biarpun engkau sampai menggigit (makan) urat kayu dan mati dalam keadaan serupa itu".

1541, Dari Ali ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: "Akan muncul pada akhir zaman golongan pemuda yang kurang akal. Mereka mengucapkan kata yang sangat baik. Mereka keluar dari Islam bagai panah keluar dari busurnya. Keimanan mereka tidak melewati kerongkongannya. Bunuhlah merekadi mana saja kamu jumpai. Sesungguhnya siapa yang membunuh mereka memperoleh pahala di hari kiamat ".1542, Dari Khabbab bin Arat ra, katanya: Kami menyampaikan permohonan kepada Rasulullah saw Dia ketika itu bersandar pada pakaian bulu, di bawah lindungan Ka'bah. Kami berkata:" mintakanlah kiranyapertolongan untuk kami! "Beliau bersabda:" Orang sebelum kamu pernah dibuatkan lobang untuk mereka di tanah, lalu ia dimasukkan ke dalamnya. Kemudian diambil gergaji dan digergaji kepalanya sampai belah dua. Yang demikian itu tidak menghalanginya dari agamanya. Dan ada pula yang disisir dengan sisirbesi sampai ke daging, tulang dan uratnya. Yang demikian itu tidaklah menghalanginya dari agamanya. Demi Allah! Sesungguhnya akan disempurnakan Tuhan urusan agama ini, sehingga orang yang berkendaraan, berjalan dari San'a ke Hadramaut, tidak ada yang ditakutinya selain Allah (aman dalam perjalanan),dan serigala terhadap kambingnya. Tapi kamu sangat terburu-buru (ingin cepat) ". 1543, Dari Ibnu Abbas ra: Nabi saw masuk ke dalam rumah orang Arab dusun untuk melihat dia sakit. Kata Ibnu Abbas: Pernah Nabi saw ketika dia masuk rumah orang sakit untuk melihatnya, beliau bersabda: "Tidak apa!Sembuh, insya Allah ". Kata Nabi kepada orang sakit itu:" Tidak apa, sembuh insya Allah! "Jawabnya:" Tuan katakan: Sembuh. Sebenarnya itu demam panas yang sedang meluap dan mengancam orang yang sangat tua dan akan mengantarnya ke kuburan "Nabi saw, bersabda:" Ya, betul kalau begitu ".1544, Dari Aisyahra, katanya: Fatimah datang berjalan kaki, tampaknya perjalanannya persis dengan perjalanan Nabi saw Beliau bersabda: "Selamat datang, wahai anakku!" Kemudian beliau suruh duduk di kanan atau di kiri beliau. Lalu ia bisikkan suatu berita kepadanya. Lantas Fatimah menangis. Saya bertanya kepadanya:"Mengapa engkau menangis?" Kemudian beliau membisikkan lagi suatu berita kepadanya. Lalu Fatimah tertawa. Saya berkata: Belum pernah saya melihat seperti kejadian di hari ini, suka yang mendampingi duka. Saya bertanya kepadanya tentang apa yang dibisikkan Rasulullah kepadanya. Jawab Fatimah: "Sayatidak akan membukakan rahasia (bisik) Rasulullah saw "Setelah Nabi wafat, saya ulang menanyakan. Jawabnya: Dia membisikkan kepada saya: Bahwa malaikat Jibril datang mengajarkan Quran selengkapnya pada saya sekali setahun. Dan dia datang kepada saya tahun ini dua kali. Saya mengira ajalsaya telah dekat. Engkau di antara keluarga saya yang pertama mengikuti saya. Lantas saya (Fatimah) menangis. Beliau bersabda: "Apakah engkau tidak suka jadi kepala wanita-wanita yang mendiami surga atau kepala wanita mukmin?" Lalu saya (Fatimah) tertawa karenanya.1545, Dari Ibnu Abbas ra katanya: Rasulullahke luar waktu sakit yang membawanya meninggal dunia, dengan berselimut dan diikat kepalanya dengan kain yang berwarna kehitaman, terus dia duduk di atas mimbar, lalu memuji Tuhan. Kemudian beliau bersabda: "Adapun kemudian, sesungguhnya manusia itu sangat banyak. Dan sedikit Anshar (penolong agama Allah),sehingga adanya mereka di tengah-tengah manusia bagai garam dalam makanan. Barangsiapa di antara kamu yang mengurus sesuatu yang merugikan satu golongan dan menguntungkan golongan lain harus ia menerima kebaikan orang yang berbuat baik dan memaafkan orang yang melakukan kesalahan ". Itulah acaraterakhir yang dihadiri Nabi saw1546, Dari Abdullah bin Umar ra: Ada orang Yahudi datang kepada Rasulullah saw Mereka ceritakan kepada beliau, bahwa seorang laki-laki dan seorang perempuan di antara mereka berzina. Rasulullah menanyakan kepada mereka: "Apakah yang kamu dapati dalam Taurat tentanghukuman rajam? "Mereka menjawab:" Mereka kami hinakan dan kami dera ". Abdullah bin Salam berkata:" Kamu bohong! Sesungguhnya dalam Taurat ada hukum rajam! "Lalu mereka membawa Kitab Taurat dan membukanya. Seorang di antara mereka meletakkan tangannya atas ayat

rajam (menutupinya). Maka dibacanya yang sebelum dan sesudahnya (yang tidak tertutup). Kata Abdullah bin Salam: "Angkatlah tangan engkau!" Lalu diangkatnya tangannya. Kebetulan di situ ada ayat rajam (dilempari dengan batu sampai mati). Mereka berkata: "Benar, wahai Muhammad. Di dalamnya ada ayat rajam".Maka diperintahkan oleh Rasulullah supaya dirajam, lalu keduanya dirajam. Kata Abdullah: "Saya lihat pria itu tersungkur di atas perempuan yang ditutupi oleh batu.1547, Dari Abdullah bin Mas'ud ra: katanya: Terjadi bulan belah dua di masa Rasulullah saw Beliau bersabda:" Saksikanlah olehmu. "1548,Dari Anas bin Malik ra: Penduduk Mekkah meminta kepada Rasulullah saw supaya diperlihatkan kepada mereka mukjizat Tuhan. Lalu diperlihatkan kepada mereka bulan belah dua. 1549, Dari Mu'awiah ra, katanya: Saya mendengar Nabi saw bersabda: "Di antara umat ku selalu ada golongan yang menegakkanperintah Tuhan. Orang yang menghina dan menentang mereka tidak lagi membahayakan mereka, sampai perintah Tuhan datang, sedang mereka tetap dalam kondisi yang demikian ".

1550, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Rasulullah saw memasuki Khaibar pagi hari. Waktu itu mereka keluar ke lapangan. Setelah mereka melihat beliau, mereka mengatakan: "Muhammad dan tentara!" Lalu mereka segera menempati benteng mereka. Nabi s.a.w. mengangkat kedua belah tangannya dan berdo'a: "AllahuAkbar! Hancurlah Khaibar! Bila kami duduki lapangan suatu kaum, maka amat buruk pagi hari orang yang diberi peringatan (tetapi tidak menurut) ". 1551, Dari Anas ra: Ada seorang laki-laki menanyakan kepada Nabi saw tentang kiamat. Katanya:" Bilakah hari kiamat? "Dia bersabda: "Apakah yang telahengkau siapkan untuk hari itu? "Katanya:" Tidak ada suatu pun selain mencintai Allah dan RasulNya ". Beliau bersabda:" Engkau akan bersama orang yang engkau cintai! "Kata Anas: Belum pernah kami senang seperti kegembiraan kami karena mendengar sabda Nabi saw:" Engkau akan bersama orang yang engkaucintai! "Kata Anas:" Saya mencintai Nabi, Abu Bakar, dan Umar dan saya mengharapkan kiranya saya bersama mereka karena mencintai mereka, sekalipun saya belum beramal serupa amal mereka ".

1552, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: "Ketika saya sedang tidur, saya melihat (memimpikan) orang banyak datang kepada saya, sedang mereka memakai baju. Ada bajunya yang sampai ke susu dan ada yang tidak sampai. Dan Umar datang kepada saya, dia memakaibaju dalam yang dihelanya ". Orang bertanya:" Apakah pengertiannya ya Rasulullah? "Jawab beliau:" Agama! ". 1553, Dari Abu Hurairah ra, bahwa dia ketika sama dengan Nabi, pernah membawa tempat air untuk berwudhu dan kebutuhan lainnya. Pada suatu ketika, Abu Hurairah menurut beliau. Beliau bertanya: "Siapakahini? "Jawabnya:" Saya Abu Hurairah ". Beliau bersabda:" Carikan saya beberapa buah batu untuk bersuci! Jangan dibawa ke saya tulang dan kotoran binatang! "Lalu saya bawa batu itu dengan pinggiran baju saya, lalu saya letakkan di dekat beliau. Kemudian saya pergi. Setelah dia selesai bersuci, saya datangkepada beliau, sambil bertanya: "Ada apa dengan tulang dan kotoran binatang?" Jawab beliau: "Keduanya termasuk makanan jin. Sesungguhnya telah datang kepada saya utusan jin dari negeri Nasibin dan itulah jin yang sangat baik. Lalu mereka meminta perbekalan pada saya. Saya berdoa kepada Allah untuk mereka,di mana mereka menemukan tulang dan kotoran binatang, di situ mereka mendapatkan makanan ".1554 Dari Jabir bin Abdullah ra: Dia mendengar Rasulullah saw bersabda:" Ketika orang Qureisy mendustakan saya, berdirilah saya di Hijr (dekat Ka'bah). Tuhan menggambarkan Baitul Makdis kepada saya. Maka dapatlahsaya menceritakan kepada mereka tanda-tandanya (kondisi Baitul Makdis), sedang saya tetap memandangnya ".1555, Dari Ubadah bin Shamit ra, dia menceritakan bahwa Rasulullah bersabda) sedang ia dikelilingi oleh sekelompok sahabat-sahabat beliau. Sabda beliau:" Marilah kamu mengadakan perjanjian dengansaya, bahwa kamu tidak akan mempersekutukan Tuhan dengan sesuatu apapun. Kamu tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak membunuh anak-anak kamu, tidak melakukan kebohongan (dusta) yang kamu ada-adakan antara tangan dan kaki kamu (melakukan kejahatan), dan tidak akan mendurhakai saya dalam amalkebaikan. Barangsiapa di antara kamu yang menepati janjinya, maka upahnya dari Tuhan. Siapa yang terlanjur melakukan sesuatu di antaranya, lalu ia disiksa di dunia ini, itu menjadi kifarat (menghapus dosanya). Siapa yang terlanjur melakukan sesuatu di antara yang demikian dan Tuhan menutupinya (tidakdiketahui orang), urusannya terserah kepada Tuhan. Jika Tuhan menghendaki disiksanya, dan jika Tuban menghendaki dima'afkanNya "Kata Ubadab:" Lalu kami mengadakan perjanjian dengan beliau berkenaan dengan yang demikian itu ".

1556, Dari Ibnu Abbas ra, katanya: Rasulullah diutus setelah berusia empat puluh tabun. Dia tetap di Mekkah tiga belas tahun, diturunkan wahyu kepada beliau. Kemudian beliau diperintahkan pindah. Dia hijrah ke Medinah selama sepuluh tabun. Dan beliau wafat dalam

usia enam puluh tiga tahun.

1557, Dari Hisyam ra, katanya: Siti Khadijah wafat tiga tahun sebelum Nabi saw pindah ke Madinah. Beliau tidak menikah selama dua tahun kurang. Dan beliau menikahi Siti Aisyah ketika dia berusia enam tahun. Kemudian beliau serumah dengan dia setelah Aisyah berusia sembilan tahun.558, Dari Aisyahra: Abu Bakar datang kepadanya sedang Nabi saw di dekatnya pada hari raya Fitri atau Adha. Dan di dekat Aisyah ada dua orang biduanita yang menyanyikan lagu orang Anshar di hari Bu'ats (hari atau tempat yang dirayakan sebelum Islam). Abu Bakar berkata: "Suara-bunyian setan". Dikatakannya duakali. Sabda Nabi: "Biarkanlah keduanya (keduanya melagu dan memetik gitar) hai Abu Bakar! Setiap kaum ada hari rayanya. Dan hari raya kita hari ini" .1559, Dari Salman ra, katanya: Zaman fitrah (tidak ada Rasul) antara Nabi Isa dan Nabi Muhammad saw enam ratus tahun.1560, Dari Abu Ishak r.a .:Saya sedang berada di samping Zaid bin Arqam. Ada orang bertanya kepadanya: "Berapa kali Nabi saw turut berperang dari seluruh peperangan?" Jawabnya: "Sembilan belas kali" .berapa kali engkau turut berperang bersama beliau? "Jawabnya:" Tujuh belas kali ". Saya bertanya:" Perang manakah yang pertama? "Jawabnya: "Ghusairah atau 'Usairah". 1561, Dari Sa'ad bin Mu'az ra, dia mengatakan bahwa dia teman Umaiyah bin Khalaf. Umaiyah bila berkunjung ke Medinah dia tinggal di tempat Saad. Begitupun Saad ketika berkunjung ke Mekkah, dia tinggal di tempat Umaiyah. Setelah Rasulullah s.a.w. datang ke Medinah,Saad berangkat untuk mengerjakan umrah, lalu dia tinggal di tempat Umaiyah di Mekkah. Dia mengatakan kepada Umayyah: "Nantilah suatu saat yang sunyi sepi, mudah-mudahan saya dapat tawaf di Bait (Kabah)". Lalu Umaiyah pergi dengan dia hampir tengah hari. Maka bertemulah keduanya dengan Abu Jahil.

Kata Abu Jahil: "Wahai Abu Safwan, (Umaiyah)! Siapa yang bersama engkau ini?" Jawabnya: "Ini Saad!" Kata Abu Jahil kepada Saad: "Saya lihat kamu mengerjakan tawaf di Mekkah. Kamu telah keluar dari suatu agama dan masuk ke dalam agama lain (Islam) dan kamu menyatakan akan menolong dan membantu mereka.Demi Allah, jikalau tidaklah engkau bersama Abu Safwan, engkau tidak akan kembali ke keluarga engkau dalam keadaan selamat ". Saad menjawab dengan suara keras:" Demi Allah! Jika engkau halangi saya untuk ini, nanti engkau akan saya halangi dari apa yang lebih perlu untuk engkau, yaitu perjalananengkau melalui Medinah ". Umaiyah berkata:" Janganlah engkau keraskan suara, terhadap Abu Hakim (Abu Jahil) itu. Dia penghulu (orang besar) ahlul wadi (Mekkah) "

Kata Saad: "Tidak apa, hai Umaiyah! Demi Allah, sesungguhnya saya mendengar Rasulullah saw bersabda bahwa mereka akan membunuh engkau": Tanya Umaiyah: "Di Mekkah?" Jawab Saad: "Saya tidak tahu!" Maka Umaiyah sangat cemas dan ketakutan mendengar hal yang demikian, Ketika Umaiyah kembali kepada keluarganya,ia berkata: "Hai Ummu Safwan! Tahukah engkau, apakah yang dikatakan Saad kepadaku?" Tanya Ummi Safwan "Apa katanya?" Jawab Umaiyah: "Dia mengatakan, bahwa Muhammad menceritakan kepada orang banyak bahwa Abu Jahil akan membunuh saya".

Saya bertanya kepadanya: "Di Mekkah?" Jawabnya: "Saya tidak tahu!" Umayyah berkata: "Demi Allah, saya tidak akan ke luar dari Mekkah". Ketika kejadian perang Badr, Abu Jahil menyuruh orang banyak pergi perang, Katanya: "Siapkanlah unta kendaraan kamu!" Umaiyah tidak ingin ke luar Mekkah. Maka datanglahAbu Jahil kepadanya, lalu berkata: "Wahai Abu Safwan! Bila engkau dilihat orang tidak turut ke luar (pergi perang) sedangkan engkau seorang pemimpin Mekkah, tentulah mereka akan turut tinggal bersama engkau". Dan Abu Jahil selalu mendesaknya, akhirnya Umayyah berkata: "Kalau engkau paksa saya, demiAllah, saya akan beli unta yang sangat baik di Mekkah "Kemudian Umayyah berkata:" Wahai Ummi Safwan! Siapkanlah persediaan saya! "Kata Ummi Safwan kepadanya:" Wahai Abu Safwan! Tuan melupakan apa yang dikatakan saudara tuan orang Yatsrib kepada Tuan? ". Kata Umaiyah:" Bukan! Saya hanya sebentar saja berangkatbersama mereka ". Setelah Umaiyah ke luar biasanya ketika berhenti di suatu tempat terus ditambatkannya untanya, selalu dia berbuat begitu sampai ia terbunuh dalam perang Badr.

1562, Dari Miqdad bin Amr Al Kindi ra, dia bertanya kepada Rasulullah saw: "Bagaimana pendapat tuan jika saya menemukan seorang di antara orang-orang kafir, lalu kami bertempur! Lalu dipukulnya salah satu tangan saya dengan pedang sampai putus. Kemudian dia bersembunyi dari saya pada sebatang pohon,lalu dia berkata: "Saya Islam karena Allah". Dapatkah saya membunuhnya, wahai Rasulullah, sesudah dia mengucapkan yang demikian itu! "Rasulullah saw bersabda:" Jangan engkau bunuh dia! "Kata Miqdad:" Wahai Rasulullah! Dia mengucapkan yang demikian sesudah salah satu tangan saya dipotong ". Rasulullahs.a.w. bersabda: "Janganlah engkau bunuh! Jika engkau bunuh, maka keadaannya sama dengan kondisi engkau sebelumnya (Islam) dan kondisi engkau sama dengan dia sebelum dia mengucapkan kalimat yang diucapkannya itu (kafir)". 1563, Dari Zaid bin Khalid ra, katanya: Kami berangkat bersama Rasulullah sawpada tahun perang Hudaibiyah. Kami kehujanan pada suatu malam. Rasulullah salat Subuh bersama kami, kemudian ia menghadapi kami lalu bersabda: "Tahukah kamu apakah yang difirmankan Tuhan kamu?" Kami menjawab: "Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui!" Beliau bersabda: Allah berfirman:"Di pagi hari ada di antara hambaKu yang beriman dan yang kafir dengan Aku. Barangsiapa yang turun

berkata: Kami dihujani dengan rahmat Tuhan, rezeki Tuhan dan dengan karunia Tuhan, maka dia beriman dengan Aku dan kafir terhadap bintang-bintang. Adapun orang yang mengatakan: Kami dihujani karena bintang itu, maka dia beriman kepada bintang dan kafir kepadaKu ".

1564, Dari Bara ', r.a. katanya: Kamu memandang kemenangan itu waktu menaklukkan Mekkah. Memang menaklukkan Mekkah itu suatu kemenangan. Kami memandang kemenangan itu adalah bi'at Ridwan pada hari perang Hudaibiyah. Kami bersama Nabi s.a.w. seribu empat ratus orang. Hudaibiyah itu suatu kolam, lalukami ambil airnya dan tidak kami tinggalkan setetes pun di dalamnya. Maka sampailah berita itu pada Nabi saw, lalu beliau datang ke kolam itu, terus dia duduk di pinggirnya. Dan beliau meminta satu bejana air, lalu beliau berwudhu dan berkumur-kumur sambil memohonkan do'a. Lalu beliau curahkanair itu ke dalam kolam tadi. Kemudian dalam kolam itu memancar air yang dipenuhi berapa saja kebutuhan kami dan binatang kendaraan kami. 1565, Dari Abdullah bin Abu Aufa ra, katanya: Ketika datang rombongan memberikan sedekah, Nabi saw bersabda: "Wahai Tuhan! Beri rahmatlah mereka!" Maka datanglahkepada beliau tua Abdullah memberikan sedekahnya. Lalu beliau berdo'a: "Wahai Tuhan! Beri rahmatlah atas keluarga Abu Aufa!"

1566, Dari Salamah bin Akwa 'r.a. katanya: "Pernah kami shalat Jum'at bersama Nabi saw Setelah kami kembali (pulang) belum ada bayangan tembok untuk kami berteduh" .1567, Dari Tariq bin Syihab ra: Beberapa orang Yahudi berkata: "Kalau sekiranya ayat ini diturunkan kepada kami , tentu kamijadikan hari itu suatu hari raya ". Umar bertanya:" Apakah ayat itu? "Jawab mereka:" Hari ini Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan Aku cukupkan untuk kamu nikmatKu. dan Aku senang Islam menjadi agamamu ". (Al Maidah, 3) Kata Umar:" Saya tahu di tempat mana ayat itu turun. Ayat itu turun ketika Rasulullahs.a.w. sedang wuquf di Arafah "1568, Dari Ibnu Abbas ra, dikhabarkannya bahwa Rasulullah saw mengirim surat ke Kisra (Raja Persi) yang diantarkan oleh Abdullah bin Huzaifah As Sahmi. Dan beliau menyuruh supaya diberikan surat itu kepada pembesar Bahrain. Pembesar Bahrain itulah yang akan memberikannyakepada Kisra. Setelah Kisra membacanya dikoyak-koyaknya. Maka Rasulullah mendoakan agar mereka dikoyak-koyak sampai hancur.1569, Dari Abu Bakrah ra, katanya: Ketika sampai kabar kepada Rasulullah saw bahwa penduduk Persi telah mengangkat anak perempuan Kisra menjadi Raja mereka. Lalu beliau bersabda:"Tidaklah beruntung satu kaum yang mengangkat seorang perempuan untuk urusan pemerintahan mereka". 1570, Dari Aisyah r.a .: Nabi s.a.w. bersabda waktu sakit hendak meninggal: "Hai Aisyah! Saya selalu merasa pedih makanan (racun) yang saya makan di Khaibar. Itulah waktunya saya merasa tali jantung sayaputus karena racun itu ".

1571, Dari Ummu Fadal binti Haris ra, katanya: "Saya dengar Nabi saw membaca dalam shalat Maghrib ayat Al Mursalati'urfan. Kemudian beliau tidak pernah sembahyang dengan kami sampai beliau diwafatkan Tuhan" .1572, Dari Aisyah ra, katanya: Ketika Rasulullah saw merasa sakit, ia hembuskanatas diri beliau ayat Ma'awwizat (Qul a'uzu birabbil falaq dan Qul a'uzu birabbin nas) dan beliau sapu badannya dengan tangan beliau. Ketika beliau sakit meninggal, saya hembuskan atas diri beliau Ma'awwizat yang pernah ia hembuskan itu dan saya oleskan badannya dengan tangan beliau sendiri ".1573,Dari Aisyah ra: Saya mendengarkan sabda Nabi saw dengan penuh perhatian sebelum beliau wafat, sedang ia menyandarkan punggungnya ke saya. Ia mendo'a: "Ya Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan teman yang maha tinggi" .1574, Dari Aisyah ra, katanya: Di antaranikmat Allah kepada saya, Rasulullah s.a: w. wafat di rumah saya, di hari giliran saya, antara dada dan leher saya (bersandar kepadanya). Dan Tuhan mempercampurkan air liur saya dengan air liur beliau karena sugi waktu beliau akan wafat. Abdur Rahman datang ke rumah saya, di tangannya ada sugi (pembersihgigi) sedang Rasulullah s.a.w. bersandar kepada saya. Saya lihat beliau memandang kepadanya. Saya ketahui bahwa beliau ingin bersugi. Saya tanyakan: "Akan saya pakaikan sugi itu untuk tuan?" Lalu beliau isyaratkan dengan kepala beliau (mengatakan setuju). Lalu saya berikan kepada beliau dan terasa kerasoleh beliau. Lalu saya berkata: "Akan saya lunakkankah untuk tuan?" Dia isyaratkan dengan kepala (tanda setuju). Lalu saya lunakkan dengan gigi. Dan di hadapan beliau ada bejana kecil atau bejana besar yang berisi air. Lalu ia masukkan kedua tangan beliau ke dalam air itu dan ia sapukan kemuka beliau sambil bersabda: "Tiada Tuhan selain Allah! Sesungguhnya bagi kematian itu ada sakaratul maut". Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: "Teman Yang Maha Tinggi". Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau.1575, Dari Abu Sa'ad bin Mu'alla ra, katanya: Ketika saya sedang sembahyangdalam mesjid, Rasulullah s.a.w. memanggil saya. Tapi tidak saya sahuti. Kemudian saya berkata: "Wahai Rasulullah, Rasulullah! Saya tadi sedang shalat. Beliau bersabda:" Bukankah Tuhan berfirman: "Sahutlah AIlah dan Rasul ketika dia memanggil kamu!" Kemudian dia mengatakan kepada saya: "Nantikuajarkan kepada engkau suatu surat yang sangat besar dalam AI Quran sebelum engkau keluar dari mesjid ". Kemudian dia memegang tangan saya. Setelah ia hendak ke luar saya mengatakan kepada beliau:" Bukankah tuan menjanjikan akan mengajarkan kepada saya suatu surat yang sangat besar dalam Quran? "Diabersabda: "Surat itu adalah: Alhamdulillahi Rabbil'alamin. Itulah Sab'ul matsani (tujuh ayat yang diulang-ulang) dan Quran besar yang diberikan kepada saya" .1576, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: "Bila Imam membaca" ghairil maghdhubi 'alaihim waladh dhallin ", bacalah:" Amin! "Siapayang bertepatan bacaannya dengan bacaan malaikat, diampuni kesalahannya yang telah lalu ". 1577, Dari Anas ra, dari Nabi saw sabdanya:" Orang mukmin berkumpul pada hari kiamat, lalu mereka berkata: "Mintalah pertolongan kepada Tuhan kita!" Mereka datang kepada Nabi Adam, lalu berkata: "Tuan tuamanusia dan Allah membuat tuan dengan tanganNya, disuruh sujud malaikat kepada tuan dan diajarkannya kepada tuan nama-nama segala sesuatu. Sebab itu, mintalah pertolongan untuk kami dari sisi Tuhan, sehingga disenangkanNya kami dari temkami ini ". Adam berkata:" Saya tidak sanggup (cepat) untuk itu.Disebutnya kesalahannya dan dia merasa malu. "Pergilah kamu kepada Nuh! Dia Rasul pertama yang diutus Tuhan kepada penduduk bumi! Lalu mereka datang kepadanya. Kata Nuh:" Saya tidak sanggup (cepat) untuk itu ". Dan disebutnya permintaannya kepada Tuhan tentang apa yang tidak diketahuinyadan dia merasa malu. Selanjutnya dia berkata: "Pergilah kamu kepada Nabi Ibrahim!" Lalu mereka datang kepadanya. Dia berkata: "Saya tidak sanggup (cepat) untuk itu. Pergilah kamu kepada Nabi Musa, seorang hamba yang berkata-kata dengan Tuhan dan diturunkan Taurat kepadanya". Lalu mereka datang kepadanya.Musa berkata: "Saya tidak sanggup (cepat) untuk itu" Dan disebutnya ia pernah membunuh orang, bukan karena pembalasan dan dia merasa malu terhadap Tuhan. Katanya: "Pergilah kamu kepada Yesus, hamba Allah, RasulNya, kalimat Allah dan ruhnya." Yesus juga berkata: "Saya tidak sanggup (cepat) untuk itu pergilahkamu kepada Muhammad saw, seorang hamba Allah yang diampuni Tuhan kesalahannya yang lalu dan yang akan datang! "Mereka datang ke saya (Muhammad). Lalu saya berjanji sehingga saya meminta kepada Tuhan, lalu diberi izin. Ketika saya melihat Tuhan, saya jatuh tersungkur ( sujud), dibiarkannya sayaseberapa lamanya diinginkan

Tuhan. Kemudian dikatakan kepada ku. "Angkatlah kepala engkau dan mintalah, niscaya akan diberi! Berkatalah, niscaya akan didengar. Memohonlah sehingga dapat memintakan pertolongan untuk orang lain, nanti akan diterima". Dan saya angkat kepala saya dan saya puji Tuhan dengan pujian yang diajarkannyakepada saya. Kemudian saya memintakan pertolongan. Diberikan sejumlah tertentu yang akan dimasukkan ke dalam surga. saya kembali memohon kepadaNya. Ketika itu saya melihat Tuhan serupa tadi. Lalu saya memintakan pertolongan. Lalu diberikan sejumlah tertentu yang akan dimasukkan ke dalam surga. Berikutnyasaya kembali sampai yang keempat kali, lalu saya berkata: "Tiadalah tinggal dalam neraka kecuali orang yang dipenjarakan Quran dan harus tetap di dalamnya".

1578, Dari Ibnu Abbas r.a, dari Nabi s.a.w. beliau bersabda: "Anak Adam mendustakan Aku, pada hal ia tidak berhak melakukan itu. Adapun ia mendustakan Aku, ia menganggap bahwa Aku tidak Kuasa mengembalikannya sebagaimana semula. Ia mencaci Aku dengan mengatakan, bahwa Aku memiliki anak. MahasuciAku untuk mengambil seorang teman perempuan atau seorang anak ".

1579, Dari Abu Sa'id Al Khudri ra., Rasulullah bersabda: Nuh dipanggil pada hari kiamat. Beliau menjawab: "Ya, Tuhan!" Tuhan berfirman: "Sudahkah engkau sampaikan ajaran agama?" Beliau menjawab: "Ya, sudah". Lalu ditanyakan kepada umatnya: "Apakah Nuh menyampaikan kepada kamu?" Mereka menjawab:"Tidak datang kepada kami orang yang menyampaikan peringatan". Ditanyakan kepada Nuh: "Siapakah yang jadi saksi engkau?" Nuh menjawab: "'Nabi Muhammad dan umatnya". Lalu mereka (umat Muhammad) menjadi saksi, bahwa sesungguhnya Nuh telah menyampaikan, dan Rasulullah jadi saksi terhadap kamu (umat). Halitu disebutkan dalam firman Allah: "Dan begitulah Kami jadikan kamu umat pertengahan (adil) supaya kamu menjadi saksi terhadap manusia dan Rasulullah menjadi saksi terhadap kamu". (Surat Al Baqarah, 143) 1580, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Sebelum terjadi kiamat, matahariterbit dari tempat terbenamnya (barat). Ketika manusia melihatnya, berimanlah orang-orang yang di atas bumi. Ketika itu tiadalah berguna keimanan seseorang yang tidak pernah beriman sebelumnya ". 1581, Dari Samurah bin Jundub, katanya: Rasulullah saw bersabda kepada kami: Tadi malam ada dua orangdatang kepada saya, lalu mereka membawa saya bepergian. Akhirnya kami sampai ke suatu kota yang dibangun dari batu bata emas perak. Di sana kami bertemu dengan orang yang sebagian tubuhnya indah sekali, seindah apa yang dapat dipandang mata, sedangkan bagian tubuh yang lain jelek, seburukapa yang dapat dipandang mata. Kedua orang yang menemani saya tadi mengatakan kepada orang-orang itu: "Ceburkanlah diri mu ke dalam sungai!" Lalu mereka menceburkan diri. Setelah itu mereka kembali kepada kami dengan tubuh yang bersih dari segala kejelekan dan berada dalam kondisi seindah mungkin. Keduaorang itu berkata kepada saya: "Inilah surga 'Adn, dan yang di sana itu rumahmu". Kedua orang itu berkata lagi: "Orang-orang yang sebagian tubuhnya indah dan sebagian lagi jelek adalah orang yang mencampur baurkan antara amal yang baik dan amal yang buruk. Mereka telah memperoleh kemaafan oleh Allah.

1582, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Ada tiga orang laki-laki datang berkunjung ke rumah istri-istri Nabi saw. bertanya tentang ibadah beliau. Setelah dijelaskan kepada mereka, tampak bahwa mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan Nabi itu terlalu sedikit. Mereka berkata: "Kita tidak dapatdisamakan dengan Nabi. Semua dosa beliau yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni Allah. "Salah seorang dari mereka berkata:" Untuk saya, saya akan selalu shalat sepanjang malam selama-lamanya. "Orang kedua berkata:" Saya akan berpuasa setiap hari, tidak pernah berbuka . "Orang ketigaberkata: "Saya tidak akan pernah mendekati wanita. Saya tidak akan kawin selama-lamanya." Setelah itu Rasulullah saw. datang. Dia berkata: "Kamukah orangnya yang berkata begini dan begitu? Demi Allah! Saya lebih takut dan lebih bertaqwa kepada Tuhan dibandingkan dengan kamu. Tapi saya berpuasadan berbuka. Saya salat dan tidur, dan saya kawin. Barangsiapa yang tidak ingin mengikuti sunnah ku, tidak termasuk ke dalam golongan ku. "

1583, Dari 'Abdullah ra, katanya: "Di zaman Rasulullah saw., Kami adalah pemuda-pemuda yang tidak memiliki apa-apa. Rasulullah saw. Berkata kepada kami:" Hai para pemuda! Siapa yang mampu berumah-tanga, kawinlah! Perkawinan itu melindungi pandangan mata dan memelihara kehormatan. Tapi siapa yangtidak sangup kahwin, berpuasalah, karena puasa itu merupakan tameng baginya. "1584, Dari Ibnu Mas'ud ra, katanya: Pernah kami pergi berperang bersama Rasulullah saw., sedangkan kami tidak membawa istri. Kami bertanya kepada beliau, apakah bisa kami dikebiri. Beliau melarang kami melakukan hal itu.1585, Dari 'Urwah r.a., Nabi saw. meminang 'Aisyah kepada Abu Bakar. Lalu Abu Bakar berkata kepadanya: "Saya ini adalah saudara mu." Nabi menjawab: "Engkau adalah saudara ku dalam agama Allah dan Kitab-Nya. Sedangkan Aisyah bisa saya kahwini."

1586, Dari Abu Hurairah r.a .: Rasulullah saw. bersabda: "Wanita yang terbaik adalah yang pandai mengendarai unta. Wanita Quraisy yang terbaik adalah yang paling kasih-sayang kepada anak-anak kecil, serta paling pandai menjaga harta-benda suaminya." 1587, Dari Sahl bin Sa'ad as-Sa ' idi ra, katanya: Adaseorang wanita datang kepada Rasulullah saw. dengan berkata: "Ya Rasulullah! Saya datang untuk menyerahkan diri kepada tuan (untuk dijadikan istri)." Rasul memandang wanita itu dengan teliti lalu beliau menekurkan kepala. Ketika wanita itu menyadari bahwa Rasul tidak tertarik kepadanya, maka ia punduduklah. Lalu salah seorang sahabat beliau berdiri dan berkata: "Ya Rasulullah! Seandainya tuan tidak membutuhkannya, kahwinkanlah dia dengan saya." Rasul bertanya: "Apakah engkau memiliki sesuatu?" Jawab orang itu: "Demi Allah, tidak ada apa-apa, ya Rasulullah." Rasul berkata: "Pergilah kepada sanakkeluargamu! Mudah-mudahan engkau memperoleh apa-apa. "Lalu orang itu pergi. Setelah kembali, ia berkata:" Demi Allah, tidak ada apa-apa. "Rasul berkata:" Carilah bahkan sebuah cincin besi! "Orang itu pergi, kemudian kembali pula . la berkata: "Demi Allah, ya Rasulullah, cincin besi pun tidak ada. Tapisaya ada memiliki sarung yang saya pakai ini. (Menurut Saad, ia tidak memiliki kain lain selain dari yang dipakainya itu). Wanita itu dapat mengambil sebagian dari padanya. "Rasul berkata:" Apa yang dapat engkau lakukan dengan sarungmu itu. Kalau engkau pakai, tentu ia tidak berpakaian, dan kalauia yang memakainya, engkau tidak berpakaian. "Lalu orang itu pun duduklah. Lama ia termenung. Kemudian ia pergi. Ketika Rasul melihatnya pergi, beliau menyuruh agar orang itu dipanggil kembali. Setelah itu datang, beliau bertanya:" Apakah engkau menghafal Qur'an ? "Orang itu menjawab:" Saya hafal surahini dan surat itu. "Ia lalu menyebutkan nama beberapa surah dalam Al Quran. Rasul bertanya lagi:" Kamu dapat membacanya di luar kepala? "" Ya, "jawab orang itu." Pergilah, engkau saya kawinkan dengan wanita ini dengan Al Quran yang engkau hafal itu. "1588, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw. bersabda:"Wanita dikawini karena empat hal: karena harta-bendanya, karena status sosialnya, karena keindahan wajahnya, dan karena ketaatannya kepada agama. Pilihlah wanita yang taat kepada agama, maka kamu akan berbahagia." 1589, Dari Sahl ra, katanya: Ada seorang laki -laki liwat di depan Rasulullah saw. Rasulbertanya kepada para sahabat beliau: "Bagaimana pendapatmu tentang laki-laki ini?" Mereka menjawab: "Orang ini kalau ia meminang, pinangannya hendaknya diterima. Kalau ia minta tolong, harus ditolong. Kalau ia berbicara, harus didengar". Rasul diam saja mendengar jawaban itu. Setelah itu liwat puladi depan Rasul salah seorang laki-laki Islam yang miskin. Rasul bertanya lagi: "Bagaimana pendapatmu tentang orang ini?" Mereka menjawab: "Orang ini, kalau ia meminang jangan diterima, kalau ia minta tolong jangan ditolong, kalau ia berbicara jangan didengar." Lalu Rasulullah saw. berkata: "Orang inilebih baik dari sepenuh bumi orang seperti tadi. "1590, Dari Abdullah bin 'Umar ra, Rasulullah saw. bersabda:" Wanita, rumah dan kuda, ada segi-seginya yang tidak baik. "1591, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw. bersabda: "Wanita jangan dimadu dengan saudara ibunya atau dengan saudara bapaknya."

1592, Dari 'Aisyah r.a., katanya: Rasulullah saw. berkata kepada saya: "Saya melihat engkau dalam mimpi, dibawa oleh malaikat kepada saya dalam sebuah kerudung kain sutra. Malaikat itu berkata kepada saya: Inilah isterimu! Setelah kain tutup mukanya saya buka, rupanya engkau." Saya berkata: "Kalauhal ini datangnya dari Allah, tentulah akan dilaksanakan-Nya. "1593, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw. berkata:" Seorang wanita janda, tidak bisa dikawinkan tanpa bertemu muka dengannya. Seorang gadis perawan, tidak bisa dikawinkan sebelum minta izin kepadanya. "Orang bertanya:"Bagaimana izin wanita gadis itu?" Rasul menjawab: "Kalau ia diam saja."

1594, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Ya Rasulullah! Gadis perawan itu biasanya pemalu." Rasul menjawab: "Tanda sukanya adalah diamnya."

1595, Dari Khansa 'binti Khizam, orang Ansar ra, ia menceritakan bahwa bapaknya mengahwinkannya (tanpa izinnya), sedangkan ia adalah seorang janda. Ia tidak suka dengan keadaan itu. Ia datang kepada Rasulullah saw. Rasul membatalkan pernikahan itu.1596, Dari Ibnu 'Umar ra, katanya: Rasulullah saw.melarang orang menawar barang yang sedang ditawar orang lain, atau meminang wanita yang sedang dipinang saudaranya sampai orang yang meminang pertama pergi atau memberi izin kepadanya.1597, Dari Anas bin Malik ra, 'Abdurrahman bin' Auf datang kepada Rasulullah saw. dengan tanda yang pucat. Rasul bertanyakepadanya, lalu ia menceritakan bahwa ia telah kawin dengan seorang wanita Anshar. Rasul berkata: "Berapa engkau berikan mas kawinnya?" Ia menjawab: "Emas sebesar biji korma." Rasulullah saw. bersabda: "Adakanlah pesta perkawinan, meskipun dengan seekor kambing saja." 1598, Dari 'Urwah ra, Nabi saw.kawin dengan 'Aisyah, ketika' Aisyah berumur enam tahun, baru mulai serumah dengannya ketika ia berumur delapan tahun, dan mereka berumah-tangga selama sembilan tahun.1599, Dari Ibnu 'Abbas ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda: "Kalau salah seorang kamu sebelum bersetubuh dengan istrinya berdoa:"Dengan nama Allah! Hai Tuhan kami, jauhkanlah setan dari pada kami dan jauhkanlah setan dari anak yang Engkau karuniakan kepada kami," lalu ditakdirkan bagi suami-istri itu atau ditetapkan bagi keduanya seorang anak, maka anak ini tidak akan dapat dirusak setan selama- lamanya. "1600, Dari Anas ra,katanya: Rasulullah saw. tidak pernah mengadakan pesta pernikahan seperti ketika pernikahannya dengan Zainab di mana ia berpesta dengan seekor kambing.1601, Dari Anas ra, Rasulullah saw. memerdekakan Shafiah dan menikahinya, dan menjadikan kemerdekaannya itu sebagai emas-kawinnya. Rasul mengadakanpesta pernikahan dengan menyajikan hais, sebangsa masakan.

1602, Dari Shafiah binti Syaibah ra, Rasulullah saw. mengadakan pesta perkawinan dengan beberapa orang istrinya dengan memasak dua cupak gandum.1603, Dari 'Abdullah bin' Umar ra, Rasulullah saw. bersabda: "Kalau kamu diundang ke suatu pesta perkawinan, maka hendaklah kamu datang." 1604, DariAnas bin Malik r.a., Rasulullah saw. melihat banyak wanita dan anak-anak kembali dari suatu pesta perkawinan. Lalu beliau berdiri lama-lama dengan gembira, seraya berkata: "Hai Tuhan! Kamu ini semua adalah termasuk orang-orang yang paling saya cintai." 1605, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. mengatakan:"Kalau seseorang memanggil istrinya ke tempat tidur dan ia tidak ingin datang, maka malaikat mengutuki wanita itu sampai pagi."

1606, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Kalau seorang wanita tidur dengan menjauhkan diri dari suaminya, maka malaikat mengutuki wanita itu, sampai ia kembali kepada suaminya." 1607, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw, bersabda: "Wanita tidak bisa berpuasa kalau suaminya ada, kecualidengan seizinnya. Ia tidak dapat memberi izin masuk rumah orang lain tanpa izin suaminya. Kalau ia memberikan uang untuk sumbangan tanpa izin suaminya, maka suaminya memperoleh setengah dari pahalanya. "1608, Dari 'Abdullah bin' Amr bin 'Ash ra katanya: Rasulullah saw. Berkata:" Benarkah apa yangdiceritakan orang kepada mu bahwa engkau selalu berpuasa siang hari dan selalu sembahyang malam hari? "Saya menjawab:" Benar, ya Rasulullah! "Rasul bersabda:" Jangan berbuat begitu! Kamu berpuasa dan berbuka, shalat malam dan tidur. Engkau memiliki kewajiban terhadap tubuhmu. Engkau memiliki kewajibanterhadap matamu. Engkau juga memiliki kewajiban terhadap istri mu. "

1609, Dari Anas r.a. katanya: Telah menjadi sunnah bahwa kalau seseorang memiliki istri janda, lalu ia kawin dengan seorang gadis, maka ia tetap tinggal dengan istri mudanya selama tujuh hari, setelah itu bergiliran. Kalau ia memiliki istri gadis, lalu ia kawin pula dengan seorang janda, maka iatinggal selama tiga hari dengan istrinya yang baru, setelah itu bergiliran. "1610, Dari Mughirah ra, Sa'ad bin Ubadah berkata:" Kalau saya lihat seorang laki-laki dengan istri saya, tentu saya pukul itu dengan pedang tanpa maaf lagi, "Lalu Rasulullah saw. bersabda:" Jangan heran dengan perasaan cemburuSa'ad, karena saya sendiri lebih cemburu dari padanya, dan Allah lebih cemburu dari saya. "1611, Dari Abu Hurairah ra," Rasulullah saw. bersabda: "Allah pencemburu. Allah cemburu (marah sekali), kalau seorang yang beriman melakukan apa yang dilarang Tuhan." 1612, Dari Anas ra, katanya: Saya dengarRasulullah saw. bersabda: "Di antara tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya (hilangnya) ilmu-pengetahuan, banyaknya kebodohan, banyaknya pelacur!" dan banyaknya orang minum minuman keras, sedikitnya jumlah laki-laki serta banyaknya jumlah wanita sehingga setiap lima puluh orang wanita hanya satuorang yang mengurusnya.1613, Dari lbnu Abbas ra, dari Nabi saw. beliau bersabda: "Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berduaan saja dengan seorang wanita, melainkan dengan didampingi seorang muhrim." Lalu ada seorang laki-Iaki berdiri dan berkata: "(Istri saya pergi haji, sedangkan saya telahditetapkan untuk ikut dalam peperangan ini dan peperangan itu. "Rasul berkata:" Kembalilah, dan pergilah haji bersama dengan istrimu! "

1614, Dari Jabir bin Abdullah ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda:

"Kalau kamu telah lama bepergian meninggalkan isteri, maka janganlah pulang mengetuk pintu istrinya pada malam hari." 1615, Dari 'Abdullah bin' Umar ra, ia menceraikan istrinya sedang kotoran (menstruasi) di masa Rasulullah saw., Lalu 'Umar bin Khattab ra bertanya kepada Rasulullah saw. tentanghal ini. Rasul berkata: "Suruhlah ia lihat istrinya. Ia harus tetap menjaga istrinya sampai suci kembali, lalu setelah itu mengeluarkan kotoran kembali, dan suci kembali. Setelah itu baru kalau ia ingin memelihara istrinya terus, bisa, dan kalau ia ingin menceraikannya, juga dapat , asal iabelum bersetubuh dengannya. Itulah saat yang tepat di mana Tuhan memperbolehkan menceraikan isteri "

1616, Dari 'Aisyah ra, katanya: "Isteri Rifa'ah al-Qurazi datang kepada Rasulullah saw. Ia berkata:" Ya Rasulullah, Rifa'ah telah menceraikan saya dengan suatu perceraian yang tidak dapat rujuk kembali. Setelah itu saya kawin dengan 'Abdurrahman bin Zubeir al-Qurazi, tetapi dengan dia tidak terjadiapa-apa. "Rasul berkata:" Kelihatannya engkau akan kembali kepada Rifa'ah. Tidak bisa sebelum engkau bergaul (bersenggama) dengan 'Abdurrahman. "1617, Dari' Aisyah ra, ada seorang laki-laki yang telah menceraikan istrinya tiga kali. Istrinya kawin lagi dengan seorang lain, lalu cerai pula. Nabisaw. ditanya orang: "Dapatkah wanita itu kawin lagi dengan suaminya yang pertama?" Rasul menjawab: "Tidak bisa sebelum ia bergaul (bersetubuh) dengan suami kedua, sebagaimana ia bergaul dengan suami pertama."

1618, Dari 'Aisyah ra, katanya: Ada seorang laki-laki menceraikan istrinya. Wanita itu kawin lagi dengan suami lain, lalu cerai lagi. Dengan suaminya yang kedua ini, ia tidak mengalami apa-apa, sehingga ia tidak pernah merasakan apa yang dikehendakinya dari suaminya itu, dan ia telah diceraikan pula.Wanita itu datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: "Ya Rasulullah, suami saya telah menceraikan saya. Saya telah kawin pula dengan seorang suami lain. Suami itu bergaul dengan saya, tetapi tidak ada apa-apanya (tidak bersetubuh). Ia hanya satu kali pernah mendekat ke saya. Ia tidak sampai kesuatu pun dengan saya. Dapatkah saya kawin lagi dengan suami pertama? "Rasulullah saw. Menjawab:" Kamu tidak bisa kawin dengan suamimu yang pertama sampai kamu bergaul (bersetubuh) dengan suamimu yang kedua. "1619, Dari Ibnu 'Abbas ra, istri Tsabit bin Qais datang kepada Rasulullah saw. Ia berkata:"Ya Rasulullah, Tsabit bin Qais saya tidak mencela budi-pekertinya dan agamanya. Saya tidak ingin kafir dalam Islam." Rasul bertanya: "Maukah engkau mengembalikan kebunnya?" "Mau," jawabnya. Maka Rasulullah saw. berkata kepada Tsabit: "Ambillah kembali kebunmu dan ceraikanlah ia satu kali."

1620, Dari 'Abdullah ra, ada seorang laki-laki Anshar menuduh istrinya berbuat serong. Lalu kedua suami-istri itu disumpah oleh Nabi saw., Kemudian diceraikan antara keduanya.1621, Dari Miswar bin Makramah ra, seorang wanita bernama Subai'ah al-Aslamiah melahirkan beberapa malam setelah suaminyameninggal dunia. Ia datang kepada Nabi saw. minta izin untuk kawin lagi. Rasul saw. memberi izin kepadanya. Ia kawin lagi.1622, Dari Ummu Habibah ra. Katanya: "Saya mendengar Rasulullah saw.

bersabda: "Seorang wanita yang percaya kepada Allah dan hari akhirat, tidak diperbolehkan berkabung atas seorang yang meninggal dunia lebih dari tiga hari, kecuali atas suaminya, maka ia dapat berkabung selama empat bulan sepuluh hari." 1623, Dari Abu Mas'ud aI " Ansari ra, Rasulullah saw. bersabda:"Ketika seorang Muslim memberikan belanja kepada keluarganya semata-mata karena mematuhi Allah, maka ia mendapat pahala." 1624, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang berusaha keras membantu janda dan orang miskin, sama artinya dengan berjuang di jalan Allah atau selalu sembahyangselama malam hari dan selalu berpuasa di siang hari. "

1625, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Allah berfirman:" Hai Anak Adam, belanjakanlah harta mu di jalan kebaikan, maka Aku akan membelanjai mu! "

1626, Dari Sa'ad ra, katanya: Sewaktu saya sakit di Mekkah, Nabi saw. datang melihat saya. Saya berkata: "Saya memiliki sejumlah harta. Saya akan membuat wasiat (testament) untuk menyerahkan seluruh harta saya itu." Jawab Rasul: "Tidak bisa!" "Setengah?" kataku. "Tidak." jawab Rasul. "Apakah dapatsepertiga? "tanyaku lagi. Rasul menjawab:" Sepertiga dapat, tetapi masih terlalu banyak. Engkau lebih baik meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, daripada kamu tinggalkan mereka dalam keadaan melarat dan menjadi beban dari orang lain. Semua produksi yang kamu belanjakan adalah sedekah danberpahala bagi mu. Bahkan sesuap nasi yang engkau berikan kepada istrimu. Mudah-mudahan janganlah Allah membuat engkau seorang yang berguna bagi kelompok manusia, tetapi mendatangkan malapetaka bagi kelompok lain. "

1627, Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda: "Sedekah yang terbaik adalah yang dilakukan oleh orang yang kaya. Mulailah memberikan sedekah dengan bersedekah kepada orang yang menjadi tanggung-jawabmu!" 1628, Dari 'Aisyah ra, Hind binti' Utbah berkata: "Ya Rasulullah, suamiku Abu Sofyan adalahseorang yang sangat kikir. Ia tidak pernah memberikan belanja yang cukup untuk saya dan anak-anak kecuali kalau saya mengambil uangnya tanpa pengetahuannya. "Rasul menjawab:" Ambil sajalah secukupnya untuk engkau dengan anakmu, dengan cara yang baik dan cepat. "1629, Dari Ummu Salamah ra, katanya :Saya berkata kepada Rasulullah saw: "Ya Rasulullah, kalau saya membelanjai anak-anak Abu Salamah dan saya tidak ingin meninggalkan mereka dalam kondisi terlantar, karena mereka adalah juga anak-anak saya, apakah saya memperoleh pahala?" Rasul menjawab: "Benar, engkau akan memperoleh pahala atas segalanafkah yang engkau belanjakan. "

1630, Dari Abu Musa al-'Asy'ari ra, Rasulullah saw. bersabda: "Beri makanlah orang yang lapar, kunjungilah orang yang sakit dan bebaskanlah orang yang tertawan dan menderita." 1631, Dari 'Umar bin Abu Salamah ra, katanya: Sewaktu saya masih kecil dalam asuhan Rasulullah saw., kalau waktu makan tanpasaya bebas saja pindah dari piring ke piring. Rasulullah saw. berkata kepada saya: "Hai anak muda, bacalah 'Bismillah', makanlah dengan mempergunakan tangan kanan dan ambillah dari piring yang berada dekatmu saja!" 1632, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda: "Makanan dua orangcukup untuk tiga orang. Makanan untuk tiga orang cukup untuk empat orang. "1633, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Ada seorang laki-laki yang biasanya banyak makan. Setelah ia masuk Islam, makannya sedikit. Hal itu diceritakan orang kepada Rasulullah saw. Beliau bersabda:" Orang yang beriman makan untuksatu perut. Orang yang kafir makan untuk tujuh perut. "1634, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw. Tidak pernah mencela makanan. Kalau senang ia makan, dan kalau tidak senang ia biarkan saja.1635, Dari Anas bin Malik ra, Nabi saw. bersabda: "Kalau makanan telah disajikan dan sembahyangtelah datang waktunya, maka makanlah terlebih dahulu! "1636, Dari Abu Musa ra, katanya: Anak saya lahir, lalu saya bawa ke Nabi saw. Beliau memberinya nama Ibrahim, dan menyuapkan buah korma ke mulut anak itu, serta mendoakan semoga ia mendapat berkat dan berbahagia. Setelah itu, anak itu beliaukembalikan kepada saya.1637, Dari Salman bin 'Amir al-Dhabbi ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: Anak itu dengan 'aqiqah. Karena itu adakanlah sembelihan untuknya, dan bersihkanlah ia dari segala kotoran. "1638, Dari 'Adi bin Hatim ra, katanya: Saya bertanya kepada Rasulullah saw.tentang mi'radh (yaitu buruan yang tewas bukan dengan mata panah, tetapi mati karena terkena gagangnya dalam bentuk horisontal). Dia berkata: "Kalau engkau tentang binatang buruan dengan mata panah, makanlah! Tapi kalau engkau tentang dengan gagang panah, lalu binatang buruanini mati, maka ini namanya waqiz, yaitu binatang yang mati karena terbunuh, dan jangan dimakan. "Saya bertanya:" Kalau saya melepas anjing untuk berburu? "Nabi menjawab:" Kalau engkau melepas anjingmu untuk berburu dan engkau menyebut nama Allah, maka makanlah binatang yang ditangkapnya! "Saya bertanyalagi: "Kalau anjing itu makan binatang itu?" Rasul menjawab: "Jangan engkau makan, karena anjing itu menangkap buronan itu untuk dirinya dan bukan untuk engkau." Saya bertanya lagi: "Kalau saya melepas anjing saya untuk berburu, lalu saya temukan bersamanya ada anjing lain?" Rasul menjawab: "Jangan engkaumakan binatang yang ditangkapnya, karena engkau menyebutkan nama Allah untuk anjingmu saja. Engkau tidak menyebutkan nama Allah untuk anjing yang lain itu. "1639, Dari Abu Tsa'labah al-Khusyani katanya: Saya berkata:" Hai Nabi Allah! Saya tinggal di daerah Ahlul-Kitab. Dapatkah saya makan dengan mempergunakanpiring mereka? Saya tinggal di daerah perburuan, di mana saya berburu dengan mempergunakan panah, seekor anjing yang tidak terlatih untuk berburu dan seekor anjing lagi terlatih. Manakah yang lebih baik bagi saya? "Rasul berkata:" Tentang apa yang engkau sebutkan tentang Ahlul Kitab, seandainya kamudapat memperoleh piring lain, janganlah makan di piring Ahlul Kitab itu. Tapi kalau tidak ada yang lain, cuci muka dan makanlah di sana. Binatang yang engkau bunuh dengan panah, dan engkau menyebut nama Allah, makanlah! Binatang yang diperoleh dengan anjingmu yang telah dilatih dan engkaumenyebut nama Allah, makanlah! Binatang yang diperoleh oleh anjingmu yang tidak terlatih, kalau engkau masih sempat menyembelihnya, makanlah! "1640, Dari 'Adi bin Hatim ra, dari Nabi saw., Beliau bersabda:" Bila engkau melepas anjingmu dan engkau sebut nama Allah, lalu ia menangkap dan membunuh binatangburuan, makanlah binatang itu! Tapi kalau anjing itu makan binatang itu, jangan engkau makan, karena ia menangkapnya untuk dirinya sendiri. Kalau ia kedapatan bersama anjing lain yang tidak engkau sebutkan nama Allah, lalu anjing itu menangkap dan membunuh binatang buruan, jangan engkau makan, karenaengkau tidak tahu anjing mana yang membunuh. Kalau engkau memanah binatang buruan, lalu setelah sehari atau dua hari baru engkau temukan, dan hanya ada bekas anak panahmu saja, makanlah! Tapi kalau jatuh ke dalam air, jangan dimakan! "

1641, Dari 'Aisyah ra, ada sejumlah orang berkata kepada Nabi saw .:

Ada orang-orang yang datang kepada kami membawa daging yang kami tidak tahu apakah disebutkan nama Tuhan (pada waktu menyembelihnya) atau tidak. "Rasul berkata:" Kamu sendiri yang membacakan nama Allah untuk daging itu dan setelah itu makanlah! 1642, Dari Jabir bin 'Abdullah ra, katanya: Pada hariperang Khaibar, Nabi saw. melarang makan daging keledai, dan memungkinkan makan daging kuda.1643, Dari Barra 'ra, katanya: Nabi saw. berkata: "Hal pertama yang kita lakukan pada hari ini adalah shalat. Kemudian kita kembali pulang dan menyembelih binatang korban. Siapa yang melakukannya, makaia telah bertindak sesuai dengan sunnah kita. Siapa yang menyembelih sebelum shalat, maka sembelihannya itu hanya berupa daging yang diberikannya kepada para keluarganya, dan tidak ada hubungannya dengan ibadah pengorbanan! "Setelah itu Abu Burdah bin Niyar, yang telah menyembelih binatangnya sebelumsembahyang, berdiri dan berkata: "Saya masih memiliki seekor kambing muda!" Rasul berkata: "Sembelihlah! Tetapi untuk orang lain setelah engkau, hal itu tidak memenuhi syarat." 1644, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Nabi saw. bersabda; "Siapa yang menyembelih sebelum shalat ia hanya menyembelihuntuk dirinya sendiri. Siapa yang menyembelih setelah shalat, maka pengorbanannya telah sempuma dan ia bertindak sesuai dengan sunnah kaum Muslimin. "1645, Dari 'Uqbah bin' Amir al-Juhani ra, katanya: Nabi saw. Membagi-bagikan binatang kurban kepada para sahabatnya. 'Uqbah sendiri hanya memperolehseekor kambing muda. Ia berkata: "Ya Rasulullah, saya hanya mendapatkan seekor kambing muda." Rasul menjawab: "Berkurbanlah dengan kambing itu!"

1646, Dari 'Aisyah r.a., Nabi saw. masuk ke tempatnya di Sarif., suatu tempat sebelum sampai ke Mekkah, dan ia mendapat haid (menstruasi). Rasul menemukan 'Aisyah menangis. Beliau bertanya: "Kenapa? Apakah engkau mendapat kotoran?" Saya menjawab: "Ya!" Rasul berkata: "Ini adalah suatu hal yang telahditetapkan Allah atas wanita-wanita anak Adam. Laksanakanlah segala perbuatan haji, tetapi engkau jangan melakukan tawaf di Ka'bah! "Setelah kami sampai di Mina, ada yang mengantarkan daging sapi kepada saya. Saya bertanya:" Apa ini? "Orang-orang menjawab:" Rasulullah saw. telah berkurban untuk paraistri beliau dengan seekor sapi. "1647, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Nabi saw. pada Hari Raya Kurban bersabda:" Siapa yang menyembelih binatang korbannya sebelum sembahyang harus mengulang kembali! "Lalu ada seorang laki-laki berdiri bertanya:" Ya , Rasulullah, hari ini orang ingin sekaliakan daging. "Lalu ia menyebutkan para tetangganya. Katanya lagi:" Saya memiliki seekor kambing muda yang lebih banyak dagingnya dibandingkan dengan dua ekor kambing lain. "Rasul memberi izin kepadanya untuk menyembelih kambing muda itu. Saya tidak tahu apakah izin ini juga berlaku untuk orang lainatau tidak. Setelah itu Rasul pergi ke dua ekor domba dan menyembelihnya. Orang-orang pergi ke sekelompok kambing dan membagi-baginya.

1648, Dari Ibnu Umar ra, katanya: Rasulullah saw. menyembelih dan berkurban di tempat sembahyang hari raya.1649, Dari Anas bin Malik ra, katanya: 1650, Dari 'Uqbah bin' Amir ra, kata.nya: Nabi saw. menyerahkan kepadanya sejumlah kambing untuk dibagi-bagikan kepada para sahabat beliau sebagaibinatang kurban. Setelah dibagi-bagikan masih tinggal seekor kambing muda. Hal itu saya sebutkan kepada Rasulullah saw. Dia berkata: "Berkurbanlah engkau dengan kambing itu! 1651, Dari Anas ra, katanya: Rasulullah saw. Pemah berkurban dengan dua ekor domba yang sangat bagus. Saya melihat beliaumenempatkan telapak kaki beliau di atas rusuk binatang itu sambil menyebut nama Allah dan bertakbir, lalu beliau sembelih dengan tangan beliau sendiri.1652, Dari Salamah bin al-Akwa 'ra, katanya: Nabi saw. bersabda: "Siapa di antara kamu yang berkurban, janganlah ada yang masih tinggal dagingnya dirumahnya setelah tiga hari! "Pada tahun berikutnya, orang-orang bertanya:" Ya, Rasulullah, akan kami lakukankah sebagaimana yang telah kami lakukan tahun yang lalu? "Rasul menjawab:" Makanlah daging itu, berikanlah sebagian kepada orang lain dan simpanlah sebagian. Tahun yang lalu manusiadalam kondisi kesusahan, dan saya berarti kamu membantu mereka. "

1653, Dari Abu 'Ubaid ra, ia pernah beraidul adha dengan' Umar bin Khattab ra Ia sembahyang sebelum berkhotbah, lalu berpidato kepada orang ramai: "Hai manusia, Rasulullah saw. Telah melarang kamu berpuasa pada dua hari raya ini. Yang pertama adalah hari raya di mana kamu berbuka setelah berpuasa.Yang kedua pada hari kamu makan daging binatang sembelihan korban mu. "Selanjutnya Abu 'Ubaid berkata:" Setelah itu saya pernah berhari raya dengan' Utsman bin Affan. Hari itu adalah hari Jumat. Ia shalat setelah itu berkhutbah: "Hai manusia, pada hari ini ada dua hari raya. Siapa dari kamupenduduk luar kota yang ingin menunggu di sini sampai shalat Jumat, bisa menunggu. Siapa yang ingin pulang sekarang, saya beri izin. "Abu 'Ubaid selanjutnya berkata:" Kemudian saya berhari raya dengan' Ali bin Abi Thalib. Ia sembahyang, setelah itu berkhotbah. Dalam khutbahnya, ia berkata: "Rasulullahsaw. melarang kamu makan daging korban mu setelah tiga hari. "1654, Dari Abdullah bin 'Umar ra, Rasulullah saw. bersabda:" Siapa yang minum minuman keras di dunia, dan ia tidak bertobat dari kesalahannya ini, maka ia tidak akan mengambilnya nanti di akhirat . "1655, Dari 'Aisyah r.a., katanya: Rasulullahsaw. pernah ditanya tentang sebangsa minuman keras yang terbuat dari madu, bernama bit 'Dia berkata: "Setiap minuman yang memabukkan adalah haram (terlarang)." 1656, Dari Abu Qatadah ra, katanya: Rasulullah saw. bersabda: "Kalau salah seorang dari padamu minum. janganlah menghembus dan meniup tempatminum. Kalau kamu buang air kecil, jangan memegang alat kemaluannya dengan tangan kanan. Kalau kamu membersihkan diri setelah buang air besar, jangan mempergunakan tangan kanan. "1657, Dari 'Aisyah ra, istri Nabi saw. Ia berkata: Rasulullah saw. Bersabda:" Setiap kali orang Islam mendapat malapetaka,Allah mengampuni dosanya karena malapetaka itu, bahkan yang disebabkan oleh terkena duri. "1658, Dari 'Abdullah bin Mas'ud ra katanya: Saya masuk ke tempat Rasulullah saw. Ketika beliau sedang menderita sakit. Dia saya raba dengan tangan saya, lalu saya berkata : "Ya Rasulullah, penyakit Anda amatberat. "Rasulullah saw: menjawab:" Benar, penyakit saya sama dengan penyakit dua orang di antara kamu. "Saya berkata:" Demikian itu karena Anda mendapat pahala dua kali lipat. "Rasul menjawab:" Benar! "Setelah itu beliau berkata: "Setiap orang Islam yang mendapat bencana penyakit dan lain-lain,. makaTuhan menjatuhkan (mengampuni) kesalahan-kesalahannya, sebagaimana pohon kayu menggugurkan daunnya. "1659, Dari Ibnu 'Abbas ra, Rasulullah saw. Masuk ke tempat seseorang melihatnya sakit. Beliau setiap kali pergi melihat orang sakit selalu berkata:" Tidak apa-apa. Baik saja, insya Allah! "Lalu sayaberkata: "Baik? Tidak mungkin. Penyakitnya adalah demam panas yang keras diderita oleh orang tua yang akan menyebabkannya meninggal" Nabi menjawab: "Kalau begitu, memang benar." 1660, Dari Anas bin Malik r.a., Nabi saw. berkata: "Janganlah sekali-kali salah seorang kamu mengharapkan kematian karenasuatu malapetaka yang menimpanya. Kalau ia tidak dapat berbuat lain, maka hendaklah ia berdoa: "Hai Tuhan ku, hidupkanlah aku kalau seandainya kehidupan itu lebih baik bagi ku, tetapi wafatkanlah aku, seandainya kematian itu lebih baik bagiku."

1661, Dari 'Aisyah r.a., Rasulullah saw. kalau pergi mengunjungi orang sakit, atau kalau orang sakit dibawa kepada beliau, maka beliau selalu berdoa: "Hai Tuhan manusia! Hilangkanlah penyakitnya dan sembuhkanlah ia! Engkaulah yang mampu menyembuhkan. Kesembuhan itu hanya karena Engkau menyembuhkan kesembuhanyang menghilangkan penyakit. "1662, Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw. bersabda:" Untuk setiap penyakit yang diturunkan Allah, ada obatnya yang juga diturunkan-Nya. "1663, Dari Ibnu 'Abbas ra. dari Nabi saw .:" Kesembuhan dari penyakit itu adalah dengan melakukan tiga hal: berbekam, minum madu dan dibakardengan besi panas. Tetapi aku melarang umat ku membakar dengan besi panas itu. "

1664, Dari 'Aisyah r.a., Nabi saw. sangat gemar pada makanan yang manis

manis dan madu.

1665, Dari Abu Sa'id ra: Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: "Saudara saya sakit perut." Rasul menjawab: "Beri ia madu!" Kemudian orang itu datang lagi untuk kedua kalinya. Rasul berkata lagi: "Beri ia madu!" Kemudian orang itu datang lagi untuk ketiga kalinya. Rasul berkatalagi: "Beri ia madu!" Kemudian orang itu datang lagi dan berkata: "Telah saya lakukan." Rasul menjawab: "Tuhan benar. Perut saudara mu yang bohong. Beri ia madu '" Setelah itu diberikannya lagi madu kepada saudaranya, dan sembuhlah penyakitnya.

1666, Dari Ibnu 'Abbas ra, ketika Rasulullah saw. sedang ihram, beliau berbekam di kepalanya, karena ia menderita sakit kepala.1667, Dari 'Abdullah bin' Amir ra, Umar melakukan perjalanan ke Syam. Setelah ia sampai di Sargh, datang berita bahwa di Syam sedang berjangkit penyakit menular. Lalu'Abdurrahman bin' Auf menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah saw. berkata: "Kalau kamu mendengar penyakit menular menular di suatu negeri, janganlah kamu pergi ke sana. Tapi kalau penyakit itu menular di negeri di mana kamu berada, janganlah kamu ke luar dari padanya melarikan!" 1668, Dari AbuHurairah ra, dari Nabi saw., Beliau bersabda: "Siapa yang mati karena penyakit perut adalah mati syahid. Siapa yang mati karena penyakit kolera adalah mati syahid." 1669, Dari 'Aisyah, istri Nabi saw., Ia menceritakan bahwa ia pemah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang wabah kolera. Nabi saw. mengabarkankepadanya bahwa penyakit itu adalah siksaan yang dijatuhkan Tuhan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Tetapi Tuhan menjadikannya rahmat bagi orang-orang yang beriman. Setiap hamba Tuhan yang menderita wabah itu dan tetap tinggal dinegerinya dengan sabar, karena ia mengetahui bahwa yang menimpanya hanyalahapa yang telah ditakdirkan Tuhan saja, maka pahala yang diterimanya sama dengan pahala orang mati syahid. "

1670, Dari Abu Sa'id aI-Khudri ra, sejumlah sahabat Nabi saw. datang ke salah satu desa orang Arab dan mereka tidak diterima sebagai tamu. Ketika mereka dalam kondisi demikian, pemimpin penduduk desa itu disengat binatang. Orang desa itu bertanya: "Apakah kamu memiliki obat atau adakah di antarakamu yang pandai membaca mantra? "Para sahabat menjawab:" Kamu tidak mau menerima kami sebagai tamu. Kami tidak akan mengobatinya sebelum kamu memberikan sesuatu kepada kami. "Mereka lalu memberikan beberapa ekor kambing. Lalu salah seorang dari mereka membaca Ummul Qur'an (al-Fatihah), setelah itumengumpulkan air ludahnya di mulutnya dan meludahi yang sakit itu. Orang itu lalu sembuh. Mereka menyerahkan kambing. Para sahabat berkata: "Kami tanya dulu kepada Nabi saw., Baru kami ambil." Lalu mereka pergi bertanya kepada beliau. Dia tertawa dan berkata: "Siapa yang

memberitahukan kepada mu bahwa ayat itu mantra? Ambillah kambing itu dan beri saya bagian! "

1671, Dari Ibnu 'Abbas ra, ada sejumlah sahabat Nabi saw berjalan melewati tempat pengambilan air, di mana ada orang yang disengat binatang berbisa. Lalu salah seorang dari orang-orang yang berada dekat tempat air itu datang dan berkata: "Apakah di antaramu yang pandai mengobati? Di tempat pengambilanair ada seorang laki-laki disengat binatang berbisa. "Lalu salah seorang dari sahabat pergi ke sana. Ia membaca al-Fatihah dengan upah seekor kambing. Orang yang sakit itu jadi sembuh. Sahabat itu membawa kambing itu kepada teman-temannya. Mereka tidak suka dengan kondisi ini, dan berkata: "Engkaumengambil upah terhadap Kitab Allah? "Setelah mereka sampai di kota Medinah, mereka berkata:" Ya, Rasulullah! Hal ini mengambil upah atas Kitab Allah! "Rasul saw. Menjawab:" Upah yang paling berhak kamu ambil adalah upah Kitab Allah. "1672, Dari 'Aisyah ra, Rasulullah saw. Berdo'a untuk orang sakit:"Dengan nama Allah. Tanah bumi kami, dengan ludah sebagian kami, sembuhkanlah penyakit kami, dengan izin Tuhan kami!" 1673, Dari Abu Hurairah ra., Dari Nabi saw., Beliau bersabda: "Siapa yang membunuh diri dengan jalan menjatuhkan diri dari bukit, maka ia akan jatuh tergelimpang dalam neraka jahanam,kekal abadi di sana selamanya. Siapa yang membunuh diri dengan meminum racun, maka racun itu akan tetap berada ditangannya dan diminumnya dalam neraka jahanam, kekal abadi di sana selamanya. Siapa yang membunuh diri dengan benda tajam, benda itu akan tetap berada di tangannya dan ditusukkannyake dalam perutnya dalam neraka jahanam, kekal abadi di sana selama-lamanya. "1674, Dari Ibnu 'Umar, Rasulullah saw. bersabda:" Allah tidak akan melihat kepada orang yang berpakaian terlalu dalam sampai terseret di tanah, karena kesombongannya. "1675, Dari 'Abdullah bin' Umar ra, ada seorang laki-lakiberkata: "Ya Rasulullah, pakaian apakah yang dipakai orang yang ihram?" Nabi saw. menjawab: "Seseorang yang ihram tidak bisa memakai kemeja, celana, serban, topi, dan sepatu. Tapi kalau ia tidak memiliki sandal, maka ia bisa memakai sepatu, asal saja lebih rendah dari kedua belah mata kakinya, danjangan memakai pakaian yang pakai wewangian. "1676, Dari 'Umar ra, Nabi saw. bersabda:" Siapa yang memakai pakaian sutra di dunia, di akhirat ia tidak akan memakainya. "1677, Dari Anas ra, katanya: Nabi saw.telah memberi izin kepada Zubair dan Abdurrahman untuk memakai sutra, karena merekaberpenyakit kudis.1678, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah ada salah seorang kamu berjalan dengan sandal sebelah saja. Buat keduanya atau pakai keduanya." 1679. Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw. bersabda: "Kalau kamu memakai sandal, pasang yang kanan terlebih dahulu. Tetapikalau membukanya, yang kiri buka dahulu. Jadi yang kanan adalah yang pertama-tama dipasang dan yang terakhir dibuka. "1680, Dan Ibnu 'Umar ra, Rasulullah saw. Memakai sebuah cincin dari emas atau perak, dan dijadikannya muka cincin itu di sebelah telapak tangan beliau, di mana terukir tulisan'" MuhammadRasulullah ". Orang banyak mulai memakai cincin seperti itu pula. Setelah ia melihat banyak memakai cincin seperti itu, ia lalu membuang cincin itu, dan berkata:" Saya tidak akan memakainya untuk selama-lamanya. "Kemudian ia memakai sebuah cincin perak. Orang banyak juga mulai memakai cincinperak. Ibnu 'Umar berkata: Setelah Nabi saw., Orang yang memakai cincin itu adalah Abu Bakar, lalu Umar, lalu' Utsman, sampai cincin itu jatuh dan hilang oleh 'Utsman ke dalam sumur di Aris.1681, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Ketika Nabi saw. bermaksud untuk mengirim surat kepada pembesar Romawi,ada orang yang berkata: "Mereka tidak akan membaca surat Anda kalau tidak ada capnya." Lalu ia memakai sebuah cincin (cap) terbuat dari perak di mana terukir "Muhammad Rasulullah". Seakan-akan terbayang di mata saya putih cincin (cap) itu di tangan beliau.

1682. Dari Ibnu 'Abbas ra, katanya: Rasulullah saw. mengutuk laki-laki yang berpakaian seperti wanita dan wanita berpakaian seperti laki-laki.

1683, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. berkata: "Aturan hidup yang wajar itu ada lima: berkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis dan mencabut bulu ketiak."

1684, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. berkata: "Potonglah kumis dan panjangkanlah jenggot!" 1685. Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda: "Allah mengutuk wanita yang mempergunakan rambutnya untuk berkomentar rambut wanita lain, wanita yang mengulas rambutnya dengan wanitalain, wanita yang membuat gambar dikulitnya dengan tusukan dan wanita yang minta kulitnya dibuat gambar dengan tusukan. "1686. Dari Asma 'ra, katanya: Ada seorang wanita bertanya kepada Rasulullah saw .:" Ya Rasulullah, anak perempuanku terkena penyakit cacar, karena itu rambutnya rontok. Saya bermaksuduntuk mengawinkannya. Dapatkah saya berkomentar rambutnya? "Beliau menjawab:" Allah mengutuk wanita yang mengulas dan diulas. "1687. Dari 'Aisyah ra, ia membeli sebuah bantal yang bergambar-gambar. Nabi saw. Berdiri saja di pintu, tidak mau masuk ke dalam. Lalu 'Aisyah berkata: "Saya bertaubat kepadaAllah seandainya saya salah. "Nabi berkata:" Untuk apa bantal itu! "Jawab saya:" Supaya tuan duduk dan bersandar di situ. "Sabda beliau:" Sesungguhnya orang yang membuat gambar semacam ini akan disiksa di hari kiamat, dikatakan kepadanya: " Hidupkanlah apa yang kamu buat itu! " Sesunguhnya malaikat tidakmasuk ke dalam rumah yang di situ ada gambar-gambar hewan. "

1688, Dari Anas ra, katanya: Aisyah ada memiliki sehelai kain yang bergambar-gambar, diletakkannya menjadi tabir rumahnya. Nabi saw mengatakan kepadanya: "Hilangkan kain ini dari pemandanganku, karena gambar-gambarnya selalu menganggu aku dalam salat."

1689, Dari Abdullah ra, katanya: Saya bertanya kepada Nabi saw. "Apakah amalan yang lebih dicintai Allah?" Jawab beliau: "Sembahyang dalam waktunya." Tanya Abdullah: "Kemudian itu apa?" Jawab beliau: Berbuat baik (berbakti) kepada orangtua. "Tanya Abdullah:" Kemudian itu apa? "Jawab beliau:" Berjuangdijalan Allah. "

1690, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah saw dan bertanya: "Wahai Rasulullah! Siapakah yang paling berhak saya pergauli dengan baik?" Jawab beliau: "Ibumu!" Tanya orang itu: "Sesudah itu siapa?" Jawab beliau: "Ibumu!" Tanya: "Kemudian itu siapa lagi?" Jawab beliau:"Ibumu". Tanya: "Siapa lagi?" Jawab beliau: "Kemudian itu ayahmu."

1691, Dari Abdullah bin Amru r.a. katanya: Ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah saw .: "Saya pergi berjuang!" Rasul bertanya: "Ibu bapamu masih hidup?" Ia menjawab: "Masih!" Rasul berkata: "Berjuanglah menjaga kedua orang tuamu.!"

1692, Dari Abdullah bin 'Amru ra, katanya: Rasulullah saw berkata: "Termasuk dosa yang paling besar adalah kalau orang mengutuk kedua orang tuanya." Ada orang bertanya: "Ya Rasulullah, bagaimana orang mengutuk kedua orangtuanya?" Beliau menjawab: "Kalau seseorang mencaci ayah orang lain, lalu oranglain itu membalas mencaci ayahnya dan mencaci ibunya. "

1693, Dari al-Mughirah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Allah telah melarang keras (mengharamkan) kamu mendurhakai ibu, melarang berbuat kikir dan mengubur anak perempuan. Tuhan benci kalau kamu terlalu banyak berbicara begini begitu, terlalu banyak bertanya, serta membuang-buang harta tidak padatempatnya. "1694, Dari Anas Malik ra, katanya: Rasulullah saw, pernah menyebutkan dosa-dosa besar, atau pernah ditanya orang tentang hal itu. Dia berkata:" mempersekutukan Allah, membunuh manusia, durhaka kepada orang tua. "Setelah itu beliau berkata : "Akan saya beritahukanlah kepada mu dosa besaryang paling besar? "Dia melanjutkan:" kata bohong! "Atau beliau berkata:" Kesaksian yang dusta! ".

1695, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang ingin rezekinya dibanyakkan dan umurnya dipanjangkan hendaklah ia menghubungkan tali silaturrahim!".

1696, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Rasulullah saw mencium Hasan bin 'Ali. Ketika itu disampingnya duduk Aqra 'bin Habis. Al-Aqra 'berkata: "Saya memiliki sepuluh orang anak. Tidak seorang pun dari mereka yang pernah saya cium." Rasulullah saw. memandang kepadanya, kemudian berkata: "Siapa yangtidak mengasihi tidak akan dikasihi! ". 1697, Dari 'Aisyah ra, katanya: Ada seorang Arab dusun datang kepada Nabi saw. sambil berkata:" Kamu mencium anak-anak, sedangkan kami tidak pernah mencium mereka. "Lalu Nabi saw. menjawab: "Apakah daya saya, seandainya Tuhan telah mencabut rasa kasih sayang darihatimu. "1698, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda:" Tuhan menciptakan rasa kasih sayang itu seratus bagian. Sembilan bagian saja yang diturunkan-Nya ke atas dunia. Dengan kasih sayang yang satu bagian itulah para makhluk saling berkasih-sayang, sehingga kudamengangkat kakinya karena takut anaknya terinjak. "1699, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya bertanya," Ya Rasulullah, dosa manakah yang paling besar? "Beliau menjawab:" Jika engkau mengadakan sekutu bagi Allah, padahal Ia lah yang menciptakan engkau. " Saya berkata: "Setelah itu apa?" Beliau menjawab:"Jika engkau membunuh anak sendiri karena takut ia makan bersama mu." Saya berkata: "Setelah itu apa?" Beliau menjawab: "Berzina dengan istri tetanggamu."

1700, Dari Sahl bin Sa'ad ra, katanya: Nabi saw. bersabda: "Saya dan orang yang menjamin anak yatim didalam surga nanti adalah seperti ini." Dia menunjuk ke jari telunjuk dan jari tengahnya.

1701, Dari Nukman bin Basyir ra, katanya: Rasulullah saw bersabda: "Anda lihat orang-orang yang beriman itu dalam saling kasih-mengasihi, saling cinta-mencintai dan saling tolong-menolong, seperti sebatang tubuh. Kalau ada salah satu anggota yang terkena penyakit, seluruh batang tubuh ikut menderitatidak dapat tidur dan menderita panas. "1702, Dari Abu Syuraih ra, Nabi saw. berkata:" Demi Allah, tidak beriman! Demi Allah, tidak beriman! Demi Allah, tidak beriman! "Orang bertanya:" Siapa itu, ya Rasulullah? "Rasul menjawab:" Orang yang kejahatannya tidak pernah memberi rasa aman kepadapara tetangganya. "

1703, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Hai para kaum Muslimat! Janganlah seorang tetangga menganggap tiada berharga pemberian kepada tetangganya, meskipun pemberiannya hanya berupa kaki kambing saja!". 1704, Dari Abu Hurairah ra, katanya: Saya mendengar Rasulullahsaw. bersabda: "Siapa yang percaya kepada Tuhan dan hari akhirat, janganlah menyakiti tetangganya! Siapa yang percaya Tuhan dan hari akhirat, harus memuliakan tamunya! Siapa yang percaya kepada Tuhan dan hari akhirat: harus berbicara yang baik-baik, atau diam saja!"

1705, Dari 'Aisyah ra, katanya: Saya berkata: "Ya Rasulullah, saya memiliki dua orang tetangga. Kepada yang manakah saya memberikan hadiah?" Beliau menjawab: "Kepada tetangga yang pintunya lebih dekat kepada engkau!".

1706, Dari Abu Musa al-'Ays'ari ra katanya: Nabi saw berkata: "Setiap orang Islam berkewajiban untuk bersedekah." Para sahabat bertanya: "Kalau tidak ada apa-apa?" Rasul menjawab: "Ia berusaha dengan kedua tangannya, lalu ia mendapat manfaat bagi dirinya dan bersedekah." Mereka bertanya: "Kalauia tidak sanggup, atau tidak melakukannya? "Rasul menjawab:" Ia membantu orang yang menderita dan membutuhkan bantuan. "Mereka bertanya:" Kalau tidak melakukannya? "Rasul menjawab:" Ia menyuruh melakukan kebaikan. "Mereka bertanya:" Kalau ia tidak melakukannya ? "Beliau menjawab:" Ia menahan diri untuktidak melakukan kejahatan. Itu berarti sedekah baginya. "

1707, Dari Aswad ra, katanya: Saya bertanya kepada 'Aisyah, apa yang dilakukan Nabi sa. dalam rumah tangganya. Ia berkata: "Dia selalu mengerjakan urusan rumah tangga. Kalau datang waktu shalat, beliau pergi melakukan sembahyang." 1708, Dari Anas bin Malik ra, katanya: Nabi saw bersabda: "Orangbelum dapat merasakan kemanisan iman, sampai ia dapat mencintai orang lain yang hanya dicintainya karena Allah saja; sampai ia lebih suka ditempatkan ke dalam api dari kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya; dan sampai ia mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari yang lainnya. "1709,Dari Abu Zar ra, ia mendengar Nabi saw bersabda: "Seorang laki-laki yang menuduh laki-laki lain itu jahat atau menuduhnya kafir, maka tuduhannya itu berbalik kepada dirinya, seandainya orang yang dituduhnya itu tidak seperti itu.

1710, Dari Abu Musa r.a, katanya Nabi saw. mendengar seorang laki-laki memuji seorang lain dalam bentuk yang berlebihan, lalu beliau berkata: "Kamu telah mencelakakan orang itu!" Atau: "Kamu telah memotong punggung orang itu!". 1711, Dari Abu Ayyub al-Ansari ra, Rasulullah saw. bersabda: "Seoranglaki-laki tidak bisa bermusuhan dengan saudaranya lebih dari tiga malam. Kalau mereka bertemu maka yang ini memalingkan mukanya dan yang itu pun memalingkan mukanya pula. Yang terbaik dari mereka itu adalah yang pertama-tama mengucapkan salam. "1712, Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw. Bersabda:"Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga: kalau berbicara ia berdusta, kalau berjanji ia tidak menepati dan kalau dipercaya ia berkhianat,"

1713, Dari Jabir bin 'Abdullah, bahwa Muadz bin Jabal ra bersembahyang dengan Rasulullah saw. Setelah itu ia kembali ke kaumnya dan shalat dengan mereka, lalu ia membaca surah al-Baqarah. Ada seorang laki-laki memimpin dan sembahyang dengan singkat saja. Hal itu disampaikan orang kepada Muaz.la berkata: "Orang itu munafik." Berita ini sampai kepada orang itu. Lalu ia datang kepada Nabi saw. dan berkata; "Ya Rasulullah, kami ini bekerja dengan tangan kami. Kami mengairi kebun-kebun kami. Kemarin Muaz sembahyang dengan kami, dan ia membaca surat al Baqarah. Lalu saya mendahului. Ia menuduhsaya munafik! "Rasulullah saw. berkata:" Hai Muaz, tukang membuat keributankah engkau? "Rasul mengucapkannya tiga kali. Bacalah surah 'Wasy-syamsi wa dhuhaha', surah 'Sabbihisma rabbikal a'la', dan surah-surah yang seperti itu . "

1714, Dari Abu Mas'ud ra, katanya: Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. dan berkata: "Saya berhenti dari shalat subuh karena imam itu membaca ayat terlalu panjang." Saya belum pernah melihat Rasulullah saw. demikian marahnya dalam memberikan pengajarannya sebagaimana pada hari itu. Diaberkata: "Wahai manusia! Di antara kamu ada orang yang ingin menjauhkan orang dari agama. Siapa yang shalat menjadi imam, harus ayatnya jangan panjang-panjang. Di antara orang yang shalat itu ada orang yang sakit, ada orang tua, dan ada pula orang yang memiliki kepentingan, "

1715, Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw. bersabda: "Orang kuat itu bukanlah orang yang menang berkelahi, tetapi orang kuat adalah orang yang dapat menguasai dirinya di waktu marah."

20